p-Index From 2021 - 2026
9.919
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran Diglosia Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmiah Dikdaya Ensiklopedia of Journal SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahasa Indonesia Prima Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Idiomatik: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Kansasi : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Idea Pengabdian Masyarakat Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Bidik : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Kajian Linguistik dan Sastra Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Journal of Social Science Utilizing Technology JPM MOCCI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi, Sosial Sains dan Sosial Humaniora, Koperasi, dan Kewirausahaan Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra dan Pendidikan JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Journal of Social Science Utilizing Technology TRANSFORMATIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Frasa: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra dan Pengajarannya Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Lintang Aksara Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Bentuk dan Penggunaan Homonim dalam Bahasa Kerinci Akhyaruddin, Akhyaruddin; Yusra, Hilman; Saputra, Ade Bayu; Pratama, Deri Rachmad; Permana, Putia R
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 6, No 2 (2024): JULI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v6i2.4182

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan homonim dalam bahasa Kerinci yang mencakup: bentuk, makna, dan penggunaannya. Jenis penelitian ini ialah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah tuturan yang berupa kata-kata berbentuk homonim dalam bahasa Kerinci. Kata-kata tersebut berupa percakapan lisan antarmasyarakat Kerinci. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat penutur asli bahasa Kerinci, Provinsi Jambi. Pendekatan yang digunakan dalam menganalisi data yaitu pendekatan semantik, yang menggunakan analisis makna atau arti. Hasil penelitian menyatakan bahwa dalam bahasa Kerinci ada dua jenis homonim yaitu homonim yang homograf dan homonim yang homofon dan homograf.  Homonim yang homograf berjumlah 12 kata, yang mempunyai dua makna sebanyak 10 kata, dan yang mempunyai tiga makna sebanyak 2 kata. Homonim yang homofon dan homograf berjumlah 13 kata, yang mempunyai dua makna sebanyak 8 kata, yang memiliki tiga makna sebanyak 4 kata, dan yang mempunyai empat makna sebanyak 1 kata. Dalam bahasa Kerinci, tidak terdapat homonim yang homofon. Dari hasil penelitian ini, diharapkan pendengar (sebagai lawan bicara) atau yang bukan penutur asli bahasa Kerinci di Hamparan Rawang supaya dapat memahami dan menggunakan bahasa Kerinci dengan baik dan benar sehingga tidak terjadi kesalahan dalam memaknai kata. 
PENGGUNAAN MEDIA TIKTOK DALAM PEMBELAJARAN MENYIMAK TEKS PROSEDUR KELAS VII SMP NEGERI 17 KOTA JAMBI Melly Oktapiyana Putri; Rasdawita; Hilman Yusra; Ade Bayu Saputra
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 3 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i3.514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Penggunaan Media TikTok dalam Pembelajaran Menyimak Teks Prosedur Kelas VII SMP 17 Kota Jambi. Analisis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengunakan metode deskriptif. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media TikTok dapat digunakan sebagai media pembelajaran menyimak teks prosedur kelas VII SMP 17 Kota Jambi, berjalan sesuai dengan tahapan pembelajaran yang telah dirancang berdasarkan modul ajar. Selain itu terlihat hasil pemerolehan kerja siswa yang didapatkankan dengan nilai 86 kategori baik sekali. Mengingat TikTok mempunyai fitur yang beragam dengan cara pengoperasian yang mudah membuat media TikTok diharapkan dapat digunakan sebagai media dalam peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia melalui materi teks prosedur.
