p-Index From 2021 - 2026
7.715
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN WORKSHEET GEOGEBRA DAN LKPD DENGAN PENDEKATAN PBL PADA MATERI MATRIKS Adesia Pradiarti, Refni; Hidayanto, Erry
Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Vol. 4 No. 11 (2024): Nopember
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this article describes the results of implementing mathematics learning practices on matrix material using discussion and question and answer learning methods through a scientific approach assisted by GeoGebra worksheet learning media and problem-based LKPD, namely the PBL approach. The model used in practice contains the competencies that students need to have in the 21st century, namely 4C (Creativity, Critical Thinking, Collaboration, and Communication). Based on the results of learning practices related to the Introduction, Core and Closing activities that have been implemented, the use of a scientific approach in learning mathematics on matrix material can provide opportunities for students to widely explore and elaborate on the material studied through the stages of observing, asking questions, gathering information, processing information, and communicating. In addition, using GeoGebra worksheets and LKPD designed using a PBL approach can help students improve their problem-solving skills significantly because students can learn how to identify problems, gather information, and find the right solution to the problems presented.
DESKRIPSI BERPIKIR MATEMATIS SISWA PADA PENYELESAIAN MASALAH AKM NUMERASI DITINJAU BERDASARKAN LEVEL KECERDASAN EMOSIONAL [DESCRIPTION OF STUDENTS' MATHEMATICAL THINKING IN SOLVING AKM NUMERACY PROBLEMS BASED ON EMOTIONAL INTELLIGENCE LEVELS] Nuratiqoh, Nuratiqoh; Hidayanto, Erry; Chandra, Tjang Daniel
JOHME: Journal of Holistic Mathematics Education Vol. 8 No. 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/johme.v8i1.8002

Abstract

The purpose of this study is to describe how students' mathematical thinking processes unfold when addressing AKM Numeracy problems based on Mason's theory, taking into account emotional intelligence. This research is descriptive in nature with a qualitative approach. The research subjects consist of students categorized into high, moderate, and low levels of emotional intelligence. Research instruments include emotional intelligence questionnaires, AKM numeracy problem sheets, and interview guides. The research findings indicate that students with high levels of emotional intelligence are capable of fulfilling the three stages of mathematical thinking processes in problem-solving, namely entry, attack, and review. However, they have not fully met the extend aspect in the review stage. Students with moderate emotional intelligence can fulfill all aspects in the entry and attack stages but have not met the check and extend aspects in the review stage. Meanwhile, students with low emotional intelligence can only fulfill the know aspect in the entry stage, the try aspect in the attack stage, and the reflect aspect in the review stage.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Penelitian ini mempunyai tujuan untuk menggambarkan bagaimana proses berpikir matematis siswa ketika mengatasi masalah AKM Numerasi berdasarkan teori Mason ditinjau dari kecerdasan emosional. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian yang dipilih yaitu siswa yang memiliki level kecerdasan emosional tinggi, sedang, dan rendah. Instrumen penelitian mencakup lembar angket kecerdasan emosional, lembar soal AKM numerasi, dan panduan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa siswa dengan tingkat kecerdasan emosional tinggi mampu memenuhi tiga tahap proses berpikir matematis dalam memecahkan masalah, yaitu tahap entry, attack, dan review. Meskipun demikian, siswa dengan kecerdasan emosional tinggi belum sepenuhnya memenuhi aspek extend pada tahap review. Siswa dengan kecerdasan emosional sedang dapat memenuhi semua aspek pada tahap entry dan attack tetapi tidak dapat memenuhi aspek check dan extend pada tahap review. Siswa dengan kecerdasan emosional rendah hanya dapat memenuhi aspek know pada tahap entry, aspek try pada tahap attack, dan aspek reflect pada tahap review.
ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS X SMA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HOTS PERSAMAAN EKSPONEN DAN SCAFFOLDING-NYA [ERROR ANALYSIS OF GRADE 10 STUDENTS IN SOLVING HOTS QUESTIONS ON EXPONENTIAL EQUATIONS AND THEIR SCAFFOLDING] Indayani, Nunik; Hidayanto, Erry; Sisworo, Sisworo
JOHME: Journal of Holistic Mathematics Education Vol. 8 No. 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/johme.v8i1.8059

