p-Index From 2021 - 2026
12.249
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu dalam Penanggulangan Bencana Banjir di Kelurahan Rawa Makmur Kota Bengkulu Reni Insyiroh; Sri Indarti; Titi Darmi
Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP)
Publisher : Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhamamdiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jmpkp.v5i2.5202

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini Bagaimana Peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dalam menanggulangani Bencana Banjir Di Kota Bengkulu khsusunya Kelurahan Rawa Makmur Kota Bengkulu. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengethaui dan menganalisis Bagaimana Peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dalam menanggulangani Bencana Banjir Di Kota Bengkulu khsusunya Kelurahan Rawa Makmur Kota Bengkulu. Peneliti menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dalam penelitian ini. Dengan focus penelitian ada 1 yaitu Peranan Badan Pennggulangan Bencana (BPBD) Dalam Penanggulangan Bencana Banjir Kota Bengkulu ( Studi Kelurahan Rawa Makmur Kota Bengkulu). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dengan tiga langkah untuk menganalisis data yaitu: reduksi data dan penyajian serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Peran BPBD kota bengkulu dalam penanggulangan bencana banjir di kelurahan rawa makmur kota bengkulu yakni belum berjalan dengan baik walaupun peranan BPBD kota Bengkulu dalam menerapkan prinsip-prinsip manajemen bencana yang baik, yaitu bahwa penanggulangan bencana dilakukan secara cepat dan tepat sesuai dengan tuntutan keadaan. Akan tetapi terlihat dari upaya penanganan bencana yang terjadi sudah di laksanakan tetapi belum terealisaikan dan belum berjalan dengan maksimal.hal itu terlihat berdasarkan penetapan kebijakan, pencegahna bencana, tanggap darurat, rehabilitasi dan rekontruksi bencana belum maksimal.
Locally-Generated Revenue as A Capacity Parameters of New Regional Autonomy Management Titi Darmi
JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik) Vol 22, No 1 (2018): May
Publisher : Magister Ilmu Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkap.24870

Abstract

Non-human resources play a role in the implementation of the New Autonomous Region (DOB) one of which is the financial resources of the region. In order for the financial capacity of the region can be managed optimally then the appropriate method is to increase its management capacity. The study was conducted in Seluma District as the autonomy mandate of new autonomous regions. The objective of the research is to analyze the extent of the financial management capacity of Seluma Regency as a DOB provider. The research approach is done by qualitative descriptive method, data source is derived from secondary data in the form of, records of financial condition, documentation, financial report that is Report of Result of Inspection (LHP) from BPK, report of APBD realization and regulations related to financial management implementation. Primary data comes from interviews and FGDs to informants. Data analysis through data collection, data condensation, data presentation and decision making or data verification. The results show that the financial management capacity of Seluma Regency has not been done effectively and efficiently, confirmed by the following conditions: 1) the results of supervision of the implementation of the work program found many cases of TGR; 2) low PAD that only contribute 3% range to APBD; 3) financial management got WDP opinion from BPK during last 3 years.
Social Capital Analysis in Small and Micro Enterprises (SMEs) Management during the Covid-19 Pandemic Titi Darmi; Nuryakin Nuryakin; Iqbal Miftakhul Mujtahid
JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik) Vol 26, No 1 (2022): May
Publisher : Magister Ilmu Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkap.67459

Abstract

Small and Micro Enterprises (SMEs) in Indonesia play an important role as a vital source of employment, contribute significantly to of the country’s Gross Domestic Product (GDP ) and a crucial source of economic security for the lower middle class. However, during Covid-19 pandemic, SMEs have faced serious challenges that have had adverse impact on business operations. Government policies that were aimed at controlling the spread of Covid-19, that included Large-scale Social Restrictions (PSBB) policy and social distancing rules, have had adverse impact on SME economic activities. This study analyzes social capital in the management of SMEs in Bengkulu city. The research was based on primary data and secondary data sources. Meanwhile, data analysis involved frequency distribution statistics. The empirical results showed that social capital in the management of SMEs as manifested in mutual trust, business networks, and solidarity had positive impact on SMEs management in Bengkulu city.
Pendampingan penguatan kapasitas pelaku usaha batik besurek Titi Darmi; Sri Indarti; Rosidin
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v3i3.5993

