Baharuddin Badaru
Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia

Published : 73 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Penerapan Sistem Pembuktian Terbalik Dalam Tindak Pidana Korupsi Gratifikasi Hamrullah Hamrullah; Baharuddin Badaru; Muhammad Rinaldy Bima
Journal of Lex Generalis (JLG) Vol. 2 No. 7 (2021): Journal of Lex Generalis (JLG)
Publisher : Journal of Lex Generalis (JLG)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.367 KB)

Abstract

Tujuan penelitian menganalisis efektivitas penerapan sistem pembuktian terbalik dalam tindak pidana korupsi gratifikasi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi. Tipe penelitian ini adalah yuridis empiris, data yang diperoleh penulis dari studi dokumen maupun wawancara dengan pihak yang berkepentingan dalam hal ini pihak Kejaksaan Negeri Makassar maupun Pengadilan Tipikor Makassar. Hasil Penelitian penulis mendapatkan bahwa: Efektivitas penerapan sistem pembuktian terbalik dalam tindak pidana korupsi gratifikasi kurang berjalan secara efektif, dikerenakan dalam sistem pembuktian terbalik terhadap penerapannya dalam tindak pidana korupsi gratifikasi masih memiliki kelemahan yaitu belum lengkapnya norma hukum yang jelas yang mengatur pembalikan beban pembuktian dalam undang-undang tindak pidana korupsi. Faktor yang mempengaruhi sistem pembuktian terbalik terhadap tindak pidana korupsi gratifikasi antara lain: substansi hukum, pemahaman hukum, budaya hukum. The Research objective to analyze the effectiveness of the application of the reverse proof system in the criminal act of corruption gratification, and the influencing factors. This type of research is empirical juridical, data obtained by the author from document studies and interviews with interested parties, in this case the Makassar District Attorney and Makassar Corruption Court. The results of the study the authors found that: The effectiveness of the application of the reversed proof system in the criminal act of corruption gratification is not running effectively, because the reverse proof system against its application in the criminal act of corruption gratification still has weaknesses, namely the incomplete legal norms governing the reversal of the burden of proof in the law - corruption law. Factors that affect the reverse proof system for corruption crimes of gratification include: legal substance, legal understanding, legal culture.
Efektivitas Pelaksanaan Operasi Sikat Lipu di Kabupaten Bone: Studi Kasus Tahun 2018-2020 Amirullah Amirullah; Hambali Thalib; Baharuddin Badaru
Journal of Lex Generalis (JLG) Vol. 2 No. 9 (2021): Journal of Lex Generalis (JLG)
Publisher : Journal of Lex Generalis (JLG)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.744 KB)

Abstract

Tujuan penelitian menganalisis efektivitas Pelaksanaan Operasi Sikat Lipu di Kabupaten Bone (Studi Kasus Pelaksanaan Operasi Sikat Lipu Tahun 2018 sampai dengan 2020). Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum empiris. Hasil penelelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Operasi Kepolisian SIkat Lipu masih kurang efektif dalam menekan jumlah kejadian tindak pidana pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor di Kabupaten Bone dan Upaya - upaya yang dilakukan untuk mengungkap dan menangani kasus Pencurian dengan pemberatan, Pencurian dengan kekerasan dan Pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di Kabupaten Bone antara lain dengan melakukan Upaya preemtif dengan meningkatkan peran masyarakat dalam memberikan informasi kepada pihak Kepolisian terkait tindak pidana pencurian, preventif (pencegahan) patroli dialogis secara rutin dan upaya refresif atau penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor. The research objective to analyze the effectiveness of the Lipu Brush Operation Implementation in Bone Regency (Case Study of Lipu Brush Operation Implementation from 2018 to 2020). The research method used is the empirical legal research method. The results of the study indicate that the implementation of the SIkat Lipu Police Operation is still less effective in reducing the number of criminal acts of theft by weight, theft with violence and theft of motor vehicles in Bone Regency and the efforts made to uncover and handle cases of theft with weight, theft with violence and the theft of motor vehicles that occurred in Bone Regency, among others, by carrying out preemptive efforts by increasing the role of the community in providing information to the Police regarding criminal acts of theft, preventive (prevention) routine dialogical patrols and repressive efforts or law enforcement against perpetrators of theft crimes with weights. , violent theft and motor vehicle theft.
Penerapan Sanksi Pidana Penjara Seumur Hidup Dihubungkan Dengan Tujuan Pemidanaan Berdasarkan Undang-Undang Pemasyarakatan Akbar Ainur Ramadhan; Hambali Thalib; Baharuddin Badaru
Journal of Lex Generalis (JLG) Vol. 2 No. 9 (2021): Journal of Lex Generalis (JLG)
Publisher : Journal of Lex Generalis (JLG)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.676 KB)

