p-Index From 2021 - 2026
7.358
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN DALAM MENGAWAL TRANSPARANSI ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA NEGARA DI ERA DIGITAL Putri , Nadila; Pratama, Inka Nusamuda; Auzandika, Irgi; Khoirunnida, Hibby; Hamidi, Izzudin; Aulia, Firli; Riansyah, Riansyah; Gunawan, Sahril; Andi, Andi; Putra, Rizki Mandala
Nusantara Hasana Journal Vol. 4 No. 9 (2025): Nusantara Hasana Journal, February 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v4i9.1313

Abstract

The purpose of this study is to determine and analyze the role of the Supreme Audit Agency in guarding the state budget in the digital era. This type of research uses a systematic literature review method, by collecting data from various relevant literature sources. The findings show that the application of digital technology in overseeing the state budget has increased the efficiency and effectiveness of the BPK, including in detecting potential irregularities and increasing transparency of state finances through digital platforms. BPK's transparency portal also allows the public to participate in oversight, which has an impact on increasing accountability and decreasing corruption cases. Recommendations from this study are the need to increase the digital competence of BPK auditors and the equalization of technological infrastructure to support more effective supervision.
EVALUASI PERAN ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA NEGARA DALAM MENDUKUNG PROGRAM STUNTING DAN KETAHANAN PANGAN DI INDONESIA Smith, Muhammad Rizki; Pratama, Inka Nusamuda; Silmi, Hayatus; Winardi, Lalu Deri; Nurwahyuningsih, Nurwahyuningsih; Marwah, Marwah; Pratama, Wahyu; Alam, Nabil; Saputra, Ajay; Surya, Lalu Dicky; Pratama, Abdul Aziz
Nusantara Hasana Journal Vol. 4 No. 9 (2025): Nusantara Hasana Journal, February 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v4i9.1314

Abstract

Evaluasi peran APBN dalam mendukung program stunting dan ketahanan pangan adalah di mana pemerintah indonesia melakukan program dalam mengatasi stunting dan ketahanan pangan di indonesia. Dalam pelaksanaan APBN di indonesia pemerintah indonesia selalu melakukan evaluasi APBN dalam pelaksaan program stunting di indonesia, peran APBN begitu penting dalam melakukan pencegahan stunting dan melakukan ketahanan pangan dan pengalokasi anggaran dalam semua hal yang terkait, dimana kita harus lebih memahami terkait dimana evaluasi APBN dalam program yang terkait, dimana pemerintah harus selalu melakukan efesiensi yang memamadai terkait anggaran APBN yang setiap tahun di evaluasi terkait ketahanan pangan dan program stunting.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN FISKAL HIJAU DALAM ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA NEGARA: PELUANG DAN TANTANGAN UNTUK TRANSISI EKONOMI BERKELANJUTAN DI INDONESIA Putra, Edi; Pratama, Inka Nusamuda; Ningrum, St Dinar Sulistiya; Fitrianingsih, Fitrianingsih; Lestari, Nisa; Azhari, M. Ari; Aslan, Muhammad; Sarkila, Agung Putra; Kartika, Putri
Nusantara Hasana Journal Vol. 4 No. 9 (2025): Nusantara Hasana Journal, February 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v4i9.1316

Abstract

Penelitian ini menelaah implementasi kebijakan fiskal hijau dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia, dengan tujuan untuk memahami peluang dan tantangan transisi menuju pembangunan ekonomi berkelanjutan. Dalam menghadapi perubahan iklim dan kebutuhan untuk mencapai pembangunan keberlanjutan, pemerintah Indonesia berupaya mengintegrasikan strategi pembanguna berkelanjutan ke dalam kebijakan fiskal. Meskipun terdapat kemajuan dalam penerapan kebijakan ini, tantangan seperti defisit pengelolaan anggaran, ketergantungan pada sumber daya alam, dan perlunya dukungan dari pemerintah daerah masih menjadi hambatan. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka untuk menganalisis literatur terkait dan memberikan rekomendasi kebijakan yang bertujuan untuk memperkuat implementasi kebijakan fiskal hijau. Selain itu, penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor publik dan sasta, serta komunikasi yang efektif untuk mempercepat transisi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan. Pajak progresif diusulkan sebagai alat untuk mendistribusikan kembali kekayaan dan mengurangi kesenjangan ekonomi, sementara penguatan aturan hukum dan reformasi legislatif terkait perpajakan dan pengelolaan utang dianggap krusial untuk mendukung kebijakan yang lebih adil dan berkelanjutan
EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PERENCANAAN ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA NEGARA DI ERA DIGITAL: STUDI TERHADAP TRANSFORMASI DIGITALISASI FISKAL DI INDONESIA Muslimin, M Iksan; Pratama, Inka Nusamuda; Ardiani, Yeni; Rahmania, Siti; Anjani, Hayaullah; Imara, Inang Sri; Jeriyah, Ainul; M Samunawardin; Imran, Imran; Marzuki; Tiara; Isdin
Nusantara Hasana Journal Vol. 4 No. 9 (2025): Nusantara Hasana Journal, February 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v4i9.1317

