Claim Missing Document
Check
Articles

EFL Students' Perception of Character AI as a Tool to Improve Their Writing Skills: A Qualitative Study Fadhila, Fadhila; Kembaren, Farida Repelita Waty Br.
Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Sosial Rumah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62491/njpi.2025.v5i2-4

Abstract

Purpose – This article aims to explain students' perspectives toward Character AI and how Character AI helps them develop their writing skills and confidence in writing.Method – This article employs a qualitative case study to gather data through questionnaires and interviews, aiming to understand the respondents' perspectives on the application. Findings – The participants concluded that Character AI aids in writing skills by helping them learn new sentences, improve grammar, and understand context, ultimately boosting self-confidence. Survey results show that 33.3% found Character AI significantly contributed to their English sentence acquisition, while 66.7% experienced some linguistic benefits. In terms of grammatical improvement, 33.3% rated it highly effective, 44.4% noted moderate efficacy, and 22.2% reported minimal enhancement. Regarding writing confidence, 33.3% experienced a significant decline, 55.6% a moderate decrease, and 11.1% a marginal drop. Research Implications – This study highlights the potential of artificial intelligence in education, particularly in enhancing students' writing skills. Through questionnaires and interviews, it was found that character AI significantly impacts students' ability to learn new sentences, correct grammar, and understand context, while also boosting their confidence in writing. The research utilized a quantitative methodology with a larger participant group to validate these findings. However, further studies are necessary to explore the real effects of character AI on students' writing, as this technology is still new to them.
Gamified Learning in EFL Classrooms: Students’ Perceptions of Baamboozle Games for Vocabulary Mastery Azzahra, Fatimah; Kembaren, Farida Repelita Waty
IJECA (International Journal of Education and Curriculum Application) Vol 8, No 2 (2025): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ijeca.v8i2.32640

Abstract

Incorporating games into education is an effective strategy to enhance student engagement. This study investigated how EFL students’ emotional reactions and experiences influence their perceptions of the interactivity of Baamboozle games for vocabulary mastery. Conducted at two Integrated Islamic Private Junior High Schools in Medan, the research employed a case study design and a descriptive qualitative methodology, with 8 EFL students participating through observations and semi-structured interviews, which were conducted over a period of four weeks. The thematic analysis revealed that students’ motivation, vocabulary acquisition, and engagement improved significantly, influenced by their emotional responses to the game. These findings highlight the potential of gamified learning platforms like Baamboozle games in enhancing language acquisition and emphasize the role of emotional engagement in mastering vocabulary, which the implication of provides insight for teachers to consider using game-based learning in teaching vocabulary.
Students Errors Analysis in Translation English into Indonesian Using Google Translate Yasmin, Feby Annisa; Anggini, Nurasiah; Kembaren, Farida Repelita Waty
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis kesalahan terjemahan dan mengetahui sumber-sumber kesalahan (kesalahan interlingual dan intralingual) dalam terjemahan Indonesia-Inggris yang ditulis oleh mahasiswa jurusan Bahasa Inggris semester empat di Sumatera Utara pada tahun ajaran 2021/2022. Sampelnya berjumlah 18 siswa yang diambil dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Data dikumpulkan melalui tes terjemahan yang terdiri dari 10 kalimat bahasa Indonesia yang harus diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang menggunakan prosedur Analisis Kesalahan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesalahan siswa. Temuannya menunjukkan bahwa jenis kesalahan tata bahasa yang dilakukan siswa dalam penerjemahannya ada tiga jenis, yaitu kesalahan global, kesalahan lokal, dan kesalahan lainnya. Kesalahan yang paling banyak dilakukan siswa adalah kesalahan lokal dan kesalahan yang paling sedikit dilakukan siswa adalah kesalahan lainnya. Kemudian, penelitian ini mengungkapkan bahwa sebagian besar kesalahan yang terjadi dalam penerjemahan siswa disebabkan oleh kesalahan intralingual. Sementara itu, hanya sedikit kesalahan yang disebabkan oleh kesalahan interlingual. Kesalahan tersebut terjadi karena pengetahuan siswa tentang bahasa target tidak lengkap.
Translating Folklore: Exploring the Indonesian Mistranslation of 'The Goblin of Adachigahara' Story from English into Indonesia Alvindi, Alvindi; Kembaren, Farida Repelita Waty
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.15183

