p-Index From 2021 - 2026
12.21
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Al-Ulum Conciencia Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Intizar Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Medina-Te : Jurnal Studi Islam JURNAL IQRA´ Edukasia Islamika Al Ishlah Jurnal Pendidikan Al-Hayat: Journal of Islamic Education Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Journal on Education Jambura Journal of Educational Management Generasi Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam Studia Manageria: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Borneo Educational Journal (Borju) Jurnal Visionary : Penelitian Dan Pengembangan Di Bidang Administrasi Pendidikan Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) Salimiya : Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) caXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Journal of General Education and Humanities Journal of Educational Sciences Linear : Jurnal Ilmu Pendidikan TOFEDU: The Future of Education Journal Jurnal Konseling Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Islam Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu Taqrib : Journal of Islamic Studies and Education Journal of Innovative and Creativity Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Jurnal Intelek Insan Cendikia Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan Journal of Education and Teacher Training Innovation (JETTI) Jurnal Ilmiah Multidisiplin IJoEd: Indonesian Journal on Education Alhamdulillah : Jurnal Agama Islam Journal of Education (JOE) Journal of Literature Review Educational Journal KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara JPGSD JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) Jurnal Pendidikan dan Keguruan ALFIHRIS: Jurnal Inspirasi Pendidikan Examinations: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Madrasah Al-Wathoniyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Ilmu (Jurnal Kajian Pendidikan) JMiE (Journal of Management in Education) Al Arsy: Journal of Education, Management and Islamic Thought Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Advances In Education Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

The Implementation of Learning Curriculum of Traditional Islamic Boarding School Darul Huda in the Era of Society 5.0 Erham As’ari; Ahmad Zainuri; Yuniar; Tasurun Amma
Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Iqra' : Kajian Ilmu Pendidikan
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/ji.v9i2.4353

Abstract

The objectives of this study were to analyze the concept of learning curriculum and to implement learning curriculum in Darul Darul Huda Kajang traditional Islamic boarding school by focusing on the basic principle of Islamic scientific values that are being the foundation of Islamic boarding school. The study used a qualitative approach of case study type. Furthermore, the object of the study was the curriculum of Darul Darul Huda Kajang traditional Islamic boarding school. The data collection techniques used observation, interviews and analysis of literature documents. Moreover, the informants were determined based on the hierarchy of Islamic boarding school structure. The results of the study showed that the main learning objective was to build student’s pious character, Islamic knowledge mastery, and knowledge implementation in daily life. Continuously, the learning materials focused on yellow books and several references books including journals, digital books, and learning methods involving sorogan method, bandongan, demonstration method/worship practice, deliberation method of bahtsul masa’il and muhafazhah or memorization method. Then, the assessment emphasized on qualitative aspects such as the ability to understand and explain Islamic teachings and their application in daily life. This research has significant relevance in facing the changing paradigm of education in the digital era. Along with the emergence of the Society 5.0 era, Islamic boarding schools must not only be the guardians of scientific traditions but also be pioneers in combining tradition with technology. The implication of the results of this study is the importance of the openness of boarding schools to new things that become demands and the need for resources that are able to face the times but still preserve the values of local wisdom and traditional boarding school culture.
Pengenalan Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Peserta Didik Sekolah Dasar di Desa Tambangan Kelekar Kecamatan Gelumbang Ahmad Zainuri; Zainal Berlian; Kasinyo Harto; Fathima Az Zahra; Ibrahim Ibrahim; Saipul Anwar; Sherin Destianjasari; Hidayat Hidayat
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 1 No. 4 (2021): Desember : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v1i4.2039

Abstract

The computer is one of the electronic media that is widely used to facilitate human work in managing data and storing information (data storage) in a practical and efficient manner. In today's all-digital era, computer-based information and communication technology (ICT) is needed for all people, both adults and children. Information and communication technology greatly influences various aspects of life, including education, especially for children, who really need training and an introduction to information and communication technology so that it can help them in their daily academic activities at school. The purpose of this research is to introduce ICT and learning to operate Microsoft Word in grade 5 students at SDN 24 Gelumbang. With this activity, it is hoped that students will be able to operate computers and know the parts of the Microsoft Word application and how their use can help with schoolwork and improve abilities.
Manajemen Peningkatan Mutu pada MTs Tahfizh Hamalatul Qur'an Muhammad Aji Santoso; Ahmad Zainuri; Muslim Gani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.746

