Claim Missing Document
Check
Articles

Found 63 Documents
Search
Journal : Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)

PEMANFAATAN KERTAS HVS BEKAS SEBAGAI ADSORBEN UNTUK MENURUNKAN KADAR TIMBAL (Pb) DALAM LIMBAH ARTIFISIAL Mawaddah Fitria; Novi Sylvia; Meriatna Meriatna
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol 3, No 4 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v3i4.4589

Abstract

Salah satu pencemar yang berbahaya dalam limbah buangan industri yaitu logam berat timbal (Pb). Adsorpsi sering digunakan karena prosesnya yang sederhana dan efektif untuk mengurangi kadar logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas kertas HVS sebagai adsorben, menganalisis pengaruh waktu kontak dan massa adsorben terhadap kapasitas adsorpsi dan %removal serta mekanisme penyerapan melalui pendekatan isotermis adsorpsi Langmuir dan isotermis adsorpsi Freundlich.  Penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu pembuatan adsorben, pembuatan limbah artifisial, dan proses adsorpsi dengan variasi massa adsorben dan waktu kontak. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa % removal maksimum yaitu 95,41% pada massa adsorben 1 gr dan kapasitas adsorpsi maksimum yaitu 18.123,4 mg/g pada massa adsorben 0,05 gr, konsetrasi limbah 20 ppm dengan waktu kontak 120 menit. Mekanisme adsorpsi yang terjadi mendekati persamaan isotherm Freundlich dengan nilai R2 = 0,8746, diduga proses penyerapan terjadi secara multilayer. Semakin lama waktu kontak dan semakin banyak massa adsorben dalam konsentrasi limbah yang sama maka semakin rendah kapasitas adsorpsi dan semakin tinggi %removal Pb yang diperoleh.
SINTESIS BIOPLASTIK DARI PATI BIJI DURIAN (DURIO ZIBETHINUS MURR) DENGAN PENAMBAHAN PLASTISIZER GLISEROL Sinta Morina; Sulhatun Sulhatun; Meriatna Meriatna; Agam Muarif; Zulnazri Zulnazri
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol 3, No 6 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v3i6.11934

Abstract

Bioplastik adalah plastik yang dapat digunakan seperti plastik konvensional, tetapi dihancurkan oleh aktivitas mikroorganisme pada produk akhir dan karbon dioksida setelah digunakan dan dilepaskan ke lingkungan. Karena sifatnya yang dapat kembali kealam, bioplastik termasuk bahan plastik yang ramah lingkungan. Dengan menambahkan pati ke dalam polimer sintesis maka diharapkan plastik yang dihasilkan dapat terdegradasi secara alami. Film plastik pati ini dibuat mengunakan pati biji durian, gliserol sebagai plasticizer dan asam asetat sebagai katalis.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berat pati dan variasi volume gliserol terhadap karakteristik film plastik pati biji durian.Variasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu perbandingan berat pati dan volume gliserol dengan berat pati (2%, 4%, 6%, 8%) dan volume gliserol (3 ml, 6 ml, 8 ml, 10 ml). Penelitian ini sudah pernah dilakukan namun yang menjadi perbedaan dari penelitian sebelumnya adalah dari segi variabel dan jenis pati yang digunakan. Pada penelitian ini diperoleh hasil uji derajat swelling terbaik pada variasi volume gliserol 3 ml dan 2% pati yaitu sebesar 33,65%, kemudian pada uji biodegradasi diperoleh hasil terbaik pada variasi 8% pati dan 10 ml gliserin dan hasil analisa Tensile Strength diperoleh kekuatan tarik film plastik maksimum terjadi ketika 4% perubahan volume 3 ml gliserin adalah 0,65 MPa.
PENGARUH BERAT BAHAN BAKU DAN WAKTU PIROLISIS PADA PRODUK SAMPING DARI PROSES PIROLISIS PADA LIMBAH PADAT HASIL PENYULINGAN MINYAK NILAM UNTUK PEMBUATAN BRIKET BIOARANG Gusti Indah Sari; Zainuddin Ginting; Rizka Nurlaila; Meriatna Meriatna; Agam Muarif; Faisal Faisal
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol 3, No 1 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - April 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v3i1.9332

