Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS P5 BANGUNLAH JIWA DAN RAGANYA DALAM KARAKTER PESERTA DIDIK KELAS VIII SMPN 9 KOTA BANDUNG: EFEKTIVITAS P5 BANGUNLAH JIWA DAN RAGANYA DALAM KARAKTER PESERTA DIDIK KELAS VIII SMPN 9 KOTA BANDUNG Riestha Sugianti; Dedih Surana; Huriah Rachmah
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 2 No 1 (2025): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v2i1.5505

Abstract

Pentingnya pembentukan karakter pada saat ini menjadi upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kepribadian bangsa. Karakter baik sebagai komponen penting yang harus dimiliki oleh setiap orang dalam mewujudkan moralitas bangsa yang baik. Perilaku beriman, bertakwa, berakhlak mulia, dan kemandirian peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 9 Kota Bandung akan menjadi fokus penelitian ini untuk melihat pengaruh proyek "Bangunlah Jiwa dan Raganya". Pendekatan penelitian kuantitatif dengan memanfaatkan metode korelasi. Informasi diperoleh menggunakan angket berupa pengisian formulir kuesioner dan wawancara dengan desain penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek ini mencirikan sikap keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, akhlak mulia pada kalangan pelajar Pancasila (X) dan kemandirian. Hal ini menegaskan adanya hubungan linier yang signifikan terhadap penguatan sikap (Y). Penemuan dari penelitian ini memperkuat korelasi linier yang siginifan bahwa proyek penguatan profil pelajar Pancasila (X) dengan sikap beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlaq mulia, serta sikap mandiri dari peserta didik kelas VIII SMP Negeri 9 Kota Bandung.
Rethinking Bullying Prevention in Early Childhood Education: Holistic and Participatory Pedagogies Nurul Afrianti; Nadiya Kurniati; Erhamwilda; Fitroh Hayati; Huriah Rachmah; Nabilah Nur'aini
MIMBAR : Jurnal Sosial dan Pembangunan Volume 42, No. 1, (Juni 2026) [Accredited Sinta 3, No 79/E/KPT/2023]
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mimbar.v42i1.10371

Abstract

Abstract.Bullying in early childhood is seen as a relational and ecological issue, influenced by emotional regulation, classroom climate, social participation, family, and culture. This review examines how holistic and participatory pedagogies help prevent bullying, based on research from 2009-2025 in Indonesia and internationally, covering development psychology, social-emotional learning, trauma-informed education, and ecological approaches. Six key themes emerge: bullying as a relational-ecological issue, social-emotional learning as prevention, participatory and democratic learning, trauma-informed classrooms, family and community partnerships, and playful interventions. Prevention is most effective when environments foster emotional safety, empathy, cooperation, child agency, and inclusion. These approaches work together by addressing developmental skills and social structures that sustain exclusion. The review notes limitations like vague definitions, limited long-term studies, and inadequate non-Western context adaptation. It advocates moving from reactive discipline to relational, ecological, and community-based strategies, with implications for curriculum, teacher training, family involvement, and policy.
Pengelolaan Program Kegiatan Keagamaan dalam Mewujudkan Visi Membentuk Lulusan Berakhlakul Karimah Muhammad Fahri Ramdani; Nan Rahminawati; Huriah Rachmah
Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam (JRPAI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpai.v5i2.8676

