Claim Missing Document
Check
Articles

Risiko Perilaku Makan Selama Hamil Terhadap Kejadian Preeklamsia Di Puskesmas Panekan Tahun 2018: The Risk of Eating Behavior During Pregnancy on the Incidence of Preeclampsia at Panekan Health Center in 2018 Anik Suparti; Suparji Suparji; Nana Usnawati
Gema Bidan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2021): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i1.5

Abstract

Preeclampsia (PE) is a contributor to mortality and morbidity of mothers and babies. Preeclampsia is the second biggest cause of maternal mortality, affecting 3% to 8% of pregnant women worldwide. The prevalence of preeclampsia in pregnant women in Magetan in 2017 as many as 189 people, while in 2018 as many as 270 people. An increase in the incidence of pre-eclampsia from 2017 to 2018 as many as 81 people. The research objective to analyze the risks of eating behavior during pregnancy on the incidence of preeclampsia in Puskesmas Panekan 2018. This study is a retrospective observational analytic approach (case- control). The subjects were birth mothers, 27 respondents in the case group and 27 respondents in the control group, for a total of 54 respondents. Data was collected by using a questionnaire, conducted on birth mothers in Puskesmas Panekan Year 2018. The analysis technique used is logistic regression. The results used logistic regression eating behavior p value = 0.00 (p <0.05) and OR (Exp B) 35.714. Based on the description above can be concluded that the eating behavior influenced the incidence of preeclampsia. pregnant women who have unhealthy eating behaviors have 35x greater risk for preeclampsia than women who have healthy eating behaviors, so it is advised untuk reduce the incidence of pre-eclampsia in pregnant women with preeclampsia risk factor control needed in pregnancy that is by implementing a healthy eating behavior. Keywords :Preeclampsia, eating behavior.
Gambaran Kejadian Kasus Kegawatdaruratan Maternal di Wilayah Puskesmas Kartoharjo Kabupaten Magetan: Overview of Maternal Emergency Case Incidents in the Kartoharjo Health Center Area, Magetan District Eni Nurwati; Suparji; Teta Puji Rahayu
Gema Bidan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2021): September
Publisher : Jurusan Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36568/gebindo.v10i1.6

Abstract

Kegawatadaruratan kehamilan dengan faktor risiko tinggi adalah suatu kehamilan yang membawa ancaman bagi jiwa dan kesehatan ibu dan bayi. Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan indikator paling sensitif untuk menilai derajat kesehatan dan kualitas hidup suatu bangsa. Sedangkan di Kabupaten Magetan Jawa Timur AKI selama 3 tahun terakhir cenderung mengalami peningkatan. Berbanding lurus dengan data AKI kabupaten Magetan berdasarkan laporan KIA Puskesmas Kartoharjo tahun 2017 menunjukkan bahwa AKI di Puskesmas Kartoharjo selama 3 tahun terakhir juga mengalami peningkatan dengan rincian jumlah kematian maternal tercatat 3 kasus dari 342 kelahiran. Kecenderungan peningkatan AKI menunjukkan kegagalan dalam pencapaian target penurunan AKI sesuai Millenium Development Goals (MDGs) tahun 2015. Jenis penelitian ini adalah survei deskriptif yaitu suatu penelitian yang dilakukan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan suatu fenomena yang terjadi di dalam masyarakat, dalam penelitian ini kegiatan survei bertujuan untuk menggambarkan kasus kegawatdaruratan maternal tahun 2016 - 2018 di Puskesmas Kartoharjo Kabupaten Magetan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus kegawatdaruratan maternal pada masa kehamilan yang tertinggi adalah Preeklampsia, Abortus dan Ketuban Pecah Dini. Untuk kasus kegawatdaruratan maternal pada masa persalinan yang tertinggi adalah Persalinan Kala II Lama. Serta kasus kegawatdaruratan maternal pada masa nifas yang tertinggi adalah Infeksi Nifas. Dari ketiga temuan kasus kegawatdaruratan maternal diatas penyebab kematian ibu di Puskesmas Kartoharjo Magetan adalah perdarahan dan infeksi nifas, maka perlu penanganan yang komperehensif terkait kasus tersebut untuk mencegah AKI dikemudian hari. Kata Kunci : Kegawatdaruratan; Maternal; Kehamilan; Persalinan; Nifas
Case Report: Ibu Hamil Grande Multigravida Trimester Ii Resiko Tinggi Revalina Anissa Azzahra; Astuti Setiyani; Suparji Suparji; Nana Usnawati Suparji
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 3 No. 2 (2026): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jipk.v3i2.2330

