p-Index From 2021 - 2026
10.193
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Majalah Keperawatan Unpad Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal NERS Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Keperawatan Sriwijaya BAGIMU NEGERI : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Keperawatan Padjadjaran Journal Of Nursing Practice Journal Of Holistic Nursing Science Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Faletehan Health Journal Journal of Nursing Care Jurnal Perawat Indonesia Journal of Maternity Care and Reproductive Health Media Karya Kesehatan Healthcare Nursing Journal Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research MAHESA : Malahayati Health Student Journal Jurnal EduHealth Jurnal Keperawatan Indonesia Timur (East Indonesian Nursing Journal) The Journal of Palembang Nursing Studies Jurnal Keperawatan BSI SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Indonesian Nursing Journal of Education and Clinic (Jurnal Pendidikan dan Praktik Keperawatan Indonesia) Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Padjadjaran Acute Care Nursing Journal (PACNJ) Bagimu Negeri : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Kejadian Bullying dengan Perilaku Percobaan Bunuh Diri pada Remaja: Literatur Review Sutini, Titin; Emaliyawati, Etika; Handayani, Annisa Yuniar; Syafitri, Ardyanti; Fatimah, Anugrah Nur; Nuraeni, Nopi; Rahmawati, Novia; Mutiarasani, Anjani; Sejati, Femmy Aditya Purnama
Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (Profesi Ners XXVI)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying (perundungan) adalah perilaku negatif oleh seseorang atau kelompok yang dilakukan berulang-ulang serta bersifat menyerang karena terdapat ketidakseimbangan kekuatan antara pihak-pihak yang terlibat, hal tersebut dapat membuat remaja memiliki pikiran untuk bunuh diri. Percobaan bunuh diri merupakan tindakan secara langsung individu yang ditujukan pada dirinya sendiri yang apabila tidak dihentikan akan menyebabkan kematian. Tujuan dari literature review ini yaitu untuk mengetahui kejadian bullying dengan perilaku percobaan bunuh diri pada remaja, dengan melibatkan factor apa saja yang mempengaruhi kejadian tersebut.. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah literature review. Artikel ini menggunakan 7 artikel bahasa Inggris dengan pencarian melalui database EBSCOhost, PUBMed, Sciencedirect dan Proquest. Hasil penulusuran ini menunjukkan bahwa faktor risiko dan faktor protektif ide, upaya bunuh diri, perbedaan jenis kelamin dalam viktimisasi bullying, hubungan independent dari intimidasi dengan peningkatan risiko ide bunuh diri diantara remaja, faktor yang terikat dalam perilaku bunuh diri, dan faktor resiko dan perlindungan yang memoderasi hubungan antara tiga jenis viktimisasi bullying merupakan beberapa penyebab dari kejadian bunuh diri pada remaja. Kesimpulan banyak factor yang mempengaruhi kejadian bunuh diri dengan perilaku bulliying pada remaja.
Penggunaan Artificial Intelligence oleh Tenaga Kesehatan pada Area Keperawatan Kritis: Sebuah Protokol Scoping Review Mirwanti, Ristina; Nuraeni, Aan; Emaliyawati, Etika; Hendrawati, Sri
Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (Profesi Ners XXVI)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artificial intelligence atau kecerdasan buatan telah digunakan dalam analisis data yang rumit dan besar untuk memberikan keluaran tanpa input manusia dalam berbagai konteks perawatan kesehatan. Area keperawatan kritis atau perawatan intensif memiliki banyak data yang tersedia serta memiliki kebutuhan akan peningkatan efisiensi dalam perawatan pasien. Hal ini menjadi salah satu alasan, perawatan intensif dianggap cocok untuk penerapan artificial intelligence. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan artificial intelligence oleh tenaga kesehatan pada area keperawatan kritis serta mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan penggunaannya, serta untuk mengidentifikasi peluang perbaikan di masa depan. Protokol scoping review ini disusun menggunakan framework Arksey & O’Malley. Peneliti akan mencari literatur menggunakan teknik advance search pada database dan search engine CINAHL, PubMed, Scopus, Science Direct, SAGE journals dan Google Scholar. Kata kunci yang akan digunakan dalam review ini yang memenuhi unsur population yaitu, healthcare professional dengan alternatif terminologi seperti healthcare professional or healthcare providers or physician or nurse(s) or doctor(s) dan konsep artificial intelligence, dengan alternatif ai or a.i. or machine learning or deep learning, serta konteks critical care dengan alternatif intensive care or icu. Setelah itu, dua reviewer akan melakukan skrining pada abstrak secara independen sesuai dengan kriteria inklusi. Peneliti akan melaporkan hasil yang didapatkan dalam diagram alur PRISMA. Peneliti akan melakukan analisa pada hasil yang didapatkan berdasarkan data bibliografi serta hasil studi terkait penggunaan artificial intelligence pada area keperawatan kritis. Hasil dari review ini diharapkan dapat memberikan informasi terkait pelaksanaan penggunaan artificial intelligence pada area keperawatan kritis, juga kekuatan dan kelemahan penggunaannya, serta peluang perbaikan di masa depan.
Pengetahuan triase pada perawat di rumah sakit: A scoping review Rahman, Lutfi; Trisyani, Yanny; Emaliyawati, Etika
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2025): Volume 19 Nomor 1
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i1.733