Abstract

The aim of this research is to describe the mistakes made by grade 10 students at SMA Hati Bilingual Boarding School Probolinggo in solving HOTS questions on exponential equations and their scaffolding. This study used qualitative research methods. The subjects of this research were four students with different types of errors. The results of the research show that the basic error type is mostly made because students do not understand the meaning and concept of solving problems. Apart from that, students also make other types of errors, namely the appropriate error type because students cannot solve the exponential form of the equation, the missing information type because students cannot continue the solving process, and the partial insight type because students make mistakes in calculations. The research results also show that the scaffolding process for students with basic error types takes longer than for students with other types of errors. It is hoped that future research will be able to analyze student errors on HOTS questions using other theories or procedures in order to help students overcome their mistakes and minimize errors when solving HOTS questions.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan kesalahan siswa kelas X di SMA Hati Bilingual Boarding School Probolinggo dalam menyelesaikan soal HOTS persamaan eksponen serta scaffoldingnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah empat siswa dengan tipe kesalahan berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan tipe basic error paling banyak dilakukan karena siswa tidak memahami maksud dan konsep untuk menyelesaikan soal. Selain itu, siswa juga melakukan tipe kesalahan lain yaitu tipe appropriate error karena siswa tidak dapat menyelesaikan bentuk persamaan eksponen, tipe missing information karena siswa tidak dapat melanjutkan proses penyelesaian, serta tipe partial insight karena siswa salah dalam perhitungan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa proses scaffolding untuk siswa dengan tipe kesalahan basic error berlangsung lebih lama dibandingkan siswa dengan tipe kesalahan lain. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat melakukan analisis kesalahan siswa pada soal HOTS dengan teori atau prosedur lain, sehingga dapat membantu siswa mengatasi kesalahannya dan meminimalisir kesalahan ketika memecahkan soal HOTS.
Peningkatan Keaktifan Belajar Peserta Didik Menggunakan Aplikasi Quizizz Metode Kolaborasi dalam Pembelajaran Matematika Arini, Kartika Ayu Dwi; Hidayanto, Erry
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i22025p403-410

