Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal Geografi

KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS MAHASISWA KELAS B REGULER TA 2016/2017 MELALUI PENGGUNAAN BAHAN AJAR BIOGEOGRAFI BERBASIS KONSTRUKTIVIS DI JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Mona Adria Wirda; Nurmala Berutu; Riki Rahmad
JURNAL GEOGRAFI Vol 9, No 1 (2017): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v9i1.6039

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kemampuan berfikir kritis mahasiswa melalui penggunaan bahan ajar Biogeografi di kelas B regular tahun ajaran 2016/2017. Bahan ajar Biogeografi yang akan digunakan dikembangkan sesuai dengan pendekatan konstruktivis. Indikator kemampuan berfikir kritis yang digunakan sebagai landasan penelitian ini 10 kunci kemampuan berfikir kritis oleh Beyer (Sapriya, 2009) yang paling banyak digunakan dalam disiplin ilmu sosial. 10 kunci kemampuan kritis ini merupakan hasil consensus dari sejumlah pakar ilmu sosial, hasil penelitian dan pengalaman di kelas. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan mei-oktober 2016. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, Subjek penelitian ialah seluruh mahasiswa yang mengambil matakuliah Biogeografi. Pengambilan sampel penelitian dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu kelas B regular TA 2016/2017 dan objek penelitian ialah kemampuan berfikir kritis mahasiswa Kelas B regular TA 2016/2017. Pengumpulan data kemampuan berfikir kritis menggunakan 10 kunci kemampuan berfikir kritis beyer dalam bentuk rating scale. Selain itu, juga digunakan angket berbentuk likert scale untuk mengukur respon mahasiswa mengenai penggunaan bahan ajar tersebut. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa (1) Secara keseluruhan hampir semua anak mengalami peningkatan kemampuan berfikir kritis walaupun tidak terlalu signifikan, peningkatan terbesar sebesar 54% dan terendah -8%. (2) persepsi mahasiswa mengenai bahan ajar ini tergolong bagus. 64% mahasiswa menyatakan sangat setuju bahwa buku ini berguna bagi mereka, dan 36 % lagi menyatakan setuju. 91 % mahasiswa menyatakan bahwa penggunaan bahasa dalam bahan ajar ini sangat jelas dan mudah dipahami. Selanjutnya, 73% mahasiswa menyatakan bahwa pertanyaan yang diajukan di dalam bahan ajar ini juga sudah jelas serta isi pembelajaran sudah sesuai dengan harapan mereka. Beberapa hal yang perlu diperbaiki ialah desain buku serta tata gambar, tabel dan diagram.Kata kunci : berfikir kritis, bahan ajar, konstruktivis
MEASURING DIGITAL LITERACY SKILLS AMONG STUDENTS IN SENIOR HIGH SCHOOL Fitra Delita; Nurmala Berutu; Tumiar Sidauruk; Elfayetti Elfayetti; Herdi Herdi
JURNAL GEOGRAFI Vol 14, No 1 (2022): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v14i1.31234

Abstract

Various digital-based learning media strongly support the quality of online learning. Digital media is essential in the learning process because it can package the material into more contextual, interesting audiovisual, reduces verbalism, and is more interactive. The primary purpose of this research was to measure the differences in digital literacy by comparing the digital learning media and PowerPoint media in online learning. The design of this study was a pretest-posttest group with a quasi-experimental method. Overall, 56 students in a senior high school in Senior High School 2 Percut Sei Tuan, Medan City,  Sumatera Utara Province, served as participants in this study. Data were collected by questionnaires and structured interviews for digital literacy. Data analyses were mixed with the quantitative and qualitative methods. Quantitative data were analyzed statistically through independent samples t-test, and qualitative data were analyzed descriptively. Digital literacy data were analyzed using SPSS version 24 software. The results showed that the students' digital literacy using digital learning media was superior to those prepared using PowerPoint. Based on each aspect of digital literacy, namely, internet searching, understanding, and utilizing digital devices, hypertextual navigation, content evaluation, creating digital content, and communicating information, there were significant differences between groups on digital literacy competencies. All aspects of digital literacy in the experimental class were higher than in the control classKeywords: Digital Literacy, E-Learning, Learning Media
Studi Mengenai Koefisien Aliran Sebagai Indikator Kerusakan Lingkungan Di Daerah Aliran Sungai Deli Anik Juli Dwi Astuti; Nurmala Berutu
JURNAL GEOGRAFI Vol 4, No 1 (2012): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v4i1.7924

