p-Index From 2021 - 2026
7.234
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Kesehatan PAUDIA: JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Profesi Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Jurnal Kebidanan Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology (Majalah Obstetri dan Ginekologi Indonesia) Media Ilmu Kesehatan The Southeast Asian Journal of Midwifery GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan EMBRIO : Jurnal Kebidanan Journal of Health Promotion and Behavior Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Jurnal Kesehatan Madani Medika Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Jurnal Pengabdian Dharma Bakti Jurnal Ners Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Kebidanan Indonesia Jurnal Health Sains Community Empowerment Jurnal Cakrawala Promkes Journal SAGO Gizi dan Kesehatan IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Journal of Innovation in Community Empowerment (JICE) Mejuajua Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Aptekmas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Jarlit Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Holistik Jurnal Kesehatan JPKM Cahaya Negeriku
Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Tingkat Pengetahuan Pada Wanita Usia Subur Dengan Pemeriksaan IVA Di Puskesmas Morodadi Kabupaten Pulau Morotai : RELATIONSHIPS BETWEEN KNOWLEDGE WOMEN IN REPRODUCTIVE AGE WITH IVA TEST AT PUSKESMAS MORODADI KABUPATEN PULAU MOROTAI Srimiayu Karatahe; Nur Rahmawati Sholihah; Tri Sunarsih
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 11 No. 02 (2023): Vol. 11 No.2 , Juli 2023
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v11i2.322

Abstract

Latar belakang: Kanker leher rahim merupakan tumor ganas yang tumbuh di dalam rahim atau serviks sehingga memerlukan pemeriksaan IVA (inspeksi Visual Asam Asetat) agar kejadian kanker leher rahim dapat lebih diminimalkan. Pemeriksaan IVA erat kaitannya dengan karakteristik usia, pendidikan, pekerjaan dan pengetahuan sehingga perlu diidentifikasi keterkaitan antara karakteristik dan pengetahuan WUS dengan pemeriksaan IVA. Masih kurangnya pengetahuan WUS untuk mengikuti pemeriksaan IVA, menjadi penyebab tingginya angka kematian penderita kanker ini yaitu terlambat melakukan skrining kanker serviks. Mayoritas penderita 4 kanker serviks berobat sudah dalam pada stadium lanjutan atau dalam keadaan sudah kritis. Tujuan: Untuk mengidentifikasi Hubungan dan Tingkat Pengetahuan pada Wanita Usia Subur dengan Pemeriksaan IVA di Puskesmas Morodadi Kabupaten Pulau Morotai. Metode: Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif yang merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional yaitu mengkaji hubungan antar variabel. Jenis penelitian yang menekankan waktu pengukuran/observasi data variabel independen dan dependen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh WUS di wilayah Puskesmas Morodadi Kabupaten Pulau Morotai sebanyak 616 WUS. Penentuan sampel dengan menggunakan rumus Slovin sehinggadidapatkan 86 sampel. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling.Instrumen penelitian menggunakan lembaran ceklis.Analisis data menggunakan uji chi-square. Pengumpulan data dengan mengunakan lembaran kuesioner. Hasil: Penelitian menunjukan bahwa pengetahuan WUS memiliki hubungan signifikan dengan pemeriksaan IVA, dimana semakin tinggi pengetahuan maka semakin besar peluang untuk melakukan pemeriksaan IVA (p<0.05). Pekerjaan WUS memiliki hubungan signifikan dengan pemeriksaan IVA, dimana semakin luas pengalaman maka, semakin besar peluang melakukan pemeriksaan IVA (p<0.05).
Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Pertumbuhan Balita Wasting di Desa Bumi Raya Kecamatab Abung Selatan Lampung Utara Sunarsih, Tri Sunarsih; Anjani Martia Luciana; Ratih Kumorojati
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/jmm.v14i1.331