Abstract

Background: Triage knowledge is an important aspect of nursing practice, particularly in hospital emergency departments (EDs). Effective triage can improve the quality of patient care and optimize health resources. However, there is a gap between the triage knowledge that nurses have and the practice applied in the field. Various studies have shown that although nurses have an understanding of triage theory, implementation in the field is often not optimal. This can affect the quality of health services and patient safety. Purpose: To explore the triage knowledge of nurses in hospitals and the challenges faced in its implementation. Method: A scoping review was conducted by searching articles from three databases, namely CINAHL, PubMed, and Scopus. The keywords used included “triage knowledge,” “nurses”, “hospitals”, and “triage practice”. Inclusion criteria included articles published in English that addressed nurses' triage knowledge in a hospital context. Data were extracted using manual tables, and data analysis was performed in a qualitative descriptive manner. Results: There were seven articles that met the inclusion criteria and addressed nurses' triage knowledge in hospitals. Results showed that although nurses have basic knowledge of triage, there are challenges in optimal implementation, such as the lack of use of standardized triage scales. Themes identified included improving knowledge through training, the influence of work experience, as well as the need for continuing education. Variables influencing triage knowledge included formal education, work experience, and type of training received. Conclusion: Triage knowledge in hospital nurses requires more attention in terms of continuing education and training. Further research is needed to explore strategies that can improve effective triage implementation in clinical practice. Suggestion: Future research could conduct more in-depth longitudinal studies to explore the impact of ongoing triage training on nurses' skills and practices in emergency situations, as well as to assess the effectiveness of using standardized triage scales across cultural contexts and health systems.   Keywords: Knowledge; Nurses; Triage.   Pendahuluan: Pengetahuan triase merupakan aspek penting dalam praktik keperawatan, khususnya di unit gawat darurat (UGD) rumah sakit. Triase yang efektif dapat meningkatkan kualitas perawatan pasien dan mengoptimalkan sumber daya kesehatan. Namun, terdapat kesenjangan antara pengetahuan triase yang dimiliki perawat dan praktik yang diterapkan di lapangan. Berbagai studi menunjukkan bahwa meskipun perawat memiliki pemahaman tentang teori triase, penerapan di lapangan sering kali tidak optimal. Hal ini dapat berpengaruh pada kualitas pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien. Tujuan: Untuk mengeksplorasi pengetahuan triase pada perawat di rumah sakit dan tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode: Penelitian scoping review dilakukan dengan pencarian artikel dari tiga database, yaitu CINAHL, PubMed, dan Scopus. Kata kunci yang digunakan mencakup "pengetahuan triase", "perawat", "rumah sakit" dan "praktik triase". Kriteria inklusi meliputi artikel yang diterbitkan dalam bahasa Inggris dan membahas pengetahuan triase perawat dalam konteks rumah sakit. Data diekstraksi menggunakan tabel manual, dan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil: Terdapat tujuh artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan membahas pengetahuan triase perawat di rumah sakit. Hasil menunjukkan bahwa meskipun perawat memiliki pengetahuan dasar tentang triase, terdapat tantangan dalam penerapan yang optimal, seperti kurangnya penggunaan skala triase terstandarisasi. Tema yang diidentifikasi meliputi peningkatan pengetahuan melalui pelatihan, pengaruh pengalaman kerja, serta kebutuhan akan pendidikan berkelanjutan. Variabel yang mempengaruhi pengetahuan triase termasuk pendidikan formal, pengalaman kerja, dan jenis pelatihan yang diterima. Simpulan: Pengetahuan triase pada perawat rumah sakit memerlukan perhatian lebih dalam hal pendidikan dan pelatihan berkelanjutan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi strategi yang dapat meningkatkan penerapan triase yang efektif dalam praktik klinis. Saran: Penelitian selanjutnya dapat melakukan studi longitudinal yang lebih mendalam untuk mengeksplorasi pengaruh pelatihan triase berkelanjutan terhadap keterampilan dan praktik perawat dalam situasi darurat, serta untuk menilai efektivitas penggunaan skala triase terstandarisasi di berbagai konteks budaya dan sistem kesehatan.   Kata Kunci: Pengetahuan; Perawat; Triase.
Family-centered care for a patient with multiple organ dysfunction syndrome in the intensive care unit: A case report Darmawulan, Nurul; Emaliyawati, Etika; Lin, Chiao Ling
The Journal of Palembang Nursing Studies Vol. 2 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : Palembang MediRose Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55048/jpns91

