Claim Missing Document
Check
Articles

Pengenalan Permainan Tradisional Galah Hadang Di Sekolah Dasar UPT SPF SD INPRES Tamangapa, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar Nurhikmah; Saparuddin Latu; Dewi Nurliasari Yulis; Bellona Mardhatillah Sabillah; Muh. Khaedar; Nurcholis Panji Bayu Astra
INTEGRATIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): INTEGRATIF: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Kilau Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60041/integratif.v3i2.325

Abstract

The traditional game galah hadang is a culturally grounded form of play that integrates movement, strategy, teamwork, and sportsmanship; however, its practice among elementary school children has tended to decline alongside shifts in play patterns and reduced opportunities for meaningful physical activity. This study aimed to (1) introduce galah hadang to Grade 5 students at UPT SPF SD Inpres Tamangapa Elementary School in Makassar and (2) assess changes in students’ gameplay performance following the introductory session. A quantitative pre-experimental one-group pretest–posttest design was implemented in a single meeting involving 20 Grade 5 students. Gameplay performance was assessed using a teacher-rated galah hadang test on a 1–5 scale across four indicators: accuracy in guarding the line, agility in evasion, rule compliance, and team cooperation, supported by activity documentation. The findings indicate improved performance across all indicators after a structured introduction that combined rule socialization, role simulation, and supervised practice, with the most prominent gains observed in rule compliance and team cooperation. These results suggest that a systematically delivered traditional-game introduction can serve as a practical physical education learning alternative to strengthen both motor-related skills and social play behaviors, while providing a feasible evaluation basis for school-based community engagement programs.
Pengaruh Faktor Operasional dan Administratif terhadap Beban Kerja Tenaga Kesehatan di Unit Rawat Inap RSUD Lapatarai Kabupaten Barru Ikbal, Muhammad; Latu, Saparuddin; Yagkin, Andi Muh.
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1998

Abstract

Beban kerja tenaga kesehatan di unit rawat inap RSUD Lapatarai Kabupaten Barru meningkat seiring rasio pasien terhadap perawat yang mencapai 12,5 : 1 di beberapa ruang, beban administratif tinggi akibat pencatatan ganda selama masa transisi sistem rekam medis elektronik, serta tingkat hunian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) yang mencapai 84% pada tahun 2023 melampaui standar nasional 60–80%. Kondisi ini berisiko menurunkan mutu pelayanan dan meningkatkan kelelahan kerja tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jumlah pasien, jam kerja dan sistem shift, kompleksitas kasus, beban administratif, serta kebijakan distribusi tenaga terhadap beban kerja tenaga kesehatan serta menentukan faktor yang paling dominan. Pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional digunakan pada 120 tenaga kesehatan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis dengan korelasi Pearson dan regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa beban administratif (r = 0,498) dan jumlah pasien (r = 0,425) memiliki hubungan terkuat dengan beban kerja (seluruh p < 0,01). Secara parsial, hanya jumlah pasien (β = 0,217; p = 0,048) dan beban administratif (β = 0,376; p < 0,001) yang berpengaruh signifikan, dengan beban administratif sebagai faktor dominan (β standar = 0,356). Temuan ini menegaskan perlunya reformasi manajemen SDM dan percepatan digitalisasi RME untuk menekan beban administratif dan meningkatkan efisiensi pelayanan.
Analisis Implementasi Sistem Digital Rumah Sakit (RME dan SIMRS) dalam Meningkatkan Efisiensi Manajemen Pelayanan dan Kepuasan Pasien BPJS: Studi Kasus RS Amalia Bontang Sedyatama, Reza Prakosa; Latu, Saparuddin; Jalal, Jalal
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.2222

