p-Index From 2021 - 2026
10.679
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Suska Journal of Mathematics Education AL ISHLAH Jurnal Pendidikan MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Jurnal Educative: Journal of Educational Studies KABILAH : Journal of Social Community Jurnal Tadris Matematika NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Journal on Education SIGMA HUMANISMA : Journal of Gender Studies EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Al Qalasadi Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (JASMIEN) AR-RIAYAH : Jurnal Pendidikan Dasar Edu Global: Jurnal Pendidikan Islam Indo-MathEdu Intellectuals Journal Al-Ihtirafiah Lattice Journal : Journal of Mathematics Education and Applied Edumatika COVIT International Journal of Humanities Education and Social Sciences ALAYYA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini KARIWARI SMART: Journal of Education Based on Local Wisdom International Journal of Learning and Instruction (IJLI) re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management) Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JURRIMIPA) Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan Jurnal Educative: Journal of Educational Studies HUMANISMA : Journal of Gender Studies EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Lattice Journal : Journal of Mathematics Education and Applied KOLONI Innovative: Journal Of Social Science Research JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Ar-Riyadhiyyat: Jurnal Pendidikan Matematika TOFEDU: The Future of Education Journal Ta'diban: Journal of Islamic Education JSE: Jurnal Sharia Economica Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan (JURRIPEN) JUMAT: Jurnal Matematika Jurnal Tadris Matematika J-CEKI Konstanta : Jurnal Matematika dan Ilmu Pengelatuan Alam
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH LABEL HALAL DAN RELIGIUSITAS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MIE INSTAN MAHASISWA IAIN BUKITTINGGI T.A 2016/2017 M Imamuddin
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol 1, No 1 (2017): Januari-Juni 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/es.v1i1.448

Abstract

There are many kind foods product in Indonesia that have been declared halal or already labeled halal issued by the Food and Drugs Assessment Institute of Indonesian Ulema Council (LPPOM-MUI), one of them is instant noodle. This study aims to analyze the effect of halal label on purchasing decisions, the influence of religiosity on purchasing decisions and the effect of halal label and religiosity together on purchasing decisions. The sample in this study is the students of IAIN who purchased instant noodles in the past week that consits of 384 students. The data was colledted by using questionnaire analyzed by using t-test, F-test and SPSS version 16. From the research result, halal label had an effect of 18.2% to purchase decision, religiosity influenced 4.2% to purchase decision and jointly label halal and religiosity influence 19.6% of purchasing decisions. This result implies to the future, that students should be more open to halal label and apply the religion in everyday life. Produk makanan di Indonesia yang sudah dinyatakan halal atau sudah berlabel halal yang dikeluarkan oleh Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Makanan Majelis Ulama Indonesia (LPPOM-MUI) sangat beraneka ragam jenisnya, salah satunya produk makanan mie instan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh label halal terhadap keputusan pembelian, pengaruh religiusitas terhadap keputusan pembelian dan pengaruh label halal dan religiusitas secara bersama-sama terhadap keputusan pembelian. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa IAIN bukittinggi yang membeli mie instan dalam seminggu terakhir dengan jumlah sampel 384 mahsiswa. Pengumpulan data dengan menggunakan angket dan data dianalisis dengan mengunakan uji-t, uji-F dan SPSS versi 16. Dari hasil penelitian diperoleh label halal berpengaruh sebesar 18.2% terhadap keputusan pembelian, religiusitas berpengaruh sebesar 4.2% terhadap keputusan pembelian dan secara bersama-sama label halal dan religiusitas berpengaruh sebesar 19.6% terhadap keputusan pembelian. Hasil ini berimplikasi kedepannya mahasiswa harus lebih terbuka terhadap label halal dan lebih mengaplikasikan ilmu agama dalam kehidupan sehari-hari.
The Role of Women as Educators M. Imamuddin; Andryadi Andryadi; Zaharuddin M; Isnaniah Isnaniah; Weti Susanti; Rehani Rehani; Zulmuqim Zulmuqim; Syafruddin Nurdin
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol 7 No 2 (2020): (Oktober 2020)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v7i2.190