Abstract

Current developments in technology and information bring rapid and dramatic changes from traditional analog to digital in the digital era. Digitalization of information is the process of changing various analog formats to digital so that it can be easily created, stored, managed and distributed to users for various purposes and as a basis for decision making. The methodology used in assessing the efficiency and effectiveness of APBN planning in the digital era is through a literature review approach collect, analyze and integrate various relevant literature sources, both from journals, articles, books and previous research reports. The real result of digitalization is the reduction in time needed to prepare and allocate the national budget. The electronic budget system introduced by the Indonesian Ministry of Finance allows faster and more transparent budget allocation, thereby reducing the need for time-consuming manual procedures. Developing human resources, strengthening research and innovation, and developing systems and technology are important foundations for implementing digital transformation. Successful digital transformation requires people who are willing to change and learn to use digital products. In this regard, the Indonesian government has implemented various steps to increase digital literacy both at the government level and digital training for small and medium enterprises (SMEs).
EVALUASI IMPLEMENTASI ANGGARAN BERBASIS KINERJA PERFORMANCE-BASED BUDGETING TERHADAP AKUNTABILITAS ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA NEGARA Muhammad Yazid Khofi; Inka Nusamuda Pratama; Ikram; Firra Nurfajriah; ZhelinTri Sah Billah; Suci Ramadani; Sigit Karma Syaputra; Akmal Muliadi; Buhari; Muliawan
Nusantara Hasana Journal Vol. 4 No. 9 (2025): Nusantara Hasana Journal, February 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v4i9.1318

Abstract

This study aims to determine the implementation of performance-based budgeting on the APBN. The writing of this article uses the literature review method, which is a search or review of published research articles. The process of searching for research data sources used in this article is searched through the Internet using a search engine. The data sources that we searched on the internet related to the evaluation of the implementation of performance-based budgeting on APBN accountability. The process of making this article began with reviewing data sources, these data sources were in the form of academic journals, media reviews, documents, both national and international documents related to the research title. The results of the study showed that the use of APBN budgeting with a performance-based budgeting system was better than using the Line Item budgeting system. The performance-based budgeting system for APBN has not been fully implemented properly.
Addressing Poverty in Industrial Zones: An Agile Governance and Zoning-Based Approach Pratama, Inka Nusamuda; Zitri, Ilham; Azizah, Izmy Ratih
Journal of Governance and Public Policy Vol. 12 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jgpp.v12i1.22339

Abstract

This study examines the socio-economic conditions in Jereweh and Maluk Districts, industrial regions associated with PT. Amman Mineral Nusa Tenggara, focusing on the economic disparities among various community groups. The research aims to analyze these gaps and propose context-specific policies and poverty alleviation programs. Grounded in Agile Governance theory, which emphasizes Responsiveness, Adaptability, Collectivity, and Innovativeness, the study employs a qualitative methodology. Informants include the Regional Government, PT. Amman Mineral Nusa Tenggara, local communities, and NGOs, selected through purposive sampling. Data collection methods encompass observation, interviews, and documentation, while data analysis involves reduction, presentation, and conclusion drawing, supported by NVivo 12 Plus software. The findings reveal significant economic disparities within the communities of Jereweh and Maluk Districts, particularly among economically disadvantaged groups who have not fully benefited from the industrial activities. This has exacerbated economic inequality in the region. To address these issues, the study introduces a novel approach that integrates Agile Governance with a zoning system. It offers actionable policy recommendations, such as enhancing access to information, providing skills training, facilitating access to capital for micro, small, and medium enterprises (MSMEs), and strengthening community participation in decision-making processes. Additionally, the study proposes innovative solutions like the sharing economy and crowdfunding to foster inclusive economic growth. The insights and recommendations from this research provide practical guidance for stakeholders and can serve as a model for addressing similar challenges in other industrial areas. By combining theoretical frameworks with actionable strategies, this study contributes to the broader discourse on reducing economic inequality and promoting sustainable development in resource-rich but economically divided regions.
Pelatihan manajemen usaha berbasis digital pada pekerja migran indonesia di Malaysia Ibrahim, Ibrahim; Pratama, Inka Nusamuda; Zitri, Ilham; Afandi, Lalu Agus
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29859

