Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Sebatik

STANDARISASI PRODUK RUMAH MAKAN KHAS SAMARINDA DI KOTA SAMARINDA I Wayan Sudarmayasa; M. Fauzan Noor; Sabalius Uhai
Sebatik Vol 23 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.93 KB)

Abstract

Wisata Kuliner khas di Kota Samarinda yang memiliki nilai historis/sejarah dan simbolis/simbol sangat banyak dan memiliki potensi yang baik serta sangat berpeluang untuk dikembangkan lebih baik lagi di kota Samarinda. Dengan adanya potensi ini diharapkan nantinya akan mendukung keberadaan pariwisata di Kota Samarinda khususnya Wisata Kuliner. Hanya saja, potensi ini apabila tidak didukung oleh standar atau aturan yang melindungi konsumen, maka akan susah berkembang di masa mendatang. Oleh karena itu diperlukanlah akan adanya standarisasi sebuah restoran/rumah makan atau sejenisnya yang memadai dan dapat digunakan oleh wisatawan dalam memilih dan menentukan pilihannya dengan pasti serta para pemilik memberi jaminan akan kualitas makanan maupun minuman yang dijual kepada konsumen. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk lebih memasyarakatkan akan perlunya standarisasi suatu usaha rumah makan ataupun restoran kepada pemiliknya serta untuk menjamin konsumen yang datang tidak ragu atau khawatir ketika menikmati hidangan di rumah makan tersebut.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling yang mana objek yang diteliti sudah ditentukan sebelumnya dan sudah dapat dipastikan, dalam hal ini yang menjadi objek adalah Restoran atau rumah makan dan pemiliknya. Dengan demikian nantinya berkat penelitian ini nantinya semua usaha rumah makan serta pelaku usaha rumah makan menerapkan standarisasi yang sudah ditentukan sehingga masyarakat akan lebih percaya menikmati makan dan minum di Rumah makan tersebut.
PELATIHAN PEMBUATAN MAKANAN SEHAT UNTUK PROGRAM DIET ALAMI YANG BERGIZI UNTUK KELOMPOK IBU-IBU DI SAMARINDA Sabalius Uhai; I Wayan Sudarmayasa
Sebatik Vol 24 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pelatihan pembuatan makanan sehat untuk program diet alami yang bergizi untuk kelompok ibu- ibu di kota Samarinda ini adalah sebuah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan oleh Jurusan Pariwisata dan didanai oleh UPT. Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Samarinda. Adapun kegiatan ini diadakan di kelurahan Harapan Baru Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda Kalimantan Timur. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah memberikan pemahaman dan pengetahuan yang baik dan benar bagaimana caranya menjalankan diet sehat bergizi dengan menggunakan bahan buah-buahan. Peserta dari kegiatan ini adalah masyarakat yang ada di sekitar kelurahan Harapan Baru, peserta kegiatan diutus oleh beberapa RT (Rukun Tetangga) yang ada di wilayah Harapan Baru. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah pertama peserta diberikan materi tentang jenis-jenis buah yang dapat digunakan untuk diet sehat, selain itu dijelaskan juga manfaat dari masing-masing buah.. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan buah pisang, apel, jeruk, melon, pepaya dan chia seed. Kedua kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini juga menggunakan metode partisipatif yakni adanya keterlibatan dari peserta.. Dengan pelatihan ini diharapkan ada perubahan dalam pengelolaan makanan sehat dengan menggunakan buah-buahan selain itu harapkan para peserta pelatihan memiliki badan yang sehat serta ideal yakni adanya kesesuaian antara berat badan dengan tinggi badan.
PERANAN ORGANISASI MASYARAKAT SADAR WISATA (MASATA) UNTUK PENGEMBANGAN DESA WISATA DI KALIMANTAN TIMUR Sabalius Uhai
Sebatik Vol 25 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.059 KB) | DOI: 10.46984/sebatik.v25i2.1371

