p-Index From 2021 - 2026
5.052
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Deiksis Sosial Kumpulan Esai Buku Republik #Jancukers Karya Sujiwo Tejo Agus Budiman; Sujinah Sujinah; Ngatma'in Ngatma'in
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v9i2.1177

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah keragaman makna ungkapan bahasa yang terdapat pada deiksis sosial dalam kumpulan esai buku Republik #Jancukers karya Sujiwo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi deiksis sosial yang terdapat dalam kumpulan esai buku Republik #Jancukers karya Sujiwo Tejo. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Data penelitian diperoleh dari kumpulan esai buku Republik #Jancukers karya Sujiwo Tejo yang mengandung deiksis sosial. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan tabel pengodean. Prosedur penelitian mempunyai empat tahap, yakni tahap membaca, mengidentifikasi, mengumpulkan, menganalisis. Analisis data menggunakan metode deskripsi. Hasil penelitian pada bentuk dan fungsi deiksis sosial meliputi gue sebagai bentuk keakraban, mbah sebagai bentuk penghormatan, anjing sebagai bentuk keakraban, jeng sebagai bentuk keakraban, mas sebagai bentuk penghormatan, mas sebagai bentuk keakraban, bung sebagai bentuk keakraban, bung sebagai bentuk penghormatan, jancuk sebagai bentuk keakraban, jancuk sebagai bentuk merendahkan, anjing sebagai bentuk merendahkan, gus sebagai bentuk keakraban dan ding sebagai bentuk keakraban.
Penguatan Kemampuan Guru Dalam Mengembangkan Perangkat Pembelajaran Tematik Berbasis Student Centre Learning (SCL) di SDN Petemon IX Surabaya Endang Suprapti; Sujinah Sujinah; Wiwi Wikanta; Suher Suher
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.387 KB) | DOI: 10.30651/aks.v1i1.309

Abstract

Current elementary education, the first decade of the 21st century, is faced with a global challenge where the pattern of people's lives is changing very rapidly, fueled mainly by the development of information technology and global challenges. Devotion to the community is offered to solve the problems faced by a group of elementary school teachers Petemon, Sawahan, Surabaya. Seeing the problem of partner of implementation method offered in dedication to solve the problems faced by teacher group of SDN Patemon IX are (1) Training of applying of learning model of Student Center Learning on Mathematics, Biology and Bahasa Indonesia subjects to SDN Patemon IX, (2) Evaluation of training result of SCL instructional model implementation in Mathematics, Biology and Bahasa Indonesia subjects to teachers of SDN Patemon IX, (3) Review and Assistance in the preparation of fourth-, fourth and fourth-grade thematic RPP, (4) Assistance in Implementation of RPP in Thematic Class IV, V and VI learning, (5) Evaluation of compilation result and Assistance of implementation of RPP in thematic learning of class IV, V and VI. Proposal method to solve the problem that has been formulated is divided into three stages: preparation, implementation and reflection. Strengthening teacher's ability in developing thematic learning tool based on Student Center Learning (SCL) at SDN PATEMON IX Surabaya, get very positive response shown from Reflection result at end of mentoring. To design a mentoring program that suits the training needs some things are needed in designing the mentoring.
PEMBENTUKAN KARAKTER PERSONAL MAHASISWA PBSI FKIP UMSURABAYA MELALUI PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW Sujinah -; R. Panji Hermoyo; Maria Endang Pudyastuti; Pheny Cahya Kartika; Insani Wahyu Mubarok; Ngatmain -
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 14, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.039 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v14i1.53