Abstract

Introduction: Very High-Risk Pregnancy (KRST) increases the likelihood of maternal and fetal complications. Risk factors include advanced maternal age, grande multigravida, an interpregnancy interval, previous Cesarean sections, and non-use of postpartum contraception. This case report aimed to describe midwifery care for a woman with KRST. Methods: A case report using the SOAP approach was conducted on a 36-year-old pregnant woman (G6P30023) in her second trimester with grande multigravida, an 18-month interpregnancy interval, and no postpartum contraception. Care was provided over one month through five visits. Data were collected through interviews, observation, physical examination, and documentation review. Results: Comprehensive care, including maternal-fetal monitoring, nutritional education, iron (Fe) and MMS administration, and postpartum contraception counseling, maintained stable maternal and fetal conditions without complications while improving maternal knowledge and readiness to use postpartum contraception. Conclusion: Comprehensive and continuous midwifery care maintained maternal and fetal health and minimized the risk of complications in KRST.
The Effectiveness of Audiovisual and Posters on Increasing SADARI Behavior in Couples of Childbearing Age Desti Ria Fortuna Isatanto; Nana Usnawati; Agung Suharto; Suparji Suparji
International Journal of Advanced Health Science and Technology Vol. 6 No. 4 (2026): August
Publisher : Forum Ilmiah Teknologi dan Ilmu Kesehatan (FORITIKES)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35882/ijahst.v6i4.637

Abstract

Low awareness of early detection of breast cancer causes SADARI practice to still not be optimal. This study aims to analyze the effectiveness of audiovisual media and posters in improving knowledge, attitudes, and practices of SADARI in Couples of Childbearing Age (PUS) aged 30–49 years. This quantitative research uses a quasi-experimental type with a pretest-posttest control group design. The study population amounted to 255 Couples of Childbearing Age (PUS), with a sample of 156 respondents determined using the Slovin formula and selected through purposive sampling techniques. The sample was divided equally into the audiovisual group (78 respondents) and the poster group (78 respondents). The independent variables of the research are health education media (audiovisual and posters), while the dependent variables include knowledge, attitudes, and practices of SADARI. Data were collected using a questionnaire that had met the validity and reliability test (Cronbach's Alpha). Data analysis was carried out using paired t-test and independent t-test with the help of SPSS software version 34.00. The results showed that the audiovisual group experienced a significant increase in knowledge, attitudes, and practices of SADARI (p<0.001). In the poster group, a significant increase occurred in knowledge and practice (p<0.001), but attitudes did not increase significantly (p=1,000). The results of the independent t-test confirmed that there was a significant difference in effectiveness between the two media on, attitudes, and practices of AWARENESS (p<0.001). Audiovisual media has been proven to be more effective than poster media in increasing knowledge, attitudes, and practices of SADARI in couples of childbearing age, so it is recommended as a health education medium to support early detection of breast cancer.
Asuhan Kebidanan pada Ibu Hamil dengan Hipertensi Gestasional, Usia Maternal ≥ 35 Tahun, Grand Multiparitas, dan Ketidakpatuhan Antenatal Care Nabella Rahmadhani; Astuti Setiyani; Suparji Suparji; Nana Usnawati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1193

