Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kompetensi Pedagogik Terhadap Kinerja Akademik Dosen Selviani, Tuhfa; Karta, I Wayan; Wilian, Sudirman
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 4, No 4 (2020): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v4i4.1586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan pengaruh kompetensi pedagogik terhadap kinerja akademik dosen Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian ex-postfacto. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 214 orang dosen tetap Universitas Nahdlatul Wathan Mataram, dan sampel penelitian ini ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling, yaitu sebanyak 130 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Kompetensi pedagogik berpengaruh signifikan terhadap kinerja akademik dosen Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. Nilai R2 menunjukkan angka 0,962 sedangkan R2 yang disesuaikan menunjukkan nilai 0,960. Angka tersebut menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik berpengaruh 96% terhadap kinerja akademik dosen Universitas Nahdlatul Wathan Mataram. Diharapkan dalam upaya meningkatkan kinerja akademik dosen dapat dilakukan dengan peningkatan kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional.
The Efficacy of Seaweed Powder Application for Enhancing Wastewater Quality in the Cepuk Textile Industry of Nusa Penida Sundari, Cokorda Dewi; Arjani, Ida Ayu; Wilan Krisna, Luh Ade; Karta, I Wayan; Jirna, I Nyoman; Suriani, Ni Luh; Mariani, Mariani
Tropical Plantation Journal Vol 3, No 1 (2024): TROPICAL PLANTATION JOURNAL
Publisher : Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56125/tpj.v3i1.35

Abstract

Introduction: The traditional textile art of Tenun Cepuk from Nusa Penida is highly valued for its intricate designs and cultural importance. Nevertheless, the environmental predicament posed by the textile industry's wastewater, particularly due to dye-related contamination, is substantial and necessitates sustainable remedies. Seaweed powder shows considerable promise as an adsorbent for addressing dye wastewater issues within the textile sector. An essential aspect of this endeavor is to explore the dynamic relationship between different thicknesses and contact durations, as it is pivotal in optimizing the adsorption capacity and effectiveness of seaweed powder for treating dye wastewater..Method: This research, utilizing an Experimental research design with a Posttest Only Control Group Design, is conducted to evaluate the influence of an intervention on the experimental group as compared to the control group. Euchema cottonii seaweed, sourced from Nusa Penida, is employed as the adsorbent. Different thicknesses of seaweed powder, namely 5 cm, 10 cm, and 15 cm, are added to tanks. Subsequently, wastewater samples from the Cepuk weaving process are introduced into each of the experimental tanks, alongside a control group. The process is allowed to continue for 24 and 72 hours as varying contact durations. The adsorption outcomes are then subjected to analysis, including parameters such as TSS, TDS, BOD5, and COD, at the Panureksa Denpasar Laboratory.Results: The application of seaweed powder as an adsorbent proves to be efficient in decreasing TDS, TSS, BOD5, and COD levels in Cepuk textile dye wastewater. The extent of reduction relies on the thickness of the adsorbent and the duration of contact. Increased thickness of the adsorbent results in a pronounced reduction in TDS, TSS, BOD5, and COD levels, leading to an improvement in the quality of wastewater and a safer environmental impact. Specifically, an adsorbent with a thickness of 15 cm effectively reduces TDS to permissible levels. Extended contact times also lead to a significant decrease in these levels..Conclusion: The application of seaweed powder is a viable method for reducing TDS, TSS, BOD5, and COD levels in textile dye wastewater. The thickness of the adsorbent and the duration of contact play a substantial role in improving the quality of the wastewater.
Implementasi Pembelajaran Proyek Berbasis Sosial Kemasyarakatan dalam Mengembangkan Sosial Emosional Anak Usia 5 sampai 6 Tahun Di PAUD KB Harapan Dita Zani Rahmah, Rosalinda; Karta, I Wayan; Sativa, Filsa Era
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1282