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar dan pemahaman materi pada pembelajaran Matematika peserta didik kelas VIII F SMPN 18 Malang menggunakan metode kolaborasi dengan aplikasi Quizizz. Pendekatan ini melibatkan kerja sama dalam kelompok kecil untuk menyelesaikan kuis dan tugas Matematika. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklusnya mencakup perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan tes. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, pedoman wawancara, dan soal tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif untuk melihat peningkatan keaktifan belajar peserta didik. Hasil penelitian pra-siklus menunjukkan rata-rata keaktifan peserta didik sebesar 41,54 persen, sementara pada siklus I meningkat menjadi 61,92 persen dan mencapai 83,87 persen pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam keaktifan belajar pada pembelajaran Matematika dengan menggunakan pendekatan kolaborasi dan aplikasi Quizizz. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar peserta didik.
Diagnosis Kesulitan Penalaran Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Pola Bilangan dan Pemberian Scaffolding Sari, Nur Indha Permata; Subanji, S; Hidayanto, Erry
Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya 2016: Prosiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk kesulitan penalaran matematis siswa dalam menyelesaikan masalah pola bilangan, serta bentuk scaffolding untuk mengatasi kesulitan penalaran tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskripstif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pogalan Trenggalek yang dipilih berdasarkan kesalahan dalam tes diagnostik dan kemampuan komunikasi.Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu tahap studi pendahuluan, tahap perencanaan, dan tahap pelaksanaan tindakan (scaffolding).Data penelitian dikumpulkan melalui tes dan wawancara. Data penelitian ini adalah lembar hasil jawaban siswa, rekaman selama tes dan proses scaffolding, dan lembaran scaffolding. Aktivitas analisis data adalah (1) mengolah dan mempersiapkan data untuk dianalisis, (2) membaca keseluruhan data, (3) menganalisis lebih detail dengan meng – coding data, (4) menerapkan proses coding, (5) menunjukkan bagaimana deskripsi dan tema-tema ini akan disajikan kembali dalamlaporan kualitatif serta (6) memaknai data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan masalah pola bilangan yaitu (1)menentukan pola dan struktur untuk mendeteksi keteraturan, (2) merumuskan generalisasi dari dugaan tentang keteraturan yang diobservasi, (3) mengevaluasi dugaan, dan (4) membangun dan mengevaluasi argumen matematika. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa pemberian scaffolding dapat mengatasi kesulitan penalaran matematis siswa.
Pengembangan Pembelajaran Inkuiri untuk Menumbuhkan Berpikir Kreatif Matematis Hidayanto, Erry; Darmawan, Puguh; Sulistyorini, Dwi; Arini, Kartika Ayu Dwi; Rohmah, Riska Nur; Assegaff, Muhamad Farid; Munika, Risa Dewi
Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika Vol 8, No 2 (2024): JURNAL KAJIAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um076v8i22024p116-122

Abstract

Pembelajaran inkuiri penting pada pelajaran matematika, terutama untuk membentuk dan memperkuat konsep matematika serta prosedur pemecahan masalah. Peserta didik perlu didorong untuk menemukan sendiri konsep, pola, dan prosedur dasar dalam konsep matematika. Penelitian ini bertujuan mengembangkan pembelajaran inkuiri untuk menumbuhkan berpikir kreatif matematis siswa. Penelitian ini dirancang menggunakan model pengembangan Plomp yang terdiri dari 5 fase yaitu: investigasi awal (prelimenary investigation), fase desain (design), fase realisasi/konstruksi (realization/construction), dan fase tes, evaluasi dan revisi (test, evaluation and revision), dan implementasi (implementation). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini: modul ajar, lembar observasi, lembar kerja peserta didik (LKPD), lembar tes, lembar angket, dan lembar validasi. Subjek uji coba pelaksanaan model pembelajaran inkuiri ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Gandusari Blitar Jawa Timur. Pengambilan data dilakukan pada semester gasal tahun ajaran 2024/2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri berbasis penalaran dasar untuk menumbuhkembangkan berpikir kreatif matematis siswa ini valid, praktis, dan efektif. Dengan hasil tersebut model inkuiri direkomendasikan sebagai salah satu strategi pembelajaran yang efektif untuk menumbuhkembangkan berpikir kreatif matematis.
Penerapan Model Sole Berbantuan M-Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Materi Trigonometri Mariana, Erna; Sisworo; Hidayanto, Erry
JMPM: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7 No 1 (2022): March - August 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/jmpm.v7i1.2594

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses pembelajaran SOLE berbantuan Mobile learning yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa materi perbandingan Trigonometri. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas X APHP SMK Negeri Bandar Pacitan.  Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas melalui empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. PTK ini dilaksanakan dalam dua siklus, pada setiap siklusnya dilakukan 2 kali pertemuan secara daring. Pembelajaran SOLE berbantuan aplikasi Mobile learning dilakukan dengan Langkah-langkah: (1) questions, (2) mengorganisasikan siswa, (3) eksplorasi dan investigasi, (4) monitoring, (5) presentasi hasil diskusi, (6) evaluasi, telah terbukti dapat peningkatan hasil belajar siswa pada materi perbandingan trigonometri. Hasil belajar siswa pada materi perbandingan trigonometri pada tahap pra-siklus mencapai ketuntasan sebesar 10%, hasil belajar siswa pada pembelajaran siklus 1 terjadi peningkatan sebesar 45% dan siklus 2 sebesar 90%. Upaya peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran secara daring menggunakan model SOLE berbantuan mobile learning pada materi perbandingan Trigonometri dapat berjalan dengan baik. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan hasil belajar siswa yang terjadi pada siklus 1 ke siklus 2 yaitu sebesar 18.90 %.
Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbantuan Aplikasi Quizizz untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Faradina, Erta; Sisworo; Hidayanto, Erry
JMPM: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 7 No 1 (2022): March - August 2022
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/jmpm.v7i1.2601