Abstract

ABSTRAKPermasalahan dalam artikel ini adalah bagaimanakah pelaksanaan model kooperatif tipe jigsaw pada mata kuliah Teknik Jurnalistik melalui lesson study? (2) bagaimanakah karakter personal yang terbentuk pada pelaksanaan model kooperatif tipe jigsaw melalui lesson study? (3) bagaimanakah prestasi mahasiswa dalam pembelajaran Teknik Jurnalistik dengan model kooperatif tipe jigsaw melalui lesson study? Subjek penelitian adalah mahasiswa semester tiga. Lesson Study terdiri atas empat siklus. Teknik pengumpulan adalahpengamatan dan tes. Instrumen pengumpulan data meliputi (1) lembar pengamatan kegiatan dosen model, (2) lembar penilaian proses mahasiswa, dan (3) soal subjektif. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Simpulan hasil penelitian (1) pelaksanaan model kooperatif tipe jigsaw pada mata kuliah Teknik Jurnalistik melalui lesson study dapat berlangsung dengan baik, (2) karakter personal yang terbentuk pada pelaksanaan model kooperatif tipe jigsaw melalui lesson study meliputi keberanian mengemukakan pendapat, bersedia mendengarkan, bertanya, melakukan klarifikasi, menghargai orang lain,mengendalikan diri, bekerja sama dengan orang lain, kesediaan berbagi pengetahuan yang dimiliki, bersedia meminta bantuan orang lain, memotivasi teman, dan mengomunikasikan hasil diskusi, (3) prestasi mahasiswa dalam pembelajaran Teknik Jurnalistik dengan model kooperatif tipe jigsaw melalui lesson study tergolong amat baik dengan perolehan nilai 73,54.
KREATIVITAS DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI BERKARAKTER LINGKUNGAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL KREATIF PRODUKTIF MELALUI LESSON STUDY Sujinah -; Ngatmain -; Maria Endang Widyastuti; Pheni Cahya Kartika; Insani Wahyu Mubarok; R. Panji Hermoyo
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 13, No 3 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.894 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v13i3.52

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan kreativitas dalam pembelajaran menulis puisi berkarakter lingkungan dengan menerapkan model kreatif produktif melalui lesson study mahasiswa program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Kreativitas yang dimaksud meliputi kreativitas dosen dalam pembelajaran, kreativitas mahasiswa dalam pembelajaran, dan kreativitas dalam puisi yang dihasilkan. Masing-masing kreativitas dilihat dengan menggunakan observasi, angket, penilaian produk. Penelitian ini dilakukan empat siklus. Kreativitas dosen dalam pembelajaran dari siklus ke siklus semakin meningkat, yang ditandai pada siklus 1 dosen bisa menghargai hasil pikiran kreatif siswa; pada siklus 2 dosen bisa membantu mahasiswa mengintegrasikan materi belajar kedalam situasi yang nyata; siklus 3 dosen lebih kreatif dalam pemanfaatan media belajar mereduksi hal-hal yang terlalu abstrak dalam materi belajar; dan siklus 4 dosen bisa membantu siswamengintegrasikan materi belajar ke dalam situasi yang nyata. Kreativitas mahasiswa dalam pembelajaran semakin meningkat yang ditandai dengan penggunaan media yang bervariasi dan adanya refleksi yang dilakukan pada setiap siklus dan kreativitas menulis puisi semakin meningkat, yang didominasi pada orisinal (tema, tipografi, gaya penulisan), kebaruan (tema, nama baru yang diciptakan sendiri, gaya penulisan), penggunaan imajinasi, emosi (kaya pengungkapan perasaan), simpati terhadap lingkungan, diksi, dan daya fantasi.Kata kunci: kreativitas; kreatif produktif; menulis puisi
MENINGKATKAN PROSES BELAJAR MENGAJAR YANG LEBIH BAIK PADA MATA KULIAH LINGUISTIK UMUM MELALUI LESSON STUDY R. Panji Hermoyo; Sujinah .; Maria Endang P; Asror .
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.906 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i2.91

