p-Index From 2021 - 2026
5.752
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Ulul Albab: Jurnal Studi dan Penelitian Hukum Islam Ulul Albab: Jurnal Studi Islam Maraji`: Jurnal Ilmu Keislaman Indonesian Journal of Science and Technology Religi: Jurnal Studi Agama-agama Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Madaniyah: Terciptanya Insan Akademis Berkualitas Dan Berakhlak Mulia MODELING: Jurnal Program Studi PGMI As-Salam: Jurnal Studi Hukum Islam & Pendidikan Communications in Science and Technology MEKANIKA - JURNAL TEKNIK MESIN Unes Law Review Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Seminar Nasional Lahan Suboptimal SRIWIJAYA JOURNAL OF MEDICINE Jurnal Aplikasi Statistika & Komputasi Statistik Medica Hospitalia SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Potret Pemikiran Mobile and Forensics INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Akademika Pasundan Journal of Mathematics Education : Jurnal Pendidikan Matematika Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian (EJPP) Poros Onim Human Resource Management Studies Indonesian Journal of Teaching in Science Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance Al Hikmah : Jurnal Studi Keislaman Journal of Islamic History Makara Journal of Health Research Makara Journal of Technology Al-Aqwal : Jurnal Kajian Hukum Islam Ezra Science Bulletin Journal of Information System Exploration and Research Jurnal Pertanian Khairun (JPK) Analysis : Journal of Education Al Hakam: The Indonesian Journal of Islamic Family Law and Gender Issues El-Wasathy: Journal of Islamic Studies Jurnal Pariwisata dan Budaya (RANATAYA) Journal of Community Engagement in Economics Islamic Studies in the World
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Akademika

HAKIM PEREMPUAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF INDONESIA Aziz, Muhammad
Akademika Vol 11, No 01 (2017): Akademika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/adk.v11i01.154