Abstract

Tujuan penelitian menganalisis penerapan sanksi pidana penjara seumur hidup bagi narapidana dihubungkan dengan tujuan pemidanaan berdasarkan dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pidana penjara seumur hidup tidak sesuai dengan tujuan pemidanaan yang ditinjau dari tujuan pemidanaan dalam teori retributivisme teleologis atau teori gabungan yang menjadi landasan pemidanaan saat ini. Pidana seumur hidup cenderung diorientasikan pada aspek perlindungan masyarakat dengan mengesampingkan perlindungan individu. Pidana seumur hidup dipandang tidak sesuai dengan tujuan filsafat sistim pemasyarakatan yang menghendaki pentingnya upaya memasyarakatkan narapidana karena pada hakekatnya perampasan kemerdekaan seseorang seharusnya hanya bersifat sementara sebagai sarana untuk memulihkan integritas terpidana agar mampu melakukan readaptasi sosial. The research objective to analyze the the application of life imprisonment for inmates associated with the purpose of punishment based on Law No. 12 of 1995. This study uses a qualitative approach. The results of this study indicate that life imprisonment is not in accordance with the purpose of sentencing in terms of the purpose of punishment in the theory of teleological retributivism or the combined theory which is the basis for the current punishment. Life imprisonment tends to be oriented to the aspect of community protection to the exclusion of individual protection. Life imprisonment is seen as inconsistent with the purpose of the penitentiary system philosophy which requires the importance of socializing prisoners because in essence the deprivation of one's freedom should only be temporary as a means to restore the integrity of the convict to be able to carry out social adaptation.
Efektivitas Penegakan Hukum Tindak Pidana Terhadap Penyerobotan Hak Atas Tanah Di Kota Makassar Hardjoko Hardjoko; Sufirman Rahman; Baharuddin Badaru
Journal of Lex Generalis (JLG) Vol. 3 No. 1 (2022): Journal of Lex Generalis (JLG)
Publisher : Journal of Lex Generalis (JLG)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.51 KB)

Abstract

Tujuan penelitian menganalisis penerapan sanksi pidana terhadap pelaku penyerobotan hak atas tanah dalam proses penyidikan pada Polrestabes Makassar dan faktor-faktor yang mempengaruhi. Tipe yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum sosiologis dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis penerapan sanksi pidana terhadap pelaku penyerobotan hak atas tanah dalam proses pada penyidikan pada Polrestabes Makassar terhadap pelaku penyerobotan hak atas tanah. Hasil penelitian telah menemukan fakta bahwa penegakan hukum pidana terhadap pelaku penyerobotan hak atas tanah kurang efektif dalam proses penyelidikan maupun penyidikan pada Polrestabes Makassar. Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam penegakan hukum pidana oleh penyidik Polrestabers Makassar terhadap pelaku penyerobotan hak atas tanah, yaitu faktor substansi hukum, faktor struktur hukum, faktor sarana dan fasilitas serta faktor kesadaran hukum. The research objective to analize the application of criminal sanctions against perpetrators of usurping land rights in the investigation process at the Makassar Police and the influencing factors. The type used in this research is sociological legal research with the aim of knowing and analyzing the application of criminal sanctions against perpetrators of usurping land rights in the investigation process at the Makassar Police Station against perpetrators of usurping land rights. The results of the study have found the fact that criminal law enforcement against perpetrators of usurping land rights is less effective in the process of investigation and investigation at the Makassar Polrestabes. The factors that influence the enforcement of criminal law by Makassar Police investigators against perpetrators of usurping land rights, namely the legal substance factor, legal structure factor, facilities and facilities factor and legal awareness factor.
Efektivitas Penuntutan Terhadap Anak Yang Di Jadikan Kurir Narkotika: Studi Kasus Di Kejaksaan Negeri Sidenreng Rappang Baso Sutrianti; Mulyati Pawennei; Baharuddin Badaru
Journal of Lex Generalis (JLG) Vol. 3 No. 2 (2022): Journal of Lex Generalis (JLG)
Publisher : Journal of Lex Generalis (JLG)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.005 KB)