Abstract

AbstrakLesson Study merupakan bagian tidak terpisahkan dari proses belajar mengajar di kelas yang melibatkan beberapa dosen yang terdiri dari beberapa siklus. Melalui lesson study diharapkan proses belajar mengajar di kelas menjadi lebih baik.Pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Uni- versitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya), lesson study sudah diterapkan sejak tahun 2012 hingga sekarang. Pada semester gasal tahun 2014, lesson study diterapkan pada mata kuliah Linguistik Umum dengan mahasiswa yang masih di semester satu. Diharapkan dalam lesson study pada semester gasal, mahasiswa yang masih baru dapat mempelajari linguistik umum dengan baik sebagai dasar dari ilmu bahasa yang lainnya. Metode yang digunakan dengan pengamatan langsung, instrumen pengumpulan data meliputi (1) lembar pengamatan kegiatan dosen model, (2) lembar penilaian proses dan hasil diskusi mahasiswa.Lesson Study semester gasal tahun 2014 dilakukan empat siklus, setiap siklus dosen model yang berbeda dan selalu dihadiri oleh beberapa observer juga perwakilan dari tim monitoring evaluasi internal. Peningkatan proses belajar mengajar pada mata kuliah linguistik umum mulai terlihat pada siklus dua; pada siklus satu, mahasiswa terlihat belum maksimal dalam belajar; siklus dua, mahasiswa mulai terlihat aktif dalam belajar; pada siklus tiga, mahasiswa semakin aktif dan kreatif dalam mengerjakan tugas; dan pada siklus empat, mahasiswa sangat aktif dan antusias dalam merespon tugas- tugas yang diberikan dosen.Keaktifan mahasiswa dalam proses belajar semakin baik, terlihat dengan kreativitas dan beragam kalimat jawaban yang disampaikan oleh mahasiswa.Kata kunci: lesson study, linguistik, belajar
UPAYA PENINGKATAN PERMAINAN DRAMA PADA PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA MELALUI LESSON STUDY DENGAN METODE BRAINSTORMING PADA MATA KULIAH PENYUTRADARAAN DAN PEMENTASAN Maria Endang Pudyastuti; Sujinah .; R. Panji Hermoyo
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 15, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.814 KB) | DOI: 10.30651/didaktis.v15i3.90

Abstract

ABSTRAKLatar belakang diadakan Lesson study (LS) karena adanya keinginan agar parapendidik bisa inovatif dalam menyelesaikan masalah di kelas, dengan cara berkolaborasi dengan teman sejawat agar bisa saling mengisi, saling memperbarui ilmunya. Dalam pertemuan tersebut merupakan suatu kegiatan untuk menyelesaikan masalah dalam tugas memberi kuliah.Berdasarkan UU no14 tahun 2005 tentang guru dan dosen PP 20, 32, 34 menyatakan bahwa guru dan dosen hendaknya mendapatkan peningkatan kemampuan dalam paedagogik, kepribadian, hubungan masyarakat, dan profesional oleh karena itu sangatlah positif atas diselenggarakan Lesson Study.Dari temuan dalam pelaksanaan Lesson Study ternyata memberi kuliah itu hendaknya diawali dari pemahaman skemata mahasiswa dulu supaya efektif dalam memberi kuliah. Selain tersebut di atas mahasiswa ada yang belum bisa belajar mandiri. Maksudnya mau belajar jika dikondisikan oleh dosen.Temuan berikutnya pada pelaksanaan kegiatan Lesson Study dosen menyiapkanperangkat sangat lengkap mulai dari RPP, deskripsi materi, media, rubrik, LKM dan penguasaan materi sangat positif. Pengelolaan kelas dan penggunaan IT sangat positif.Tentu saja dengan pemilihan metode brainstorming sangatlah tepat untuk memberi mata kuliah penyutradaraan dan pementasan. Sesudah melaksanakan Lesson Study dosen sudah mendapatkan masukan dari pakar /teman sejawat (dianggap pakar karena LS dilaksanakan di kampus) mendapatkan gambaran mahasiswa mampu mengusai materi yang diberikandosen dengan metode Brainstorming nampak bisa menyerap mata kuliah penyutradaraan dan pementasan terbukti mahasiswa makin peka perasaannya dan makin muda berekspresi dalam bermain drama secara total.Setiap siklus dilaksanakan mahasiswa makin kuat dalam penguasaan karakter tokoh yang dibawakan. Setiap tugas dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab sehingga latihan out door maupun in door berjalan lancar, team work berjalan lancar seolah-olah mengalami terapi jiwa. Yang jelas karakter mulai membaik. Paling tidak ada harapan baik bagi dunia pendidikan.Kata kunci : lesson study, brainstorming, penyutradaraan dan pementasan.
Analisis Semiotika Pierce pada Pertunjukan Tari Dhânggâ Madura Ulfa Sufiya Rahmah; Sujinah Sujinah; Ali Nuke Affandy
JURNAL SOSIAL HUMANIORA (JSH) Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24433527.v13i2.7891

