p-Index From 2021 - 2026
5.464
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

منهج الإمام ابن الجوزي في كتابه: الكشف لمشكل الصحيحين dahlan, ahmad
Dialogia: Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 12, No 1 (2014): DIALOGIA JURNAL STUDI ISLAM DAN SOSIAL
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.874 KB) | DOI: 10.21154/dialogia.v12i1.306

Abstract

Abstract Salah satu cabang ulum hadis yang tidak boleh dilewatkan begitu saja oleh pengkaji hadis adalah ilmu musykil hadis. Di kalangan ulama klasik, ada beberapa ulama yang mendedikasikan dirinya menggeluti salah satu cabang ulum hadis tersebut.Salah satu di antara mereka adalah Imam Ibnu al-Jauzi dengan karyanya yang berjudul ‘Al-Kasyf li Musykil al-Shahihain’. Tulisan ini berusaha untuk mengenal lebih dalam karya tersebut, dengan menitik-beratkan pada metodologi yang ditempuh oleh pengarangnya. Diantara keunikan kitab ini adalah pengarangnya menertibkan hadis-hadis yang dianggap musykil tidak berdasarkan tema, melainkan berdasarkan musnad (riwayat Sahabat). Dalam hal ini, dia terinspirasi oleh musnad al-Humaidi. Sebelum menjelaskan hadis yang dianggap musykil, dia mendahulinya dengan riwayat singkat Sahabat yang meriwayatkan hadis tersebut. Setelah itu dia menghadirkan redaksi (matan) hadisnya. Terkadang dia meriwayatkan hadis secara maknanya (tidak literal). Yang patut dicatat dalam kitab ini adalah tidak semua yang dibahas dan diulas oleh pengarangnya adalah termasuk dalam kategori musykil hadis--sebagaimana yang didefinisikan dalam Musthalah Hadis. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang dijelaskan oleh Ibnu al-Jauzi meskipun tidak termasuk hadis musykil. Dia melakukan itu untuk memperkuat argumentasinya ketika menjelaskan hadis tertentu, atau untuk mengambil dalil dari hadis tersebut, atau untuk tambahan penjelasan.  يعد علم مشكل الحديث من أهم علوم الحديث الذي لا بد لدارس الحديث الاهتمام به، وإذا تتبعنا جذور هذا العلم نجد بعض المتقدمين من العلماء قد خاضوا في هذا العلم، ومن بين هؤلاء هو الإمام ابن الجوزي الذي ألف كتاب "الكشف لمشكل الصحيحين".  يحاول هذا البحث الموجز التعرف على هذا الكتاب القيم مركزا على منهج مؤلفه. يخرج البحث بنتائج منها: انتهاج المؤلف طريقة المسند في تصنيف الأحاديث المشكلة، وهو في هذا المنوال ينهج منهج الحميدي في ترتيب مسنده، ولو خالفه في بعض المناهج، فعنون لكل مسند بقوله: "كشف المشكل من مسند فلان"، وذكر اسم الصحابي، ثم قام بتعريف موجز عن الصحابي بذكر شيء من فضائله وعدد أحاديثه، ثم أخذ يذكر جزءاً من الحديث الذي يريد شرح إشكاله، وفي الغالب سرد لفظه من أوله، ثم توقف عند موضع الإشكال، وربما ذكر الحديث متصرفاً، فرواه بالمعنى. لم يكن جميع ما تطرق ابن الجوزي لشرحه من قبيل المشكل -على المصطلح المستقر في علوم الحديث. لذلك نجد في كتابه بعض الأحاديث الذي ليس مشكلاً، إلا أن ابن الجوزي ذكره من أجل الاستشهاد أو الاستدلال على شيء أو زيادة بيان.كلمات مفتاحية: مشكل الحديث، غريب الحديث، ناسخ، ومنسوخ
EFEKTIVITAS SEDOT JENTIK (DOTIK) UNTUK PENGENDALIAN JENTIK AEDES AEGIPTY Siregar, Erris; Dahlan, Ahmad
SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/scj.v8i1.410