Abstract

Tujuan penelitian menganalisis efektivitas penuntutan terhadap anak yang dijadikan kurir narkotika di Kejaksaan Negeri Sidenreng Rappang dan faktor yang mempengaruhi. Tipe penelitian ini adalah yuridis empiris. Hasil Penelitian penulis mendapatkan bahwa: Efektivitas penuntutan terhadap anak yang dijadikan kurir narkoba di Kejaksaan Negeri Sidenreng Rappang kurang berjalan secara efektif dikarenakan tidak adanya jaksa penuntut umum yang khusus menangani perkara anak serta dalam tuntutan yang diterapkan oleh jaksa penuntut umum terhadap anak yang dijadikan kurir narkotika berbeda dengan tindak pidana yang dilakukan oleh orang dewasa. Faktor yang mempengaruhi efektivitas penuntutan terhadap anak yang dijadikan kurir narkoba di Kejaksaan Negeri Sidenreng Rappang yaitu; substansi, struktur, dan budaya hukum. Ketiga faktor tersebut saling berhubungan terhadap proses penuntutan terhadap anak yang dijadikan kurir narkotika. The research objective to analize the effectiveness of prosecuting children who were used as narcotics couriers at the Sidenreng Rappang District Attorney's Office and the influencing factors. This type of research is empirical juridical. The results of the study authors found that: The effectiveness of prosecution of children who were used as drug couriers at the Sidenreng Rappang District Attorney was not running effectively due to the absence of public prosecutors who specifically handled children's cases and the demands applied by the public prosecutor to children who were used as narcotics couriers were different. with crimes committed by adults. The factors that influence the effectiveness of prosecution of children who are used as drug couriers at the Sidenreng Rappang District Attorney are; substance, structure, and legal culture. These three factors are interconnected with the prosecution process against children who are used as narcotics couriers.
Putusan Bebas Terhadap Terdakwa Tindak Pidana Narkotika Ananda Eka Saputra; Baharuddin Badaru; Satrih Satrih
Journal of Lex Generalis (JLG) Vol. 3 No. 2 (2022): Journal of Lex Generalis (JLG)
Publisher : Journal of Lex Generalis (JLG)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.701 KB)

Abstract

Tujuan penelitian menganalisis dasar pertimbangan hukum hakim atas pemberian putusan bebas terhadap terdakwa tindak pidana narkotika, mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang menjadi dasar pertimbangan hukum hakim sehingga memberikan putusan bebas terhadap terdakwa tindak pidana narkotika. Penelitian ini adalah penelitian hukum yang dilakukan dengan pendekatan empiris. Hasil penelitian ini menggambarkan yang menjadi dasar pertimbangan hukum hakim dalm menjatuhkan putusan bebas yakni sesuai dengan ketentuan dalam pasal 191 (1) KUHAP, yakni tidak terbukti secara sah dan diputus bebas. Sebagai saran untuk mencegah Majelis Hakim melakukan putusan bebas kepada terdakwa, maka jaksa penuntut umum dalam membuat dakwaan dan tuntutan harus lebih cermat, jelas dan teliti dalam memasukkan pasal dan memperhatikan unsur-unsur pidana yang dilakukan oleh terdakwa. The research objective to analyze the basis of the judge's legal considerations for giving an acquittal to the defendant of a narcotic crime, to find out and analyze the factors that form the basis of the judge's legal considerations so as to give an acquittal to the defendant of a narcotic crime. This research is a legal research conducted with an empirical approach. The results of this study illustrate that the basis for the judge's legal considerations in imposing an acquittal is in accordance with the provisions in Article 191 (1) of the Criminal Procedure Code, which is not legally proven and acquitted. As a suggestion to prevent the Panel of Judges from making an acquittal to the defendant, the public prosecutor in making indictments and charges must be more careful, clear and thorough in entering articles and paying attention to the criminal elements committed by the defendant.
Penegakan Hukum Terhadap Pencurian Oleh Anak Di Kepolisian Resort Mamuju Iskandar Iskandar; Sufirman Rahman; Baharuddin Badaru
Journal of Lex Generalis (JLG) Vol. 3 No. 2 (2022): Journal of Lex Generalis (JLG)
Publisher : Journal of Lex Generalis (JLG)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.203 KB)

