This Author published in this journals
All Journal Hunafa: Jurnal Studia Islamika Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Jurnal Dakwah Tabligh Al-Hikmah AL-Fikr Jurnal Adabiyah Intizar Jurnal Pilar Rihlah Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Studia Economica: Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Berita Sosial JICSA Islamic Counseling : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Journal Research and Multidisciplinary (JRM) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Jurnal Ecoment Global: Kajian Bisnis dan Manajemen Jurnal Al-Dustur JURNAL ILMU PERPUSTAKAN (JIPER) JPS Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal Peqguruang: Conference Series Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Hunafa: Jurnal Studia Islamika Jurnal Cakrawala Ilmiah Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Pengabdian Mandiri Jurnal Citizenship Virtues El-Fata: Journal of Sharia Economics and Islamic Education International Journal of Islamic Studies Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur'an dan Tafsir Jurnal Intelek Insan Cendikia Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Jurnal Cendekia Ilmiah PESHUM Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah
Claim Missing Document
Check
Articles

Abbasid Power Under Abu Ja’far Al-Mansur Through Ibn Khaldun’s Ashabiyah Concept H, Sopyan; M. Sewang, Ahmad; Hasaruddin, Hasaruddin; Zanilha, Muflihah
Rihlah : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Vol 13 No 02 (2025): History and Culture
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/rihlah.v13i02.60358

Abstract

The Abbasid dynasty, one of the most successful in Islamic history, emerged from a revolution that overthrew the Umayyad Caliphate. This study examines the role of Abu Ja'far al-Mansur, the second Abbasid caliph, in establishing power and upholding the dynasty's stability and legitimacy. Using a qualitative methodology rooted in historical research, a comprehensive literature review analyzes the historical context of the Abbasid revolution, al-Mansur's contributions, and Ibn Khaldun's concept of ashabiyah. The findings demonstrate that al-Mansur's diverse strategies, including urban development, economic reform, military organization, and ideological governance, were crucial in strengthening Abbasid power. The establishment of Baghdad as the capital, the integration of various ethnic groups, and the promotion of religious legitimacy through alliances with the ulama were key factors in enhancing the dynasty's resilience. The Umayyad dynasty served as a common enemy, fostering solidarity (asabiyyah) among various factions and facilitating the rise of the Abbasids. Al-Mansur's inclusive policies strengthened loyalty and resolved divisions within the empire. This study concludes that al-Mansur was a transformative leader who successfully unified the political, religious, and social spheres, embodying the principles of asabiyyah and establishing a pattern of ideological solidarity that sustained Abbasid rule for centuries. The implications of these findings highlight the importance of an interdisciplinary approach, the relevance of the concept of asabiyyah in the modern context, the significance of the common enemy narrative, and the need for further social theory studies on al-Mansur's leadership.   