p-Index From 2021 - 2026
8.076
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Psikologi Jurnal Kesehatan Masyarakat (IKESMA) Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Jurnal Kesehatan JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) JIMKesmas (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) The Indonesian Journal of Public Health Jurnal Kesehatan Komunitas Jurnal Kesehatan Medika Saintika Media Ilmu Kesehatan GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan Al-Khidmah BULETIN AL-RIBAATH Amerta Nutrition Journal of Midwifery and Nursing Unnes Journal of Public Health Psikoislamedia : Jurnal Psikologi Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi JURNAL MUTIARA KESEHATAN MASYARAKAT Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health AVICENNA Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Miracle Journal Of Public Health (MJPH) Jurnal Cakrawala Promkes Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Borneo Akcaya : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Publik Journal of Public Health Innovation (JPHI) Jurnal EduHealth Journal of Health Research Science Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP) Riset Informasi Kesehatan Jurnal Vokasi Kesehatan JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Health Dynamics Prosiding Seminar Nasional Unimus
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Pemberian Makanan Pendamping ASI Dalam Peningkatan Status Gizi Anak Usia 6-59 Bulan Suci Zakia Dewi; Marlenywati Marlenywati; Indah Budiastutik; Elly Trisnawati; Eka Puspitasari
MEDIA ILMU KESEHATAN Vol 14 No 3 (2025): Media Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30989/mik.v14i3.1919

Abstract

Background: Complementary feeding (MP-ASI) is provided from 6-24 months to meet children's nutritional needs no longer fulfilled by breast milk alone. In Indonesia, suboptimal MP-ASI practices contribute to nutritional problems and growth disorders in children.Purpose: To analyze the effect of MP-ASI provision on improving children's nutritional status.Methods: Quasi-experimental one-group pretest-posttest design on 30 children aged 6-59 months in the Tayan Health Center working area, Sanggau Regency. Measurements conducted in April and August 2025. Nutritional status assessed using BB/U, TB/U, BB/TB, IMT/U, and LK/U indicators. Data analyzed with Wilcoxon Signed-Ranks Test (p<0.05).Results: Significant pre-post intervention differences (p=0.000). Most children (86.7%) improved nutritional status: BB/U good nutrition rose from 83.3% to 90%, BB/TB normal 63.3% to 73.3%, TB/U normal 63.3% to 73.3%, IMT/U good nutrition stable at 90% with 3.3% overweight risk, LK/U normal 70% to 80%. Conclusion: MP-ASI with nutrition education and active feeding effectively improves children's nutritional status and supports growth disorder prevention.
The Relationship Between User Ability Response (UAR) and Intentions and Attitudes Toward Vector Control Among Users of the Geplakkin Application Azizah Nur Aini; Andri Dwi Hernawan; Elly Trisnawati; Barry Caesar Octariadi
Health Dynamics Vol 3, No 8 (2026): August 2026
Publisher : Knowledge Dynamics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/hd30806

Abstract

Background: Geplakkin is a digital application that enables the general public to report, monitor, and obtain information on Aedes mosquito density as part of a monitoring system. The objective of this study was to analyze the relationship between the level of use of the Aedes mosquito app (UAR) and the intention to eliminate mosquito breeding sites, as well as the relationship between the level of use and attitudes toward eliminating mosquito breeding sites among Geplakkin app users in Pontianak. Methods: The study population consisted of households in Pontianak. A total of 240 Geplakkin app users were selected through targeted sampling. The inclusion criterion was owning a smartphone capable of installing and using the app. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses. Bivariate analysis was performed using Pearson’s product-moment correlation and Spearman’s rank correlation. Results: The results showed a weak but statistically significant positive relationship between the level of Geplakkin app usage and the intention to eliminate mosquito breeding sites (r = 0.310, p = 0.000). The variable attitude toward mosquito breeding site elimination showed a very weak but statistically significant positive correlation with UAR (r = 0.149, p = 0.021). Both variables exhibited a positive association, indicating that higher UAR values are associated with stronger intentions and more positive attitudes toward eliminating mosquito breeding sites. Conclusion: Continued use of the Geplakkin monitoring app is recommended, as users’ positive responses to the app have the potential to strengthen their intention to eliminate mosquito breeding sites and thereby foster a positive community attitude toward mosquito breeding site elimination (PSN) efforts as part of dengue vector control.
PENGARUH EDUKASI PHBS TATANAN KELUARGA TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU BALITA DALAM PENCEGAHAN STUNTING Audila Rima Putri; Elly Trisnawati; Indah Budiastutik; Marlenywati Marlenywati
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2927