Abstract

Penelitian ini menyelidiki penerjemahan 'The Goblin of Adachigahara' dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, mengungkap tantangan dalam melestarikan nuansa budaya dan bahasa. Melalui analisis komparatif, kajian linguistik, penilaian budaya, dan wawasan para ahli, studi ini menyoroti fenomena kesalahan penerjemahan, sehingga memperkaya pemahaman kita tentang dinamika penerjemahan cerita rakyat. Kendala linguistik muncul dengan jelas, dengan ekspresi idiomatik yang terbukti sulit untuk diterjemahkan secara langsung. Kompleksitas metaforis, yang merupakan bagian integral dari sifat puitis cerita rakyat, terkadang mengalami pengenceran dalam versi bahasa Indonesia, sehingga berdampak pada resonansi simbolik. Keaslian budaya menjadi titik fokus, menyeimbangkan kesetiaan dan keterhubungan bagi penonton Indonesia. Strategi adaptasi, meskipun meningkatkan pemahaman, terkadang menyebabkan penyederhanaan yang berlebihan. Perspektif para ahli menekankan tantangan yang sedang berlangsung seperti perbedaan bahasa dan variasi regional, serta menekankan perlunya perendaman budaya secara terus-menerus. Kolaborasi antara penerjemah, ahli bahasa, dan pakar budaya sangatlah penting. Implikasinya meliputi pelatihan kepekaan budaya, pedoman standar penerjemahan cerita rakyat Indonesia, dan inisiatif pendidikan bagi penerjemah dan pembaca. Pertimbangan etis menggarisbawahi praktik penerjemahan yang bertanggung jawab, menjaga martabat budaya sumber.b Kajian ini menyoroti rumitnya penerjemahan cerita rakyat yang kaya budaya, dengan menekankan peran penerjemah sebagai mediator budaya. Ketegangan antara keaslian budaya dan pemahaman pembaca memerlukan keseimbangan yang rumit, yang mendukung pentingnya pedoman etika. Penelitian ini menyumbangkan wawasan dan strategi berharga untuk menumbuhkan apresiasi terhadap beragam budaya dalam pertukaran narasi global, mendorong dialog dan penelitian berkelanjutan dalam penerjemahan cerita rakyat.
EFL Student Attitudes Regarding the Integration of Google Translate in the Process of Learning English Kembaren, Farida Repelita Waty; Hamidiyah, Masita; Budiman, Budiman; Azmi, Khairul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas banyak orang yang belajar bahasa asing untuk meningkatkan keterampilan komunikasi mereka secara tradisional, individu menggunakan kamus untuk menguraikan kata-kata asing dalam bahasa asing. Namun, sifat konsultasi kamus untuk mengetahui arti kata yang memakan waktu telah diketahui. Ponsel pintar telah menjadi alat yang sangat diperlukan karena menawarkan banyak kemudahan dalam proses pembelajaran. Saat ini, ponsel pintar digunakan untuk menerjemahkan kata-kata bahasa Inggris ke bahasa Indonesia menggunakan platform terjemahan, yang semakin menekankan dampak transformatif teknologi terhadap pembelajaran bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi cara efektif memanfaatkan Google Terjemahan untuk meningkatkan pengalaman belajar bahasa asing. Penelitian ini memiliki arti penting karena dapat menjelaskan sikap pelajar Indonesia terhadap penggunaan teknologi untuk menerjemahkan bahasa asing. Hasil penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi siswa Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL), memberikan kesimpulan dan rekomendasi untuk membentuk sikap positif dalam menggunakan Google Terjemahan, yang terbukti bermanfaat bagi usaha mereka di masa depan.
Students’ Perception of Using Translate Tools in Their Assignment Kembaren, Farida Repelita Waty br.; Pardamean, Pardamean; Hamdany, Syahwan; Alqawwiy, Thareq Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menyelidiki peran transformatif alat terjemahan mesin (MT) dalam pendidikan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL), melampaui Google Terjemahan yang ada di mana-mana. Penelitian yang dilakukan di Medan, Indonesia, menyelidiki preferensi dan alasan di balik pilihan 40 mahasiswa jurusan Bahasa Inggris dan non-Bahasa Inggris. Temuan mengungkapkan bahwa Deepl Translator adalah pilihan dominan bagi 55% peserta, karena dinilai akurat, sederhana, dan fitur-fiturnya yang khusus. Kamus U, yang dipilih oleh 20%, menonjol karena dukungan bahasanya yang luas dan fitur-fiturnya yang serbaguna. Meskipun Google Terjemahan memegang pangsa 25%, para peserta menghargai integrasinya yang lancar dengan layanan Google lainnya dan cakupan bahasa yang luas. Peserta menekankan pentingnya ketepatan, kesederhanaan, dan terjemahan yang terdengar alami. Studi ini menganjurkan para pendidik untuk secara strategis mengintegrasikan alat MT ke dalam pengajaran, dengan mempertimbangkan beragam preferensi siswa. Selain itu, hal ini menyoroti perlunya penelitian di masa depan mengenai persepsi siswa dan peran pendidik dalam memandu penggunaan alat yang efektif, sehingga berkontribusi terhadap lanskap pendidikan bahasa yang terus berkembang.
GOOGLE TRANSLATE ANALYSIS ERRORS IN ENGLISH-INDONESIA TRANSLATION TEXT: IDIOM CASES Napitupulu, Maya Farhanna; Kembaren, Farida Repelita Waty; Sambas, Ela Carmelia Mukti
REGISTER: Journal of English Language Teaching of FBS-Unimed Vol. 12 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/reg.v12i4.55153