Dinasti Abbasiyah, salah satu dinasti yang paling sukses dalam sejarah Islam, muncul dari sebuah revolusi yang menggulingkan Kekhalifahan Umayyah. Studi ini meneliti peran Abu Ja'far al-Mansur, khalifah kedua Abbasiyah, dalam memantapkan kekuasaan dan menegakkan stabilitas serta legitimasi dinasti tersebut. Menggunakan metodologi kualitatif yang berakar pada penelitian sejarah, dengan tinjauan pustaka komprehensif menganalisis konteks sejarah revolusi Abbasiyah, kontribusi al-Mansur, dan konsep ashabiyah dari Ibn Khaldun. Temuan menunjukkan bahwa strategi al-Mansur yang beragam, termasuk pengembangan kota, reformasi ekonomi, organisasi militer, dan pemerintahan ideologis, sangat penting dalam memperkuat kekuasaan Abbasiyah. Pendirian Baghdad sebagai ibu kota, integrasi berbagai kelompok etnis, serta promosi legitimasi keagamaan melalui aliansi dengan para ulama menjadi faktor kunci dalam meningkatkan ketahanan dinasti tersebut. Dinasti Umayyah berperan sebagai musuh bersama, mendorong solidaritas (ashabiyah) di antara berbagai faksi dan memfasilitasi kebangkitan Abbasiyah. Kebijakan inklusif al-Mansur memperkuat loyalitas dan mengatasi perpecahan di dalam kekaisaran. Studi ini menyimpulkan bahwa al-Mansur adalah pemimpin transformatif yang berhasil mempersatukan ranah politik, agama, dan sosial, mewujudkan prinsip-prinsip ashabiyah dan membangun pola solidaritas ideologis yang menopang kekuasaan Abbasiyah selama berabad-abad. Implikasi dari temuan ini menyoroti pentingnya pendekatan interdisipliner, relevansi konsep ashabiyah dalam konteks modern, signifikansi narasi musuh bersama, serta perlunya studi-teori sosial lebih lanjut tentang kepemimpinan al-Mansur.
PENGARUH PROGRAM DANA DESA TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI DESA KUMPAI BATU BAWAH KECAMATAN ARUT SELATAN KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT Rohmelawati, Rohmelawati; Hasaruddin, Hasaruddin
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pengaruh Program Dana Desa Terhadap Tingkat Pengangguran Di Desa Kumpai Batu Bawah Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat Tahun 2019-2023. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dari wawancara mendalam disajikan secara deskriptif untuk mendukung dan memperkuat analisis kuantitatif. Alat analisis data menggunakan SPSS 16.0 dengan Analisis Regresi Linier Sederhana, Koefesien Korelasi, Koefesien determinasi (r2), dan Uji t. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai Sig. = 0,01, berarti Sig.> dari kriteria signifikan (0,05). Dengan demikian model persamaan regresi berdasarkan data penelitian adalah signifikan, atau model persamaan regresi memenuhi kriteria. Hasil penelitian secara parsial (Uji T) pada tabel 4. t test antara X (Dana Desa) dengan Y (Tingkat Pengangguran) menunjukkan t hitung =1.062. Sedangkan t tabel (α = 0.01 ; db residual = 1) adalah sebesar 6,313. Karena t hitung < t tabel yaitu 21.062 < 6,313 atau nilai sig t (0.01) > α = 0.05, maka pengaruh X (Dana Desa) terhadap Pengangguran adalah signifikan. Hal ini berarti H0 ditolak . Tetapi tidak terdapat pengaruh antara dana desa terhadap tingkat pengangguran. Berdasarkan analisis data angket respon, rata-rata masyarakat terhadap Pengaruh Program Dana Desa Terhadap Tingkat Pengangguran Di Desa Kumpai Batu Bawah Kecamatan Arut Selatan Kabupaten Kotawaringin Barat dari 50 responden 18% sangat setuju, 63% menyatakan setuju 18% menyatakan kurang setuju dan 1% menyatakan tidak setuju. Alasan kurang setuju bahwa program dari dana desa di Kumpai Batu Bawah tidak berpengaruh dan mampu mengentaskan Kurangnya keterampilan masyarakat untuk mengatasi pengangguran.
PENGUATAN LITERASI BUDAYA RIMPU: MEMPERKUAT EKSISTENSI PEREMPUAN ISLAM DI TANAH BIMA Titin Kurniati Wati; Muh Fahruddin; Deflis Babuta; Hasaruddin Hasaruddin
JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN (JIPER) Vol. 6, No.2 (2024): September dan CFP Konferensi Internasional
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiper.v6i2.23510