Abstract

Background: Patients with multiple organ dysfunction syndrome (MODS) require complex intensive care, and family involvement plays an essential role in achieving patient recovery. Family-centered care in the intensive care unit (ICU) benefits patients, families, and healthcare workers. Objective: This case study aimed to evaluate the family-centered care approach for patients with MODS in the ICU. Case: A 46-year-old male patient with MODS presented various problems, including the risk of respiratory infections, impaired renal perfusion, and pressure sores. An interview with the patient’s family revealed that they felt guilty, worried, and lacked sufficient information about the patient’s condition. The interventions provided to the family included giving them information about the patient’s condition, care plans, and evaluation results after procedures, providing spiritual guidance, offering family support, and involving them in the patient’s required procedures.  Conclusion: After the patient had been admitted for two days, there was an improvement in the patient’s outcomes. Simultaneously, the patient’s family experienced a sense of calmness and increased satisfaction with the provided health services. To facilitate the implementation of family-centered care in the ICU, it is crucial to further develop hospital policies. Moreover, achieving successful family-centered care necessitates the support and cooperation of the medical staff.
TANDA DAN GEJALA YANG DIRASAKAN OLEH SEORANG IBU YANG MENGGUNAKAN KATUP JANTUNG BUATAN: CASE REPORT Pravidanti, Findhya Rachma; Anna, Anastasia; Emaliyawati, Etika
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 4 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, April 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i4.2606

Abstract

Pendahuluan: Penyakit katup jantung dapat mengakibatkan penurunan fungsi jantung yang berujung pada gagal jantung. Proses terjadinya penyakit dapat berlangsung bertahun-tahun sehingga klien baru menyadari setelah munculnya tanda gejala. Tujuan dari penulisan kasus ini yaitu menggambarkan gejala yang dirasakan seorang ibu dengan kerusakan katup mitral yang menggunakan katup jantung buatan. Metode: Case report ini disusun melalui pengumpulan data secara langsung dan berdasarkan rekam medis untuk mengumpulkan data terkait tanda gejala yang dirasakan sebelum dan selama pemakaian katup jantung buatan. Deskripsi kasus: Seorang ibu berusia 69 tahun memiliki riwayat penyakit katup jantung sejak tahun 2012. Gejala yang dirasakan pende sebelum pemakaian katup jantung buatan yaitu dispnea, ortopnea, intoleransi aktivitas dan edema pada ekstremitas yang merupakan tanda gagal jantung. Penanganan yang diberikan pada klien yaitu penggantian katup mitral dengan katup jantung sapi yang digunakan oleh klien selama lebih dari 10 tahun. Setelah operasi pemasangan katup jantung buatan, klien tidak mengalami keluhan sesak dan dapat beraktivitas kembali seperti semula. Kesimpulan: Pemakaian katup jantung buatan dapat mengatasi keluhan yang dirasakan oleh klien dan meningkatkan harapan hidup klien. Komplikasi dari penggunaan katup jantung buatan dapat dicegah dengan melakukan pemeriksaan klinis tiap tahun sebagai bentuk deteksi dini apabila terjadi komplikasi pada klien
Kesiapsiagaan Perawat Rumah Sakit Terhadap Bencana: Scoping Review Sinaga, Freda Mai; Trisyani, Yanny; Emaliyawati, Etika
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 5 (2025): Volume 5 Nomor 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i5.17204