Abstract

 PHBS di tatanan keluarga adalah upaya untuk menjadikan setiap anggota keluarga tahu, mau dan mampu melaksanakan PHBS. Kecamatan Rasau Jaya khususnya di Kampung KB “Desa Membangun” Desa Umum Rasau Jaya menggambarkan adanya permasalahan yang berkaitan dengan kurangnya pengetahuan ibu balita tentang PHBS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi PHBS Tatanan Keluarga terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita dalam pencegahan stunting. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimental dengan desain one group t-test. Populasi yang diteliti adalah ibu yang memiliki balita berusia 0 hingga 59 bulan. Sampel yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yang terdiri dari 30 orang responden. Intervensi dilakukan sebanyak 6 kali selama 3 bulan dengan menggunakan buku saku sebagai media. Instrumen penelitian berupa kuesioner, dan data dianalisis menggunakan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam pengetahuan ibu tentang tatanan keluarga PHBS sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa edukasi PHBS tatanan keluarga berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita dalam pencegahan stunting.
Determinan Insomnia pada Anggota POLRI Direktorat Sabhara POLDA KALBAR Susanto, Oda; Trisnawati, Elly; Widyastutik, Ottik
Jumantik Vol 7 No 1 (2020): JUMANTIK: Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v7i1.2150

Abstract

Insomnia merupakan salah satu gangguan tidur yang seringkali ditemukan pada masyarakat baik remaja, dewasa, maupun usia lanjut. Anggota Polri merupakan bagian dari masyarakat juga memiliki risiko mengalami kejadian insomnia dikarenakan beban kerja, gaya hidup, dan shift kerja. Berdasarkan survey pendahuluan pada 11 anggota Polri dan 3 perawat Rumkit Bhayangkara. Direktorat Sabhara memiliki nilai hasil survey tertinggi pada kejadian insomnia, stress kerja, merokok, serta konsumsi kafein. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan kejadian insomnia pada anggota Polri Direktorat Sabhara Polda Kalbar. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitic dengan desain cross sectional. Besar sampel sebanyak 74 orang yang diambil melalui tekhnik propotional sampling. Uji statistik yang digunakan Chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan insomnia pada anggota Polri Direktorat Polda Kalbar. adalah kebiasaan merokok (p value = 0,002 : PR = 3,109), dan tingkat konsumsi kafein (p value = 0,000 : PR = 7,948). Disimpulkan bahwa determinan insomnia pada anggota Polri Dit. Sabhara Polda Kalbar adalah kebiasaan merokok dan mengkonsumsi kafein
Sanitasi Lingkungan dan Personal Hygiene dengan Kejadian Skabies Pada Santriwati Di Pondok Pesantren Al-Mukhlishin Kabupaten Mempawah Selvianty, Weni; Alamsyah, Dedi; Trisnawati, Elly; Budiastutik, Indah
Jumantik Vol 10 No 1 (2023): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v10i1.5796

