Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pengembangan Pembelajaran Berbasis Pendekatan Discovery Learning dan Inquiry Learning untuk Penguatan Ketrampilan Mengajar Guru SMKN 1 Lingsar, Lombok Barat dalam Melaksanakan Kurikulum 2013 Waluyo, Untung; Wildan, Wildan; Karta, I Wayan; Witono, Hari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v3i1.105

Abstract

Sejalan dengan diberlakukannya Kurikulum tahun 2013 di sekolah di Indonesia, pola pengajaran deduktif (teaching-focused) berubah menjadi pola pengajaran induktif (learning-focused). Tantangan besar yang ditengarai menjadi sandungan keberhasilan pelaksanaan pembelajaran induktif adalah rendahnya pemahaman dan ketrampilan guru akan model pembelajaran berbasis pendekatan saintifik, seperti discovery dan inquiry learning. Karena kurangnya informasi tentang model pembelajaran induktif, para guru tak terlatih mengembangkan model-model pembelajaran induktif.  Untuk membekali para guru dengan ketrampilan tersebut, kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk workshop di SMKN 1 Lingsar, Kabupaten Lombok Barat.   Tujuan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, diantaranya, adalah membekali keterampilan para guru SMKN 1 Lingsar dengan pengatahuan dan ketrampilan dalam merancang, mengembangkan dan menerapkan model pembelajaran discovery dan inquiry learning baik secara luring maupun daring; mengenalkan aneka model pembelajaran yang berorientasi pada pendekatan discovery dan inquiry learning di sekolah target; dan mengembangkan model pembelajaran induktif melalui pemanfaatan Learning Platform sebagai alternative pembelajaran dari rumah di masa pandemi. Metode yang digunakan adalah kegiatan pemecahan masalah, demonstrasi, refleksi dan tanya jawab. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, mengungkap beberapa hasil yang positif, diantaranya seperti: (a) dihasilkannya draft model pembelajaran berbasis discovery dan inquiry learning yang dikembangkan oleh para peserta; (b) munculnya respons positif dari para peserta untuk  memperdalam pengetahuan dan ketrampilan mereka dalam mengembangkan model pembelajaran induktif; dan (c) dari kegiatan curah gagasan dan kegiatan pemecahan masalah terungkap inisiatif untuk membuat rencana tindak lanjut pengembangan model pembelajaran  induktif  melalui pemanfaatan Learning Platform yang berbasis daring (online) dan (d) adanya permintaan dari para guru agar kegiatan serupa dilanjutkan di masa mendatang. Keywords: Kurikulum 2013, Pendekatan Saintifik, Discovery Learning, Inquiry Learning.  
UJI EFEKTIVITAS LARVASIDA DAUN MIMBA (Azadirachta indica) TERHADAP LARVA LALAT Sarcophaga PADA DAGING UNTUK UPAKARA YADNYA DI BALI karta, i wayan; Nirmala Dewi, Anak Agung Lidya; Wati, Ni Luh Candra; Dewi, Ni Made Andini
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.448 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v6i1.9233

Abstract

Cara mengusir lalat daging pada sarana upacara yadnya di Bali belum efektif, sehingga diperlukan cara alternatif menggunakan daun mimba (Azadirachta indica). Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan efektivitas larvasida daun mimba terhadap larva lalat Sarchopaga pada daging yang digunakan sebagai sarana upakara di Bali. Kelompok perlakuan ini yaitu penggunaan daun mimba 25% sebagai larvasida, kelompok kontrol positif yaitu penggunaan minuman bersoda, dan kelompok kontrol negatif yaitu tidak mendapat perlakuan. Hasil uji Kruskal Wallis diperoleh hasil nilai probabilitas p (0,000) < α (0,05) yang menunjukkan adanya perbedaan jumlah kematian larva pada perlakuan rebusan daun mimba 25 %, kontrol negatif dan kontrol positif. Perlakuan daun mimba konsentrasi 25% memberikan jumlah kematian larva yang lebih tinggi dibandingkan terhadap kontrol positif dengan perbedaan persentase sebesar 60%. Daun mimba lebih efektif sebagai larvasida jika dibandingkan dengan minuman bersoda.  Perebusan daging dengan menambahkan daun mimba dapat digunakan untuk menghindari pembusukan yang disebarkan oleh lalat daging (Sarchopaga). 
A SIMPLE SPECTROPHOTOMETRIC METHOD FOR THE QUANTITATIVE ANALYSIS OF PHOSPHATE IN THE WATER SAMPLES Habibah, Nur; Dhyanaputri, I Gusti Ayu Shri; Karta, I Wayan; Sundari, Cokorda Dewi Widhya Hana; Hadi, Mochammad Choirul
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.644 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v7i2.13940