Abstract

In the Al-Qur’an and Hadith there are not prohibition for women in seeking knowledge. On the contrary, Islam requires or obliges women to seek knowledge as well as men. Science is like light that will illuminate women's footsteps into the future. A woman of knowledge must be elevated. Conversely, women who are ignorant and lack knowledge will only be considered as weak creatures who can be empowered, not empowered. Such is the importance of parent's knowledge, especially the knowledge of a woman (mother) who is able to make a child's soul character and character, good or bad, so that the obligation for children's education is directed at both parents when the child is still in the womb until he reaches adulthood. For this reason it is important for a woman (mother) have to be smart, so that the character of the mother descends on her children. As a woman (mother) who is assigned to be the first teacher for her children does not necessarily teach only what she knows, mothers who are able to give birth an intelligent generation for the homeland and nation must also have intelligence in themselves, for a woman is not wrong if have a high education in order to educate their children.
Hasil Belajar Matematika Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) pada Siswa Kelas VII SMP N 3 Tigo Nagari Tahun Pelajaran 2018/2019 Syafrio Roni Wirdayat; Muhammad Imamuddin; Muhiddinur Kamal
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.904 KB) | DOI: 10.24014/juring.v2i2.7346

Abstract

Tujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipeGroup Investigation (GI)lebih baik daripada yang mengikuti pembelajaran konvensional pada mata pelajaran matematika di kelas VII SMP N 3 Tigo Nagari tahun pelajaran 2018/ 2019.Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP N 3 Tigo Nagari tahun pelajaran 2018/ 2019.Pengambilan sampel dilakukan secara acak.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP N 3 Tigo Nagari Tahun Pelajaran 2018/2019 sebanyak 87 orang siswa yang terdiri dari 3 kelas.Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VII.B sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VII.C sebagai kelas kontrol.Data penelitian hasil belajar diperoleh dari tes uji coba.Selanjutnya hasil analisis menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipeGroup Investigation (GI) lebih baik daripada yang mengikuti pembelajaran Konvensional pada mata pelajaran matematika di kelas VII SMP N 3 Tigo Nagari tahun pelajaran 2018/ 2019.
Islamic Education In The Al-Qur'an and Sunnah (Study About the Meaning of Education and Implication for Educator) M Imamuddin; Andryadi Andryadi; Zulmuqim Zulmuqim
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol 5, No 1 (2020): June 2020
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/educative.v5i1.3055

Abstract

Al-Qur'an and Sunnah Rasul are the sources of Islamic teaching, which means that Islamic education cannot be separated from both sources. In both sources, education is known in terms of the meaning of Tarbiyah. In the Quran, the meaning of education is often found in the Surah with different meanings. The different meanings encouraged researchers to analyze or examine them to recognize the educational terms of the Quran and the implications for educators. Researchers used library research to collect data, and the results were analyzed based on deductive thinking. The analysis shows that there are 12 terms which refers to education, such as Tarbiyah, Talm, Da'wah, tazkiyah, al-Tadris, al-tafaqquh, al-taaqqul, al-tadabbur, al-tazkirah, altafakkur, al-intidzar, and al-tigerizah. The implication of the meaning of education is that educators should possess and impart good qualities to themselves and their personalities. Tarbiyah, da'wah, talm, tazkiyah, al-Tadris, al-tafaqquh, al-taaqqul, al-tadabbur, al-tazkirah, al-tafakkur, al-intidzar, and al-mauizah are the ideal qualities they should have, as stated in the Qur'an. Al-Qur'an dan Sunnah Rasul merupakan sumber ajaran Islam, maka pendidikan Islam pada hakekatnya tidak boleh lepas dari kedua sumber itu. Dalam kedua sumber tersebut pendidikan lebih dikenal dengan istilah-istilah yang pengertiannya terkait dengan Tarbiyah. Seperti di Al-quran sendiri makna pendidikan banyak ditemukan pada surat-surat al-Quran yang mempunyai makna-makna yang berbeda. Dengan banyaknya makna-makna pendidikan dalam al-quran, penulis mencoba menganalisis atau mentelaah makna dari istilah-istilah pendidikan yang ada pada al-Quran dengan tujuan untuk mengetahui istilah-istilah pendidikan yang ada pada al-Quran serta menganalisis dampaknya terhadap pendidik. Peneliti menggunakan penelitian pustaka dalam mengumpulkan data-data dan hasilnya dianalisis berdasarkan pola pikir deduktif. Hasil analsis memperlihatkan bahwa terdapat 12 istilah yang mengacu pada Pendidikan, seperti Tarbiyah, talm, dakwah, tazkiyah, al-Tadris, al-tafaqquh, al-taaqqul, al-tadabbur, al-tazkirah, altafakkur, al-intidzar, dan al-mauizah. Implikasi dari makna pendidikan tersebut adalah pendidik hendaknya memiliki dan menanamkan sifat-sifat yang baik dalam diri dan kepribadiannya. Sifat-sifat ideal yang perlu dimiliki pendidik adalah Tarbiyah, dakwah, talm, tazkiyah, al-Tadris, al-tafaqquh, al-taaqqul, al-tadabbur, al-tazkirah, altafakkur, al-intidzar, dan al-mauizah yang merupakan istilah-istilah yang tertera dalam Al-Quran
Kemampuan Masiswa Camper dalam Merekonstruksi Irisan Prisma M Imamuddin; Isnaniah Isnaniah
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol 3, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1862.724 KB) | DOI: 10.30983/educative.v3i2.557