Abstract

Organisasi Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) adalah sebuah organisasi non profit pariwisata tetapi juga mitra pemerintah dalam upaya mengembangkan pariwisata Indonesia. Mitra pemerintah dalam hal pengawasan program dan kebijakan agar sampai di masyarakat tepat guna dan tepat sasaran. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan Organisasi Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) Kalimantan Timur untuk mengembangkan desa wisata mulai dari melihat potensi, produk, Peluang, pelayanan, profit. Memang ini bukan sebuah pekerjaan yang mudah perlu ada kerja sama semua pihak dalam hal mengembangkan desa wisata. Organisasi Masyarakat Sadar Wisata mempunyai peran yang menghubungkan dengan berbagai pihak untuk saling mendukung, membantu dalam usaha mengembangkan desa wisata. Dalam Organisasi Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) memiliki pengurus dari berbagai latar belakang yakni para pecinta budaya, pemerhati pariwisata, organisasi kepariwisataan, peneliti, pendidik, dari kalangan masyarakat yang cinta pariwisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara secara mendalam (dept interview). Peran dari Organisasi MASATA adalah untuk membantu pengembangan desa wisata, melakukan pendampingan dan mempersiapkan sumber daya manusia di desa wisata yang menjadi pendampingan dari DPD MASATA Kalimantan Timur.
PELATIHAN MANAJEMEN EVENT UNTUK KELOMPOK SADAR WISATA DI DESA WISATA PELA KECAMATAN KOTA BANGUN KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Sabalius Uhai; Rini Koen Iswandari; Novita Indriani; Puji Kharisma Arifin; Aulia Fitri Nurhidayati
Sebatik Vol 25 No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.225 KB) | DOI: 10.46984/sebatik.v25i2.1459

Abstract

Sebuah event di desa wisata menjadi daya tarik dalam upaya meningkatkan jumlah pengunjung, sebuah event yang dikemas dengan baik dapat menjadi daya tarik para wisatawan atau pengunjung yang datang ke sebuah objek dan daya tarik wisata. Desa Wisata Pela adalah sebuah desa wisata yang menyelenggarakan sebuah event Festival Danau Semayang, dengan diadakan event ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan serta memberikan dampak secara ekonomi untuk masyarakat Desa Wisata Pela. Dalam upaya mencapai target yang diinginkan Program Studi Usaha Perjalanan Wisata melalui Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Event untuk Kelompok Sadar Wisata Desa Wisata Pela. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah membantu anggota Kelompok Sadar Wisata Desa Wisata Pela untuk memahami dan mengerti tentang manajemen event. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode partisipatif yakni adanya keterlibatan dari peserta, pihak peserta dan pendamping saling memberikan tanggapan baik itu pertanyaan maupun jawaban. Kegiatan yang dilakukan dalam bentuk seminar dan diskusi kelompok ini diikuti oleh 15 orang anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Pela. Setelah mengikuti kegiatan pelatihan ini peserta mendapat pemahaman tentang manajemen event, siap terlibat dalam kegiatan Festival Danau Semayang di masa yang akan datang.
WARISAN BUDAYA TRADISI LISAN DI ERA MODERNISASI SEBAGAI POTENSI WISATA DI DESA KEDANG IPIL KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Novita Indriani; I Wayan Lanang Nala; Sabalius Uhai; Arif Aidil Adha; Firman Sinaga
Sebatik Vol 26 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v26i2.2010

Abstract

Warisan budaya tradisi lisan di era modernisasi sebagai potensi wisata. Seiring dengan perkembangan zaman, warisan leluhur yang memiliki nilai-nilai penting dalam kehidupan masyarakat mulai hilang. Tradisi yang biasanya diturunkan turun temurun oleh nenek moyang dari generasi ke generasi mulai memudar, salah satunya adalah tradisi lisan. Tradisi ini merupakan warisan yang peninggalannya hanya melalui mulut ke mulut atau tindak tutur. Bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Desa Kedang Ipil Kecamatan Kota Bangun Darat Kabupaten Kutai Kartanegara, hal ini tentulah patut dilestarikan, budaya lisan menjadi tradisi yang harus dilestarikan, dijaga dan dipertahankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tradisi lisan apa saja yang masih tersisa, upaya pelestarian dan melihat sisi potensi sebagai daya tarik wisata, apakah tradisi lisan dapat menjadi daya tarik wisata sehingga para pengunjung mau datang ke Desa Kedang Ipil. Warisan budaya lisan yang saat ini masih dilestarikan di Desa Kedang Ipil adalah menjamu benua, ritual juhan, beluluh, penyembuhan orang sakit dengan menggunakan acara belian, erau kaluangan, nutuk beham. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dengan upaya melihat nilai-nilai dari tradisi lisan tersebut dari sisi potensi yang memiliki daya tarik wisata. Tradisi lisan tersebut dapat menjadi daya tarik wisata bagi para pengunjung yang datang ke Desa Kedang Ipil.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN FASILITAS KAWA COFFEE POINT TENGGARONG TERHADAP MINAT PELANGGAN UNTUK BERKUNJUNG Uhai, Sabalius; Sukmana, Eman; Iswandari, Rini Koen; Indriani, Novita; Sudarmayasa, I Wayan; Febriyanty, Chindy Ardhalita
Sebatik Vol. 26 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v26i1.1876