Abstract

A simple spectrophotometric method was used to determine the phosphate content in the water sampels. The method is based on the formation of molybdenum blue complex from the reaction of orthophosphate and ammonium molybdate followed by reduction with ascorbic acid in the aqueous sulfuric acid medium. The color intensity of the molybdenum blue complex is proportionally to the phosphate content in the solution. The system obeys Lamber-Beer’s Law at the 890 nm in the concentration range of 0.1-1 mg P/L and the linier calibration graph was obtained with the slope, 0.6334, intercept, 0.0074 and correlation coefficient of 0.9988. This official method was also used for the quantitative analysis of phosphate in the water samples and the satisfactory result was obtained. The range of phosphate concentration in the water samples are 0.033 – 2.943 mg P/L.
IDENTIFIKASI GEN PENYANDI PROTEIN TRANSPORT SEBAGAI KANDIDAT VAKSIN SUBUNIT TERHADAP BAKTERI Escherichia coli PENYEBAB DIARE WISATAWAN Rasyid, Burhannuddin; Karta, I Wayan; Sari, Ni Luh Putu Eka Kartika; Putra, I Gusti Ngurah Dwija
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.718 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v9i1.22774

Abstract

Diare masih menjadi masalah global dengan derajat kesakitan dan kematian yang tinggi di berbagai negara. Diare dapat menyerang wisatawan yang mengunjungi objek wisata di kawasan negara berkembang, termasuk Indonesia. Salah satu penyebab diare wisatawan adalah bakteri Escherichia coli pathogen yang memiliki gen penyandi protein transport yang berperan dalam patogenesis diare.  Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi gen penyandi protein transport sebagai kandidat vaksin subunit terhadap E. coli penyebab diare wisatawan.. Pengambilan sampel feses dilakukan di Ubud Care Clinic pada wisatawan yang melakukan pemeriksaan diare. Sampel dikultur pada media Eosin Metilen Blue, koloni tersangka kemudian diuji biokimia untuk mengkonfirmasi jenis bakteri yang ditemukan. Isolat positif E.coli selanjutnya disubkultur pada media Nutriet Broth, kemudian DNA E.coli diisolasi dengan GeneJET Genomic DNA Purification Kit. DNA hasil isolasi selanjutnya digunakan sebagai template reaksi PCR menggunakan pasangan primer yang mengenali gen aidA penyandi protein transport pada E.coli. Berdasarkan hasil kultur pada media EMB dan hasil uji biokimia pada media TSIA, SIM, Simon Citrat dan uji gula-gula didapatkan sebanyak 20 (59 %) dari 34 sampel feses penderita diare wisatawan positif bakteri E. coli. DNA dari 20 isolat E.coli berhasil diisolasi dengan ukuran sekitar 12000-13000 bp. Hasil PCR dari 20 sampel DNA bakteri E. coli terdapat 5 sampel positif mengandung gen aidA yang ditunjukkan dengan adanya pita DNA tunggal dengan ukuran sekitar 585 bp. Keberadaan gen aidA yang menyandi protein transport menunjukkan sifat patogenitas, yang membedakan antara E.coli pathogen dengan E.coli non-patogen
ANALYSIS OF FATTY ACIDS IN VIRGIN COCONUT OIL FRYING AT VARIOUS TEMPERATURES Pramitha, Dewa Ayu Ika; Karta, I Wayan
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.615 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v10i1.34452