Bentuk dan Makna Pilihan Kata Marah Bahasa Toba di Desa Kampung Baru Tanjung Jabung Barat: Kajian Sosiolinguistik Panjatan, Vera Sari; Purba, Andiopenta; Yusra, Hilman; Akhyaruddin, Akhyaruddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5881

Abstract

Bahasa Batak Toba merupakan salah satu bahasa daerah di Indonesia yang masih aktif digunakan oleh masyarakatnya, baik di daerah asal maupun di wilayah perantauan. Bahasa ini merepresentasikan identitas sosial, sistem nilai, dan cara berpikir masyarakat Batak Toba yang dikenal tegas, terbuka, serta lugas dalam bertutur. Bahasa Batak Toba memiliki kekhasan dalam mengekspresikan emosi, khususnya melalui pilihan kata saat marah yang sarat nilai sosial dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, makna konotatif, serta faktor sosial yang memengaruhi pilihan kata marah dalam bahasa Batak Toba yang digunakan oleh masyarakat batak di Desa Kampung Baru, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data berupa tuturan lisan yang diperoleh melalui teknik simak bebas libat cakap, pencatatan, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pilihan kata marah dalam bahasa Batak Toba terbagi ke dalam tiga bentuk, yaitu kata, frasa, dan ungkapan. Berdasarkan referensinya, pilihan kata tersebut mengacu pada keadaan, binatang, makhluk halus, benda-benda, bagian tubuh, kekerabatan, aktivitas, dan profesi. Makna yang terkandung dalam pilihan kata marah bersifat konotatif dan berfungsi sebagai sarana ekspresi emosi, penegasan sikap, serta penguatan relasi sosial, baik dalam bentuk kecaman, sindiran, maupun candaan bernuansa marah. Selain itu, faktor sosial seperti gender, usia, pendidikan, dan pekerjaan terbukti berpengaruh terhadap variasi bentuk dan makna pilihan kata marah. Temuan ini menunjukkan bahwa bahasa makian dalam bahasa Batak Toba tidak semata-mata bersifat kasar, melainkan merupakan fenomena sosiolinguistik yang mencerminkan adaptasi budaya penutur di lingkungan perantauan.
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Pada Pembelajaran Teks Prosedur Kelas VII SMPN 29 Muaro Jambi Anggraini, Nina; Rasdawita; Yusra, Hilman
KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025): Klitika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition dalam pembelajaran teks prosedur di kelas VII SMP, serta respon siswa terhadap model tersebut. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed method), dengan pengumpulan data numerik dan deskriptif melalui observasi, posttest, dan angket respon siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Observasi digunakan untuk memperoleh data tentang aktivitas guru dan siswa selama penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC), sedangkan tes digunakan untuk mengukur kemampuan siswa dalam pembelajaran teks prosedur sebelum dan sesudah penerapan model CIRC. Dokumentasi digunakan untuk melengkapi data berupa RPP, lembar kerja siswa, dan hasil pekerjaan siswa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif, yaitu dengan menghitung nilai rata-rata, persentase ketuntasan belajar, serta peningkatan hasil belajar siswa, kemudian dideskripsikan untuk mengetahui efektivitas penerapan model CIRC dalam pembelajaran teks prosedur di kelas VII SMPN 29 Muaro Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dapat meningkatkan keterlibatan dan semangat belajar siswa. Hasil posttest menunjukkan peningkatan keterampilan menulis teks prosedur dengan kategori baik hingga sangat baik. Siswa mampu menyusun teks prosedur sesuai struktur dan kebahasaan, meskipun masih terdapat sedikit kekurangan pada kerapian dan ketepatan penggunaan bahasa. Hasil angket menunjukkan respon siswa kelas VII yang berjumlah 29 orang dengan persentase respon sangat baik sebesar 82,33%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks prosedur, mendorong kerja sama antar siswa, serta menciptakan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan.