Abstract

ABSTRACT Disaster preparedness among hospital nurses is crucial in disaster response, impacting the capacity of healthcare services in emergency situations. This study aims to identify the forms of disaster preparedness among nurses, assess the level of preparedness, and identify the factors influencing it. This study uses a literature review based on the framework by Arksey and O’Malley, with literature searches conducted through EBSCO host-CINAHL Plus and Scopus using relevant keywords. Articles were selected based on inclusion criteria and analyzed using a data mapping table. From 16 analyzed articles (13 quantitative, 3 qualitative, 2013-2023), it was found that disaster preparedness among nurses is generally moderate to low. Forms of preparedness include knowledge, attitude, skills, self-preparedness, crisis management, perception, and operational competence. Disaster preparedness is influenced by demographic factors, training experience, psychological conditions, and hospital infrastructure. This study highlights the importance of a multi-faceted approach to improving disaster preparedness among hospital nurses. Keywords: Disaster Preparedness, Hospital, Nurse.  ABSTRAK Kesiapsiagaan bencana pada perawat di Rumah sakit adalah kunci dalam respons bencana, yang juga mempengaruhi kemampuan layanan kesehatan dalam situasi darurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kesiapsiagaan bencana pada perawat, menilai tingkat kesiapsiagaan, dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan scoping review berdasarkan framework Arskey dan O’Malley, dengan pencarian literatur melalui EBSCO host-CINAHL Plus dan Scopus menggunakan kata kunci terkait. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan dianalisis dengan tabel pemetaan data. Dari 16 artikel yang dianalisis (13 kuantitatif, 3 kualitatif, 2013-2023), ditemukan bahwa kesiapsiagaan bencana pada perawat umumnya sedang hingga rendah. Bentuk kesiapsiagaan mencakup pengetahuan, sikap, keterampilan, kesiapan diri, manajemen krisis, persepsi, dan kompetensi operasional. Kesiapsiagaan bencana dipengaruhi oleh faktor demografi, pengalaman pelatihan, kondisi psikologis, dan fasilitas infrastruktur. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan multi-faset untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di kalangan perawat rumah sakit. Kata Kunci: Kesiapsiagaan bencana, Rumah sakit, Perawat
Perbandingan GCS dan Four Score dalam Penilaian Kesadaran pada Pasien: a Scoping Review Sari, Wulan Puspita; Kosasih, Cecep Eli; Emaliyawati, Etika
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 7 (2025): Volume 5 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i7.18693

