p-Index From 2021 - 2026
6.133
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

EXPLORING THE INFLUENCE OF PARENTAL-TEACHER ENGAGEMENT IN PLAY-BASED MATHEMATICAL LEARNING ON MOTOR DEVELOPMENT AND HEALTH OUTCOMES IN EARLY CHILDHOOD Sari, Diah Andika; Kuswanto, Cahniyo Wijaya; Anhusadar, Laode; Purnama, Sigit; Ulfah, Maulidya
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Vol. 9 No. 3 (2025): Volume 9, Nomor 3, September 2025
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jiituj.v9i3.42381

Abstract

This study examines the influence of parental-teacher engagement in play-based mathematical learning on the motor development and health outcomes of preschoolers. The research is grounded in socio-cultural and ecological systems theory, responding to the growing need for holistic, collaborative approaches in early childhood education that integrate academic, behavioral, and physical domains. Using a mixed-method sequential explanatory design, the study was conducted over three months in three early childhood centers in Bandar Lampung, Indonesia, involving 120 children aged 4–6 years, along with their teachers and parents. Quantitative data were collected using the Peabody Developmental Motor Scales–Second Edition (PDMS-2), a WHO-adapted Health Monitoring Checklist, and a validated observation rubric on adult collaboration. Results showed significant improvements in gross and fine motor skills (Cohen’s d = 1.98–2.63), and in health behaviors, including increased physical activity (+28%), healthier eating habits (+25%), and more consistent sleep routines (+13%). Based on semi-structured interviews and focus groups with 25 participants, the qualitative phase revealed themes such as strengthened home-school partnerships, embedded learning in daily routines, enhanced child engagement, and challenges related to time and resources. The study concludes that collaborative, play-based learning environments effectively support integrated child development, with sustained benefits when reinforced across home and school. These findings empirically support family-inclusive pedagogies and suggest the need for differentiated engagement models and longitudinal follow-up to maximize developmental outcomes.
ASSESSMENT DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Anhusadar, Laode
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 6 No. 1 (2013)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan suatu upaya untuk memanusiakanmanusia. Artinya, melalui proses pendidikan diharapkan terlahirmanusia-manusia yang baik. Standar manusia yang “baik” berbedapada setiap masyarakat, bangsa atau negara. Hal tersebut disebabkanoleh perbedaan pandangan filsafah yang menjadi keyakinannya.Perbedaan filsafah yang dianut dari suatu bangsa akan membawaperbedaan dalam orientasi atau tujuan pendidikannya.Anak usia dini merupakan anak-anak yang berusia 0-8 tahun,di mana pada periode itu jiwa anak-anak masih bersifat utuh bulatatau total dan belum nampak diferensiasi tri sakti manusia yaitupikiran, rasa dan kemauan. Pada masa kanak-kanak segala dorongan,nafsu diperlukan untuk memenuhi segala keinginannnya. Selainadanya kekuatan yang ada dalam jiwanya, anak-anak juga memilikipancaindera yang merupakan sumber kekuatan untuk memasukkanalam luar ke dalam jiwanya.Penyusunan perencanaan, pelaksanaan proses, dan penilaianmerupakan rangkaian program pendidikan yang utuh, dan merupakansatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya.Dalam hal ini, penilaian dapat juga sebagai Assessment. Assessmentdibuat untuk mengetahui kemajuan belajar anak dan sebagai teknikpelaporan. Assessment merupakan cara untuk memantauperkembangan belajar anak melalui pemantauan terus menerus dalamberbagai konteks dan berdasarkan apa yang dapat dekerjakan dandihasilkan.Kata Kunci: Pendidikan, Anak Usia Dini dan Assessment.
KREATIVITAS PENDIDIK DI LEMBAGA PAUD Anhusadar, Laode
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 9 No. 1 (2016)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kreativitas  anak  usia  dini  dapat  diupayakan  melalui  permainan  yang dirancang  oleh  pendidik  di lembaga PAUD, karena  dengan  permainan  anak  dapat  mengembangkan  serta mengintergrasikan semua potensinya, sehinga mereka lebih kreatif. Peran Pendidik dalam kegiatan permainan anak adalah memberikan dorongan, membimbing bermain bagi anak dan membantu anak mengembangkan potensinya, sehingga mereka menjadi anak yang kreatif. Pendidikan Anak Usia Dini (Early childhood education) adalah pendidikan yang ditujukan bagi  anak-anak  usia  prasekolah  dengan  tujuan  agar  anak  dapat  mengembangkan  potensi-potensinya sejak dini sehingga mereka dapat berkembang secara wajar sebagai anak. Tujuan dari Early childhood education adalah agar anak memperoleh  rangsangan-rangsangan  intelektual, sosial, dan emosional sesuai dengan tingkat usianya. Lembaga penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini yang formal diantaranya: tempat penitipan  anak (child  care), kelompok bermain (play  group), taman kanak-kanak (TK). Penyelengeraan ini bersifat formal, sehingga perlu adanya kurikulum yang memiliki muatan tujuan dari  Pendidikan  Anak  Usia  Dini. Kurikulum yang dikembangkan seyogianya dapat mengakomodasi tujuan dari Pendidikan Anak Usia Dini, sehingga dapat mengembangkan potensi anak sejak dini dan berkembang secara wajar sebagai anak. Kata Kunci: Pendidikan Anak Usia Dini, Lembaga PAUD dan Kreativitas
Evaluasi Pelaksanaan Standar Produk Hasil Belajar pada Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Anhusadar, Laode
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 1 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdbwv13i1.1775