Abstract

Pengendalian vektor dilakukan dengan dua cara yaitu dengan cara kimia dan pengelolaan lingkungan, salah satunya dengan cara pembersihan sarang nyamuk (PSN). Sampai saat ini obat untuk membasmi virus dan vaksin untuk mencegah penyakit DBD belum tersedia. Cara yang tepat untuk menanggulangi penyakit DBD adalah dengan memutus rantai penularan penyakit. Pemutusan rantai penularan penyakit dapat dilakukan dengan memberantas sarang nyamuk dan jentik. Pemberantasan nyamuk dapat dilakukan dengan fogging, sedangkan jentik dapat dilakukan dengan menggunakan insektisida kimia, misalnya abate atau dengan melakukan eradikasi jentik melakukan pemberantasan jentik dengan menyedot jentik pada kontainer-kontainer yang potensial tempat berkembangbiaknya jentik nyamuk aedes agypti. Adapun alat sedot yang digunakan adalah Aquarium Power Heads H-280 yang mana alat ini mampu menyedot jentik yang berada di container dengan penggerak dengan menggunkan listrik aliran DC dengan system kerja alat dihidupkan kemudian ujungnya akan diarahkan ke jentik yang akan di sedot kemudian seiring dengan air yang tersedot maka jentikpun akan ikut dalam slang sehingga jentik akan masuk kedalam wadah yang disiapkan dan terperangkap sedangkan airnya akan mengalir kembali ke container dengan prinsip air rotasi dan air tidak terbuang sehingga pada daerah yang sulit air tidak perlu untuk dikuras tetapi dilakukan sedot jentik. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui waktu efektif dan kemampuan alat teknologi dalam penyedotan jentik Aedes aegypti dalam setiap kontainer air bersih. Penelitian ini adalah Eksperimen dengan rancangan Postest Group Design, dengan rancangan ini memungkinkan dapat mengukur waktu perlakuan (intervensi) dalam hal ini adalah waktu yang dibutuhkan untuk penyedotan jentik. Pada eksperimen ini dilakukan laboratorium Entomologi Jurusan Kesehatan Lingkungan Politeknik Kesehatan Jambi.  Populasi dalam penelitian ini adalah jentik k Aedes aegypti yang dikolonisasi di insektarium Jurusan Kesehatan Lingkungan Politeknik Kesehatan Jambi.  Jentik nyamuk Aedes aegypti berjumlah 2.500 ekor jentik Aedes aegypti yang diperoleh dari hasil kolonisasi jentik Aedes aegypti, setiap kontainer air bersih dimasukan jentik nyamuk Aedes aegypti sebanyak 100 jentik. Berdasarkan hasil uji Bonferroni seperti pada tabel 4.5, menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan waktu yang diperlukan dalam percobaan terhadap jumlah larva yang tertangkap. Hal ini ditunjukaan dengan nilai p-value <0,005, yang artinya bahwa ada perbedaan waktu terhadap jumlah jentik yang tertangkap. Namun pada waktu 3 menit dan 4 menit tidak terjadi perbedaan yang signifikan, hal ini ditunjukkan pada nilai p=0,454 (p > 0,005)    Simpulan waktu efektif dalam penyedotan jentik Aedes aegypti dalam setiap kontainer air bersih adalah lima menit dengan prosentase penangkapan sebanyak 98,8%; ada perbedaan kemampuan alat dengan berbagai waktu penyedotan larva jentik Aedes aegypti dalam setiap kontainer dengan nilai p = 0,000. Saran  agar masyarakat tetap melaksanakan pengendalian vektor penyakit (ramah lingkungan) khususnya demam berdarah dengan melakukan program 3 M (menguras, menutup dan mengubur), namun ada salah satu alternatif pengendalian larva nyamuk yaitu dengan menggunalan alat penyedot larva.
Asas Konsensualisme dan Asas Formalisme dalam Akad di Bank Syariah Dahlan, Ahmad
Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam Vol 7 No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2711.993 KB) | DOI: 10.24090/mnh.v7i1.580

Abstract

Bank syariah selama ini dikenal sebagai representasi dari kegiatan transaksi Islam di lembaga keuangan. Akan tetapi disebabkan karena kegiatan ekonomi sangat dekat dengan kepentingan bisnis yang sangat kompleks, maka bank syariah dihadapkan pada dua pilihan, antara idealitas dan profitabilitas. Salah satu bagian penting dalam melihat idealitas bank syariah adalah pada aspek asas-asas akad yang dikembangkan. Beberapa asas yang ada dalam hukum Islam secara garis besar bermuara pada dua asas, yaitu apakah bank syariah berbasis pada asas konsensualisme (yang berlandasakan pada ketentuan fikih) atau asas formalisme (bagian dari lembaga berbasis hukum positif). Dari beberapa metode pendekatan dalam pembentukan akad di bank syariah, terlihat bahwa asas konsesualisme yang berbasis hukum Islam berpengaruh pada Fatwa DSN, meskipun DSN juga mengeluarkan fatwa yang berbasis pada formalisme. Di sisi lain, pada saat akad sudah murni masuk dalam dunia perbankan sebagai lembaga aktifitas ekonomi yang bersifat bilateral antara institusi dan lembaga, maka asas akad bank syariah secara mutlak berbasis pada formalisme.
Two Tier Mudarabah di Bank Syariah: Transformasi Fikih dalam Bisnis Dahlan, Ahmad
Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam Vol 8 No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3013.926 KB) | DOI: 10.24090/mnh.v8i1.3159

