Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Pembinaan Moral Di Kalangan Remaja Apriliah, Mifta; Septiria, Dalima; Yumarni, Asmara; Damayanti, Novita; Qotrunnada, Suci
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.835

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan arus globalisasi memberikan pengaruh besar terhadap perilaku, pola pikir, dan karakter remaja. Kemudahan akses informasi membuka peluang pengembangan diri, namun juga memunculkan risiko penyimpangan moral seperti perundungan digital, krisis identitas, rendahnya etika berkomunikasi, serta kemerosotan akhlak. Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan strategis sebagai fondasi pembinaan moral remaja melalui penguatan akidah, ibadah, dan akhlak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui kajian pustaka untuk menganalisis peran PAI dalam membina moral remaja di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAI berfungsi sebagai pengarah nilai, pengontrol perilaku, serta pembentuk karakter religius melalui internalisasi nilai, pembiasaan, keteladanan, dan pengembangan kesadaran moral. Peran guru PAI, lingkungan sekolah, serta keterlibatan keluarga menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembinaan moral. Penelitian ini menegaskan bahwa pembinaan moral remaja memerlukan kolaborasi menyeluruh antara sekolah, keluarga, dan masyarakat agar remaja mampu menghadapi tantangan digital secara bijaksana, beretika, dan sesuai ajaran Islam.
Exploring Teachers’ Communication and Engagement with Digital Media in Education Damayanti, Novita; Fardiah, Dedeh; Junaedi, Ari; Kurniadi, Oji
Mediator: Jurnal Komunikasi Vol. 18 No. 2 (2025): Mediator: Jurnal Komunikasi (Sinta 2)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v18i2.7679

Abstract

This study examines teachers' communication and engagement with digital media in education, emphasizing major changes in teaching practices in the digital age. Using a descriptive quantitative method, data were gathered from 62 elementary school teachers who are members of the Integrated Islamic School Network (JSIT) in Majalengka Regency. The findings show that digital media has shifted from a technical tool to a key strategy that helps teachers design, deliver, and enhance learning in adaptive, participatory, and innovative ways. The novelty of this research is in its comprehensive mapping of teachers' interactions with digital media, including material search, content creation, interactive delivery, and its influence on teacher motivation and student engagement. Most teachers reported high emotional and professional engagement when using digital media. However, the adoption of technology in learning evaluation still encounters resistance due to concerns about the validity of instruments, data security, and technical limitations. The implications of this research highlight the need for strategies to enhance teachers' literacy and technopedagogical skills, upgrade digital infrastructure, and establish sustainable institutional support. These findings provide valuable insights for shaping educational policies and promoting innovative learning practices, fostering a more inclusive, effective, and sustainable educational transformation in the digital age.
Gambaran Penerapan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Ditatanan Rumah Tangga Pada Penderita Diare Damayanti, Novita; Masra, Ferizal; Barus, Linda; Purwanto, Bambang
MIDWIFERY JOURNAL Vol 5, No 4 (2025): Volume 5 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v5i4.24164