Abstract

Fatty acid content from virgin coconut oil (VCO) is a medium-chain triglyceride (MCT) group. MCT is stable at very low and high temperatures, and the color does not turn black due to the addition of heat so that it can be developed into beneficial cooking oil for health. Therefore, a study was conducted on the content of fatty acids in VCO after being heated at temperatures of 150, 200, and 250°C for 60 minutes. Analysis of fatty acid content in control VCO(T0), VCO with heating temperatures of 150oC(T1), 200oC(T2), and 250oC(T3) was performed with GCMS QP-2010 Ultra.The results showed that there were differences in levels and types of fatty acids in VCO by treating T0, T1, T2, and T3. At these three temperatures still produce medium-chain saturated fatty acids and trans fatty acids are not produced, so that VCO can be utilized as cooking oil that has better stability and benefits for health.
ANALYSIS OF PHYTOCHEMICAL SUBSTANCE AND THE EFFECT OF CANG SALAK TEA (CST) DIET TO LIPID PROFILE ON HYPERLIPIDEMIC RAT Karta, I Wayan; Burhannuddin, Burhannuddin; Kartawidjajaputra, Felicia
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.027 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v10i2.39302

Abstract

The bark of Sibetan snakefruit (Salacca zalacca) and sappan wood (Caesalpinia sappan L.) are combined into the product of Cang Salak Tea (CST). This tea is expected to be useful for diseases associated with dyslipidemia. The purpose of this study was to examine the secondary metabolites in CST and to determine the effect of CST treatment on the lipid profile of total cholesterol (TC), triglyceride (TG), HDL, and LDL level. Wistar rats were divided into three groups: control group (K), hyperlipidemic rats group given CST (P1), and hyperlipidemic rat group without CST treatment. Group P1 was given CST as much as 1.2 mL per day for 4 weeks. CST contains alkaloid, flavanoid, tannin, phenol, and saponine. Flavonoid level about 81.026 ppm; tannin 525.706 ppm, IC50 177.689 ppm, and phenol 622.7844 ppm. There were significant differences in the lipid profile of K and P1 with P2. CST treatment to hyperlipidemic rats can reduce total cholesterol and normalize level of TG, HDL, and LDL. The active substance in CST has role in lipid metabolism, so it can improve the lipid profile of hyperlipidemic rats.
Potensi Cuka Salak Sibetan sebagai Disinfektan pada Alat Penatah Gigi Sangging dalam Upacara Potong Gigi “Metatah” Widiari, Ni Nyoman; Arini , Ni Putu Dewi Tata; Karta, I Wayan; Dwija Putra, I Gusti Ngurah
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 3 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i3.84648

Abstract

Sterilisasi alat tatah dalam upacara Metatah masih menggunakan desinfektan kimia yang berpotensi menimbulkan efek samping bagi kesehatan dan lingkungan. Alternatif desinfektan alami berbasis bahan lokal seperti cuka salak Sibetan belum banyak diteliti, khususnya dalam konteks ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas cuka salak Sibetan sebagai desinfektan alami dengan mengevaluasi kandungan fitokimia, aktivitas antioksidan, dan kemampuan antimikroba terhadap alat tatah. Penelitian menggunakan desain eksperimen laboratorium dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian melibatkan cuka salak konsentrasi 2% yang diuji pada empat alat tatah dan sampel kontrol menggunakan akuades dan alkohol 70%. Data dikumpulkan melalui uji total fenol, flavonoid, tanin, aktivitas antioksidan menggunakan DPPH, serta analisis Angka Lempeng Total (ALT) mikroorganisme pada alat tatah. Data dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan cuka salak memiliki efektivitas tinggi sebagai desinfektan alami. Kandungan fenol, flavonoid, dan tanin yang tinggi memungkinkan cuka salak secara signifikan mengurangi mikroorganisme hingga tingkat yang sebanding dengan alkohol 70%. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa cuka salak dapat menjadi alternatif desinfektan alami yang efektif dan aman, menjawab permasalahan kesehatan pada upacara Metatah. Penelitian ini mendukung pengembangan desinfektan berbasis bahan alami lokal yang ramah lingkungan dan berpotensi mendukung keberlanjutan praktik budaya sekaligus memperkuat nilai ekonomi lokal.
PHYTOCHEMICAL AND ANTIMICROBIAL ACTIVITY TESTS OF TURMERIC TINCTURE AS A DISINFECTANT FOR MEPANDES CEREMONIAL EQUIPMENT IN BALI Widiari, Ni Nyoman; Tata Arini, Ni Putu Dewi; Karta, I Wayan
Meditory : The Journal of Medical Laboratory Vol 12, No 1 (2024): Meditory, Volume 12 No. 1 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/meditory.v12i1.3077