Abstract

Daerah penelitian adalah DAS Deli yang meliputi enam subDAS dan mempunyai luas 47.302,10 ha. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) menilai besarnya rata-rata koefisien aliran sebagai salah satu indikator rusak atau tidaknya lingkungan DAS Deli dilihat dari aspek tata air. 2) mengetahui sebaran besarnya nilai koefisien aliran di DAS Deli. 3) Merumuskan strategi pengelolaan lingkungan untuk mencegah meningkatnya nilai koefisien aliran di DAS Deli. Dalam penelitian ini dilakukan survei instansional, dan lapangan. Survei instansional dilakukan untuk mendapatkan data hidrometeorologi (curah hujan, suhu). Survei lapangan dilakukan untuk menguji kebenaran hasil peta yang telah dibuat dan dan mengambil data fisik yang terdiri dari kemiringan lereng, dan tekstur tanah. Perhitungan koefisien aliran  menggunakan metode Cook.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata koefisien aliran di DAS Deli  adalah 0,52, yang menunjukkan bahwa DAS Deli masih dalam kondisi normal. Namun ada beberapa subDAS di DAS Deli yang mempunyai koefisien aliran yang tinggi seperti subDAS Petane, Simaimai dan Babura. Tingginya nilai koefisien aliran dapat menyebabkan banjir dan erosi yang tinggi. Untuk itu diperlukan strategi pengelolaan lingkungan untuk mencegah terjadinya kenaikan koefisien aliran dengan prinsip pengelolaan lingkungan DAS ”one river and one management”. Kegiatan pengelolaan meliputi meliputi: perencanaan, penataan, penetapan, pemanfaatan, pelestarian, dan pemantauan (7P) yang tentu harus melibatkan tiga unsur kelembagaan, yaitu, Pemerintah, masyarakat dan lembaga swasta.Kata kunci:    Koefisien aliran, kerusakan lingkungan, Daerah Aliran Sungai
STUDI TENTANG KONDISI ALIRAN DISTRIBUSI KOMODITAS DAN PERMASALAHAN KEMACETAN DI PASAR TRADISIONAL PANCURBATU KECAMATAN PANCURBATU DELI SERDANG Agus Salim; Nurmala Berutu
JURNAL GEOGRAFI Vol 8, No 1 (2016): Jurnal Geografi
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v8i1.5326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, (1) Jenis komoditas dagangan dan alirandistribusi komoditas di Pasar Tradisional Pancur Batu, dan (2) Permasalahan kemacetanlalulintas sebagai akibat dari keberadaan pasar Pancur Batu. Penelitian ini dilaksanakan diPasar Pancur Batu. Sebagai sumber data pada penelitian ini adalah pedagang dan petugaspasar. Data dikumpulkan dengan menggunakan pedoman wawancara dan lembar observasi,kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Jeniskomoditas yang terdapat di pasar Pancur Batu sangat beragan seperti sayuran, sembako,pakaian, daging, perhiasan, dan peralatan dapur. Komoditas pakaian diperoleh dari daerahMedan dengan aliran distribusi tipe saluran 3 (Produsen – grosir – pedagang eceran -konsumen) komoditas sayuran dan daging diperoleh dari daerah Karo, Sibolangit, NamoRambe, Kutalimbaru, Sunggal dan daerah sekitar Pancur Batu dengan aliran distribusi tipesaluran 2, (Produsen - pedagang eceran - konsumen) komoditas sembako, emas, peralatandapur, bahan jahitan diperoleh dari daerah Medan dengan aliran distribusi tipe saluran 4(Produsen – agen – grosir - pedagang eceran - konsumen). (2) . Penyebab utama kemacetanadalah kehadiran pedagang kaki lima yang berjualan di badan jalan dan di kawasan terminalPancur Batu. Kemacetaan lalulintas paling padat terjadi pada hari sabtu dan minggudimana kemacetan maksimum terjadi pada pukul 16.00-17.00 dengan nilai LOS 0.80.Kata Kunci: Pasar Tradisional, Aliran distribusi Komunitas dagangan, Kemacetan lalulintas
PENGGUNAAN MEDIA SEDERHANA DALAM PENERAPAN PRINSIP KOROLOGI PADA MATERI TENAGA ENDOGEN DI KELAS VII SMP SWASTA BUDI AGUNG KECAMATAN MEDAN MARELAN Nurmala Berutu; Erika Irmayani Hutagaol
JURNAL GEOGRAFI Vol 2, No 2 (2010): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v2i2.6367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas danhasil belajar siswa melalui penggunaan media sederhana dalampenerapan prinsip korologi pada materi tenaga endogen bagisiswa SMP Swasta Budi Agung Medan. Sampel penelitian iniadalah siswa kelas VII-2 dengan jumlah 42 orang. Datadikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi dan teshasil belajar kemudian dianalisis secara diskriptif. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada peningkatan aktivitasbelajar siswa melalui penggunaan media sederhana dalampenerapan prinsip korologi pada materi tenaga endogen sebesar33,34%, dan (2) Ketuntasan belajar siswa telah tercapai baiksecara TPK/KD (80%), individual (88,1%) maupun secaraklasikal (88,1%).Kata Kunci : Aktifitas belajar, Hasil Belajar, Prinsip Korologi,Media Sederhana
Pengembangan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) Berbasis Project Pada Mata Kuliah Evaluasi Hasil Belajar Geografi TA 2017/2018 Mona Adria Wirda; Rosni Rosni; Nurmala Berutu; Riki Rahmad
JURNAL GEOGRAFI Vol 10, No 2 (2018): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v10i2.10443