Abstract

Abstract. One of the efforts that can be made for reduced the phenomenon of moral is through the effective management of religious activity programs. This study aims to describe the management of religious activity programs at SMAN 1 Ciasem in realizing the vision of producing graduates with noble character, focusing on the aspects of planning, implementation, and evaluation. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques were carried out through observation, in-depth interviews with the principal, PAI’s teachers, IRMA mentors, and documentation. The data were analyzed through stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that the planning of religious activities is accomplished out systematically and integrated with the school’s vision, involving all school components. Program implementation is conducted routinely and in various forms, including daily activities such as congregational prayers, tahsin and tahfizh, as well as weekly and incidental activities such as Islamic holiday celebrations, and others. Evaluation is conducted in a structured manner through supervision and assessments in the annual work meetings, aiming to identify the effectiveness of the activities and design more optimal follow-up actions. In conclusion, the management of religious activity programs at SMA Negeri 1 Ciasem has been implemented effectively and has made a significant contribution in shaping the religious character of the students. Abstrak. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi fenomena kemerosotan moral di kalangan remaja adalah melalui pengelolaan program kegiatan keagamaan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan program kegiatan keagamaan di SMAN 1 Ciasem dalam mewujudkan visi membentuk lulusan berakhlakul karimah, dengan fokus pada aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru PAI, pembina IRMA, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kegiatan keagamaan dilakukan secara sistematis dan terintegrasi dengan visi sekolah, melibatkan seluruh unsur sekolah. Pelaksanaan program dilakukan secara rutin dan variatif, meliputi kegiatan harian seperti shalat berjamaah, tahsin tahfizh, hingga kegiatan mingguan dan insidental seperti perayaan hari besar Islam, dll. Evaluasi dilakukan secara terstruktur melalui pengawasan maupun penilaian pada rapat kerja tahunan, guna mengidentifikasi efektivitas kegiatan serta merancang tindak lanjut yang lebih optimal. Kesimpulannya, pengelolaan program kegiatan keagamaan di SMAN 1 Ciasem telah berjalan efektif dan memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk karakter religius peserta didik.
Model Evaluasi Metode Halaqah dalam Kemampuan Menghafal Al-Qur’an Siswa Akhwat Zahra Dinda Purnama; Huriah Rachmah; Ayi Sobarna
Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam Volume 6, No. 1, Juli 2026, Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam (JRPAI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrpai.v6i1.10329

Abstract

Abstrak.  Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas metode halaqah dalam meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur'an siswa akhwat di MA Al-Amanah Lembang menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian evaluatif dengan pendekatan kuantitatif melibatkan 30 siswa yang dikelompokkan berdasarkan kemampuan. Data dikumpulkan melalui angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa aspek Context memperoleh 82,83% (Sangat Baik), Input 83,33% (Sangat Baik), Process 72,70% (Baik), dan Product 83,09% (Sangat Baik). Efektivitas keseluruhan metode halaqah mencapai 80,48% (Baik), dengan 66,7% siswa berhasil mencapai target hafalan satu juz per semester. Kendala utama meliputi target hafalan yang belum disesuaikan dengan kemampuan siswa, sistem muraja'ah yang belum terstruktur, keterbatasan sarana, dan belum adanya pelatihan khusus bagi guru. Penelitian ini merekomendasikan diferensiasi target hafalan, penguatan sistem muraja'ah, peningkatan kompetensi guru, serta perbaikan dokumentasi program. Abstract. This study evaluated the effectiveness of the halaqah method in improving the Qur'an memorization ability of female students at MA Al-Amanah Lembang using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. This quantitative evaluative study involved 30 students grouped according to their memorization ability. Data were collected through questionnaires, interviews, observations, and documentation, and analyzed descriptively. The findings revealed that the Context, Input, Process, and Product aspects achieved scores of 82.83% (Excellent), 83.33% (Excellent), 72.70% (Good), and 83.09% (Excellent), respectively. Overall, the halaqah method obtained an effectiveness score of 80.48% (Good), with 66.7% of students achieving the target of memorizing one juz per semester. The main challenges included unrealistic memorization targets, an unstructured muraja'ah (review) system, limited facilities, and the absence of specialized teacher training. The study recommends differentiated memorization targets, a stronger muraja'ah system, teacher training, and improved program documentation to enhance learning effectiveness.
Implementasi Program Al-Qur'an Isyarat dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur'an Siswa Tunarungu di SLB Negeri Cicendo Fathu Rabbaniyah Al-Haq; Huriah Rachmah; Dedih Surana
Bandung Conference Series: Islamic Education 612-619
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v6i2.24998

