p-Index From 2021 - 2026
13.157
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Jurnal Sport Science Window of Health : Jurnal Kesehatan JPOS (Journal Power of Sports) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JATI EMAS (Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat) AVERROUS: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal EduHealth Muhammadiyah Journal of Geriatric Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Gerak: Journal of Physical Education, Sports, and Health COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jurnal Berita Kesehatan Physiotherapy Health Science (PhysioHS) Devotion: Journal Corner of Community Service Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) SWARNA Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat JIF Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Physical Therapy Journal of Indonesia Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM) Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Pengabdian Sosial PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Advances In Social Humanities Research Health Care : Journal of Community Service Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak Bersama Masyarakat Harmoni Sosial : Jurnal Pengabdian Dan Solidaritas Masyarakat SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Multidisiplin (JUPENGEN) Journal of Community Service Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Health Research Innovation Media Physiotherapy Journal of Science Media Physiotherapy Journal of Science Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA MAHASISWA Pratiwi, Mahardita Hanum; Rahim, Anita Faradilla; Rahmanto, Safun
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42689

Abstract

Resistensi insulin, produksi hormon insulin yang tidak mencukupi, atau gabungan keduanya dapat mengakibatkan penyakit metabolik yang disebut diabetes melitus. Diabetes tipe 1 pada remaja sering kali disebabkan oleh kondisi autoimun dan genetik yang mencegah sel beta pankreas memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup. Berdasarkan penelitian, saat ini penyakit DM banyak ditemukan pada remaja, karena mereka suka mengonsumsi berbagai jenis makanan tanpa menerapkan gaya hidup sehat. Dalam penelitian ini, hubungan antara kadar glukosa darah mahasiswa dan BMI diteliti. Teknik cross-sectional penelitian ini menggabungkan analisis observasional. Dengan menggunakan pendekatan sampel acak dasar, 30 responden dengan BMI lebih dari 25 kg/m2 dan usia berkisar antara 19 hingga 23 dipilih. Uji korelasi Pearson untuk analisis data. Berdasarkan hasil penelitian, hanya ada satu responden yang termasuk dalam kelompok overweight, sepuluh responden obesitas, dan sembilan belas responden obesitas 2. Terdapat 19 responden yang hasil pemeriksaan kadar glukosa darahnya di bawah 100 mg/dl, dan 11 responden yang hasil pemeriksaannya di atas 100 mg/dl. Berdasarkan hasil uji normalitas, hasil uji BMI dan glukosa menunjukkan nilai yang signifikan (p>0,05). Akibatnya, data uji BMI dan diabetes disebarluaskan secara rutin. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,185 (>0,05). Berdasarkan hasil tersebut, tidak ada korelasi antara kedua faktor tersebut. Dengan demikian, tidak ada hubungan antara kadar glukosa darah siswa dan BMI, menurut hasil penelitian.
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN TEKANAN DARAH PADA MAHASISWA Tsany, Sasna Fauziah; Rahim, Anita Faradilla; Rahmanto, Safun
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42823