Abstract

ABSTRACT Assessing patient consciousness is an important component of medical practice, with the Glasgow Coma Scale (GCS) and the FOUR Score being the most commonly used assessment scales. However, the comparison of these two scales in various medical contexts still raises questions about the advantages and disadvantages of each scale. This study aims to conduct a scoping review of the comparison of the GCS and the FOUR Score in examining patient consciousness. This study uses a scoping review approach. Articles were obtained from three databases, namely PubMed, CINAHL, and Scopus, with keywords related to the GCS and the comparison of the FOUR Score. Inclusion criteria include research articles that compare the two assessment scales. Data analysis was carried out using a qualitative descriptive method. The results of this scoping review identified 6 articles that discussed the comparison of the GCS and the FOUR Score in examining patient consciousness. The variation in research results was influenced by the characteristics of the patient population, the time of evaluation, and differences in research methodology. This shows the importance of understanding the strengths and weaknesses of each assessment scale in the context of clinical practice. The implications of these findings for patient management and recommendations for future research are also discussed. A holistic approach to patient assessment and the need for further research to deepen the understanding of both awareness assessment scales. Keywords: FOUR Score, GCS, Awareness  ABSTRAK Penilaian kesadaran pada pasien merupakan komponen penting dalam praktik medis, dengan Glasgow Coma Scale (GCS) dan FOUR Score merupakan skala penilaian yang umum digunakan. Namun perbandingan kedua skala ini dalam berbagai konteks medis masih menimbulkan pertanyaan mengenai kelebihan dan kekurangan masing-masing skala. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan scoping review perbandingan GCS dan FOUR Score dalam pemeriksaan kesadaran pasien. Penelitian ini menggunakan pendekatan scoping review. Artikel diperoleh dari tiga database yaitu PubMed, CINAHL, dan Scopus, dengan kata kunci terkait GCS dan perbandingan FOUR Score. Kriteria inklusi mencakup artikel penelitian yang membandingkan dua skala penilaian. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil scoping review ini mengidentifikasi 6 artikel yang membahas tentang perbandingan GCS dan FOUR Score dalam pemeriksaan kesadaran pada pasien. Variasi hasil penelitian tersebut dipengaruhi oleh karakteristik populasi pasien, waktu evaluasi, dan perbedaan metodologi penelitian. Hal ini menunjukkan pentingnya memahami kekuatan dan kelemahan setiap skala penilaian dalam konteks praktik klinis. Implikasi dari temuan ini terhadap manajemen pasien dan rekomendasi untuk penelitian di masa depan juga dibahas. Pendekatan holistik terhadap penilaian pasien dan perlunya penelitian lebih lanjut untuk memperdalam pemahaman tentang kedua skala penilaian kesadaran. Kata Kunci: FOUR Score, GCS, Kesadaran
IDENTIFIKASI PELAKSANAAN CODE BLUE : LITERATURE REVIEW Rahmawati, Anisah; Emaliyawati, Etika; Kosasih, Cecep Eli
Jurnal Keperawatan Sriwijaya Vol. 6 No. 2 (2019): Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Bagian Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Sistem code blue merupakan sistem komunikasi yang mampu memastikan dilakukannya panggilan cepat dan efektif untuk melakukan resusitasi pasien henti jantung paru. Sistem ini dibangun sebagai respon cepat terhadap kegawatan jantung paru di area rumah sakit, sehingga mampu memberikan resusitasi dan stabilisasi sesegera mungkin.Tim ini harus bekerja cepat dan efisien untuk mengoptimalkan pertolongan. Di sisi lain, kondisi kegawatan jantung paru seringkali menimbulkan stressor yang tinggi pada tim sehingga cukup mengganggu pelaksanaan. Literature review ini dilakukan untuk mengidentifikasi pelaksanaan code blue.Metode: Metode yang dilakukan dengan melakukan analisis kritis pada artikel penelitian berbahasa inggris tentang identifikasi pelaksanaan code blue tahun 2013-2018. Pencarian artikel dilakukan pada mesin pencarian Google Scholar, PubMed, serta Sciencedirect, dan dipilih dengan kriteria mudah diakses fulltexnya. Kata kunci yang digunakan adalah “Evaluation of Code blue”, “Implementation of Code blue”. Artikel diseleksi secara bertahap dengan menggunakan metode PRISMA dan didapatkan 10 artikel yang relevan.Hasil: Hasil menunjukkan tiga hal penting dalam pelaksanaan code blue, meliputi : identifikasi pasien yang tidak tepat, code blue efektif untuk meningkatkan ROSC (return of spontaneous circulation), dan pelaksanaan sesuai protokol akan memberi hasil lebih baik.Simpulan: Identifikasi pelaksanaan code blue menunjukkan tiga hal ini sangat bermanfaatbagi pelaksanaan code blue. Hal ini bisa untuk menjadi perhatian bagi pelaksanaan code blue di Indonesia, agar bisa mendapat hasil yang lebih baik.
Mother Knowledge and Attitudes towards Choking First Aid for Children 0-5 Years Old Nurhayati, Resti; Emaliyawati, Etika; Mirwanti, Ristina
Journal of Nursing Care Vol 8, No 1 (2025): Journal of Nursing Care
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnc.v8i1.61869