Abstract

Abstract. Conventional Qur'an learning is often ineffective for deaf students due to significant hearing and communication barriers. This study focuses on the implementation of the Sign Language Qur'an Program at SLB Negeri Cicendo as an adaptive effort to fulfill the religious needs of these students. The problems in this research are formulated as follows: (1) How is the teacher's planning for the program? (2) How is the implementation process to improve reading ability? (3) What are the challenges and strategies encountered? (4) What is the success level of the program? This research employs a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques used were participatory observation, semi-structured interviews, and documentation studies. Data analysis involves data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that program planning was carried out by preparing specialized human resources and adaptive modules. Program implementation applies visual and kinesthetic approaches through the Maternal Reflective Method (MMR) with circular seating formations to optimize visual contact. Main challenges encountered include students' "language poverty" and time constraints, addressed through routine habituation strategies every Wednesday. The program demonstrates a positive success level, marked by improved recognition of hijaiyah letters and independent signing. Notably, three students have reached the stage of reading the Qur'an, representing the elementary, junior high, and senior high school levels. Keywords: Sign Language Qur'an Program, Qur'an Reading Ability, Deaf Students. Abstrak. Pembelajaran Al-Qur’an secara konvensional sering kali tidak efektif bagi siswa tunarungu karena adanya hambatan komunikasi dan keterbatasan pendengaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Program Al-Qur’an Isyarat di SLB Negeri Cicendo sebagai upaya memenuhi kebutuhan religius siswa. Masalah dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: (1) Bagaimana perencanaan guru dalam program tersebut? (2) Bagaimana proses pelaksanaannya untuk meningkatkan kemampuan membaca? (3) Apa saja tantangan dan strategi yang dihadapi? (4) Bagaimana tingkat keberhasilan program tersebut? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program dilakukan dengan menyiapkan sumber daya guru melalui pelatihan khusus dan penggunaan modul Al-Qur'an Isyarat yang adaptif. Pelaksanaan program menerapkan pendekatan visual, demonstrasi, dan pembiasaan menggunakan Metode Maternal Reflektif (MMR) dengan formasi duduk melingkar. Tantangan utama yang dihadapi meliputi hambatan komunikasi dan keterbatasan waktu, yang diatasi melalui strategi pembiasaan rutin setiap hari Rabu. Program ini menunjukkan tingkat keberhasilan yang positif, ditandai dengan meningkatnya kemampuan siswa dalam mengenal huruf hijaiyah dan memperagakan isyarat secara mandiri. Tercatat tiga siswa telah mencapai tahap membaca Al-Qur’an, yang masing-masing mewakili jenjang SD, SMP, dan SMA. Kata Kunci: Program Al-Qur’an Isyarat, Kemampuan Membaca Al-Qur’an, Siswa Tunarungu
Dampak Program Bahtsul Masail Terhadap Daya Kritis Santri Di Pondok Pesantren Al-Istiqlal Tanimulya Indah Sri Wulandari; Helmi Aziz; Huriah Rachmah
Bandung Conference Series: Islamic Education 708-717
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v6i2.25337