Abstract

The each individual has different characteristics, which distinguish between individuals with one another. The each individual experiences a different process of self-development, even though at a glance or generally has certain similarities that are not small. Similarly, the development of intelligence overcomes problems or fighting forces (adversity quotient) in solving mathematical problems, especially geometry.  Adversity Quotient (AQ) is an intelligence of someone to cope with the problem.   It is the ability to face difficulties in life. This Adversity Quotient (AQ) is needed to acquire knowledge. This research aimed at exploring camper students in reconstructing prims slices. It belongs to a qualitative research. Subject of the research is a camper student chosen randomly. To collect the data, the researcher used students’ task sheet and interview. The results in this study indicate that the ability of the camper students in reconstructing prism slices is less accurate, especially in placing points P, Q and drawing not through point P and drawing    and    being made unbroken. In general or overall the ability of camper students in reconstructing prism slices is in accordance with the stages in drawing prism slices, even though there are certain parts that are not perfect. This can be overcome by increasing training in drawing and under the guidance of lecturers and friends who are more capable. The suggestion of researchers based on the results of this study is that this research can be used as a foothold when lecturers teach prism sliced material in class. Setiap individu memiliki karakteristik yang berbeda, yang membedakan antara individu yang satu dengan yang lainnya. Masing-masing individu mengalami proses perkembangan diri yang berbeda, meskipun secara sepintas atau secara umum memiliki kesamaan-kesamaan tertentu yang tidak sedikit. Demikian pula, perkembangan kecerdasan mengatasi masalah atau daya juang (adversity quotient) dalam menyelesaikan masalah matematika khususnya geometri. Adversity Quotient (AQ) adalah kecerdasan mengatasi masalah (daya juang), yaitu kecerdasan seseorang dalam menghadapi kesulitan yang menghadangnya. Kecerdasan mengatasi masalah (daya juang) ini merupakan salah satu kemampuan yang dibutuhkan dalam pemerolehan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemampuan mahasiswa camper dalam merekonstruksi irisan prisma. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian berjumlah satu orang mahasiswa camper yang diambil secara acak. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan Lembar Tugas Mahasiswa (LTM) dan wawancara. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa camper dalam merekonstruksi irisan prisma kurang akurat khususnya dalam meletakkan titik P, Q dan menggambar  tidak melalui titik P serta menggambar  dan  dibuat tidak putus-putus. Secara umum atau secara keseluruhan kemampuan mahasiswa camper dalam merekonstruksi irisan prisma sudah sesuai dengan tahapan dalam mengambar irisan prisma, walaupun ada bagian-bagian tertentu yang belum sempurna. Hal ini bisa diatasi dengan memperbanyak latihan dalam menggambar dan dibawah bimbingan dari dosen dan teman-temannya yang lebih bisa. Saran peneliti berdasarkan hasil penelitian ini adalah penelitian ini dapat dijadikan pijakan ketika dosen mengajarkan materi irisan prisma di kelas
Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pelaporan Penilaian Autentik oleh Guru Matematika Madrasah M. Imamuddin; Isnaniah Isnaniah
KARIWARI SMART : Journal of Education Based on Local Wisdom Vol. 2 No. 1 (2022): January 2022
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAIN Fattahul Muluk Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.523 KB) | DOI: 10.53491/kariwarismart.v2i1.154

