Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Diskursus Islam

KITTA TULKIYAMAT SEBAGAI MEDIA DAKWAH DALAM TRADISI MASYARAKAT MAKASSAR DI TAKALAR Setiawati, Nur
Jurnal Diskursus Islam Vol 2 No 1 (2014)
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v2i1.6512

Abstract

Artikel ini membahas tentang Kitta Tulkiyamat sebagai media dakwah dalam tradisi masyarakat di Takalar tepatnya di Sanrobone, suatu studi tentang pesan yang terdapat dalam Kitta Tulkiyamat, unsur serta implementasi yang terkandung dalam Kitta Tulkiyamat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isi dan pesan dakwah yang terdapat pada Kitta Tulkiyamat sebagai media dakwah, mengkaji unsur-unsur ajaran Islam yang terkandung dalam Kitta Tulkiyamat, serta mengetahui implementasi proses pelaksanaan pembacaan Kitta Tulkiyamat sebagai tradisi atau kebiasaan masyarakat Makassar di Kabupaten Takalar. Penulis melakukan penelitian di Kabupaten Takalar yang mayoritas adalah suku Makassar, menggunakan analisis isi, metode deskriptif kualitatif melalui pendekatan sejarah dan dakwah. Informan ditentukan berdasarkan purposive sampling yakni tokoh agama, tokohmasyarakat, pembaca Kitta Tulkiyamat, keluarga yang berduka, serta pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur-unsur yang terkandung dalam Kitta Tulkiyamat yang terdiri aqidah, syariah, dan akhlak. Adapun pesan-pesan yang terdapat dalam Kitta Tulkiyamat sebagai media dakwah meliputi, Nur Muhammad, kematian, godaan syetan, kiamat, surga dan neraka. Kitta Tulkiyamat harus tetap dilestarikan, karena nilai-nilai ajaran Islam yang terkandung di dalamnya dapat dijadikan sebagai media dakwah dan sosialisasi ajaran agama dalam masyarakat, dan disampaikan dalam bahasa lokal yang mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat. Tradisi ini dianggap sangat relevan karena dapat meningkatkan kesadaran beragama.ABSTRACTThis paper highlights Kitta Tulkiyamat as a dakwah medium in tradition of Takalar community, precisely in Sanrobone. This is a study about meaning, elements, as well as implementation within Kitta Tulkiyamat. This research aims to analyze the contents and dakwah messages contained in Kitta Tulkiyamat as dakwah medium, examining the elements of Islamic teachings on it, and also knowing the process of reciting kitta Tulkiyamat as a tradition of Takalar community. The writer conducts research in Takalar regency, whose majority population is Makassar ethnic, employing content analysis, qualitative description method through historical and dakwah approaches. The respondents are determined by means of purposive sampling, namely the religious leaders, community figures, readers Kitta Tulkiyamat, bereaved families, as well as the collection of data through observation and interviews. Research findings show that the Kitta Tulkiyamat mostly talks about aqidah, syariah, and akhlak. The dakwah messages contained in the book encompass Nur Muhammad, death, satan temptation, here after, heaven and hill. The book should be preserved because the Islamic values contained in can be as means of dakwah and promulgating religious teaching to society and is delivered in local language that is very easy to be understood by all exponents of society. This tradition (reciting the Kitta Tulkiyamat) is still more relevant now due to be able to enhance religious awareness.
Co-Authors A. Zulfikar Imran Abdi , Muhammad Jayadi Abdi, Muhammad Jayadi Abdul Wahab Abdullah, Nuraeni Abdullah, Nurrahmat Achmad Badawi Alfarezi Adawiyah, Radiatul Afiyah , Nur AFIYAH, NUR Akbar, Andi Muhammad Al Amin, Rahmat Aldilawati , Sari Aldilawati, Sari Amir, Rahma Melati Amrullah, Fiqri Andi Bunyamin Andi Hasriani Andi Muhammad Akbar Arimah, Haerunnisa Nur Arwan, Armiyani Asrullah, Muh. Yusran Baedah, Said Syarifuddin Abu Bin Budin , Hanafiah Binti Wazir , Rosni Bisyri Abdul Karim Bunyamin, Andi Burhanuddin, Azhar Cahyati , Myra Cakriani, Selvi Chotimah , Chusnul Chotimah, Chosnul Chusnul Chotimah Darmawangsa, Andi Dermawan , Riezal Dwinanda, Yuslihayanti DWIYAMA, FAJRI Faridah Faridah Faridah Faridah H.M Hasibuddin Mahmud Hakim, Ahmad Hasmirati Hasriani , Andi Hasriani, Andi Idawati Idawati Irfan M. Amir, Andi Muhammad Irwan Setiawan Ishak Gani Ishaq, Muhammad Kaluku, Muh. Zaki Rahmadi M. Akil, M. M. Yogi Riyantama Isjoni Mahmud, Hasibuddin Maqhfirah Amiruddin Martini Muammar Muammar, Muammar Muh, Nurwahidin Nasir Muh. Azhar Muhammad Akil Muhammad Azhar Muhammad Ishaq Shamad Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Muslihati Muslimin , Ulfa Amalia Nengsi , Ratika Nengsi, Ratika Nengsih, Ratika Nurjannah Nurjannah Nurlaelah Nurlaelah, Nurlaelah Nurmiati Muchlis Raehana, Syarifa Rahman, Muh Rifki Ramadhan , Sahrul Ramadhan, Sahrul Ramadhani, Ainun Suriah Ratika Nengsi Rosmiati Rosmiati Rosmiati RS, Austina Damayanti Salim Hasan Salsabila , Nabila Salsabila, Nabila Saman, Muh. Syahdan Ardita Saputra, Muh. Raihan Subaedah, Subaedah Subaidah Sultan, Ahmad Riyadi Surani Syahid, Akhmad Syahid, Akhmad Syahrul Syahrul syahrul, muhammad Syahrun, Syahrun Syamsuriah syhaid, Akhmad Syuhada, Khansa Ummu Tahta, Tahta Rizky Fajrul Islam Yusrifar, Yusrifar