Abstract

The judicial institution in a country is very strategic and decisive one for being used to resolve all public disputes and punish those who violate the law in accordance with the emering rules. This judicial institution is needed in an effort to answer and solve all social problems along with the development and the dynamics in the community. A judge is an authority aimed at resolving the various conflicts and creating justice for the community, and judges are leading actors in solving the problems. Therefore judges in acting and taking decisions must be based on so-called ijtihad. The phenomenon of women's involvement as judges in administering judicial power in the Religious Courts has undergone several phases of change. This condition is strongly influenced by the striking discrepancy of fiqh viewpoints about the religious (syar'i) legality  in looking at women in the public sphere, especially in the judiciary. One of the reasons of Muslim scholars in questioning the female judges is due to their duties and responsibilities. On this stand, the Muslim scholars, thingkers and mujtahid have their own points of view that are different from one another. This refusal does not mean ignoring the judicial institution, but rather they consider it fardhu kifayah. Therefore, what is to be revealed in this study is the Islamic law and Indonesian positive law perspectives about female judges. This study concludes that the study of female judges in the perspectives of Islamic law is polarized on several permitting and prohibiting poles and the ones permitting women to serve as judges are only in their involvement in civil cases not in criminal ones. While based on the perspective of Indonesian positive law the female judges are a must in the legal treasures in Indonesia.
Analisis Pemikiran Pendidikan Multikultural Ki Hajar Dewantara dalam Tinjauan Alquran Sholikah, Sholikah; Aziz, Muhammad
Akademika Vol 18 No 1 (2024): Akademika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/adk.v18i1.1464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan menganalisis pemikiran pendidikan multikultural Ki Hajar Dewantara dalam tinjauan Alquran. Pendidikan merupakan usaha sadar yang dilakukan seseorang dalam mengembangkan dirinya menjadi insan yang sempurna, sementara keragaman masyarakat menuntut agar pendidikan mampu menyesuaikan dengan kultur yang ada sehingga memerlukan penegasan tentang pendidikan yang multikultural, hal ini juga menjadi salah satu konsen dari pemikiran Ki Hajar Dewantara. Gagasan pendidikan multikultural tersebut dielaborasi lebih lanjut dengan beberapa konsep yang terdapat pada Alquran. Penelitian ini termasuk kategori deskriptif kualitatif yang menggunakan pendekatan kepustakaan, dengan pendekatan kajian tokoh, guna mendalami dan menganalisa gagasan Ki Hajar Dewantara, khususnya tentang pendidikan multikultural. Pengumpulan datanya dengan studi dokumentasi dan kepustakaan, sedangkan untuk analisanya mengunakan analisis isi atau content analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan: pertama, menunjukkan bahwa pendidikan multikultural adalah Pendidikan yang menitikberatkan pada penegasan, pengesahan, penanaman kesadaran, pengembangan akhlak setiap warga Negara agar memiliki adab, persaudaraan, tolong-menolong, serta menumbuhkan sikap toleransi dalam hidup berdemokrasi (musyawarah dan dialog). Pendidikan multikutural dalam pandangan Ki Hajar Dewantara merupakan pendidikan yang sangat menjunjung tinggi berbagai budaya yang terdapat di nusantara. Kedua, berbagai asas-asas pendidikan multikultur yang menjadi isi atau materi pendidikan Ki Hajar Dewantara tersebut diatas juga selaras dengan berbagai nilai yang terdapat dalam Alquran, diantaranya: QS. Ali Imron ayat 64 tentang prinsip musyawarah dan demokrasi, QS Al-Nisa ayat 131 tentang persaudaraan, QS. Al-Baqoroh ayat 256 tentang kebebasan memeluk agama, QS al-Maidah ayat 69 tentang pengakuan agama lain selain Islam, dan QS Al-Hujurat ayat 13 tentang humanis dan toleransi.
Co-Authors Abdul Ghofur Abror, Wiena Faqih Abu Bakar, Mimi Hani Abu Umayah Adilla, Rahmi Elfa Agmi, Nadia Alamsyah - Albaar, Nurjanna Ali Ahmad Yenuri, Ali Ahmad Amin, Fathul Ardiansyah, Rahmad Ariq, Ziyad Al Arsi, Arsi Askar, Ahmad Auliya, Nanda Rahmah Bambang Gunawan Basir, M Bentang Arief Budiman Carolin, Jenia Chandra Pratama, Ragil Chichi Andriani, Chichi Danardono Dwi Prija Tjahjana, Dominicus Dira Herawati DM, M. Yusuf Eddy Roflin Fazhira, Ira Febrianti, Bella Annisa Febriyanti, Nabila Firman Bagja Juangsa Firmansyah, Ridha Fitri, Nur Lailatul Ghazali, Mohd Fahmi Gresya Ginting, Cesey Haji, Mohammed M. Hamidin Rasulu Hanum Harahap, Herlina Harahap, Muthia Sartika Harwijayanti, Widyanita Hasibuan, Nurul Hakiki Hidayah, Fachri Hidayah, Khairul Hidayati, Niswatin Nurul Husnul Fadhil, Mhd. Iche Andriyani Liberty, Iche Andriyani Ika Dyah Kumalasari Ilhamsyah, Rizky Imam Makruf Islamy, Athoillah Izzatul Umami Judijanto, Loso Juliansyah Juliansyah Kim, Byung Hong Kumalasari, Ine Kurniawan, Al Amin Lee, Umi Hamidaton Mohd Soffian Liberty, Iche A Lokahita, Baskoro Lubis, Fauziah Marlina Marlina Masnita Sinaga, Tessia Maula Nafi Miftakhul Janah Minidian Fasitasari Muhajirin, Bayu Muhammad Huda Muhammad Nanang Qosim Muhammad Naufal, Muhammad Muhandy, Rachmad Surya Muslihah, Fitriyyatul Mutia, Vina Nasution, Qustinanis Puja Ngibad, Khoirul Nur Aini Nuraida, Indri Nurhayati, Wina Nurita, Rinta pariyana, Pariyana Pebri, Akly Pudjowati, Saras Rahardian, Samuel Rahman, Clarita Ise Afifatunnisa Rahmayani, Endah Raissa, Siti Rangkuti, Shindy Tamanda Ratna Sari Resti, Nindi Sulvina Mai Rochady Setianto Rusydi Umar Sa'diah, Aminatus Sabri Sabri Salehmin, Mohd Nur Ikhmal Salsabila, Nur Sambegoro, Poetro Lebdo Shame, Buruhan Haji Shaofa, Rizki Audiah Sholikah Sholikah Sholikah Somalu, Mahendara Rao Sri Windari, Sri Ssatar, Ibdal Suadaa, Lya Hulliyyatus Subkhana Adzim Baqi Susanto, Mujib Akhis Suwandi, Tri Syafieh, Syafieh Syaifulloh, Moh Takahashi, Fumitake Tjekyan, Suryadi Ubaidillah Vania, V. Wan Daud, Wan Ramli Warosari, Yuli Fatimah Winarti, Siti Sri Winda, Ratu Yasin, Muhammad Fatah Zahara Zahara Zainal Arifin Zakiyah, Amanatus