Abstract

Penilaian autentik merupakan penilaian yang dilaksanakan di sekolah/madrasah oleh guru dalam upaya memperoleh informasi yang akurat terkait perkembangan siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan penilaian autentik serta mengungkap kendala serta penyebabnya terkait pelaksanaan penilaian autentik oleh guru matematika MTs PP Mua’limin Sawah Dangka. Penelitian ini termasuk pada penelitian studi kasus (case study). Subjek dalam penelitian ini 1 Orang guru matematika MTs PP Mu’alimin Sawah Dangka Agam. Untuk mengungkap permasalahan, peneliti menggunakan instrument angket dan wawancara. Angket digunakan untuk mengumpulkan data terkait kesulitan/kendala yang dialami guru dan wawancara untuk mengungkap penyebabnya. Temuan pada penelitian ini adalah: 1) Aspek perencanaan, guru mengalami kesulitan dalam menentukan prosedur pengujian keakuratan informasi, 2) Aspek pelaksanaan, guru kesulitan dalam mengadakan kegiatan pengayaan, dan 3) Aspek pelaporan, guru kesulitan dalam menuliskan deskripsi naratif mengenai skor yang didapat siswa dalam ranah afektif (sikap), kognitif (pengetahuan), dan psikomotor (keterampilan), kesulitan memadukan hasil analisis dari berbagai data/informasi yang didapat, serta kesulitan melakukan dokumentasi hasil penilaian secara sistematis, teliti dan rapi. Penyebabnya: Data belum menggunakan system komputerisasi, ketersediaan alokasi waktu yang belum sesuai dengan ketentuan Permendikbud no 35 tahu 2018, dan guru belum terbiasa untuk menuliskan dalam raport dikarenakan masih baru menjadi guru, selain itu data yang dikumpulkan belum terstruktur dengan baik, serta factor kesibukan untuk mencukupi kebutuhan hidup. Secara keseluruhan pelaksanaan penilaian autentik terkait perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan penialaian autentik oleh guru matematika MTs PP Sawah Dangka termasuk kedalam kriteria baik dengan persentase 69.3%.
PENGEMBANGAN SOAL LITERASI MATEMATIKA TERINTEGRASI ISLAM UNTUK SISWA MADRASAH M. Imamuddin; Hari Antoni Musril; Isnaniah Isnaniah
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.271 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i2.4830

