p-Index From 2021 - 2026
9.119
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Gizi Jurnal Pangan dan Gizi JURNAL GIZI INDONESIA NUTRIRE DIAITA Journal of Nutrition College Jurnal Ekologi Kesehatan Jurnal Riset Gizi Darussalam Nutrition Journal Jurnal Preventia GIZI INDONESIA Ilmu Gizi Indonesia Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) AcTion: Aceh Nutrition Journal Jurnal Gizi Klinik Indonesia Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman (JGPS) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan JUARA : Jurnal Olahraga Jurnal Kreativitas PKM JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM) Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Abdi Masyarakat (JAM) JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Dunia Gizi Jurnal Sains Kesehatan Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Health Publica : Jurnal Kesehatan Masyarakat Idea Pengabdian Masyarakat Jurnal Abmas Negeri (JAGRI) Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Nutrition Science Nutrisia Indonesian Journal of Public Health Nutrition (IJPHN) Indonesian Community Journal East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) Jurnal Gizi dan Kuliner Journal of Health and Nutrition Research ASMAT: Jurnal Pengabmas Asian Journal of Healthcare Analytics Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Riset Gizi Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Riset Gizi Jurnal Info Kesehatan MGMI
Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Aksi Bergizi Dapat Meningkatkan Pengetahuan Kader Remaja Dalam Upaya Pencegahan Anemia di Kota Tangerang Fitri, Yuni Pradilla; Gifari, Nazhif; Sa'pang, Mertien; Nuzrina, Rachmanida; Ronitawati, Putri; Tambunan, Maria; Rakhmawati, Yenny Dewi; Arofah, Sari Nur; Anggraeni, Dini
Jurnal Sains Kesehatan Vol 32, No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.32.2.278-284

Abstract

Anemia masih merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi sebesar 30,7% pada wanita usia 15–49 di tahun 2023. Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia. Upaya penanggulangan anemia pada remaja puteri saat ini dilakukan melalui Aksi Bergizi. Pelatihan Aksi Bergizi bagi kader remaja diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan mencegah anemia bagi dirinya dan teman sebayanya di sekolah, yang pada akhirnya dapat menurunkan angka anemia pada remaja putri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan Aksi Bergizi terhadap pengetahuan kader remaja dalam upaya pencegahan anemia di Kota Tangerang. Metode penelitian ini menggunakan desain pra eksperimen dengan rancangan one group pretest-postest. Peserta pelatihan berjumlah 40 orang yang dipilih secara purposive. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner. Perbedaan pengetahuan peserta sebelum dan setelah pelatihan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan persentase peserta yang memiliki pengetahuan dengan kategori baik serta terdapat perbedaan pengetahuan kader remaja sebelum dan setelah mendapatkan pelatihan Aksi Bergizi (p=0.000). Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan Aksi Bergizi dapat meningkatkan pengetahuan kader remaja dalam upaya pencegahan anemia di Kota Tangerang. Pelatihan Aksi Bergizi yang dilakukan secara luas serta monitoring dan evaluasi secara berkala diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja puteri di sekolah.Kata Kunci: aksi bergizi, anemia, kader remaja, pengetahuan, remaja putri
Development of Visual Portion Sizes to Increase Housewives' Knowledge of Food Portions in an Effort to Reduce Food Waste Swamilaksita, Prita Dhyani; Baliwati, Yayuk Farida; Sa’pang, Mertien; Harna, Harna; Laili, Nur Ahzaini; Putri, Rizkansa Insyira
East Asian Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/eajmr.v3i3.8653

Abstract

Food Waste (FW) is one of the most pressing social, economic, and environmental issues affecting environmental sustainability, by reducing FW, goal 12 of the SDGs, related to responsible food consumption and production can be achieved. The economic loss due to FW is equivalent to a loss of IDR 213-551 trillion per year. Based on wasted energy and protein, 61-125 million Indonesians could be fed if there was no food waste. Studies show that the amount of food wasted is equivalent to feeding 125 million people to alleviate poverty and address stunting in Indonesia. Most food waste is generated at the consumption stage. Eating food wisely and according to portions can help reduce food waste.  Through Visual Portion Sizes (VPS), it is hoped that housewives' knowledge about food portions can increase, so that food waste can be minimized or zero waste can be achieved. Respondents in this study amounted to 30 people who are food managers in households. The results stated that there was a significant difference between the knowledge of household food managers before and after education (p<0.05). Respondents already understood the principles of balanced nutrition, but VPS using hand portions was new for respondents to understand food portions according to needs.
Perbedaan Durasi Tidur, Asupan Energi dan Zat Gizi Makro pada Anak Obesitas dan Non Obesitas Harna, Harna; Irawan, Andi Muh Asrul; Swamilaksita, Prita Dhyani; Sa’pang, Mertien
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 1 (2021): JIK-April Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v5i1.351