Abstract

This study aims to determine the effect of community-based social project learning on the socio-emotional development of children aged 5–6 years at PAUD KB Harapan Dita. The research employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a One Group Pretest–Posttest Design. The research subjects consisted of 15 children in Group B. Data were collected through observation and documentation, using a socio-emotional development observation sheet as the instrument. The results showed that the average pretest score was 73.00%, while the posttest score increased to 79.93%, reflecting an improvement of 6.93%. The paired sample t-test revealed a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant effect of community-based social project learning on the socio-emotional development of children aged 5–6 years. Social project activities such as cleaning the mosque yard, planting flowers, and visiting the sick contributed positively to the enhancement of children’s cooperation, responsibility, and empathy.  
PENYULUHAN KESEHATAN DAN PEMERIKSAAN HEMOGLOBIN UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA PADA PANDE BESI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TABANAN I Arjani, Ida Ayu Made Sri; Sundari, Cok Dewi Widhya Hana; Mastra, Nyoman; Karta, I Wayan
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i3.5569

Abstract

Pande besi di wilayah kerja Puskesmas Tabanan I berisiko tinggi mengalami anemia akibat paparan karbon monoksida (CO) yang menurunkan kadar hemoglobin. Permasalahan meliputi kondisi lingkungan kerja yang kurang sehat, penggunaan alat pelindung diri (APD) yang belum optimal, serta sikap kerja yang berpotensi menimbulkan keluhan muskuloskeletal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan tentang pencegahan anemia dan penyakit akibat kerja serta melakukan deteksi dini melalui pemeriksaan kadar hemoglobin. Sebanyak 60 peserta mengikuti penyuluhan kesehatan mengenai anemia, penggunaan APD, sikap kerja ergonomis, serta pemeriksaan hemoglobin menggunakan metode POCT. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan. Hasil pemeriksaan hemoglobin mengungkapkan bahwa 31,67% peserta mengalami anemia. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran pande besi terhadap risiko paparan CO, pentingnya penggunaan APD, serta perlunya pemeriksaan kesehatan rutin sebagai upaya pencegahan dini anemia dan penyakit akibat kerja. Intervensi ini direkomendasikan untuk dilakukan secara rutin dengan dukungan kolaborasi antara puskesmas, kelompok pekerja, dan pihak terkait untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Pelatihan Pemanfaatan Daring dalam Rangka Peningkatan Pembelajaran Mahasiswa di Program Studi PGPAUD FKIP Unram 2020 Nurhasanah, Nurhasanah; Rachmayani, Ika; Karta, I Wayan; Sativa, Filsa Era
Indonesian Journal of Education and Community Services Vol. 1 No. 1 (2021): Edisi Januari-Juni 2021
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi negara dan dunia secara umum, setelah merebaknya wabah virus covid 19. Secara langsung maupun tidak langsung berdampak kepada semua lini aktivitas masyarakat. Hampir setiap daerah di Indonesia, bahkan beberapa negara diluar negeri yang terdampak virus Covid-19 merubah beberapa kebijakan yang berlaku. Demikian juga dalam dunia Pendidikan. Beberapa bulan terakhir dunia Pendidikan pun merubah sistem pendidikannya. Dari sistem Pendidikan langsung tatap muka menjadi Pendidikan jarak jauh. Dengan memanfaatkan media online. Proses perkuliahan di kampus pun secara langsung berdampak, pada proses perkuliahan secara mendadak dirubah dari proses perkuliahan tatap muka dikampus berubah menjadi proses perkuliahan online dengan memanfaatkan beragam media online yang ada. Media online yang dapat diamfaatkan seperti WhatApp, Email, Zoom Meeting, Google Class Room bahkan Pembelajaran Daring. Pembelajaran Daring merupakan model pembelajaran yang mengkoneksikan dengan situs web yang terkoneksi dengan suatu instansi