Abstract

Rimpu culture as a symbol of the existence of Islamic women in the land of Bima. Rimpu is a sarong used to cover the private parts and has been an important part of the culture of the Bima people since the beginning of the spread of Islam in the region. This research uses library methods to gain a deeper understanding of Rimpu culture. The research results show that Rimpu is made from sarong material and has existed in Bima since the beginning of the arrival of Islam, where Rimpu was applied to the Bima sultanate. Rimpu has several types, including ordinary Rimpu and Rimpu Mpida. Rimpu is usually divided into Rimpu Colo and Rimpu Cili, while Rimpu Mpida consists of Rimpu Mpida, Rimpu Gala, and Rimpu Cili.Rimpu has a dual function in responding to current developments. First, as a religious identity, where the use of Rimpu is one way for Bima women to show their religious beliefs. Second, Rimpu is also a characteristic of Bima culture which is embedded in the daily life of its people. And third, Rimpu acts as a protector for women in interacting with the opposite sex, protecting their honor and chastity. Currently, the Bima government is trying to preserve Rimpu culture by holding a cultural parade every year. This effort aims to promote and introduce Rimpu culture to the wider community and encourage understanding and appreciation of cultural heritage.
Perkembangan Islam Di Amerika Pada Era Kontemporer Indah Sari Dewi; Hasaruddin Hasaruddin; Muh. Ilham
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam di Amerika Serikat berkembang dalam konteks sosial yang plural, demokratis, dan sarat dinamika politik global, khususnya pada era kontemporer pasca peristiwa 11 September 2001. Kondisi ini menempatkan komunitas Muslim sebagai kelompok minoritas yang menghadapi tantangan berupa Islamofobia, diskriminasi struktural, serta representasi negatif di ruang publik, sekaligus membuka peluang partisipasi sosial dan kewargaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan Islam di Amerika Serikat pada era kontemporer, mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi umat Islam, serta menelaah strategi adaptasi dan kontribusi sosial yang dibangun dalam masyarakat plural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research) melalui penelaahan buku ilmiah, artikel jurnal, dan laporan penelitian yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif-analitis dengan menekankan konteks historis, sosial, dan politik. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam di Amerika berkembang melalui proses adaptasi kreatif yang ditandai dengan penguatan institusi keagamaan, meningkatnya partisipasi politik dan masyarakat sipil, serta keterlibatan aktif dalam dialog lintas agama dan isu keadilan sosial. Meskipun menghadapi tekanan eksternal dan tantangan internal, komunitas Muslim Amerika mampu meneguhkan identitas keislaman yang kontekstual dan inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Islam di Amerika tidak hanya bertahan sebagai identitas minoritas, tetapi juga berkontribusi signifikan dalam membangun masyarakat multikultural yang adil dan demokratis.
Budaya Attula’ Bala di Kelurahan Benjala, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba Tuti Wahyuni; Hasaruddin Hasaruddin; Muhammad Yahya; Tasbih Tasbih
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bulukumba adalah salah satu kabupaten, Daerah Tingkat II di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di kota Bulukumba. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 1.154,67 km, dengan jarak tempuh dari kota Makassar sekitar 153 Km. Budaya keagamaan yang kental juga cukup mempengaruhi tatanan kehidupan masyarakat Bulukumba. Sentuhan ajaran agama islam yang di bawa oleh ulama besar dari Sumatera, yang bergelar Dato Tiro (Bulukumba), telah menumbuhkan kesadaran religius dan menimbulkan keyakinan untuk berlaku zuhud, suci lahir batin, selamat dunia akhirat dalam rangka Tauhid “appaseuwang” (Meng-Esa-kan Allah SWT). Salah satu budaya keagamaan yang terletak di Kabupaten Bulukumba, tepatnya di kecamatan Bontobahari, Kelurahan Benjala yakni “Attula’ Bala”. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan proses tanya-jawab yang bertumpu pada saat dilakukannya budaya tersebut
PERKEMBANGAN ISLAM DI INDONESIA MASA KINI Syahdino Sahdana; Hasaruddin Hasaruddin; Muh ilham
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan Islam di Indonesia kontemporer, dengan fokus pada pengaruhnya di bidang sosial, politik, budaya, dan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka yang menganalisis berbagai sumber, seperti artikel akademis, laporan dari organisasi Islam, dan data statistik terkait perkembangan komunitas Muslim di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam di Indonesia terus berkembang dengan karakter moderat, khususnya melalui konsep Islam Nusantara, yang mengintegrasikan tradisi lokal dan ajaran Islam. Di sisi politik, organisasi Islam seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah memainkan peran penting dalam membentuk kebijakan negara, meskipun menghadapi tantangan terus-menerus dari kelompok radikal. Teknologi juga memainkan peran penting dalam penyebaran dakwah Islam, memperluas akses masyarakat terhadap pembelajaran dan ibadah digital. Kesimpulannya, Islam di Indonesia kontemporer tetap moderat dan inklusif, dengan penekanan pada toleransi antaragama dan keragaman budaya, meskipun terus menghadapi tantangan terkait radikalisasi dan pluralisme agama.
Perkembangan Islam di China: Sejarah, Dinamika Sosial dan Adaptasi Budaya Tuti Wahyuni; Hasaruddin Hasaruddin; Muhammad Ilham
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam telah hadir di China sejak abad ke-7 Masehi melalui jalur perdagangan dan diplomasi. Sebagai agama minoritas, Islam berkembang dalam konteks sosial, budaya, dan politik yang didominasi oleh peradaban Konfusianisme. Artikel ini bertujuan mengkaji perkembangan Islam di China dari aspek historis, sosial, dan kultural dengan menyoroti pola penyebaran Islam, dinamika komunitas Muslim, serta proses adaptasi budaya yang menyertainya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka yang diperoleh dari karya intelektual, dan artikel jurnal akademik. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan Islam di China berlangsung secara damai dan gradual, ditandai oleh kemampuan umat Muslim mempertahankan identitas keislaman sekaligus beradaptasi dengan budaya lokal. Adaptasi tersebut menjadi faktor kunci keberlangsungan Islam di China hingga era modern.
Potential for Agropolitan Area Development Through Agribusiness-Based Development in Dwi Tiro Village, Bontotiro District, Bulukumba Regency, South Sulawesi Province, Indonesia Irfa Dewi Anugrah; Hasaruddin Hasaruddin; Asni Djamereng
Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia Vol. 7 No. 1 (2026): Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/glosains.v7i1.688

