Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA TANJUNG NERACA, ACEH TAMIANG MELALUI PELATIHAN KREATIF DAUR ULANG LIMBAH PLASTIK SACHET DETERJEN CAIR Juliati, Juliati; Ramadhani, Dini; Rita Mahyuny, Siska; Maulida, Ikrima; Ayudia, Inge
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 11 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i11.4302-4308

Abstract

Permasalahan limbah plastik sachet deterjen cair semakin mengkhawatirkan karena sulit terurai dan berpotensi mencemari tanah maupun air. Desa Tanjung Neraca, Kabupaten Aceh Tamiang, merupakan salah satu wilayah yang menghadapi tumpukan limbah plastik rumah tangga tanpa pengelolaan memadai. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberdayakan masyarakat melalui pelatihan kreatif daur ulang limbah plastik menjadi produk yang memiliki nilai guna sekaligus nilai ekonomi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknik daur ulang, penerapan teknologi sederhana, pendampingan, dan pembentukan kelompok usaha kreatif. Peserta kegiatan berjumlah 30 anggota PKK desa. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat hingga 80% dalam pembuatan produk kerajinan, seperti tikar dan bunga hias, serta terbentuknya kelompok usaha berbasis daur ulang plastik. Luaran program mencakup publikasi artikel ilmiah, berita pada media massa, dan video dokumentasi kegiatan. Dampak kegiatan terlihat pada berkurangnya volume sampah plastik, meningkatnya kesadaran lingkungan, serta terbukanya peluang usaha yang dapat menambah pendapatan keluarga. Program ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 11, 12, dan 13, serta Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi terkait keterlibatan dosen dan mahasiswa di masyarakat. Dengan demikian, pelatihan kreatif daur ulang limbah plastik terbukti efektif meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN LUDO DIGITAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Nadila, Risca; Asnawi; Ayudia, Inge
Renjana Pendidikan Dasar Vol 5 No 4 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan media pembelajaran yang terintegrasi dengan kearifan lokal masih sedikit diterapkan ditingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan, kevalidan, praktikalitas dari media pembelajaran ludo digital berbasis kearifan lokal. Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D), yang memakai model pengembangan ADDIE dengan 5 tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Subjek penelitian ini ialah siswa kelas IV SD Negeri 3 Langsa yang berjumlah 20 siswa. Hasil penelitian menyatakan pengembangan media pembelajaran ludo digital berbasis kearifan lokal dengan tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation (ADDIE), hasil uji kevalidan dari validasi materi mendapatkan 80% berkategori “Valid”, validasi bahasa mendapatkan 100% berkategori “Sangat Valid”, validasi media mendapatkan 90% berkategori “Sangat Valid” serta hasil praktikalitas dari angket guru mencapai 96% berkategori “Sangat Praktis”, serta angket siswa mencapai 83,62% berkategori “Sangat Praktis”. Media pembelajaran ludo digital berbasis kearifan lokal ini sangat valid serta sangat praktis dimanfaatkan sebagai media pembelajaran dikelas IV SD Negeri 3 Langsa.
Integrating Local Culture in Strengthening Pancasila Student Profiles: A Study on Cultural Literacy and Citizenship in Langsa City Elementary Schools Aprilia, Rapita; Ayudia, Inge; Sari, Cut Kumala; Oktari, Senny Widia
Journal of Mathematics Instruction, Social Research and Opinion Vol. 5 No. 1 (2026): March
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/misro.v5i1.681

Abstract

This study investigates the index of cultural and civic literacy among elementary school students in Langsa City, one of the most multicultural areas in Aceh Province, Indonesia. Using a mixed-methods, sequential, explanatory design, the research combined quantitative analysis of electronic education reports (e-raports) with qualitative exploration through interviews, observations, and document analysis. The quantitative findings revealed that of the four sample schools, two were categorised as moderate (yellow) and two as low (red), with an average index of 61.94%. These results indicate that students' mastery of cultural and civic literacy remains relatively low. The qualitative analysis highlighted several constraints in implementing the Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), including limited teacher training, a lack of thematic modules, and insufficient integration of local culture into learning activities. Schools predominantly adopted themes such as Entrepreneurship and Sustainable Lifestyle, while essential themes related to multicultural values, such as Bhinneka Tunggal Ika and Build Body and Soul, were not implemented. This study emphasises that, despite Langsa's rich cultural diversity, schools have yet to leverage local wisdom as a learning resource fully. The findings contribute to the discourse on cultural literacy by revealing paradoxes in multicultural contexts and provide practical recommendations for policymakers, educators, and local stakeholders to strengthen cultural and civic literacy as a foundation for social cohesion and national identity.