Claim Missing Document
Check
Articles

Overview of Student Interest in Pencak Silat Extracurricular at MTSN 2 Solok Kurnia, Bambang Depi; Kiram, Yanuar; Sin, Tjung Hauw; Haryanto, Jeki
Jurnal Gladiator Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor53011

Abstract

One type of interest is individual interest, this interest develops over time and is a relatively enduring tendency to be present in objects, events, ideas, etc. It is associated with positive feelings, increased value, and knowledge. Individual interests energize and motivate their thoughts and actions in a highly goal-directed manner. This study aims to describe students' interest in Pencak Silat extracurricular at MTSN 2 Solok. This research uses quantitative method with descriptive type. The research sample was 165 students of MTsN 2 Solok grade 8 who were taken randomly in each class from 8 A to 8 I. The data collection tool used was a questionnaire. The data analysis technique uses PAP data analysis (Banner Reference Assessment). The results showed that the description of students' interest in Pencak Silat extracurricular at Mtsn 2 Solok was as many as 6 students (3.64%) had very low interest categories, as many as 42 students (25.5%) with low categories, as many as 74 students. students (44.8%) in the medium category, as many as 34 students (20.6%) in the high category, and as many as 9 students (5.45%) in the very high category. Based on the description of the table above, it can be concluded that most of the students' individual interest in pencak silat extracurricular is in the medium category.
Pengaruh Latihan Circuit Training Dan Interval Training Terhadap Peningkatan VO2Max Atlet SSB Putra Wijaya Padang Yulia, Nia Okta; Masrun, Masrun; S, Afrizal; Sin, Tjung Hauw
Jurnal Gladiator Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor104011

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan Circuit Training dan Interval Training terhadap peningkatan kemampuan VO2Max SSB Pura Wijaya Padang Peneliian ini menggunakan metode eksperimen semu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai bulan Juli 2020 di lapangan sepakbola Kompi Senapan A Lapai dilaksanakan pada 7 Juni sampai 3 Juli 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet SSB dengan kelompok usia U-17 dengan sampel berjumlah 22 orang laki-laki. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, penelitian ini dilakukan selama 4 minggu (16 kali pertemuan). Dalam satu minggu latihan dilaksanakan sebanyak 4 kali pertemuan. Berdasarkan analisi data dalam penelitian ini menggunakan uji t- test. Hasil pengolahan data dalam penelitian ini adalah thitung (26,08) > tabel (1.812) pada latihan circuit training dan thitung (26,40) > ttabel (1.812) pada latihan interval training terdapat peningkatan hasil antara tes awal dengan tes akhir. Berarti latihan daya tahan circuit training dan interval training memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan VO2Max SSB Putra Wijaya Padang, artinya penerepan latihan Circuit training dan Interval training memberikan pengaruh untuk peningkatan kemampuan VO2Max. Dengan demikian latihan Circuit training lebih signifikan dibandingan dengan latihan Interval training. Activate Wir. ABSTRACT The purpose of this study is to find out the different influence of Circuit Training and Interval Training on the improvement of VO2Max SSB Pura Wijaya Padang Research using pseudo experiment method. This research was conducted from June to July 2020 at the football field of Rifle Company A Lapai conducted from June 7 to July 3, 2020. The population in this study was SSB athletes with an under-17 age group with a sample of 22 males. Sampling using total sampling technique, this study was conducted for 4 weeks (16 meetings). In one week the exercise was held as many as 4 meetings. Based on data analysis in this study using t-test. The data processing results in this study were thitung (26.08) > table (1,812) in circuit training and thitung (26.40) > ttabel (1,812) in interval training there was an improvement in results between the initial test and the final test. Means circuit training endurance training and interval training has a significant influence on the increase of VO2Max SSB Putra Wijaya Padang, meaning the rep endurance of Circuit training and Interval training gives an influence to improve vo2max capability. Thus Circuit training exercises are more significant than Interval training. Activate Wir.
Karakter Atlet Perguruan Kung Fu Naga Merah Siauw Lim Sie Indonesia Ndraha, Jevon Perdamaian; Marheni, Eddy; Sin, Tjung Hauw; Setiawan, Yogi
Jurnal Gladiator Vol 3 No 5 (2023): Jurnal Gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor767011