Abstract

Background:  Most of the people of Dwi Tiro Village, South Sulawesi Province, Indonesia had a livelihood as farmers, which causes the area to have great potential in its agricultural sector but the ongoing problems of development inequality hinder this potential. Objective: The development of agropolitan areas in this region represents the most appropriate government effort to accelerate development. Using a qualitative case study approach with observation, interviews, and documentation, this study aims to analyze the potential of agropolitan areas through agribusiness-based development in Dwi Tiro Village by examining the forms and strategies of agropolitan area development. Methods: This study uses a qualitative approach with a case study design to analyze in depth the potential and development of agropolitan areas based on agribusiness systems in Dwi Tiro Village, Bontotiro District, Bulukumba Regency, South Sulawesi. Results: The results of this study show that the development of agropolitan areas in Dwi Tiro Village is carried out with several strategies: namely village deliberation before determining the program, strengthening institutions and capacity of agribusiness actors and providing infrastructure and supporting facilities for agribusiness. Furthermore, the form of agropolitan area development includes several things, namely development based on superior potentials and commodities, integrated development of agricultural and livestock businesses and finally strengthening institutions and supporting facilities. Conclusion: This study is expected to serve as a guide for village governments in developing agropolitan areas founded on superior local potential and agribusiness-based development, and as a reference for strengthening institutions and supporting facilities to sustain agribusiness activities.
DINAMIKA KONFLIK YAMAN, DAMPAK DAN RESOLUSINYA Asriyana Asriyana; Daryanti Daryanti; Hasaruddin Hasaruddin
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol. 7 (1) 2024
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The civil war in Yemen has resulted in a humanitarian crisis full of complexity. Exacerbated by the intervention of Saudi Arabia and its coalition, Yemen is already in the throes of a humanitarian crisis and faces terrorist violence, water shortages, and rampant corruption. Saudi Arabia's intervention increases the intensity of the conflict and worsens the humanitarian crisis occurring in Yemen, which is characterized by an increase in all aspects of the humanitarian crisis, including widespread violence, population displacement, the impact of the conflict on the economy, the need for humanitarian assistance, obstacles to humanitarian assistance, and security threats for humanitarian aid workers. This study is a combination of descriptive and qualitative research. The purpose of this research is to interpret the current situation, attitudes or views that occur in society, the conflict between two or more situations, the influence of a condition, or other things. The Yemeni conflict creates insecurity due to attacks by weapons of war, limited access, and climate change. However, these various causes actually emerged because of the continuation of the war. Therefore, stopping the war is the main thing that needs to be done to prevent continued threats.
Co-Authors Abd Rizal Abdul Chadjib Halik Adriani Ahmad M Sewang Ahmad Sandi ahmad yani Ana Fergina Andi Eliyah Humairah Andriani, Hesti Apriyasni Melati Asni Djamereng Asriyana Asriyana Daniel Happy Putra Daryanti Daryanti Deflis Babuta DEWI SARTIKA Firman Firman Gregorius Anung Hanindito H, Sopyan Hamid, Rahmat Harisa , Rahmawati Herman Pelani Hermawansyah Hermawansyah Hesti Andriani Hesti Andriani Ibadurrahman, Muhammad Idrus, Husni Indah Sari Dewi Irfa Dewi Anugrah Ismail Hannanong Kamus Kamus Kholifatun, Umi Nur Koentarto, Ilham M Yusuf K Marni Basir Maulana Maulana Megawati, Lydia Misbahuddin Misbahuddin Muh Fahruddin Muh Ilham Muh. Ilham Muh. Nasir MUHAMMAD ILHAM Muhammad Nuril Huda Muhammad Wahyuddin Abdullah Muhammad Yahdi Muhammad Yahya Mukhtar Galib Munadiyah, Munadiyah Murniati . Musyarif Musyarif, Musyarif Naldi Naldi Nove Anggrayini Pardede, Sihar Permata, Srianti Pirdianto, Ade Pajar Pranoto, Toni Pudjiastuti, Sri Rahayu Rachman, Muhammad Aditya Rahmatul Yushar Rahmawati Ramli Ramli Ramli Reynaldo Reynaldo Risa, Risa Rizka Ratu Rohmelawati, Rohmelawati Ruslan Ruslan Saifuddin Saifuddin Samzan Syukur Sara, Darma Yana Saribunga Saribunga Setyorini, Winarti Sitti Mania, Sitti SRI WAHYUNI St Syamsudduha Subiyantoro, Aditya Ferry Sudarmi Sudarmi Susmihara Syahdino Sahdana Syahruddin, Muhammad Syamsudduha Saleh Syamzan Syukur Syarif, Aidil Akbar Tamsir, Tamsir Tarhan, Raden Muhammad Tasbih Tasbih Titin Kurniati Wati Trisno Wardy Putra Tuti Wahyuni Wa Ode Zalmatin Yuni Purnama Sari Yusawinur Barella Zanilha, Muflihah Zuhdiah, Zuhdiah