Abstract

Choking in toddlers can be fatal, underscoring the importance for mothers to be well-versed in first aid and to exhibit a supportive attitude when responding. However, there are still gaps in mothers' understanding of proper first aid techniques and psychological factors that influence their responses in emergency situations. This study aims to determine mothers' knowledge and attitudes regarding jfirst aid for choking children. The research design was descriptive quantitative with Cross Sectional approach. The sample in this study was 100 mothers. The sampling techniques used are proportional sampling and convenience random sampling. The researched collected data in January 2024 using knowledge and attitude questionnaires, and then analyzed using univariate analysis. The results showed 66% of participants answered important statements incorrectly, namely first aid for choking by only giving a drink, 43% of participants answered abdominal thrust is not the first aid for choking in children over 1 year old. Participants' attitudes showed that 97% would give back blow or abdominal thrust, and 81% would give chest trust. The conclusion of this study is that the mother's knowledge is lacking in several crucial statements regarding choking management, although the attitude of most mothers agrees to provide back blow, abdominal thrust and chest thrust actions, so education, simulation and training are still needed. For further research, it can compare whether there is an increase in knowledge and attitudes after providing education and training according to the needs of mothers in handling choking. 
Adolescent Education as a Strategy to Enhance Knowledge on Iron Supplementation Ermiati, Ermiati; Widiasih, Restuning; Emaliyawati, Etika; Sutini, Titin; Srimurni, Nita Ayu
Media Karya Kesehatan Vol 8, No 1 (2025): Media Karya Kesehatan
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mkk.v8i1.61851

