Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

FOCUS GROUP DISCUSSION DISEMINASI HASIL PENELITIAN DAN VALIDASI DATA LEGALITAS LAHAN, BIBIT DAN DEFORESTASI PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI ACEH Humam Hamid, Ahmad; Nugroho, Agus; Fajri, Fajri; Agussabti, Agussabti; Baihaqi, Akhmad; Nurjannah Ginting, Litna; Rusdi, Muhammad; Muyyasir, Muyyasir; Meilina, Hesti
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 11 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i11.4765-4772

Abstract

Penelitian dengan judul Integrasi Sistem Deteksi Sidik Jari Berbasis Spasial Origin Dengan Karakteristik Sosial Ekonomi Petani Untuk Keberlanjutan Minyak Sawit Indonesia (I-Seuramoe) telah dilakukan oleh tim peneliti dari multidiplin ilmu yang terdiri dari  ilmu sosial ekonomi, spasial, tanah dan kimia. Penelitian ini menemukan beberapa isu penting terkait budidaya kelapa sawit dan produksi minyak sawit di Provinsi Aceh yaitu permasalahan terkait legalitas lahan, sertifikasi bibit dan potensi perambahan hutan (deforestasi) di Aceh. Metode FGD (Focus Group Discussion digunakan untuk memvalidasi hasil di lapangan terhadap ketiga isu tersebut. Hasil FGD menunjukkan (1)           Hampir sebagian besar petani sawit swadaya dan perusahaan kelapa sawit belum mendapatkan informasi dan akses yang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh kejelasan status lahan. (2) Upaya memperoleh sertifikasi ISPO sangat terkait dengan kejelasan kepemilikan dan legalitas lahan, penggunaan bibit bersertifikat, program PSR dan kemitraan. (3) Kemitraan antara petani- perusahaan-pemerintah menjadi pilihan yang paling tepat dalam menyelesaikan berbagai kelemahan baik dalam penyelenggaraan program PSR, ketidakjelasan status lahan, penggunaan bibit yang tidak bersertifikasi sehingga berdampak pada rendahnya produktivitas tanaman, serta perambahan area perhutanan (deforestasi). 
ESTIMASIBIAYA DENGANMENGGUNAKAN METODECOST SIGNIFICANT MODELPADA KONSTRUKSIJALAN DIKABUPATENACEH TIMUR Mutia, Intan; Anwar, Chairil; Fajri, Fajri
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 2, No 02 (2019): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan jalan membutuhkan biaya konstruksi yang sangat besar.Oleh karena itu, ketidaktepatan dalam menghitung estimasi biaya dapat mengakibatkan efisiensi proyek konstruksi terganggu.Cost Significant Model dapat digunakan dalam tahap estimasi suatu proyek konstruksi. Metode ini menggunakan data dari proyek yang sejenis untuk merumuskan suatu model matematika sehingga dapat dipergunakan dalam proses estimasi yang bertujuan untuk mengetahui tingkat keakuratan model estimasi biaya pada pembangunan jalan terhadap biaya aktual proyek. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode sampeling yang berjumlah 6 paket proyek konstruksi jalan di Kabupaten Aceh Timur dari tahun 2015 s.d. 2017. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh item pekerjaan yang berpengaruh secara signifikan terhadap biaya aktual proyek yaitu item pekerjaan Lapisan Pondasi Agregat kelas B dan item pekerjaan Laston AC BC. Persamaan model estimasi yaitu Y = 56936.249690 - 4.403475 X6 + 5.281192 X8, dengan Cost Model Factor sebesar 2.98. Tingkat keakuratan hasil estimasi berkisar antara-35.81% s.d.+16.18 %.Dilihat dari persentase keakuratan hasil estimasi tersebut, AACE International menunjukkan model ini berada di kelas 4. KataKunci:konstruksi jalan, estimasi biaya, Cost Significant Model
ANALISAN PENGARUH TEMPERATUR TERHADAP KUAT TEKAN BETON PERFORMA TINGGI MENGGUNAKAN ABU SEKAM PADI Erwinsah, Erwinsah; Bahri, Syamsul; Fajri, Fajri
