Claim Missing Document
Check
Articles

s PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH NAGA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIADENGAN HIPERTENSI : PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH NAGA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIADENGAN HIPERTENSI Rofia, Sofiatur; Wijaya, Arif; Roni, Faishol
WELL BEING Vol 8 No 1 (2023): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v8i1.197

Abstract

ABSTRACT Background: Hypertension was a silent killer which the symptoms could be vary in each individual and were almost the same as the symptoms of other diseases and it caused the highest death in the world. One of the fruits that could be used to reduce hypertension was dragon fruit which was rich in potassium and flavonoids. Objective: to determine the effect of giving dragon fruit juice on blood pressure in the elderly with hypertension. Methodology: Search articles used Google Scholar, Science Direct, Pro Quest and Semantic Scholar to find articles according to inclusion and exclusion criteria, then reviewed. Results: Ten research journals showed that the average systolic and diastolic blood pressure decreased after being given dragon fruit juice by giving 100 grams of dragon fruit juiced using 150 ml of water and consumed 2 times a day with varying lengths of administration between 3-7 days. It decreased systolic blood pressure between 6.98-29.93 mmHg. The p-value results from 10 research journals showed that the pvalue was < (0.05). Keywords: dragon fruit, blood pressure, hypertension, Literature review.
Hubungan Pola Makan Dengan Indeks Masa Tubuh Pada Remaja Putri Usia 12-16 di Pondok Pesantren As-Sa’idiyah Tambak Beras Jombang Hikmah, Dafiatil; Wijaya, Arif; Roni, Faishol; Fatma Pratiwi, Tiara; Camelia, Dina
Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Islam : Islamic Health Journal
Publisher : Publikasi oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jki.v14i1.24376

Abstract

Adolescence with the age of 12-16 is a process of growth and development of body capacity, heavy activity, rapid body growth. Therefore, it is necessary to measure body mass index (BMI) using body weight and height measurements. This study aims to determine the relationship between diet and body mass index in female adolescents aged 12-16 at the As-Sa'idiyah Tambakberas Jombang Islamic Boarding School. The type of research used is correlation analytic design using a cross-sectional approach. The population in this study were female adolescents aged 12-16 years with a total sampling of 70 respondents. The research instrument used was a questionnaire. The statistical test in this study used the Spearman rank. The results of the statistical test using Spearman rank with a significant value of p value = 0.006 < 0.5 means that H1 is accepted, which means that there is a relationship between diet and body mass index in adolescents aged 12-16 years.The results of the study indicate that there is a relationship between eating patterns and body mass index in female adolescents aged 12-16 at the As-Sa’idiyah Tambakberas Jombang Islamic Boarding School. It is hoped that further researchers can use a larger sample size and utilize new information media. Keywords: diet, body mass index, andolescent girls.
IDENTIFIKASI AKUIFER AIR TANAH MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK VERTICAL ELECTRICAL SOUNDING (VES) DI DAERAH SELAPARANG, NUSA TENGGARA BARAT Multi, Warni; Wijaya, Arif; Jayatri, Adella Ulyandana
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 2 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i2.31983

Abstract

Telah dilakukan investigasi akuifer air tanah di daerah Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi Schlumberger. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi akuifer air tanah di daerah tersebut. Pengukuran data dilakukan di tiga titik yaitu SLPRG-1, SLPRG-2, dan SLPRG-3. Panjang lintasan SLPRG-1 adalah 225 meter sedangkan SLPRG-2 dan SLPRG-3 mencapai 150 meter dengan spasi 1 meter. Pengolahan data dilakukan dengan IPI2WIN untuk memperoleh gambaran distribusi resistivitas batuan secara 1D. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa struktur batuan yang menyusun bawah permukaan di daerah penelitian terdiri atas lempung, pasir, batu pasir, batu gamping, dan kerikil. Dari tiga titik pengukuran, potensi akuifer air tanah tersusun atas pasir dan batupasir yang terletak pada rentang kedalaman 1,04 hingga 90,78 meter. Litologi pasir dan batu pasir tersebut merupakan jenis sedimen yang diprediksi cukup baik di daerah penelitian karena bersifat permeabel untuk menyimpan dan meloloskan air.   
EARTHQUAKE RECURRENCE INTERVAL BASED ON SEISMIC MOMENT Massinai, Muhammad Fawzy Ismullah; Wijaya, Arif; Jamaluddin, Jamaluddin; Massinai, Muhammad Altin; Umar, Emi Prasetyawati; Minarti, Minarti
Indonesian Physical Review Vol. 4 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ipr.v4i3.120

