Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Metode STEAM dalam Mengembangkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini Melalui Media Loose Parts Maulina, Iin; Aulia, Hilyatul; Annisa, Syabila; Novia, Musrimah; Fatmarini, Fatmarini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 11 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i11.2020

Abstract

Pendidikan  anak usia dini merupakan salah satu cara orang dewasa untuk menstimulasi anak. Dalam konteks pengembangan bahasa, media ini sangat mendukung anak untuk menggunakan kosakata baru dan mengembangkan kemampuan berbicara dalam situasi yang alami dan kontekstual. Media loose parts juga telah terbukti efektif dalam meningkatkan kreativitas dan kemampuan berkomunikasi anak. Loose parts memancing anak untuk lebih banyak bertanya dan memiliki rasa ingin tahu yang lebih serta ketertarikan yang alamiah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan bahasa anak usia dini sebelum diterapkan metode STEAM melalui loose parts dan efektivitas kemampuan bahasa anak usia dini setelah diterapkan metode STEAM melalui loose parts. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan studi literatur. Proses analisis data ini melibatkan empat tahap, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan akhirnya penarikan kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode STEAM melalui media loose parts efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini dan merekomendasikan penerapannya dalam kurikulum pendidikan anak usia dini untuk mendukung perkembangan holistik anak.
Penerapan Permainan Engklek dalam Menstimulasi Kemampuan Motorik Kasar Anak Kelas B TK Mekar Mentari Gemilang Umi Salsabela; Yuniarti Yuniarti; Iin Maulina
Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/tarim.v6i1.2136

Abstract

The importance of traditional games in providing character education and positive moral values for children's growth, especially in developing gross motor skills. Initial observations showed that children's gross motor skills were still low due to a lack of interest in traditional games and teachers had not found the right method. This study aims to describe the description of children's gross motor skills before and after being given the game engklek. Using a quantitative approach with a pre-experimental method and pretest-posttest design, the research was conducted on 9 children aged 5-6 years at Mekar Mentari Gemilang Kindergarten. Data was collected through observation, interviews, and checklists. The results showed a significant increase in children's gross motor skills after being given the cranklek game Treatment, with an average pre-test score of 4.33 increasing to 8.00 in the post-test. The findings imply that traditional cricket games are effective in stimulating children's gross motor development.
Efektivitas Digital Story Telling Melalui Video Animasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Marsiana; Iin Maulina; Yuniarti
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 5 No 5 (2025): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v5i5.3811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bicara anak TK B usia 5-6 tahun melalui digital storytelling. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Kuantitatif yang dilaksanakan dalam empat kali pertemuan. Subyek penelitian ini adalah 40 anak di kelompok TK B Amkur Bengkayang. Objek penelitian adalah kemampuan berbicara melalui digital storytelling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah bila rata-rata kemampuan berbicara anak melalui digital storytelling telah mencapai kriteria berkembang sangat baik (BSB) yaitu 80%. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berbicara anak melalui digital story telling di TK B Amkur Bengkayang. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan rata-rata kemampuan berbicara anak pada pratindakan sebesar 40%, meningkat menjadi 56,33%. Jadi dapat simpulkan bahwa digital story telling meningkatkan kemampuan bicara anak TK B usia 5-6 tahun di TK Amkur Bengkayang.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERCERITA MELALUI MEDIA LOOSE PARTS PADA ANAK USIA DINI : IMPROVING STORYTELLING SKILLS THROUGH LOOSE PARTS MEDIA IN EARLY CHILDHOOD Wirda Septiani; Yuniarti; Iin Maulina
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol. 8 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang pengamatan di PAUD (Kb & Tk) Lab Model Universitas Muhammadiyah Pontianak menunjukkan bahwa keterampilan bercerita anak belum berkembang dengan optimal, sehingga keterampilan bercerita anak masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan peningkatan kemampuan bercerita anak melalui media loose parts pada anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, dan setiap siklus terdapat tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa: Anak percaya diri saat bercerita dari 83,3% menjadi 88,89%, anak dapat berbicara dengan lancar dari 33,3% menjadi 72,2%, anak dapat menyusun kalimat sederhana saat bercerita dari 27,78% menjadi 61,1%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan bercerita dapat ditingkatkan melalui media loose parts pada anak.
LEARNING ANALYSIS THROUGH TEACHER LEADERSHIP Tania Nur Hidayah; Yuniarti; Iin Maulina
Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2025): Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Darunnajah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61159/awladuna.v3i1.306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pembelajaran melalui kepemimpinan guru di TK Aisyiyah Atfal 3 Kota Sintang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan bentuk penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi guru di TK Aisyiyah Bustanul Atfhal 3 Kota Sintang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran di kelas melibatkan berbagai aspek seperti pemilihan materi, metode, alat, dan pendekatan yang sesuai dengan kurikulum dan kebutuhan anak-anak. Guru menyiapkan materi kegiatan, termasuk materi inti dan materi pembiasaan, serta menggunakan bahan ajar yang fleksibel dan mendukung pembelajaran. Guru menerapkan pendekatan terpimpin, model pembelajaran individu, dan metode aktif serta kolaboratif. Penilaian pembelajaran dilakukan dengan pemantauan perkembangan anak melalui berbagai aktivitas interaktif dan apresiasi simbolik seperti bintang atau catatan motivasi, sehingga secara keseluruhan pembelajaran melalui kepemimpinan guru dinyatakan ”cukup baik”.
Development of Video Media Based on Local Wisdom in Introducing Cultural Literacy to Early Childhood at Idhata Pontianak Kindergarten Laura; Diana; Maulina, Iin
Tunas Siliwangi Vol 10 No 1 (2024): VOL 10 N0 1, APRIL 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ts.v10i1.4321

