Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan program Bina Keluarga Balita Holistik Integratif (BKBHI) untuk meningkatkan tumbuh kembang anak usia dini di PAUD Kober Ceria Yasbiati Yasbiati; Dadan Nugraha; Taopik Rahman; Lutfi Nur; Istikhoroh Nurzaman
Jurnal Abmas Vol. 18 No. 1 (2018): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v18i1.36611

Abstract

Banyaknya kegagalan dalam pengasuhan anak, bukan karena kurangnya kasih sayang orang tua pada anak, melainkan karena sebagian orang tua tidak tahu bagaimana cara mengasuh yang baik dan benar. Padahal orang tua adalah orang yang mempunyai peranan penting dalam proses asuh, asah dan asih bagi anak-anak mereka. Program BKBHI yang dicanangkan oleh pemerintah merupakan sebuah program dalam rangka pembinaan keluarga untuk mewujudkan tumbuh kembang balita secara optimal, dan merupakan upaya untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para ibu dan anggota keluarga lain tentang bagaimana cara mengasuh dan mendidik anak balita. Berdasarkan hal itu maka dilaksanakan penyuluhan dan pelatihan dengan fokus utama 1) pola asuh orang tua, 2) pentingnya tumbuh kembang anak, 3) kiat-kiat menjaga anak dari pengaruh media, dan 4) multiple intelligences anak yang dilaksanakan di Kober Ceria Kelurahan Setiajaya Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya. Adapun pola model pelatihan yang digunakan adalah model pelatihan dari Treadway Parker (Rohaniyah, 2005:19-22). Keberlangsungan untuk jangka panjang terkait program ini diperlukan kerjasama berbagai pihak baik itu pemerintahan, pengelola sekolah, maupun orang tua dan masyarakat itu sendiri.
Pengembangan program bina keluarga balita holistik integratif (BKBHI) untuk meningkatkan tumbuh kembang anak usia dini di PAUD Kober Ceria Yasbiati Yasbiati; Dadan Nugraha; Taopik Rahman; Lutfi Nur; Istikhoroh Nurzaman
Jurnal Abmas Vol. 20 No. 1 (2020): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v20i1.36427

Abstract

Banyaknya kegagalan dalam pengasuhan anak, bukan karena kurangnya kasih sayang orang tua pada anak, melainkan karena sebagian orang tua tidak tahu bagaimana cara mengasuh yang baik dan benar. Padahal orang tua adalah orang yang mempunyai peranan penting dalam proses asuh, asah dan asih bagi anak-anak mereka. Program BKBHI yang dicanangkan oleh pemerintah merupakan sebuah program dalam rangka pembinaan keluarga untuk mewujudkan tumbuh kembang balita secara optimal, dan merupakan upaya untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para ibu dan anggota keluarga lain tentang bagaimana cara mengasuh dan mendidik anak balita. Berdasarkan hal itu maka dilaksanakan penyuluhan dan pelatihan dengan fokus utama 1) Pola asuh orang tua, 2) Pentingnya tumbuh kembang anak, 3) Kiat-kiat menjaga anak dari pengaruh media, dan 4) Multiple Intelligences anak yang dilaksanakan di Kober Ceria Kelurahan Setiajaya Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya. Adapun pola model pelatihan yang digunakan adalah model pelatihan dari Treadway Pakker (Rohaniyah, 2005:19-22). Keberlangsungan untuk jangka panjang terkait program ini diperlukan kerjasama berbagai pihak baik itu pemerintahan, pengelola sekolah, maupun orang tua dan masyarakat itu sendiri.
Pengaruh permainan tradisional engklek terhadap self control siswa di sekolah dasar Elsa Eka Ayuningtyas; Syarip Hidayat; Lutfi Nur
Jurnal Abmas Vol. 22 No. 1 (2022): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v22i1.47582

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan self control pada siswa Sekolah Dasar. Rendahnya self control pada siswa Sekolah Dasar ditandai dengan kenakalan ringan sampai mengarah kepada perilaku destruktif. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut yaitu melalui permainan tradisional engklek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh permainan tradisional engklek terhadap self control siswa di Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan di Kelas VI SD Negeri 4 Gunungtanjung. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen, desain penelitian pre-experimental design, dan bentuk desain one group pretest-posttest design. Dalam pengumpulan data, teknik yang digunakan yaitu teknik non-tes berupa angket self control scale. Analisis data yang digunakan berupa analisis data kuantitatif dengan menggunakan program Microsoft Excel 2013 dan program SPSS 25. Hasil kemampuan self control siswa pada pretest dengan rata-rata skor 46,72. Sedangkan pada posttest dengan rata-rata skor sebesar 70,50. Hasil dari penelitian ini yaitu permainan tradisional engklek berpengaruh terhadap self control siswa di Sekolah Dasar.
Pengaruh permainan tradisional engklek terhadap self control peserta didik Elsa Eka Ayuningtyas; Syarip Hidayat; Lutfi Nur
Jurnal Abmas Vol. 24 No. 1 (2024): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i1.35466