Abstract

Tekanan darah yang terlalu tinggi dikenal sebagai hipertensi, dan dapat berperan penting dalam perkembangan penyakit kardiovaskular. Di antara faktor risiko hipertensi pada remaja adalah pilihan gaya hidup masa kini, seperti merokok, mengonsumsi makanan berlemak, berkalori, dan berkolesterol tinggi, serta tidak berolahraga. Selain itu, karena obesitas dapat meningkatkan tekanan darah dan kadar lipid, yang pada akhirnya dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular, maka obesitas merupakan faktor risiko. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan korelasi antara tekanan darah mahasiswa dengan obesitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian cross-sectional dan teknik survei di Universitas Muhammadiyah Malang. Sebanyak tiga puluh mahasiswa fisioterapi Universitas Muhammadiyah Malang menjadi sampel penelitian. Dengan menggunakan purposive sampling, sampel dipilih berdasarkan sejumlah kriteria, termasuk berusia antara 19 dan 23 tahun dan memiliki BMI lebih dari 25 kg/m2. Tekanan darah merupakan variabel dependen penelitian, sedangkan obesitas merupakan variabel independennya. Instrumen pengumpulan data meliputi timbangan, tensiometer digital untuk pengukuran tekanan darah, dan mikrotoise untuk perhitungan BMI. Uji Pearson, yang digunakan untuk pengujian statistik, menghasilkan nilai P sebesar 0,542. Karena itu, nilai p lebih besar dari α. Penelitian menemukan bahwa anak muda yang mengalami obesitas sering kali memiliki tekanan darah lebih tinggi daripada anak muda yang memiliki berat badan rata-rata. Orang yang mengalami obesitas mungkin memiliki tekanan darah tinggi karena kombinasi variabel gaya hidup, termasuk makanan dan aktivitas. Temuan tersebut tidak mengungkapkan hubungan antara lemak tubuh dan tekanan darah
EDUKASI FISIOTERAPI KOMUNITAS PRA REMAJA PENANGANAN DISMINOREA SISWI SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KELURAHAN CEMOROKANDANG Muslechaty, Daima Fitria; Rahmanto, Safun; Paramita, Wida Sekarani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.11870

Abstract

Ketika seseorang menginjak masa remaja terjadi perubahan dari fisik, psikitis dan biologis. Pada proses bilogis ini remaja mengalami masa purbestas yaitu menstruasi. Ketika menstruasi sebagian besar remaja mengeluhkan yang namanya dismenorea. Disminorea terjadi sebelum dan ketika menstruasi biasanya nyeri yang dirasakan berasal dari kram perut akibat kontraksi myometrium. Ketika mengalami dismenorea kebanyakan siswi memilih untuk istirahat karena nyerinya mengganggu aktivitas belajar. Sehingga penting untuk diberikan edukasi pengetahuan siswi mengenai definisi dismenorea, tanda gejala, faktor resiko dan penanganannya. untuk meningkatkan pengetahuan siswi sekolah dasar mengenai dismenorea. Metode yang dilaksanakan dalam fisioterapi komunitas remaja dengan memberikan edukasi fisioterapi berupa promosi kesehatan tentang definisi, tanda- gejala, faktor resiko dan serta penanganan fisioterapi dismenorea yang bisa dilakukan secara mandiri oleh siswi. Media yang digunakan dalam penyuluhan berupa poster. Tanya jawab kepada peserta sebagaimana untuk mengukur keefektifan selama penyuluhan. Pre-test dan post-test sebagai evaluasi untuk melihat peningkatkan pengetahuan sebelum dan sesudah pemaparan materi. Dimana hasil evaluasi dari 22 siswi terdapat adanya peningkatkan pengetahuan tentang kasus dismenorea, sebelum diberikan penyuluhan pengetahuan 4.5% setelah diberikan pemaparan materi 95.5%, yang mana pada kegiatan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan siswi mengenai penatalaksanaan untuk mengurangi dismenorea.
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS SPRAIN ANKLE : STUDY REPORT Krisnanda Sugianto, Diky; Rahmanto, Safun
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): Volume 2, Nomor 1, Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v2i1.23293