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) berbasis project pada matakuliah Evaluasi Hasil Belajar Geografi dengan menggunakan model ADDIE. Selain itu, juga bertujuan untuk: (1) meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada matakuliah evaluasi hasil belajar geografi TA 2017/2018, dan (2) mendeskripsikan respon mahasiswa TA 2017/2018 terhadap LKM yang telah dikembangkan. Pengumpulan data dilakukan dengan angket, tes dan lembar v­alidasi. Angket digunakan untuk mengumpulkan data respon mahasiswa terhadap penggunaan LKM di kelas A Reguler TA 2016/2017, tes digunakan untuk menilai hasil belajar mahasiswa melalui penggunaan LKS berbasis project, dan lembar validasi untuk mengukur kelayakan LKM yang dikembangkan. Validasi LKM dilakukan oleh 2 orang validator materi dan media. Indikator penilaian kelayakan LKM berupa kelayakan isi atau materi, kebahasaan, kegrafisan dan penyajian. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) LKM berbasis project sangat layak digunakan (2) hasil belajar mahasiswa kelas A Reguler TA 2017/2018 mengalami peningkatan jika dibandingkan dari ketiga nilai pre-test, mid semester dan post-test, namun hasil belajar secara keseluruhan masih perlu ditingkatkan dimana dari 26 mahasiswa, hanya 15 mahasiswa yang mendapat nilai di atas KKM, (3) respon mahasiswa terhadap LKM berbasis project cukup baik. Kata kunci : Pengembangan, LKM, ADDIE, Project The purpose of this study was to develop student worksheets (MFIs) in order to evaluate project-based Geography Learning using the ADDIE development model in the academic year 2017/2018. In addition, it also aims to: (1) improve student learning outcomes in the course of evaluating geography learning outcomes in Regular Class A 2017/2018 school year, and (2) describe students' responses to the developed student worksheets. Data collection was carried out with questionnaires, tests and validation sheets. The questionnaire is used to assess the student responses to the use of the worksheet, the test is used to assess student learning outcomes through the use of project-based worksheets, and validation sheets for feasibility of project-based student worksheets. Assessment of the feasibility of student worksheets is carried out by 2 material and media validators. Indicators evaluate the appropriateness of student worksheets in the form of content or material feasibility, linguistics, graphics and presentations. Data analysis was carried out in a qualitative descriptive manner. The results showed that (1) project-based student worksheets were very feasible to use %, (2) the learning outcomes of Regular Class A students in the academic year 2017/2018 had increased compared to the pre-test, semester semesters and post-test , but still not significant, where out of 26 students, only 15 students scored more than 80 Minimum Completeness Criteria - KKM, (3) student responses to project-based student worksheets were good.Key words: Development, LKM, ADDIE, Project
Pengembangan Bahan Ajar Biogeografi Berbasis Konstruktivis Di Kelas B Regular TA 2016/2017 Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Medan Mona Adria Wirda; Nurmala Berutu; Rohani Rohani; Rosni Rosni
JURNAL GEOGRAFI Vol 9, No 2 (2017): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v9i2.7061