Abstract

Abstract. Critical thinking skills among students (santri) in Islamic boarding schools generally remain limited, partly due to the continued dominance of rote-memorization methods that leave little room for independent analysis. Meanwhile, amid the massive flow of digital information, santri are expected to filter and critically assess the validity of ideas independently. This study aims to describe the planning, implementation, and evaluation of the Bahtsul Masail program and its impact on students' critical thinking at Al-Istiqlal Tanimulya Islamic Boarding School. A qualitative case study approach was employed. Four informants were purposively selected, consisting of the pesantren caretaker, a mushohih (validating teacher), and two santri with differing educational backgrounds and lengths of involvement. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman interactive model. The findings show that program planning is built upon an orally transmitted intellectual tradition rather than formal written documents, covering the formulation of objectives, themes, role distribution, and a tiered system of classical-text references. Implementation follows the stages of muqaddimah, shifatus su'al, ta'bir, i'tirodl, and tashih, which consistently train students' analytical and argumentative skills. Evaluation is conducted through direct observation without a standardized written instrument, emphasizing depth of reasoning over frequency of speaking. The program is shown to gradually shift students' critical thinking from the reception stage toward comprehension, analysis, evaluation, and eventually approaching critical creation, in line with the duration of involvement and mastery of supporting linguistic tools. Keywords: Bahtsul Masail, Critical Thinking, Islamic Boarding School Abstrak. Kemampuan berpikir kritis di kalangan santri pesantren pada umumnya masih tergolong rendah, salah satunya disebabkan oleh dominasi metode pembelajaran hafalan yang belum banyak melatih daya analisis mandiri. Padahal, di tengah derasnya arus informasi digital, santri dituntut mampu menyaring dan menilai kebenaran suatu gagasan secara mandiri. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi Program Bahtsul Masail serta dampaknya terhadap peningkatan daya kritis santri di Pondok Pesantren Al-Istiqlal Tanimulya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Empat informan dipilih secara purposif, terdiri atas pengasuh pesantren, seorang ustadz mushohih, serta dua orang santri dengan latar belakang pendidikan dan lama keterlibatan yang berbeda. Data dihimpun melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program dibangun dari tradisi keilmuan yang diwariskan secara lisan tanpa dokumen formal, meliputi penetapan tujuan, tema, pembagian peran, serta penjenjangan referensi kitab kuning. Pelaksanaannya berlangsung melalui tahapan muqaddimah, shifatus su'al, ta'bir, i'tirodl, hingga tashih, yang secara konsisten melatih kemampuan analisis dan argumentasi santri. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan langsung tanpa instrumen tertulis baku, dengan penekanan pada kedalaman nalar dibandingkan intensitas berbicara. Program ini terbukti mendorong pergeseran bertahap daya kritis santri, dari tahap penerimaan menuju pemahaman, analisis, evaluasi, hingga mendekati kreasi kritis, sejalan dengan lamanya keterlibatan dan penguasaan ilmu alat santri. Kata Kunci: Bahtsul Masail, Berpikir Kritis, Pesantren
Co-Authors 10030218055, Ghina Aulia Khairunnisa A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aam Aminah Abda Abda Adena Dwi Fauziah Aep Saepudin Aep Saepudin Afifa Fauziyah Salsabila Aldila Prasetyani Alhamuddin Alisya M Rahmawati Alma Husnul Tazkia Alma Khusnu Tazkia Aminuddin Irfani, Aminuddin Andhita Khaerunnisa Arif Hakim Asep Dudi Suhardini Asri Nuranisa Dewi Ayi Sobarna Benazia Rahma Putri Dedih Surana Dedy Ansari Harahap Desvian Bandarsyah Dewi Mulyani Dewi, Mentari Luthfika Dhisty Rengganis Aprilia Dita Amanah Dwi Nurtifa Eko Surbiantoro Eko Surbiantoro Elmira Yuliana Enoh Enoh Enoh Nuroni Erhamwilda Fathu Rabbaniyah Al-Haq Fitroh Hayati Hafizhatul Hilma Hakim, Arif Hasna Marwah Helmi Aziz Hidayat, Nabilla Ikin Asikin Ikin Asikin Indah Novianti Suhara Komar Indah Sri Wulandari Inten Novianti, Lanie Irma Yulita Silviany Irmana Abdu Al Jabar Isma Monica Isna Ayu Nurmaidah Isna Ayu Nurmaidah Isna Jajang Hendar Hendrawan Khamila Nisrina Zain Lasmanah Luthfan Amna Sya'ban Faturrohman Makrifatu Nur Afifah Masnipal Marhun Mediyana Samrotul Puadah Muhammad Armel Nursena Muhammad Fahri Ramdani Muhammad Lucky Fahrezi Muhammad Lucky Fahrezi Muhammad Yusuf Maulana Reksa Mujahid Muslimah, Nurjanatim Muttaqin, Muhammad Rizal Nabilah Nur'aini Nada Safira Zahra Nadiya Kurniati Nan Rahminawati Nenti Annisa Putri Nislenia Salisa Rahmadhani Nurul Afrianti Nurul Afrianti Nurul Afrianti, Nurul Panca Indah Agistiana Pipih Sopiah Rasyid, A. Mujahid Reni Mulyani Revi Rusdatul Jannah Ridwan Ramli Riestha Sugianti Rini Riyani Riski Amilia Risya Jannati Saniyyah Rudy Gunawan Rudy Gunawan Selvia Nur Arifah Septiani Melawati Dewi Shafanissa Alifa Shafira Shelsabila Siti Mariam Ulfa Siti Nurjanah Siti Nurparikah Sobar Al Ghazal Surbiantori, Eko Syifa Arintia Putri Syifa Farihah Tari Rosidah Wildan Firdaus wildan Insan Fauzi Yenifa Nur Annisa Yenifa Zahra Dinda Purnama Zahrotun Komariah