Abstract

Latar belakang : Masalah status gizi pada anak di Indonesia masih menjadi fokus utama dalam upaya perbaikan gizi masyarakat. Menurut hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) 2015, sebesar 29% balita di Indonesia termasuk kategori pendek. Pijat bayi juga merupakan salah satu perawatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah makan, seperti mencegah wasting pada anak balita, karena dapat memperlancar proses pencernaan dan meningkatkan nafsu makan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap pertumbuhan balita wasting di Desa Bumiraya Kecamatan Abung Selatan Lampung Utara. Metode : Desain penelitian quasi eksperimen dengan rancangan one group pre test dan post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah balita di Desa Bumiraya Kecamatan Abung Selatan Lampung Utara. Teknik sampling dengan purposive sampling sebanyak 15 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah ceklist pijat bayi dan lembar observasi. Uji analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian : Z skore balita wasting sebelum diberikan pijat bayi nilai median 0,0050, standar deviasi 1,07 dengan nilai minimal -2,18 dan maksimal 0,36. Z skore balita wasting sebelum diberikan pijat bayi nilai median 0,0250, standar deviasi 0,71 dengan nilai minimal -2,18 dan maksimal 2,54. Ada pengarauh pijat bayi terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita wasting di Desa Bumiraya Kecamatan Abung Selatan Lampung Utara dengan p value = 0,010 < =0,05. Simpulan: Pijat bayi berpengaruh terhadap pertumbuhan balita wasting.
THE RELATIONSHIP BETWEEN SOCIOECONOMIC STATUS AND THE INCIDENCE OF STUNTING IN NGALANG GUNUNGKIDUL Fifin Dewi Fitriani; Tri Sunarsih
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 13, No 01 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v13i01.6380

Abstract

Stunting is one of the nutritional status cases experienced by most toddlers worldwide. WHO 2020 revealed that Indonesia is the second country in Asia with the highest prevalence of 31.8% of stunting problems in toddlers. Several factors cause toddlers to experience stunting, including indirect factors, namely socioeconomic status. The socioeconomic status of the residents of Ngalang on the incidence of stunting toddlers aged 12-60 months was found to be 40 toddlers short and 6 toddlers very short. This study was conducted to determine the relationship between socioeconomic status and the incidence of stunting in Ngalang Gunungkidul. This type of quantitative research uses a cross-sectional design. Population 85 parents of toddlers 12-60 months with stunting conditions. The sample was obtained using the Solvin method: 46 parents of stunted toddlers who met the inclusion criteria. After the Spearmen rho test was obtained, many members in the family p=0.019; of many children of the family, p=0.010, the father's educational status is p=0.058, the mother's educational status is p=0.025, and the monthly income in the family p=0.023. There is Stunting is a prevalent nutritional issue among toddlers globally. The results showed a significant relationship between family size, number of children, mother's educational status, family income, and stunting in toddlers. However, no significant relationship was found between the father's educational status and stunting, suggesting the need for further research on the father's role. Preventative measures include participating in premarital classes and prioritizing a child's growth and development through proper nutrition, parenting, healthcare, and environmental sanitation.Keyword: Socioeconomics, Stunting, toddlers
Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang Pemberian Makan Bayi dan Anak Stunting Friska Nurul Hikmah; Tri Sunarsih
Oksitosin : Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 11 No. 2 (2024): OKSITOSIN : Jurnal Ilmiah Kebidanan
Publisher : Prodi D III Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/oksitosin.v11i2.4323

Abstract

Stunting is a chronic problem associated with lack of energy and generally appears from the first 1000 days of life. The peak of child growth and development occurs in the first two years of life, making the role of mothers important in ensuring adequate nutritional intake for their babies. The purpose of this study was to evaluate the Effect of Health Education on Mothers' Knowledge and Attitudes regarding Infant and Child Feeding (PMBA) stunting in Ngalang Village, Gunungkidul, Yogyakarta. The research method used a pre-experimental design with a one group pretest-posttest approach. The study population involved all mothers with stunted children in Ngalang Village, Gunungkidul, Yogyakarta as many as 85 respondents, with 46 respondents taken as samples using purposive sampling techniques. Statistical analysis was performed using the Paired Sample T-test. The results of the analysis found that the average education of junior high school mothers was 21 people (45.7%). Bivariate analysis showed a p value in the knowledge variable of 0.000 (<0.05), and in the attitude variable of 0.027 (<0.05). The conclusion of this study is that health education has a positive influence on mothers' knowledge and attitudes related to stunting PMBA. The suggestion for future researchers is to be able to use a diverse sample in geographical aspects such as family income, to ensure representative results.
Innovation of M-Health-Based Prosa-Hi Application for Early Detection of Child Growth and Development Sunarsih, Tri; Astuti, Endah Puji; Purnamaningsih, Nur'Aini; Suwarno; Syah, Muhammad Erwan; Shanti, Elvika Fit Ari; Habibi, Muhammad; Kharisma; Rukmi, Dwi Kartika
Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta Kerja Sama KNPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/jpm.v17i2.6974