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh atlet Perguruan Kung Fu Naga Merah Siauw Lim Sie Indonesia Kabupaten Nias dengan kelas 54kg ke 56kg dan kelas 58kg ke 60kg belum pernah mendapatkan juara atau prestasi yang maksimal. Peneliti menduga rendahnya prestasi atlet disebabkan kurangnya nilai-nilai karakter yang dimiliki oleh para atlet. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan bagaimana karakter (jujur, toleransi & tanggung jawab) atlet Perguruan Kung Fu Naga Merah Siauw Lim Sie Indonesia Kabupaten Nias. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Waktu penelitian dimulai dari tanggal 23 Maret 2023 sampai dengan 11 April 2023, yang dilaksanakan di Kabupaten Nias Provinsi Sumatera Utara. Untuk informan, peneliti memilih 9 narasumber yang terdiri dari 3 orang pelatih, 3 orang tua atlet dan 3 orang masyarakat. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara & dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, verifikasi/menarik kesimpulan & triangulasi. Hasil penelitian membuktikan bahwa karakter jujur, toleransi & tanggung jawab atlet Perguruan Kung Fu Naga Merah Siauw Lim Sie Indonesia Kabupaten Nias masih kurang.
Pengaruh Latihan Imagery Terhadap Ketepatan Smash Atlet Bulutangkis Pb Aero Sport Duri Fik, Deon 21087102; D, Donie; Sin, Tjung Hauw; Edmizal, Eval
Jurnal Gladiator Vol 5 No 9 (2025): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2168011

Abstract

Masalah yang ada dalam penelitian ini adalah pengaruh latihan Imagery terhadap ketepatan smash pada atlet bulutangkis Pb Aero Sport Duri. Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh latihan Imagery terhadap ketepatan smash pada atlet bulutangkis Pb Aero Sport Duri. Jenis penelitian ini adalah semu eksperimen. Desain penelitian ini menggunakan “One group pretest-posttest”. Subjek penelitian ini adalah atlet bulutangkis Pb Aero Sport Duri, yang berjumlah 24 orang dengan 22 orang putra dan 2 orang putri. Dengan metode purposive sampling, maka jumlah sampel pada penelitian 5 orang atlet pemula putra. Instrument penelitian ini adalah melaksanakan pretest dan posttest.Teknik analisis data menggunakan Uji-t. Berdasarkan hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengaruh latihan Imagery terhadap ketepatan smash pada atlet bulutangkis Pb Aero Sport Duri. Hal tersebut ditandai pada hasil rata-rata tes awal (pre-test) sebesar 25,4 sedangkan hasil rata-rata tes akhir (post-test) 33,4 terjadi peningkat. Diperoleh uji T yaitu (thitung 26,667 > ittabel 2,132). Sehingga dapat diartikan bahwa perlakuan pemberian latihan melalui bentuk-bentuk latihan imagery yang diberikan berdasarkan program latihan yang telah disetuji dapat memberikan pengaruh yang baik terhadap ketepatan smash pada atlet bulutangkis Pb Aero Sport Duri.
Perbedaan Motivasi Belajar Siswa Laki-Laki dan Perempuan dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Farhan, Muhammad Zariyat; Umar, Umar; Sin, Tjung Hauw; Sari, Suci Nanda
Jurnal Gladiator Vol 5 No 9 (2025): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2186011

Abstract

Motivasi belajar merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keterlibatan dan keberhasilan siswa dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Namun, perbedaan motivasi antara siswa laki-laki dan perempuan masih menjadi isu yang menarik untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar antara siswa laki-laki dan siswa perempuan dalam pembelajaran PJOK di SMA Negeri 5 Bukittinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif komparatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket motivasi belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Subjek penelitian terdiri dari 39 siswa, yaitu 20 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan. Analisis data dilakukan dengan uji Independent Samples t-test menggunakan program SPSS versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi belajar siswa laki-laki dan perempuan, dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,054 > 0,05. Secara deskriptif, siswa perempuan memiliki rata-rata motivasi belajar (mean = 170,57) sedikit lebih tinggi dibandingkan siswa laki-laki (mean = 162,40), namun perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik.
Pengaruh Latihan Shuttlecock Gantung Terhadap Kemampuan Pukulan Lob Pada Permainan Bulutangkis Pb King Champion Yanti, Nur Rizka; Donie, Donie; Sin, Tjung Hauw; Edmizal, Eval
Jurnal Gladiator Vol 5 No 9 (2025): jurnal gladiator
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/gltdor2202011