Abstract

ABSTRAK            Tujuan utama dalam penelitian ini adalah  menghasilkan  bahan  ajar  untuk  matakuliah   Biogeografi yang layak digunakan  oleh  mahasiswa  di kelas B reguler angkatan  2016/2017.  Tujuan lain  yang  ingin  dicapai melalui penelitian ini mendiskripsikan respon mahasiswa kelas B Reguler TA 2016/2017 terhadap bahan ajar berbasis konstruktivis  yang dikembangkan.  Metode pengembangan bahan  ajar  ini  mengacu  pada  kerangka  pikir  Thiagarajan  dan  Semmel  &Semmel. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dengan indikator penilaian kelayakan berupa kelayakan isi atau materi, kebahasaan, kegrafisan dan penyajian. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bahan ajar yang dikembangkan sudah layak untuk digunakan. Sesuai dengan hasil validasi kedua validator berkisar antara 97.19 dan 98.75 (2) respon mahasiswa mengenai bahan ajar ini tergolong bagus. 64% mahasiswa menyatakan sangat setuju bahwa buku ini berguna bagi mereka, dan 36 % menyatakan setuju. 91 % mahasiswa menyatakan bahwa penggunaan bahasa dalam bahan ajar ini sangat jelas dan mudah dipahami. Selanjutnya, 73% mahasiswa menyatakan bahwa  pertanyaan yang diajukan di dalam bahan ajar ini juga sudah jelas serta isi pembelajaran sudah sesuai dengan harapan mereka. Pendapat ahli dan respon mahasiswa beberapa hal yang perlu diperbaiki ialah desain buku serta tata gambar, tabel dan diagram.Kata Kunci : bahan ajar, konstruktivis, biogeografiABSTRACTThe main objective of this research is to produce teaching materials for courses eligible Biogeography used by students in class B 2016/2017 regular forces. Another goal to be achieved through this study to describe the response of students of class B Regular TA 2016/2017 of constructivist-based teaching materials developed. The development of teaching materials refers to the framework Thiagarajan and Semmel & Semmel. The data was collected through a questionnaire with a feasibility assessment indicators qualifying the content, language, kegrafisan and presentation. The data were analyzed by descriptive qualitative.The results showed that (1) the material developed is feasible to be used. In accordance with the validator validation results ranged from 97.19 and 98.75 (2) The student's response is quite good material. 64% of students stated strongly agree that this book is useful for them, and 36% agree. 91% of students stated that the use of language in teaching materials is very clear and easy to understand. Furthermore, 73% of students said that the questions asked in these materials was also clear and the learning content is suitable to their expectations. Expert opinion and the response of the students are some things that need to be corrected is the design and layout of images, tables and diagrams.Keywords: Learning Material, Constructivist, Biogeography
Using Learning Platforms to Support Online Learning in Junior High School Nurmala Berutu; Alna Hanana
JURNAL GEOGRAFI Vol 15, No 1 (2023): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v15i1.42772

Abstract

The online learning process can be done through various e-learning platforms. The determination of the platform should consider the dimensions of the teacher and those of the students. This study aims to analyze the use of the e-learning platform from the perspective of teachers and students in junior high school. This quantitative research design uses a descriptive method. Participants consisted of 91 teachers and 165 students in Medan City. Data were collected by questionnaire via Google Forms. Quantitative data analysis used descriptive statistics to obtain the percentages for each indicator. Then the presentation of data is done with tables and diagrams. The results showed that teachers and students have different perspectives on each e-learning platform supporting the learning process. Based on the philosophy of teachers and students, it can be stated that 1) teachers and students prefer Google Classroom to Edmodo as an LMS in Online Learning. This is because Google Classroom is easier to use, more interactive, and more efficient; 2) Google Meet is the application most often used and preferred by teachers and students in direct virtual Learning. Even though Zoom Cloud Meeting has a more attractive appearance and features, Google Meet is easier to access and considered to save internet quota; 3) As many as 43% of teachers and 49% of students prefer a combination of Google Classroom, Google Meet, WA Group to support the online learning process. Meanwhile, 41% of teachers and 42% of students prefer a combination of Google Classroom, Zoom Cloud Meeting, and WA Group as an e-learning platform. Only a few teachers and students choose the variety of Edmodo Zoom and WhatsApp groups and the combination of Edmodo, Google Meet, and WhatsApp groups.Keywords: E-Learning Platform, Student Perspective, Teacher Perspective
Using Learning Platforms to Support Online Learning in Junior High School Berutu, Nurmala; Hanana, Alna
JURNAL GEOGRAFI Vol. 15 No. 1 (2023): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v15i1.42772