Abstract

Tujuan penelitian menganalisis tinjauan hukum terhadap pencurian kekerasan oleh anak di bawah umur di Polresta Mamuju Polda Sulawesi Barat, dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Tipe penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan yuridis-empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penegakan hukum terhadap pencurian oleh anak di Polresta Mamuju yang dikaji dari penyelesaian beberapa kasus berdasarkan berkas perkara oleh penyidik telah dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, artinya tersangka sudah memenuhi unsur-unsur yang tercantum dalam Pasal 365 Ayat (1) dan Ayat (2) Ke.1 dan Ke-2e KUHPidana, sehingga perkara tersebut dapat ditingkatkan ke tahap penuntutan. Meskipun demikian, masih ada beberapa kasus yang belum dituntaskan karena penyidik masih terkendala dengan kurangnya menemukan bukti-bukti untuk membuat terang suatu pencurian oleh anak di Polresta Mamuju Kepolisian Daerah Sulawesi Barat, dan (2) Faktor penegakan hukum, pengetahuan hukum, kesadaran hukum, lingkungan sosial, kondisi ekonomi, dan pengetahuan agama merupakan faktor yang dinilai belum berpengaruh terhadap efektivitas penegakan hukum terhadap pencurian oleh anak di Polresta Mamuju Kepolisian Daerah Sulawesi Barat. The research objective to analyze the legal review of violent theft by minors at the Mamuju Police of the West Sulawesi Police, and the factors that influence it. This type of research is descriptive research with a juridical-empirical approach. The results showed that: (1) Law enforcement against theft by children at the Mamuju Police which was studied from the settlement of several cases based on case files by investigators had been carried out in accordance with applicable laws and regulations, meaning that the suspect had fulfilled the elements listed in Article 365 Paragraph (1) and Paragraph (2) 1 and 2e of the Criminal Code, so that the case can be escalated to the prosecution stage. Nevertheless, there are still some cases that have not been resolved because investigators are still constrained by the lack of finding evidence to make light of a theft by a child at the Mamuju Regional Police of the West Sulawesi Police, and (2) Law enforcement factors, legal knowledge, legal awareness, environment Social, economic conditions, and religious knowledge are factors that are considered to have not affected the effectiveness of law enforcement against child theft at the Mamuju Regional Police of the West Sulawesi Police.
Analisis Kriminologi Tindak Pidana Kecelakaan Lalu Lintas Yang Menyebabkan Kematian Yang Dilakukan Oleh Anak: Studi Kasus Di Polres Luwu Suehrmanto Suhermanto; Mulyati Pawennei; Baharuddin Badaru
Journal of Lex Generalis (JLG) Vol. 3 No. 2 (2022): Journal of Lex Generalis (JLG)
Publisher : Journal of Lex Generalis (JLG)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.708 KB)