Abstract

The development of technology has advanced digital and intelligent transformation, including in the child health. This study was conducted to implement the PROSA-HI Application to detect child growth early. The research method uses the sequential mix methods. The PROSA-HI Application will be implemented in Nogotirto Village from August 2022 to November 2022. The data collection techniques in this study include Observation, Interviews, and questionnaires with mothers with toddlers using the User Acceptance Test (UAT) questionnaire of 291 mothers under five. Analysis by univariate analysis. Testing the PROSA-HI Application with a user acceptance test showed an average of 89.0%, so it can be concluded that the usability rate of the PROSA-HI application system based on user perception is considered feasible to implement. The PROSA-HI Application can effectively monitor children's health, growth, and development, positively impacting parents and health workers.
HUBUNGAN KETERAMPILAN POLA ASUH HOLISTIK DENGAN PERKEMBANGAN ANAK Tri Sunarsih; Astuti, Endah Puji; Shanti, Elvika Fit Ari
Jurnal Kesehatan Vol 17 No 1 (2024): JURNAL KESEHATAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kesehatan.v17i1.28818

Abstract

The first five years is a very short period and cannot be repeated, so it is often called the "golden period". Children are the next generation of the nation who deserve attention. Every child has the right to achieve optimal development. Developmental disorders usually occur in childhood affecting multiple functional domains and often persist into adulthood. Parental skills are an effective intervention for child development outcomes. Holistic parenting skills are comprehensive parenting skills that mothers give to their children. Objective: To see holistic parenting skills with child development. Research method: This type of research uses quantitative research. The design in this study is to use an analytical survey design with a cross-sectional approach. The population in this study were all toddlers < 60 months in Ngalang Village, Gedangsari Health Center, Gunungkidul Regency in 2020 with a total of 366 samples, the sampling technique used total sampling. Data analysis using Chi-Square Test. Results: There is no significant relationship between nutritional skills and child development skills with a P value (0.237) > (0.05) and there is a significant relationship between parenting skills and child development with a P value (0.023) < (0 ,05). Conclusion: There is no significant relationship between nutritional fulfillment skills and child development and there is a significant relationship between child care skills and child development.
MODEL PEMBERDAYAAN PEREMPUAN UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN KELUARGA AKIBAT DAMPAK COVID-19 (UPAYA PENINGKATAN TUMBUH KEMBANG ANAK) Sunarsih, Tri
Jurnal Jarlit Vol. 17 No. 1 (2021): PERCEPATAN PEMULIHAN SOSIAL EKONOMI UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70154/jid.v17i1.27