Abstract

Dhengge dance embodies the description of fishermen's activities that have a sense of beauty that is caused by movement and music produced by the mouth. Human life cannot be separated from signs, and signs always have a load of meaning. The symbols contained in this dance were analyzed qualitatively by Pierce's semiotics. The costumes of the dancers are interpreted by the fishermen as having a firm attitude and a fighting spirit in facing life, steadfast and tough. Freedom, openness, simplicity, courage, manliness, and persistence are among the cultural ethos of the Madurese people. The dance movement depicts a trip to go to sea, search for fish to return to the beach, which means that life can be likened to running a boat into the middle of the ocean which at times is hit by big waves and strong winds, the boat to lose control, lose direction and even sink. For that we need planning, hard work, togetherness, a sense of brotherhood and require patience, confidence, persistence, and surrender
Efektivitas Model Problem Based Learning dengan Mode Hybrid pada Pembelajaran Menulis Teks Editorial Siswa Kelas XII Yuliani Yuliani; Sujinah Sujinah
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v4i2.8856

Abstract

Hybrid Learning menjadi pilihan utama saat pandemi namun belum teruji penerapannya terutama dengan menggunakan model problem based learning. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas pembelajaran teks editorial dengan menggunakan metode problem based learning dengan moda hybrid siswa kelas XII SMA Muhammadiyah 2 Surabaya. Penelitian ini berjenis kuantitatif walau di dalamnya terdapat data kualitatif yang tidka mendominasi. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan observasi dan tes. Data dianalisis dengan menggunakan statistik sederhana yaitu presentase dan presentasi indeks keberhasilan. Hasil penelitian menunjukkan penerapan metode problem based learning dengan moda hybrid pada pembelajaran teks editorial sangat signifikan. Nilai rata-rata sebelum penerapan model/metode problem based learning dengan moda hybrid adalah 75, sedangkan sesudah menerapkan metode/model tersebut adalah 83. Pencapaian ini juga dipengaruh peran guru dalam memfasilitasi pembelajaran dengan menerapkan mempelajaran secara berkelompok dan juga menerapkan strategi teman sebaya.
MODEL PENGEMBANGAN KURIKULUM SISWA CERDAS ISTIMEWA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Sujinah Sujinah
Bahasa dan Seni: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Pengajarannya Vol 40, No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.672 KB)

Abstract

Without  the provision  of differentiation  service  for gifted students,  the program would be so called gifted student without gifted program. The predicted danger that would arise for gifted students  in normal  service is that the students experience underachievement;  therefore, it is necessary to apply the differentiated- curriculum model for gifted students. This article describes not only a curriculum model that is used in the school with its gifted students program or acceleration class but also the validity, practicality, and effectiveness of the model. The method used was a combination model of RDR  (research,   development,   research) with R2D2 (recursive, reflective, design, and development) with     adaptations,   modifications, and/or  a particular   transformation.  The data were gathered through documentation of   data   collection   techniques,   unstructured   interviews,   questionnaires,    and observation. The curriculum was developed under the procedures of: Pemendiknas No. 22 of 2006, Identification, Escalation, Essence, Mapping, organization and allocation of time
Pengembangan e-Modul Puisi Rakyat Parikan untuk Pencapaian Elemen Membaca dan Memirsa Sakti Sakti; Sujinah Sujinah; Pheni Cahya Kartika; Tining Haryanti; Eko Supriyanto
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v5i1.9941