Abstract

Briket bioarang adalah bahan bakar padat sebagai sumber energi alternatif pengganti bahan bakar minyak yang berasal dari limbah pertanian yang melalui proses karbonasi kemudian dicetak dengan tekanan tertentu baik dengan atau tanpa bahan pengikat (binder) maupun bahan tambahan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan bioarang yang berasal dari limbah padat penyulingan minyak nilam dengan temperatur dan waktu pirolisis yang optimum sehingga diperoleh bioarang dengan nilai kalor yang tinggi. Penelitian pemanfaatan produk samping dari proses pirolisis pada limbah padat hasil penyulingan minyak nilam untuk pembuatan briket bioarang memiliki variabel berat bahan baku 600 gr, 1200 gr dan 1800 gr dengan variabel waktu 60, 90 dan 120 menit. Limbah padat yang terlebih dahulu telah dipotong menjadi ukuran yang kecil dan dikeringkan dibawah sinar matahari terlebih dahulu kemudian dimasukkan kedalam alat pirolisis untuk dikarbonisasi sesuai dengan variabel yang telah ditentukan, hasil dari pirolisis kemudian dimasukkan kedalam desikator untuk didinginkan selama 30 menit lalu dilakukan uji kadar air, uji kadar abu, uji kadar zat terbang, uji kadar karbon terikat, uji nilai kalor, uji SEM, dan juga uji laju pembakaran. Adapun hasil penelitian kadar air terbaik diperoleh pada berat bahan baku 600gr dan waktu 150 menit sebesar 5,72%, kadar abu terbaik diperoleh pada berat bahan baku 1800gr dengan wasktu pirolisis 60 menit adalah 4,28%, zat terbang terbaik diperoleh pada berat bahan baku 600gr dengan waktu pirolisis 150 menit adalah 9,11%, laju pembakaran tertinggi sebesar 0,1486 gr/menit, nilai kalor yang didapat pada berat baku 1200gr dengan waktu pirolisis 120 menit sebesar 5.291 cal/gr, berdasarkan uji SEM yang dilakukan dapat dilihat bahwa terdapat pembesaran pori-pori pada arang setelah aktivasi dibandingkan dengan pori-pori sebelum aktivasi. Kalor yang diperoleh menunjukkan bahwa briket bioarang limbah padat nilam dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif yang dapat diperbaharui.Kata kunci : Bioarang, karakteristik, limbah padat nilam dan pirolisis
Metode Pembuatan Minyak Kelapa Murni (VCO) Dengan Variasi Crude Enzim Bromelin dan Crude Enzim Papain Ariski Saina Ariski Saina; Suryati Suryati; Sulhatun Sulhatun; Jalaluddin Jalaluddin; Meriatna Meriatna
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol 3, No 3 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v3i3.9895

Abstract

Minyak kelapa murni(VCO) merupakan minyak kelapa dengan warna yang jernih, berbau khas, tahan terhadap panas dan proses degredasi lainnya, dan memiliki sifat tidak mudah tengik karena kandungan asam lemak jenuhnya yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji pengaruh dari penambahan crude enzim bromelin dan crude enzim papain terhadap minyak kelapa murni (VCO) yang dihasilkan. Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya tetapi dengan menggunakan variasi enzim bromelin kasar dan enzim papain kasar. Sedangkan pada penelitian ini menggunakan variasi ekstrak crude (mentah) enzim bromelin dan crude enzim papain. Pengujian minyak kelapa murni (VCO ) berupa organoleptik, pengukuran rendemen, dan analisa asam lemak bebas.Dari hasil penelitian minyak VCO diperoleh, untuk organoleptik terdapat pada semua sampel yang sesuai dengan SNI yaitu berwarna putih bening dan tidak berwarna hingga kuning pucat,berbau khas minyak VCO serta memiliki rasa normal khas minyak VCO.Untuk pengukuran rendemen, rendemen tertinggi lebih banyak diperoleh dengan penambahan crude enzim papain sebanyak 40 gr menghasilkan rendemen sebesar 19% sedangkan pada penambahan crude enzim bromelin sebanyak 100 gr menghasilkan rendemen tertinggi sebesar 16,6 %. Rendemen minyak terendah terdapat pada konsentrasi ekstrak daging nanas 70 gr yaitu 10,4 % dan konsentrasi ekstrak getah pepaya 10 gr yaitu sebesar 13,6 %. Untuk analisa bilangan asam lemak bebas , ALB tertinggi terdapat pada VCO dengan penambahan 70 gr crude enzim bromelin yaitu 0,16 % dan untuk ALB terendah terdapat pada VCO dengan penambahan crude enzim papain sebesar 10 gr yaitu 0,2 %. Berdasarkan hasil pengamatan secara keselurusan dapat disimpulkan bahwa setiap sampel minyak VCO memenuhi karakteristik minyak sesuai SNI 7381-2008 yang memiliki warna putih bening, berbau khas dan memiliki rasa normal khas VCO, rendemen minyak lebih dari 10%, serta bilangan asam tidak melewati 2 %.
PENGARUH KONSENTRASI PELARUT ASAM SITRAT DAN SUHU PADA TAHAP DEMINERALISASI TERHADAP KARAKTERISTIK KITOSAN DARI LIMBAH KULIT UDANG VANNAMEI (LITOPENEUS VANNAMEI) Hajijah Hajijah; Nasrul ZA; Suryati Suryati; Meriatna Meriatna; Sulhatun Sulhatun
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol 3, No 4 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v3i4.11116