Abstract

Latar belakang: Pembangunan keluarga menjadi salah satu isu pembangunan nasional dengan penekanan pada pentingnya penguatan ketahanan keluarga. Pandemi COVID-19 tidak cuma memengaruhi kesehatan mental masyarakat namun juga berdampak pada ketahanan keluarga. Kajian ini bertujuan untuk mengembangkan model teoretik pemberdayaan perempuan untuk meningkatkan ketahanan keluarga sebagai upaya mengatasi dampak Covid-19 (upaya peningkatan tumbuh kembang anak). Metode: Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Notoprajan, Kemantren Ngampilan Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan teknik lapangan (field research) dengan pendekatan cross sectional study. Metode pengumpulan datanya dilakukan dengan kuesioner dan wawancara terstruktur, observasi, Focus Group Discussion (FGD) yang bertujuan untuk memperdalam dan memperjelas informasi yang telah diperoleh (terutama untuk stakeholder). Populasi dalam penelitian ini yaitu orangtua dari balita dan balitanya yang berjumlah 200 responden (rumus Slovin). Analisa data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil. Hasil Uji SEM konseptual Model Pemberdayaan Perempuan Untuk Meningkatkan Ketahanan Keluarga Akibat Dampak Covid-19 (Upaya Peningkatan Tumbuh Kembang Anak) dalam penelitian ini termasuk baik (GFI = 0,865; AGFI = 0,829; RMSEA = 0,062, CFI = 0,904; TLI = 0,888; NFI = 0,806). Model dirancang dengan meningkatkan modal sosial karena akan meningkatkan ketahanan keluarga. Selain itu dukungan pemerintah juga penting untuk ditingkatkan, karena dukungan pemerintah akan meningkatkan proses pemberdayaan dan proses pemberdayaan itu sendiri akan dapat meningkatkan pola asuh holistik. Pola asuh holistik juga dapat ditingkatkan melalui peningkatan ketahanan keluarga dan memperbaiki kesehatan lingkungan. Dengan ditingkatkannya hal-hal tersebut, maka akan tercapai tumbuh kembang anak yang optimal. Saran: 1) Pembentukan forum koordinasi ketahanan keluarga daerah (OPD terkait) dikoordinasikan oleh DP3AP2KB. 2) Pembentukan Konselor Ketahanan Keluarga yang dapat dimasukkan pada kegiatan PKK. 3) Strategi peningkatan ketahanan keluarga yang harus dilaksanakan yaitu: pendampingan keluarga oleh PKK melalui dasawisma.
HUBUNGAN PERSEPSI KERENTANAN DAN PERSEPSI MANFAAT TERHADAP STATUS GIZI BALITA DI DESA NGALANG KECAMATAN GEDANGSARI KABUPATEN GUNUNG KIDUL ., Ekawati; Sunarsih, Tri; Astuti, Endah Puji; A.S., Elvika Fit; Astuti A., Tyasning Yuni
Jurnal Kebidanan VOLUME 12. NO.02, DESEMBER 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v12i02.389

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Status gizi menjadi indikator ketiga dalam menentukan derajat kesehatan anak. Status gizi yang baik dapat membantu proses pertumbuhan dan perkembangan anak untuk mencapai kematangan yang optimal. Status gizi dapat  mendeteksi lebih dini risiko terjadinya masalah kesehatan. Persepsi kerentanan merupakan kepercayaan seseorang dengan menganggap menderita penyakit adalah hasil melakukan perilaku tertentu. Persepsi manfaat berarti persepsi pemantauan status gizi dapat digunakan sebagai bentuk antisipasi dalam merencanakan perbaikan status kesehatan anak (Soekirman, 2006). Tujuan: Untuk mengetahui hubungan persepsi kerentanan dan persepsi manfaat terhadap status gizi balita. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancang bangun crossectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki balita usia 0-60 bulan yang berjumlah 366 ibu. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dan diperoleh sampel sebesar 79 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner tertutup, responden tinggal memilih jawaban dengan memberikan tanda tertentu dari pertanyaan yang diajukan. Analisis data menggunakan uji chi square pada batas kepercayaan 95% (0,05) (Arikunto, 2016). Penelitian ini dilaksankana di Desa Ngalang pada bulan 8 Juni samapai 2 Agustus 2020. Hasil penelitian: persepsi ibu yang menganggap rentan terhadap masalah gizi berdasarkan analisa data dengan uji chi square didapatkan nilai significancy 0,828 sehingga tidak ada hubungan antara persepsi kerentanan dengan status gizi. Sedangkan Persepsi manfaat untuk mencegah masalah gizi didapatkan analisa data dengan uji chi square didapatkan nilai significancy 0,235 sehingga tidak ada hubungan antara persepsi manfaat dengan status gizi. Simpulan: Tidak ada hubungan antara persepsi kerentanan dan persepsi manfaat dengan status gizi balita kemungkinan status gizi dipengaruhi faktor lain.Kata Kunci : Persepsi Kerentanan, Persepsi Manfaat, Status gizi Balita RELATIONSHIP OF VULNERABILITY PERCEPTION AND BENEFIT PERCEPTION OF CHILDREN'S NUTRITIONAL STATUS IN NGALANG VILLAGE, KECAMATAN GEDANGSARI, GUNUNG KIDUL DISTRICTABSTRACTBackground: Nutritional status is the third indicator in determining children's health status. A good nutritional status can help the child's growth and development process to reach optimal maturity. Nutritional status can detect the risk of health problems early. Perception of vulnerability is a person's belief by assuming suffering from a disease is the result of carrying out certain behaviors. Perception of benefits means that perceptions of nutritional status monitoring can be used as a form of anticipation in planning to improve children's health status (Soekirman, 2006). Objective: To determine the relationship between perceived vulnerability and perceived benefits on the nutritional status of children under five. Methods: This study is an observational study with a cross-sectional design. The population in this study were all mothers who have children aged 0-60 months, amounting to 366 mothers. The sampling technique used simple random sampling and obtained a sample of 79 people. The data was collected using a closed questionnaire, the respondents just need to choose the answer by giving certain signs of the questions asked. Data analysis used the chi square test at the 95% confidence limit (0.05) (Arikunto, 2016). This research was conducted in Ngalang Village from June 8 to August 2 2020. The results: the perception of mothers who think they are vulnerable to nutritional problems based on data analysis with the chi square test obtained a significance value of 0.828 so there is no relationship between perceived vulnerability and nutritional status. Meanwhile, the perception of benefits to prevent nutritional problems, data analysis with the chi square test obtained a significance value of 0.235 so that there is no relationship between perceived benefits and nutritional status. Conclusion: There is no relationship between perceived vulnerability and perceived benefits with the nutritional status of children under five, it is possible that nutritional status is influenced by other factors.Keywords : Perceptions of  Perceived Susceptibility, Perceptions of Perceived Benefits, Nutritional Status, Toddlers
HUBUNGAN KARAKTERISTIK ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN ANAK Sunarsih, Tri; Astuti, Endah Puji; Shanti, Elvika Fit Ari; ., Ekawati
Jurnal Kebidanan VOLUME 13. NO.01, JUNI 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v13i01.417