Abstract

AbstrakProgram pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia melalui pelatihan manajemen usaha berbasis digital. PMI sering menghadapi tantangan ekonomi, sosial, dan keterbatasan keterampilan dalam mengelola usaha mandiri, sehingga pelatihan ini difokuskan pada peningkatan literasi digital dan kewirausahaan. Metode yang digunakan mencakup analisis kebutuhan peserta, pelatihan interaktif, pendampingan, serta evaluasi untuk mengukur efektivitas program. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa 79% peserta memiliki pemahaman yang baik, 16% berada dalam kategori cukup, dan 5% masih mengalami kesulitan dalam memahami materi. Program ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan literasi digital dan keterampilan kewirausahaan PMI, meskipun masih terdapat beberapa kendala terkait akses terhadap perangkat teknologi dan keterbatasan waktu peserta. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan serta pengembangan kurikulum yang lebih adaptif guna memastikan keberlanjutan manfaat program ini. Kata kunci: pekerja migran indonesia; pelatihan digital; manajemen usaha; pemberdayaan ekonomi AbstractThis community service program aims to improve the economic capacity of Indonesian Migrant Workers (PMI) in Malaysia through digital-based business management training. PMI often face financial, social, and skill-limited challenges in managing independent businesses, so this training focuses on improving digital literacy and entrepreneurship. The methods used include participant needs analysis, interactive training, mentoring, and evaluation to measure the program's effectiveness. The results of the community service show that 79% of participants have a good understanding, 16% are in the sufficient category, and 5% still have difficulty understanding the material. This program positively impacts PMI's digital literacy and entrepreneurial skills, although there are still some obstacles related to limited time and access to technological devices for participants. Therefore, ongoing mentoring and the development of a more adaptive curriculum are needed to ensure the sustainability of the benefits of this program. Keywords: indonesian migrant workers; digital training; business management; economic empowerment  
Strategi Pemerintah Desa dalam Pengembangan Obyek Wisata Berbasis Masyarakat (Community Based Toursm) (Studi Kasus Pulau Kenawa di Desa Poto Tano Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat) Zitri, Ilham; Lestanata, Yudhi; Nusamuda Pratama, Inka
INDONESIAN GOVERNANCE JOURNAL : KAJIAN POLITIK-PEMERINTAHAN Vol 3 No 2
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/igj.v3i2.38

Abstract

Pergerakan industri pariwisata di Pulau Sumbawa khususnya di Desa Poto Tano saat ini masih belum begitu menggeliat. Selain lemah di bidang promosi, lesunya industri pariwisata di daerah setempat juga karena lemahnya pemberdayaan dalam keterlibatan masyarakat serta masih kurangnya sarana dan prasarana yang ada di kawasan wisata Desa Poto Tano. Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap mengelola industri pariwisata masih terbatas.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan; (1) mengetahui bagaimanakah strategi pemerintah desa dalam pengembangan obyek wisata berbasis masyarakat (Community Based Toursm); (2) mengetahui apa saja faktor-faktor penghabat strategi pemerintah desa dalam pengembangan obyek wisata berbasis masyarakat (Community Based Toursm). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan penentuan informan menggunakan teknik purposive. Data diperoleh menggunakan wawancara mendalam, obsservasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan; (1) pengembangan obyek wisata berbasis masyarakat (Community Based Toursm) sudah diterapkan dan dilaksanankan sesuai prinsip dari konsep pariwisata berbasis masyarakat (Community Based Toursm); (2) Dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat (Community Based Toursm) masih terdapat bebrapa hambatan yaitu rendahnya sumber daya manusia (SDM) di Desa Poto Tano sehingga sulit untuk mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat (Community Based Toursm) serta Fasilitas Terbatas (Sarana dan Prasarana).
PELATIHAN PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF BAGI PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI MALAYSIA Ibrahim Ibrahim; Inka Nusamuda Pratama; Ilham Zitri
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2032