Abstract

Sprain ankle adalah cedera yang terjadi pada ligamen kompleks lateral akibat overstretch dengan posisi inversi dan plantar fleksi yang terjadi secara tiba-tiba saat kaki tidak menumpu dengan sempurna. Kasus sprain ankle khususnya yang terkena pada ligamen lateral yang terjadi di Mayo Clinic tahun 2000-2005 adalah 85% dengan 38-45% terjadi pada atlet olahraga. Sebanyak 64% penderita tidak mendapatkan perawatan dan manajemen medis yang tepat. Stabilitas sendi berasal dari beberapa faktor yaitu susunan struktural dari tulang yang membentuk sendi dan ligamen sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan gambaran penatalaksanaan fisioterapi pada kasus sprain ankle. Desain penelitian dengan metode pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan pada Bulan Agustus 2022 di Wage Sport Fisioterapi dengan populasi penelitian adalah pasien yang telah terdiagnosa sprain ankle. Metode terapi yang digunakan adalah teknologi fisioterapi (infra red, TENS, ice comprese) dan terapi latihan (plantar fascia stretch, dan thera band). Frekuensi dan intensitas terapi masing-masing berbeda. Hasil terapi menunjukkan terdapat penurunan nyeri tekan dan gerak, terdapat penurunan edema pada ankle sinistra, dan terdapat peningkatan ROM pada ankle. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan terapi keseimbangan sebagai pembanding terapi rehabilitasi dalam menangani sprain ankle.
Efektivitas Pendampingan Kesehatan Reproduksi pada Santriwati di LKSA Putri Aisyiyah Ngawen Klaten Wardojo, Sri sunaringsih ika; Rosadi, Rakhmad; Rahmanto, Safun
Sinesia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): Pemberdayaan Masyarakat dan Peningkatan Kualitas Layanan melalui Inovasi Pendidik
Publisher : Yayasan Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/sinesia-jcs.v1i2.158

Abstract

Adolescent health is very important to pay attention to because during this period, adolescents experience very significant physical, psychological, and social changes. The background of the community service program at an orphanage called LKSA Putri Aisyiyah Ngawen is because based on the results of observations, there is still a lack of knowledge of orphans’ female students regarding their reproductive health, in addition, the lack of knowledge of orphanage caregivers about reproductive health so that health coaching is considered less than optimal, which affects the quality of health of among their orphanage children. The implementation of education at orphanage is important to implement, especially providing education to female students so that they can become pioneers in increasing awareness, changing behavior and peer educators in efforts to improve health in the orphanage environment. Education was carried out at orphanage with 30 female students who lived in the orphanage as participants. The method used was counseling with evaluation in the form of pre-test and post-test. The material provided includes the definition of reproductive health, types of diseases related to reproductive health, as well as steps and benefits of maintaining personal hygiene in adolescents which are divided into two sessions and followed by Q&A. The results showed that the education provided was able to increase the knowledge of female students at LKSA Putri Aisyiyah Ngawen Klaten regarding reproductive health.
Penatalaksanaan Fisioterapi pada Kasus Hemipharase Sinistra Pasca Stroke di RSUD Grati Pasuruan: Studi Kasus Fitkiyah Nurul Khuzaimah; Safun Rahmanto; Tanti Kurniawati
Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni : Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/quwell.v2i2.1935

Abstract

Stroke is a cerebrovascular disorder that disrupts blood flow and oxygen supply to the brain, leading to tissue damage and impaired function. This study examines the impact of physiotherapy interventions, including Neuromuscular Electrical Stimulation (NMES), stretching, strengthening, and ankle exercises, on a 60-year-old patient with hemiparesis sinistra post-stroke. The patient presented with abnormal gait, postural imbalance, and weakness in the left upper and lower limbs. After undergoing physiotherapy sessions twice a week for two weeks, the patient demonstrated increased muscle strength in the left lower extremity, reduced edema in the left leg, and improved range of motion, particularly in the hip and knee joints. These findings highlight the effectiveness of physiotherapy in enhancing functional recovery for post-stroke patients with hemiparesis sinistra.
The Effect Of Static Stretching Exercise Olah Tubuh In Reducing Delayed Onset Muscle Sorees Of The Gastrocnemius Muscle In Dancers In UKM Sangsekarta Nabila Randy Dhiyanisa; Rahmanto, Safun; Imanurrohmah, Zidni; Faradilla Rahim, Anita; Aini Rahmawati, Nurul
JURNAL KEPERAWATAN DAN FISIOTERAPI (JKF) Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF)
Publisher : Fakultas Keperawatan dan Fisioterapi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkf.v6i2.2065

