Claim Missing Document
Check
Articles

  Evaluasi dan Pengembangan Kebijakan Pendidikan Agama Islam (PAI) Gunarti Sukriyatun; Sofyan Sauri; Sutarman Sutarman
Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Vol 22 No 1 (2023): Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Nasional Laa Roiba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (860.422 KB) | DOI: 10.47467/mk.v22i1.1927

Abstract

The purpose of this study is to determine the evaluation and development of Islamic education policies, to provide input to policy makers to take better steps. Evaluation is to determine the ability of students before taking lessons, as well as determining the field of study or majors that they will choose. Fourth, diagnostic evaluation, which is an evaluation aimed at knowing and analyzing the condition of students, both with regard to the difficulties encountered, as well as the obstacles encountered in teaching and learning activities. The research method used is qualitative with document study. Documents in the form of Regulation of the Minister of Religion, Director General of Education at the Ministry of Religion of the Republic of Indonesia, and Islamic Religious Education policies implemented in Schools/Madrasahs, other documents that support research on the implementation of Islamic Religious Education policies implemented in Madrasas. The results of this study are first, evaluation and development of education, assessment and measurement of all components of education implementation, in the form of improvements and changes that occur in students after they take part in learning. Second, evaluation and development of education in Islam is very necessary, with the aim of providing the best service for students, improving and developing education to suit the times. Third, in terms of objectives, evaluation consists of formative, summative, placement, and diagnostic evaluations. Fourth, evaluation and development must be carried out based on certain conditions and principles so that the evaluation results can be acknowledged as true, and accepted by the parties concerned. Keyword: evaluation; policy; education.
Analisis Kebijakan Program Pendidikan Agama Islam Untuk Meningkatkan Partisipasi Orang Tua dan Masyarakat Risa Arisanti; Sofyan Sauri
Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Vol 22 No 1 (2023): Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Nasional Laa Roiba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (992.825 KB) | DOI: 10.47467/mk.v22i1.2061

Abstract

Education is a shared responsibility between schools, families, communities and governments. Facing challenges in the world of education in the future, it takes the support of parents and the community in achieving educational goals. This study analyzes Education policies to increase parental and community participation, using qualitative methods with library research. The results of the study indicate that currently the participation of the community in education has been stated in various government policies, but in its implementation the participation of parents and the community is still not optimal. So that in its implementation, further policy efforts are needed from the school to increase the role of parents and the community. Efforts to increase the role of parents and the community through school committees need to be realized in School-Based Management: (1) building school ownership attitudes, (2) formulating school policies, (3) building quality awareness, (4) attention to academic life, and (5) build school institutional work arrangements. Related to the purpose of education to form the character of students who have noble character, it is necessary to have good cooperation and coordination between the school, parents and the community in the success of value-based education. The school must integrate the content of the value curriculum in each lesson. There is good cooperation with parents in education that is in line in the family. Value education in society provides children with an understanding of the implementation of value education in society. Keywords: Policy, Participation, Parent, Education
Strategi Evaluasi dan Pengembangan Pendidikan Nilai pada PAI  (Pendidikan Agama Islam) Erick Yusuf; Sofyan Sauri
Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Vol 22 No 1 (2023): Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Nasional Laa Roiba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.799 KB) | DOI: 10.47467/mk.v22i1.2065

Abstract

This study aims to analyze strategies for the evaluation and development of value education in PAI. The method used is analytical description analysis with library research approach. Data is information obtained through books, magazines, newspapers and other literature that aims to form a theoretical basis. The results show that the evaluation and development of values education at PAI needs to be carried out so that the objectives of Islamic religious education can be achieved, namely to develop students who are faithful, devoted, and have noble character. For this reason, it is necessary in addition to consistency in the implementation of the concept but also research on the suitability of the implementation of the concept directly in the field so that cultural pluralism which more or less affects various elements of education can provide solutions in implementing national policies to the fullest. Keywords: evaluation strategy. value development. Islamic education
Strengthening Student Character Through Internalization of Religious Values in School Sofyan Sauri; Anwar Sanusi; Nalahuddin Saleh; Shofa Musthofa Khalid
al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 7, No 2 (2022): Pendidikan Agama Islam dan Pembelajaran
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/alt.v7i2.3369