Abstract

Pembelajaran matematika di madrasah dituntut untuk dilaksanakan secara Islami dan mampu melatih kemampuan literasi matematika siswa. Untuk itu diperlukan soal literasi matematika yang syarat dengan nilai-nilai Islam sebagai materi latihan dalam pembelajaran. Penelitan ini bertujuan mengembangkan dan menghasilkan soal literasi matematika terintegrasi Islam untuk materi bilangan bulat yang valid, praktis dan efektif. Metode penelitian ini, menggunakan metode penelitian pengembangan dengan tahapan: analisis, desain, dan evaluasi. Ujicoba produk dilaksanakan di kelas VII MTsN 2 Bukittinggi dan MTsN 7 Agam. Instrumen yang digunakan berupa: pedoman wawancara dengan guru/siswa, lembar analisis silabus, lembar validasi ahli, dan lembar angket guru/siswa. Analisis data kualitatif: tabulasi, redukasi (pengkodean dan pengelompokan), menyajikan dan menarik kesimpulan. Data kuantitatif dianalisis menggunakan persentase, kategori dan kriteria. Penelitian ini menghasilkan soal literasi matematika terintegrasi Islam untuk materi bilangan bulat. Soal yang dihasilkan berkriteria sangat valid dengan persentase 87.3% yang diperoleh dari penilaian ahli (pendidikan matematika, pendidikan Islam dan bahasa), sangat praktis dengan persentase 92% dan 94% yang diperoleh melalui ujicoba kelompok kecil dan besar, dan efektif berdasarkan efek potensial yaitu soal dapat memotivasi siswa, memiliki manfaat yang sangat baik dan mampu membedakan kemampuan literasi matematika siswa. Berdasarkan penelitian ini, direkomendasikan untuk menggunakan soal literasi matematika terintegrasi Islam dalam pembelajaran matematika.It is required to conduct mathematics learning in Madrasas by integrating Islamic values with the aims to foster students’ mathematical literacy skills. Therefore, tests on mathematical literacy skills should include Islamic values as their material. This research aims to develop and produce Islamic-integrated mathematical literacy tests for valid, practical and effective integer testing material. This research method uses development research methods with stages: analysis, design, and evaluation. The product trial was carried out on seventh grade students of MTsN 2 Bukittinggi and MTsN 7 Agam. The instruments used were interview guidelines with teachers/students, syllabus analysis sheets, expert validation sheets, and questionnaire for teachers/students. Qualitative data were analyzed through tabulation, reduction (coding and grouping), presenting, and drawing conclusions. Quantitative data were analyzed by using percentage, categories and criteria. This research produces an Islamic-integrated mathematical literacy tests for integer learning material. The developed tests are categorized valid with a percentage of 87.3% obtained from expert assessments (mathematics education, Islamic education, and language), practical with a percentage of 92% and 94% obtained from small and large group trials, and effective based on potential effects related to their possibility to motivate students, the benefits they bring to students  and their ability to distinguish students' mathematical literacy skills. Based on the research, it is recommended for teachers to use Islamic-integrated mathematical literacy tests in mathematics learning.
Persepsi Siswa terhadap Pembelajaran Matematika yang Dilaksanakan secara Daring pada Masa Pandemi Covid -19 di SMK Farij Imron; Isnaniah Isnaniah; M. Imamuddin
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.117 KB) | DOI: 10.24014/juring.v5i2.16635

Abstract

Pembelajaran daring sudah biasa dilaksanakan di sekolah-sekolah pada masa pandemi covid -19. Mulai dari PAUD, TK, Sekolah Dasar sampai Perguruan Tinggi harus melaksanakan pembelajaran secara daring. Pembelajaran daring dilaksanakan dengan harapan dapat memutus matarantai penyebaran Covid -19. Hal yang sama juga dilakukan di SMKN Pakong, dimana pembelajaran dilaksanakan secara daring. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplor persepsi siswa SMKN Pakong terhadap pembelajaran matematika yang dilaksanakan secara daring di masa pendemi covid -19. Penelitian ini adalah penelitian survei yang termasuk pada penelitian kuantitatif. Penelitian ini melibatkan 30 orang siswa SMKN Pakong yang dipilih secara acak dan selanjutnya dijadikan sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan adalah angket dan data dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis data persepsi siswa SMKN Pakong dalam penelitian ini anatara lain: 1) Pembelajaran daring yang dilakasanakan di SMKN Pakong  umumnya menggunakan aplikasi WhatsApp, 2) Pemahaman siswa terhadap materi pelajaran pada pembelajaran daring kurang baik, siswa yang melakukan persiapan untuk belajar daring hanya 37% siswa dan respon siswa terhadap pembelajaran daring yang dilaksanakan merasa ribet dengan persentase mencapai 49%, 3) Keuntungan belajar daring: tidak perlu persiapan pergi kesekolah, memperoleh pengalaman baru, dan materi pelajaran yang diberikan guru terdokumentasi secara otomatis dan dapat dipelajari kembali. Sedangkan kelemahan belajar daring: jaringan internet tidak stabil, konsentrasi menurun, tugas dari guru yang berlebihan, dan guru kurang interaktif dan komunikatif dalam pembelajaran, dan 4) Pelaksanaan pembelajaran matematika yang diharapkan siswa SMKN Pakong adalah pembelajaran luring.
Merancang Model Pembelajaran Matematika Kontekstual Islami Berbasis Literasi M. Imamuddin
Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Al Qalasadi Vol 6 No 1 (2022): JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA AL QALASADI
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/qalasadi.v6i1.4132

