p-Index From 2021 - 2026
6.601
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Islamadina : Jurnal Pemikiran Islam Paradigma : Journal of Science, Religion and Culture Studies TARBIYA : Journal Education in Muslim Society AT TA´DIB Jurnal Pendidikan Islam Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Oasis : Jurnal Ilmiah Kajian Islam DIRASAT Jurnal Manajemen & Pendidikan Islam Al Tarbawi Al Haditsah Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Istighna : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Journal of Humanities and Social Studies EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Murobbi: Jurnal Ilmu Pendidikan JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM AL-IDARAH Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Adaara: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam MANAZHIM Jurnal Pendidikan dan Konseling Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Eduscience (JES) Dialog AL-FIKR: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Dirosah Islamiyah As-Syar'i : Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga An Naba Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Islam RESLAJ: RELIGION EDUCATION SOCIAL LAA ROIBA JOURNAL At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Journal of Research and Thought on Islamic Education (JRTIE) Jurnal Revolusi Indonesia Jurnal Aksioma Ad Diniyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Mimbar Kampus Jurnal Studi Islam Lintas Negara (Journal of Cross-Border Islamic Studies) Tarbiatuna: Journal of Islamic Education Studies MUNTAZAM: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Jurnal Cakrawala Ilmiah Asian Journal of Philosophy and Religion Gunung Djati Conference Series LEADERIA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Eduprof AL-ADABIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

KONSEP RAHMATIL ALAMIN DAN IMPLIKASINYA PADA PENDIDIKAN ISLAM Solihin Solihin; Nurwadjah Ahmad; Andewi Suhartini
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.858 KB) | DOI: 10.55171/jad.v9i1.487

Abstract

Islam sebagai agama rahmatan lil alamin smengedepankan ajaran yang bersikap damai, santun dan bijaksana sehingga Islam dapat diterima di hati masyarakat. Oleh karena itu, untuk membangun hal tersebut, harmonisasi kerukunan antarumat beragama merupakan pilar kehidupan sosial yang sangat didambakan setiap pemeluk agama. Untuk itu, kehadiran dakwah rahmatan lil alamin secara konseptual sebagai bentuk transformasi sosial Islam berfungsi membentuk karakter sosial Islam yang toleran dan humanis. Spendidikan Islam yang diperlukan berbasis rahmatan lil alamin dengan mengembangkan pendidikan Islam yang diarahkan kepada pengembangan pribadi manusia untuk memperkuat rasa hormat kepada hak asasi manusia dan kebebasan mendasar serta perlunya kemajuan pemahaman, toleransi, dan persahabatan antara bangsa, ras, atau kelompok agama, dan akan memajukan aktivitas Perserikatan Bangsa-bangsa untuk memelihara perdamaian. Tujuan pendidikan harus memanusiakan manusia, kurikulum dirancang bersama guru dan peserta didik, proses belajar mengajar berlangsung secara manusiawi dan menyenangkan; tenaga pendidik yang profesional, hangat, menarik, inspiratif, humoris dan menyenangkan; pelayanan yang adil, manusiawi dan menyenangkan, serta lingkungan yang bersih, tertib, aman, nyaman, dan inspiratif.
KEARIFAN LOKAL DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Mumu Zainal Mutaqin; Nurwadjah Ahmad; Andewi Suhartini
E-Jurnal Aksioma Ad-Diniyyah : The Indonesian Journal of Islamic Studies Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : LPPM STAI La Tansa Mashiro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.641 KB) | DOI: 10.55171/jad.v9i1.488