Abstract

Bencana Virus corona (Covid19), membuat tatanan kehidupan manusia berubah menjadi 180 derajat, perubahan ini terjadi secara tiba-tiba dan mengkagetkan sejagat Dunia. Perubahan drastis ini berdampak pada semua line, kesehatan, ekonomi, sosial dan budaya. Selain bidang kesehatan, yang sangat sangat terpuruk, bidang ekonomi melumpuhkan segala aktivitas ekonomi. Bidang ekonomi yang sangat terdampak adalah UKM. Kegiatan UKM menjadi stagnan, tidak produktif, hal ini, terjadi apabila pengelola tidak mampu berinovasi, tidak dapat membaca peluang dan tidak memutar haluan yang semua dilakukan dengan konvensional menjadi pengelolaan yang modern berbasis teknologi. Penguatan kapasitas ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produksi, manajemen bisnis, dan inovasi dalam industri batik. Melalui pendekatan yang holistik, pelaku usaha dalam industri batik dapat terus berkembang, mempertahankan kearifan lokal, dan bersaing secara lebih baik di pasar global yang semakin kompetitif.
Analysis of Human Resources Capacity for Cultural Heritage Managers in Bengkulu City Darmi, Titi; Mujtahid, Iqbal Miftakhul; Nusantara, Bella Dian
Journal of Local Government Issues Vol. 6 No. 2 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/logos.v6i2.23245

Abstract

Cultural heritage is a regional potential asset that can contribute to economic growth, optimal management of cultural heritage is beneficial for the progress of tourism centers. Bengkulu City is one of the cities that has the potential for cultural heritage, which, if managed optimally can have an impact on the economic growth of Bengkulu City. However, the strategic allocation of human resources has not been done well. This study aims to determine how the capacity of human resources for cultural heritage managers in Bengkulu City is. The research method uses qualitative descriptive, data collection is carried out through in-depth interviews and group discussions. We analyzed six informants consisting of cultural heritage managers in the Bengkulu region assigned by the Jambi Province's Jambi Cultural Heritage Preservation Center (BPCB). Data analysis and interpreting the meaning of factual data are carried out qualitatively, and the results of the study show that the availability of human Resources (HR) both in quality and quantity has not been in accordance with the standards for developing human resources for cultural heritage. In addition, the lack of regional participation in increasing institutional capacity related to cultural heritage management has an impact on the non-optimal management of cultural heritage in the Bengkulu City.
Evaluasi Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) di Sawah Lebar Baru Kota Bengkulu Ulvansyah, Fhandemi; Indarti, Sri; Darmi, Titi
JOPPAS: Journal of Public Policy and Administration Silampari Vol 5 No 1 (2023): JOPPAS: Journal of Public Policy and Administration Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joppas.v5i1.7842

Abstract

The purpose of this research is to analyze the evaluation of the kotaku program (city without slums) in New Wide Paddy Fields in Bengkulu City. This research is a qualitative descriptive research. Qualitative descriptive research is a research procedure that produces descriptive data in the form of written or spoken words from people and observed behavior. The primary data is data obtained from field observations by researchers, interviews with the Office of Public Works and Spatial Planning. Secondary data is data that supports the issues to be discussed, which were obtained from executing the kotaku program (city without slums) in Sawah Lebar Baru, Bengkulu City and the people of Sawah Lebar Baru, Bengkulu City. Research data collection techniques are observation, interviews and documentation. Data analysis using data reduction, data presentation, inference and verification. Based on the results of the study, it can be concluded that the evaluation of the implementation of the City Without Slums (KOTAKU) program in Sawah Lebar Village has been going quite well but not optimal. In its implementation, there have been many construction projects that have been carried out that are able to meet what is needed by the Sawah Lebar Village, such as drainage.
Upaya Kepala Desa dalam Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik di Desa Tambak Rejo, Kabupaten Bengkulu Utara Wirasanti, Nadhilla; Titi Darmi
Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP) Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP)
Publisher : Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhamamdiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya kepala desa untu mewujudkan tata kelola pemerintahan desa di Desa Tambak Rejo Kabupaten Bengkulu Utara. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Indikator yang dijadikan tolak ukur dalam penelitian ini adalah: Akuntabilitas, Transparansi, Partisipasi dan Supremasi Hukum. Untuk melihat keempat indikator tersebut digunakan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dan beberapa alat pendukung seperti pedoman wawancara dan handphone. Hasil analisis data menunjukkan bahwa upaya kepala desa dalam mewujudkan pemerintahan desa di Kabupaten Bengkulu Utara menunjukkan bahwa pemerintahan di perangkat desa sudah baik, hal ini terlihat dari indikator Akuntabilitas, Partisipasi, dan Supremasi Hukum yang telah dilaksanakan. dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa upaya kepala desa dalam mewujudkan good governance di Desa Tambak Rejo sudah dilaksanakan dengan cukup baik                       
Peran Stakeholders dalam Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Curug 9 di Kabupaten Bengkulu Utara : Peran Stakeholders Dalam Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Curug 9 Darmi, Titi
Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP) Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP)
Publisher : Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhamamdiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jmpkp.v6i1.5112