Abstract

Masalah obesitas pada anak disebabkan beberapa faktor yaitu masalah asupan zat gizi, genetik, kurangya aktivitas fisik dan faktor lain. Prevalensi obesitas di Indonesia diperkirakan akan terus meningkat terutama di daerah perkotaan berkaitan dengan adanya perubahan pola hidup dan kebiasaan makan masyarakat Indonesia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis perbedaan durasi tidur, asupan energi dan zat gizi makro pada anak obesitas dan non obesitas. Metode Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang dilaksanakan pada bulan Januari hingga Februari 2020. Penelitian dilakukan di SD Islam Al Azhar 1 di Jakarta Selatan. Jumlah sampel dalam penelitian ini diperolah berdasarkan total sampling. Penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok obesitas dan non obesitas. Jumlah sampel pada kelompok obesitas yaitu 26 responden dan 22 responden pada kelompok non obesitas. Data dianalisis menggunakan SPSS 23, uji statsitik yang digunakan yaitu independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa tidak terdapat  perbedaan yang signifikan durasi tidur antara kelompok obesitas dan non obesitas (p>0.05). Terdapat perbedaan asupan energi dan karbohidrat antara kelompok obesitas dan non obesitas (p<0.05). Tidak terdapat perbedaan asupan lemak dan protein antara kelompok obesitas dan non obesitas (p>0.05). Kesimpulan penelitian ini yaitu asupan energi dan karbohidrat lebih tinggi secara signifikan pada kelompok obesitas dibandingkan kelompok non obesitas. Kata Kunci : obesitas, asupan energi, durasi tidur, karbohidrat, protein
An Explorative Study of Indonesian Traditional Cheese 'Dangke' as High Protein Food from Enrekang, South Sulawesi Sa'pang, Mertien; Salam, Abdul; Harna, Harna; Rahmayanti R, Andi; Seprianto, Seprianto; Nurmalasari, Mieke; Ruhmayanti, Nur Ayu; Swamilaksita, Prita Dhyani
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 17 No. 3 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v17i3.3345

Abstract

This study aimed to examine the historical and cultural values of dangke as a traditional food, its potential as a source of animal protein, and the methods of its preparation and presentation. This qualitative descriptive study used in-depth interviews with key informants, focus group discussions with primary and supporting informants, and observation to collect data. The findings of this study indicate that dangke, which was originally made from buffalo milk and enriched with enzymes from papaya sap, reflects the culinary heritage of the Massenrempulu tribe in Enrekang Regency, South Sulawesi. However, the limited supply of buffalo milk has led to the modification of dangke using cow's milk in some parts of Enrekang. Historically, dangke has been served with rice or "pulu mandoti" to guests since the colonial era. The origin of the term "dangke" itself has roots in the Dutch language, possibly from the expression "dank je wel" (thank you) used by Dutch soldiers after tasting this delicious dish. In addition, previous studies have shown that dangke has a high protein content, making it a valuable food source to support the diversification of animal protein sources. In conclusion, dangke has a high cultural value for the people of Enrekang and is a traditional food with high nutritional value, especially in terms of protein content.
CERMIN EDUKASI MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP HIGIENE PERSONAL PENJAMAH MAKANAN Ronitawati, Putri; Karima, Nadina; Melani, Vitria; Sa'pang, Mertien; Nuzrina, Rachmanida
JURNAL RISET GIZI Vol. 9 No. 1 (2021): Mei (2021)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v9i1.6443

Abstract

Background: Personal hygiene is the basic principle of foodservice. Poor personal hygiene practices can lead to increase risk of microbial contamination in food. The personal hygiene of Islamic boarding schools’ food handlers are still low related to lack of knowledge. It caused by various factors, such as knowledge, attitudes, education, length of work, and habits on processing foodObjective: To examine the effect of mirroring education on the personal hygiene’s knowledge and attitudes of Islamic boarding school food handlers’ in Jombang.Methods: A pre-experimental study with a pretest-posttest group design. Total sampling were 41 food handlers in Islamic boarding school in Jombang. Data were analyzed by Paired Sample T-test and Wilcoxon test.Results: The age distribution of the respondents were 2,4% as the oldest age (58 years old) and 7,3% as the youngest age (17 years old), 26 respondents (63,4%) had working period <4 years and 22 people (53,7%) with low education. Knowledge and attitude about personal hygiene before and after education were significantly different (p=0, 01), also There were differences in knowledge and attitude about personal hygiene before and one week after education (p=0,01).Conclusion: Mirroring education can improve personal hygiene’s knowledge and attitudes of food handlers.
CERMIN EDUKASI MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP HIGIENE PERSONAL PENJAMAH MAKANAN Ronitawati, Putri; Karima, Nadina; Melani, Vitria; Sa'pang, Mertien; Nuzrina, Rachmanida
JURNAL RISET GIZI Vol. 9 No. 1 (2021): Mei (2021)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v9i1.6443