Abstract

Kitosan merupakan senyawa varian senyawa kitin yang ditemukan dikulit banyak mengandung krustasea salah satunya yaitu udang. Pembuatan kitosan adalah proses yang paling sederhana dan efektif. Kitosan pada penelitian ini yang digunakan adalah kulit udang vannamei. Udang vannamei dapat dibuat kitosan karena mengandung senyawa kitin. penelitian dibuat untuk bertujuan mengkaji pelarut pengaruh konsentrasi asam sitrat dan suhu pada tahap demineralisasi proses dalam pembuatan kitosan dari limbah kulit udang vannamei. Parameter digunakan untuk membuat kitosan dari kulit udang vannamei. Parameter digunakan untuk mengkaji kadar air, rendemen, kelarutan,viskositas, derajat deastilasi, dan gugus fungsi. Penelitian ini sudah pernah dilakukan sebelumnya menggunakan HCL sebagai pelarut pada tahap demineralisasi dari konsentrasi 20%, 30%, 40% dan 50% dan suhu 400C, 500C,600C dan 700C. Pada penelitian ini digunakan konsentrasi pelarut asam sitrat dan suhu dari tahap demeniralisasi pada proses pembuatan kitosan. Hasil pengujian yang terbaik adalah pada konsentrasi pelarut asam sitrat 50% dengan suhu 700C yakni berupa kadar air air sebesar 0,03%, rendemen sebesar 0,25%, kelarutan sebesar 87,9%, viskositas sebesar 3,18%, derajat deastilasi (DD) sebesar 64,58%. Hasil uji FTIR diperoleh gugus fungsi amina ulur vibrasi pada gelombang 3251,98 cm-1, gugus asetamida ulur vibrasi pada gelombang 1660,71 cm-1 dan vibrasi ulur pada gelombang 1259,52 cm-1 menunjukkan pada gugus fungsi asam karboksilat.
PRODUKSI GAS HIDROGEN DARI AIR LAUT DENGAN METODE ELEKTROLISIS PHOTOVOLTAIC (PV) MENGGUNAKAN ELEKTRODA KARBON Muhammad Safrijal; Lukman Hakim; Meriatna Meriatna; Muhammad Muhammad; Suryati Suryati
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol 3, No 2 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v3i2.8239

Abstract

Hidrogen merupakan salah satu energi terbarukan yang mempunyai banyak kelebihan dibanding dengan energi terbarukan lainnya.  Salah satu metode yang menjanjikan untuk menghasilkan gas hidrogen adalah dengan metode elektrolisis air laut yang sumbernya tidak terbatas. Metode elektrolisis pada penelitian ini menggunakan arus listrik Photovoltaic dan air laut dengan volume elektrolit 3500 ml, waktu elektrolisis 15, 30, 45 dan 60 menit dengan menggunakan elektroda karbon pemilihan jenis reaktor berbentuk persegi volume 4500 ml, kondisi operasi 32°C dan 1 atm. Adapun yang menjadi variabel bebas yaitu tegangan 5, 10, 15 dan 20 volt. Dengan variasi waktu hasil kajian menunjukkan bahwa tegangan sangat berpengaruh terhadap penguraian air laut menjadi gas hidrogen. Hasil flow rate gas hidrogen yang paling tinggi didapat pada tegangan 20 volt dengan waktu 60 menit sebesar 11,5 ml/menit. Hasil kajian waktu elektrolisis terhadap penguraian air laut menjadi gas hidrogen tidak berpengaruh signifikan. Tegangan 20 volt menunjukkan hasil gas hidrogen yang tinggi.
PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI LIMBAH CAIR KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN PROSES FERMENTASI DENGAN PENAMBAHAN ABU TANDAN KOSONG DAN FIBER Andriani, Lisa; Kurniawan, Eddy; Jalaluddin, Jalaluddin; Meriatna, Meriatna; Ishak, Ishak
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 2 No. 5 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v2i5.6238