Abstract

Preserving culture can be done by participating in being part of a dancer. In dancing activities, especially Javanese dance, has 3 main elements, namely wiraga (harmony of motion), wirama (harmony of rhythm), and wirasa (harmony of taste). Dancers need power and energy for the movements they make, in order to achieve the main element of wiraga. Dancing with the movement of the human body allows that dance activities are related to muscles so that it will allow the occurrence of musculoskeletal disorders (MSDs) in dancers including one of which is Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS). The muscle that is most susceptible to DOMS is the Gastrocnemius muscle. DOMS can be reduced one way is to use the static stretching exercise intervention method. This study aims to determine the effect of static stretching exercise in reducing Delay Onset Muscle Sorenes of the gastrocnemius muscle in dancers at UKM Sangsekarta. This study aims to determine the effect of static stretching exercise in reducing Delay Onset Muscle Sorenes of the gastrocnemius muscle in dancers at UKM Sangsekarta. This research was conducted with a quantitative approach, and applied a pre-experimental design one group pretest-postest and 27 respondents were found. Static stretching body exercise is an independent variable. As for the dependent variable, namely Delayed Onset Muscle Soreness of the gastrocnemius muscle. The results of this study obtained pretest and postest values of 0.006 (p>0.05) and 0.006 (p>0.05). It can be concluded from the results of the normality test that it shows abnormal distribution, while the hypothesis test using the Wilcoxon test obtained a p value of <0.000 less than 0.05. It can be concluded that there is an effect of static stretching exercise on reducing gastrocnemius muscle DOMS in dancers at UKM Sangsekarta.
The Effect of Static Stretching Body Exercises in Increasing Hamstring Muscle Flexibility in Dancers at UKM Sangsekarta Dwi Ayu Paramita; Safun Rahmanto; Rahim, Anita Farradila
JURNAL KEPERAWATAN DAN FISIOTERAPI (JKF) Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF)
Publisher : Fakultas Keperawatan dan Fisioterapi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkf.v6i2.2078

Abstract

Indonesia cannot be separated from its diversity of arts and culture, including traditional dance. Dance is a work of art to express oneself through movements carried out by the body, therefore muscle flexibility is required in carrying out each movement in a dance. Flexibility, also known as flexibility, can affect the quality of movement in dancers. The hamstring muscles are one of the muscles that contribute to controlling body movements, whether practicing posture, running, jumping, or performing various kinds of dance movements. So training is needed to improve and maintain the flexibility of the hamstring muscles in dancers, one of which is by doing static stretching. Static stretching is often done by dancers, with the aim of training the dancer's physical endurance, muscle and bone strength, as well as helping to train breathing. The aim of this research is to determine the effect of providing static stretching body exercises in increasing hamstring muscle flexibility in dancers. This research design uses a pre-experimental design with a one group pre-test and post-test design. The sample for this research were dancers at UKM Sangsekarta, Muhammadiyah University of Malang. The sampling technique in this research used purposive sampling with a sample size of 27 people. The data measurement tool uses the Sit and Reach test. Data analysis tests were carried out using normality tests and hypothesis tests using SPSS. With the results of the pretest normality test being 0.074 (>0.05) and posttest 0.017 (<0.05) with the statement that the data is not normally distributed and the hypothesis test with a value of 0.00 (<0.05) with the statement that there is an influence. The conclusion in this study is that there is an effect of providing static stretching body exercise in increasing the flexibility of the hamstring muscles in dancers at UKM Sangsekarta.
Pengaruh Deep Friction Massage Terhadap Peningkatan Aktivitas Fungsional Kondisi Neck Pain Pada Penjahit Di Kota Batu Aprillia, Uun Dian; Rahmanto, Safun; Lubis, Zidni Imanurrohmah
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i1.234