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi manajemen mutu pendidikan di MTs Tahfizh Hamalatul Qur’an, lembaga yang menyeimbangkan Tahfizh Al-Qur’an dan pendidikan akademik. Menghadapi tantangan kurikulum ganda, institusi ini menerapkan praktik manajemen yang efektif. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara, dokumentasi, dan observasi pada pemangku kepentingan utama, data dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan strategi manajemen mutu dalam tiga area kunci: penerimaan santri baru melalui seleksi sistematis, optimalisasi kuota, digitalisasi, dan kolaborasi stakeholder; proses pembelajaran yang mengintegrasikan Tahfizh dan akademik melalui penjadwalan, metodologi, pendampingan, dan evaluasi berkelanjutan; serta evaluasi mutu komprehensif diikuti tindak lanjut perbaikan dan pengembangan kurikulum. Strategi holistik ini efektif meningkatkan mutu pendidikan, memastikan standar, dan menghasilkan lulusan berkualitas, krusial untuk tujuan pendidikan Islam unggul. Penelitian ini terbatas pada satu institusi, membatasi generalisasi, dan belum mendalami faktor eksternal. Saran untuk penelitian selanjutnya meliputi studi komparatif di madrasah Tahfizh lain, analisis dampak strategi terhadap hasil belajar santri, dan kajian peran faktor eksternal. Penelitian ini memberikan wawasan tentang manajemen mutu madrasah Tahfizh, mengisi celah literatur, dan menawarkan strategi perbaikan.
IMPLEMENTASI INTERAKSI SOSIAL PADA KEMENAG OKI Syarip; Ahmad Zainuri; Saipul Annur
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9025

Abstract

Interaksi sosial merupakan proses dasar yang membentuk pola hubungan, struktur sosial, dan makna dalam masyarakat. Dalam organisasi publik seperti Kementerian Agama (Kemenag), interaksi sosial berperan krusial tidak sekadar sebagai komunikasi pertukaran informasi, tetapi juga sebagai mekanisme membangun koordinasi, kepercayaan, budaya organisasi, dan pencapaian tujuan kolektif. Studi ini mengkaji implementasi interaksi sosial di Kemenag Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), sebuah wilayah dengan keragaman sosial-keagamaan yang kompleks yang mencerminkan multikulturalisme Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian ini memaparkan bagaimana interaksi internal antar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan interaksi eksternal dengan masyarakat, termasuk ormas serta tokoh agama, dilaksanakan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Kemenag OKI mengedepankan budaya kolaboratif, komunikasi intensif, dan pembinaan SDM berkarakter, yang berkontribusi pada peningkatan efektivitas layanan, pemeliharaan harmoni sosial-keagamaan, dan penguatan legitimasi kelembagaan sebagai bagian yang dipercaya oleh masyarakat. Studi ini memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana interaksi sosial dapat menjadi strategi penting dalam tata kelola pemerintahan bidang agama yang adaptif dan responsif terhadap dinamika sosial-kultural lokal. Temuan ini juga menyarankan pentingnya internalisasi nilai kearifan lokal dan moderasi beragama dalam mengelola keragaman untuk mewujudkan keharmonisan masyarakat.
ANALISIS EFEKTIVITAS KURIKULUM BERBASIS CINTA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI Ridho Dwi Putra; Ahmad Zainuri; Muslim Ghani Yasir
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.12000

Abstract

Student character building is one of the primary goals of education in Indonesia, particularly in Islamic educational institutions such as State Islamic Senior High Schools (MAN). Effective character education focuses not only on cognitive aspects but also on students' affective and social aspects. One new approach introduced to support this goal is the Love-Based Curriculum (KBC), which places the values ​​of love, empathy, and respect as the main foundation of the learning process. This study uses literature review and theoretical studies to analyze the effectiveness of the KBC in shaping the character of MAN students, as well as the challenges and opportunities for its implementation in the context of Islamic education. The study results indicate that the KBC has the potential to improve character values ​​such as empathy, responsibility, discipline, and social goodness in students, although its implementation requires adequate policy support, teacher training, and affective evaluation.
STRATEGI KETELADANAN GURU DALAM INTERNALISASI KURIKULUM BERBASIS CINTA DI TINGKAT DASAR DI SMP N 1 MAKARTI JAYA Pitriani; Ahmad Zainuri; Muslim Gani Yasir
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.12020