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Anak balita merupakan kelompok yang memerlukan perhatian yang lebih khusus dalam proses perkembangan dan pertumbuhannya. Apabila perkembangan dan pertumbuhan anak mengalami gangguan akan berakibat terhadap pembentukan anak yang berkualitas. Perkembangan anak memerlukan stimulasi khususnya dalam lingkungan keluarga.Tujuan: Mengetahui hubungan karakteristik orangtua dengan perkembangan anak. Metode: Jenis penelitian yaitu kuantitatif. Rancangan dalam penelitian ini adalah menggunakan desain Survai Analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh balita < 60 Bulan di Desa Ngalang Wilayah Kerja Puskesmas Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul Tahun 2020 dengan jumlah 366 sampel, teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisa data menggunakan Uji Chi Square. Hasil: Berdasarkan hasil uji chi square bahwa hubungan pendidikan ayah dengan perkembangan didapatkan significancy 0,481,hubungan pendidikan ibu dengan perkembangan didapatkan nilai significancy 0,757, hubungan pekerjaan ayah dengan perkembangan didapatkan nilai significancy 0,082, hubungan pekerjaan ibu dengan perkembangan didapatkan nilai significancy 0,010, Penghasilan ayah dengan perkembangan didapatkan nilai significancy 0,793, Penghasilan ibu dengan perkembangan didapatkan nilai significancy 0,494. Simpulan: Pendidikan ayah, pendidikan ibu, pekerjaan ayah, penghasilan ayah, penghasilan ibu tidak berhubungan dengan perkembangan anak dan pekerjaan ibu berhubungan dengan perkembangan anak. Walaupun orangtua bekerja diluar rumah, sebaiknya orangtua tetap dapat memberikan waktu yang berkualitas untuk memperhatikan perkembangan anak agar perkembangan anak menjadi optimal.Kata kunci: karakteristik, orangtua, perkembangan, anakRELATIONSHIP CHARACTERISTICS OF PARENTS WITH CHILDREN'S DEVELOPMENTABSTRACTBackground: Children under five are a group that requires more special attention in the process of development and growth. If the development and growth of children who experience disruption will result in quality children's restaurants. Child development requires stimulation, especially in a family environment. Objectives : This study aims to knowing the relationship between parents and child development. Methods: This type of research is quantitative. The design in this study was to use an analytical survey design with a cross-sectional approach. The population in this study were all toddlers <60 months in Ngalang, Gedangsari, Gunungkidul in 2020 with a total of 366 samples, the sampling technique used total sampling. Data analysis using Chi-Square Test. Results: Based on the results of the chi-square test, the relationship between father's education and development has a significance of 0.481, the relationship between maternal education and development has a significance value of 0.757, the relationship between father's work and development has a significant value of 0.082, the relationship between mother's work and development has a significance value of 0.010, father's income with development got a significance value of 0.793, maternal income with the development of a significance value of 0.494. Conclusions: Father's education, mother's education, father's job, stage, mother's stage are not related to child development, and mother's work is related to child development. Even though children work outside the home, parents can provide quality time (quality time) to pay attention to the child's development so that the child is optimal.Keywords: characteristics, parents, development, children 
PENINGKATAN KETERAMPILAN POLA ASUH HOLISTIK MELALUI PENGETAHUAN IBU UNTUK MENGOPTIMALKAN TUMBUH KEMBANG Sunarsih, TrI; Purnamaningsih, Nur’Aini; Puji Astuti, Endah; Fit Ari Shanti, Elvika; Suwarno, Suwarno; Erwan Syah, Muhammad
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 15, No 1 (2024): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v15i1.985