Abstract

ABSTRACT: Clean and Healthy Living Behavior among Diarrhea Patients in the Labuhan Ratu Working Area, Bandar Lampung City in 2024Background: Diarrhea is an environment-based disease caused by infections, including bacteria and viruses, and is commonly transmitted through the fecal–oral route. Diarrhea can affect all age groups, including toddlers, children, and adults from various social backgrounds. It is characterized by defecation with a more liquid stool consistency than usual, occurring three or more times within a 24-hour period.Objective: This study aimed to describe the availability of clean water, handwashing with soap (HWWS) habits, and the use of healthy latrines in the Labuhan Ratu working area, Bandar Lampung City, in 2024.Methods: This study employed a descriptive research design, which aimed to objectively describe a situation. The study focused on identifying and describing Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) among diarrhea patients.Results: The results showed that 36.5% of respondents used clean water that did not meet health requirements, while 63.4% used clean water that met the requirements. Handwashing with soap (HWWS) practices that did not meet the requirements were found in 53.7% of respondents, whereas 46.2% practiced proper handwashing with soap. In addition, 31.1% of respondents used latrines that did not meet health standards, while 68.8% used healthy latrines.Conclusion: The study indicates that a considerable proportion of diarrhea patients still experience inadequate clean water availability, poor handwashing with soap habits, and the use of unhealthy latrines, which may contribute to the occurrence of diarrhea.Recommendation: It is recommended that the Labuhan Ratu Health Center and related institutions strengthen health education for the community, particularly diarrhea patients and their families, regarding the importance of using safe clean water, proper handwashing with soap (HWWS) practices, and the use of healthy latrines. In addition, continuous promotion of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) through education, assistance, and regular monitoring is needed to reduce the risk of diarrhea incidence in the Labuhan Ratu working area, Bandar Lampung City. Keywords: Clean and Healthy Living Behavior, Diarrhea, Clean Water, Handwashing with Soap, Healthy Latrines  Latar Belakang: Diare merupakan penyakit berbasis lingkungan yang disebabkan oleh infeksi, termasuk bakteri dan virus, serta penularan melalui jalur fekal–oral. Penyakit diare dapat menyerang semua kelompok usia, mulai dari balita, anak-anak, hingga orang dewasa dari berbagai latar belakang sosial. Diare ditandai dengan buang air besar dengan konsistensi tinja lebih cair dari biasanya yang terjadi tiga kali atau lebih dalam kurun waktu 24 jam.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ketersediaan air bersih, kebiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS), dan penggunaan jamban sehat di wilayah kerja Puskesmas Labuhan Ratu Kota Bandar Lampung Tahun 2024.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan secara objektif kondisi yang ada. Penelitian ini berfokus pada penggambaran perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada penderita diare. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 36,5% responden menggunakan air bersih yang tidak memenuhi syarat, sedangkan 63,4% menggunakan air bersih yang memenuhi syarat. Kebiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS) yang tidak memenuhi syarat ditemukan pada 53,7% responden, sementara 46,2% responden memiliki kebiasaan CTPS yang memenuhi syarat. Selain itu, sebanyak 31,1% responden menggunakan jamban yang tidak memenuhi syarat, sedangkan 68,8% responden menggunakan jamban sehat.Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa masih terdapat proporsi responden yang cukup besar dengan ketersediaan air bersih, kebiasaan CTPS, dan penggunaan jamban sehat yang belum memenuhi persyaratan kesehatan, sehingga berpotensi berkontribusi terhadap kejadian diare.Saran: Disarankan kepada pihak Puskesmas Labuhan Ratu dan instansi terkait untuk meningkatkan edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya penderita diare dan keluarganya, mengenai pentingnya penggunaan air bersih yang memenuhi syarat, kebiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS) yang benar, serta penggunaan jamban sehat. Selain itu, perlu dilakukan penguatan program promosi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) secara berkelanjutan melalui penyuluhan, pendampingan, dan pemantauan rutin guna menurunkan risiko kejadian diare di wilayah kerja Puskesmas Labuhan Ratu Kota Bandar Lampung. Kata Kunci: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Diare, Air Bersih, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jamban Sehat
HARNESSING NATURE'S POTENTIAL: BRANDING PENGLIPURAN BAMBOO FOREST AS AN ECOTOURISM DESTINATION IN BALI Nofiasari, Wida; Seli, Fenny Yutika; Damayanti, Novita
International Journal of Application on Economics and Business Vol. 3 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Graduate Program of Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ijaeb.v3i4.1834-1843

Abstract

The Penglipuran Traditional Village in Bali has a bamboo forest of approximately 45 hectares that is managed through the customary system (awig-awig), serving as a source of economic, ecological, and spiritual value for the community. This study aims to analyze the utilization of the natural power of the bamboo forest as an agent of change while shaping a new branding of ecological tourism in Bali. The research method uses a descriptive qualitative approach, with primary data collected through observation, documentation, and in-depth interviews, as well as secondary data from literature, articles, and relevant journals. The results show that the management of the bamboo forest through local wisdom creates a unique tourism identity, integrating ecological, socio-cultural, and economic aspects, while strengthening the community’s role as the main actor in environmental preservation. The bamboo forest becomes an educational tourism attraction through activities such as trekking, bamboo handicraft workshops, and participation in traditional ceremonies, while also maintaining ecosystem balance, disaster mitigation, and groundwater conservation. This new branding emphasizes authenticity and sustainability, making Penglipuran a model of ecological tourism capable of attracting both domestic and international tourists. In conclusion, the new branding of Penglipuran Bamboo Forest emphasizes the integration of nature conservation, cultural preservation, environmental education, and local economic empowerment through the utilization of bamboo in traditions, crafts, creative industries, and a bamboo laboratory, thereby positioning Penglipuran as a sustainable ecotourism destination that is authentic, educational, and globally valuable.
Pelatihan Unity dan AI untuk Pengembangan Animasi Edukatif di MAN 3 Banyumas Imam Adiyana; Purbaya, Muhammad Eka; Miranda, Bella Okta Sari; Damayanti, Novita
Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Februari 2026 - Ahsana: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/2be6kj49