Abstract

Secara konseptual, two-tier mudarabah merupakan praktik fikih dalam bisnis lembaga bank yang menjadi dasar pengembangan model sistem keuangan ekonomi Islam modern. Dalam two-tier mudarabah, mekanisme profit and loss sharing terintegrasi antara mudarabah pada pendanaan dengan mudarabah pada pembiayaan. Bank syariah diposisikan sebagai lembaga intermediari laksana manager investasi, walaupun bank juga terlibat dalam investasi langsung didasarkan pada penyertaan modal bank. Dalam praktik, two-tier mudarabah kurang berjalan efektif pada pembiayaan yang sangat didominasi produk debt-financing. Hal tersebut menjadi kritik besar di kalangan pakar dan peminat bank syariah. Ironisnya, kritik tersebut menjadi hal yang kurang diperhatikan oleh praktisi bank syariah yang disebabkan karena banyak faktor. Epistemologi bank syariah lebih mendahulukan shareholder value daripada stackholder value, serta kultur sosial yang belum siap dengan produk mudarabah secara total.
Aplikasi Pembiayaan di Bank Syari’ah Dahlan, Ahmad
Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam Vol 4 No 2 (2010)
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1716.678 KB) | DOI: 10.24090/mnh.v4i2.3708

Abstract

The aplication of Syari’ah bank financial which is based on profit and loss sharing, known as margin profit sharing, seems facing many challenges. From the financing side, the obstacles are asymmetric information problem, side streaming, adverse selection, and moral hazard. The indirect obstacles are the sociological aspect, such as a domination of capitalist system in banking and the non optimum human resources.
EFEKTIVITAS PERANGKAP LALAT MUSCA DOMESTICA LAMPU SEBAGAI ALTERNATIVE PENGENDALIAN LALAT DIKANDANG AYAM Ariyani, Susy; Dahlan, Ahmad; Krisdiyanta, Krisdiyanta
SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Tujuan penelitian ini mengetahui efektivitas perangkap lalat Musca domestica lampu sebagai alternative pengendalian lalat dikandang ayam. Lokasi penelitian di dusun Sidodadi desa Suka Maju Kabupaten Muaro Jambi. Metode penelitian ini quasi eksperimen dengan desain post test only with control group dengan pendekatan uji statistic Anova. Hasil penelitian Jumlah lalat Musca domestica yang terperangkap pada sticky trap tanpa lampu adalah 9 ekor, serta jumlah semua lalat Musca domestica terperangkap adalah 49 ekor dikandang ayam. Sedangkan sticky trap dengan menggunakan lampu LED 3 watt jumlah lalat Musca domestica yang banyak yaitu 63 ekor, untuk perangkap sticky trap ditambah lampu LED 8 watt adalah 53 ekor, serta lampu LED 12 watt dengan sticky trap yaitu lalat Musca domestica jumlahnya 38 ekor lalat. Dan hasil penelitian juga tidak Terdapat perbedaan dengan jumlah F hitung sebesar 2,190 dengan tingkat signifikasinsi Jika p-value ˃0,142 menunjukkan pada tiap perangkap baik pada pengulangan maupun perlakuan di sticky trap jumlah lalat Musca domestica yang terperangkap. Diharapkan penelitian ini dilanjutkan dengan melihat warna –warna lampu LED sebagai untuk menarik lalat dalam jumlah yang lebih banyak mengingat luasnya kandang dan banyaknya jumlah ayam dalam kandang yang luasnya 8 x40 m².
Training on Processing Plastic Waste into Creative Products for PKK Mothers in Tambak Oso Village Sidoarjo Agustin, Dyan; Djuni, Erwin; Brahmantio, Athilla; Dahlan, Ahmad
Nusantara Science and Technology Proceedings 5th International Seminar of Research Month 2020
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2021.0959

