Claim Missing Document
Check
Articles

MENUMBUHKAN HARGA DIRI DAN HUBUNGAN SEHAT PADA REMAJA MELALUI PROBLEM BASED LEARNING DI SMP KABUPATEN MALANG Awalya Siska Pratiwi; Ella Faridati Zen; Yuliati Hotifah; Irene Maya Simon; Muhammad Lutfi Galih; Nabila Dwi Azhari Putri
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i2.33950

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Hubungan percintaan pada remaja saat ini cukup mengkhawatirkan. Maraknya kekerasan seksual berdampak paa berbagai aspek, salah satunya terkait harga diri. Rendahnya harga diri dapat menimbulkan permasalahan mental seperti depresi, kecemasan, dan permasalahan dalam pembelajaran. Dalam pengabdian ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali harga diri dan hubungan sehat remaja di SMP Negeri 1 Kasembon melalui strategi Problem Based Learning (PBL) serta siswa dapat meningkatkan pengetahuan serta menerapkan hubungan sehat remaja. Metode yang akan digunakan meliputi: 1) delegasi dari masing-masing kelas yang akan dibagi menjadi beberapa kelompok kecil; 2) sosialisasi, hal tersebut memiliki kaitan dengan penyampaian materi mengenai studi kasus perilaku toxic love; 3) analisis kasus, kasus yang diberikan berkaitan dengan perilaku hubungan tidak sehat (toxic love) dan bagaimana siswa tersebut mampu mengatasi kasus menggunakan langkah-langkah problem based learning dibagi dalam kelompok kecil; dan 4) penutup. Mitra sasaran dalam pengabdian ini SMP Negeri 1 Kasembon Malang dengan jumlah peserta 35 siswa pada semua jenjang.  Hasil yang dicapai secara keseluruhan siswa dapat memahami materi yang telah disampaikan dan siswa dapat memecahkan masalah dengan menjawab persoalan dari kasus yang diberikan sera mampu mempresentasikan hasil analisis kasusnya dengan baik. Kata kunci: toxic love; hubungan sehat; problem based learning ABSTRACTRomantic relationships among teenagers today are quite worrying. The rise of sexual violence has an impact on various aspects, one of which is related to self-esteem. Low self-esteem can lead to mental problems such as depression, anxiety, and problems in learning. In this community service, the aim is to restore self-esteem and healthy relationships for teenagers at SMP Negeri 1 Kasembon through the Problem Based Learning (PBL) strategy and students can increase their knowledge and implement healthy relationships for teenagers. The methods that will be used include: 1) delegations from each class will be divided into several small groups; 2) socialization, this is related to the delivery of material regarding case studies of toxic love behavior; 3) case analysis, the cases given are related to unhealthy relationship behavior (toxic love) and how the students are able to overcome the case using problem-based learning steps divided into small groups; and 4) closing. The target partner in this community service is SMP Negeri 1 Kasembon Malang with a total of 35 students at all levels. The results achieved overall students can understand the material that has been presented and students can solve problems by answering questions from the cases given and are able to present the results of their case analysis well. Keywords: toxic love; healthy relationship; problem based learning
Pelatihan Penulisan Penelitian Tindakan (Classroom Action Research) Bagi Guru BK di MGBK Blitar Raya Devy Probowati; Ella Faridati Zen; Widya Multisari
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v6i22023p95-102