Abstract

The research aims to develop video media based on local wisdom to introduce cultural literacy to early childhood at Idhata Kindergarten. The problem encountered is that educators only use image media during learning activities. The method used is research and development (R&D) ADDIE model consisting of five stages, namely analysis, design, development, implementation and evaluation. Data collection includes questionnaires, interviews and documentation. The analysis technique uses quantitative data analysis and qualitative data. The results obtained in this study show the average value in conducting the trial, namely that the small group obtained a score of 3.48 and the large group obtained a score of 3.68 with good criteria. Based on the explanation, it can be concluded that the development of video media based on local wisdom can be used to introduce cultural literacy to early childhood children aged 5-6 years.
Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Melalui Media Pembelajaran Kotak Pintar Putri, Rania; Sudarti, Sudarti; Iin Maulina
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 2 (2025): May-Agustus 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i2.825

Abstract

Kotak pintar memuat aspek kognitif yang dapat mengembangkan kemampuan matematika dan sains. Yang melatar belakangi penelitian ini adalah kurangnya ketersediaan media pembelajaran matematika dan sains di PAUD Bina Anak Sholih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media kotak pintar terhadap kemampuan matematika dan sains anak usia dini. Metode penelitian ini menggunakan eksperimen pendekatan kuantitatif dengan perhitungan Uji Wilcoson Matched Paired Test yang menghitung dua data yaitu data pre-test dan post-test. Jumlah populasi dalam penelitian ini 15 anak dan sampel kelompok usia 5-6 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan kemampuan matematika dan sains anak di kelas B pada beberapa indikator, dari hasil rata-rata (pre-test) 10,07 menjadi 22,13 (post-test) setelah diberikan stimulasi menggunakan media kotak pintar. Kesimpulannya bahwa media kotak pintar berpengaruh terhadap kemampuan matematika dan sains.
Penerapan Permainan Tradisional Congklak Untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Kelas B TK Islamiyah Pontianak Sutra, Rona Pelangi; Maulina, Iin; Zar’in, Firdaus
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i1.2228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional congklak terhadap peningkatan kemampuan berhitung anak usia dini di TK Islamiyah Pontianak. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah 12 anak kelas B. Instrumen penelitian berupa lembar observasi kemampuan berhitung berdasarkan indikator perkembangan anak. Hasil pretest menunjukkan bahwa sebagian besar anak berada pada kategori kemampuan sedang. Setelah diberi perlakuan melalui permainan congklak, terjadi peningkatan yang signifikan pada hasil posttest, dengan rata-rata nilai meningkat dari 5,8 menjadi 15,6. Hasil uji-t menunjukkan nilai sebesar 36,151 > 2,228, yang berarti terdapat pengaruh signifikan permainan congklak terhadap kemampuan berhitung anak. Dengan demikian, penggunaan permainan tradisional congklak terbukti efektif sebagai media pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, serta dapat meningkatkan minat dan hasil belajar berhitung anak usia dini.
Peran Kolaboratif Guru dan Orang Tua dalam Mengembangkan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Maulina, Iin; Andriani, Feby; Dona, Dona
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20266

Abstract

Collaboration between teachers and parents plays an important role in supporting the cognitive development of early childhood in kindergarten (TK). This study aims to explore the effectiveness of this collaboration through a literature study method. Data were collected from various academic sources to analyze the impact of collaboration on children's cognitive abilities, strategies applied, and challenges faced. The results of the study indicate that synergistic support between teachers and parents improves children's logical, critical, and creative thinking skills, through project-based learning activities, exploration, and consistent interactions between the school and home environments. Collaborative strategies such as intensifying communication, involving parents in learning activities, and strengthening learning at home have proven effective in creating a meaningful learning environment for children. However, challenges such as time constraints, differences in understanding, and access to technology are obstacles that need to be overcome. This study recommends the development of training programs for teachers and parents, as well as providing a digital platform to strengthen collaboration. With an integrated approach, collaboration between teachers and parents can optimize the cognitive development of early childhood, providing a strong foundation for Education.
ANALISIS PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK PADA ANAK USIA DINI Maulina, Iin; Herawati, Herawati; Wihartati, Irma
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i1.12223

Abstract

This research aims to analyze the condition of the traditional game Engklek on Sentosa Street, RT.10 RW.04, Kapuas Hulu Regency, with a focus on early childhood (5-6 years old). This research is descriptive in nature, utilizing data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The results of the research indicate that the Engklek game has positive potential with adequate playing space, but it requires improvements in physical aspects and supporting facilities. The community's awareness of preserving this game is relatively good, but there is a need for an increased understanding of cultural values. Supporting factors involve community support, educational institutions, and the government, but collaboration needs to be enhanced. The implementation of Engklek in early childhood provides benefits in the development of motor skills, social skills, and cultural values. Therefore, collaborative efforts are needed to raise awareness and provide facilities that support the traditional game to remain relevant for children.