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 2, No 01 (2019): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abu sekam padi (ASP) adalah hasil pembakaran limbah sekam padi yang memiliki kandungan silica tinggi dan dapat digunakan sebagai campuran beton. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh temperatur pada kuat tekan beton mutu K-400 dengan campuran ASP sebanyak 20%. Campuran tersebut disimulasi dengan kadar air awal sebesar 0% (ASP20-0), 10% (ASP20-10), dan 20% (ASP20-20) dari air campuran beton. Uji kuat tekan menggunakan kubus 10x10x10 cm sebanyak 32 sampel. Selanjutnya dilakukan pengujian tambahan: ultrasonic pulse velocity (UPV), hammer, water absorption, dan kuat tarik belah silinder Ø10x20 cm sebanyak 32 sampel. Pengujian dilakukan setelah perawatan selama 28 hari kemudian benda uji dibakar pada variasi suhu 300°C, 600°C, dan 900°C selama 1 jam. Pada suhu 25°C menunjukkan bahwa kuat tekan beton kontrol lebih tinggi 17,24% daripada beton dengan campuran ASP. Namun pada suhu 300°C kuat tekan beton kontrol, ASP20-0 dan ASP20-10 meningkat berturut-turut sebesar 8,59%, 11,67%, dan 11,55%. Namun kuat tekan ASP20-20 turun 2,56% dibandingkan kuat tekan beton suhu normal. Hasil pengujian UPV pada benda uji yang dibakar 300°C menunjukkan kualitas beton yang cukup baik. Namun pada pembakaran 300°C kualitas beton menurun  menjadi sangat buruk. Hasil pengujian hammer test menunjukkan kuat desak tidak sesuai dengan kuat tekan sebenarnya dikarenakan luas penampang benda uji 10x10x10 cm. Hasil pengujian water absorption menunjukkan pada suhu 25°C tingkat penyerapan air pada beton kontrol, ASP20-10, dan ASP20-20 berturut-turut sebesar 1,69%, 0,7%, dan 0,63%. Namun pada ASP20-0 penyerapan air lebih tinggi yaitu sebesar 2,62%. Hasil pengujian kuat tarik belah pada suhu 25°C menunjukkan bahwa kuat tarik belah beton kontrol lebih tinggi 14,48% daripada beton dengan campuran ASP. Namun pada suhu 300°C kuat tarik belah pada ASP20-20 lebih tinggi 29,10% dari kuat tarik belah beton lainnya.
PENGARUH PENAMBAHAN MICRO POLYPROPYLENE FIBER (PPF) TERHADAP KARAKTERISTIK MORTAR GEOPOLIMER Zulfikri, Zulfikri; Fajri, Fajri; bin Amiruddin, Iponsyah Putra
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 4, No 02 (2021): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Fly ash biasa digunakan sebagai pengganti semen pada mortar geopolimer karena mengandung silika dan aluminium yang biasa dijadikan bahan pengikat yang kuat melalui proses geopolimerisasi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memperbaiki kuat lentur serta dapat menentukan persentase optimum serat micro polypropylene fiber dalam pembuatan mortar geopolimer. Penelitian ini menggunakan 6 variasi penambahan persentase serat yaitu : 0%, 0.2%, 0.4%, 0.6%, 0.8%, dan 1% dengan molaritas NaOH yang digunakan 8 M. Rasio larutan alkalin terhadap fly ash Pangkalan Susu sebesar 0,6 dengan rasio NaOH/ Na2SiO3 sebesar 1:2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan jumlah persentase serat dapat menurunkan nilai workability dan setting time yang terjadi pada mortar geopolimer. Dari hasil pengujian diperoleh nilai kuat lentur optimum terjadi pada penambahan serat 0,6% sebesar 5,71 MPa atau meningkat sebesar 160,56 % dari mortar yang tanpa serat dengan kuat lentur sebesar 2,19 MPa. Adapun kuat tekan mengalami penurunan akibat penambahan serat. Kuat tekan minimum terjadi pada penambahan serat 1 % sebesar 29,68 MPa atau menurun sebesar 19,64 % dari mortar yang tanpa serat dengan kuat tekan sebesar 39,63 %. Kata kunci: Fly ash, geopolimer, setting time, workability, kuat tekan, kuat lentur.