Abstract

Revolusi Industri 4.0 dan Kurikulum Merdeka Belajar menuntut inovasi media pembelajaran interaktif. Namun, kendala biaya, kompleksitas teknis, dan kesenjangan literasi digital menghambat produksi animasi edukatif berkualitas, khususnya di daerah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan membangun kapasitas civitas akademika MAN 3 Banyumas dalam mengembangkan animasi edukatif dengan memanfaatkan teknologi unity dan kecerdasan buatan (AI). Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis praktik langsung (hands on training) dan pendampingan berkelanjutan, meliputi empat tahap: persiapan, pelaksanaan pelatihan, penerapan proyek, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta sebesar 31%, dengan 80% proyek animasi yang dihasilkan berkategori baik hingga sangat baik. Tingkat kepuasan peserta terhadap pelatihan juga baik (skor rata-rata 4,76). Kegiatan ini berhasil mengubah peran peserta dari konsumen menjadi produsen konten digital, sekaligus menjadi langkah konkret dalam meningkatkan literasi digital menuju level kreasi. Pelatihan semacam ini merupakan model efektif untuk memperkenalkan teknologi emerging secara aplikatif dan mendukung terciptanya ekosistem pembelajaran inovatif di tingkat madrasah aliyah.
HARNESSING NATURE'S POTENTIAL: BRANDING PENGLIPURAN BAMBOO FOREST AS AN ECOTOURISM DESTINATION IN BALI Nofiasari, Wida; Seli, Fenny Yutika; Damayanti, Novita
International Journal of Application on Economics and Business Vol. 3 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Graduate Program of Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/ijaeb.v3i4.1834-1843

Abstract

The Penglipuran Traditional Village in Bali has a bamboo forest of approximately 45 hectares that is managed through the customary system (awig-awig), serving as a source of economic, ecological, and spiritual value for the community. This study aims to analyze the utilization of the natural power of the bamboo forest as an agent of change while shaping a new branding of ecological tourism in Bali. The research method uses a descriptive qualitative approach, with primary data collected through observation, documentation, and in-depth interviews, as well as secondary data from literature, articles, and relevant journals. The results show that the management of the bamboo forest through local wisdom creates a unique tourism identity, integrating ecological, socio-cultural, and economic aspects, while strengthening the community’s role as the main actor in environmental preservation. The bamboo forest becomes an educational tourism attraction through activities such as trekking, bamboo handicraft workshops, and participation in traditional ceremonies, while also maintaining ecosystem balance, disaster mitigation, and groundwater conservation. This new branding emphasizes authenticity and sustainability, making Penglipuran a model of ecological tourism capable of attracting both domestic and international tourists. In conclusion, the new branding of Penglipuran Bamboo Forest emphasizes the integration of nature conservation, cultural preservation, environmental education, and local economic empowerment through the utilization of bamboo in traditions, crafts, creative industries, and a bamboo laboratory, thereby positioning Penglipuran as a sustainable ecotourism destination that is authentic, educational, and globally valuable.
PERAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PT PERTAMINA DALAM PEMBERDAYAAN UMKM DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS DIRGANTARA MARSEKAL SURYADARMA Sungkono, Sungkono; Wicaksono, Agus Purwo; Yanthy Yosepha, Sri; Rahmawati, Cynthia; Sukendar, Tateng; Mukayani, Rini; Wendra, Ario; Susantoro, Sigit; Damayanti, Novita
JAMBURA: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 9, No 1 (2026): JIMB - VOLUME 9 NOMOR 1 MEI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jimb.v9i1.38799