Abstract

Abstract: The guidance and counseling teacher or counselor has the role and function of providing guidance and counseling services to all students. Guidance and Guidance Teachers are expected to be able to provide optimal guidance and counseling services, so that to make this happen, Guidance and Guidance Teachers are required to always improve their competence and develop their professionalism. The professional quality of guidance and counseling teachers still varies. The aim of this community service is to improve the research competence of guidance and counseling teachers through classroom action research training at MGBK Blitar Raya. The implementation methods used in community service are online synchronous and asynchronous. This was due to the Covid-19 pandemic which caused this activity to be carried out online. The results of the implementation of the service were obtained based on a process evaluation which showed that 80% of the guidance and counseling teachers followed the presentation of the material provided well. Abstrak: Guru BK diharapkan dapat memberikan layanan BK secara optimal, sehingga untuk mewujudkan hal tersebut guru BK dituntut untuk selalu meningkatkan kompetensi dan mengembangkan keprofesionalannya. Kualitas profesional guru BK ternyata masih beragam. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kompetensi penelitian guru BK melalui pelatihan classroom action research di MGBK Blitar Raya. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat adalah daring sinkronus dan asinkronus. Hal ini dilatar belakangi karena adanya pandemi covid-19 yang menyebabkan kegiatan ini dilaksanakan secara daring. Hasil pelaksanaan pengabdian diperoleh berdasarkan evaluasi proses yang menunjukkan 80% guru BK mengikuti dengan baik pemaparan materi yang diberikan.
Pelatihan Teknik Bimbingan Kelompok Untuk Pencegahan Bullying bagi Guru BK SMP Rizka Apriani; Ella Faridati Zen; Muslihati Muslihati; Blasius Boli Lasan
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v5i22022p55-64

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk melatih para guru Bimbingan dan konseling Sekolah Menengah Pertama di kota Malang yang tergabung dalam MGBK Sekolah Menengah Pertama kota Malang. Melalui pelatihan yang dilakukan oleh tim, diharapkan kompetensi guru Bimbingan dan Konseling dalam menggunakan teknik bimbingan kelompok, khususnya perilaku siswa yang menghargai, empati, dan asertif diharapkan mampu mencegah terjadinya perundungan. Metode dengan menerapkan model project based learning dengan pola “in-on-in” yaitu tiga kali kegiatan yang meliputi satu kali kegiatan off-line sinkronus, satu kali kegiatan online asinkronus, dan satu kali kegiatan penugasan. Jumlah peserta 20 orang guru Bimbingan dan konseling Sekolah Menengah Pertama dengan pola 31 jam pelajaran dilakukan dalam empat pekan. Pelatihan ini berhasil menambah wawasan dan kompetensi Guru Bimbingan dan konseling Sekolah Menengah Pertama untuk menyusun rancangan bimbingan kelompok untuk mencegah bullying dengan menyusun RPLBK dan media video animasi dengan menggunakan aplikasi powtoon.
Pelatihan Perilaku Respek, Empati dan Asertif Melalui Metode Role Play untuk Mencegah Bullying Di Sekolah Menengah Pertama Ella Faridati Zen; Muslihati Muslihati; Diniy Hidayaturrahman; Widya Multisari
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v3i12020p40-47

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menguji efektivitas pelatihan perilaku respek, empati dan asertif melalui metode role play sebagai upaya pencegahan bullying di SMP Al Furqon Jombang. Metode pengabdian yang digunakan adalah teknik role playing yang diuji keberhasilannya dengan one group pretest-posttest design. Sasaran pengabdian yakni 28 siswa kelas VII SMP Al Furqon Jombang. Hasilnya terdapat perubahan pada perilaku respek berdasarkan peningkatan nilai pos tes dari nilai pre tes setelah diberikan perlakuan dengan pelatihan dengan teknik role playing. Perilaku empati dan asertif tidak mengalami perubahan nilai yang signifikan setelah pelatihan. Sehingga perlu adanya tindaklanjut melalui perbaikan pada pengembangan panduan.
Optimalisasi Peran Guru Bimbingan dan Konseling melalui Cognitive Behavior Stress Management untuk Mendukung Peer Counselor dalam Penanggulangan Stres Akademik Siswa Khairul Bariyyah; Adi Atmoko; Ella Faridati Zen; Rizka Apriani; Nining Maizura
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v7i22024p116-125