Abstract

Indonesia is a country with high earthquake potential. This potential has been realized by its stakeholders and other parties. Various methods from many researchers from the fields of geophysics, geology, seismology, geodesy, geotechnical engineering, and others have been discussed to arrange earthquake mitigation. However, the discussions are unable to fit all earthquake mitigations across the country because they are still limited to specific characteristics of each fault among thousands of faults in Indonesia. Seismic moment is a parameter that provides information on the energy released when an earthquake occurs. This parameter, in any given scale, can provide information about the earthquake recurrence interval. The earthquake recurrence interval referred to here means that during a certain time period, the area under study has the possibility of experiencing an identical earthquake or with a smaller magnitude. This study tries to offer and test the method of calculating earthquake recurrence interval based on seismic moments. The method tested in several case studies of earthquakes in East Kalimantan has acceptable results. The method in this research has advantages value and can be alternative method in earthquake disaster mitigation.
ASUHAN KEPERAWATAN LANSIA PADA PASIEN RHEUMATOID ARTHRITIS DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI KRONIS MENGGUNAKAN TERAPI KOMPRES HANGAT JAHE MERAH Eko, Saugi Apang; Wijaya, Arif; Fitriyah, Erna Tsalatsatul; Roni, Faishol; Wahdi, Achmad
Health Sciences Journal Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/hsj.v8i1.2508

Abstract

Rheumatoid Arthritis merupakan pienyakit autoimun yang dapat tierjadi kariena tubuh disierang olieh systiem kiekiebalan tubuhnya siendiri yang  miengakibatkan pieradangan dalam waktu lama pada siendi dan mienyiebabkan nyieri. Rhieumatoid Arthritis adalah suatu pienyakit yang dapat mienyierang bierbagai usia dan jienis kielamin. Untuk mielaksanakan dan  miembahas asuhan kiepierawatan kliien yang miengalami Rhieumatoid arthritis diengan Nyieri Kronis. Diesain pienielitian ini studi kasus diengan piendiekatan prosies kiepierawatan pada 2 partisipan. Asuhan kiepierawatan dilaksanakan sielama 7 hari bierturut-turut diengan intierviensi kompries hangat jahie mierah sietiap pasiien. Nyieri awal pasiien piertama yaitu skala 6, sietalah dibieri tindakan kompries jahie mierah skala nyieri bierkurang mienjadi 2 dan nyieri awal pasiien kiedua yaitu 5, sietielah dibieri tindakan kompries jahie mierah skala nyieri bierkurang mienjadi 1. Kompries hangat jahie mierah iefiektif untuk miengatasi nyieri kronis siehingga dapat dijadikan siebagai altiernatif tierapi non farmakologis pada lansia diengan Rhieumatoid Arthritis
ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA PASIEN HIPERTENSI DENGAN MASALAH KEPERAWATAN PERFUSI PERIFER TIDAK EFEKTIF MENGGUNAKAN TERAPI RENDAM KAKI AIR HANGAT DI UPT PSTW JOMBANG Handayani, Erna; Roni, Faishol; Camelia, Dina; Pratiwi, Tiara Fatma; Wijaya, Arif
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.24032