Abstract

Hipertensi gestasional perlu dipantau secara berkelanjutan karena kondisi ibu dapat berubah meskipun keluhan sempat membaik. Risiko menjadi lebih kompleks ketika hipertensi terjadi pada ibu berusia lanjut, dengan riwayat persalinan berulang, dan kunjungan Antenatal Care (ANC) yang tidak teratur. Laporan kasus ini menggambarkan asuhan kebidanan pada Ny. M, usia 40 tahun, G5P4A0, usia kehamilan 28–29 minggu, yang dipantau dalam sembilan kunjungan selama Februari 2026. Data diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan obstetri, telaah dokumentasi, serta pemantauan serial tekanan darah dan denyut jantung janin. Pada kunjungan pertama, tekanan darah ibu 160/100 mmHg, disertai pusing, edema tungkai + 1, varises vagina, riwayat ANC tidak lengkap, dan skor Kartu Skor Poedji Rochjati 10. Selama pemantauan, tekanan darah berada pada rentang 128–160/90–110 mmHg, sedangkan DJJ berkisar 132–161 kali/menit. Asuhan difokuskan pada pemantauan kondisi ibu dan janin, pengenalan tanda bahaya, pengurangan asupan garam, istirahat cukup, kepatuhan terhadap terapi dokter, persiapan persalinan, dan penguatan kunjungan ANC. Pada kunjungan terakhir, tekanan darah meningkat menjadi 155/100 mmHg, edema bertambah menjadi + 2, serta muncul sesak napas dan pandangan kabur. Ibu kemudian diarahkan ke fasilitas rujukan untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Pemantauan yang dilakukan secara berkesinambungan membantu mengenali pola perubahan klinis dan mendukung keputusan rujukan pada waktu yang tepat.
Perbaikan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Anemia Dengan KEK Dan ANC Tidak Adekuat Nur Khoirin Diah Kumalasari; Nana Usnawati; Nuryani; Suparji
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1244

