Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PEMANFAATAN BIOCHAR DAN KITOSAN SEBAGAI MEDIA TANAM ALTERNATIF DALAM BUDIDAYA VERTIKULTUR KUCAI (Allium tuberosum) Ananda, Rizki; Titisari, Prima Wahyu; Rahmadani, Dina Nuzila; Putra, Arvindra Zaldi
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.20141

Abstract

Kucai selain dikonsumsi sebagai sayuran juga dapat dimanfaatkan sebagai tanaman hias karena keindahan bunganya yang memiliki nilai estetika tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan kombinasi media tanam biochar tongkol jagung dan kitosan terhadap pertumbuhan dan hasil dalam budidaya vertikultur kucai. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan dua faktor : Kombinasi media tanam Biochar Tongkol Jagung (300g, 600g, 600g, 900g) dan dosis pupuk Kitosan ( 0, 4, 8 12 g/media tanam). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun perumpun, berat basah perumpun dan volume akar. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut beda nyata jujur (BNJ) 5%. Hasilnya menunjukkan bahwa kombinasi media tanam Biochar Tongkol Jagung 900g dan Kitosan 12 g/media tanam memberikan pertumbuhan dan hasil yang signifikan. Penggunaan kombinasi media tanam Biochar Tongkol Jagung 900g dan Kitosan 12 g/media tanam menunjukkan potensi sebagai pupuk organik yang efektif untuk tanaman kucai.
Optimalisasi Pertumbuhan dan Hasil Tanaman kucai (Allium Tuberosum) dengan Menggunakan Biochar Tongkol Jagung dan Kitosan sebagai Media Tanam Ananda, Rizki; Titisari, Prima Wahyu
Jurnal Ilmiah Pertanian ( JIPERTA) Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Pertanian (JIPERTA), Maret
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jiperta.v8i1.5451

Abstract

In addition to being used as a vegetable, chives are also used in the health sector as a pharmaceutical ingredient because they are antibacterial, including allicin, triterpenoids, flavonoids and saponins, and contain antioxidants that can ward off free radicals. Thus, chives are believed to have benefits for curing diseases such as cancer, hypertension, lowering blood sugar, stimulating appetite, dissolving kidney stones and lowering high blood pressure. Planting media and fertilizer use are one of the main factors that can affect growth, because this is a source of nutrients for plants. This study aims to determine the combination of corn cob biochar and chitosan planting media on the growth and yield of kucai. The method used is a Factorial Completely Randomized Design with two factors: Combination of PMK + Corn Cob Biochar planting media (PMK 1,500g, 1,200g + 300g, 900g + 600g, 600g + 900g) and Chitosan fertilizer dose (0, 4, 8-12 g/planting media). The parameters observed included plant height, number of leaves per clump, wet weight per clump and root volume. Data were analyzed using ANOVA and a further honest significant difference (HSD) test of 5%. The results showed that the combination of PMK 600g planting media + Corn Cob Biochar 900g and Chitosan 12 g/planting media provided significant growth and yield. The use of a combination of PMK 600g planting media + Corn Cob Biochar 900g and Chitosan 12 g/planting media showed potential as an effective organic fertilizer for kucai.
Analisis Pengelompokan Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi Berdasarkan Indikator Kesejahteraan dan Pembangunan Manusia Menggunakan Metode K-Means Maharani, Cindy; Kholijah, Gusmi; Oeliestina, Oeliestina; Ananda, Rizki
ALACRITY : Journal of Education Volume 6 Issue 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v6i1.995

Abstract

Indikator kesejahteraan merupakan tolak ukur penting dalam menilai keberhasilan pembangunan manusia suatu wilayah, yang mencakup aspek kemiskinan, ketenagakerjaan, dan pembangunan manusia. Provinsi Jambi masih menghadapi permasalahan ketimpangan kesejahteraan antar kabupaten/kota, yang tercermin dari perbedaan persentase penduduk miskin, tingkat pengangguran terbuka, tingkat partisipasi angkatan kerja, serta capaian indeks pembangunan manusia. Kondisi ini menunjukkan bahwa peningkatan pembangunan manusia belum sepenuhnya diikuti oleh pemerataan kesejahteraan di seluruh wilayah. Pengelompokan yang dilakukan oleh analisis clustering dengan menggunakan metode K-Means. Jumlah cluster optimal pada K-Means menggunakan metode elbow dan nilai Sum of Square Eror (SSE). Berdasarkan peneltian yang dilakukan diperoleh jumlah cluster sebanyak 4. Cluster 1 dicirikan dengan IPM yang sangat tinggi dan nilai TPAK yang rendah yang ditempati oleh Kota Jambi. Cluster 2 dicirikan dengan persentase penduduk miskin yang sangat rendah dan TPT yang sedang (moderat) yang ditempati oleh Kabupaten Bungo, Kota Sungai Penuh, serta Kabupaten Muaro Jambi. Cluster 3 dicirikan dengan TPAK yang sangat tinggi dan TPT yang rendah yang ditempati oleh Kabupaten Merangin dan Kabupaten Kerinci dan cluster 4 dicirikan dengan persentase penduduk miskin yang sangat tinggi  dan IPM yang sangat rendah yang ditempati oleh Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Batanghari, Kabupaten Jabung Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Barat serta Kabupaten Tebo.
Evaluasi Transparansi Layanan Keuangan Dayah Jami’ah Al-Aziziyah Berbasis Fuzzy Servqual dan Importance Performance Analysis (IPA) Ananda, Rizki
Ameena Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Ameena Journal
Publisher : Yayasan Madinah Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63732/aij.v3i2.222