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan aplikasi quizizz yang bisa meningkatkan hasil belajar siswa. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan dua siklus. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X MM 2 dengan jumlah 36 siswa. Langkah-langkah pembelajaran kooperatif STAD  berbantuan quizizz yaitu: (1) penyajian kelas, (2) diskusi kelompok, (3) tes (kuis), (4) poin perkembangan individu dan kelompok, dan (5) pemberian penghargaan. Hasil penelitian ini yaitu pembelajaran kooperatif tipe STAD  berbantuan quizizz bisa meningkatkan hasil belajar siswa yang ditunjukkan denganpeningkatan hasil belajar dari 61,11 pada siklus I menjadi 69,72 pada siklus II. Serta peningkatan ketuntasan belajar dari 30% pada siklus I menjadi 66% pada siklus II.
Pemanfaatan Nearpod sebagai Media Pembelajaran Matematika Berbasis Gamifikasi pada Materi Segitiga dan Segi Empat Kelas VIII SMP Putri, Intan Faraminda; Hidayanto, Erry
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i32025p511-518

Abstract

Kurangnya motivasi belajar peserta didik menjadi tantangan utama dalam dunia pendidikan saat ini, terutama pada mata pelajaran matematika. Salah satu solusi untuk meningkatkan motivasi adalah dengan memanfaatkan media pembelajaran berbasis gamifikasi, seperti Nearpod. Aplikasi ini menawarkan berbagai fitur interaktif, seperti kuis, polling, simulasi, dan presentasi dinamis, yang dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan menarik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengungkap manfaat penggunaan Nearpod dalam pembelajaran matematika. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas VIII H SMPN 18 Malang. Data dikumpulkan melalui survei terbuka dan observasi terhadap aktivitas siswa selama pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nearpod mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi segitiga dan segi empat, menciptakan suasana belajar yang tidak membosankan, serta mendorong siswa lebih fokus, aktif, dan termotivasi. Nearpod juga memfasilitasi pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif, sekaligus meningkatkan daya saing dan wawasan siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Nearpod efektif digunakan sebagai media pembelajaran berbasis gamifikasi yang dapat meningkatkan kualitas dan motivasi belajar siswa, serta memberikan rekomendasi penerapannya dalam proses pembelajaran modern.
Examining the pedagogical content knowledge of in-service mathematics teachers on the permutations and combinations in the context of student mistakes Matitaputty, Christi; Nusantara, Toto; Hidayanto, Erry; Sukoriyanto
Journal on Mathematics Education Vol. 13 No. 3 (2022): Journal on Mathematics Education
Publisher : Universitas Sriwijaya in collaboration with Indonesian Mathematical Society (IndoMS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22342/jme.v13i3.pp393-414

