Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Aplikasi Android Tema Organ Gerak Hewan dan Manusia untuk Kelas V Sekolah Dasar Dwiki Mariyati; Puri Selfi Cholifah; Dwiki Mariyati; Puri Selfi Cholifah; Sukamti Sukamti
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v1i122021p991-1002

Abstract

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Aplikasi Android Tema Organ Gerak Hewan dan Manusia untuk Kelas V Sekolah Dasar
Pengembangan Media Pembelajaran Multimedia Interaktif Materi Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Indonesia pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Erika Dwi Yunita; Puri Selfi Cholifah; Erika Dwi Yunita; Puri Selfi Cholifah; Imam Nawawi
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v1i122021p1036-1050

Abstract

Abstract: Learning media is a tool as an intermediary in the process of teaching and learning activities. Learning media in accordance with the development of technology and conditions at the time of covid can use media in digital form, one example is interactive multimedia. Based on the results of observations made at MI Islamiyah Tempursari, Lumajang district, it was found that teachers have not fully used learning media to support online learning activities carried out. This study has a goal, namely, to produce learning media products in the form of interactive multimedia on the material of ethnic and religious diversity in Indonesia class IV that is valid based on the validation of media experts, material experts, and practicality based on the results of user trials (teachers and students). This study uses the research and development (R and D) method developed by Dick and Carey. The model used in this research and development is the Borg and Gall model. Namely 10 stages that have been modified into 7 stages. Potentials and problems, data collection, product design, design validation, product revision, and trial use of product revisions. The trial design is a description of the activities carried out by researchers to determine the validity, attractiveness, and practicality of the developed media. The test subjects in the research and development of this learning media are media experts, material experts and product users, namely teachers and fourth grade students of MI Islamiyah Tempursari, Lumajang Regency. This research and development use the type of research data analysis techniques in the form of qualitative and quantitative descriptive analysis The results of the development of interactive multimedia include material on the diversity of ethnicities and religions in Indonesia on Theme 7 The beauty of diversity in my country for the fourth grade of elementary school. The developed interactive multimedia obtained a percentage of assessment by media experts, namely 100 percent or categorized as very valid media, the percentage of assessment by material experts with an average of 89 percent or categorized as very valid media. While the practicality of the developed media obtained a percentage of assessment by teachers of 96 percent or categorized as very practical media and the percentage of assessments carried out by students amounted to eighteen students, namely 99.62 percent or categorized as very practical media. The developed interactive multimedia learning media is categorized as a very valid and very practical media, and interactive multimedia learning media can be implemented in the next learning process. Further researchers can develop media with a wider scope. Abstrak: Media pembelajaran merupakan alat bantu sebagai perantara dalam proses kegiatan belajar mengajar. Media pembelajaran sesuai dengan berkembangnya teknologi dan kondisi pada saat covid dapat menggunakan media dalam bentuk digital, salah satu contoh yaitu multimedia interaktif. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di MI Islamiyah Tempursari kabupaten Lumajang, ditemukan bahwa guru belum sepenuhnya menggunakan media pembelajaran untuk menunjang kegiatan pembelajaran online yang dilakukan. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu, menghasilkan produk media pembelajaran berupa multimedia interaktif pada materi keragaman suku bangsa dan agama di Indonesia kelas IV yang valid berdasarkan validasi ahli media, ahli materi, serta kepraktisan berdasarkan hasil uji coba pengguna (guru dan siswa). Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D) yang dikembangkan oleh Dick dan Carey. Model yang digunakan pada penelitian dan pengembangan ini adalah model Borg and Gall. Yaitu 10 tahapan yang telah dimodifikasi menjadi 7 tahapan. Potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi produk, dan uji coba pemakaian revisi produk. Desain uji coba merupakan suatu gambaran kegiatan yang dilakukan peneliti untuk mengetahui kevalidan, kemenarikan, serta kepraktisan media yang dikembangkan. Subjek uji coba dalam penelitian dan pengembangan media pembelajaran ini yaitu ahli media, ahli materi dan pengguna produk yakni guru dan siswa kelas IV MI Islamiyah Tempursari Kabupaten Lumajang. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan jenis penelitian teknik analisis data berupa analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif Hasil pengembangan multimedia interaktif memuat materi keragaman suku bangsa dan agama di Indonesia pada Tema 7 Indahnya keragaman di Negeriku untuk kelas IV sekolah dasar. Multimedia interaktif yang dikembangkan memperoleh persentase penilaian oleh ahli media yaitu 100 persen atau dikategorikan sebagai media sangat valid, persentase penilaian oleh ahli materi dengan rata-rata 89 persen atau dikategorikan media sangat valid.sedangkan kepraktisan media yang dikembangkan memperoleh persentase penilaian oleh guru sebesar 96 persen atau dikategorikan sebagai media yang sangat praktis dan persentase penilaian yang dilakukan oleh siswa berjumlah delapan belas siswa yakni 99,62 persen atau dikategorikan sebagai media yang sangat praktis. Media pembelajaran multimedia interaktif yang dikembangkan dikategorikan sebagai media yang sangat valid dan sangat praktis, serta media pembelajaran multimedia interaktif dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran selanjutnya. Peneliti selanjutnya dapat mengembangkan media dengan cangkupan yang lebih luas.
Pengembangan Media Pembelajaran Multimedia Interaktif Materi Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Indonesia pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Erika Dwi Yunita; Puri Selfi Cholifah; Erika Dwi Yunita; Puri Selfi Cholifah; Imam Nawawi
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v1i122021p1036-1050