Abstract

Abstract: Religious character is the principal capital teachers must teach students in schools. The religious character formed from a religious footing will allow someone to measure everything. Therefore, strengthening religious character must be seen as a conscious and planned effort by the teacher, not an effort that occurs by chance. This study aimed to explore in depth the implementation of strengthening student character through the internalization of religious character values carried out by teachers in Cianjur district schools. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Furthermore, data collection is done through observation, interviews, and documentation. The results showed that the highest percentage of strengthening students' character through internalization of religious values carried out by teachers to students was the value of worship, as much as 95%. At the same time, the patient value has the lowest percentage, 75%. This shows that the value of patience must be increased again in its cultivation both in learning and outside the classroom. Abstrak: Karakter religius merupakan modal utama yang harus diajarkan oleh guru kepada siswa di sekolah. Karakter religius yang terbentuk dari pijakan religius akan memungkinkan seseorang untuk mengukur segala sesuatu. Oleh karena itu, penguatan karakter religius harus dilihat sebagai upaya sadar dan terencana oleh guru, bukan upaya yang terjadi secara kebetulan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali secara mendalam tentang pelaksanaan penguatan karakter siswa melalui internalisasi nilai-nilai karakter religius yang dilakukan oleh guru di sekolah kabupaten Cianjur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Selanjutnya pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase paling tinggi dari penguatan karakter siswa melalui internalisasi nilai-nilai religius yang dilakukan oleh guru kepada siswa adalah nilai ibadah sebanyak 95%. Sedangkan nilai sabar memiliki persentase paling rendah yaitu 75%. Hal ini menunjukkan bahwa nilai sabar mesti ditingkatkan kembali dalam penanamannya baik dalam pembelajaran di kelas maupun di luar kelas.
Internalisasi Nilai-Nilai Karakter melalui Metode Keteladanan Guru di Sekolah Muchamad Rifki; Sofyan Sauri; Aam Abdussalam; Udin Supriadi; Miptah Parid
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4274

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui internalisasi nilai-nilai karakter melalui metode keteladanan guru di sekoah. Hal ini berangkat dari sebuah pandangan bahwa kesuksesan dalam penanaman nilai-nilai karakter pada suatu proses pendidikan tidak dapat dilepaskan dari keteladanan yang diberikan oleh guru terhadap para peserta didik. Jenis penelitian dalam penelitian ini menggunkan medotode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah terdiri dari guru, dan peserta didik SMAN 1 Pamnukan Subang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara.  Kesimpulan dari penelitian ini pendidikan karakter yaitu pendidikan yang di dalamnya terdapat proses pengembangan nilai-nilai karakter bangsa pada setiap individu, sehingga setiap individu mempunyai karakter dan nilai sebagai karakter dirinya, mengimplementasikan setiap nilai religius pada kehidupan sehari-hari, sebagai anggota masyarakat, dan warga negara yang berjiwa nasioanalis, kreatif, produktif dan religius. Nilai-nilai pendidikan karakter seperti nilai religius, jujur, disiplin, bertanggung jawab, peduli sosial, peduli lingkungan, mandiri, cinta tanah air dan semangat kebangsaan. Tindakan memberikan keteladanan yang dilakukan oleh guru kepada peserta didik yaitu dengan membeikan contoh melalui perkataan, perbuatan dan berbagai metode yang lain, seperti dengan memberikan contoh melalui penjelasan secara langsung. Selain itu pemberian contoh juga dilakukan dengan melakukan penayangan video pendek yang di dalamnya mengandung nilai religius, dan selalu mencontohkan berpakain yang rapih dan sopan.
Pengembangan Karakter Religius Peserta Didik Berbasis Keteladanan Guru Dalam Pembelajaran PAI Muchamad Rifki; Sofyan Sauri; Aam Abdussalam; Udin Supriadi; Miptah Parid
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 001 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i4.3597

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai proses pengembangan karakter religius peserta didik yang berbasis kepada keteladanan guru di Sekolah. Hal ini berangkat dari sebuah pandangan bahwa kesuksesan dalam mengembangkan nilai-nilai karakter religius pada suatu proses pendidikan tidak dapat dilepaskan daripada keteladanan yang diberikan oleh guru terhadap para peserta didik. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis kualitatif dengan metode yang dipakai adalah studi kasus (case study). Kemudian pendekatan yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif. Sementara analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif-analisis. Hasil tulisan ini menunjukkan bahwa di Sekolah, pengembangan karakter religius peserta didik yang berbasis kepada keteladanan guru ini ditunjukkan dengan adanya pengembangan terhadap nilai-nilai yang mengarah pada pembentukan karakter religius peserta didik, seperti sikap taat melaksanakan ibadah, berprilaku baik sesuai ajaran agama, berbicara dengan santun dan saling menghormati dengan sesama warga sekolah. Kemudian pengembangan karakter religius tersebut dilakukan oleh ketika guru berada di dalam maupun di luar kelas, dan juga dengan memanfaatkan komunikasi verbal dan juga non verbal.
Ilmu Sosial dan Humaniora Sebagai Bagian Perkembangan Filsafat Tika Afrilla Tika; Sofyan Sauri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10040