Abstract

Background: In the traditional Mepandes ceremony of Bali, one of the key practices involves the use of sangging equipment, including chisels, files, and sharpeners, to smoothen teeth surfaces. Typically, one set of sangging tools is shared among 3-10 individuals, rotating their use. This practice poses a potential risk of disease transmission. The current cleaning methods vary, with some using water and turmeric while others soak the equipment in 5% NaOCl. However, the use of water alone may not ensure proper hygiene, and NaOCl usage presents challenges such as equipment odor and potential health hazards.Aims: The objective of this study is to qualitatively analyze the phytochemical content, inhibitory activity, and total plate count in turmeric tinctures at concentrations of 5%, 10%, and 15% Methods: The tincture is prepared by soaking turmeric simplicia in 70% alcohol for 5 days at concentrations of 5%, 10%, and 15%. In this study, the negative control is 70% alcohol, the positive control is 5% NaOCl, and the treatment includes tinctures at 5%, 10%, and 15%. Phytochemical tests include flavonoid, tannin, saponin, terpenoid, and alkaloid assays. Antimicrobial activity is assessed through total plate count (TPC) and inhibition tests. The results The research results indicate the presence of tannin, flavonoids, and phenols in all three treatments. Based on the antibacterial tests and total plate count, all three tincture solutions can be used as disinfectants. However, for efficiency, a 5% concentration is recommended as it exhibits the same antibacterial strength as the 10% and 15% tinctures.Conclusions:The use of turmeric tincture treatment can be employed as a disinfectant for ceremonial tools since it can inhibit the growth of S. aureus bacteria, and its total plate count value matches that of the positive control.
POTENTIAL COMBINATION OF VIRGIN COCONUT OIL (VCO) AND AZADIRACHTA INDICA EXTRACT FOR ACNE CONTROL: A COMPOSITION PHYTOCHEMICAL AND IN VIVO ANTIBACTERIAL EVALUATION karta, i wayan; Burhannuddin, Burhannuddin
Meditory : The Journal of Medical Laboratory Vol 11, No 2 (2023): Meditory Volume 11 No. 2 Tahun 2023
Publisher : Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/meditory.v11i2.3062

Abstract

Background: Treatment of acne can be done with topical and systematic therapy. There is the bacterial resistance to drugs, so other alternatives are needed that can utilize natural ingredients so that side effects can be reduced. Aims: The objective of this study was to determine the phytochemical content of a blend of VCO and Intaran (Azadirachta indica) leaf extract (VCO-I) at concentrations of 5%, 10%, and 20%, and to assess its effect on the in vivo inflammation induced by P. acnes. Methode: This study has a posttest-only control group design and is experimental. Rats in the experimental group were smeared with VCO-I at concentrations of 0% (P0), 5% (P1), 10% (P2), and 20% (P3); clindamycin (Cindala®) was used as the positive control (K+); and distilled water was used as the negative control (K-). The results: The results showed that VCO-I contained flavonoids, tannins, and alkaloids. The level increases as the mixture's concentration increases. Each VCO-I treatment was able to treat wounds or lesions that appeared due to the induction of P.Acne bacteria. There are differences in each treatment for healing the lesions. Based on the Post Hoc Bonferroni test P2 and P3 were not significantly different from K+, and K0 was significantly different from P0.. Conclusion: The addition of the extract can increase the activity of speeding up the healing of lesions and the effective mixture is at P2 and P3.
Edukasi PHBS Dengan Media Edukomik Dalam Upaya Meningkatkan Budaya Hidup Sehat Pada Anak Asuh Rumah BCC (Bali Caring Comunity) Desa Besakih, Kabupaten Karangasem Burhannuddin, Burhannuddin; Karta, I Wayan; Bekti, Heri Setiyo
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 5, No 2 (2023): APRIL
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v5i2.2538