Abstract

Abstract: This community service project aims to evaluate the implementation of Cognitive Behavior Stress Management (CBSM) by school counselor in supporting peer counselors as part of efforts to mitigate students’ academic stress in junior high schools (MTS). CBSM is an approach that combines Cognitive Behavioral Therapy (CBT) techniques and stress management, designed to help students more effectively manage academic pressures. In this study, 25 school counselor participated in CBSM training and served as facilitators to train peer counselors at their respective schools. The evaluation results indicate that the CBSM training provided clear and relevant understanding for school counselor and peer counselors. The training significantly enhanced peer counselors' practical skills in identifying and managing academic stress symptoms in students. CBSM implementation was found effective in fostering a more positive school climate, increasing social support among students, and strengthening the role of peer counselors in addressing mental health issues. With ongoing support from school counselor, CBSM also positively impacted students' emotional and academic well-being. Recommendations from this study include increasing the frequency of CBSM training and providing regular guidance for peer counselors to reinforce the long-term effectiveness of this program. Abstrak: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Cognitive Behavior Stress Management (CBSM) oleh guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mendukung peer counselor sebagai upaya penanggulangan stres akademik siswa di sekolah menengah pertama (MTS). CBSM merupakan pendekatan yang menggabungkan teknik-teknik Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dan manajemen stres yang dirancang untuk membantu siswa mengelola tekanan akademik dengan lebih efektif. Dalam studi ini, 25 guru BK mengikuti pelatihan CBSM dan berperan sebagai fasilitator untuk melatih peer counselor di sekolah masing-masing. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan CBSM memberikan pemahaman yang jelas dan relevan bagi para guru BK dan peer counselor. Pelatihan ini secara signifikan meningkatkan keterampilan praktis peer counselor dalam mengidentifikasi serta mengelola gejala stres akademik pada siswa. Implementasi CBSM dinilai efektif dalam menciptakan iklim sekolah yang lebih positif, meningkatkan dukungan sosial antar siswa, dan memperkuat peran peer counselor sebagai pendamping dalam penanganan masalah mental. Dengan adanya dukungan guru BK yang berkelanjutan, CBSM juga memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan emosional dan akademik siswa. Rekomendasi penelitian ini mencakup peningkatan frekuensi pelatihan CBSM dan bimbingan berkala bagi peer counselor untuk memperkokoh efektivitas program ini dalam jangka panjang.
Implementasi Pendekatan Structured Learning Approach (SLA) untuk Mengembangkan Kompetensi Bimbingan dan Konseling Guru SD dalam Mendukung Well-Being Siswa Muslihati Muslihati; Ahmad Yusuf Sobri; Ella Faridati Zen; Nur Mega Aris Saputra; Khusnul Khowatim; Muhammad Rafli
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v9i12026p37-42

Abstract

Guru sekolah dasar memiliki peran ganda, termasuk memberikan dukungan psikologis, namun sering kali menghadapi keterbatasan kompetensi dalam bidang bimbingan dan konseling yang berdampak pada well-being siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi bimbingan dan konseling guru kelas melalui pelatihan berbasis Structured Learning Approach (SLA) untuk mendukung pengembangan well-being siswa. Kegiatan ini diikuti oleh 27 guru dari tujuh sekolah dasar di Kota Malang dan diselenggarakan dengan metode hibrida (daring dan luring). Evaluasi program menggunakan desain one-group pretest-posttest, dan data dianalisis menggunakan uji N-Gain untuk mengukur efektivitas serta Uji Wilcoxon untuk menguji signifikansi perbedaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelatihan memiliki tingkat efektivitas dalam kategori "Sedang" dengan perolehan skor rata-rata N-Gain sebesar 0.61. Uji Wilcoxon juga mengkonfirmasi bahwa peningkatan kompetensi peserta dari pre-test ke post-test sangat signifikan secara statistik (p < 0.05). Pelatihan dengan pendekatan SLA terbukti menjadi model intervensi yang efektif untuk membekali guru dengan keterampilan praktis dalam mendukung kesejahteraan psikologis siswa di sekolah dasar.
FENOMENA SOCIAL LOAFING PADA MAHASISWA DALAM PENGERJAAN TUGAS KELOMPOK: STRATEGI, KETERGANTUNGAN, DAN DIFUSI TANGGUNG JAWAB Erna Puji Lestari; Riskiyana Prihatiningsih; Ella Faridati Zen
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4786