Abstract

Abstract: Learning media is a tool as an intermediary in the process of teaching and learning activities. Learning media in accordance with the development of technology and conditions at the time of covid can use media in digital form, one example is interactive multimedia. Based on the results of observations made at MI Islamiyah Tempursari, Lumajang district, it was found that teachers have not fully used learning media to support online learning activities carried out. This study has a goal, namely, to produce learning media products in the form of interactive multimedia on the material of ethnic and religious diversity in Indonesia class IV that is valid based on the validation of media experts, material experts, and practicality based on the results of user trials (teachers and students). This study uses the research and development (R and D) method developed by Dick and Carey. The model used in this research and development is the Borg and Gall model. Namely 10 stages that have been modified into 7 stages. Potentials and problems, data collection, product design, design validation, product revision, and trial use of product revisions. The trial design is a description of the activities carried out by researchers to determine the validity, attractiveness, and practicality of the developed media. The test subjects in the research and development of this learning media are media experts, material experts and product users, namely teachers and fourth grade students of MI Islamiyah Tempursari, Lumajang Regency. This research and development use the type of research data analysis techniques in the form of qualitative and quantitative descriptive analysis The results of the development of interactive multimedia include material on the diversity of ethnicities and religions in Indonesia on Theme 7 The beauty of diversity in my country for the fourth grade of elementary school. The developed interactive multimedia obtained a percentage of assessment by media experts, namely 100 percent or categorized as very valid media, the percentage of assessment by material experts with an average of 89 percent or categorized as very valid media. While the practicality of the developed media obtained a percentage of assessment by teachers of 96 percent or categorized as very practical media and the percentage of assessments carried out by students amounted to eighteen students, namely 99.62 percent or categorized as very practical media. The developed interactive multimedia learning media is categorized as a very valid and very practical media, and interactive multimedia learning media can be implemented in the next learning process. Further researchers can develop media with a wider scope. Abstrak: Media pembelajaran merupakan alat bantu sebagai perantara dalam proses kegiatan belajar mengajar. Media pembelajaran sesuai dengan berkembangnya teknologi dan kondisi pada saat covid dapat menggunakan media dalam bentuk digital, salah satu contoh yaitu multimedia interaktif. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di MI Islamiyah Tempursari kabupaten Lumajang, ditemukan bahwa guru belum sepenuhnya menggunakan media pembelajaran untuk menunjang kegiatan pembelajaran online yang dilakukan. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu, menghasilkan produk media pembelajaran berupa multimedia interaktif pada materi keragaman suku bangsa dan agama di Indonesia kelas IV yang valid berdasarkan validasi ahli media, ahli materi, serta kepraktisan berdasarkan hasil uji coba pengguna (guru dan siswa). Penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D) yang dikembangkan oleh Dick dan Carey. Model yang digunakan pada penelitian dan pengembangan ini adalah model Borg and Gall. Yaitu 10 tahapan yang telah dimodifikasi menjadi 7 tahapan. Potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi produk, dan uji coba pemakaian revisi produk. Desain uji coba merupakan suatu gambaran kegiatan yang dilakukan peneliti untuk mengetahui kevalidan, kemenarikan, serta kepraktisan media yang dikembangkan. Subjek uji coba dalam penelitian dan pengembangan media pembelajaran ini yaitu ahli media, ahli materi dan pengguna produk yakni guru dan siswa kelas IV MI Islamiyah Tempursari Kabupaten Lumajang. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan jenis penelitian teknik analisis data berupa analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif Hasil pengembangan multimedia interaktif memuat materi keragaman suku bangsa dan agama di Indonesia pada Tema 7 Indahnya keragaman di Negeriku untuk kelas IV sekolah dasar. Multimedia interaktif yang dikembangkan memperoleh persentase penilaian oleh ahli media yaitu 100 persen atau dikategorikan sebagai media sangat valid, persentase penilaian oleh ahli materi dengan rata-rata 89 persen atau dikategorikan media sangat valid.sedangkan kepraktisan media yang dikembangkan memperoleh persentase penilaian oleh guru sebesar 96 persen atau dikategorikan sebagai media yang sangat praktis dan persentase penilaian yang dilakukan oleh siswa berjumlah delapan belas siswa yakni 99,62 persen atau dikategorikan sebagai media yang sangat praktis. Media pembelajaran multimedia interaktif yang dikembangkan dikategorikan sebagai media yang sangat valid dan sangat praktis, serta media pembelajaran multimedia interaktif dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran selanjutnya. Peneliti selanjutnya dapat mengembangkan media dengan cangkupan yang lebih luas.
Analisis Penguasaan Sintaksis Siswa Kelas IV pada Karangan Deskriptif Realistis di SD Gugus VI Kecamatan Kepanjen Amilatus Nurul Dzikria; Titis Angga Rini; Amilatus Nurul Dzikria; Titis Angga Rini; Puri Selfi Cholifah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i22022p81-88