Abstract

Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) dan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) menjadi komponen strategis dalam peningkatan mutu dan efisiensi pelayanan, khususnya bagi pasien BPJS Kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasi RME dan SIMRS terhadap efisiensi pelayanan dan kepuasan pasien BPJS di RS Amalia Bontang. Pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional digunakan pada Agustus 2025, melibatkan pasien BPJS yang telah menggunakan layanan digital rumah sakit minimal satu kali dalam enam bulan terakhir. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi RME dan SIMRS berpengaruh signifikan terhadap efisiensi pelayanan (p < 0,001) dengan odds ratio (OR) sebesar 10,19 (95% CI: 5,55–18,69) serta terhadap kepuasan pasien BPJS (p < 0,001) dengan OR sebesar 13,86 (95% CI: 7,37–26,06). Nilai OR yang tinggi mengindikasikan bahwa optimalisasi penerapan sistem digital rumah sakit secara substansial meningkatkan efisiensi operasional dan persepsi kualitas layanan pasien. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan manajemen digital rumah sakit sebagai strategi manajerial untuk meningkatkan mutu layanan dan kepuasan pasien BPJS, khususnya di konteks rumah sakit daerah yang sedang beradaptasi dengan transformasi layanan berbasis teknologi.
Co-Authors Abdul Wahid Suleman Agus Susanto Aisyah Nur Sapriati Aisyah Nur Saptriati Amir, Arfenti Andi Irdawati Andi Muh Yagkin P Andi Muh Yagkin Padjalangi A Andi Muh. Yaqkin P Andi Muhammad Yaqkin Andi Muhammad Yaqkin Padjalangi Asjur, Asti Vebriyanti Asnah Marzuki Aziz, Yuliana Bahar, Muhammad Yusuf Bambang, Ayu Wulansari Baso, Bachtiar Dewi Marhaeni Diah Herawati Dewi Nurliasari Yulis Firdaus Firdaus Firman, Imran Fitrianingsih, Julia Gaffar, Herry Darsim Gajali, Nurdila Haerawati Idris Haerawati Idris, Haerawati Hasmar, Wahyu Nuraini Hasnany, Hasnany Herman, Sriyana Hilmiati Wahid Ikhsan, Mifta Khaerti Jalal Jalal, Jalal Jangga Jangga, Jangga Junita, Nurfitria K, Aswanto M Fais Satrianegara Ma'ruf, Irham Mahmudah, Rifa’atul Mamat Pratama, Mamat Mansur Mansur Mansur - Mansur Mansur Mansur Marthen Arie Marwan, Ummi Kalsum Muammar Fawwaz Muh. Khaedar Muhammad Basir Muhammad Basir Muhammad Idris Patarai Muhammad Ikbal Muhammad Rifai Musdar, Tamzil Azizi Musliani, Musliani Musnur, Aldha Irjayanti Mustamin Nia Putri Citra Ningsih, Nining Ade Nur Afni Ponseng Nurcholis Panji Bayu Astra Nurhikmah Nurkamilah, Andi Nurul Inayah Nurwijayanti Obed Rame Padjalangi, Andi Muh Yagkin Padjalangi, Andi Muhammad Yaqkin Pakinde, Ayisti Pasinggi, Adinda Sari Patarai, Muhammad Idris Pradila Putri, Hardyanti Eka R. Rusli Rahayu, Rita Rahmaniah, Rahmaniah Rifa’atul Mahmudah Rika Handayani Risnah Rosdiana Rosdiana Rosdiana Rosdiana Rusli Sabillah, Bellona Mardhatillah Safaruddin Santi, Elvira Saputro, Syaifullah Satrianegara, Faiz Sedyatama, Reza Prakosa Siti Helmyati Sri Wulan Rini Sriyanty Sadsyam Supardi, Nurjannah Surya Syarifuddin Syahruddin, Akmal Novrian Syamsidar Syamsuriyati, Syamsuriyati Tamira Tansy Timbuleng Wattimena, Jans Goldman Yagkin Padjalangi, Andi Muh Yagkin, Andi Muh. Yaqkin-P, Andi Muh. Yulianti Yulis, Dian Meiliani Yunaldi Yunaldi Zainuddin