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekan darah dalam pembuluh darah arteri yang mengangkut darah dari jantung dan organ tubuh, bahaya hipertensi jika tidak segera di tangani akan menimbulkan komplikasi stroke, serangan jantung, serta kemampuan kongnitif seseorang. Perfusi perifer tidak efektif pada lansia adalah suatu masalah jika tidak ditangani secara cepat akan berakibat fatal karena berdampak pada fisik dan psikologis lansia gejalanya CRT ? 3 detik, nadi perifer menurun, akral dingin, warna kulit pucat, tugo kulit pucat. Tujuan dari penelitian adalah melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien hipertensi dengan masalah keperawatan perfusi perifer tidak efektif menggunakan Terapi Rendam Kaki Air Hangat di UPT PSTW Jombang. Metode yang digunakan yaitu desain deskriptif studi kasus dengan metode asuhan keperawatan. Subyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah 2 pasien lansia yang memiliki hipertensi dengan masalah keperawatan perfusi perifer tidak efektif, penelitian dilaksanakan selama 7 hari berturut-turut menggunakan intervensi Terapi Rendam Kaki Air Hangat selama ±15 menit. Hasil dari Terapi Rendam Kaki Air Hangat menunjukkan adanya perubahan pada tingkat perfusi perifer tidak efektif pada lansia.  Kesimpulan dan saran Terapi Rendam Kaki Air Hangat dapat diterapkan diwisma   sebagaial ternatif terapi nonfarmakologis untuk melancarkan tingkat perfusi perifer tidak efektif dan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi dan Pemberian Terapi Rendam Kaki Air Hangat akan lebih efektif jika dilakukan dalam jangka waktu 7 hari atau lebih.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN KLIEN PENYAKIT DIABTES MELITUS TIPE 2 DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN INTEGRITAS KULIT DENGAN TINDAKAN PERAWATAN LUKA DI RUANG NAKUA RSUD JOMBANG Susanti, Susanti; Pratiwi, Tiara Fatma; Fitriyah, Erna Tsalatsatul; Wijaya, Arif; Wahdi, Achmad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.25771

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya hiperglikemia akibat sekresi insulin yang tidak memadai pada penyakit Diabetes Melitus tipe II yang bertahun-tahun, tidak optimal dalam   mengatur metabolisme glukosa darah, berdampak pada kondisi fisik seperti retinopat diabetik, nefropati diabetik, neuropati diabetik, dan diabetes mellitus juga berdampak pada kerusakan jaringan atau gangguan integritas kulit. Tujuan terapi ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan anak pada pasien Diabetes Mellitus dengan masalah keperawatan gangguan integritas kulit dengan tindakan perawatan luka. Metode desain penelitian ini mengunakan penerapan terapi selama 6 hari bertutut turut dengan partisipan 2 klien diabetes mellitus dengan masalah keperawatan gangguan integritas kulit menggunakan intervensi perawatan luka. Hasil: yang ditemukan pada kedua klien setelah dilakukan intervensi perawatan luka selama 3x24 jam didapatkan hasil luka membaik tidak terjadi infeksi pada hari ke-3 dengan kriteria hasil perfusi jaringan cukup meningkat dari skala 3 ke 5. dan kemerahan menurun dari skala 2 ke 5. Diskusi dan Kesimpulan: asuhan keperawatan ini dapat digunakan oleh klien untuk mengurangi infeksi pada luka Diabetes Mellitus.
PENGARUH TEKNIK SENAM YOGA PRANAYAMA (POSE SUKHASANA) TERHADAP TINGKAT SATURASI OKSIGEN PADA PENDERITA PPOK Zainab, Siti; Wijaya, Arif; Camelia, Dina
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v10i1.723