Abstract

Abstract: Students' mastery of syntax is very diverse. This causes the teacher not to know clearly about the ownership of these assets in terms of phrase syntax and sentence syntax. This study aims to describe the syntactic description of the syntax of phrases and syntax of sentences. The approach used in this research is descriptive quantitative. The population in this study were all elementary school students in cluster 6 in Kepanjen District as many as 339 students, while the research sample was 54 students. Data collection techniques used are tests and documentation. The results showed that the students' syntax in terms of sentences and sentences was good. Suggestions given by researchers are school and teacher learning to carry out optimally, especially regarding syntax. Abstrak: Penguasaan siswa mengenai sintaksis sangat beragam. Hal ini menyebabkan guru tidak mengetahui secara jelas mengenai penguasaan sintaksis siswa dalam segi sintaksis frasa maupun sintaksis kalimat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguasaan sintaksis siswa dari segi sintaksis frasa dan sintaksis kalimat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa SD gugus 6 di Kecamatan Kepanjen sebanyak 339 siswa, sedangkan sampel penelitian sebanyak 54 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan sintaksis siswa dari segi frasa dan kalimat sudah baik. Saran yang diberikan oleh peneliti yaitu hendaknya sekolah dan guru bekerjasama untuk melaksanakan pembelajaran secara optimal khususnya mengenai sintaksis.
Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Powerpoint Interaktif terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V SDN pada Materi Kegiatan Ekonomi Delta Prima Putri Nastiti; Puri Selfi Cholifah; Delta Prima Putri Nastiti; Puri Selfi Cholifah; Siti Umayaroh
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i102022p961-973