tertentu. Pembelajaran Daring mulai banyak dipergunakan baik di sekolah sekolah menengah atas maupun perguruan tinggi. Pada awalnya pembelajaran dari dilakukan sebagai pelengkap dari proses pembelajaran yang dilakukan dalam satu semester tertentu. Namun, dengan mulai mewabahnya virus covid 19 dan sistem Pendidikan berubah menjadi Pendidikan jarak jauh menggunakan beragam aplikasi online. Pembelajaran Daring dapat menjadi salah satu proses pembelajaran yang dapat dilakukan antara dosen dengan mahasiswanya. Pembelajaran Daring merupakan salah satu alternative yang dapat dikembangkan dan dilakukan dalam proses perkuliahan. Pembelajaran Daring merupakan pembelajaran berbasis Intenet atau online yang dapat dilakukan oleh dosen dan mahasiswa selama proses perkuliahan berlangsung. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan kemampuan sumber daya manusia, khususnya dosen dalam menyikapi perubahan sistem perkuliahan dari tatap muka menjadi sistem perkuliahan online. Hasil pengabdian diperoleh data bahwa 51% proses perkuliahan dikampus dilakukan secara daring, khususnya menggunakan aplikasi daring google meet dan 19% menggunakan aplikasi zoom meeting. Kelebihan dari perkuliahan daring ini disampaikan mahasiswa dikarenakan dapat dilakukan atau diikuti dimana saja, sedangkan kelemahan selama perkuliahan online lebih kepada masalah jaringan atau sinyal. Proses perkuliahan secara umum dilakukan sesuai dengan jadwal dengan durasi perkuliahan sekitar 30 sampai 60 menit setiap pertemuan. Selama proses perkuliahan juga dosen memberikan tugas kepada mahasiswadalam bentuk tugas mandiri dan presesntasi kelompok yang dikumpulkan menggnakan aplikasi moddle dan email dosen.
Pemetaan Kompetensi Guru Paud di Kecamatan Selaparang Tahun 2024 Andara, Mila; Karta, I Wayan; Gunawan, Gunawan; Nurhasanah, Nurhasanah
Indonesian Journal of Elementary and Childhood Education Vol. 5 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to map the competency of PAUD teachers in Selaparang sub-district in 2024. This research is a qualitative descriptive study. The population is 109 teachers. The sampling technique is proportionate quota sampling with specifications for educational qualifications, certification and school accreditation. The sample consisted of 72 teachers. Data analysis uses 4 stages of Miles and Huberman model analysis, namely data collection, data reduction, data presentation, drawing conclusions and calculating using a presentation formula. The results of research from 72 teachers in the Selaparang sub-district area are 18.06% of teachers' pedagogical competence is in the very good category, 33.33% of their personality competence is in the very good category, 6.94% of their professional competence is in the very good category, and social competence is in their very good category with a very good category of 22.22%. 30.65% of undergraduate PAUD qualifications are in the very good category, 14.2% of non-PG PAUD are in the very good category, 25.00% are certified in the very good category, 33.53% are A accredited schools in the very good category and 33.53% are accredited schools B with a very good category of 19.20%. Pedagogical, personality, professional and social competencies are on average in the good category. For educational qualifications, certification and school accreditation the average is in the good category. Therefore, it is hoped that the competent authorities will provide guidance so that teachers are in the very good category of at least 85%.
GC-MS Profiling, Antibacterial Activity of Euodia hortensis Leaf Essential Oil: An Integrated In Vitro and In Silico Analysis Karta, I Wayan; Mudianta, I Wayan; Ika Pramitha, Dewa Ayu; Griya Adi Parta, I Made; Defy Janurianti, Ni Made; Burhannuddin, Burhannuddin
The Journal of Pure and Applied Chemistry Research Vol. 15 No. 2 (2026): Edition May-August 2026
Publisher : Chemistry Department, The University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpacr.2026.015.02.8025