Abstract

Masalah yang ada dalam penelitian ini adalah pengaruh latihan shuttlecock gantung terhadap kemampuan pukulan lob pada permainan bulutangkis pb king champion agam. Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh latihan shuttlecock gantung terhadap kemampuan pukulan lob pada permainan bulutangkis pb king champion agam. Jenis penelitian ini adalah semu eksperimen. Desain penelitian ini menggunakan “One group pretest-posttest”. Subjek penelitian ini adalah atlet pb king champion agam, yang berjumlah 16 orang dengan 8 orang putra dan 8 orang putri. Dengan metode purposive sampling, maka jumlah sampel pada penelitian 8 orang atlet putra pb king champion agam. Instrument penelitian ini adalah melaksanakan pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan Uji-t. Berdasarkan hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengaruh latihan shuttlecock gantung terhadap kemampuan pukulan lob pada permainan bulutangkis pb king champion agam. Hal tersebut ditandai pada hasil rata-rata tes awal (pre-test) sebesar 53 sedangkan hasil rata-rata tes akhir (post-test) terjadi peningkatan menjdi 69,25 (naik sebesar 16,25) diperoleh uji T yaitu (t ihitung 3,385 > it itabel 1,894). Sehingga dapat diartikan bahwa perlakuan pemberian latihan melalui bentuk-bentuk latihan shuttlecock gantung yang diberikan berdasarkan program latihan yang telah disetuji dapat memberikan pengaruh yang baik terhadap kemampuan pukulan lob.
The Effect of Arm Muscle Training on Smash Ability in Badminton Athletes at PB. New Binatama Santoso, Agung Budi; Sin, Tjung Hauw; Edmizal, Eval; Purnomo, Eko
Jurnal Master Penjas & Olahraga Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Master Penjas & Olahraga (JMPO)
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/jmpo.v6i2.169

Abstract

This study aims to determine the effect of arm muscle training on the smash ability of badminton athletes at PB. New Binatama. This research used a quantitative approach with a one-group pretest-posttest experimental design. The sample consisted of six athletes selected through purposive sampling. Data were collected using smash ability tests conducted before and after four weeks of arm muscle training. The data analysis technique employed was the paired sample t-test and N-Gain analysis. The results showed a significant difference between the pre-test and post-test scores with a t-value of –12.011 and a significance level of 0.000 (p < 0.001). The average N-Gain score was 0.16 (15.7%), which falls into the low category. These findings indicate that arm muscle training significantly improves smash ability in badminton athletes, although the overall effectiveness remains limited. Longer training duration is recommended to achieve optimal results.
Managing Exercise-Induced Bronchoconstriction: A Comprehensive Review of Strategies for Athletes to Maintain Fitness and Health Putra, Genta Dwi; Arsil, Arsil; Sin, Tjung Hauw; Okilanda, Ardo; Dally Rahman; Yovhandra Ockta
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No SpecialIssue (2024): Science Education, Ecotourism, Health Science
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10iSpecialIssue.8659

Abstract

Exercise-induced bronchoconstriction (EIB) significantly impacts athletes by impairing their performance and overall health. Characterized by airway narrowing during or after physical activity, EIB affects the quality of training and competition. This study employs a qualitative descriptive research model based on a comprehensive literature review to evaluate EIB management strategies in athletes. We systematically collected data from trusted scientific databases—Scopus, Science Direct, and Google Scholar—using keywords such as "Exercise-Induced Asthma," "Athlete," and "Sport." Relevant articles were identified, and key terms related to EIB management were reviewed. The data, including study designs, research objectives, sample sizes, and findings, were compiled and analyzed to determine effective management approaches. Key findings indicate that accurate diagnosis using spirometry and bronchial provocation tests is essential. Pharmacological management primarily involves inhaled corticosteroids (ICS) to reduce inflammation and control EIB, while short-acting beta agonists (SABAs) offer only temporary relief. Non-pharmacological strategies include avoiding triggers, implementing proper warm-up routines, and using breathing techniques. Supervised aerobic exercise programs were shown to improve cardiovascular fitness without worsening EIB symptoms. The study also reviewed the impact of environmental factors, such as air pollution and post-COVID-19 conditions, on EIB. Recommendations include personalized asthma action plans, training for coaches on environmental triggers, and exercising in controlled conditions. This study highlights the need for a holistic approach combining pharmacological and non-pharmacological methods to manage EIB effectively and maintain athletic performance. Further research is warranted to develop tailored strategies for athletes with EIB.
Konsep model latihan fisik pada sepakbola Putra, Seftrio; Emral , Emral ; Arsil, Arsil; Sin, Tjung Hauw
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202323429