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effectiveness and effect of applying a problem-based learning model using PowerPoint interactive media on the critical thinking skills of students at SDN Bandulan 4 Malang grade 5 on the material of economic activities. A quantitative approach was used in this research design using the Pre-Experimental Design and One Group Pretest-Posttest Design methods as the type of research design. The sample size for this study was 29 students using the saturated sampling technique. Data collection methods used include observation, interviews, tests and documentation. The Wilcoxon nonparametric statistical test was used as a data analysis method. The results of data analysis were obtained using the Wilcoxon test with sig. 0.000 less than 0.05. This means that the interactive media PowerPoint to assist the application of problem-based learning models have a significant effect on the critical thinking skills of 5th graders at SDN Bandulan 4 Malang on the material of economic activities. Abstrak: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui keefektifan serta pengaruh penerapan model pembelajaran berbasis masalah dengan menggunakan media interaktif PowerPoint pada kemampuan berpikir kritis siswa SDN Bandulan 4 Malang kelas 5 pada materi kegiatan ekonomi. Pendekatan kuantitatif digunakan pada rancangan penelitian ini dengan menggunakan metode Pre-Experimental Design dan One Group Pretest-Posttest Design sebagai jenis desain penelitian. Besar sampel untuk penelitian ini adalah 29 siswa dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Uji statistik nonparametrik Wilcoxon digunakan sebagai metode analisis data. Hasil analisis data diperoleh dengan menggunakan uji Wilcoxon dengan sig. 0,000 kurang dari 0,05. Artinya dengan adanya media interaktif PowerPoint untuk membantu penerapan model pembelajaran berbasis masalah berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 SDN Bandulan 4 Malang pada materi kegiatan ekonomi.
Pengembangan E-Modul Muatan IPS Berbantuan Web Live Worksheet Materi Kegiatan Ekonomi di Lingkungan Sekitar Sampai Provinsi pada Siswa Kelas IV SD Melinda Puspitasari; Puri Selfi Cholifah; Melinda Puspitasari; Puri Selfi Cholifah; Arda Purnama Putra
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i112022p1027-1039

Abstract

Abstract:The purpose of this research and development is to produce development products in the form of e-modules assisted by web live worksheets that are valid, practical, and attractive. The e-module development uses a research and development approach. The research and development model used is the ADDIE model which has 5 stages. The research and development subjects included material experts, teaching materials experts, fourth grade students at SDN Karangsari 2 with a total of 28 students. Data collection techniques in research and development are carried out by interviews, observations, questionnaires, and documentation. The results of the e-module product validity test show a level of validity that is very valid with an average validation value of 93.9 percent. The results of the practicality and attractiveness of the e-module product are very practical with an average practicality value of 97.3 percent and very attractive with an average attractiveness value of 100 percent. Thus, the e-module product is feasible to use and is expected to increase students' learning motivation. Abstrak: Tujuan penelitian dan pengembangan ini yaitu menghasilkan produk pengembangan berupa e-modul berbantuan web live worksheet yang valid, praktis, dan menarik. Pengembangan e-modul menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE yang memiliki 5 tahapan. Subjek penelitian dan pengembangan meliputi ahli materi, ahli bahan ajar, siswa kelas IV SDN karangsari 2 dengan jumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian dan pengembangan ini dilakukan dengan wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi.Hasil uji kevalidan produk e-modul menunjukkan tingkat kevalidan yaitu sangat valid dengan rata-rata nilai validasi sebesar 93,9 persen. Hasil uji kepraktisan dan kemenarikan produk e-modul yaitu sangat praktis dengan rata-rata nilai kepraktisan sebesar 97,3 persen dan sangat menarik dengan rata-rata nilai kemenarikan sebesar 100 persen. Dengan demikian, produk e-modul layak digunakan dan diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.
Pelaksanaan Keterampilan Bertanya pada Pembelajaran Tematik di SD Khofifah Nila Abibah; Puri Selfi Cholifah; Khofifah Nila Abibah; Puri Selfi Cholifah; Siti Umayaroh
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i12023p87-101