Abstract

Tahun 2012, Studi Beban Penyakit Global menemukan bahwa nyeri leher adalah keluhan fisik terbesar keempat yang sering dialami orang di seluruh dunia. Ini terkait dengan jumlah tahun yang dihabiskan untuk memantau kondisi ini. Deep friction massage adalah salah satu metode terapeutik yang digunakan untuk mengurangi nyeri musculuskletal serta peningkatan gerak dan fungsi. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan one group “pre-test dan post-test” untuk mengevaluasi pengaruh deep friction massage terhadap peningkatan aktivitas fungsional. Berdasarkan uji pengaruh paired t test didapatkan hasil p-value 0,044 (p < 0,05) yang mana hal ini berarti terdapat pengaruh pemberian deep friction massage terhadap peningkatan aktivitas fungsional. Berdasarkan penelitian yang telah dijabarkan diatas dapat disimpulkan bahwa pemberian deep friction massage memiliki pengaruh terhadap peningkatan aktivitas fungsional kondisi neck pain pada penjahit di Kota Batu. Pengaruh dapat dilihat dari perubahan nilai dari sebelum dan sesudah menggunakan kuesioner neck disability index setelah pemberian intervensi.
Pengaruh Pemberian Deep Friction Massage Terhadap Penurunan Nyeri Kondisi Neck Pain Pada Penjahit di Kota Batu Aziza, Khairina; Rahmanto, Safun; Lubis, Zidni Imanurrohmah
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i1.235