Abstract

Abstarct : The Creative Economy Development Training for Indonesian Migrant Workers in Malaysia addresses participants' lack of understanding and skills in marketing strategies and developing creative ideas essential for inclusive economic growth. Group discussions, simulations, and practical sessions are at the heart of this training, allowing participants to share experiences, develop thinking, and apply learned concepts in authentic contexts. Apart from improving individual skills, the main aim of the training is to strengthen awareness of the vital role of the creative economy in driving inclusive growth. The results of this program were that most participants needed more knowledge in marketing and developing creative ideas. Therefore, an interactive and participatory approach was used in preparing activities. Participants develop a deep understanding of effective marketing strategies and creative idea development techniques. At the end of the program, participants will not only be able to become active agents of change in advancing the creative economy in Malaysia. Still, they can also improve the welfare of the Indonesian migrant worker community. This training not only functions as a source of knowledge but also as a forum for building sustainable capacity and awareness in the context of the creative economy. Keywords : Training; Creative Economy; Indonesian Migrant Workers; Malaysia                                                                                           Abstrak : Pelatihan Pengembangan Ekonomi Kreatif bagi Pekerja Migran Indonesia di Malaysia dirancang untuk mengatasi kekurangan pemahaman dan keterampilan peserta dalam strategi pemasaran dan pengembangan ide kreatif yang esensial bagi pertumbuhan ekonomi inklusif. Diskusi kelompok, simulasi, dan sesi praktis menjadi inti dari pelatihan ini, memungkinkan peserta untuk berbagi pengalaman, mengembangkan pemikiran, dan menerapkan konsep yang dipelajari dalam konteks nyata. Selain meningkatkan keterampilan individu, tujuan utama pelatihan adalah memperkuat kesadaran akan peran vital ekonomi kreatif dalam menggerakkan pertumbuhan yang inklusif.metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu ceramah dan diskusi. Hasil program ini yaitu, mayoritas peserta teridentifikasi belum memiliki pengetahuan yang memadai dalam pemasaran dan pengembangan ide kreatif, oleh karena itu pendekatan interaktif dan partisipatif digunakan dalam penyusunan kegiatan. Peserta mengembangkan pemahaman yang mendalam tentang strategi pemasaran yang efektif dan teknik pengembangan ide kreatif. Diakhir program, peserta tidak hanya mampu menjadi agen perubahan aktif dalam memajukan ekonomi kreatif di Malaysia, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan komunitas pekerja migran Indonesia secara keseluruhan. Pelatihan ini bukan hanya berfungsi sebagai sumber pengetahuan, tetapi juga sebagai wadah untuk membangun kapasitas dan kesadaran yang berkelanjutan dalam konteks ekonomi kreatif. Kata Kunci : Pelatihan; Ekonomi Kreatif; Pekerja Migran Indonesia; Malaysia
Addressing Poverty in Industrial Zones: An Agile Governance and Zoning-Based Approach Inka Nusamuda Pratama; Ilham Zitri; Izmy Ratih Azizah
Journal of Governance and Public Policy Vol. 12 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jgpp.v12i1.22339