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran stakeholders dalam pengembangan objek wisata air terjun curug 9. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dan tipe penelitian yang digunakan adalah fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi yaitu triangulasi sumber, triangulasi teknik, triangulasi waktu.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran stakeholder dalam hal ini pemerintah dan masyarakat dalam pengembangan objek wisata air terjun curug 9 belum memuaskan, diperlukan sarana dan prasarana yang cukup modern untuk meningkatkan pengembangan objek wisata tersebut. Selain itu keterbatasan dana dari pemerintah sehingga menjadi masalah utama yang menghambat pembangunan sarana dan prasarana menjadi problem tersendiri yang harus dihadapi dalam pengembangan objek wisata air terjun curug 9.
Pengembangan Kampung Nelayan di Kawasan Wisata Kecamatan Teluk Segara Yossy moelandha, Trierose; Sri Indarti; Titi Darmi
Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP) Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Manajemen Publik dan Kebijakan Publik (JMPKP)
Publisher : Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhamamdiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jmpkp.v6i2.5143

Abstract

Pola pembangunan Kota Bengkulu diarahkan pada pengembangan sektor pariwisata, terutama pariwisata berbasis kelautan dan perikanan. Potensi wilayah pesisir Samudera Indonesia sangat besar untuk pengembangan tersebut. Salah satu kawasan yang sedang dikembangkan adalah Kelurahan Malabero, Kecamatan Teluk Segara. Pesisir pantai menjadi sektor strategis untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, terutama melalui pelestarian kebudayaan kampung nelayan. Pemerintah Kota Bengkulu telah berupaya menyediakan infrastruktur, seperti pintu masuk, shelter, tempat parkir, dan fasilitas penunjang lainnya untuk wisata pantai. Selain itu, penggerakan masyarakat dalam menjual kuliner laut dan hasil olahan ikan, seperti ikan giling tenggiri, turut memperkuat perekonomian lokal. Wisata sejarah dan alam di sekitar Kelurahan Malabero, seperti Benteng Malborough dan pemandangan matahari terbenam, juga menjadi daya tarik utama. Pengembangan wisata pesisir ini tidak hanya berfokus pada alam dan sejarah, tetapi juga pada pelatihan budaya untuk wisatawan. Kerjasama antara pemerintah dan masyarakat diperlukan untuk menjaga kelestarian dan mencapai pengembangan kampung nelayan sebagai kawasan wisata yang berkelanjutan.
Sosial Hukum dan Keadilan Untuk Semua: Menggugah Kesadaran Hukum pada Masyarakat Cahaya Negeri Romanza, Melli; Eceh Trisna Ayuh; Titi Darmi
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS) ( On Proses)
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v4i3.7135