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum adanya model latihan Fisik sepak bola yang dirancang khusus menggabungkan semua komponen latihan kondisi fisik yaitu daya tahan (endurance), kekuatan (strength), daya ledak (power), kecepatan (speed), kelentukan (flexibility), kelincahan (agility), keseimbangan (balance), dan koordinasi (coordination) yang disebut dengan model latihan fisik holistik di lingkungan Sumatera Barat khususnya Universitas Negeri Padang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model latihan fisik dengan pendekatan holistik dalam sepak bola. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan desain model yang diadaptasi dari Borg & Gall.Subjek penelitian adalah pemain sepak bola junior SSB Adiyaksa Rejang Lebong usia 17serta tiga orang ahli sepak bola sebagai penilai.Pengembangan model latihan ini dilakukan dengan mengujicobakan model terhadap atlet SSB Adiyaksamenggunakan uji kelompok kecil yang berjumlah 10 orang atlet dan uji kelompok besar yang berjumlah 20 orang atlet dimana metode yang digunakan adalah metode validitas ahli dengan penilaian menggunakan instrumen angket dan metode pre-test dan retest untuk uji reliabilitas produk (model latihan fisik) yang dianalisis dengan menggunakan rumus r korelasional. Proses pengembangan model latihan holistik ini dilakukan melalui tahapan pertama yaitu mencari potensi masalah, pengumpulan data, disain produk, validasi disain, revisi disain, uji coba produk, revisi produk, uji coba pemakaian, dan revisi produk.Instrumen yang digunakan dalam penelitian, yaitu: 1) Angket/Kusioner penilain untuk pengembangan model, 2) Tes latihan fisik dengan Yo-Yo Intermitten Recovery Test (Yo-Yo IR test) pengembangan tes VO2Max untukmengetahui kemampuan Daya tahan seorang atlet. Kemudian dilakukan uji validasi ahli dengan penilaian angket sehingga diperoleh validitas 89,6% kategori “Sangat Baik/layak” dan uji reliabilitas kelompok kecil sebesar 0.999 dengan kategori “Tinggi” dan kelompok besar sebesar 0.997dengan kategori reliabilitas keduanya “Tinggi”.
Nutritional Status and Gross Motor Skills: Study of children in coastal areas Riska Ramadani Lasri; Tjung Hauw Sin; Wilda Welis; Sri Gusti Handayani; Septian Raibowo; Indri Wulandari; Yovhandra Ockta
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No SpecialIssue (2024): Science Education, Ecotourism, Health Science
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10iSpecialIssue.8660