Abstract

Pembentukan budaya PHBS pada anak-anak dapat melalui tatanan rumah tangga, sekolah, dan organisasi sosial kemasyarakat yang berkecimpung dalam peningkatan sumber daya manusia. Salah satu organisasi yang telah terlibat aktif dalam pengembangan dan pemberdayaan anak-anak adalah Rumah Bali Caring Community (BCC). Permasalahan prioritas yang dihadapi anak asuh di Rumah BCC adalah kurangnya budaya PHBS. Dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini diberikan solusi prioritas diantaranya melakukan kegiatan pemberdayaan kepada anak asuh BCC melalui pelatihan PHBS menggunakan media edukomik PHBS.Hasil kegiatan menunjukkan anak-anak asuh BCC selama kegiatan dapat menerima dengan baik materi dan metode penyuluhan yang digunakan. Anak-anak asuh BCC mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan berpartisipasi dengan aktif. Tingkat pengetahuan anak-anak asuh tentang budaya PHBS mengalami peningkatan. Pengetahuan anak asuh tentang PHBS dengan kategori baik meningkat dari 17 % sebelum kegiatan menjadi 83 % setelah kegiatan dilaksanakan. Semua anak asuh setelah kegiatan dilaksanakan telah mengenal tentang PHBS dan sebagian besar telah mampu mencontohkan dan mempraktekkan perilaku yang termasuk penerapan PHBS. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah menghasilkan luaran berupa buku edukomik yang terdaftar HaKI, leaflet, drat artikel untuk publikasi dan peningkatan pengetahuan peserta 
Co-Authors Abdul Kadir Andara, Mila Apriyani, Ni Putu Helda Silpia Arifuddin Arifuddin Arini , Ni Putu Dewi Tata Arjani, Ida Ayu Arjani, Ida Ayu Made Sri Astawa, I Made Suwasa Astini, Baik Nilawati Baiq Nada Buahana Boniesta Zulandha Melani Burhannuddin Cahyati, Ulya Cokorda Dewi Widhya Hana Sundari Darmiany Defy Janurianti, Ni Made Dewa Ayu Ika Pramitha Dewi, Ni Made Andini Dewi, Ni Made Andini Dewi, Ni Nyoman Astika Dewi, Ni Nyoman Astika Dwija Putra, I Gusti Ngurah Era Sativa, Filsa Fahruddin Fitri Fitri Griya Adi Parta, I Made Gunawan Gunawan Hafizzaturroyani Hari Witono hasliza, pita Heri Setiyo Bekti I Gede Sudarmanto I Gusti Ayu Sri Dhyanaputri I Nyoman Jirna, I Nyoman I Putu Suiraoka Irmayani, Ari Kartawidjajaputra, Felicia Ketut Meina Sandi Khiaraturrosida, Khiaraturrosida Luh Ade Wilan Krisna Mariani Mariani mastra, nyoman Mochamad Choirul Hadi Mudianta, I Wayan Nabila, Alisya Nensi, Bq. Arya Ni Luh Suriani Ni Made Ary Sarasmita Nirmala Dewi, Anak Agung Lidya Nirmala Dewi, Anak Agung Lidya Nur Habibah Nurhasanah Nurhasanah Putra, I Gusti Ngurah Dwija Putri, Baiq Khofifah Kusuma Putu Amrita Paramahita Rachmayani, Ika Rasmini, Ni Wayan Sakia, Andini Putri Sandi, Ketut Meina Sari, Ni Luh Putu Eka Kartika Sari, Pruwita Sativa, Filsa Era Selviani, Tuhfa Sudarmanto, I Gede Sukardi Sukardi Sulistiani Sulistiani, Sulistiani Sundari, Cokorda Dewi Tata Arini, Ni Putu Dewi Waluyo, Untung Wati, Ni Luh Candra Wati, Ni Luh Candra Widiari, Ni Nyoman Wijaya , Satria Rusdy Wilan Krisna, Luh Ade Wildan Wildan Wilian, Sudirman Witono, Hari Wiwin Quranita Yanty, Jannah Sofi Zani Rahmah, Rosalinda