Abstract

Pendekatan Pembelajaran CTL merupakan pembelajaran yang menyajikan konteks/masalah sehari-haris siswa dalam pembelajaran. Pembelajaran yang demikian ini memotivasi siswa untuk belajar sehingga mampu meningkatkan kemampuan belajar siswa. Penggunaan konteks dalam pembalajaran di sekolah juga harus mampu menunjang tercapainya dari visi-misi sekolah/madarasah. Bagi siswa madrasah/sekolah Islam/sekolah yang mempunyai visi-misi Islami maka pembelajaran CTL yang dilaksanakan harus menggunakan konteks Islami dalam pembelajaran. Selain itu, pembelajaran CTL yang dilaksakan oleh madrasah/sekolah harus mampu meningkatkan kemampuan lietarasi matemtika siswa. Untuk itu, perlu dan sangat penting dirancang suatu model pembelajaran yang mampu menyajikan kontek-kontek Islami dan meningkatkan kemampuan letarasi matematika siswa. Konteks-konteks Islami ini dalam pembelajaran digunakan sebagai starting point. Tujuan dari penelitian ini untuk merancang suatu model pembelajaran matematika dengan menggunakan kontekstual Islami sebagai starting point dan berbasis literasi. Penelitian ini termasuk pada penelitian studi pustaka. Pengumpulan data/informasi dikumpulkan dari berbagai referensi baik yang berupa buku ataupun artikel (offline/online). Informasi atau data oleh peneliti dikutip, dianalisis dan selanjutnya dideskripsikan sehingga berbentuk laporan penelitian yang baik. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan, diperoleh rancangan model pembelajaran matematika kontekstual Islami berbasis literasi (Model PMKIL). Model PMKIL ini, memiliki langkah-langkah dalam pelaksanaannya (sintak). Sintak pembelajaran pada Model PMKIL sebagai berikut: Orentasi (Orientation), Pemberian Masalah Dalam Konteks Islami (Giving Islamic Context Problems), Aktivitas Literasi Matematika (Mathematical Literacy Aktivities), Belajar dalam kelompok (Study in Groups), Diskusi Kelas (Classroom Discussion), Refleksi (Reflection), dan Evaluasi dan menutup pelajaran (Evaluation and close). Model PMKIL ini mampu menunjang dan memperkuat nilai-nilai Islami pada diri siswa.
Kemampuan Literasi Matematika Siswa Berdasarkan Gender Isnaniah Isnaniah; M. Imamuddin; Charles Charles; Syahrul Syahrul; Zulmuqim Zulmuqim
Lattice Journal : Journal of Mathematics Education and Applied Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Rumah Jurnal IAIN Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.636 KB) | DOI: 10.30983/lattice.v1i2.5088