Abstract

Pupuk organik cair adalah pupuk yang berasal dari hewan atau tumbuhan yang difermentasi dan bentuk produknya berupa cairan. Pupuk organik cair mengandung unsur hara makro seperti, fosfor, nitrogen, kalium, karbon dan unsur hara mikro lainnya yang dibutuhkan oleh tanaman serta dapat memperbaiki unsur hara dalam tanah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisa kualitas unsur hara makro dalam pupuk organik cair dari limbah cair pabrik kelapa sawit dengan penambahan abu tandan kosong dan fiber. Pembuatan pupuk organik cair ini dilakukan melalui proses fermentasi. Dalam hal ini digunakan bioaktivator Effective Microorganisme (EM4) dan penggunaan tiga variasi bahan untuk mengetahui kualitas unsur hara makro yang terbaik untuk pupuk organik cair. Variasi bahan yang ditambahkan ke dalam 1 liter limbah cair pabrik kelapa sawit berupa EM4, abu tandan kosong, dan fiber yaitu 40 ml : 50 gr : 10 gr, 50 ml : 100 gr : 15 gr dan 60 ml : 150 gr : 20 gr. Kemudian difermentasikan selama 7, 10 dan 13 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan N, P, K dan C yang terbaik pada pupuk organik cair ini adalah pada waktu fermentasi 13 hari dengan variasi bahan 60 ml : 150 gr : 20 gr yaitu untuk nitrogen (N) 0,78%, phospor (P2O5) 0,65%, kalium (K2O) 0,35% dan karbon (COrganik) 10,2 %.Kata kunci: Pupuk Organik Cair, Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit, Nitrogen, Fosfor, Kalium dan Karbon
PRODUKSI GAS HIDROGEN MELALUI METODE ELEKTROLISIS PV (PHOTOVOLTAIC) DARI AIR LAUT MENGGUNAKAN GRAHPITE DENGAN PENAMBAHAN KATALIS NaOH Sinaga, Selvi Sundari; Hakim, Lukman; Meriatna, Meriatna; Suryati, Suryati; Muhammad, Muhammad; Faisal, Faisal
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 2 No. 5 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v2i5.7990

Abstract

Minyak bumi di Indonesia yang berasal dari bahan bakar fosil diperkirakan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri hingga 9 tahun kedepan. Maka kita perlu energi alternative sebagai pengganti bahan bakar fosil seperti hidrogen. Salah satu cara untuk menghasilkan hidrogen yaitu dengan metode elektrolisis air laut dan merupakan metode yang paling menjanjikan untuk menghasilkan gas hidrgoen yang murni. Elektrolisis membutuhkan energi listrik yang besar untuk menguraikan ion-ion maka pada penelitian ini menggunakan (Photovoltaic) PV sebagai sumber energi melalui sinar matahari. Air laut dengan volume 3500 ml, volume katalis NaOH yang ditambahkan 175 ml, dan kondisi operasi (waktu ambien). Adapun yang menjadi variabel bebas yaitu tegangan (5, 10, 15, 20) volt, waktu (15, 30, 45, 65) menit dan konsentrasi katalis (0,1 ; 0,25 ; 0,5 ; 0,75) M. Hasil flowrate gas hidrogen yang paling tinggi di dapat pada tegangan 20 volt pada menit ke 60 menit pada konsentrasi 0,1 M sebesar 12,8 ml/s sedangkan kadar natrium hipoklorit nilai tertinggi terdapat pada 20 volt, waktu ke 60 menit pada konsentrasi 0,75 M. Hasil kajian waktu elektrolisis terhadap penguraian ait laut menjadi gas hidrogen tidak berpengaruh signifikan. Semakin tinggi tegangan yang diberikan maka flowrate dan kadar NaOCl yang dihasilkan semakin besar dan semakin tinggi konsentrasi yang diberikan maka akan semakin rendah gas hidrogen yang dihasilkan namun kadar NaOCl semakin tinggi. Sehingga nilai kadar NaOCl tertinggi pada konsentrasi 0,75 M, waktu 60 menit pada tegangan 20 V sebesar 0,184%.
PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG KELAPA SAWIT SEBAGAI PEMBUATAN BRIKET DENGAN PEREKAT TEPUNG SINGKONG SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF Fitria, Lisa; Mulyawan, Rizka; Ishak, Ishak; Sulhatun, Sulhatun; Meriatna, Meriatna; Kamar, Iqbal
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 2 No. 5 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v2i5.9274