Abstract

Coffee shop dapat menarik minat dan mempertahankan agar customer merasa nyaman serta puas terhadap layanan yang diberikan oleh pengelola coffee shop secara khusus Kawa Coffe Point Kota Tenggarong. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas pelayanan dan fasilitas yang diberikan oleh Kawa coffee point Tenggarong berpengaruh terhadap minat customer untuk berkunjung. Pendekatan penelitian ini adalah menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah para pengunjung Kawa Coffee Point Tenggarong. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Hasil penelitian analisis regresi berganda, pengujian hipotesis melalui uji t dan F, dan analisis koefisien determinasi (R2). Hipotesis dalam penelitian ini Kualitas Pelayanan dan Fasilitas yang diberikan Kawa coffee point Tenggarong berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat customer untuk berkunjung. Dan hasil nilai r square penelitian ini sebesar 0.620 atau hanya 62 % yang mampu menjelaskan bahwa minat pelanggan atau pengunjung untuk berkunjung, sedangkan sisanya 38 % dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang dapat menjadi alasan sehingga para pengunjung mau datang ke Kawa Coffee Point di Kota Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Co-Authors Acep Fatchuroji Alimin, Erina Alpian Jayadi, Alpian Anggriawan , Egi Saltia Arif Aidil Adha Arifin Arifin Atmojo, Rinto Dwi Augustinus Robin Butarbutar Aulia Fitri Nurhidayati Darmiati, Made Dewi, RD. D. Lokita Pramesti Dila Erlianti Dini Zulfiani Diwyarthi, Santi Dunggio, Titin Dwiatmojo, A Rinto Egi Saltia Anggriawan Eka Siskawati Eman Sukmana Eman Sukmana Evly, Festus Fadillah, Tri Dessy Farida, Denis Fatimah Malini Lubis Febrian, Wenny Desty Febriyanty, Chindy Ardhalita Firman Sinaga Fitriani, Saroh Gamar Abdullah Heldina Pristanti Hendriati, Yossi Heni Widyaningsih, Heni Herbenita, Herzalina I Made Adhi Gunadi I Wayan Lanang Nala I Wayan Sudarmayasa I Wayan Sudarmayasa I Wayan Sudarmayasa I Wayan Sudarmayasa Ihsan Suri Indriani, Novita Ismail, Andy Iswandari, Rini Koen Judijanto, Loso Koen Iswandari, Rini Lau, Elfreda Aplonia Limpo, Lita Liswandi, Liswandi Loso Judijanto Lusiana Pratiwi Lusianawati, Hayu M Fauzan Noor M. Fauzan Noor M. Fauzan Noor M. Fauzan Noor Makkulawu Panyiwi Kessi, Andi Maqfirah, Poetri AL-Viany Mardiani, Eri Mokodenseho, Sabil Muhammad Ali, H. Muhammad Fauzan Noor Musdalifah Mutmainnah, Inayatul Nia Rifanda Putri Noor, M. Fauzan Novita Indriani Novita Indriani Nucahyo, Anton Piar, Christie Stepahanie Pratiwi, Lusiana Puji Kharisma Arifin Ramadan, Rizhal Rina Oktavianti Rini Koen Iswandari Rini Koen Iswandari Rini Koen Iswandari Rinto Dwi Atmojo Rinto Dwiatmojo Rizhal Ramadan Rukmana, Arief Yanto Said Keliwar Said Keliwar Sampe, Ferdinandus Sari, Vina Budiarti Mustika Saro’i, Mohammad Siti Annisa Wahdiniawati, Siti Annisa Sudarmayasa, I Wayan Sufa, Siska Armawati Sukmana, Eman tapaningsih, weni indah doktri agus Yuniarti Utami, Eva