Abstract

Background: Personal hygiene is the basic principle of foodservice. Poor personal hygiene practices can lead to increase risk of microbial contamination in food. The personal hygiene of Islamic boarding schools’ food handlers are still low related to lack of knowledge. It caused by various factors, such as knowledge, attitudes, education, length of work, and habits on processing foodObjective: To examine the effect of mirroring education on the personal hygiene’s knowledge and attitudes of Islamic boarding school food handlers’ in Jombang.Methods: A pre-experimental study with a pretest-posttest group design. Total sampling were 41 food handlers in Islamic boarding school in Jombang. Data were analyzed by Paired Sample T-test and Wilcoxon test.Results: The age distribution of the respondents were 2,4% as the oldest age (58 years old) and 7,3% as the youngest age (17 years old), 26 respondents (63,4%) had working period <4 years and 22 people (53,7%) with low education. Knowledge and attitude about personal hygiene before and after education were significantly different (p=0, 01), also There were differences in knowledge and attitude about personal hygiene before and one week after education (p=0,01).Conclusion: Mirroring education can improve personal hygiene’s knowledge and attitudes of food handlers.
CERMIN EDUKASI MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP HIGIENE PERSONAL PENJAMAH MAKANAN Ronitawati, Putri; Karima, Nadina; Melani, Vitria; Sa'pang, Mertien; Nuzrina, Rachmanida
JURNAL RISET GIZI Vol. 9 No. 1 (2021): Mei (2021)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v9i1.6443

Abstract

Background: Personal hygiene is the basic principle of foodservice. Poor personal hygiene practices can lead to increase risk of microbial contamination in food. The personal hygiene of Islamic boarding schools’ food handlers are still low related to lack of knowledge. It caused by various factors, such as knowledge, attitudes, education, length of work, and habits on processing foodObjective: To examine the effect of mirroring education on the personal hygiene’s knowledge and attitudes of Islamic boarding school food handlers’ in Jombang.Methods: A pre-experimental study with a pretest-posttest group design. Total sampling were 41 food handlers in Islamic boarding school in Jombang. Data were analyzed by Paired Sample T-test and Wilcoxon test.Results: The age distribution of the respondents were 2,4% as the oldest age (58 years old) and 7,3% as the youngest age (17 years old), 26 respondents (63,4%) had working period <4 years and 22 people (53,7%) with low education. Knowledge and attitude about personal hygiene before and after education were significantly different (p=0, 01), also There were differences in knowledge and attitude about personal hygiene before and one week after education (p=0,01).Conclusion: Mirroring education can improve personal hygiene’s knowledge and attitudes of food handlers.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA, AKTIVITAS FISIK, DAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DENGAN STATUS GIZI ANAK AUTIS DI SLB BELITUNG Rezki, Dara Puspita Ayu; Sapang, Mertien; Palupi, Khairizka Citra; Jus’at, Idrus; Swamilaksita, Prita Dhyani
Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Autisme merupakan spektrum penyakityang sering disebut ASD (Autism Spectrum Disorder) gangguan perkembangan yang mempengaruhi beberapa aspek bagaimana anak melihat dunia dan bagaimana belajar melalui pengalamannya. Anak-anak dengan gangguan autisme biasanya kurang dapat merasakan kontak sosial. Hasil Riskesdas 2018 mendapatkan 3,3% anak umur 5-17 tahun yang mengalami disabilitas Berdasarkan data kemenkes bahwa jumlah anak penyandang autis kurang lebih 112.000 anak dan jumlahnya akan terus meningkat setiap tahunnya Tujuan : Mengetahui hubungan pola asuh orang tua, aktivitas fisik, dan kecukupan zat gizi makro dengan status gizi anak autis di SLB Belitung. Metode : penelitian kuantitatif desain studi cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan sampling jenuh suatu tehnik semua anggota populasi digunakan sebagai sampel seluruh anak autis berusia 6-17 tahun di SLB Belitung sebanyak 33 anak. Pengumpulan data dilakukan secara bertahap, dengan wawancara dalam pengisian kuesioner dan formulir food recall. Hasil : Tidak ada hubungan antara pola asuh orang tua, terhadap status gizi (p=0,740 r=0,060) dengan kekuatan korelasi sangat lemah kearah positif. Ada hubungan antara aktivitas fisik terhadap indeks massa tubuh (p= 0,000, r=-0,605) dengan kekuatan korelasi sangat lemah ke arah negatif. Tidak ada hubungan antara karbohidrat terhadap status gizi (p=0,191 r=0,233) dengan kekuatan korelasi lemah ke arah positif. Ada hubungan antara prorein terhadap status gizi (p=0,002 r=0,523) dengan kekuatan korelasi kuat kearah positif. Ada hubungan antara prorein terhadap status gizi (p=0,014 r= 0,425) dengan kekuatan korelasi kuat ke arah positif. Kesimpulan : Tidak ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan status gizi anak autis di SLB Belitung. Terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan status gizi anak autis di SLB Belitung. Tidak ada hubungan antara karbohidrat dengan status gizi anak autis di SLB Belitung.Terdapat hubungan antara protei danlemak dengan status gizi anak autis di SLB Belitung.
Hubungan Intensitas Konsumsi Kopi, Perilaku Mindful Eating, dan Tingkat Stres Akademik dengan Gejala Dispepsia Fungsinal pada Mahasiswa Tingkat Akhir Maharani, Ceptia; Sa'pang, Mertien; Palupi, Khairizka Citra; Ronitawati, Putri; Juliani, Kurnia Dwi
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 17, No 02 (2025): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v17i02.9883