Abstract

Permutations and combinations are generally taught by requiring students to memorize formulas and solve problems using the appropriate formula. Students who learn these topics may succeed in gaining high scores on end-of-chapter exams in textbooks, while lacking the conceptual understanding required to deal with problems in the real world. Therefore, this study aimed to examine in-service mathematics teachers' pedagogical content knowledge (PCK) to determine students’ mistakes in solving permutations and combinations problem and their teaching strategies to eliminate these errors. Data were collected by distributing vignettes, CoRe, and PaP-eRs to thirteen mathematics teachers from ten provinces in Indonesia after they finished an online professional teacher education program to determine their PCK in teaching permutations and combinations. The data collected were analyzed qualitatively using a content analysis approach to obtain categories inductively. The result showed that PCK of in-service mathematics in teaching permutations and combinations was observed by identifying student mistakes conceptually and procedurally, even though some could not determine their mistakes in permutations. On the other hand, the knowledge of instructional strategies can engage all students in active learning, but most of them only give general answers. Furthermore, an in-depth understanding of permutations and combinations topic is needed to support the development of teachers’ pedagogic competencies sustainably. The contribution of this research will be of interest to curriculum development and mathematics educators.
Co-Authors 'Azizah, Dewi Nur Abdur Rahman As’ari Afin Nur Latifa Agus Alamsyah Agus Yulianto Agus Yulianto Agustin, Nana Maulidah Aldino, Fals Ana Cholila Anggraini Eka Pramestasari Annesa Eka Norman Anton Budi Jatmiko Arini, Kartika Ayu Dwi Ariza Husniyatul Ummah Arwan Mhd. Said Assegaff, Muhamad Farid Asyika, Samsul Irpan Aynin Mashfufah Aziz Rizky Muhdiyanto Budiarto, Darum Cholis Sa’dijah Christi Matitaputty Darum Budiarto Dian Ratna Sari Dwi Aldi Hidayatulloh Dwi Cahyowati, Ety Tedjo Dwi Listyorini Dwi Susanti Dwiyana Dwiyana Edy Bambang Irawan Eko Prasetyo Elis Dwi Wulandari Ety Tedjo Dwi Cahyowati Ewan Gunawan Fadhil Zil Ikram Faiqatul ‘Athiyah Fals Aldino Faradina, Erta Fatmianeri, Yulia Fauzan, Hakmi Rais Gestiani, Anggun Handayaningsih, Rohyatun Henny Rismawatie Yusmarina Heri Prianto Hery Susanto Hery Susanto Hidayanto, Sisworo I Ketut Suada I Made Sulandra I Nengah Parta Ikhtiar, Muhammad Awwalul Indayani, Nunik Intan Mahyastuti Khoerul Umam Khomsatun Ni'mah Laili Nurul Azizah Laily Wijayanti Utami Lalu Indar Anggara Putra Lely Purnawati Lisrahmat, Mimin Nazura Makbul Muksar Mariana, Erna Maskanur Rezky Mirza Amelia Oktaviani Mohammad Archi Maulyda Mohammad Dadan Sundawan Muhammad Noor Kholid Muhammad Rizaldi Munika, Risa Dewi Nana Maulidah Agustin Nunik Indayani Nur Indah Permata Sari Nuratiqoh, Nuratiqoh Permadi, Hendro Puguh Darmawan Puji Astuti Punaji Setyosari Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwosetiyono, Fransiskus Xaverius Didik Putri Raznia Safira Putri, Intan Faraminda Qohar, Abd. Rachmalia Vinda Kusuma Refni Adesia Pradiarti Risna Zulfa Musriroh Rohmah, Riska Nur Rosimanidar Rosimanidar Rosimanidar Rosyidah, Ana Siti Rustanto Rahardi Saleh, Sitti Fithriani Sandie Sari, Nur Indha Permata SATRIYAS ILYAS Sisworo Siti Nurjanah Sitti Fithriani Saleh Subanji Subanji Subanji, S Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sukoriyanto Susiswo Swasono Rahardjo Tasni, Nurfaida Taufiq Hidayanto Tjang Daniel Chandra Toto Nusantara Umi Fitria Ayu Ummah, Ariza Husniyatul Utami, Laily Wijayanti Uun Hariyanti Vita Kusumasari Wildan Hakim Wulandari, Monika Retno Yayon Adi Galung Sastria Yulianto, Sisworo Yundari, Yundari