Abstract

The online learning process can be done through various e-learning platforms. The determination of the platform should consider the dimensions of the teacher and those of the students. This study aims to analyze the use of the e-learning platform from the perspective of teachers and students in junior high school. This quantitative research design uses a descriptive method. Participants consisted of 91 teachers and 165 students in Medan City. Data were collected by questionnaire via Google Forms. Quantitative data analysis used descriptive statistics to obtain the percentages for each indicator. Then the presentation of data is done with tables and diagrams. The results showed that teachers and students have different perspectives on each e-learning platform supporting the learning process. Based on the philosophy of teachers and students, it can be stated that 1) teachers and students prefer Google Classroom to Edmodo as an LMS in Online Learning. This is because Google Classroom is easier to use, more interactive, and more efficient; 2) Google Meet is the application most often used and preferred by teachers and students in direct virtual Learning. Even though Zoom Cloud Meeting has a more attractive appearance and features, Google Meet is easier to access and considered to save internet quota; 3) As many as 43% of teachers and 49% of students prefer a combination of Google Classroom, Google Meet, WA Group to support the online learning process. Meanwhile, 41% of teachers and 42% of students prefer a combination of Google Classroom, Zoom Cloud Meeting, and WA Group as an e-learning platform. Only a few teachers and students choose the variety of Edmodo Zoom and WhatsApp groups and the combination of Edmodo, Google Meet, and WhatsApp groups.Keywords: E-Learning Platform, Student Perspective, Teacher Perspective
Co-Authors Agung Suharyanto Agus Salim Ahmad Hidayat Ahmad Hidayat Aisyah Dwi Ramadhani Alfiaturahmah, Viona Lutfia Ali Nurman Ali Nurman Ali Nurman Alna Hanana Alvian Maranalom Siregar Amanda Anggraini Ana Rahmi Ana Rahmi Ananda, Qamara Aulia Angelina Sipayung Anggreni Atmei Lubis Angraini, Tia Anik Juli Dwi Astuti Anja, Eka Suci Asmiranda, Theresia Asnidar Asnidar Asnidar Asnidar Aulia, Citra Azis, T. Abdillah Azzarah, Regita Asiah Br Sembiring, Samariana Br Simatupang, Eliana Renintan Br Turnip, Elsa Shelommira Cahya Putri Ramadhani Damanik, Keshya Vallerina Pricillia Damanik, M Ridha Syafii Damanik, Muhammad Ridha Dilvia Saqina Diningrat, Diky Setya Diningrat, Diky Setya Durubanua, Derita Ramai Dwi Budiwiwaramulja Dwi Budiwiwaramulja Eka Suci Anja Kusumawati Elfayetti Elfayetti Elfayetti Eni Yuniastuti Eni Yuniastuti Eni Yuniastuti Erika Irmayani Hutagaol Farouq Ghazali Matondang Fatimah Azzahra Fatma Tresno Ingtyas Fitra Delita Fitra Delita, Fitra Hanana, Alna Harefa, Meilinda Suriani Harefa, Meilinda Suriani Harefa, Meilinda Suryani Hasri, Annisa Herdi Herdi Hermawan Syahputra Hodriani Hodriani Hutabarat, Imel Triulina Hutapea , Angraini Oktavia Hutapea, Risky Ansipar Hutauruk, Randy Marcel Ingtyas, Fatma Tresno Joni Tua Pasaribu Junaidi Junaidi Juni Paramita Nababan Ludista Masindi M Rizky Pratama Ginting M Taufik Rahmadi M. Farouq Ghazali Matondang M. Ridha Damanik M. Ridha Syafii Damanik Marbun, Christ William Maryatun Kabatiah Maynard Owen Rahadiyan Hutauruk Mbina Pinem Meilinda Suriani Harefa Mendrofa, Dina Nurrahma Yanti Mendrofa, Verry Sisca Mona Adria Wirda Muhammad Ridha Damanik Muhammad Ridha Syafii Damanik Nadratul Aini Lubis Naibaho, Will Bright Nur Holila Nasution Nurwihastuti, Dwi Wahyuni Pratama, Alvin Purba, Tondang Raja Pangihutan Putra, Mulhady Rahayu Lubis Rahmadayanti, Rahmadayanti Rahmadi, M Taufik Rahmah, Mawaddah Rahmi, Anna Rahmulyani, Rahmulyani Ramadhani, Haniyah Restu Restu Riki Rahmad Risfandi, Marsal Rizky Ahmadani Rohani Rohani Rohani Rosni Rosni Sagala, Katarina Yoana Uly Artha Salsabilla, Friska Sanas Tasia Sihaloho Sendi Permana Sihombing, Rouli Anastasia Silitonga, Della Shinta Claudya Silvia Novelina Simanullang Simanjuntak, Putri Rejeki Siregar, Zulkarnain Siti Hajar Sahari Situmoran, Elno Syahdana Sahin Lubis Syahputri , Deswita Syukri Hidayat Syukrie Hidayat Tanjung, Putra Laksamana Telaumbanua, Fausta John Aro Tria Maulia Tuhono, Eling Tumiar Sidauruk Tumiar Sidauruk Tungunedo Manalu W. Lumbantoruan Wan Nova Listia Wiflihani Wiflihani Yenny, Novida Yosella Manullang Yudha Rumapea Zega, Puput Gloria