Abstract

Co-Authors ., Ekawati A.S., Elvika Fit Abidah, Alief Nur Insyiroh Airin, Claude M. Alfie Ardiana Sari Andriyani Astuti Angga Eko Pramono Anggawijayanto, Erydani Anjani Martia Luciana Ari Shanti, Elvika Fit Astuti A., Tyasning Yuni Astuti, Endah P. Astuti, Endah Uji Bambang Retnoaji Bangun Prajanto Nusantoro Bhisma Murti Budi Rahayu, Budi Claude Mona Airin Dewi Rokhanawati, Dewi Dheny Rohmatika Dhesi Ari Astuti, Dhesi Ari Dhiva Biancha Salsabhila Dian Puspitasari Dian Puspitasari Dini, Aknes Dwi Larasati Dwi Larasati, Dwi Ekawati ekawati Ekawati Ekawati Elvika Fi Ari Shanti Elvika Fit Ari Shanti Elvika Fit Ari Shanti Elvika Fit Ari Shanti, Elvika Fit Ari Endah Puji Astuti Endah Puji Astuti, Endah Puji Erna Wati Erwan Syah, Muhammad Fasion, Arisah Fifin Dewi Fitriani Fit Ari Shanti, Elvika Fitriani, Fifin Dewi Friska Nurul Hikmah GANA RENDRA WINARTI Heri Herawan Hestiasih Nirwanto Hikmah, Friska Nurul Ida Nursanti Indah Permatasari Indah Permatasari Kartini, Farida Khairiyah, Fuji Yaumil Kharisma Kholisah, Alfina Nur Kristanto Kristanto Kumorojati, Ratih laili rahmatul ilmi Lily Yulaikhah linda, yulinda Luluk Rosida Mahendra Wijaya Mawarti, Triyani Menik Sri Daryanti Mualifah, Nita Azimatul Muhammad Erwan Syah Muhammad Habibi Nendhi Wahyunia Utami Ni nyoman Y. Abriyani Novita Widy Astuti Novitaningsih, Astrit Nst, Aisyah Amalia Nur Rahmawati Sholihah Nuraina Nuraina Nuraina Nuraina Nurul Makiyah Nur’Aini Purnamaningsih Okta Viyani, Ari Prajna Galuh Pangestuti Praptana Praptana Pratiwi, Cesa Septiana PUDJI ASTUTI Puji Astuti, Endah Puji Astuti, Endah Purnamaningsih, Nur’Aini Purnamaningsih, Nur’Aini Puspita, Kori Putri, Maharani Lentera Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahayu, Herwinda Kusuma Rahmawati, Dechoni Ratna Prahesti Rizki Wahyuning Damayanti Rosdiana Rukmi, Dwi Kartika Sahnti, Elvika Fit Ari Sapja Anantanyu Saragih Sidahuruk, Helga Kristiani Sarmin Sarmin Shanti, Elvika F. A. Shanti, Elvika Vit Ari Sis Wuryanto Siti Nur Djannah Soffan, Alan Srimiayu Karatahe Sujono Riyadi Sunarsih, Kharisma Suryo Nugroho Markus Suwarno Suwarno Suwarno Syah, Muhammad E. Syairaji Utami, Nendhi Wahyunia Viyani, Ari Okta Yohana, Beby Yuli Astuti Yulinda, Dwi