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi pencapaian hasil belajar yang telah ditetapkan berdasarkan standar produk pada satuan pendidikan anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode evaluasi model CIPP dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi di lapangan, wawancara terhadap guru dan kepala sekolah, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pelaporan hasil belajar anak sudah menyertakan seluruh aspek  pengembangan anak. Pelaporan dibuat dalam bentuk narasi berdasarkan rekapitulasi jumlah angka yang diperoleh anak dalam penilaian harian. Kelemahan penilaian semacam ini adalah kurangnya fakta berupa laporan atau catatan tertulis tentang kemajuan anak sebagai dasar membuat laporan akhir.
Strategi Kepala Sekolah dalam Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sekolah Menengah Pertama Nurdin, Nurdin; Anhusadar, Laode; Herlina, Herlina; Nurhalimah, Sitti
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 14 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdbwv14i1.1901

Abstract

This qualitative case study aims to review and analyze the condition of the information and communication technology (ICT) facilities for the implementation of the computer-based national examination (UNBK), the principal's strategies in implementing UNBK, and the obstacles in implementing UNBK at one of junior high schools in Kota Kendari, Southeast Sulawesi, Indonesia. Data were collected by interview, observation and documentation. The result of data analysis revealed the lack of facilities for the implementation of UNBK in the school. The principal's strategies in implementing UNBK in the school cover various aspects, such as facilities and infrastructure, human resources, and pupil affairs. Two obstacles emerged i.e., technical and non-technical.
Sharia-Based Waste Circularomics as A Model for Economic Development in Indonesia Insawan, Husain; Anhusadar, Laode; Alwahidin, Alwahidin; Insawan Putri, Azzahrah
El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga Vol. 9 No. 1 (2026): EL-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ujhk.v9i1.34169

Abstract

This study investigates the implementation of a syariah-based circular economy model in waste management within Kendari and Bau-bau, Indonesia. The research addresses the gap in existing literature by exploring the application of syariah principles in creating a sustainable waste management system. The research employs a qualitative approach, utilizing observations, in-depth interviews with stakeholders, and focused group discussions to gather comprehensive data. The findings reveal significant achievements in integrating syariah principles, such as al-amanah (responsibility), al-iqtishadiyah (efficiency), and al-'adalah (justice), into the waste management systems. Technological innovations, such as biogas conversion at TPA Puwatu, have shown success in addressing waste issues and providing economic benefits. Additionally, educational and community empowerment programs have effectively increased public participation in sustainable waste management practices. The study concludes that the syariah-based circular economy model is effective in creating a sustainable and ethical waste management system, with potential for broader application in other regions. The research highlights the importance of integrating religious principles with modern environmental practices to achieve holistic sustainability.
FINGER PAINTING DALAM MENSTIMULUS PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI Jumriatin Jumriatin; Laode Anhusadar
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v4i1.815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui gambaran perkembangan motorik halus anak pada kelompok B di TK Al-Aqsho, (2) pelaksanaan dari kegiatan Finger Painting dalam pengembangan motorik halus anak pada kelompok B di TK Al-Aqsho Desa Lamomea Kecematan Konda Kabupaten Konawe Selatan. penelitian ini dilaksanakan melalui pendekatan tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus model Kemmis dan Mc Taggart yang yang memiliki empat tahapan yakni perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Setiap siklus dilakukan dengan tiga kali pertemuan. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Finger Painting dapat meningkatkan perekmbangan motorik halus anak kelas B di TK Al-Aqsho Desa Lamomea Kecematan Konda Kabupaten Konawe Selatan. Pelaksanaan kegiatan Finger Painting dalam pengembangan motorik halus anak pada kelompok B2 di TK Al-Aqsho Pada siklus 1 menunjukkan kemampuan anak dominan berada pada kriteria ketuntasan 62,05% atau berada pada kategori cukup. Pada siklus 2 menunjukkan kemampuan anak berada pada rentang penilaian berkembang sesuai harapan dengan kriteria ketuntasan sebanyak 75% atau berada dalam kategori baik kemampuan motorik halusnya pada indikator anak dapat menggunting sesuai pola ketuntasannya 75%, indikator kerapian dalam mencetak gambar 75%, indikator meniru bentuk 62,5%, dan mencetak sesuai gagasan ketuntasan 75%.
FINGER PAINTING DALAM MENSTIMULUS PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI Jumriatin Jumriatin; Laode Anhusadar
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v4i1.815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui gambaran perkembangan motorik halus anak pada kelompok B di TK Al-Aqsho, (2) pelaksanaan dari kegiatan Finger Painting dalam pengembangan motorik halus anak pada kelompok B di TK Al-Aqsho Desa Lamomea Kecematan Konda Kabupaten Konawe Selatan. penelitian ini dilaksanakan melalui pendekatan tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus model Kemmis dan Mc Taggart yang yang memiliki empat tahapan yakni perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Setiap siklus dilakukan dengan tiga kali pertemuan. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Finger Painting dapat meningkatkan perekmbangan motorik halus anak kelas B di TK Al-Aqsho Desa Lamomea Kecematan Konda Kabupaten Konawe Selatan. Pelaksanaan kegiatan Finger Painting dalam pengembangan motorik halus anak pada kelompok B2 di TK Al-Aqsho Pada siklus 1 menunjukkan kemampuan anak dominan berada pada kriteria ketuntasan 62,05% atau berada pada kategori cukup. Pada siklus 2 menunjukkan kemampuan anak berada pada rentang penilaian berkembang sesuai harapan dengan kriteria ketuntasan sebanyak 75% atau berada dalam kategori baik kemampuan motorik halusnya pada indikator anak dapat menggunting sesuai pola ketuntasannya 75%, indikator kerapian dalam mencetak gambar 75%, indikator meniru bentuk 62,5%, dan mencetak sesuai gagasan ketuntasan 75%.