ANALISA PENGARUH PENAMBAHAN SERAT DAUN NANAS TERHADAP KARAKTERISTIK MORTAR GEOPOLIMER Sabri, Muhammad Fachrully; Fajri, Fajri; Syukri, Syukri
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 5, No 01 (2022): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMortar geopolimer adalah mortar yang menggunakan limbah industri (salah satunya fly ash)sebagai bahan pengganti semen. Mortar geopolimer memiliki kekurangan berupa sifat getas dan rendah kuat lenturnya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat pengaruh penambahan serat daun nanas terhadap karakteristik mortar geopolimer serta dapat menentukan persentase optimum serat daun nanas dalam pembuatan mortar geopolimer. Penelitian ini menggunakan 6 variasi penambahan persentase serat yaitu : 0%, 0,2%, 0,4%, 0,6%, 0,8% dan 1% dari berat fly ash. Benda uji dibuat berbentuk balok 30x30x130 mm dan berbentuk kubus 50x50x50 mm. Pengujian yang dilakukan berupa uji kuat lentur dan uji kuat tekan pada umur 1, 3, 7 dan 28 hari. Dari hasil pengujian diperoleh nilai kuat lentur optimum terjadi pada penambahan serat 0,8% yang meningkat sebesar 157,23% dari mortar tanpa serat, nilai kuat tekan  menurun sebesar 14,89% dari mortar tanpa serat pada umur 28 hari. Persentase serat daun nanas yang disarankan adalah 0,8%, persentase ini menaikkan kuat lentur optimum dan menurunkan sedikit kuat tekan dari mortar tanpa serat. Kata kunci: mortar geopolimer, fly ash, serat daun nanas.
PENGARUH VARIASI UKURAN BUTIRAN AGREGAT HALUS DAN VOLUME FOAM TERHADAP KUAT LENTUR BETON BUSA Machfudz, Muhammad Arief; Bahri, Syamsul; Fajri, Fajri
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 8, No 01 (2025): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton busa adalah salah satu jenis beton ringan CLC (cellular light concrete) yang sedang banyak peminatnya dengan massa jenis bervariasi antara 300 kg/m³ hingga 1800 kg/m³. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh density dan fine modulus terhadap kuat lentur beton busa. Sampel pengujian kuat lentur pada penelitian sebanyak 54 sampel berukuran 100 mm x 100 mm x 500 mm pada umur 7 hari dan 28 hari, dengan menggunakan variasi density 800 kg/m³, 1000 kg/m³, 1200 kg/m³ serta variasi lolos saringan agregat halus4,75 mm, 2,36 mm, dan 1,18 mm. Hasil pengujian kuat lentur tertinggi diperoleh pada beton busa density 1200 kg/m³ lolos saringan 4,75 mm, nilai kuat lentur sebesar 0,73 MPa (umur28 hari), sedangkan pada density yang sama lolos saringan 1,18 mm dan 2,36 mm mengalami penurunan. Serta pada lolos saringan 4,75 mm dengan density yang berbeda kuat lentur memiliki penurunan pada density 800 kg/m³ dan 1000 kg/m³. Dengan demikian hasil menunjukkan peningkatan kuat lentur beton busa seiring meningkatnya density dan variasi ukuran butiran lolos saringan agregat halus. Kata Kunci: Beton Busa, Kuat Lentur, Density Beton, Kehalusan Agregat Halus 
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT NYLON LIMBAH PUKAT TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON K-300 Megawati, Megawati; Bahri, Syamsul; Fajri, Fajri
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 3, No 01 (2020): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan serat nylon limbah pukat ikan terhadap sifat mekanis beton. Serat pukat ikan yang digunakan  adalah limbah dari TPI Pusong Lhokseumawe. Metode perencanaan campuran beton yang dibuat menggunakan metode  Departrment of Environme,nt (DoE). Serat  nylon yang ditambahkan ke proporsi beton K-300 adalah 0 kg/m3 (SNP-0), 0,5 kg/m3 (SNP-5), 1 kg/m3 (SNP-10), 1,5 kg/m3 (SNP-15) dan 2 kg/m3  (SNP-20).  