Abstract

Agama dan adat istiadat pada masyarakat Kabupaten Lebak memiliki kedudukan yang unik dan menemukan bentuk. Hal ini, menunjukkan proses transformasi agama menjadi adat dengan respon yang berbeda-beda. Berbagai pandangan tentang pentingnya toleransi diterapkan dengan baik, sehingga ketegangan dapat berkurang, dan peran Pemerintah sangat intens dalam mensosialisasikan dan memberikan pemahaman tentang pentingnya saling menghormati dalam kebhinekaan melalui pemanfaatan institusi sosial. kearifan lokal dimaknai sebagai kebijakan manusia yang bersandar pada filosofi, nilai-nilai, etika, cara-cara, dan perilaku yang melembaga secara tradisional mengelola berbagai sumber daya alam, sumber daya hayati, sumber daya manusia, dan sumber daya budaya untuk kelestarian sumber daya tersebut bagi kelangsungan hidup berkelanjutan.  Jenis penelitian ini menggunakan  kualitatif dengan pendekatan deskriftif analisis dan termasuk kategori studi kepustakaan dimana pelaksanaannya peneliti menggunakan literatur, baik berupa buku, jurnal, catatan, maupun hasil penelitian dari peneliti terdahulu yang mempunyai hubungan atau keterikatan secara langsung maupun tidak langsung dengan pokok bahasan yang menjadi objek utama dalam penelitian. Kajian pustaka bertujuan untuk membantu peneliti dalam memecahkan masalah dan mengungkap teori-teoris sebagai landasan dalam melaksanakan penelitian. Adapun tahapan yang ditempuh dalam pengumpulan data sebagai berikut : pertama menghimpun atau mencari literatur yang berkaitan dengan objek penelitian (buku- buku, koran, jurnal, majalah, diktat, artikel dan dokumen yang relevan. Kedua mengklasifikasi buku berdasarkan content dan jenisnya. Ketiga mengecek/melakukan konfirmasi atau cross check data/teori dari sumber atau dengan sumber lainnya (validasi dan rehabilitasi atau trushworthiness), dalam rangka memperoleh kepercayaan data. (d) Mengelompokan data berdasarkan outline/sistematika penelitian yang telah disiapkan.
PENDIDIKAN SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN KESADARAN DIRI (AL-MA’RIFATUN NAFS) Achmad Fauzi; Andewi Suhartini; Nurwadjah Ahmad
AT-TAJDID Vol 4, No 01 (2020): JANUARI-JUNI 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.156 KB) | DOI: 10.24127/att.v4i01.1217

Abstract

Pendidikan merupakan tahap penting dalam menumbuhkan, mengembangkan, dan memperkuat kesadaran diri manusia (ma’rifatun nafs). Pendidikan dalam tujuannya harus mampu menjadi jalan manusia untuk mengenali dirinya (ma’rifatun nafs) sehingga mampu meeraih tujuan yang utama yang mengenali Tuhannya (ma’rifatullah). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan makna pendidikan sebagai upaya pengembangan kesadaran manusia (ma’rifatun nafs). Penelitian ini menggunakan jenis studi kepustakaan (library research), metode deskriptif dan pendekatan kualtitatif. Pendekatan ini digunakan karena data-data atau bahan-bahan yang diperlukan dalam menyelesaikan penelitian tersebut berasal dari perpustakaan baik berupa buku, ensklopedi, kamus, jurnal, dokumen, majalah dan lain sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan sangat penting dalam upaya kesadaran diri (ma’rifatun nafs) manusia sebagai jalan menuju tujuan pendidikan yang utama yaitu ma’rifatullah. Namun, ada beberapa masalah yang dihadapi Terkadang, ada di antara manusia ingin menggapai ma'rufatullah tanpa memulai pemahaman lebih mendalam siapa dirinya sesungguhnya (ma'rifatun nafs). Akhirnya, manusia tersebut tidak akan menemukan apa-apa kecuali keputusasaan atau kerancuan dalam pemikiran. Selama seseorang ada rasa “keakuannya” maka hal tersebut belum dapat disebut ma'rifatunnafs. Dengan demikian, ma'rifatunnafs sesungguhnya tidak lain adalah ma'rifatullah.
KONSEP BUDAYA DALAM PANDANGAN ISLAM SEBAGAI SISTEM NILAI BUDAYA GLOBAL (Analisis terhadap terhadap pemikiran Ali Ahmad Madkur) R Rofiani; Nurwadjah Ahmad; Andewi Suhartini
AT-TAJDID Vol 5, No 01 (2021): JANUARI-JUNI 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/att.v5i01.1556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebudayaan dalam pandangan Islam sebagaimana yang dikemukakan oleh Ali Ahmad Madkur dalam kitab manhaj al-Tarbiyah fi al-Tashowwuri al-Islami, sebagai sistem nilai budaya global. Penelitian ini penting dilakukan karena tuntutan kebutuhan masyarakat secara global yang mengalami begitu banyak penurunan kualitas hidup akibat pesatnya perkembangan budaya barat atau budaya lain selain budaya Islam. Pemikiran Ali Ahmad Madkur memberikan wawasan penting terkait bagaimana kebudayaan dalam pandangan Islam ternyata mampu menjawab berbagai permasalahan hidup manusia, baik di bidang sosial, ekonomi, politik, Pendidikan, dan pengelolaan lingkungan hidup. Budaya Islam sebagai sistem nilai budaya dalam masyarakat diyakini dapat menjadi solusi bagi berbagai masalah dalam masyarakat selain kerusakan lingkungan dan ketidakadilan. Budaya Islam sebagai sistem nilai budaya memiliki karakteristik yang bersifat global dan diperlukan dalam kondisi masyarakat dunia saat ini.
KONSEP FITRAH SEBAGAI POTENSI MANUSIA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM Miftahul Huda; Nurwadjah Ahmad; Andewi Suhartini
Journal of Research and Thought on Islamic Education (JRTIE) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/jrtie.v4i2.2008