Abstract

This article digs into the special issues of English-Indonesia translation, concentrating on the complex world of idiomatic phrases. Idioms, which are firmly ingrained in cultural nuances and linguistic complexity, provide a substantial challenge for automatic translation systems. The aims of this study is to examine morphological faults in translated texts using English idiom phrases translated by the Google Translate translation system. A qualitative research design with content analysis is used in this study. Discourse analysis is used in this study, and the research subjects are documents that were gathered from websites by researchers. The study employed document analysis as a means of data collecting by the researcher. By comparing the data to earlier studies on translation and morphology and examining mistakes in grasping idiomatic meaning, the researchers examined the data.  According to the findings of the study, there are three translation methods. Based on the morphology of the translation machine, there are eight GT translation errors. The study's findings give Google Translate valuable insight into the need for idiom translations to include additional morphological explanations in order to increase precision and to be revisited within the framework of morphological science.Keyword : Google Translate, English “ Indonesian Translation,  Morphology, English Idiom
Students’ Difficulties and Strategies on Translation Process at English Education Department Kembaren, Farida Repelita Waty; Salmiah, Maryati; Ramadani, Putri Intan
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 11 No. 2 (2023): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v11i2.4141

Abstract

This research investigated to know the students difficulties and strategies  on translating religious story from English into Indonesian in English Department. The research method used in conducting this research is descriptive qualitative. This is intended so that readers can find out what errors often occur when students translate. This study found that there were three difficulties  in the translation results of students. Namely social culture difficulties, religious cultures difficulties, and material culture difficulties. After anlyzing the results of the students translation the researcher can see several factors causing mistakes made by students such as most students make some words into the target language (addition words), students lack of words choice and most students during translatio process mistranslated of the word (omission), In addition, students also lack understanding of context and their lack of understanding of words related to cultural aspects. To overcome these difficulties in the translation process, there are only 3 strategies that are most widely used by the participants in the translation process. The three strategies are as follows: translation by more general, translation by paraphrase using related words and translation by more natural words. It was easy to understand the content of the text when they used these three translation strategies.
The Analyzing Difficulties Faced By Students’ English Department In Writing English Scientific Article Research Kembaren, Farida Repelita Waty; Dimas, Dimas; Athirah, Najah; Arini, Tara
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk lebih memahami kesulitan yang dialami siswa bahasa Inggris saat menulis dan menyelesaikan makalah penelitian. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif deskriptif. Variabel internal dan eksternal yang berkontribusi terhadap kesulitan yang dialami oleh siswa bahasa Inggris dalam menulis dan menyelesaikan makalah penelitian mereka ditemukan melalui pemeriksaan tanggapan kuesioner. Pada faktor internal, pelajar bahasa Inggris menghadapi berbagai masalah penulisan akademis, termasuk kemampuan bahasa yang buruk, kesulitan dalam menetapkan tujuan dan manajemen waktu, serta hambatan menulis. Penundaan adalah penghalang penyelesaian proyek tepat waktu, dan mengumpulkan pemikiran serta meminta dukungan dari instruktur atau rekan menambah kesulitan. Sebagian besar siswa juga kesulitan menemukan judul topik penelitian yang sesuai dengan terjemahan. Temuan-temuan ini menggambarkan beragamnya karakter permasalahan penulisan akademis, yang menekankan perlunya bantuan khusus. Di sisi lain, pengaruh faktor eksternal mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap kemampuan menulis ilmiah siswa bahasa inggris. Kesulitan yang dihadapi adalah mengkomunikasikan konsep-konsep ilmiah secara efektif, menavigasi struktur linguistik yang canggih, dan menghadapi tekanan tenggat waktu. Terdapat kesulitan dalam menemukan kosa kata bahasa Inggris yang tepat, terbatasnya kesempatan berlatih, dan sedikitnya paparan terhadap gaya penulisan yang bervariasi. Kesulitan dalam menggabungkan kutipan dan referensi ilmiah dalam tulisan bahasa Inggris menjadi sorotan. Kesulitan-kesulitan ini menyoroti perlunya memberikan bimbingan dan intervensi yang terfokus untuk membantu siswa meningkatkan keterampilan menulis ilmiah mereka.
Students' Difficulties in Translating English into Indonesian at Descriptive Text Waty Kembaren, Farida Repelita; Solin, Ramadhan; Jannah, Miftahul; Maulida, Maulida
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan apa saja yang dihadapi siswa ketika menerjemahkan teks narasi dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan desain sebagai studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara terhadap 15 mahasiswa tingkat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa dalam menerjemahkan teks deskriptif disebabkan oleh dua faktor yaitu internal dan eksternal, faktor internal: kurangnya motivasi, bakat, dorongan, dan kemampuan kognitif. faktor eksternal: lingkungan sekolah, pengajar, fasilitas, teman sekelas dan ruang kelas, serta faktor lingkungan dan sosial budaya, serta perbedaan struktur dan pola bahasa Indonesia dan bahasa Inggris membuat siswa bingung mengorganisasikan makna kedua bahasa tersebut. Penelitian ini menyarankan agar siswa mampu memperluas dan memperkaya kosa kata dan keterampilan bahasa Inggris dari berbagai sumber platform, serta membangun rasa percaya diri.