Abstract

Dispepsia fungsional merupakan gangguan pencernaan yang umum terjadi, terutama pada mahasiswa tingkat akhir yang rentan mengalami stres akademik dan memiliki kebiasaan konsumsi makanan atau minuman yang dapat mengiritasi saluran pencernaan. Studi pendahuluan menunjukkan prevalensi dispepsia sebesar 68% pada mahasiswa tingkat akhir di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul, Jakarta Barat. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara intensitas konsumsi kopi, perilaku mindful eating, dan tingkat stres akademik dengan gejala dispepsia fungsional pada mahasiswa tingkat akhir. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 105 mahasiswa tingkat akhir Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Data gejala dispepsia fungsional, perilaku mindful eating, dan tingkat stres akademik diperoleh melalui kuesioner, sedangkan data intensitas konsumsi kopi diperoleh melalui wawancara menggunakan formulir SQ-FFQ. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara intensitas konsumsi kopi (p = 0,000) dan tingkat stres akademik (p = 0,002) dengan gejala dispepsia fungsional, namun tidak terdapat hubungan antara perilaku mindful eating dengan gejala dispepsia fungsional (p = 0,095). Mayoritas responden berusia 22 tahun, berjenis kelamin perempuan, mengalami gejala dispepsia fungsional (70,5%), memiliki intensitas konsumsi kopi tinggi (52,4%), perilaku mindful eating kategori mindful (55,2%), dan tingkat stres akademik sedang (50,5%). Kata Kunci: Dispepsia; Konsumsi Kopi; Mindful Eating; Stres Akademik.
Pengembangan “CREATININ” Website Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Pada Pasien CAPD (Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis) Salsabila, Lutfia; Swamilaksita, Prita Dhyani; Sa'pang, Mertien; Tambunan, Maria; Sitoayu, Laras; Adrianto, Yudhi; Wahyuni, Yulia; Harna, Harna
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 17, No 01 (2025): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v17i01.7500