Jumlah benda uji yang digunakan untuk pengujian kuat tekanbeton adalah sebanyak 60 buah kubus ukuran 100 x 100x 100 mm yang direncanakan untuk pengujian umur 1,3,7 dan 28 hari. Jumlah benda uji untuk kuat lentur balok beton adalah sebanyak 10 buah dengan ukuran 100x100x500 mm yang harus pengujiannya dilakukan pada umur 28 hari. Untuk pengujian kuat tarik belah dan modulus elastisitas pengujian dilakukan pada umur 28 hari dengan menggunakan masing-masing 10 buah silinder 150 x 300 mm. Kuat tekan beton yang mengandung 15%  serat limbah pukat  ikan menghasilkan kuat tekan21,7 % lebih tinggi dari kuat tekan beton normal. Namun kuat tarik belah beton yang mengandung serat kuat belahnya lebih rendah dari kuat belah beton normal. Selain itu kuat lentur beton normal juga lebih baik dibandingkan dengan beton yang memakai serat limbah pukat ikan. Penambahan serat nylon pukat ikan hanya mepengaruhi penambahan kuat tekan beton yaitu pada penambahan 15% serat namun tidak memberikan penambahan kekuatan pada kuat belah, lentur dan modulus elastis beton. Kata Kunci : Serat nylon pukat ikan, Kuat tekan, Kuat tarik belah, Kuat lentur, Modulus elastisitas
TRANSFORMASI USAHA PETERNAKAN MELALUI PENDAMPINGAN STRATEGI BISNIS DAN DIGITALISASI RANTAI PASOK DI KABUPATEN ACEH BESAR Suyanti Kasimin; Lukman Hakim; Samadi, Samadi; Fajri, Fajri; Romano, Romano; Muhammad Yasar; Mohd. Agus Nashri Abdullah; Yurliasni, Yurliasni; Zakiah, Zakiah; Muhammad Daud; Sukma Aditya Sitepu; Widyawati, Widyawati; Vaudhan Fuady; Zakki Muhtaram
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat internasional ini merupakan kolaborasi antara Universitas Syiah Kuala (USK) dan Inholland University Belanda untuk mencari solusi atas permasalahan rantai pasok UMKM peternakan di Kabupaten Aceh Besar. Sasaran program meliputi UMKM Kutaraja Aqiqah, sapi potong, ayam potong, dan ayam petelur. Inisiatif ini diprakarsai oleh Program Magister Agribisnis, Magister Ilmu Peternakan, dan PRITP USK, dengan metode berupa penyuluhan, diskusi interaktif, dan seminar studi kasus dari Indonesia dan Belanda. Narasumber Inholland memberikan wawasan global mengenai strategi bisnis dan digitalisasi rantai pasok. Hasil kegiatan menunjukkan tantangan UMKM pada aspek efisiensi produksi, distribusi, akses pasar, serta pengolahan dan penyimpanan. Pendampingan menekankan diversifikasi produk, branding, dan pemanfaatan sistem informasi. Kolaborasi ini meningkatkan kapasitas UMKM dalam mengelola rantai pasok, adopsi teknologi, dan perluasan kemitraan. Dampaknya diharapkan meningkatkan daya saing UMKM peternakan, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta memperkuat peran USK dalam kerja sama internasional yang berkelanjutan.
PENGOLAHAN LIMBAH BATOK KELAPA MENJADI PRODUK KERAJINAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KREATIVITAS DAN KEPEDULIAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH Kristiana Seftianingsih, Dina; Muhammad Rifai, Dian; Syahnas Paradita, Dea; Inata Ardiyansah, Dhika; Fajri, Fajri; Hananto Tutuko, Gigih; Sri Mulyani, Afifah; Laisya Shafyna, Ganaia
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i12.4458-4465

Abstract

Limbah batok kelapa merupakan salah satu jenis limbah organik yang berpotensi diolah menjadi produk bernilai guna dan ekonomis, namun pemanfaatannya masih sering terabaikan. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Plupuh, Sragen dengan tujuan menumbuhkan kreativitas dalam pengolahan limbah menjadi produk kerajinan menuntut inovasi desain dan keterampilan seni, kepedulian lingkungan, serta jiwa kewirausahaan siswa melalui pelatihan pembuatan produk kerajinan berbahan dasar batok kelapa. Kegiatan ini meliputi beberapa tahapan, yaitu persiapan, penyuluhan, pelatihan, kewirausahaan serta pendampingan dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan keterlibatan aktif siswa dalam seluruh proses produksi, mulai dari pemotongan, pengamplasan, perakitan hingga finishing, yang menghasilkan produk kerajinan berupa cermin hias. Selain keterampilan teknis, siswa juga memperoleh wawasan kewirausahaan sederhana terkait pemanfaatan media sosial untuk pemasaran digital. Program ini berdampak positif terhadap peningkatan kesadaran siswa dalam mengelola limbah, memberikan pengalaman nyata berwirausaha, serta mendukung keberlanjutan program Adiwiyata sekolah. Secara keseluruhan, kegiatan ini menjadi model pembelajaran integratif yang menggabungkan pengembangan keterampilan, kepedulian lingkungan dalam membangun perilaku berkelanjutan di lingkungan sekolah, dan kewirausahaan dalam kerangka ekonomi sirkular.