Abstract

PPOK merupakan penyakit kronik pada paru-paru yang menghambat saluran nafas yang menyebabkan gas CO2 banyak yang terperangkap, sehingga mengakibatkan penderita sesak napas dan menyebabkan penyempitan saluran pernafasan yang diinterpretasikan melalui sesak nafas serta penurunan saturasi oksigen dalam tubuh. Salah satu terapi non farmakologis yang dapat membantu meningkatkan nilai saturasi oksigen yaitu teknik senam yoga pranayama (Pose Sukhasana). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh teknik senam yoga pranayama (Pose Sukhasana) terhadap tingkat saturasi oksigen pada penderita PPOK diruang Gatotkaca RSUD Kabupaten Jombang. Desain dan metode dari penelitian ini berbentuk pre experimental menggunakan pendekatan “one-group pre test-post test desain” pengambilan sampel menggunakan Quota sampling dengan jumlah sampel 27 responden. Alat ukur yang digunakan SOP untuk Teknik senam yoga pranayama (Pose Sukhasana) dan oximetri untuk saturasi oksigen. Uji statistic dalam penelitian ini menggunakan uji wilcoxon. Hasil uji statistic menggunakan uji wilcoxon dengan nilai sig 0,000<0,05 bermakna H1 diterima yang artinya ada pengaruh teknik senam yoga pranayama (Pose Sukhasana) terhadap tingkat saturasi oksigen pada penderita PPOK. Kesimpulan dan Saran dari hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh teknik senam yoga pranayama (Pose Sukhasana) terhadap tingkat saturasi oksigen pada penderita PPOK. Penelitian ini diharapkan menjadi pertimbangan untuk mengembangkan ilmu keperawatan dalam meningkatkan saturasi oksigen pada pasien PPOK.
ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA PASIEN DEMENSIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN MEMORI MENGGUNAKAN TERAPI PUZZLE Faturrohman, Rahul; Wijaya, Arif; Roni, Faishol; Wahdi, Achmad
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v10i1.725

Abstract

Demensia apabila tidak segera ditangani akan menimbulkan dampak buruk bagi lansia, sehingga dibutuhkan terapi untuk mengendalikan atau mengurangi gangguan memori atau kepikunan pada penderita demensia, dengan menggunakan terapi puzzle. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melaksanakan asuhan keperawatan gerontik pada pasien demensia dnegan masalah keperawatan gangguan memori menggunakan terapi puzzle. Metode yang digunakan penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan metode asuhan keperawatan. Partisipan adalah 2 lansia dengan diagnosis demensia dengan masalah keperawatan gangguan memori. Penelitian dilaksanakn selama 7 hari dengan durasi waktu terapi puzzle 15-20 menit setiap harinya. Hasil dari penelitian ini adalah terapi puzzle terbukti efektif menunjukkan adanya penurunan gangguan memori pada lansia dengan demensia dan berdampak pada peningkatan daya ingat lansia. Diskusi dan kesimpulan dari penelitian ini adalah terapi puzzle adalah terapi non farmakologi yang dapat digunakan untuk lansia dengan demensia. Terapi puzzle dapat mengasah otak dan melatih kecepatan pikerkir pada lansia terutama jika terapi puzzle dilakukan dalam jangka watu yang lama.
Pungutan Liar oleh Aparatur Sipi Negara di Desa Sidokepung Buduran Sidoarjo Menurut Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Wijaya, Arif
Al-Jinayah : Jurnal Hukum Pidana Islam Vol. 4 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Islamic Criminal Law Study Program, Faculty of Sharia and Law, Sunan Ampel State Islamic University Surabaya, Surabaya, East Java, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4211.115 KB) | DOI: 10.15642/aj.2018.4.2.301-323