Abstract

This study aims to examine the concept of fitrah as human potential in the process of Islamic education. The research approach used in this study is a qualitative research approach, with library research data collection techniques, namely the author collects library data related to this research to be able to answer the problems specified. Based on the results of the study, it can be concluded that fitrah is a human potential given by Allah SWT in the form of sight, hearing, and heart, all of which are related to one another. Hearing is in charge of maintaining the knowledge that has been obtained from the teaching and learning process, vision is in charge of developing and adding knowledge from the results of research and study, while the heart is in charge of cleaning science from all bad qualities. Keywords: Fitrah; Human Potential; Islamic Education
IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBINAAN KARAKTER SANTRI MELALUI WORKSHOP DAN FIELD TRIP DI PESANTREN MODERN Nurti Budiyanti; Asep Abdul Aziz; Andewi Suhartini; Nurwadjah Ahmad
Muróbbî: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Bani Fattah Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/murobbi.v5i1.353

Abstract

The character of Islam needs to be nurtured early on in overcoming increasingly degrading moral degradation. One of the educational institutions that has a big role in fostering character is pesantren. Pesantren Kreatif IHAQI Boarding School Bandung is one of the pesantren educational institutions present in the era of industrial revolution 4.0. This pesantren has different characteristics in the process of building santri character. This research uses qualitative approach with case study method at IHAQI Boarding School Bandung Creative Boarding School. The results of the study illustrate that the coaching program presented at IHAQI Boarding School Creative Boarding School is a KBM program, islamic character habituation, self-development and life skills, weekly coaching, monthly coaching, creative coaching, and pesantrenan coaching. From a number of programs presented there are excellent programs that are always anticipated by all students as well as parents of students in the pesantren environment. There are two excellent programs in pesantren, namely workshop and filed trip. This excellent activity in pesantren is a unique and creative activity in developing life skills, both acting, working and speaking skills. This skill is aimed at the formation of santri character, so that students can behave in accordance with Islamic values based on the experience, knowledge and examples of educators.
MANAJEMEN PROGRAM PEMBINAAN SANTRI MELALUI METODE POLA DAKWAH DI PESANTREN MODERN: id Asep Abdul Aziz; Nurti Budiyanti; Andewi Suhartini; Nurwadjah Ahmad
Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-Idarah Vol. 6 No. 2 (2021): Vol 6 No 2 2021
Publisher : STIT PRINGSEWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54892/jmpialidarah.v6i02.137

Abstract

The character of Islam needs to be nurtured early on in overcoming increasingly degrading moral degradation. One of the educational institutions that has a big role in fostering character is pesantren. Pesantren Kreatif IHAQI Boarding School Bandung is one of the pesantren educational institutions present in the era of industrial revolution 4.0 that applies da'wah pattern method in the learning process. This research uses qualitative approach with case study method at IHAQI Boarding School Bandung Creative Boarding School. The results of the study illustrate that this pesantren has a typical management of learning methods, namely applying da'wah pattern methods in the learning process. At the planning stage, this method is considered to have been planned carefully, it is seen by the implementation stage that is constructed and systematic. As for the implementation stage, this method is considered to have been carried out effectively. However, in the covid-19 situation, implementation becomes hampered so that cooperation between educators and learners in developing this method of da'wah pattern becomes reduced. Meanwhile, the evaluation of the use of da'wah pattern method in learning in IHAQI Boarding School Creative Boarding School is enough to give a very deep impression to all learners to bequeath Islamic values. So that all learners are able to increase their potential, both related to cognitive, affective, psychomotor and spiritual aspects. These aspects are very important to note the development through process evaluation and evaluation of results carried out by educators in the learning process. Thus good management will have an impact on achieving learning objectives.
Sejarah dan Perkembangan Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Bogor Agus Ali; Nurwadjah Ahmad EQ; Andewi Suhartini
Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Vol 21 No 1 (2022): Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Nasional Laa Roiba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.285 KB) | DOI: 10.47467/mk.v20i1.869