Abstract

This study examines the socio-economic conditions in Jereweh and Maluk Districts, industrial regions associated with PT. Amman Mineral Nusa Tenggara, focusing on the economic disparities among various community groups. The research aims to analyze these gaps and propose context-specific policies and poverty alleviation programs. Grounded in Agile Governance theory, which emphasizes Responsiveness, Adaptability, Collectivity, and Innovativeness, the study employs a qualitative methodology. Informants include the Regional Government, PT. Amman Mineral Nusa Tenggara, local communities, and NGOs, selected through purposive sampling. Data collection methods encompass observation, interviews, and documentation, while data analysis involves reduction, presentation, and conclusion drawing, supported by NVivo 12 Plus software. The findings reveal significant economic disparities within the communities of Jereweh and Maluk Districts, particularly among economically disadvantaged groups who have not fully benefited from the industrial activities. This has exacerbated economic inequality in the region. To address these issues, the study introduces a novel approach that integrates Agile Governance with a zoning system. It offers actionable policy recommendations, such as enhancing access to information, providing skills training, facilitating access to capital for micro, small, and medium enterprises (MSMEs), and strengthening community participation in decision-making processes. Additionally, the study proposes innovative solutions like the sharing economy and crowdfunding to foster inclusive economic growth. The insights and recommendations from this research provide practical guidance for stakeholders and can serve as a model for addressing similar challenges in other industrial areas. By combining theoretical frameworks with actionable strategies, this study contributes to the broader discourse on reducing economic inequality and promoting sustainable development in resource-rich but economically divided regions.
Co-Authors -, Ibrahim - Abdul Sakban Adi Sucipto, Adi Adil Hassan Ibrahim Adiman Fariadin Afandi, Lalu Agus Afriansyah, Indra Akbar, Paisal Akmal Muliadi Al Ansyori, Shafwan Alam, Nabil Amil Amil, Amil Andi Andi Angga Muhfi Azhar Anjani, Hayaullah Aprileana, Lady Ardiani, Yeni Ardyawin, Iwin Aslan, Muhammad Aulia, Firli Auzandika, Irgi Azhari, M. Ari Azizah, Izmy Ratih Azwar Subandi Buhari Buhari Darmansyah Darmansyah DARMANSYAH . Dimas Aji Prayoga Dyah Mutiarin Fardi, Muhammad Febriyanti, Amelia Cantika Firra Nurfajriah Firzhal Arzhi Jiwantara Gunawan, Sahril Hadi, Ayatullah Haerul Walad Hamidi, Izzudin Hani Tria Prihatin Hasyim, Hafid Hidayatullah Hidayatullah Ibrahim Ibrahim Ibrahim, Adil Hassan Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ikram Ilham Ilham Ilham Zitri ilham zitri Imam, Sadrul Iman, Sadrul Imara, Inang Sri Imran Imran Irma Setiawan, Irma Isdin Iskandar Iskandar Isnaini Isnaini Iwan Tanjung Sutarna Izmy Ratih Azizah Jeriyah, Ainul Juhari Sasmito Aji Kartika, Putri Khofi, Muhammad Yazid Khoirunnida, Hibby Kurniawan, Cahyadi Kusuma, Lalu Sopan Tirta Lalu Sopan Tirta Kusuma Lestari, Nisa M Samunawardin M Taufik Rachman M. Ulfatul Akbar Jafar Marsanda Maulani Azhari Marwah Marwah Marzuki Muhamad Fikri Irawan Muhammad Aldy Rifaldi Putra Muhammad Yazid Khofi Muliawan Muningsih, Amil Mursalim Mursalim Muslimin, M Iksan Ningrum, St Dinar Sulistiya Nurfajriah, Firra Nurul Istiqomah Nurwahyuningsih Nurwahyuningsih Oktriani, Elisa Pratama, Abdul Aziz Pratama, Danur Wenda Pratiwi, Yupitari Estu Putra, Edi Putra, Rizki Mandala Putri , Nadila Rahmad Hidayat Rahman, Nanang Rahmania, Siti Rahmat, Al Fauzi Rahmi, Siti Atika Ramadani, Suci Riansyah, Riansyah Rifaid Rifaid Rizal Umami Rossi Maunofa Widayat Rulah, Kama Saddam Saddam Sani, Rahmad Fahrul Saputra, Ajai Saputra, Ajay Sarkila, Agung Putra Sigit Karma Syaputra Silmi, Hayatus Siti Hasanah Smith, Muhammad Rizki Solly Aryza Sopan Tirta Kusuma , Lalu Sudarta Sudarta Surya, Lalu Dicky Syaputra, Sigit Karma Tiara Ulung Pribadi, Ulung UMAMI, RIZAL Wahyu Pratama Winardi, Lalu Deri Wirda, Ismi Yudhi Lestanata Yudhi Lestanata Zedi Muttaqin ZhelinTri Sah Billah Zulhadi, Zulhadi