Abstract

Literacy is an ability that must be possessed by every individual (student). Literacy plays an important role for students. One of the literacy that must be mastered by students is mathematical literacy. Regarding mathematical literacy, many previous researchers have conducted research and even recent research related to this literacy ability is associated with gender. This study aims to map and describe students' literacy skills and differentiate students' literacy skills based on gender. This research is a literature study research by referring to eight article documents. The article documents used as sources were taken randomly from the internet. The results of the analysis of this article document are as follows: 1. Research related to literacy and gender is mostly carried out at the high school level than at the junior high school level, 2. The indicators used in assessing students' literacy abilities are indicators modified from indicators used by the Quasar General Rubric , indicators used by PISA and indicators referring to problem solving steps, and 3. male students' mathematical literacy skills are better than female students' mathematical literacy skills. Literasi merupakan kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap individu (siswa). Literasi memegang peranan penting bagi siswa. Salah satu literasi yang harus dikuasai oleh siswa adalah literasi matematika. Terkait literasi matematika, sudah banyak peneliti terdahulu melakukan penelitian bahkan penelitian terkini terkait kemampuan literasi ini dikaitkan dengan gender. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan mendeskripsikan kemampuan literasi siswa dan membedakan kemampuan literasi siswa berdasarkan gender. Penelitian ini adalah penelitian studi literatur dengan merujuk kepada delapan dokumen artikel. Dokumen-dokumen artikel yang digunakan sebagai sumber diambil secara acak dari internet. Hasil dari analisis terhadap dokumen artikel ini adalah sebagai berikut: 1. Penelitian terkait literasi dan gender lebih banyak dilakukan di tingkat SMA daripada tingkat SMP, 2. Indikator yang digunakan dalam menilai kemampuan literasi siswa yaitu indikator yang dimodifikasi dari indikator yang digunakan oleh Quasar General Rubric, indikator yang digunakan PISA dan indikator yang mengacu pada langkah-langkah penyelesaian masalah, dan 3. kemampuan literasi matematika siswa laki-laki lebih baik daripada kemampuan litetarasi matematika siswa perempuan.
Co-Authors Abdul Sofyan Ade Putra Afini Afridalia Afrianti Afrianti Akbar Nasrullah Alif Septriansyah Alif Septriansyah Andrayani, Anisa Andryadi Andryadi Andryadi Andryadi Andryadi Andryadi Andryadi Andryadi Andryadi, Andryadi Anggraini, Zolanda Anisa Dwi Putri Anisa Nurul Azhari Anisa Ramayanti Aniswita Aniza Juanti Aniza Juanty Annisa Annisa Annisa Annisa Arifmiboy, Arifmiboy Arini Khairunnisa Awaluddin Azila Nur Aqsa Azizatul Hikmah Charles Cici Wahyuni Citra Fahdilla Danil Saputra Dantes, Raymond Deffa Ryani Chairunnisa Delniyanti Delniyanti Devi Apriyanti Dina Lorenza Dini Muawaroh Divo Doni Ardia Putra Elianis Elianis Elsi Alvionisef Elva Ramli Elvi Julfitri Eny Murtiyastuti Eny Murtiyastuti Evi Lyanti Harahap Farij Imron Farij Imron Fathur Rahmi Fauzia Rahmi Fauzia Zukli Fazila Nawasyaira Fitri Alrasi Fitria, Atsari Gusrianti Hadini Haida Fitri Haida Fitri Hari Antoni Musril Hayatun Nufus Herlina Kumalasari Herlina Yulia Kumalasari Hijriani Safitri Imra’atus Shalihah Intan Pematasari Nurullulah Isnaniah Isnaniah Isnaniah Isnaniah Isnaniah Isnaniah Isnaniah, Isnaniah Januar Liza Hamas Manja Ayu Sasmita Mariam Asiah Martini Dwi Pelitawaty Meli Puspa Meta Trisna Wati Muhammad Fadli Muhammad Iqbal Muhammad Rais Muhiddinur Kamal Nailatul Fadhillah Nana Sepriyanti Neldawati Neldawati Noni Syafira Nova Novita Novi Avila Junianti Novia Azizah Novia Rahmatul Azizah Nur Aini Fitri Nurazizah Paisal Panji Rahmat Illahi Peri Pedinal Pipit Firmanti Pipit Firmanto Puja Qonita Sholihat Puspita Dewi Putri Rizkika Handayani Radiya Fatma Rahmadila Rahmadila Rahmadila, Rahmadila Rahmat Tasnim Rahmatul Yusna Rahmawati Rahmawati Rahmi Aisyah Rahmil Aslina Rehani Rehani Rini Elvira Risnawita Rizaldi Muharman Syah Rizaldi Muharmansyah Rizqiya Hasanah Roland Marudut Halomaun Simatupang Roland Marudut Halomaun Simatupang Rusdi Rusdi Rusdi Rusdi Rusdi Rusdi Rusdi Rusdi Salmi Afifa Silvi Anggia Putri Siti Maha Rani Sofi Yonalta Solly Aryza Suci Dela Roza Suci Febrianti Suci Febrianti Suci Oktavia Suryanti Suryanti Syafrio Roni Wirdayat Syafruddin Nurdin Syafruddin Nurdin Syafruddin Nurdin Syahrul Syahrul Syariful Akbar Tasnim Rahmat Tasnim Rahmat Tasnim Rahmat Tasnim Rahmat Tasnim Rahmat Tasnim Rahmat Tasnim Rahmat Tasnim Rahmat Tasnim Rahmat, Tasnim Tia Purnama Tiara adisty Tri Nanda Akbar Maualana Ulva Rahmi Ulva Rahmi Wedra Aprison Weti Susanti Wiwi Nofela Yopita Yonanda Yudelnilastia Yugita Rahmi Yusnita Yusnita Zaharuddin M Zaharuddin M Zaharuddin. M Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim Zulmuqim