Abstract

This research is motivated by low self-control among elementary school students. The lack of self-control in elementary students can indicate a behavior that can escalate to destructive behavior. One effort that can be made to address this issue is through the traditional game of engklek. The purpose of this study is to describe the effect of the traditional engklek game on the self-control of elementary school students. This research was conducted in Grade VI at SD Negeri 4 Gunungtanjung. The study used an experimental method with a pre-experimental design, specifically the one-group pretest-posttest design. A non-test technique was used as a self-control scale questionnaire for data collection. The data were analyzed quantitatively using SPSS 25. The average pretest score for students' self-control was 46.72, while the posttest average score was 70.50. The result of this study shows that the traditional engklek game improves the self-control of elementary school students.   Abstrak Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pengendalian diri pada peserta didik sekolah dasar. Rendahnya pengendalian diri pada peserta didik sekolah dasar ditandai dengan kenakalan ringan sampai mengarah kepada perilaku destruktif. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut yaitu melalui permainan tradisional engklek. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh permainan tradisional engklek terhadap pengendalian diri peserta didik di sekolah dasar. Pengabdian ini dilakukan di Kelas VI Sekolah Dasar Negeri 4 Gunungtanjung. Pengabdian dilakukan dengan metode eksperimen, rancangan pengabdian pra-eksperimen, dan bentuk rancangan satu kelompok praujian-pascaujian. Dalam pengumpulan data, teknik yang digunakan yaitu teknik non-tes berupa angket skala pengendalian diri. Analisis data yang digunakan berupa analisis data kuantitatif dengan menggunakan perangkat lunak SPSS 25. Hasil kemampuan pengendalian diri peserta didik pada praujian dengan rata-rata skor 46,72. Sedangkan pada pasca ujian dengan rata-rata skor sebesar 70,50. Hasil dari pengabdian ini yaitu permainan tradisional engklek berpengaruh terhadap pengendalian diri peserta didik di sekolah dasar. Kata Kunci: engklek; pengendalian diri; permainan tradisional
Co-Authors Ade Gafar Abdullah Ade Yulianto Agus Gumilar Agus Rusdiana,, Agus Agustin Vera Dewi Ahmad Mulyadiprana Ajeng Annamayra Alifa, Eva Nur Amung Ma'mun Andini Abuk Leoni anne Hafina, anne Apriliya, Seni Ardiansah Ardiansah Arief Abdul Malik Arief Budiman Bakhri, Rafdlal Saeful Burhan Hambali Cicin Solihati Fitria Firizqi Dadan Nugraha Dede Akhmad Nawawi Desi Fitriani Desi Nur Rachmawati Dian Indihadi Dindin Abdul Muiz Lidinillah E Kosasih Edi Setiawan Elis Solihati Elis Suryati Elsa Eka Ayuningtyas Ema Astri Muliasari Endah Saadah Epon Nur’aeni L Ervan Kastrena Esya Anesty Mashudi, Esya Anesty Eva Nur Alifa Eva Silvia Agustin Fariha Nilan Fariha Nilan Fitri Wulandari Gema Rullyana Ghullam Hamdu Gita Mustika Hani Oktaviyani Heny Hendrayati Hidayat, Syarip Hilma Tanzilia Ihsan Abdul Patah Imelda Febrianty Nur Adha Karinta Utami Karlimah Karlimah Krisna Sujaya Les Pingon Liska Auliyani Daswati Mesa Rahmi Stephani Muhammad Rahmanda Muslihin, Heri Yusuf Nadhif Surya Aditya Nandang Rusmana Nibrashanti Nibrashanti Nisryna Hanifah Nita Nurpina Reforwati Nita Noorhisham Hamzah Nuryanti Surastri Nurzaman, Istikhoroh Rangga Gelar Guntara Rani Nuraeni Rani Sri Rahayu Rayindha Melya Arrum Resti Andriyatni Rezaningrum Rezaningrum Ricky Septian Ramli Riesa Rismawati Siddik Rina Nur Rahayu Rosarina Giyartini Rudi Salam Rudi Salam Rudi Susilana, Rudi Shelvia Nurilfatihah Sianturi, Risbon Sifa Nadia Fitri Siti Raudhatul Jannah Nasution Sucipto Sucipto Sumardi Sumardi Sumardi, Sumardi Suryana, Dodi Susi Susanti Syahid Nur Yasin Teten Hidayat Tingtin Sumartini Widi Prayoga Wiliani Restu Astuti Wulan Nurlaela Yasbiati Yasbiati Yusuf Hidayat Yusuf Suryana