Abstract

This study examines the relationship between nutritional status and gross motor development in children aged 1-3 years in coastal areas with limited economic and infrastructure conditions. The aim of the study was to evaluate the correlation between nutritional status and gross motor abilities. A cross-sectional design with correlation analysis was employed. Data were collected through anthropometric measurements of nutritional status and gross motor skills assessment using the Pre-Development Questionnaire (KPSP). Results indicated that 50% of children were malnourished, while 33.3% showed deviations in gross motor skills. The correlation between nutritional status and gross motor development had a coefficient of 0.75, indicating a strong relationship. The t-test revealed a significant association (t = 5.136; t-table = 1.701). The conclusion of this study is that poor nutritional status negatively impacts children's gross motor development, whereas good nutritional status supports optimal physical and motor development. Recommendations include enhancing attention to children's nutritional intake and providing appropriate stimulation, along with further research to explore additional factors influencing gross motor development.
Co-Authors -, argantos - ., Padli Aang Solahuddin Anwar Afdal Afdal Afrizal S Agung Budi Santoso Aldani, Nissa Aldo Naza Putra Alfarizi, Muhammad Ali Amran Ali Munir Alnedral Amalianita, Berru Amri, Alfahriza Luthfi Andika, Heru Andra Putra Mulia Angga Okta Pratama Anggi Satria Ardo, Okilanda Argantos, Argantos Ariadi, Pasma Arie Asnaldi Arsil Arsil Arsil, Arsil Arwandi, Jhon Arwandi, John Arwandi, John Aziz, Ishak Aziz, Ishak Aziz, Izhak Badai Marganagara Dradjat Bais, Syahril Budi Indra Ruslin Budi Indra Ruslin Chaeroni, Ahmad D, Donie Dally Rahman Damrah Damrah, Damrah Deby Tri Mario DESI PURNAMA SARI Dharma, Aditya Dwi Donie Donie Donie, Donie Eddy Marheni Edmizal, Eval Edmizal, Eval Edmizal Eko Purnomo Eko Susanto Eko Susanto Emral , Emral  Emral , Emral  Eri Barlian Fakhrina Hudayani Fakhrina Hudayani Fantany, Aldo Fardi, Adnan Farhan, Muhammad Zariyat fauziah, varhatun febriansyah, aditiya Fik, Deon 21087102 Fiky Zarya Firunika Intan Cahyani Gafar, M.Afdal Gunawan, Alfio Gusril Gusril Hakmal Purnama Sultan Handayani, Sri Gusti Hendri Neldi Hermanzoni, Hermanzoni Hidayat, Arif Rahmat Icuk Sugiarto Idham, Zul Ifdil Ifdil Ikhwanul Arifan Illahi, Randy Firman Imam Prasetia Mulya Lesmana Indri Wulandari Intan Rahmawati Ipang Setiawan Irawadi, Hendri Irfan Oktavianus Jeki Haryanto Kevin De Osmon Khairunnisa Rangkuti Komaini, Anton Kurnia, Bambang Depi Kurnia, Mora Kurniawan, Wahyu Ragil Lesmana, Heru Syarli M., Masrun Maidarman, Maidarman Mairifendi, Martio Martio Mardela, Romi mardesia, pringgo Marjan Aprinanda Masrun masrun Megi Pratama Miftahul - Miftahul Fikri Misrawati Misrawati Mohendra, Yogi Muhammad Farid Al Abid Muhammad, Adrian Maulana Naluri Denay Ndraha, Jevon Perdamaian Nilma Zola Nurhastuti Nurhastuti Nuridin Widya Pranoto Nurul Ihsan Oki Candra Oktavianus, Irfan - Padli Padli Padli Padli Parulian Pasaribu Pranata, Randa Prayogi, Muhammad Amar Putra, Genta Dwi Putra, Juanda Putra, Seftrio Putri, Atry Wirdani Putri, Yola Eka Rahmad Subandi Resky, Silva Jullya Rima Pratiwi Fadli Riska Ramadani Lasri Rohmad Alim Ma'sum Roma Irawan Roni Basrizal Ronni Yenes Sallsabilah, Mutiara Sari Mariati Sari, Suci Nanda Sari, Suci Nanda Sariva, Sariva Sembiring, Nova Sesarina Septian Raibowo simatupang, antonius togu Simeon Cahyono Siregar, Rossida Ahmad Soniawan, Vega Sukmawati, Indah Suryanef Suryanef Susanti, Selvi Suwirman Suwirman Syamsuar Syamsuar, Syamsuar Sya’ban, Muhammada Nur Syifa Fahmi Ramadhan Syuahda, Hidal Taufik Taufik Tiwi Gustria Ningsih Tri Prasetyo Umar -, Umar Umar Umar Vizalla, Reza - Wahyuni, Anggi Riri Wilda Welis Willadi Rasyid Witarsyah, Witarsyah Yanti, Nur Rizka Yanuar Kiram Yasmitika Yasmitika Yendrizal, Yendrizal Yenes, Ronni - Yogi Setiawan Yogi Setiawan Yovhandra Ockta Yuhendri, Egit Yulia, Nia Okta Yussendra, Willy Adi Zarya, Fiky Zikra Zikra Zul Idham