Abstract

Latar belakang: Terapi pengganti ginjal dengan CAPD cenderung mengalami Protein Energy Wasting (PEW). Namun dilain sisi, pasien CAPD cenderung mengalami kelebihan absorsi dekstros yang terdapat pada cairan dialisat. Terapi CAPD dapat dilakukan secara mandiri sehingga tidak memerlukan kunjungan rumah sakit setiap saat. Oleh karena itu media website dapat digunakan sebagai alternatif untuk pasien CAPD. Edukasi gizi melalui “CREATININ” website akan memberikan informasi untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan yang memicu sikap patuh terhadap diet ginjal.  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media dan menganalisis pengaruh “CREATININ” website terhadap pengetahuan dan sikap. Metode: Desain penelitian quasi-experimental dengan one group pre post test. Pemilihan responden menggunakan purposive sampling. Subjek terdiri dari 13 pasien CAPD. Edukasi diet ginjal dengan media “CREATININ” website dilakukan secara daring melalui video cofference (zoom meeting), dan diberikan edukasi selama 14 hari. Instrumen yang digunakan merupakan kuesioner yang sebelumnya sudah divalidasi. Analisis bivariat menggunakan uji t-test dependen dan uji wilcoxon. Hasil: Studi ini menunjukkan peningkatan pengetahuan pada saat post test 1 (p = 0.012) dan post test 2 (p = 0.043) serta terdapat perbedaan sikap saat post test 1 (0,000) dan post test 2 (0.0003). Simpulan:  Edukasi gizi menggunakan “CREATININ” website dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap terkait diet ginjal pada pasien CAPD.
Co-Authors Adhella Komala Dewi Adi Kurniawan Adinda Dian Permata Dewi Adrianto, Yudhi Agnes Meila Candrasari Ainun Nurhaliza Alfy Daniyati Rohmah Alifah Syibilla Kesiha Angeliana K., Devi Anggraeni, Dini Anggraini, Anggita Annisa Millenda Sari Arofah, Sari Nur Ashari, Chica Riska Ashifa Meyta Kristya Aspiyani Aspiyani Asri Nur Latifah Audrey Natashia Bunga F Ayupradinda Chairunissa Aulia Zikrika Chica Riska Ashari Clara Meliyanti Kusharto Daniel Hartanto Daniel Hartanto Davina Affah Zahra Devi Angeliana Kusumaningtiar Devi Angelina Kusumaningtiar Dewanti, Lintang Purwara Dewi Septi Medinawati Dian Puspita Sari Diva Cynthia Putri Dudung Angkasa Dwi Juliani, Kurnia Dyvia Agustina Sidup Elisabeth Lasmaida Pakpahan Elisabeth Lasmaida Pakpahan Ellawati, Evita Ella Erlita Cahaya Rizkiah Erry Yudhya Muliani Erry Yudhya Mulyani Farhana Farhana Fariz Satya Hadi Febriyani Febriyani Gifari, Nazhif H, Harna Harna Harna Harna, Harna Harnum, Sofia Herawati, Nida Idrus Jus’at Ima Yudiyanti Imaviana Cahyani Irtya Qiyamulail Jihan Salsabila Putri Azazi JUS’AT, IDRUS Karima, Nadina Katrin Roosita Kristina Rosalia Pakpahan Kurniawati, Anastasia Cyntia Dewi Kusumaningtiar, Devi Angelina Laili, Aditya Fatkhi Laili, Nur Ahzaini Laras Sitoayu Laras Sitoayu Leffiyanti Handi Lestari, Khezia Nina Lia Efriyanurika Lubis, Stefany Maharani, Ceptia Mandar, Nurulhasna S Maria Tambunan Michael Fujima Miftahull Hassana Milka Alana Sabu Monalisa, Suci Retno Muh Asrul Irawan, Andi Mury Kuswari Nadhifa Ramadhani Nadina Karima Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nadiyah Novianti, Anugerah Novianti, Anugerah Novianti, Anugrah Novianty, Anugrah Noviati, Anugrah Nurbaiti, Syifa Nurhayati, Arin Fransisca Nurmalasari, Mieke Nurrul Karimah Okta Diana Pramono Palupi, Khairizka Citra Pradilla, Yuni Prata Sena, Nimas Agustine Prita Dhyani Swamilaksita Puili, Darwati Putri Ayu Anjani Putri Nurhasanah Yahya Putri Ronitatiwa Putri Ronitawati Putri Ronitawati Putri, Kirana Dwi Kusuma Putri, Rizkansa Insyira Rachmanida Nuzrina Rahmauldianti Safitri Rahmawati Rahmawati Rahmayanti R, Andi Rakhmawati, Yenny Dewi Rathi Paramastri Reza Fadhilla Rezki, Dara Puspita Ayu Rianti Sri Widayati Rizal, Mochammad Ruhmayanti, Nur Ayu Sagala, Relina Salim Nurjadin Salsabila, Lutfia Sawitri, Titis Retno Selly Apliyanti Wulandari Seprianto Shahdila, Jani Shidiqah, Raysah Sadiyah Sifa Salsabila Siti Hadianti Siti Hadianti Situmorang, Elsa Maulina Br Suryani, Fitra Swamilaksita, Prita Dyani Syukriah Usman Syukriah Usman Taufik Rendi Anggara Titis Retno Sawitri Tommy Gantohe Tria Saras Pertiwi Ulfah Sulistiowati Sudarto Ummanah Ummanah, Ummanah Vionalita, Gisely Vira Cindyana Vitria Melani, Vitria Wahyuni, Yulia Yayuk Farida Baliwati Yuni Pradilla Fitri Zulidar, Nur Afni