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina dalam pemberdayaan UMKM di lingkungan Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya), dengan fokus pada pengurangan kendala modal dan fasilitas, peningkatan kinerja dan keberlanjutan usaha, serta penguatan kapasitas manajerial dan konsistensi operasional pelaku UMKM kantin. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan lima informan kunci (perwakilan Pertamina, Rektor Unsurya, Kepala LPKIK, narasumber kewirausahaan, dan Wakil Rektor III) serta observasi kondisi infrastruktur dan operasional UMKM di empat lokasi kantin kampus. Data kuantitatif dikumpulkan melalui pretest dan posttest pengetahuan kewirausahaan yang diberikan kepada 15 pelaku UMKM peserta pelatihan manajemen kewirausahaan dalam program CSR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program CSR Pertamina berkontribusi terhadap perbaikan infrastruktur fisik (lantai, atap, sanitasi, pencahayaan, branding) dan dukungan modal sehingga mengurangi hambatan operasional dan meningkatkan kelayakan usaha. Dari sisi kapasitas, rata-rata skor pengetahuan kewirausahaan meningkat dari 62 (pretest) menjadi 84 (posttest), dengan pergeseran peserta kategori rendah menjadi nol dan 80% peserta berada pada kategori tinggi setelah pelatihan, yang mengindikasikan penguatan kemampuan manajerial dan kesiapan mengelola usaha secara lebih profesional. Temuan kualitatif mengonfirmasi bahwa pelatihan, pendampingan, dan rencana digitalisasi pembayaran (QRIS) dipersepsikan relevan untuk meningkatkan daya tarik konsumen, stabilitas penjualan, dan keberlanjutan usaha. Secara teoritis, hasil ini mendukung integrative theories CSR, teori stakeholder, dan teori manajemen operasional, yang bersama-sama menjelaskan bagaimana program CSR Pertamina menjadi instrumen pemberdayaan UMKM kampus yang responsif terhadap kebutuhan lokal dan berorientasi pada keberlanjutan.
Co-Authors Agus Alimuddin Agus Purwo Wicaksono Alawiyah, Ratu Robiatul Alfiani Saputri, Ari Ali, Muhammad Yusril Angelina, Faustina Julia Antonio, Alvito Apriliah, Mifta Ardoyo, Novalia Agung Wardjito Arumdipta, Diva Alifia Bambang Purwanto Bella Okta Sari Miranda Budi Santoso Cakraningsih, Cakraningsih Citra Setyo Dwi Andhini Dedeh Fardiah Devina, Oryza Aprilia Dewi Dyah Widyastuti Dian Wijayanti Dwiyanti, Salsabilla Dyah Widyastuti , Dewi Ferizal Masra Fernisia, Mike Fitri Khoerunnisa Hasanah, Maulidah Hia, Wiwin Veberlina Hidayah, Ahwil Lutan Hidayat, Yusron HN, M. Rustam. I Gusti Ngurah Willy Hermawan Ibnu Hamad Imam Adiyana Imanda Putra, Alfiansyah Indar indar Jaenudin Jaenudin Juhaeti Juhaeti, Juhaeti Junaedi, Ari Junita, Ika Elsa Kamilah, Shafa Tasya Kasmanto Miharja Kristiyanto, Mas Aryo Kurniawati, Devy Linda Barus Mandar, Yasri Misnawati, Desy Muhammad Arif Muhammad Eka Purbaya Mukayani, Rini Muminto Arief Nabilah, Hasna Nanang Winarno Ningrum, Paulina Putri Noviaty, Evi Oji Kurniadi Perdana, Bosya Permana, Prisma Hanindita Inggit Qotrunnada, Suci Rachmawati, Syifa Radja Erland Hamzah Rahmawati, Cynthia Rahmawati, Nur Widya Razie Razak Rita Intan Permatasari rufaedah, arie ardiyanti Rustandi, Handi Salsabila, Malika Sangun, Enisar Santoso, Prasetya Yoga Santoso, Yedi Saputra, Dhimas Rosanto Saputro, Dio Herman Saputro, Dio Herman Seli, Fenny Yutika Septiria, Dalima siboro, sonny fransisco Sofwatun Nida, Sofwatun Suhestiwi, Rini Sunarto Sunarto Sunda Ariana, Sunda Sungkono Sungkono Susantoro, Sigit Syafaat, Muhammad Rizky Faras Tarigan, Hairani Tateng Sukendar Vera Sylvia Saragi Sitio Wendra, Ario Wida Nofiasari Yosepha, Sri Yanthy Yumarni, Asmara