Abstract

Abstract: Questioning skills play an important role for teachers in the learning process as an assessment tool for students and as a means of interaction from teacher to student and student to teacher. This study aims to describe the implementation of basic and advanced questioning skills and describe student responses to the implementation of basic and advanced questioning skills in thematic learning at SDN Polehan 4 Malang. This study uses a mix method. The subjects of this study consisted of 5 respondents. Quantitative data was obtained from the results of observation data carried out during the thematic learning process, then qualitative data were obtained from the results of interviews and documentation. The results of the study show that basic questioning skills are used more often than advanced questioning skills. The basic questions that arise are the components of clear and concise questions, shift shifts, and question distribution. While the components of advanced questioning skills that appear are the sequence of questions and tracking questions. Students' responses to the implementation of asking skills in thematic learning are that some actively respond and some do not actively answer questions, but most students actively respond to teacher questions because teachers always give awards. When answering questions from the teacher, students tend to give short answers that require a low level of thinking. Abstrak: Keterampilan bertanya memegang peranan penting bagi guru dalam proses pembelajaran sebagai alat penilaian kepada siswa serta sebagai alat interaksi dari guru ke siswa dan siswa ke guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai pelaksanaan keterampilan bertanya dasar dan lanjut serta mendeskripsikan respon siswa terhadap pelaksanaan keterampilan bertanya dasar dan lanjut pada pembelajaran tematik di SDN Polehan 4 Malang. Penelitian ini menggunakan mix method. Subjek penelitian ini terdiri dari 5 responden. Data kuantitatif diperoleh dari hasil data observasi yang dilaksanakan selama proses pembelajaran tematik, kemudian untuk kualitatif diperoleh dari hasil wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa keterampilan bertanya dasar lebih sering digunakan dibandingkan keterampilan bertanya lanjut. Pertanyaan dasar yang muncul adalah komponen pertanyaan yang jelas dan singkat, pemindahan giliran, dan penyebaran pertanyaan. Sedangkan komponen keterampilan bertanya lanjut yang muncul adalah urutan pertanyaan dan pertanyaan pelacak. Respon siswa terhadap pelaksanaan keterampilan bertanya pada pembelajaran tematik yaitu ada yang aktif merespon dan ada yang tidak aktif menjawab pertanyaan, namun sebagian besar siswa aktif merespon pertanyaan yang guru karena guru selalu memberikan penghargaan. Saat menjawab pertanyaan dari guru siswa cenderung memberikan jawaban singkat yang memerlukan tingkat berpikir rendah.
Pelatihan Pengembangan Suplemen Kurikulum Merdeka Berbasis Kearifan Lokal bagi Guru SD Kota Malang Ni Luh Sakinah Nuraini; Puri Selfi Cholifah; Silva Nabilla; Misye Agustin Tri Wahyuni; Rifdah Afifah; Ni Luh Sakinah Nuraini; Puri Selfi Cholifah; Silva Nabilla; Misye Agustin Tri Wahyuni; Rifdah Afifah; Davina Aurelia
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 11 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i112023p976-984

Abstract

Abstract: The initial study was conducted on one of the partners of the PGSD department of the State University of Malang, namely a state elementary school in Malang City. Initial studies have been carried out in the Teaching Material Development Training scheme, in general, on the collection of teaching module assignments only completed by about 60 percent of participants. During spontaneous interviews at the activity, data showed that teachers found it difficult to implement the Independent Curriculum. Based on the assessment of partner needs and problems, the solution to solving these needs is to hold training. The proposer team initiated an activity, namely "Training on the Development of Independent Curriculum Supplements Based on Local Wisdom for Elementary School Teachers in Malang City." This training was held in the context of continuous professional development for teachers in Malang City. The implementation method in this service activity is divided into 3 stages, namely the planning stage, the implementation stage, and the evaluation stage. As a result, through training on the development of independent curriculum supplements based on local wisdom, it is able to provide benefits for partners, namely increasing understanding in developing supplements that are given the freedom to utilize the theme of local wisdom. Abstrak: Kajian awal dilakukan terhadap salah satu mitra dari departemen PGSD Universitas Negeri Malang yaitu sekolah dasar negeri yang ada di Kota Malang. Studi awal telah dilakukan dalam skema Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar, secara umum pada pengumpulan tugas modul ajar hanya diselesaikan oleh sekitar 60 persen partisipan. Pada saat dilakukan wawancara spontan pada kegiatan tersebut diperoleh data bahwa guru-guru merasa kesulitan dalam penerapan Kurikulum Merdeka. Berdasarkan kajian kebutuhan dan permasalahan mitra maka solusi untuk menyelesaikan kebutuhan tersebut yaitu dengan mengadakan sebuah pelatihan. Tim pengusul menggagas sebuah kegiatan yaitu “Pelatihan Pengembangan Suplemen Kurikulum Merdeka berbasis Kearifan Lokal untuk Guru-Guru SD di Kota Malang.” Pelatihan ini diadakan dalam rangka pengembangan keprofesionalan berkelanjutan bagi guru-guru di Kota Malang. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian ini dibagi menjadi 3 tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasilnya, melalui pelatihan pengembangan suplemen kurikulum merdeka berbasis kearifan lokal, mampu memberikan manfaat bagi mitra yakni peningkatan pemahaman dalam pengembangan suplemen yang diberi kebebasan memanfaatkan tema kearifan lokal.
Pelatihan Pengembangan Suplemen Kurikulum Merdeka Berbasis Kearifan Lokal bagi Guru SD Kota Malang Ni Luh Sakinah Nuraini; Puri Selfi Cholifah; Silva Nabilla; Misye Agustin Tri Wahyuni; Rifdah Afifah; Ni Luh Sakinah Nuraini; Puri Selfi Cholifah; Silva Nabilla; Misye Agustin Tri Wahyuni; Rifdah Afifah; Davina Aurelia
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 11 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i112023p976-984