Abstract

Briket merupakan energi alternatif pengganti bahan bakar yang dihasilkan dari bahan-bahan organik atau biomasa yang kurang termanfaatkan. Diantara jenis limbah biomasa yang memiliki potensi besar seperti ampas tebu, serbuk kayu, kulit jagung, cangkang kelapa sawit dan sekam padi. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah cangkang kelapa sawit  yang biasanya banyak terbuang diolah menjadi briket yang bernilai ekonomis dengan parameter pengujian meliputi kadar air, kadar abu dan nilai kalor. Pembuatan briket ini berbahan baku dari cangkang kelapa sawit yang dimulai dengan proses pengarangan kemudian dihaluskan dan disaring dengan ukuran variasi yang ditentukan, kemudian dicampur dengan perekat variasi yang ditentukan dan dicetak lalu dikeringkan dengan sinar matahari selama 1 hari, lalu dikeringkan lagi menggunakan oven selama 1 jam. Pada penelitian ini divariasikan ukuran partikel yaitu 20 mesh, 50 mesh, 80 mesh dan 100 mesh untuk meningkatkan nilai kalor. Adapun perekat yang digunakan adalah tepung singkong dengan variasi perekat masing 5%, 10%, 15%, dan 20%. Hasil penelitian menunjukan bahwa briket sudah memenuhi standar mutu SNI 1/6235/2000 briket arang. Hasil terbaik diperoleh pada variasi 15% perekat tepung singkon dan ukuran partikel 100 mesh dan 80 mesh dengan kadar air masing-masing 4,6006% dan 4,5723%, kadar abu masing-masing sebesar 6,1161% dan 6,5593%, lalu nilai kalor 6.231,25 kal/gr, dan 6.119,47 kal/gr. Dengan melihat hasil penelitian ini bahwa cangkang kelapa sawit dari limbah pabrik kelapa sawit dapat dimanfaatkan menjadi salah satu bahan baku alternatif dalam pembuatan briket.
PENGARUH SUHU DAN WAKTU REAKSI TRANSESTERIFIKASI MINYAK BIJI BUNGA MATAHARI TERHADAP METIL ESTER DENGAN KATALIS NaOH Aulia, Muhammad Rifki; Azhari, Azhari; Meriatna, Meriatna; Ginting, Zainuddin; Sylvia, Novi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 2 No. 5 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v2i5.8035