Abstract

Financial transparency is a critical aspect of building trust between educational institutions and stakeholders, particularly parents of students (wali santri). This study aims to evaluate the transparency and quality of financial services at Dayah Jami’ah Al-Aziziyah using an integrated Fuzzy Service Quality (Fuzzy Servqual) and Importance Performance Analysis (IPA) approach. A quantitative descriptive-evaluative method was employed, with data collected through questionnaires distributed to 85 respondents selected using the Slovin formula from a total population of 500 wali santri. Each item was assessed on a Likert scale of 1–5 for both perceived performance (kenyataan) and expected importance (harapan), and subsequently converted into Triangular Fuzzy Numbers (TFN) to accommodate subjectivity and uncertainty in responses. Defuzzification results reveal that several service attributes exhibit negative GAP values, indicating that actual performance falls short of expectations. IPA mapping further classified the 14 items into four quadrants: Quadrant I (Priority) covers items 8, 9, 10, and 11 related to Responsiveness and Assurance dimensions, which require immediate improvement; Quadrant II (Maintain) covers items 2 and 4 from Tangible and Reliability dimensions that must be sustained; Quadrant III (Low Priority) covers items 6, 7, and 14 from Reliability and Empathy dimensions; and Quadrant IV (Excessive) covers items 1, 3, 5, 12, and 13 where resources may be reallocated. These findings provide strategic recommendations for improving financial service quality and transparency at Dayah Jami’ah Al-Aziziyah.
KEBIJAKAN BISNIS DALAM PENINGKATAN HASIL PANEN PETANI KOPI DI KABUPATEN BENER MERIAH Dewi, Risna; Ananda, Rizki
Negotium: Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 5 No 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/njiab.v5i1.8626

Abstract

The issue is a lack of care for the coffee plant, which makes it easier for diseases and pests to spread and results in low harvests. In order for the community to experience progress, independence, and welfare in a setting of lasting social justice, the community must be prepared, and institutions within the community must be strengthened. Knowing in advance what coffee farmers require will allow the extension agency to create a collaborative program with farmer organizations as part of the Agriculture Service's empowerment approach to boost coffee yields. Developing the skills of communities that grow coffee and are part of farmer organizations through training. It is essential to take proper care of the plant, use high-quality seeds, get enough organic and inorganic fertilizer, and apply pesticides to keep out pests in order to improve the output of high-quality coffee.
Co-Authors Addion Nizori AFIFAH, UMI Ahmad Fauzan Aljannah, Fathimah Qotrunnada Ananda Nasution, M. Dolly Ananda, Rusydi Andriansah, Zjulpi Armansyah, A Arya Rudi Nasution Aulia, Naila Selvi Azhari, Faisal Budiyanto Budiyanto Chairul Anwar Dadang Dwi Septiyan, Dadang Dwi Dalimunthe, Putri Ani Dari, Fitri Wulan Deasy Kartika Rahayu Kuncoro Dewi, Citra Septia Dewi, Risna Dian Septinova Donni Siregar, Meriah Romah Eldita, Sirda Eti Hadiati Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi Fauzan Azima Gasmi, Nur Hasibuan, Abdurrozzaq Hermini Susiatiningsih Hia, Tasya Bernatha Humaryanto, Humaryanto Hutasuhut, Nurul Inayah Huzni , Syifaul Indra Lasmana Tarigan Iskandar Abdul Samad Kasturi, Rima Khaira Nova kholijah, gusmi Kimberly Febrina Kodrat Lase, Syarif Hidayat Lubis , ‪Riadini Wanty Madyawati Latief Maharani, Cindy Maharani3, Wasima Agita Marisa, Vera Megiati, Yunita Endra Mhd Furqan Muhammad Nur Aidi Mursyid Djawas Nadiroh Napid, Suhardi Nilawati Tadjuddin oeliestina, oeliestina Pakpahan5, Rosinta Pasaribu, Ahmad Hamdani Patak, Andi Anto Prima Wahyu Titisari Putra, Arvindra Zaldi Rahmadani, Dina Nuzila RAKASIWI, RANI Ria Pasaribu, Tio Ritonga, Dedi Prima Samosir, Nus Dencoco Seow, Eng Keng Serasi Ginting, Budi Sinaga, Anastasia Siti Sarah Fitriani, Siti Sarah Sovia Mas Ayu Subuea, Siti Rahmah Suhela Putri Nasution Syahara, Usnaini Syahrio Tantalo Syaiful Anwar Syamsul Rizal Tanjung, Iqbal Theresia Amelia Pawitra Utami, Wahyu Kartiko Wasehudin, Wasehudin Wazzan, Huda Yana Cahyana Yulianingsih Yulianingsih