Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

KRISIS DAN BENCANA LINGKUNGAN HIDUP GLOBAL: APA DAN BAGAIMANA TANGGUNG JAWAB PENDIDIKAN (ISLAM) Ahmad Redho Qurrota A’yun; Burhanudin Khairi; Zulhannan; Ali Murtadho; Baharudin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38089

Abstract

Krisis lingkungan hidup global merefleksikan kegagalan manusia dalam menjalankan amanah sebagai khalifah di bumi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akar permasalahan krisis lingkungan dari perspektif spiritual-ekologis Islam serta merumuskan peran strategis pendidikan Islam dalam membangun kesadaran dan perilaku ramah lingkungan. Menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis library research, kajian ini menggali konsep-konsep kunci Islam seperti tauhid, khalifah, amanah, mizan, dan larangan israf sebagai fondasi etika lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki potensi transformatif melalui integrasi nilai ekologis ke dalam kurikulum, pengembangan model eco-pesantren dan eco-masjid, serta pembelajaran kontekstual berbasis komunitas. Inisiatif seperti green campus dan dakwah lingkungan telah menunjukkan dampak positif dalam membentuk sikap dan perilaku berkelanjutan. Namun, efektivitasnya memerlukan dukungan kebijakan, standarisasi materi ajar, dan penguatan kapasitas pendidik. Disimpulkan bahwa solusi krisis ekologis memerlukan pendekatan holistik yang memadukan transformasi spiritual, etika, dan pendidikan, di mana pendidikan Islam dapat berperan sebagai katalisator perubahan menuju keberlanjutan global.
FIKIH LINGKUNGAN: PEMELIHARAAN LINGKUNGAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM Irdiyana Rizqi, Diah; Amia Kasmila; Zulhannan; Ali Murtadho; Baharudin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38444

Abstract

Penelitian ini mengkaji fikih lingkungan (fiqh al-bi’ah) sebagai kerangka normatif dan epistemologis yang dikembangkan untuk merespons intensifikasi kerusakan ekologi kontemporer. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan doktrin-doktrin Islam yang mendasari etika pemeliharaan lingkungan, menilai relevansi konseptualnya terhadap berbagai persoalan ekologis modern, serta menelaah implementasinya dalam ranah pendidikan, sosial-keagamaan, dan kebijakan publik. Penelitian ini menggunakan desain library research melalui telaah sistematis terhadap artikel ilmiah bereputasi, buku dengan analisis konten tematik untuk mengidentifikasi konstruksi konseptual dan perkembangan mutakhir fikih lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fikih al-bi’ah berlandaskan prinsip khalīfah, amanah, mīzān, dan maqāṣid al-syarī‘ah yang secara integral menempatkan pemeliharaan lingkungan sebagai bagian dari perlindungan kemaslahatan publik (maṣlaḥah ‘āmmah). Penelitian ini juga menemukan bahwa lembaga pendidikan Islam telah mengimplementasikan berbagai program lingkungan seperti kurikulum ekologi Islam, model konservasi berbasis pesantren, dan pembentukan karakter ekologis untuk menumbuhkan perilaku ramah lingkungan. Selain itu, integrasi prinsip etika Islam dalam instrumen keuangan syariah hijau, terutama green sukuk, menunjukkan peran fikih dalam mendorong tata kelola lingkungan berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa rekonstruksi fikih lingkungan dalam konteks kontemporer memperkuat kontribusi pemikiran Islam terhadap keberlanjutan ekologis serta menegaskan pentingnya kolaborasi antara ulama, akademisi, pembuat kebijakan, dan institusi masyarakat dalam memperkuat praktik pelestarian lingkungan.
Pendidikan Islam Berbasis Etika Ekologis sebagai Respons terhadap Krisis dan Bencana Lingkungan Global Muhammad Rifkhi Maulana; Ali Murtadho; Baharudin; Imam Syafei
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38529

Abstract

Increasingly complex global environmental crises and disasters demand a strategic role for education in building awareness, attitudes, and sustainable actions. Islamic education has strong normative and pedagogical potential to respond to these challenges thru the internalization of ecological ethical values derived from Islamic teachings. This research aims to analyze how Islamic education based on ecological ethics is implemented in response to the global environmental crisis and disasters, as well as to identify pedagogical models, impacts on students, and obstacles in its implementation. This research employs a qualitative approach with a descriptive-analytical design and case studies across several Islamic educational institutions, including pesantren, Islamic schools, and madrasahs. Data was collected through in-depth interviews, observations, and analysis of curriculum documents, and was analyzed thematically. The research findings indicate that educational institutions that explicitly integrate Islamic values such as khalifah, amanah, mizan, and the prohibition of fasad thru practice-based programs such as organic farming, waste management, and reforestation are more effective in shaping students' environmental awareness and behavior. The contextual learning and Project-Based Learning approach combined with fiqh al-bi'ah has been proven to improve students' cognitive, affective, and psychomotor aspects. However, this study also found constraints in the form of a lack of a systematic curriculum, uneven teacher capacity, limited resources, and the absence of consistent evaluation instruments. This research recommends strengthening the curriculum, training educators, and developing an Islamic ecological ethics-based evaluation model to make Islamic education a transformational force in addressing the global environmental crisis.