Abstract

Filsafat merupakan induk ilmu yang dalam perkembangannya mengalami perubahan ke dalam arti yang lebih luas, seiring dengan perkembangan zaman mulai timbul konsep yang membedakan antara filsafat dan ilmu pengetahuan bahkan berkembang menjadi disiplin ilmu secara khusus dan memiliki fokus landasan dan tujuan disiplin ilmu itu sendiri. Filsafat ilmu dapat dilihat sebagai mediator dalam setiap perkembangan ilmu pengetahuan, Ilmu sosial dan humaniora bersumber dari filsafat. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode literatur review melalui studi literatur artikel jurnal-jurnal serta buku yang dapat dipercaya dan teuji kebenaran tentang perkembangan ilmu-ilmu sosial. Humaniora adalah ilmu pengetahuan yang dianggap bertujuan membuat manusa lebih manusiawi, dalam artian membuat manusia lebih berbudaya, seperti teologi, filsafat, ilmu hukum, ilmu sejarah, filologi, ilmu Bahasa, kesusastraan dan ilmu kesenian, artinya humaniora adalah bentuk perilaku yang menjunjung nilai kemanusiaan yang kakiki akan menghasilkan interpretasi yang memungkinkan adanya suatu orientasi bagi tindakan manusia dalam kehidupan bersama.
Internalisasi Nilai-Nilai Karakter melalui Metode Keteladanan Guru di Sekolah Muchamad Rifki; Sofyan Sauri; Aam Abdussalam; Udin Supriadi; Miptah Parid
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4274

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui internalisasi nilai-nilai karakter melalui metode keteladanan guru di sekoah. Hal ini berangkat dari sebuah pandangan bahwa kesuksesan dalam penanaman nilai-nilai karakter pada suatu proses pendidikan tidak dapat dilepaskan dari keteladanan yang diberikan oleh guru terhadap para peserta didik. Jenis penelitian dalam penelitian ini menggunkan medotode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah terdiri dari guru, dan peserta didik SMAN 1 Pamnukan Subang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara.  Kesimpulan dari penelitian ini pendidikan karakter yaitu pendidikan yang di dalamnya terdapat proses pengembangan nilai-nilai karakter bangsa pada setiap individu, sehingga setiap individu mempunyai karakter dan nilai sebagai karakter dirinya, mengimplementasikan setiap nilai religius pada kehidupan sehari-hari, sebagai anggota masyarakat, dan warga negara yang berjiwa nasioanalis, kreatif, produktif dan religius. Nilai-nilai pendidikan karakter seperti nilai religius, jujur, disiplin, bertanggung jawab, peduli sosial, peduli lingkungan, mandiri, cinta tanah air dan semangat kebangsaan. Tindakan memberikan keteladanan yang dilakukan oleh guru kepada peserta didik yaitu dengan membeikan contoh melalui perkataan, perbuatan dan berbagai metode yang lain, seperti dengan memberikan contoh melalui penjelasan secara langsung. Selain itu pemberian contoh juga dilakukan dengan melakukan penayangan video pendek yang di dalamnya mengandung nilai religius, dan selalu mencontohkan berpakain yang rapih dan sopan.
Penggunaan Whatsapp Group Sebagai Media Pembelajaran Khat Kufi Murabba' Foks Indonesia Adib Alfalah; Sofyan Sauri; M Zaka Al Farisi
Nady Al-Adab : Jurnal Bahasa Arab Vol. 20 No. 1 (2023): Nady al-Adab
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jna.v20i1.24943