Abstract

The rapid development of technology and science has made vegetable oil not only as a consumption material, but also into something more useful, namely alternative renewable fuel oil, one of which is biodiesel which is an alternative fuel to replace diesel. The purpose of this study was to examine the effect of temperature and time of the transesterification reaction on the characteristics of the biodiesel produced. The expected results are results that are in accordance with the characteristics of biodiesel with SNI parameters. This research was conducted by mixing sunflower seed oil with methanol as a solvent with a NaOH catalyst with a mole ratio of reactants 1:6. Then the variation of reaction time was determined, namely 70 minutes, 80 minutes and 90 minutes, and the reaction temperature was 50°C, 55°C, 60°C and 65°C, respectively. After biodiesel is obtained, characteristic testing is carried out. The results showed that the best biodiesel quality was obtained at a temperature of 60°C with a reaction time of 90 minutes with the following characteristics: Yield = 80.76%; density = 0.85 gr/ml; viscosity = 2.38 cSt; water content = 0.03 %vol and acid number = 0.5 mg-KOH/g. Thus, it can be concluded that the biodiesel produced is in accordance with the characteristics of the standardization parameters of SNI-7182-2019 regarding biodiesel.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abrar, Muhammad Ifan Abubakar Dabet Adriyan Jondra Afifa Luthfia Agam Muarif Ahmad Alwi Hasibuan Alifnur Alifnur Amri Aji Amri Aji, Amri Amri Amri Ananda, Dhea Riski Andrie Kurniawan Indra Anisma Fahmi Anisyah Padang Anita Sari Ferani Annisa Aulia ARDIANSYAH ARDIANSYAH Ariski Saina Ariski Saina Asnadia Asnadia Aulia Fahri Aulia, Muhammad Rifki Aulia, Yeni Auliani Auliani Auliani Auliani, Auliani Ayu Sutia Amanda Azhari Azhari Azhari Azhari Chairunnisa Chairunnisa Chalisna Wildani Cut Khairunnisa Cut Mauliza Utary Daud, Eva Darnila Dina Nasution, Zukhrufi Dion Aidil Putra dwi ayu lestari, dwi ayu Dwi Dear Asrianda Damanik Eddy Kurniawan Edy Kurniawan Efri Marnelisa Eka Intan Kumala Putri Eka Sri Astuti Eni Suryani Eva Diana Evana Evana Faisal Faisal Faisal Faisal Faisal Faisal Faisal Fajar Sidiq Seregar Fajar, Aidil fatimah Fatimah Fatnia, Fatnia Ferri Safriwardy Fibarzi, Wiza Ulfa Fikri Hafita Fikri Hasfita Fitria, Lisa Fitriani Fitriani Frandika Darma Ginting, Ledy Mahara Gusti Indah Sari Hajijah Hajijah Halimah, Mustika Ridhatul Hanie, Nawardah Hanif, Hanif Haslina Haslina Ibrahim, Ishak Iqbal Kamar Iqbal Kamar Ishak Ibrahim Ishak Ishak Ishak Ishak Ishak Ishak Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Jalaluddin Kamar, Iqbal Khairunnisa Kurniawan, Meutia Laksita Ika Paksi Leni Maulinda Leni Maulinda, Leni Leni, Maulinda Lidya Permata Lestari Lidya Permata Lestari Lis Ayu Widari, Lis Ayu Lisa Andriani Lukman Hakim Lukman Hakim Lukman Hakim Luthfi Mughni Anisa Haryono Luthfi Mughni Anisa Haryono Lutvia, Faiza Mahyuni Marito Harahap Marlina Marlina Maryana Maryana Maryana Maryana, Maryana Maryanti Maryanti Masrullita Masrullita Masrullita Masrullita, M Masrullita, Masrullita Maulana, Muhammad Zikri Mawaddah Fitria Melan Amanah, Ananda Mhd Azrin Muazzinah Muazzinah Muhammad Fazlunnazar Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Safrijal Muhammad Sayuthi Muhammad Zakaria Muhammad, Muhammad Mulyawan, Rizka Munawar Khalil Mutia Sukma Nadia Prisca Putri Nadrakhilla, Yayang Narul ZA Narul ZA Nasrul ZA Nasrul ZA Nasrul ZA, Nasrul Nasrul Za, Nasrul Za Nasution, Fahrizal Nia Afriani Nia Sagita Lestari Novi Sylvia Nur Asiah Indah Rahayu Nurdin Nurdin Nurlaila, Rizka Nurlian Nurlian Nurlian Octaviani Pasaribu Panjaitan, Muhammad Ishak Idrus Pradesti, Salsa Prasatia, Ridha Purwoko, Agus Putri Sara Fhariza R.A Nita Rosalinda Muttaqin Rahma Yanti Rahmadhani, Rahmadhani Raihan Putri Raudhatul Ulfa Reza Abdillah Harahap Reza Dwi Fani Rianda, Rizki Rina Afriani Rina Lestari Rizka Mulyawan Rizka Mulyawan Rizka Mulyawan Rizka Nurlaila Rozanna Dewi Safriani, Siti Widya Safrida, Riana Safwan Azlani Salim, Muhammad Yahdi Salsabil, Safyra Qathrunnada Samsul Bahri Sanda Mulia Utari Sari, Riska Kumala Sinaga, Ahmad Roihan Sinaga, Selvi Sundari Sinta Morina Sitorus, Ika Pratiwi Berliana Sofiyani, Nurwardina Sofyan Sofyan Sofyan, Diana Khairani Sri Awalin Marpaung Sulahatun, Sulhatun Sulhatun Sulhatun Suri Atika Suryani Suryani Suryati Suryati Suryati Suryati Suryati Suryati Suryati Suryati Syafira Dara Syamsul Bahri Syamsul Bahri Syamsul Bahri Syarifah Yulisa Syebrina, Annisa Syukriah Syukriah, Syukriah Tasya Maidayanti Tata Tirani Trisna Trisna, Trisna Ulfa, Raudhatul Veithzal Rivai Zainal Wiza Ulfa Fibarzi Wiza Ulfa Fibarzi Wusnah Wusnah Wusnah, Wusnah Yani, Firda Tirta Yudistira Yudistira Zainuddin Ginting Zulmiardi, Zulmiardi Zulnazri, Z Zuraida Zuraida