Abstract

Tujuan penelitian menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana kecelakaan lalu lintas yang dilakukan oleh anak. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode empiris,. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Faktor penyebab terjadinya tindak pidana kecelakaan lalulintas yang dilakukan oleh anak di Kabupaten Luwu adalah: Faktor internal, meliputi: Usia, Eksistensi diri, Kurangnya kesadaran akan keselamatan diri sendiri dan orang lain, Kurangnya kesadaran akan peraturan lalulintas; Faktor eksternal, meliputi:Kurangnya perhatian orang tua, lingkungan pergaulan. 2) Upaya-upaya yang dilakukan aparat Kepolisian Resort Luwu dalam rangka mengurangi tindak pidana kecelakaan lalulintas yang dilakukan oleh anak di Kabupaten Luwu yaitu: Upaya Pre-emtif, dengan melakukan patroli utamanya Sekolah, tempat keramaian seperti pasar, mal dan pusat perbelanjaan, Upaya preventif, melalui penyuluhan kepada anak-anak sekolah tentang masalah Peraturan Lalulintas dan tatacara berlalulintas yang baik; membentuk Patroli Keamanan Sekolah. Upaya represif, dilakukan dengan jalan melakukan tilang bagi setiap pelanggar lalulintas dengan sanksi membayar denda di pengadilan maupun di bank, menyita kendaraan, memanggil orang tua dan membuat surat pernyataan agar tidak diberikan lagi kendaraan untuk digunakan di jalan. The research objective to analyze the factors that cause traffic accidents committed by children. The research method used in this study is the empirical method. The results of the study show that 1) The factors that cause traffic accidents committed by children in Luwu Regency are: Internal factors, including: Age, Self-existence, Lack of awareness of the safety of oneself and others, Lack of awareness of traffic rules; External factors, including: Lack of parental attention, social environment. 2) Efforts made by the Luwu Resort Police apparatus in order to reduce traffic accidents committed by children in Luwu Regency, namely: Pre-emptive efforts, by conducting patrols mainly schools, crowded places such as markets, malls and shopping centers, Preventive efforts , through counseling to school children about the problem of Traffic Regulations and good traffic procedures; formed the School Safety Patrol. Repressive measures are carried out by issuing fines for every traffic violator with sanctions for paying fines in court or at the bank, confiscation of vehicles, calling parents and making statements so that no more vehicles are given to be used on the road.
Interpretasi Psikologi Hukum Terhadap Perlindungan Anak Dalam Pembaharuan Hukum Pidana Di Indonesia Andy Parawansa S; Syahruddin Nawi; Baharuddin Badaru
Journal of Lex Generalis (JLG) Vol. 3 No. 3 (2022): Journal of Lex Generalis (JLG)
Publisher : Journal of Lex Generalis (JLG)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.236 KB)

Abstract

Tujuan penelitian menganalisis penerapan Psikologi hukum terhadap perlindungan anak dalam sistem pembaharuan hukum pidana di Indonesia dan mengetahui dan faktor-Faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini adalah penelitian Normatif (Doktrinal). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis Psikologi hukum perlindungan anak dalam pembaharuan hukum pidana Perlindungan anak adalah segala upaya untuk menciptakan kondisi agar setiap anak dapat menjalankan hak dan kewajibannya serta mendorong perkembangan dan pertumbuhan normal anak secara wajar baik fisik, mental dan sosial. Meskipun ilmu psikologi hanya dapat memberikan jawaban yang tidak lengkap, prosedur dan praktek sistem hukum semestinya bersumber pada informasi terbaik yang ada saat ini. The research objective to analyze the application of legal psychology to child protection in the criminal law reform system in Indonesia and to find out and the factors that influence it. This research is a normative (doctrinal) research. The results of this study indicate that the psychological analysis of child protection law in the renewal of criminal law Child protection is all efforts to create conditions so that every child can exercise their rights and obligations and encourage normal development and normal growth of children physically, mentally and socially. Although psychology can only provide incomplete answers, the procedures and practices of the legal system should be based on the best information currently available.
Teknik Penyidikan Yang Dilakukan Oleh Kejaksaan Dalam Rangka Pemberantasan Pidana Korupsi: Studi Kasus Pada Kejaksaan Negeri Polewali Mandar A.M. Rieker M; Abd Rahman; Baharuddin Badaru
Journal of Lex Generalis (JLG) Vol. 3 No. 4 (2022): Journal of Lex Generalis (JLG)
Publisher : Journal of Lex Generalis (JLG)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.606 KB)