Abstract

Skabies penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infestasi dan sensitisasi Sarcoptes scabiei var. Hominis betina.. Tungau skabies dapat bertahan selama 2-6 jam pada suhu ruangan dan masih tetap mampu berpenetrasi. Skabies menular dengan dua cara yaitu secara kontak langsung dan tidak langsung.Dari data survey awal 10  santriwati, untuk pemeriksaan skabies dengan cara pengerokan kulit, 40% santriwati  positif mengalami skabies, personal hygiene  80% santriwati sering bertukar pakaian dan menggunakan alat tidur bersama, 30% santriwati menggunakan alat mandi bersamaan.Untuk sanitasi lingkungan terhadap 5 kamar santriwati, hasil kepadatan hunian100% kamar tersebut kurang dari persyaratan minimum 8m²/orang.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dan personal hygiene dengan kejadian skabies pada santriwati di Pondok Pesantren AlMukhlishin.Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan penelitian crosssectional study. Populasi pada penelitian ini berjumlah 380 santriwati dengan total sampel 75 santriwati menggunakan rumus lemeshow. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan teknik pengumpulan data dengan cara pengerokkan di bawah kulit, laboratorium, observasi dan wawancara. Hasil penelitian didapatkan variabel yang  memiliki hubungan  luas ventilasi (p value = 0,031), kebiasaan mandi ( p value = 0,000), kebersihan handuk (p value = 0,002), kebersihan pakaian (p value = 0,008), kebersihan tempat tidur dan sprei (p value = 0,008 ), variabel yang tidak memiliki hubungan, kepadatan hunian (p value = 0,710), suhu ruangan ( p value = 0,541).Diharapkan dari hasil penelitian ini pondok pesantren dapat memberikan santriwati fasilitas yang lebih baik lagi seperti kepadatan hunian yang sesuai persayaratan 8m²/orang serta kamar yang memiliki ventilasi yang cukup agar sinar matahari dan udara dapat bebas masuk.
Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Computer Vision Syndrome pada Aparatur Sipil Negara (ASN) di BAPPEDA Provinsi Kalimantan Barat Pikri, Nur; Trisnawati, Elly; Alamsyah, Dedi
Jumantik Vol 11 No 1 (2024): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v11i1.6833

Abstract

Prevalensi kejadian Computer Vision Syndrome mencapai 64-90% pada pengguna komputer dengan jumlah penderita di seluruh dunia diperkirakan sebesar 60 juta orang dan setiap tahun akan terus muncul 1 juta kasus baru. Pekerja kantoran adalah salah satu jenis pekerjaan yang paling berisiko untuk mengalami CVS, hal ini dikarenakan tuntutan tugas yang secara keseluruhan diselesaikan dengan menggunakan komputer/laptop serta dengan waktu yang lebih dari standarnya yaitu 2 jam secara terus-menerus. Hal tersebut didukung dengan adanya temuan hasil studi pendahuluan yang dilakukan menyatakan bahwa 9 dari 10 orang (90%) ASN mengalami CVS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan keluhan Computer Vision Syndrome pada ASN di BAPPEDA Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional dengan teknik pengambilan sampel total sampling yaitu sebanyak 62 responden. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa kuesioner, luxmeter, dan rollmeter. Uji statistik/analisis data yang digunakan adalah uji Correlation Pearson dan Rank Spearman dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara jarak pandang mata ke layar (p-value = 0,00) dan durasi penggunaan komputer/laptop terus-menerus (p-value = 0,00) dengan keluhan CVS. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di BAPPEDA Provinsi Kalimantan Barat, disimpulkan bahwa hanya ada dua variabel yang berhubungan dengan terjadinya CVS yaitu jarak pandang dan durasi penggunaan terus-menerus. Disarankan kepada pekerja untuk menerapkan kebiasaan beristirahat selama 15 menit setiap 2 jam penggunaan komputer dan bekerja dengan jarak pandang ≥50 cm.
Household intention to eliminate mosquito breeding sites following a single-session Geplakkin intervention Wahyu Naufal; Andri Dwi Hernawan; Elly Trisnawati; Barry Ceasar Octariadi
Jurnal Cakrawala Promkes Vol. 8 No. 2 (2026): August
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jcp.v8i2.16846