Abstract

This study looks at how elementary school teachers at SMP N 1 Makarti Jaya use role-modeling techniques to help students internalize a love-based curriculum. The development of compassion, empathy, respect, accountability, and spiritual awareness are emphasized in a love-based curriculum as fundamental character traits included into regular educational activities. The study uses a case study design and a qualitative methodology. In-depth interviews with educators and school administrators, classroom observations, and document analysis were used to gather data. Thematic analysis was used to examine the data in order to find patterns of teachers' exceptional activities. The results show that internalizing the values of love in both academic and extracurricular situations is greatly aided by teacher role modeling. Teachers exhibit consistency in their words and deeds, engage in courteous communication, empathize with their students, and include moral principles into the curriculum. Value internalization is further reinforced by habituation techniques, introspective dialogues, and cooperative exercises. Through organized character-building programs, mutual respect among students, and religious activities, the school culture also promotes the execution of the love-based curriculum. The study comes to the conclusion that instructors' personal integrity and capacity to serve as genuine role models for pupils are critical to the success of a love-based curriculum. In addition to influencing students' cognitive comprehension of values, teacher exemplary also molds their attitudes and actions. Therefore, maintaining the internalization of love-based ideals in Islamic educational institutions requires enhancing teachers' character and professional growth.
KONSEP MUTU DAN MUTU PENDIDIKAN: PENERAPAN KONSEP PANCA CINTA DALAM KURIKULUM BERBASIS CINTA DI SMA NEGERI 1 KAYUAGUNG Siti Rahmatullisa; Ahmad Zainuri; Muslim Gani Yasir
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.12026

Abstract

This study aims to conceptually analyze the relationship between Human Resource Management (HRM) practices and teacher performance, with work engagement as a mediating variable. The study employed a qualitative approach with library research. Data were obtained through literature analysis over the past five years (2020–2025) from reputable international journals and accredited national journals. The synthesis results indicate that strategic HRM practices such as continuous training, competency-based performance evaluation systems, fair compensation, and transformational leadership significantly influence work engagement. Furthermore, work engagement was shown to be the primary psychological mechanism mediating the relationship between HRM practices and teacher performance improvement. These findings reinforce Strategic Human Resource Management theory and research findings in The International Journal of Human Resource Management (2022) and Human Resource Management Journal (2021). This study concludes that optimizing strategic and humanistic-based HRM systems is key to continuously improving the quality of education.
THE ROLE OF SCHOOL COMMITTEES IN IMPROVING THE QUALITY OF EDUCATIONAL SERVICES IN ELEMENTARY SCHOOLS THROUGHOUT THE TANAH ABANG SUBDISTRICT, PALI REGENCY Rastiana Rastiana; Abdullah Idi; Muslim Gani; Ahmad Zainuri
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v7i2.1611