Abstract

Abstract: This research aims to reveal the dynamics of student behavior in the context of working on group assignments in the lecture environment. Through a qualitative approach, various patterns of student participation were found that reflected adaptation strategies to collective responsibility, procrastination tendencies, and social dependence. Data was collected through in-depth interviews and participatory observation of student group activities in completing academic assignments. The results of the study showed that students tended to choose easy tasks, postpone work until they were close to the deadline, avoid leadership positions, and adjust the intensity of contributions based on the quality of group members. This phenomenon indicates the diffusion of social responsibility and efficiency strategies in the context of collaborative learning. This research provides implications for lecturers to design an assessment system and evaluation mechanism that fosters a sense of personal responsibility in group work. Keyword: Group Assignments, Student Participation, Procrastination, Social Dependence, Collective Responsibility Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dinamika perilaku mahasiswa dalam konteks pengerjaan tugas kelompok di lingkungan perkuliahan. Melalui pendekatan kualitatif, ditemukan berbagai pola partisipasi mahasiswa yang mencerminkan strategi adaptasi terhadap tanggung jawab kolektif, kecenderungan prokrastinasi, serta ketergantungan sosial. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap aktivitas kelompok mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung memilih tugas yang mudah, menunda pengerjaan hingga mendekati batas waktu, menghindari posisi kepemimpinan, serta menyesuaikan intensitas kontribusi berdasarkan kualitas anggota kelompok. Fenomena ini mengindikasikan adanya difusi tanggung jawab dan strategi efisiensi sosial dalam konteks pembelajaran kolaboratif. Penelitian ini memberikan implikasi bagi dosen untuk merancang sistem penilaian dan mekanisme evaluasi yang menumbuhkan rasa tanggung jawab personal dalam kerja kelompok. Kata kunci: Tugas Kelompok, Partisipasi Mahasiswa, Prokrastinasi, Ketergantungan Sosial, Tanggung Jawab Kolektif 
Co-Authors Achmad Miftachul Ilmi Adi Atmoko Andi Mappiare-AT Andi Mappiare-AT, Andi Anggraeni, Talitha Syahda Anita Putri Budiarsih Anita Putri Budiarsih, Anita Putri Antika, Eni Rindi Arbin Janu Setiyowati, Arbin Ari Yoga Pratama Arilla Ainda Ubak Awalya Siska Pratiwi Bestari, Sugestining Wisnu Blasius Boli Lasan Dede Ayu Anggraeni Dede Ayu Anggraeni Defi Ratnasari Defi Ratnasari Devy Probowati Dini Fatihah Dini Fatihah Diniy Hidayatur Rahman Djoko Budi Santoso Dwi Nikmah Puspitasari, Dwi Nikmah Eko Pramudya Laksana Elia Flurentin Elisa, Dina Erna Puji Lestari Febriyanti Fitria Utami Firdayati, Fitri Fitri Firdayati Hamidah binti Sulaiman Hermawan, Salsabila Yuli Adys IM. Hambali Indriyana Rachmawati Irene Maya Simon, Irene Iryas, Nabilla Endmal Putri Justice Afifah Ulul Albab Justice Afifah Ulul Albab Khairul Bariyyah Khowatim, Khusnul Khusnul Khowatim Khusnul Khowatim Lestari, Erna Puji Lestari, Jihan Muji Lia Artika Sari Lia Artika Sari Lila Puspitaningrum Lila Puspitaningrum Lina Handayani Lutfi Fauzan Muhammad Lutfi Galih Muhammad Rafli Muslihati Nabila Dwi Azhari Putri Naya Sintiawan Naya Sintiawan Ning Fuadah Karimah Elnur Nining Maizura Nur Mega Aris Saputra Panuluh, Wika Ajeng Damar Prihatiningsih, Riskiyana Riskiyana Prihatiningsih Rizka Apriani Roichatul Jannah Roichatul Jannah, Roichatul Sari, Dyah Ayu Aprillia Siti Syazwani Zulkuple Sityalawia H. Kaedati Sityalawia H. Kaedati Sofia Andari Roem Sofia Andari Roem Sugestining Wisnu Bestari Sulaiman, Hamidah Binti Utami, Febriyanti Fitria Wangkawati, Yustia Syalaisha Widada Widada Widya Multisari Yuliati Holifah Yusuf Sobri, Ahmad Zamroni Zamroni