Abstract

Pungutan liar (pungli) berupa uang sogokan atau uang siluman atau uang suap ini adalah tindak pidana yang sudah jelas telah diatur di dalam ketentuan Kitab Undang-undang Hukum Pidana antara lain tercantum dalam Ps.209, Ps. 210, Ps.418, Ps 419 dan Ps. 420 KUHP. yang dimasukkan menjadi delik korupsi menurut Ps. 5, 6, 7, 8, 9, dan Ps. 12 dari butir a sampai dengan UU. No.20 tahun 2001, yang merubah UU.Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi No.31 Tahun 1999, dengan formulasi sanksi yang lebih diperberat (gequalificeerd). Psl. 5 Undang-undang No.31 Thun 1999 jo UU No.20 Tahun 2001 isinya sebagai berikut: “Setiap orang melakukan tindak pidana sebagaimana di maksud dalam Pasal 209 KUHP. dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan atau denda paling sedikit Rp.50.000.000,= (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak denda Rp.250.000.000,- (dua ratus lima puluh juta rupiah)”.
Co-Authors Abdul Basith Junaidy Achli Arifin Achmad Wahdi Adiansyah, Joni Ahmad Feri Susanto Aina Mardhiyah Aini, Lutfi Nurul Akbar, M. Jalaludin Al Ansyori, Shafwan Alfiyatun Makhfiroh Alpiana Alpiana, Alpiana Amalia, Lulus Dian Ayu Anhar, Chairil Anin Wijayanti Anwar Efendy Apriyanto, Nanang Arifillah, Farid Jafar Ariyanto Ariyanto Ariyanto Ariyanto Azhari, M. Ari Bambang Tutuko Bambang Tutuko Bedy Fara Aga Matrani Camelia, Dina Deni Indra Prasetyo Diah Ayu Anggraini Dina Camelia Edi Minaji Pribadi Eka Nugraheni S Eko, Saugi Apang Elis Hartati Erni Yustissiani Erwin Rangga Fitriawan FADILA, NUR Faisal Faisal Faisol Roni Fatma Pratiwi, Tiara Fatoni, Imam Faturrohman, Rahul Femilya Indriastiani Sari Fina Aulika Lestari Fitriawa, Erwin Rangga Fitriawan, Erwin Rangga Fitriyah, Erna Tsalasatul Hady Rasikhun Haerul Anwar Hammis Syafaq Handayani, Erna Happi, M Harry Irawan Johari Hidayat, Taopan Hikmah, Dafiatil Hindyah Ike Suhariati huda, alfin rulian Ichsan Djalal Ika Puspita Sari Isfanari Istighfaroni, Mohammad Farid Ita Ismunanti Jamaluddin Jamaluddin Jayatri, Adella Ulyandana Johari, Harry Joko Prasetyo Joko Prasetyo Joni Safaat Adiansyah Kadek Desi Susanti Karmilasari, Elok Lintang Khaeri, Kasful Korai, Punhoon Khan Korai, Shakal Khan Kristyaningsih, Yuli Kurniawan, Cecep Soleh Kusyani, Asri Leo Yosdimyati Romli Luisa Wijaya Suryaning Ayu Ma'rifatul Khusnah Maelani, Windy Silegar Matrani, Bedy Matrani, Bedy Fara Aga Mega Nurul Anwar Minarti Minarti Mudrikah, Mudrikah Muhammad Altin Massinai Muhammad Fawzy Ismullah Massinai Muin, Muhammad Muliatiningsih Muliatiningsih Multi, Warni Musdalifa Musdalifa Mustalia, Mustalia Ningsih, Istiana Noraveri, Etika Dwi Nur Saidah Nurhayati, Nurhayati Nurul Hidayati Oktaviana, Putri Amalia Padli, Herry Palahuddin, Palahuddin parakoso, gigih Prasetyawati Umar, Emi Putri Kusumaningtyas Putri P, Feby Rahatabuana, Lalu Wikhu Ramadhan, Anggoro Dwi wahyu raudatul jannah Rofi'i, Muhamad Rofia, Sofiatur Roni, Faishol safaatin, Siti Sakdiah, Hawana Halimatus Samudra, Nanda Ari Saputri, Lulu Kartika Sely Delta Surya Ningsih Shakinah, Shofiatul Shelfi Dwi Retnani Putri Santoso Shelfi Dwi Retnani Putri Santoso Shelfi Santoso Sholihah, Mar Atus Silmi, Hayatus Sinta Zunita Siti Rokhani Siti Zainab, Siti Suci Nurjanah Sudarso Sudarso Sugiarto, Kresna Bagus Suhendra Agung Sukuryadi, Sukuryadi Sulis Fitri Qodariyah Susanti Susanti Susanto, Ahmad Feri Susi Susanti Syahruni, Sri Tarique, Imran Tia Lisdiati Tiara Fatma Pratiwi Tiara Fatma Pratiwi Ts. Fitriyah, Erna Tsabitul Azmi, Rizky Ummu Kalsum Viera Agustin Wicaksono, Unggul W. Windy Silegar Maelani Yudiarta, Eka Yuli Kristyaningsih Yunan Yusuf Habibi Yuwanti, Yuwanti Yuyud Wahyudi, Yuyud Zainal Arifin Zakiyah, Dewi