Abstract

Legal awareness within society is a key factor in establishing a just and orderly social structure. Unfortunately, in Indonesia, legal awareness remains relatively low, as reflected in the frequent legal violations occurring in both private and public spheres. The program "Law and Justice for All: Raising Legal Awareness in Society" aims to enhance public understanding of their legal rights and obligations, as well as the crucial role law plays in achieving social justice.This program includes various activities such as seminars, panel discussions, legal awareness campaigns, free legal clinics, and paralegal training, all designed to provide practical and easily applicable legal education for the wider community. The goal is not only to improve legal knowledge but also to change societal behavior to foster greater respect for and adherence to the law.With an inclusive educational approach, the program is aimed at the general public, encouraging active participation in law enforcement and reducing legal violations. Ultimately, higher legal awareness is expected to form the foundation for a more just and harmonious society.
Co-Authors Adi Putra, Muklas Adriadi, Rekho Agus Salim Agussalim M ahmad aldo Alan Jukuinsyah Albareyzi Ramadhani Albaryzi Ramadhani Aldo Nopiansa Anastasha, Rezka Anjalika, Annisa Octa Anton Feriady Ardi Kurniawan Auliah Putri, Najmi Bella Aurel Ichzani Bella Dian Nusantara Bella Dwi Hastuti Betra Sarianti Bintang Agustina Pratiwi Chayati, Ella Martina Darmanto Darmanto Daya Dinda Sari Desmita Desmita Dewi Susila Wati Dwi Puji Lestari, Dwi Puji Eceh Trisna Ayuh Eceh Trisna Ayuh Edi Efrita Ekowati, Sri Ela . Ela Enti Fitri Yanti Evi Hafizah Feny Sahara Fhandemi Ulvansyah Fithri Mufriantie Hafizah, Evi Hardian, Robi Hasmiati Hasmiati Hasti Marlena Heriyanti, Lesti Ilham Perdana Putra Indriani Safitri, Ersa Intan Dwi Safitri Intan Dwi Safitri Dwi Safitri Iqbal Mifktahul Mujtahid Iqbal Miftakhul Mujtahid Iqbal Miftakhul Mujtahid Iqbal Miftakhul Mujtahid Ira Yuaniati Irzan Jamil, Ahmad Ju im Ju’im Juim Thaap Junaeny, Fitriah Justian, Perdi Ju’im Thaap Kasman Kasman Kasman kusmiarti, reni Ledyawati Ledyawati Ledyawati Ledyawati Ledyawati Ledyawati Ledyawati Ledyawati, Ledyawati Lia Puspa Linda Safitra Lisa Adhrianti lorenzo, zandi M. Wirantara Mandala Putra, Bayu Martina Chayati, Ella Melly Dwi Karisma Meta Aryanti Mujtahid, Iqbal Miftakhul Muntahanah, Muntahanah Mutiara Elfionita Netti Herawati Ninda Dwi Sagita Novia Anggraini Novliza Eka Patrisia Nurul Husna, Stefani Nuryakin, Nuryakin Nusantara, Bella Dian Pebri i Yanto Syaputra Purnama Sari, Puput Puspitasari, Sinta PUTRI, FANI REVINA Ramadani, Wahyu Ramadhan Syaputra, Nedy Ramadhani, Albareyzi Ratih Rahayu Rekho Adriadi Rekho Adriadi Reni Insyiroh Retya Dwi Armanita Rifa'i Riska Handayani Rizky Faizal Anwar Romanza, Melli Rosidi Rosidi Rosidin Rosidin Rosidin Rosidin Rosidin Rosidin Runni Runni Safitri, Inderi Lara Safitri, Intan Dwi Sania, Sania Sari, Yenny Puspita Selvi Tamia Sholihah, Nur Izzah Sri Ekowati Sri Indarti Sri Indarti Sri Indarti Susi Sulandari Syafiyah Putri Syahfitri, Jayanti Syaputra, Nedy Ramadhan Tesra Kayati, Inke Tri Yuningsih Tri Yuningsih Trisna Ayuh, Eceh Ulvansyah, Fhandemi Vina Gracenia Wilaras, Nadia Endah Wilaras Wirasanti, Nadhilla Wisnu Wijaya Wisnu Wijaya Yogi Alfiansyah Yossy moelandha, Trierose Yuliani, Hafri Yunita, Herma Yusup Al Gofar Zelfri Wiradianto