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK), anemia, dan antenatal care (ANC) yang tidak adekuat dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin, terutama apabila baru terdeteksi pada trimester III. Laporan kasus ini bertujuan menggambarkan perubahan kondisi ibu hamil setelah asuhan kebidanan komprehensif. Subjek adalah Ny. “N”, 34 tahun, G3P2A0, usia kehamilan 35 minggu, dengan LILA 21 cm, hemoglobin 9,40 g/dL, keluhan pusing dan mudah lelah, serta riwayat ANC yang baru dimulai pada trimester III. Asuhan dilakukan di wilayah kerja PMB Ny. “I”, Kabupaten Magetan, pada 2–14 Maret 2026 menggunakan pendekatan SOAP. Intervensi meliputi edukasi gizi, peningkatan frekuensi makan, tablet Fe 2 kali sehari, Multiple Micronutrient Supplementation (MMS) 1 kali sehari, PMT, sari kacang hijau 2 × 250 mL per hari, pemantauan berat badan, LILA, tanda vital, dan kesejahteraan janin. Setelah 13 hari, kadar hemoglobin meningkat menjadi 11,0 g/dL, berat badan naik dari 51,70 kg menjadi 53,20 kg, serta keluhan berkurang. LILA tetap 21 cm sehingga KEK belum teratasi. Asuhan komprehensif menunjukkan respons klinis yang baik terhadap anemia, tetapi perbaikan tersebut tidak dapat dikaitkan dengan satu intervensi karena seluruh tindakan diberikan secara bersamaan dan masa pemantauan singkat. Pemantauan nutrisi dan ANC berkelanjutan tetap diperlukan.
Co-Authors Abdullah Al Mamun Achmad Gatot Sunariyanto Agung Suharto Alvyana Indrajitha Ambo Dalle Anak Agung Istri Sri Wiadnyani Anik Suparti Anik Suparti Any Sutiadiningsih Apriliawati, Anita Ardela Reza Fernanda Arief Budiono Aries Prasetyo Aris Handayani Astin Nur Hanifah Astuti Setiyani, Astuti Atik Badi&#039;ah Atik Badiah AULIA FATMA RAMADHANI Baharuddin Bahtiar Bahtiar Bahtiar Bahtiar Bahtiar Bahtiar Bambang Hadi Sugito Bambang Suprianto . Bringiwatty Batbual Budi Joko S Budi Susatia Budi Yulianto Cantika Puteri Apriliana Chitya Widya Ayu Raswati Desita David Ackah David Ackah Dessy Arna, Yessy Desti Ria Fortuna Isatanto Devi Kristyani Dewi Rika Miranti Eni Nurwati Eni Nurwati Evi Irianti Fajriansyah Fajriansyah Farida Halis Febri Lukitasari FRANSISKUS SALESIUS ONGGANG Gede Dalem Gilang Mahajaya Putra Gusman Arsyad Handa Saria Nur Prahesti Handayani, Tinuk Esti Handoyo Handoyo Handoyo Handoyo Hendrik Hendrik Hendriyani, Feftin Herlina, Tutiek Heru Santoso Wahito Nugroho Hupitoyo Hupitoyo I Gusti Putu Asto Buditjahjanto I Ketut Gama I Ketut Sudiantara I Putu Suiraoka I Wayan Mustika IGP Asto Buditjahjanto ilyas - ibrahim Intening, Vivi Retno Irfansyah, Ade Ismoyowati, Tri Wahyuni Jane Leo Mangi Joel Rey U. Acob Joel Rey U. ACOB Joel Rey Ugsang Acob Joel Rey Ugsang Acob Kamilus Mamoh Karwati Khambali, Khambali Koekoeh Hardjito Koesmantoro, Hery Komang Trisna Sumadewi Laorina Regel Lapodi, Abd Rijali Lilik Anifah Luthfiyah Nurlaela M. Fadly Kaliky Mariana Ngundju Awang Matje Meriati Huru Melati, Nimsi muhammad saleh Myrna A. Mercado N. Surtinah Nabella Rahmadhani Nana Usnawati Nana Usnawati Suparji Nani Surtinah Nani Surtinah Nani Surtinah Ngestiningrum, Ayesha Hendriana Ni Wayan Rusni Nina Indriyawati Nur Khoirin Diah Kumalasari Nur Widiyawati nurlailis saadah Nurul Zakinah Nurweningtyas Nurweningtyas Nuryani, Nuryani Pius Selasa Purwanti, Dwi Putri Indriyani Renti Chotijah Rafif Naufi Waskitha Hapsari Rahardjo, Sutio Rahayu Sumaningsih Revalina Anissa Azzahra Rianti, Emy Rifky Ayu Kusumaningtias Risky Ika Septiana Puspitasari Rohadi Hariyanto Rozan Asyrofi Rakyan Risang Aji Sahrir Sillehu Sainuddin Sainuddin Sanglar Polnok Sanglar Polnok Santosa, Budi Joko Setiawan Sri Angriani Sri Wayanti Sri Winarni subagyo subagyo Sulikah, Sulikah Sumasto, Hery Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto, Sunarto Surtinah, N Susi Milwati Sutio Rahardjo Syaifuddin Syaifuddin Syariefah Hidayati Tanjung Subrata Tanko Titus AUTA Tanko Titus Auta Tanko Titus Auta Teta Puji Rahayu Tinuk Esti H Tinuk Hesti Handayani Titin Wulandari Tri Johan Agus Yuswanto Triana Septianti Tuhu Pinardi, Tuhu Vincentius Supriyono Vincentius Supriyono Wahyurianto, Yasin Wayanti, Sri Winarko, Winarko Wisnu, Nurwening Tyas Wiwin Martiningsih Yetty Wilda Yuyun Setyorini