Abstract

Dengue remains an important public health problem, and household elimination of mosquito breeding sites is central to prevention. Digital technologies may strengthen dengue prevention by integrating health information with vector surveillance, but evidence regarding their relationship with household behavioral intention remains limited. This study evaluated household intention to eliminate mosquito breeding sites following a single-session intervention using the Geplakkin vector surveillance application. A quantitative experiment with a posttest-only control-group design was conducted in Pontianak City, West Kalimantan, Indonesia, from July to October 2025. A total of 320 purposively recruited participants were randomly allocated in a 3:1 ratio to the intervention (n = 240) or control group (n = 80) using a computer-generated sequence. Both groups received routine dengue-prevention education; the intervention group additionally received 15–30 minutes of training on Geplakkin, followed by immediate application use and posttest assessment. Intention was assessed using a Theory of Planned Behavior-based questionnaire. Because scores were not normally distributed, groups were compared using the Mann–Whitney U test. The intervention group had a higher mean intention score than the control group (45.43 ± 4.68 vs 36.73 ± 5.50), with a mean difference of 8.70 points (p < 0.001; effect size = 0.65). Thus, exposure to the single-session Geplakkin intervention was associated with higher immediate intention to eliminate mosquito breeding sites than routine education alone. Longitudinal studies are needed to determine whether this difference is sustained and translates into household vector-control practices.
Co-Authors A'in, Nurul Abduh Ridha Adetria Heristi Afifah, Suci AHMAD MUSTOLIH Alamsyah, Dedi Amaliya Irmayanti Amaliya Irmayanti Amanda Distrilia Andri Dwi Hernawan Anggeriani, Desy Anggraini, Sri Anselma Anselma Aprillia Krisnawaty Arfan, Iskandar Arswendy Irene Fioresta Asmadi asmadi Audila Rima Putri Aulia, Cindy Febi Dwi Azizah Nur Aini Barry Caesar Octariadi Barry Ceasar Octariadi Dewi Yuliandari Dewi, Nur Kumala Diki Fahrozi Almuharami Dini Hadiarti Diningrum, Wulan DWI YULIANTI Edy Suryadi Eka Puspita Sari Eka Puspita Sari Eka Puspitasari Eka Puspitasari, Eka Elfrida Ratnawati Emelia Agustina Mila Feby Surantri Fenni Supriadi Fhoka, Finanda Fitriani, Nurlita Fitriati, Nur Handini, Lail Harzuna, Amanda Hawa Cahya Purnama Hediyanti, Giska Indah Budiastutik Irmayanti, Amaliya Ismael Saleh Jati, Sri Nugroho Jenie, Ikhlas M Jumenah Jumenah Jumenah, Jumenah Kurniawati, Asriani Lazuli, Neila Sari Leo Leo Lidia, Marselina Linda Suwarni Lutfia Indah Hapsari M Taufik Magdalena Kandari Margareta Margareta, Margareta Maria Yolan Sukemi Marlenywati Marlenywati Munadji, Munadji Munawarah, Sitti Munawaroh, Nuraini Natalina Natalina Neila Sari Lazuli Nur Aini Nur Kumala Dewi Nurhayati Nurhayati Nurlaila, Syarifah Nurmaliza, Tengku Haqy Nurul Amaliyah Nurul Bariyah Oktaviana, Nur Ayu Otik Widyastutik Permata, Widya Pettarany Hanifathun Pikri, Nur Pradana, Tedy Dian Pradanti, Devy Dwi Pramono, Dimas Budi Pranaka, Resky Nanda Pujana, Betri Putri, Dellyta Nabila Radiantini , Yuyun Pramita Rahmadinda, Rahmadinda Resi Raf Sanjani Ria Henrika Lantan Rizki Fitlya, Rizki Rochmawati Rochmawati Rochmawati Rochmawati, Rochmawati Rossa, Idjeriah Ruhama, Ufi Safaldy, Aizhar Safira, Nadyah Noora Sanjani, Resi Raf SATRIYAS ILYAS Selviana Selviana Selviana Selvianty, Weni Sitti Munawarah Slamet Triyono Sovie Nautica Angela Suci Zakia Dewi Sukemi, Maria Yolan Suriana Suriana Susanto, Oda Syabaniah, Syabaniah Tedy Dian Perdana Tengku Haqy Nurmaliza Tri Eko Sumarto Tuti Kurniati Ulandari, Cantika Fania Wahyu Naufal Widya Eka Lestari Widya Fermata Widya Lestari Widyastutik, Otik Widyastutik, Otik Widyastutik, Ottik Wijayarsi, Dian Winata, Rivaldi Andika Winda Kartika Sari Wulandari, Yesi Yasita, Nova YUNI, YUNI YUWAN CHARTASIM