Abstract

Tambak Oso Village is a densely populated village on the coast. Every day a lot of waste is generated, both household waste and waste from the embankment. The accumulation of garbage is a serious problem for Tambak Oso village, some residents even dump trash in the river. The collected waste is currently not being processed, the only way is just to burn them, which of course creates an odor and disturbs health, especially plastic waste. Therefore, training efforts are needed to process plastic waste into creative products, including accessories (bags, flower vases, flowers) and interior products (lampshades and furniture from used bottles / eco-bricks). By processing plastic waste into creative products, the problem of plastic waste can be overcome. Human resources that are suitable for this activity are PKK mothers (program at the village level to educate women on various aspects of family welfare). They will be trained in the plastic waste processing process so that they will generate new skills and business opportunities. The results obtained after the training were the knowledge of PKK mothers, especially on making chairs from used bottles (eco-bricks). With eco-bricks, they can reduce a lot of plastic waste. Besides, a garbage bank has also been formed to make it easier for mothers to help with plastic waste so that it can increasing the income of PKK mothers in Tambak Oso Village.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TPS TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING DAN CONTROL SEPAKBOLA Dahlan, Ahmad; Darmayasa, I Putu; Satyawan, I Made
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v7i1.36476

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) terhadap hasil belajar teknik dasar passing dan control sepak bola. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan menggunakan rancangan penelitian the randomized pretests-postest control group the same subject design . Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Saraswati Seririt Tahun Pelajaran 2017/2018 berjumlah 141 orang yang terdistribusi ke dalam empat kelas yaitu kelas XI IPA, XI IPS 1 sampai dengan kelas XI IPS 3. Pengundian kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dilakukan dengan simple random sampling berdasarkan kelas . Data hasil belajar dikumpulkan melalui tes pilihan ganda, observasi dan unjuk kerja . Analisis data menggunakan Uji-t dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar teknik dasar passsing dan control sepakbola (kaki bagian dalam) antara siswa yang diberi perlakuan dengan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan siswa yang diberi perlakuan model pembelajaran konvensional. Pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata 0.4156 dengan standar deviasi 0.19195 Sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata 0.3265. dengan standar deviasi 0.15435. Angka signifikansi yang diperoleh melalui Uji t adalah 0.023 dan 0.024 < 0.05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TPS berpengaruh positif terhadap hasil belajar teknik dasar passsing dan control sepakbola (kaki bagian dalam) pada siswa kelas XI SMA Saraswati Seririt Pelajaran 2017/2018. Model pembelajaran ini dapat dijadikan salah satu alternatif pembelajaran yang dapat diterapkan di kelas. Diharapkan peneliti lain untuk mencoba pada pokok bahasan lain untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TPS lebih mendalam.
Keberadaan Jentik Aedes sp di Tempat Ibadah di Kelurahan Kenali Besar Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi Ariyani Arif, Susy; Fahri, Sukmal; Dahlan, Ahmad
SCIENTIA JOURNAL Vol 10 No 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempat ibadah merupakan salah satu tempat umum yang identik dengan adanya tempat penampungan air yang biasanya baru di kuras lebih dari satu minggu sekali dan dekat dengan pemukiman penduduk. Hal ini dapat menjadi daya dukung lingkungan yang tinggi terhadap perkembangbiakan nyamuk Aedes sp terhadap terjadinya kasus DBD (Demam Berdarah Dengue). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadan jentik Aedes sp, jenis kontainer yang positif jentik, kebersihan kontainer, mengetahui intensitas pencahayaan, dan Density Figure di Tempat Ibadah Kelurahan Kenali Besar. Metode penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan rancangan survey. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 50 tempat ibadah di antaranya 30 masjid dan 20 mushallah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kontainer yang paling banyak positif jentik adalah bak wc berbahan keramik berjumlah 53 (79,1%), 35 (15,1%) jarang dibersihkan tapi disikat, 22 (9,5%) sering dibersihkan tapi tidak disikat. Intensitas pencahayaan yang tidak memenuhi syarat < 60 Lux sebanyak 56 (24,1%), Density figure atau kepadatan jentik di Tempat Ibadah Kelurahan Kenali Besar didapatkan HI=70% dikategorikan tinggi dan CI=28,9% juga dikategorikan tinggi. Kesimpulan Kebersihan kontainer dengan frekuensi pembersihan lebih dari 1 minggu sekali, dan tidak dilakukannya penyikatan pada saat pembersihan dan didukung oleh pencahayaan yang tidak memenuhi syarat dapat menjadi perkembangbiakan jentik pada tempat ibadah. Dengan demikian penjaga tempat ibadah hendaknya melakukan pembersihan yang baik minimal 1 minggu sekali dan melakukan penyikatan pada kontainer.
The Integrative Sustainability Business Mentoring Model for Politicize Creative Economy Business Actors in Meeting Tax Compliance Susyanti, Jeni; Askandar, Noor Shodiq; Dahlan, Ahmad
Jurnal Politik Indonesia: Indonesian Political Science Review Vol 6, No 2 (2021): In progress (August 2021)
Publisher : Political Science Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ipsr.v6i2.29937