PENGUATAN KAPASITAS KELOMPOK USAHA DESA TALLUNG TONDOK DALAM PRODUKSI DAN PEMASARAN DODOL SALAK BERBASIS KEARIFAN LOKAL Damis, Sariana; Syukri, Fitriyani; Nurhasanah, Nurhasanah; Fajri, Fajri; Riskayani, Riskayani; Nopi, Nopi
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5615

Abstract

Desa Tallung Tondok memiliki potensi pertanian salak yang melimpah, namun selama ini pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan dalam bentuk buah segar. Untuk meningkatkan nilai tambah, diperlukan inovasi pengolahan salak menjadi produk olahan, salah satunya dodol salak. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan participatory rural appraisal yang menempatkan masyarakat sebagai subjek utama agar proses pemberdayaan berjalan secara kolaboratif dan berkelanjutan. Pendekatan ini juga mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal seperti sipakatau (saling memanusiakan), sipakalebbi (saling menghargai), dan sipakainge (saling mengingatkan). Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu persiapan, sosialisasi dan pelatihan, pendampingan, serta evaluasi dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengolahan salak menjadi dodol salak mampu meningkatkan nilai tambah produk pertanian lokal sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya inovasi dalam pengembangan potensi desa. Keberhasilan program ini turut dipengaruhi oleh penerapan nilai-nilai kearifan lokal yang memperkuat ikatan sosial, membangun solidaritas, serta menjadi fondasi moral dalam pengelolaan usaha bersama. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi pada penguatan kapasitas kelompok usaha masyarakat, peningkatan nilai ekonomi produk lokal, dan pelestarian budaya lokal yang mendukung keberlanjutan usaha berbasis komunitas.
Co-Authors Abdillah, Zaqi Muhammad Abu Bakar Agus Nugroho, Agus Agussabti Agussabti Agustina Arida Ainil Mardiah Akhmad Baihaqi Amin, Haris Al Amir, Syafri Andrian Andrian Ayu Anora Bin Amiruddin, Iponsyah Putra Chairil Anwar Cut Faradilla Damis, Sariana Daniel Happy Putra Dedi Hermon Didik Setyo Purwantoro Diharja, Dias Ramadhan dina kristiana seftianingsih Eliza, Nova Elviani, Yolla Daranti Erwinsah, Erwinsah Fauziah Fauziah Fitri, Elva Rahmi Hadifatuzzahra, Fadia Hadita, Hadita Hamid, A Human Hananto Tutuko, Gigih Hanop, Hanop Helentina Situmorang Heriyadi, Heri Herlina Arifin Herwinsyah, Reynold Hesti Meilina Humam Hamid, Ahmad Husna Husna Inata Ardiyansah, Dhika Iswanto, Yuni Laisya Shafyna, Ganaia Lukman Hakim Machfudz, Muhammad Arief Manurung, Dita Ully Maulida, Maulida Megawati - Mohd. Agus Nashri Abdullah Muhammad Daud Muhammad Nur Fajar Muhammad Rifai, Dian Muhammad Rusdi Muhammad Yasar Mutia, Intan Muyyasir, Muyyasir Narayan Dharmawan, Putu Kana Nopi, Nopi Nova Suryani Noveri, Noveri Nur Alam Nurhasanah Nurhasanah Nurhijjah, Nurhijjah Nurjanah, Sri Nurjannah Ginting, Litna Nurma Gupita Dewi Nursal Nursal, Nursal Oktapiani, Eka Ripa Perdana, Kukuh Adi Petrus Subardjo Prihatin, Nanang Putri, Mila Setia Qadrianti, Laeli R.D Budianto, Irawan Ria Yuni Lestari, Ria Yuni Rimal Mahdani Riskayani, Riskayani Rita Erlinda Romano Romano Rostiati Dg Rahmatu Rudhi Pribadi Sabri, Muhammad Fachrully Samadi Samadi Satibi, Febrianti Setia Budi Sitepu, Sukma Aditya Sofia Edriati Sri Mulyani, Afifah Stendi, Dendi Supina, Supina Sutiono, Wilis Suyanti Kasimin Suyanti Kasimin Syahnas Paradita, Dea Syamsul Bahri Syawal Harianto, Syawal Syukri Syukri Syukri, Fitriyani Tri Ariani Vaudhan Fuady Widyawati Widyawati Wiwik Handayani Yurliasni Yurliasni Yuslim Fauziah Zakiah Zakiah Zakki Muhtaram Zulfikri Zulfikri, Zulfikri