TINDAK TUTUR ILOKUSI PADA CERPEN “CORAT CORET DITOILET” KARYA EKA KURNIAWAN Jelita, Imelda; Helty, Helty; Yusra, Hilman
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.118-129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan jenis-jenis tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam cerpen "Corat Coret di Toilet" karya Eka Kurniawan serta menganalisis implikasinya terhadap pengembangan literasi dasar. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Data penelitian berupa tuturan tokoh dalam cerpen yang dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis menggunakan teori tindak tutur ilokusi Searle yang meliputi kategori asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Validitas data diperoleh melalui triangulasi teori dan diskusi dengan pembimbing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen tersebut mengandung berbagai bentuk tindak tutur ilokusi yang mencerminkan interaksi sosial antar tokoh, seperti perintah, permintaan, janji, keluhan, dan ungkapan emosional. Implikasi dari temuan ini adalah bahwa karya sastra dapat dijadikan media pembelajaran literasi dasar, karena tuturan dalam cerpen mampu melatih keterampilan membaca kritis, menulis reflektif, serta meningkatkan kesadaran berbahasa siswa. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian pragmatik sekaligus memperkuat relevansi karya sastra dalam konteks pendidikan bahasa.
ANALISIS PENGGUNAAN MAJAS DALAM NOVEL SEPORSI MIE AYAM SEBELUM MATI KARYA BRIAN KHRISNA; KAJIAN STILISTIKA Agustin, Rosa Amelia; Fitrah, Yundi; Yusra, Hilman
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 1 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i1.141-154

Abstract

Sastra merupakan karya kreatif yang menggunakan bahasa sebagai media utama untuk menyampaikan gagasan, perasaan, dan pengalaman hidup pengarang, sehingga bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai unsur estetis yang membangun keindahan dan makna. Salah satu pendekatan yang mengkaji penggunaan bahasa dalam karya sastra adalah stilistika, yaitu kajian yang menitikberatkan pada gaya bahasa, pilihan kata, serta penggunaan majas. Melalui analisis stilistika, pembaca dapat memahami bagaimana pengarang memanfaatkan bahasa dalam karyanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis majas dalam novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumentasi terhadap teks novel. Data penelitian berupa kutipan-kutipan kalimat yang mengandung majas, yang dianalisis melalui tahap identifikasi dan klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini mengandung berbagai jenis majas, seperti majas perbandingan, pertentangan, perulangan, dan pertautan
Kesalahan Berbahasa pada Tataran Sintaksis dalam Pemberitaan Media Online Metrojambi Hilman Yusra
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i1.4097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk-bentuk kesalahan berbahasa pada tataran sintaksis dalam teks berita media online metrojambi.com. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat, sedangkan analisis data meliputi tahap pengumpulan, pencatatan, pengklasifikasian, serta pemberian pembenaran terhadap kesalahan yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 13 kesalahan berbahasa pada tataran sintaksis yang ditemukan dalam dua teks berita edisi 9 Mei 2024, meliputi kesalahan pada tataran frasa dan kalimat, seperti susunan kata yang tidak tepat, penggunaan unsur pleonasme, penggandaan objek, penggunaan konjungsi yang berlebihan, kalimat tidak efektif, dan kalimat yang kurang logis. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa dalam pemberitaan media online masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi penulis dan editor media online dalam meningkatkan kualitas bahasa jurnalistik dan mendorong penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
PERGESERAN DAN PEMERTAHANAN KATA SAPAAN KEKERABATAN DALAM MASYARAKAT MELAYU DI KELURAHAN PARIT CULUM 1 Astria Angela Saputri; Akhyaruddin; Yusra, Hilman
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, fenomena pergeseran, serta upaya pemertahanan kata sapaan kekerabatan dalam masyarakat Melayu di Kelurahan Parit Culum I, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap enam informan yang mewakili tokoh adat, generasi tua, dan generasi muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem sapaan kekerabatan masyarakat Melayu setempat mencakup dimensi vertikal dan horizontal yang sarat akan nilai adat. Namun, telah terjadi pergeseran penggunaan bahasa, terutama pada generasi muda, yang ditandai dengan beralihnya sapaan tradisional (seperti kambok, bujang, gadis) ke sapaan yang lebih umum, modern, atau netral (seperti kakak, nak, atau penyebutan nama langsung). Faktor penyebab pergeseran meliputi modernisasi, pengaruh teknologi, perkawinan lintas budaya, serta rendahnya rasa percaya diri generasi muda terhadap bahasa daerah. Di sisi lain, pemertahanan sapaan masih kuat pada bentuk-bentuk tertentu yang bersifat sakral secara adat, seperti sapaan Datok dan urutan kelahiran (Pak Long, Pak Ngah, Pak Busu). Strategi pemertahanan yang disarankan meliputi penguatan peran keluarga sebagai basis pewarisan bahasa dan integrasi budaya lokal dalam institusi pendidikan.