Abstract

Whatsapp yang semula populer sebagai media komunikasi, laju era digital membuatnya dapat diimplementasikan sebagai media pembelajaran di dunia pendidikan/ pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana penggunaan aplikasi Whatsapp group dalam pembelajaran khat kufi murabba’ FOKS Indonesia, serta persepsi para member mengenai hal tersebut. Peneliti berfokus pada sebuah komunitas pegiat kufi murabba’ FOKSI. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik triangulasi melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti juga menggunakan instrumen berupa angket skala likert dan terbuka yang disebar pada member FOKSI sejumlah 30 responden. Sementara analisis data penelitian merujuk pada model Miles dan Huberman, yaitu melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan whatsapp group berfungsi sebagai wadah diskusi dan penugasan pembelajaran khat kufi murabba’ FOKSI. Para member FOKSI memberikan respons yang positif dengan prosentase hasil angket 89,3% “Sangat Setuju” bahwa penggunaan whatsapp group mampu meningkatkan motivasi belajar member dan menjadikan pembelajaran lebih intensif dan mudah dipahami. Namun tak lepas dari ketidaksempurnaan sebuah media, whatsapp dirasa belum memiliki fitur yang memadai dalam pertemuan kelas dengan jumlah peserta yang banyak. Secara keseluruhan, whatsapp group ‘recomended’ untuk diimplementasikan sebagai media pembelajaran khat kufi murabba’.
IMPLEMENTASI METODE PERMAINAN BISIK BERANTAI DAN MEDIA CANVA DALAM MENINGKATKAN PENGUASAAN MUFRODAT Nida Hanifah; Sofyan Sauri; Yusuf Ali Tantowi
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 2 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i2.276-286

Abstract

Penguasaan mufrodat sangat penting bagi siswa dalam mempelajari bahasa Arab. Meski demikian, banyak siswa yang masih menghadapi kesulitan dalam menguasainya karena minat belajar yang kurang. Hal tersebut terjadi dikarenakan metode dan media ajar yang dipakai tidak sesuai. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menilai seberapa efektif proses pembelajaran siswa dalam mengimplementasikan metode permainan bisik berantai dan media Canva dalam meningkatkan kemampuan siswa kelas V SDIT At-Taqwa Gegerkalong Bandung dalam mempelajari mufrodat bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas dua siklus serta melibatkan 22 siswa sebagai subjek penelitian. Data yang dikumpulkan mencakup data kualitatif yang diperoleh melalui observasi peneliti di sekolah, serta data kuantitatif diperoleh melalui angket siswa dan nilai tes (pre-test) dan (post-test). Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan metode permainan bisik berantai dan media Canva terbukti efektif dalam meningkatkan penguasaan mufrodat bahasa Arab siswa, dengan peningkatan nilai siswa dari 45,4% pada siklus I menjadi 81,8% pada siklus II.
Co-Authors Aam Abdussalam Abdul Waidl Aceng Kosasih, Aceng Adibah Ulaya Putri Agung Dwi Putra Akmalia, Frida Ambiya, Iza Zainal Anwar Sanusi Arman Maulana Asep Deni Normansyah Asep Sopian Barlian, Ujang Cepi Burhan Kurniansyah Dasim Budimansyah, Prayoga Bestari, Redi Yamanto, Dasim Budimansyah, Dewi Indrawaty Dian Elvira Nanda Isnaini Dian Hidayati Diding Nurdin, Diding Dwi Essy Ramala Dwinova Indhira Putri Edi Suresman Encep Syarief Nurdin Erick Yusuf Fajar Nugraha Fatkhullah, Faiz Karim Firdaus Wajdi, Firdaus Fitri Dwi Indriyani Fuadi, Farhan Galih Widi Astuti Gunarti Sukriyatun Gyan Puspa Lestari Hikmah Maulani Indradewa, Rhian Iptikarul Ilmi Iza Zainal Ambiya M Zaka Al Farisi M. Jasin, Faisal Mad 'Ali Mad Ali Maesaroh Maesaroh Mia Nurmala Miptah Parid Mohamad Zaka Al-Farisi Mohammad Zaka Al Farisi Mokh. Iman Firmansyah Muchamad Rifki Mulyadi Mulyadi Mupid Hidayat Nalahuddin Saleh Neneng Euis Kartini Neneng Komariah Nida Hanifah Normansyah, Asep Deni Nurhalali Deden As’ari Nurhalali Deden As’ari Nursyamsiah, Nunung Nurulhaq, Dadan Odik Sodikin Pupun Nuryani Purwati, Purwati Rakhmat, Cece Rihlah Nur Aulia Rinita Rosalinda Dewi Risa Arisanti Robithah Aulia Rohman Rohman Rosyadi Sari Narulita Shofa Musthofa Khalid, Shofa Musthofa Siti Rosmayati Somad, Momod Abdul Supriadi, Rinaldi Sutarman Sutarman Syihabuddin Syihabuddin Tajudin Tajudin Tantowi, Yusuf Ali Teni Maryatin Tika Afrilla Tika Udin Supriadi Wafa Nurul Husna Wasniah Wasniah Wirdanengsih Wirdanengsih Yadi Ruyadi Yanti Yulianti Yayan M.A Nurbayan Yayu Nurhayati Rahayu  Rusdiono Mukri