Abstract

This study aims to analyze the role of School Committees in improving the quality of educational services in public elementary schools across Tanah Abang District, Penukal Abab Lematang Ilir Regency. This qualitative research employed a multiple-case study design involving three public elementary schools. Data were collected through in-depth interviews, limited participant observation, and document analysis. The analysis followed the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, enriched with pattern matching and cross-case analysis techniques. The findings reveal that the implementation of school committee roles remains largely administrative and symbolic. The advisory function is procedural rather than deliberative; supporting is incidental rather than strategic; controlling is constrained by limited capacity and transparency; and mediating lacks institutionalization. Drawing on public value governance and co-production perspectives, educational service quality requires institutional capacity building, transparency mechanisms, deliberative planning, and participatory evaluation forums. The study proposes an Integrative School Committee–Service Quality Model positioning the committee as a co-producer of educational service quality.
Analisis Implementasi Benchmarking dalam Peningkatan Mutu Pembelajaran Berbasis Deep Learning di Madrasah Ibtidaiyah Meta Melyani; Wamalia Wamalia; Ahmad Zainuri; Frika Fatimah Zahra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah menghadapi tantangan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di masa kini, terutama di tengah penerapan Kurikulum Merdeka yang menekankan pemahaman nilai-nilai Pancasila serta keterampilan yang dibutuhkan di abad ke-21. Metode lama tidak lagi cukup karena keterbatasan perangkat teknologi informasi, kemampuan guru dalam menggunakan AI yang masih rendah, serta sistem manajemen berbasis data yang kurang efektif.  Penelitian ini mempelajari penggunaan benchmarking sebagai cara untuk meningkatkan kualitas deep learning, sehingga proses dan hasil belajar mengajar bisa lebih baik. Metode penelitian kualitatif ini mengumpulkan data dari buku, jurnal yang terindeks, kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama, serta literatur tentang manajemen pendidikan yang menggunakan teknologi.  Analisis sintesis literatur mengidentifikasi praktik terbaik, hambatan, dan strategi untuk meningkatkan kinerja. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan benchmarking yang efektif mampu mendeteksi perbedaan kualitas dengan membandingkan madrasah yang berprestasi dan institusi internasional. Ini memudahkan proses penyerapan teknologi deep learning, seperti sistem yang bisa menyesuaikan diri, jaringan saraf buatan untuk mempersonalisasi pelajaran menghafal Al-Quran, literasi digital, dan matematika yang interaktif. Integrasi ini meningkatkan keterlibatan siswa, membuat pengajaran lebih efisien, dan meningkatkan kemampuan kompetitif secara global. Kesimpulan menunjukkan bahwa kombinasi antara benchmarking dan deep learning membentuk sistem pembelajaran adaptif yang didasarkan pada data yang berkelanjutan. Rekomendasi meliputi pelatihan bagi guru tentang AI, kerja sama dengan perusahaan edutech, serta dana untuk transformasi digital.
STRATEGI PEMBELAJARAN DIAGNOSIS DALAM INTERNALISASI KURIKULUM BERBASIS CINTA DI MADRASAH ALIYAH AL-ITTIFAQI’AH Muvtia Agustina; Ahmad Zainuri; Muslim Gani Yasir
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.12006