Abstract

The increasing resistance of acne-associated bacteria necessitates the exploration of alternative antibacterial agents from natural sources. This study evaluated the antibacterial potential of Euodia hortensis leaf essential oil against Cutibacterium acnes and Staphylococcus aureus using an integrated in vitro and in silico approach. GC–MS analysis identified menthofuran (47.73%), limonene (18.17%), evodone (17.45%), and viridiflorol (6.58%) as the predominant constituents, with oxygenated monoterpenes and sesquiterpenes as the major chemical classes. Antibacterial activity assessed by disc diffusion assay at 5% concentration showed moderate inhibition, with inhibition zones of 10.75 ± 0.24 mm against C. acnes and 10.60 ± 0.50 mm against S. aureus. Molecular docking analysis based on binding affinity values demonstrated that limonen-10-yl acetate exhibited the strongest interaction with C. acnes lipase (−7.3 kcal/mol), exceeding that of clindamycin (−6.6 kcal/mol), while limonene showed the highest affinity toward tyrosyl-tRNA synthetase (−7.0 kcal/mol). Viridiflorol and caryophyllene oxide also displayed favorable binding energies. These interaction patterns support a multitarget antibacterial mechanism involving inhibition of protein synthesis and bacterial virulence factors. Overall, E. hortensis leaf essential oil shows promise as a natural antibacterial candidate for skin infections, although further in vivo, toxicity, and formulation studies are required.
Co-Authors Abdul Kadir Andara, Mila Apriyani, Ni Putu Helda Silpia Arifuddin Arifuddin Arini , Ni Putu Dewi Tata Arjani, Ida Ayu Arjani, Ida Ayu Made Sri Astawa, I Made Suwasa Astini, Baik Nilawati Baiq Nada Buahana Boniesta Zulandha Melani Burhannuddin Cahyati, Ulya Cokorda Dewi Widhya Hana Sundari Darmiany Defy Janurianti, Ni Made Dewa Ayu Ika Pramitha Dewi, Ni Made Andini Dewi, Ni Made Andini Dewi, Ni Nyoman Astika Dewi, Ni Nyoman Astika Dwija Putra, I Gusti Ngurah Era Sativa, Filsa Fahruddin Fitri Fitri Griya Adi Parta, I Made Gunawan Gunawan Hafizzaturroyani Hari Witono hasliza, pita Heri Setiyo Bekti I Gede Sudarmanto I Gusti Ayu Sri Dhyanaputri I Nyoman Jirna, I Nyoman I Putu Suiraoka Irmayani, Ari Kartawidjajaputra, Felicia Ketut Meina Sandi Khiaraturrosida, Khiaraturrosida Luh Ade Wilan Krisna Mariani Mariani mastra, nyoman Mochamad Choirul Hadi Mudianta, I Wayan Nabila, Alisya Nensi, Bq. Arya Ni Luh Suriani Ni Made Ary Sarasmita Nirmala Dewi, Anak Agung Lidya Nirmala Dewi, Anak Agung Lidya Nur Habibah Nurhasanah Nurhasanah Putra, I Gusti Ngurah Dwija Putri, Baiq Khofifah Kusuma Putu Amrita Paramahita Rachmayani, Ika Rasmini, Ni Wayan Sakia, Andini Putri Sandi, Ketut Meina Sari, Ni Luh Putu Eka Kartika Sari, Pruwita Sativa, Filsa Era Selviani, Tuhfa Sudarmanto, I Gede Sukardi Sukardi Sulistiani Sulistiani, Sulistiani Sundari, Cokorda Dewi Tata Arini, Ni Putu Dewi Waluyo, Untung Wati, Ni Luh Candra Wati, Ni Luh Candra Widiari, Ni Nyoman Wijaya , Satria Rusdy Wilan Krisna, Luh Ade Wildan Wildan Wilian, Sudirman Witono, Hari Wiwin Quranita Yanty, Jannah Sofi Zani Rahmah, Rosalinda