Abstract

Abstract: The initial study was conducted on one of the partners of the PGSD department of the State University of Malang, namely a state elementary school in Malang City. Initial studies have been carried out in the Teaching Material Development Training scheme, in general, on the collection of teaching module assignments only completed by about 60 percent of participants. During spontaneous interviews at the activity, data showed that teachers found it difficult to implement the Independent Curriculum. Based on the assessment of partner needs and problems, the solution to solving these needs is to hold training. The proposer team initiated an activity, namely "Training on the Development of Independent Curriculum Supplements Based on Local Wisdom for Elementary School Teachers in Malang City." This training was held in the context of continuous professional development for teachers in Malang City. The implementation method in this service activity is divided into 3 stages, namely the planning stage, the implementation stage, and the evaluation stage. As a result, through training on the development of independent curriculum supplements based on local wisdom, it is able to provide benefits for partners, namely increasing understanding in developing supplements that are given the freedom to utilize the theme of local wisdom. Abstrak: Kajian awal dilakukan terhadap salah satu mitra dari departemen PGSD Universitas Negeri Malang yaitu sekolah dasar negeri yang ada di Kota Malang. Studi awal telah dilakukan dalam skema Pelatihan Pengembangan Bahan Ajar, secara umum pada pengumpulan tugas modul ajar hanya diselesaikan oleh sekitar 60 persen partisipan. Pada saat dilakukan wawancara spontan pada kegiatan tersebut diperoleh data bahwa guru-guru merasa kesulitan dalam penerapan Kurikulum Merdeka. Berdasarkan kajian kebutuhan dan permasalahan mitra maka solusi untuk menyelesaikan kebutuhan tersebut yaitu dengan mengadakan sebuah pelatihan. Tim pengusul menggagas sebuah kegiatan yaitu “Pelatihan Pengembangan Suplemen Kurikulum Merdeka berbasis Kearifan Lokal untuk Guru-Guru SD di Kota Malang.” Pelatihan ini diadakan dalam rangka pengembangan keprofesionalan berkelanjutan bagi guru-guru di Kota Malang. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian ini dibagi menjadi 3 tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasilnya, melalui pelatihan pengembangan suplemen kurikulum merdeka berbasis kearifan lokal, mampu memberikan manfaat bagi mitra yakni peningkatan pemahaman dalam pengembangan suplemen yang diberi kebebasan memanfaatkan tema kearifan lokal.
Pengembangan Media Peta Digital Keberagaman Suku di Indonesia untuk Kelas IV Sekolah Dasar Muhammad Farkhan Sayoga; Puri Selfi Cholifah; Muhammad Farkhan Sayoga; Puri Selfi Cholifah; Khusnul Khotimah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 11 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i112023p1017-1030