Abstract

This study aims to analyze and describe diagnostic learning strategies in the internalization process of a love-based curriculum at Madrasah Aliyah Al-Ittifaqiah. A love-based curriculum is understood as an educational approach that emphasizes compassion, empathy, responsibility, and spirituality as the foundation for students’ character development. The primary challenge in its implementation lies in ensuring that values are not confined to cognitive understanding but are manifested in students’ attitudes and behaviors.This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with the principal and teachers, and analysis of instructional documents. Data analysis was conducted through systematic data reduction, display, and conclusion drawing. The findings reveal that diagnostic learning strategies were implemented through initial mapping of students’ characteristics, identification of learning needs and socio-religious backgrounds, and continuous formative assessment. Teachers utilized diagnostic results to design contextual, reflective, and exemplary-based learning processes.The study concludes that diagnostic learning plays a significant role in strengthening the internalization of love-based values through habituation, educational dialogue, and integration of values into classroom activities. It recommends enhancing teachers’ competencies in diagnostic assessment and developing structured character evaluation instruments to support the sustainability of love-based curriculum implementation in madrasah education.
Co-Authors A Sibron Abdul Hadi Abdullah Idi Abdur Razzaq Abdurrahmansyah Abdurrahmansyah Ade Akhmad Saputra Ade Sentia Arsy Sabila Adinda Trikano Afriantoni Afuza Marinda Ahmad Zulfi Akmal Hawi Al Aliefa Turrasyid Al Haqqi Ali Akbarjono Aliya Meisi Amanda Maharani Amil Salim Amir Hamzah Amma, Tasurun Ananda Irene Putri Andin Salsabila Andina Anggraina Anis Marifah Annisa Cahya Wulandari Ardila Ardila Areefa Zahira Putri Ari Sandi Aryanti Feriyenci Asad Zamiko Asmuni Asmuni Asti Triasih Aura Angelina Ayu Sofya Badaruddin, KMS Baktina Damayanti Bella Beti Anggraini Brayen Jodi Forester Dahlia Oktamia Darwin Eka Saputra Deswita Farhani Deswita Farhani Dian Safitri Diana Lestari Dimas Prayanto Pratama Duski Duski Dwi Aulia Atefia Ega Rismasita Elsa Yuliani Enjel Panesa Ratu Anggalia Epilia Epilia Erham As’ari Ermis Suryana Erniwati La Abute Fadillah Azahra Farah Hasanah Noor Fathanah Az Zahrah Fathanah Az Zahrah Fathima Az Zahra Fatihatus Sya'adah Febriyanti Febriyanti Fitri Anggraini Fitri Oviyanti Fitria Wijayanti Frika Farimah Zahra Frika Farimah Zahra Frika Farimah Zahra Frika Fatimah Zahra Frika Fatimah Zahra Frika Fatimah Zahra Frika Fatimah Zahra Frika Fatimah Zahra Frika Fatimah Zahra Frika Fatimah Zahra Frika Fatimah Zahra Frika Fatimah Zahra Frika Fatimah Zahra Gita Wulandari Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hidayat Hikmatul Hasanah Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ikas Kasenda Imron Imron Indah Nurhidayah Indah Siti Nurhalizah Nurhalizah Intan Nuraini Juairiah Juairiah Juanidah K.A. Bukhori Karlina Yulista Karoma Karoma Kasinyo Harto Khovifah Puspita Kistoro, Hanif Cahyo Adi Krista Krista Latifa Hurin Nabila Utami Leli Yana Listiawanti Listiawanti Lizza Ardina Lukman Nugraha Lulu Ramadhani Farhanani Mardiah Astuti Mardiah Astuti Marma Safitri Maryamah Maskin Maskin Merry Yanto Meta Melyani Meti Friska Mgs Nazarudin Mia Audina Miftachul Huda Mirna Kartika Mohamad Fahri Mohd Fauzi Abu Hussin Muhamad Ardiansyah Muhamad Fauzi Muhamad Yudistira Nugraha Muhammad Adil Muhammad Afrianyah Muhammad Aji Santoso Muhammad Jhoni Muhammad Jhoni Muhammad Noupal Muhammad Rafi Al Ghifari Mukmin Mukmin Mukti Ali Mukti Ali Mukti Ali Mulyadi Mulyadi Muslim Gani Muslim Gani Muslim Gani Yasir Muslim Gani Yasir Muslim Gani Yasir Muslim Ghani Yasir Muvtia Agustina Nadia Eka Gusmaidawati Nadya Dwie Islami Nety Herawati Nikita Lusitania Nina Siti Salmaniah Siregar Novia Nurhayati Nurhalizah Nurhayati Nurlailah Nurlailah Nurlailah Nursyahbani Chusnul Novita Nurwahida Nyayu Khodijah Nyayu Soraya Ocha Azkiya Lutfiana Okta Aidil Fitri Olan Olan Parasih Parasih Parasih Parasih Parjiman Parjiman Pitriani Putri Patrika Putri Rama Sari Rahmawati Rastiana Rastiana Riana Auliya Ridho Dwi Putra Rina Noviana Rizki Sri Agustiana Robi Darwis Robi Yanto Rohani Rohani Sahrizal Sahrizal Saidina Saidina Saiful Annur Saipul Annur Saipul Anwar Salsabila Ananda Putri Sandi Akib Saprullah Saprullah Satrio Pandales Sekar Ardhanun Juwita Selamat Prihatin Septika Ramayanti Serly Monica Sheril Aulia Sherin Destianjasari Sherin Destrianjasari Shifa Galuh Chandraningtyas Siti Maulina Saputri Siti Nurhidayah Siti Rahmatullisa Sri Mulyani Sri Uswatun Hasanah Suci Rahmania Sukirman Sukirman Suwandi Syafi'i Syafi'i Syarip Tasya Etriani Tiara Aldillah Novika Tiara Listari Umi Nistira Wamalia Wamalia Waspodo Waspodo Yayi Sulistiorini Yollanda Yollanda Yulia Tri Samiha Yuniar Yuniar Yuniar Yuniar Yuniar Yuniar Yunita Yunita Yunita Yunita Yunita Yusron Masduki, Yusron Zahidal Hakim Zainal Arifin Zainal Berlian Zulkipli Zulkipli