Abstract

Berubahnya sebuah kurikulum tentu membuat pendidik harus cepat beradaptasi. Salah satunya adalah dari segi penggunaan bahan ajar yang digunakan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul yang disesuaikan dengan kurikulum prototipe. E-modul berisi kearifan lokal daerah Surabaya, yaitu parikan. Dalam penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE, yaitu 1) Analyze, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation, 5) Evaluation. Kelayakan e-modul dinilai oleh 3 validator, yaitu validator ahli materi, validator ahli media, dan validator pengguna (user). Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VII-D SMP Muhammadiyah 15 Surabaya. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menyebutkan bahwa e-modul yang dikembangkan layak untuk digunakan, dibuktikan dengan skor validasi 91,25% yang berarti sangat baik, validasi media memperoleh persentase sebesar 78,75% yang berarti baik, dan validasi pengguna memperoleh persentase sebesar 88,75% yang berarti baik. Jika diambil rata-rata dari ketiga validator tersebut, hasil validasi dari produk yang dikembangkan oleh peneliti adalah 86,25% yang berarti performa produk tersebut adalah baik.
Co-Authors Aboura, Bouchra Ach. Jauza Agus Budiman Agus Budiman Agustiani, Nurwulan Albaburrahim Ali Nuke Afandy Anas Ahmadi Angwidya, Fancy Anggraini Asror . Aulia, Alvenita Putri Ayun, Qurrota Chalimah Chalimah Dedy Wahyudi Dewi Ratna Sari Diniaty, Rossa Dwi Guntoro Eko Suoriyanto Eko Supriyanto Eko Supriyanto Elmirna, Nora Encik Savira Isnah Endang Suprapti Eni Soelistiowati Fajarisman Gunawan Fancy Anggraini Angwidya Fatin, Idhoofiyatul Haryanti, Tining Heny Sulistyowati Humaira, Husina Inayati Inayati Indah Kurniawati Indra Gunawan Indrastuti Apri Rumanti Insani Wahyu Mubarok, Insani Wahyu JATMIKO, HENRY TRIAS PUGUH Jauza, Ach. Jayawarsa, A.A. Ketut Kusnarto kusnarto, kusnarto LA SAHARA, LA Lailatul Irmiah Leny Ocktalia Luh Putu Ratna Sundari Lusi Afritrianita Agtha Isnandar M. Azadien Nuzul Zhuhuri M. Ridlwan, M. Margaret, Swisci Maria Endang P Maria Endang Pudyastuti Maria Endang Pudyastuti Maria Endang Widyastuti Mar’atus Sholihah Mawaddah, Nir Mintowati Mintowati Misnawati Misnawati Mulyadi, Agus Nafisah Nafisah Nani Yunani, Nani Ngatma'in Ngatma'in Ngatma'in Ngatma'in Ngatma'in, Ngatma'in Ngatma’in Ngatma’in Ngatma’in Ngatma’in Ngatma’in, Ngatma’in Ngatmain Ngatmain Ngatmain, Ngatmain Ningsih, Rina Dirgahayu Novieanti, Linggar Iba Pheni Cahya Kartika Pheni Cahya Kartika Pheny Cahya Kartika Prasetyawati, Dian R. Panji Hermoyo RACHMAWATI, DIAN KARINA Rahma, Ulfa Ramdhani, Mahesa Ishak Saada Omar Sakti Sakti Sholekhah, Siti Siti Aminah Siti Sholekhah Suher Suher Suher, Suher Sunarsih Sunarsih Sunarsih Sunarsih Susi Darihastining Susi Darihastining Suyoto Suyoto Tining Hariyanti Ulfa Sufiya Rahmah Umi Nur Qomariyah Wiwi Wikanta Wiwik Mardiana Yarno, Yarno Yeni Rahmawati Yuliani Yuliani Yunita, Vika