Abstract

Abstract: Today's learning media offers flexibility for users. The development of digital media maps of ethnic diversity in Indonesia was carried out with the aim of producing learning media that received validation from media experts and material experts, media that was practical for teachers to use, and attractive to students in class IV elementary schools. The subjects of this research were fourth grade students at Banjarejo Donomulyo 1 State Elementary School, in January 2023. The ADDIE model was applied in this research in five stages, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The instruments used were observation, interviews and questionnaires. Expert validation on products that have been developed obtained a percentage of 94.44 percent from media experts, and 86.11 percent from material experts. Media products obtained a percentage of 95 percent from practicality trials. And through the results of the attractiveness test, an average percentage of 91.67 percent was obtained from the one-on-one test, 90.71 percent from the small group test, and 94.01 percent from the large group test. Based on these results, the digital media map of ethnic diversity in Indonesia for Class IV Elementary Schools is categorized as valid, practical and interesting. Abstrak: Media pembelajaran masa kini menawarkan fleksibilitas bagi pengguna. Pengembangan media peta digital keberagaman suku di Indonesia dilakukan dengan tujuan menghasilkan media pembelajaran yang mendapatkan validasi dari ahli media serta ahli materi, media yang praktis digunakan oleh guru, dan menarik bagi peserta didik di kelas IV Sekolah Dasar. Subjek dari penelitian ini yaitu peserta didik kelas empat di Sekolah Dasar Negeri 1 Banjarejo Donomulyo, pada Januari 2023. Model ADDIE diterapkan pada penelitian ini dalam lima tahapan yakni Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan angket. Validasi ahli pada produk yang telah dikembangkan memperoleh persentase 94,44 persen dari ahli media, dan 86,11 persen dari ahli materi. Produk media memperoleh persentase 95 persen dari uji coba kepraktisan. Serta melalui hasil uji coba kemenarikan diperoleh rerata perentase 91,67 persen dari uji satu lawan satu, 90,71 persen dari uji kelompok kecil, dan 94,01 persen dari uji kelompok besar. Berdasarkan perolehan tersebut media peta digital keberagaman suku di Indonesia untuk Kelas IV Sekolah Dasar termasuk kategori valid, praktis, dan menarik.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Achmad Ryan Fauzi Afifah, Rifdah Aflacha Aflacha Aflacha Amilatus Nurul Dzikria Amilatus Nurul Dzikria Annisa Mustaqimah Arda Purnama Putra Aurelia, Davina Azni Yati Binti Kamaruddin Azril Adam Farisi Azril Adam Farisi Bagus Cahyanto Christianto Saputro Davina Aurelia Delan Wardhana Fajar Delta Prima Putri Nastiti Delta Prima Putri Nastiti Dhera Andhini Rachmawati Dhera Andhini Rachmawati Dimyati Dimyati Dimyati Dina Nisatul Ilmi Dina Nisatul Ilmi Dwiki Mariyati Dwiki Mariyati Dyah Wahyuning Astrini Dyah Wahyuning Astrini Erif Ahdhianto, Erif Erika Dwi Yunita Erika Dwi Yunita Fajar, Delan Wardhana Herlina Mursyidah Herlina Mursyidah Hermiati, Fridyana Klise Huzaimah, Cempa Ike Yuli Kurniawati Imam Nawawi Indriyani Rachman Iva Sugiarti Kay Margetts Khofifah Nila Abibah Khofifah Nila Abibah khusnul khotimah Khusnul Khotimah Khusnul Khotimah M. Zainuddin Melinda Puspitasari Melinda Puspitasari Misye Agustin Tri Wahyuni Misye Agustin Tri Wahyuni Mohamad Fatih Mohamad Vijay Mohamad Vijay Mohammad Sofwan Raharjo Mohammad Sofwan Raharjo Muchtar Muchtar Muchtar Muchtar Muchtar Muchtar Muhammad Farkhan Sayoga Muhammad Farkhan Sayoga Muhammad Resnanda Anugerah Murae Fumitoshi Mustaqimah, Annisa Nafisah, Nada Ni Luh Sakinah Nuraini Ni Luh Sakinah Nuraini Ni Luh Sakinah Nurani Prakasa, Yanuar Galih Prayogo Wahyu Hidayat Prayogo Wahyu Hidayat Putri Mahanani, Putri Rahmah Dyah Pintasari Rahmah Dyah Pintasari Rifdah Afifah Rifdah Afifah Santy Dinar Permata Saputri, Anjani Dian Silva Nabila Silva Nabilla Silva Nabilla Siti Umayaroh Siti Umayaroh Sofirin, Ahmat Suhartono Suhartono SUKAMTI . Sumanto Sutansi, Sutansi Sutarno Sutarno Syaiful Imam Titis Angga Rini Tri Murti Tri Murti Ulil Maknunah Ulil Maknunah Wahyuni, Misye Agustin Tri Waridah, Ni’matu Wicaksana, M. Fandhika Tri Yesita Galatia Maysella Yesita Galatia Maysella Yohannes Kurniawan Barus Yulia Linguistika Yulia Linguistika Yunita Nur Shavirah Yunita Nur Shavirah