Abstract

Tujuan penelitian menganalisis efektivitas pelaksanaan teknik penyidikan yang dilakukan oleh kejaksaan dalam rangka pemberantasan pidana korupsi di Kejaksaan Negeri Polewali Mandar dan faktor yang mempengaruhinya. Tipe penelitian ini adalah yuridis empiris, Hasil Penelitian penulis mendapatkan bahwa: Efektivitas pelaksanaan teknik penyidikan yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Polewali Mandar, kurang berjalan secara efektif, dikarenakan pada pelaksanaan penyidikan dilapangan oleh penyidika menemukan kesulitan untuk menyusaikan unsur-unsur materil dengan beberapan bukti petunjuk serta penyesuian keterangan saksi saat dimintai keterangan oleh penyidik. Faktor yang mempengaruhi efektivitas pelaksanaan teknik penyidikan yang dilakukan Kejaksaan Negeri Polewali Mandar, faktor yang paling berpengaruh terhadap efektivitas penyidikan adalah struktur hukum yang mana terdapat keterbatasan penyidik. The research objective to analyze the effectiveness of the implementation of investigative techniques carried out by the prosecutor's office in the context of eradicating corruption in the Polewali Mandar District Attorney's Office and the factors that influence it. The type of this research is empirical juridical. The results of the research authors find that: The effectiveness of the implementation of the investigative techniques carried out by the Polewali Mandar District Attorney, is not running effectively, because in the implementation of field investigations the investigators find it difficult to adjust the material elements with some evidence and instructions. adjustment of witness statements when questioned by investigators. Factors that affect the effectiveness of the implementation of investigative techniques carried out by the Polewali Mandar District Attorney, the most influential factor on the effectiveness of the investigation is the legal structure in which there are limitations of investigators.
Co-Authors A.M. Rieker M Abd Rahman Abdul Agis Abu Rizal Tadjuddin Agung Riyadi Ahmad Ahmad Ahmad Fadil Ahyuni Yunus Ahyuni Yunus Ahyuni Yunus Yunus Akbar Ainur Ramadhan Amirullah Amirullah Ananda Eka Saputra Andi Citra Trisnaningsih Syahril Andi Kalsum Andi Muhammad Fahmy Andi Muhammad Ishar Andi Nur Alifah Bau Djemma Andi Nur Fitriani Andi Nurwahidah Andika Prawira Buana Andy Parawansa S Anggun Dinianti Apriani Putri Ananda Ari Yudha Satria Aulia Ramadhani Ayuning Tyas Rhamadhani Azwad Rachmat Hambali Bakri Bakri Bambang Eka Jaya Baso Sutrianti Dachran S. Busthami Dearty Puspitasari B Devi Y. Rante Ernawati Djabur Feby Annisa Hadijah Augiri Hambali Thalib Hamrullah Hamrullah Hamza Baharuddin Hamza Baharuddin Hardianto Djanggih Hardjoko Hardjoko Ikbal Sahardian Ilham Abbas Iskandar Iskandar Ismiyanti Ismiyanti Jhoni Haulussy Kailwa Kailwa Khofifah Anri Krisfian Fatahilla La Ode Husen Lusyana Sucitra M Said Karim M Yusuf M. Yusuf Sidang Amin Ma'ruf Hafidz Mirnawati Wahab Muh. Hafiluddin Muh. Syukur Muhammad Asyharudddin Muhammad Fahrul Muhammad Ilyas Muhammad Irvan Muhammad Kamal Hidjaz Muhammad Nurfajar Syafar Muhammad Rinaldy Bima Muhammad Sabir Muhammad Syarif Nuh Muhammad Yusuf Rahman Muliaty Pawennei Mulyati Pawennai Mulyati Pawennei Mulyati Pawennei Mulyati Pawennei Munir Husein Musdalifa SamSam Mustakim Tenreng Mustamin Nadia Widiawati A. Mutty, Nur Fadhilah Mappaselleng Nur Fadhillah Mappaselleng Nurdin Nurdin Nurindah Asliana Reski Anisari Retno Dwianty Rezky Sulyanwar Rio Satriawan Roby Robinsar R Said Sampara Satrih Satrih Shenora Gusti Anasakila Silva Nugrawati Ide Siswandi Siswandi St. Nurlaelah Ramadhani Suehrmanto Suhermanto Sufirma Rahman Sufirman Rahman Sufirman Rahman Sukria Indah Lestari Sutiawati Syadzafitri Kamila Ridwan Syahruddin Nawi Syahrul Gunawan Ulfa Aqila Ap Amirullah Wahyuni Anindhita Wiwin Firman Yakop Lili Zaufi Amri  Hasnah  Hasnah