Abstract

This article aims to discuss the history and development of the modern Islamic boarding school Ummul Quro Al-Islami Bogor including: history, founder profile, goals, vision and mission. By using a descriptive qualitative method. Based on the results of research on integrated curriculum management at the Modern Islamic Boarding School Ummul Quro Al-Islami, it can be concluded as follows: (1) The history of the modern Islamic boarding school Ummul Quro Al-Islami Bogor was founded by KH. Helmi Abdul Mubin, Lc with a capital of 250 thousand rupiah, was motivated by the arrival of a delegation from Australia to the Islamic boarding school where he taught to find an ustadz who was good at English to teach religion in the Australian Muslim community (2) KH. Helmi Abdul Mubin, Lc as the founder of the modern Islamic boarding school Ummul Quro Al-Islami Bogor is a Madurese son born on March 23, 1956, the first of four children of the late Abdul Mubin and Musyaroh, who spent his childhood in Prenduan Madura, after graduating from Pragaan Elementary School in Sumenep last continued his education at the modern Gontor boarding school in Ponorogo, East Java. (3) The purpose of establishing the modern Islamic boarding school Ummul Quro Al-Islami Bogor is to participate in building a just and prosperous society and republic of Indonesia and receive the pleasure of Allah SWT, forming a generation of Muslims who excel in academic and non-academic achievements as a provision to continue to higher education. and or live independently, produce a generation of Muslims who are polite in speech and behavior, create a generation of Islam with a social spirit (serving the community) and grow a generation of Muslims who are diligent in carrying out mandatory and sunnah worship based on the understanding of ahlussunnah wal jama'ah. The vision of the modern Islamic boarding school Ummul Quro Al-Islami Bogor is the realization of a generation of Muslims who excel in achievement, have noble character, do good deeds and diligently worship according to the teachings of Islam Ahl as-Sunnah wa al-jama'ah, as for the mission of the modern Islamic boarding school Ummul Quro Al-Islami Bogor namely providing quality education in achieving academic and non-academic achievements, preparing cadres of ulama and community leaders who are mutafaqqih fi ad-diin with the understanding of Ahl as-Sunnah wa al-jama'ah, preparing competent Islamic generations (science, skills, social behavior, sincere faith) to take part in the international world and educate generations of Islam who are obedient to Allah and His Messenger and have a sense of responsibility towards themselves, their family, society and country. Keyword: History, Development and Modern Islamic Boarding School
Teologi Pendidikan: Konsep Pendidikan dalam Prespektif Islam Dewi Fitriani; Nurwadjah Ahmad EQ; Andewi Suhartini
MANAZHIM Vol 3 No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Manajemen Pendidikan Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/manazhim.v3i2.1293

Abstract

Theology is an effort to contextualize religious teachings, not just textualizing, to answer human problems, not only problems of faith, monotheism but also cultural problems, problems of daily life, where the problems faced by humans are never-ending. In the context of Islam, the word theology will be more precise and meaningful when it is associated with the word Islam, so that the understanding of theology in question is theology that breathes Islam. An understanding of educational theology, in fact requires the inclusion of the conception of education and or deriving the concept of education in and from the schools of mutakallimin thought. Education is an interaction, namely the process of giving and taking, between humans and the environment. It is a process by which humans develop and create the skills needed to change and improve human conditions and their environment, as well as the formation of attitudes that guide their efforts to rebuild their human and physical characteristics. Education in Islam is often interpreted as At. Tarbiyahi (Education), the meaning is very thick and related to ar-riyadhah (practice). The training in question includes physical and spiritual training. The purpose of Islamic education is the formation of students to become servants of Allah who are pious and responsible for carrying out worldly and ukhrawi work.
PENDIDIKAN AKHLAK DI PONDOK PESANTREN SALAFIYAH AL-ILYAASIYAH CILENGKRANG CIBIRU BANDUNG Fitri Handayani; Nurwadjah Ahmad; Andewi Suhartini; Muhammad Hasan Basari
Jurnal Studi Islam Lintas Negara (Journal of Cross-Border Islamic Studies) Vol. 2 No. 2 (2020): Pendidikan Agama Islam
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cbjis.v2i2.345

Abstract

Salafiyah Islamic boarding schools with traditional characteristics, either from clothing or learning. The study of classical Islamic books or the yellow book is one of the characteristics of the Salaf Islamic boarding school. The purpose of this article is to describe the moral education in the Al-Ilyaasiyah Islamic boarding school, Cilengkrang, Cibiru Bandung. The method used in this study used a qualitative approach with descriptive analytic studies. The research instruments used were data collection techniques with observation, interviews, and library research as well as documents that support this research. The results showed that. Moral education and religious habituation at the Salafiyah Al-Ilyaasiyah Islamic boarding school, Cilengkrang, Cibiru Bandung, are carried out with strong habituation and imitation and are still carried out and immovable in the midst of technological progress and the times