Co-Authors Abrar, Muhammad Rafli Ade Bayu Saputra Ade Kusmana Adiningtias, Nia Ageza Agusti Agus Setyonegoro Agus Setyonegoro Agustin, Rosa Amelia Aini, Mahsuri Akbar, Nuzul Ilham Akbar, Oky Akhayaruddin, Akhayaruddin Akhyaruddin Akhyaruddin Akhyaruddin Akhyaruddin, Akhyaruddin Alamsyah, Risky Tri Albertus Sinaga Albertus Sinaga Alvina Nurzakia Andini, Mariani Putri Andiopenta P Andiopenta Purba Andiopenta Purba Andiopenta, Andiopenta Andriani, Uut Anggraini, Nina Arif Budiman Aspinanda, Gemisya Astria Angela Saputri Aulia Fitria Aulia, Anggun Meiliani Azhary, Fitriyani Berliana, Dwi Citra Adea Darna citra, Citra Dean Amri, Ary Deri Rachmad Pratama, Deri Rachmad Eddy P Harahap Eddy Pahar Harahap Eddy Pahar Harahap Eddy Pahar Harahap Efria, Liora ERNANDA, ERNANDA Fath, Alif Fajar Fatisa Miftahurrizkia Sayuti Fithriani Aira, Dian Mala Fitra Edi Susanto Fitria, Aulia Gea, Meike Dwi Ratna Gusbella, Phara Gusman Hartati, Della Syafrita Gusmarta, Gusmarta Hary Soedarto Harjono helty, helty Herman Budiyono Herman Budiyono Ibadillah , Sultonu Ilham, Wahyu Imam Suwardi Wibowo Jefany Eka Putri Jelita, Imelda Juliana Ana Kakisina, Aldrin Melvin Kamarudin Kamarudin Karoba, Arlina Larlen LARLEN LARLEN Lestari Mutiara Pasaribu Lisa Ananda Wijaya Lukman, Muhammad Nasril Lusia Oktri Wini M. Yogi Riyantama Isjoni Maizar Karim Melly Oktapiyana Putri Mentari, Dewi Mubarak, Mhd. Dzakwan Munandar, Tri Imam nadirah, #maskurotun_nadhirah11 Nur Utami, Eka Rizki Nuraini Permata Nurfadilah Nurafadilah Nurfadilah Nurfadilah Oktavia, Cika Oky Akbar Panjatan, Vera Sari Permana, Putia R Pratami, Vinola Adiesty Putri Maharani Rahmadina, Anisa Rasdawita Ristiana, Niken Ayu Rizki Firmansyah Rudini, Dini Rustam Rustam Saputra, Ade Bayu Sari, Laura Meilita Sari, Welsa Laudia Selvina Suhadi Silangit, Muhammad Patluddin Septiawan Tarigan Sinaga, Ervina Winra Sindi Dwi Safitri Sofia Anggelina Susanto, Fitra Edi Syah Ramadhan, Alan Syahid, Mhd Syahid Rahmadani Syukri Amri, Adi Ihsan Widya Sari Wendry Yuliyanti, Eva Yundi Fitrah Yusra D Yusra D Zaskia, Fira Dilla Zulfi, Bitran Tony Awaldi Zusandra, Chitra Mislina