Abstract

 The creative economy is becoming important because current development is faced with the ability of the state to synergize tax administration, taxpayers, through the support of political commitment, social, cultural, and economic conditions to create the success of national taxation. Taxation is the backbone of state revenue and the creative economy as a forum for the younger generation to channel their creativity in doing business and building the country. The purpose of this research is to conduct a cluster of problematic creative economy business actors; know the integrative sustainable business assistance model for creative economy business actors; know integrative sustainability actions to increase taxpayer compliance, and politicize creative economy business actors. In-depth interviews and documentation obtained data. Determination of data sources using random sampling. The data validity used source triangulation. The data analysis technique used a data analysis model according to Miles and Huberman. The results showed that there are problematic clusters of creative economy business actors divided into culinary services and culinary goods. The need for an integrated sustainable business assistance model for creative economy business actors that involves intellectuals, business people, creative economy community, government, mass media - social media, and resources. Integrative sustainability actions to improve taxpayer compliance and politicize creative economy business actors through expanding tax training with the Business Development Services (BDS) Program, enactment of PP 23 of 2018, simplifying legislation for creative economy business actors with the enactment of the Omnibus Law, to the local government Omnibus Law give authority to the chief executive to provide fiscal incentives to business actors to increase taxpayers.
Co-Authors 'Irfaan, Santosa Abdul Haris Agusta, Harini Agustini*, Sri AHMAD MUNIR ahmad yani Akhmad Faozan Ali Abdullah, Ali Amanda, Putrilia Amelia Amelia Andrianti, Dinda Antisah, Fina Aprianto, Naerul Edwin Kiky Ariyani Arif, Susy Ariyani, Susy Aslim, Muhammad Arief Fitrah Istiyanto Atabik Atabik Atul Aini, Azhari Azizi, Bagus Salam Basri, Nur Akhyar Brahmantio, Athilla Bunga Dara Amin Bunyamin Bunyamin Chin, James Dewi , Wina Kurnia Dewi, Hayuningtyas Pramesti Djuni Farhan Djuni, Erwin Dwi Putri Cahyawati, Dwi Putri Dyan Agustin Edward Mariyani-Squire ELIHAMI, ELIHAMI Evi Ekawati Evi Yulianti Fahmi Poernamawatie Fahriani, Ipak Fajar Hardoyono Fian, Khafifatul Haflin, Haflin Hamdan, Muhammad Sirajuddin Qahtan Hana Catur Wahyuni Hari Setiono, Hari Hertato, Roni Husain Ahmad, Husain I Made Satyawan I Putu Darmayasa Ibrahim Ibrahim Indah Widyawati, Titis Irawan, Ivan Danar Aditya Irma Irma Jeni Susyanti Jum Anggriani Krisdiyanta, Krisdiyanta Kurniawati, Nani Manarfah, Laode Martawijaya, M. Agus Marwan, Aqil Muh Tawil, Muh muh. Tawil Muhammad Wildan Muhiddin, Mutia Alfianti Mustopa, Raden Noor Shodiq Askandar NS, Irmayani Nua, Muh. Tri Prasetia Nur Hazizah Nurfitra Yanto Nurhayati Nurhayati Oyong Lisa Parno Putra, Andry S. Utama Putri, Devi Oktarina Rahmawati, Rahmawati Ratri, Adinda Cahyaning Rina Fauziah Rosidi Rosidi Sabarudin Sabarudin Salam, Muslim Sanusi, Dirgah Kaso Saputro, Tandi Sembiring, Rinawati Sentot Kusairi Setyanugraha, Muhammad Simanjuntak, James Perdinan Siregar, Erris Sochimin Sri Agustini Sriyanto Sriyanto Suhendar Suhendar, Suhendar Sukmal Fahri Supriadi Surawan, Tri Syathibi, Ahmad Trisno Setiawan, Trisno Usman Usman Utami, Hastin Tri Voak , Adam Voak, Adam Widyawati, Titis Indah Yeti Widyawati Yoyo Arifardhani Yulianto, Rudi