Abstract

Iron Supplementation is a crucial intervention for adolescent girls, both in the present and for their future health. Adolescents, particularly females, are at a higher risk of developing anemia compared to other age groups, primarily due to increased blood loss during menstruation. This community engagement initiative aimed to enhance adolescent knowledge regarding the role of iron supplementation in the prevention of anemia. The intervention employed a structured health education program delivered through PowerPoint presentations, informational leaflets, and educational videos. The program was conducted among 36 female students. Data were collected using pre- and post-intervention knowledge assessments, and analyzed by comparing the mean scores before and after the educational session. The findings demonstrated a significant improvement in knowledge, with the mean score increasing from 57.78 in the pre-test to 83.06 in the post-test. Based on these results, it is recommended that iron supplementation education be sustained and integrated into routine school-based supplementation programs to optimize awareness and compliance among adolescent girls.Keywords: Adolescent girls, anemia, blood supplement tablet, health eduacation.
Co-Authors Aan Nur'aeni Aan Nuraeni Aan Nuraeni Aan Nuraeni Aan Nuraeni Aan Nuraeni Aan Nuraeni Aat Sriati Aat Sriati Ade Surya Dwiyanti adimiharja, adimiharja Adiratna Sekar Siwi Aditya Pratama Afriana, Reni agavia kristi purba Aggi Gregia Muhammad Iqbal Agni Rizkiani Agustin, Sigit Aiyi Asnawi Ali, Samin M. Aliffa Azwadina Almay Rayhan Arrafi Anastasia Anna Andi Miftahul Khair Anis Imtichan anisah rahmawati Anisah Rahmawati Anita Setyawati Anneke Dewina Anton Priambodo Arianto, Albertus Budi Arumsari, Dinda Piranti Asep Solehudin Asy Syafa Mahfuzhah Atlastika Praptiwi Audly, Tazkia Badliana Aulia Rahmah Ayu Prawesti Priambodo Azzah Dinah Rachmah Cecep Eli Kosasih Cecep Eli Kosasih Cecep Eli Kosasih Clarabelle Puspitadewi Kuncoro Darmawulan, Nurul Deris Riandi Setiawan Desy Indra Yani Dewi Dewi Dhiya Roihana Dhiya Ulhaq Iriana Dhiyaa Ulhaq Amatullah Diana Kusuma Astuti Didi Satiadi Dody Setyawan Donny Mahendra Donny Nurhamsyah Donny Nurhamsyah E, Ermiati Efri Widianti Eki Pratidina Ellin Febrina ENDAH NESTITI URIP RAHAYU Epi Rohaeti Ermiati Ermiati Ermiati Ermiati Ermiati Ermiati Ermiati Ermiati Esrha Theresya Siagian Esti Dwi Anani Evania Altsa Radinka Evi Nurjanah Evi Nurjanah F. Sri Susilaningsih F. Sri Susilaningsih, F. Sri Farly Ihsan Fatimah, Anugrah Nur Fatimah, Sari Fatimah, Sari Fauzan Zein Mutaqin Fauziyyah Ratih Asfari Femi Luih Nurhasanah Findhya Rachma Pravidanti Finka Laili Nur Adzillah Finka Laili Nur Adzillah Firman Sugiharto Firman Sugiharto Fitri Yoselin Yamadea Purba Fricilia Noya Gina Nurul Azmi Gun Gun Gulbudin Hamidah Nurhalimah Handayani, Annisa Yuniar Handayani, Audia Hanna Budhiyana Hapzi Ali Harlasgunawan, Alia Rahmi Harun, Hasniatisari Hasna Nurul Naafiah Jamaludin Henny Batubara Henny Suzana Mediani Henny Suzanna Mediani Henny Suzanna Mediani Heri Budiawan Herlina Silviana Hesty Adha Hikmat Permana Hilwah Nurul Arafah Iceu Mulyati Iis Kania Nurasiah Jamil Imas Rafiyah Imtichan, Anis Inas Shintia Balqis Indah Permata Artamia Intan Humaeroh Intan Nurul Khofifah Intan Rukmana Iqra S Irman Somantri Ismailah Alam Iyus Yosep Jihan Salimah Aribah Kartika Saragih, Chintya Ysha Khairun Nisa Rahmawati Kosasih, Cecep E Kurniawan Yudianto Kusman Ibrahim Laksono Trisnantoro Laurentza Rikma Manika Lia Yulia Maulina Liana, Yeni Lidya Lidya Lin, Chiao Ling Lisdiawati Lisdiawati Luthfi Rahman, Luthfi M. Hanif Prasetya 'Adhi Masela, Victor Carlos Masruroh, Rurin Mediawati, Ati Surya Meideline Chintya Michael Mochamad Danny Muhammad Iqbal Assafa Murni, Tri Wahyu Muthmainnah Muthmainnah Mutiarasani, Anjani Nani Lestari Novarina Ismayani Anumilah Novia Rahmawati Noya, Fricilia Nur Intan Hayati Husnul Khotimah Nur Oktavia Hidayati Nur Oktavia Hidayati Nuraeni, Nopi Nurhayati, Resti Nursiswati P, Yetti Kusmiati Pakpahan, Yetty Mardelima Uli Pravidanti, Findhya Rachma Priambodo, Ayu Prawesti Rahayu Merdekawati Rahdatul Aisyiyah Rahman, Lutfi Rahmi Fitriyani Ramdani Ramdani Rauzana, Sarah Restuning Widiasih Retno Wahyuningsih Riri Amalina Ristina Mirwanti Ristina Mirwanti Ristina Mirwanti Ristina Mirwanti Rizkika Nur Amalia Rizkika Nur Amalia Rizky Meilando Rusna Tahir Salasa, Sehabudin Salsabila, Nada Salwa Mawaddah Sandra Pebrianti Santi Ariyanti Santi Ariyanti Sari Fatimah Sari, Wulan Puspita Saripudin, Nurul Fatimah Sejati, Femmy Aditya Purnama Senny Nur Wulan Senny Nur Wulan Septiana Fathonah Shari, Weni Widya Shelen Indah Tripriantini Silviani, Sinta Sinaga, Freda Mai Siska Yan Hermana Siti Nur Damayanti Siti Nurfazri Sodiqiah Siwi, Adiratna Sekar Soleha, Nisa Cahya Soni Muhsinin Sri Hartati Pratiwi Sri Hendrawati Srimurni, Nita Ayu Stephania, Agnes Sugiharto, Firman Suryani S Suryani Suryani Sutisnu, Ajeng Andini Syafitri, Ardyanti Syahira Handayani Syahrizal Syahrizal Syifa Melya Fauziyah Tahir, Rusna Taqiuddin, Muhammad Hafidh Titin Sutini Titin Sutini Titin Sutini Tri Wahyu Murni Tri Wahyu Murni Trisyani , Yanny Tuti Pahria Umy Riskyani Untung Sudharmono Urip Rahayu Vania Dwi Ramadhani Widhya Aligita Wiguna, Ilham Witjaksono, Galuh Yani AF Bastian Yanny Trisyani Yanny Trisyani Yanny Trisyani Yayan Mulyana Yulianti Anjayani ZAHRUL INSAN SISMAYADI Zamharira Zamharira Zamharira, Zamharira