Abstract

Neck pain dipengaruhi oleh posisi kerja yang kurang ergonomi seperti meja jahit yang agak rendah yang menyebabkan penjahit sedikit membungkuk dan menunduk yang dapat mengakibatkan pembebanan pada area leher dan bahu sehingga muncul rasa sakit atau nyeri leher. Di Indonesia, pada tahun 2019 prevalensi angka neck pain mencapai 24,7%. Metode manipulasi yang disebut deep friction massage mencoba mengurangi rasa sakit, meningkatkan sirkulasi darah, dan menghindari perlekatan jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh deep friction massage terhadap penurunan nyeri kondisi neck pain pada penjahit di Kota Batu. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan pendekatan “pre-test dan post-test” dengan teknik purposive sampling. Pada uji pengaruh paired t test didapatkan hasil p-value 0,001 (p < 0,05) yang mana hasil ini menunjukkan adanya pengaruh pemberian deep friction massage terhadap penurunan nyeri kondisi neck pain. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa pemberian intervensi deep friction massage pada kondisi neck pain para penjahit di kota batu dapat menurunkan nyeri yang dirasakan
Co-Authors Abdul Rahmat Amin Mayu Ahmad Putri, Cici Farida Aini Rahmawati, Nurul Ainun Ma’rufa, Siti Alfafa, Jannatin Ali Multazam Aluf Mumtaziah Windayati Amiko Chandra Amin Mayu, Abdul Rahmat Amrievana, Fazrin An Nisaa Primastuti Suhardi Putri angraeny, izsme Anita Faradilla Rahim Annida Diana Islami Anugrah, Rakha Rizky Aprilia Nur Fitrianti Aprilia Nur Fitrianti Aprillia, Uun Dian Ardiansyah, Niko Arham, Alifah Rohiidatul Arin Zakyatur Risqi Asma' Izzatul Madani Atika Yulianti Atika Yulianti Azhar Ihza Pamedar Sabda Azhar Ihza Pamedar Sabda Aziza, Khairina Azizah Nour Apriani Azzahra Anindya AisyaPutri Baiq Farlindia Dirgantari Bambang Satrio Utomo BAYU PRASTOWO Bonita Suharto Delia Sunshine Talitha Amanda Dewi Hapsari Diana Silvia Navila Diky Krisnanda Sugianto Diky Krisnanda Sugianto Dimas Satria Pujasera Dimas Sondang Irawan Dinda Dewi Kirana Dinda Lutfiah Mei Handiny Dwi Ayu Paramita Eka Yanti Sri Utami Elsa Annisa Jannah Elsa Sucahyo, Eleonora Elsa, Eleonora Erawati, Lina Mitsalina Fadilla, Sadha Amanah Nur Fadillah, Arvin Fahmi Ardinsyah Basuki Faradilla Rahim, Anita Fentikasari Setyaningrahayu Fini Aprilia Sitra Salampessy Fitkiyah Nurul Khuzaimah Gamar Gamar Binti Non Shamdas Ginawi, Tirta Ayu Habna, Marianti Tri Hanafi, Amri Hapsari, Dewi Hardianto Wibowo Heny Falahiah Herdiana Ayu S.P. Herdiana Ayu Saputri P Hilwa, Syarifah Wardah El Huda, Syamsuriansyah Syi’bul I Putu Aditya Pradana Putra Muliawan Imanurrohmah, Zidni Inas Roidah Mu'minah Indah Ningtiyas Hidayanti Irwanto Irwanto Ivanka, Fristi Sila Aulia Jali Nurdin Jessica Jessica Jihan Saihar Banu Khaiyatul Aisyah Kharin Desyani Pentalia Khosim, Akhmad Kirana Kinantan Kinasih Kirana, Wahda Krisna Adji Eko Santoso Krisnanda Sugianto, Diky Krisnika, Dewa Ayu Kurnia Putri Utami Kurnia Putri Utami Kurnia Putri Utami Lisna Tanjung Lubis, Zidni Lulu Afifah Luthfiah, Nuraini Mahardika, Desvita Ramadhini Nurulcahya Mahardika, Dirgahayu Maru'fa, Siti Ainun Marufa, Siti Ainun Mia Agustina Miranti Ika Rachmawati Mita Andini Ayu Lestari Mogi, Yosefina Sabina Iga Mohammad Abdul Wahid Muchammad Masrinda Muslechaty, Daima Fitria Mustofa, Achmad Banu Nabila Randy Dhiyanisa Najah Fadiya Humaira Nazwa Kamilatunnisa Ni Kadek Windi Wijayani Nungki Marlian Yuliadarwati Nur Safitri Hazanah Nuraini Luthfiah Nurul Aini Rahmawati Nurul Fitriati Oktaviani, Nabila Windu Paramita, Wida Sekarani Paramitha, Wida Sekarani Permadi, Jepri Permana, Helmi Widya Pratiwi, Mahardita Hanum Purukan, Anisya Setya Anggriani Putri, Sania Putrijayagni, Desinta Syarifah Mahadewi Putu Maryansyah Indra Fahlefi Ragil Kusumawardana Rahim, Anita Farradila Rahmadani Safitri Rahman, Fadlul Syahidur Rahmawati, Angelia Pramita Raihan Anwar, Mohamad Iqbal Rakhmawati, Yuli Rania, Ratu Raymond Oskar Renita Risky Parvianti Ristia Dwi Syafitri Rivaldi, Muhammad Rodhiyan Muhammad Rohmah, Hope Septi Nur Rosadi, Rakhmad Rosida, Maslichatul Nurul Salsabilla, Dhiyaa Salwa, Vasya Mutia Seizila Neya Yasyfa Selly Riski Putri Selvia Wahyu Septyorini Septyorini Shelly Shellyayuning Shinta, Indria Sari Siti Ainun Marufa Siti Ainun Marufa Siti Ainun Marufa Siti Ainun Ma’rufa Sri Sunaringsih Ika Wardojo Sucahyo, Eleonora Elsa Suharto, Bonita Sujono Sujono Syafitri, Ristia Dwi Syahputra, Erwanico Syi’ar Aprilla Tanazza Tanti Kurniawati Tri Noor Cahyo Widodo Trizah Ardha Widyaningtyas Sutiyo Tsany, Sasna Fauziah Virly, Dilla Wahda Kirana Wahyuniningsih, Arlita Tri Wida Sekarani Paramita Widodo, Tri Noor Cahyo Wijaya, Tirta Purnamasari Winangen, Mellindya Dinanda Winda Hartika Sari Yogi Antoniyus Yudha Wahyu Putra Yuli Rahmawati Yuli Rakhmawati Zidni Imanurrohmah Lubis Zulkarnaen, Imam Abusyahiqo