p-Index From 2021 - 2026
7.791
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Keperawatan VALENSI Jurnal Ilmu Lingkungan Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia ODONTO Dental Journal JURNAL PENDIDIKAN KEPERAWATAN INDONESIA Jurnal Keperawatan BSI JOURNAL OF INFORMATICS AND TELECOMMUNICATION ENGINEERING Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Kreativitas PKM Eksakta : Berkala Ilmiah Bidang MIPA MEDIA INFORMASI Jurnal Mangifera Edu Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Journal of Telenursing (JOTING) Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) Jurnal Peduli Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research MAHESA : Malahayati Health Student Journal International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Empowerment Society Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Jurnal Pustaka Mitra : Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar Innovative: Journal Of Social Science Research Odonto dental journal Jurnal Pustaka Keperawatan eProceeding of TIK Research of Islamic Economics (RIE) Jurnal Polimesin Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Journal of Multidisciplinary Research Holistik Jurnal Kesehatan Jurnal Cendekia Ilmiah PESHUM e-Jurnal Inovasi Pembelajaran Sekolah Dasar
Claim Missing Document
Check
Articles

Metacognitive training pada pasien dengan skizofrenia: A literature review Amira, Iceu; Hendrawati, Hendrawati; Maulana, Indra; Platini, Hesti
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 17, No 8 (2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v17i8.12096

Abstract

Background: Schizophrenia is a psychotic disorder characterized by major disturbances in thoughts and emotions. Patients with schizophrenic disorders have disturbances in cognitive function characterized by disturbances in the cognitive system, so metacognitive training therapy is needed. Metacognitive Training Therapy is a combination of psychoeducation, cognitive remediation therapy and cognitive behavioral therapy aimed at reducing the overall severity of symptoms and improving several neurocognitive subdomains and social cognitive functions.Purpose: This study aims to identify metacognitive training interventions in patients with schizophrenia.Method: The databases used were EBSCOhost (Cinahl) and Pubmed and 159 articles were found.Results: Stage through the initial selection obtained 32 articles. Then, articles were selected based on inclusion criteria in the form of publications in the last 10 years (2013-2023), national and international journals in Indonesian and English, articles with full text, and 5 peer-reviewed articles. Next, articles were selected based on research title, country, research objectives, research methods, population and sample, and research results.Conclusion: This study found that participants who had quite severe symptoms at the start of training were greatly helped in reducing the overall severity of symptoms by the metacognitive therapy they underwent.Keywords: Metacognitive; Schizophrenia; Training.Pendahuluan: Skizofrenia merupakan gangguan psikotik yang ditandai dengan gangguan utama dalam pikiran dan emosi. Pada pasien dengan gangguan skizofrenia memiliki gangguan dalam fungsi kognitif ditandai dengan adanya gangguan sistem kognitif sehingga diperlukan terapi Metacognitive Training. Terapi Metakognitif Training merupakan gabungan dari psikoedukasi, terapi remediasi kognitif dan terapi kognitif perilaku bertujuan untuk menurunkan keparahan gejala secara keseluruhan serta memperbaiki beberapa subdomain neurokognitif dan fungsi kognitif sosial.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi intevensi metacognitive training pada pasien dengan skizofrenia.Metode: Database yang dilakukan adalah EBSCOhost (Cinahl) dan Pubmed dan ditemukan sebanyak 159 artikel.Hasil: Tahap melalui seleksi awal diperoleh 32 artikel. Kemudian, artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi berupa terbit 10 tahun terakhir (2013-2023), jurnal nasional maupun internasional yang berbahasa Indonesia dan Inggris, artikel dengan full text, dan artikel yang peer reviewed didapatkan sebanyak 5 artikel. Selanjutnya, artikel diseleksi berdasarkan judul penelitian, negara, tujuan penelitian, metode penelitian, populasi dan sampel, dan hasil penelitian.Simpulan: Penelitian ini menemukan bahwa peserta yang memiliki gejala-gejala yang cukup parah pada awal pelatihan sangat dibantu dalam menurunkan keparahan gejala secara keseluruhan oleh terapi metakognitif yang dijalani.
Penyuluhan Kesehatan tentang Penerapan Relaksasi Autogenik untuk Mengurangi Kecemasan pada Keluarga Pasien di Ruang Bedah Amira, Iceu; Hendrawati, Hendrawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i12.23021

Abstract

ABSTRAK Tindakan pembedahan merupakan salah satu intervensi medis yang umum dilakukan untuk mengatasi berbagai kondisi kesehatan. Namun, prosedur ini sering kali menimbulkan berbagai respons psikologis pada pasien dan keluarga, salah satunya adalah kecemasan. Kecemasan  adalah respons emosional yang ditandai dengan perasaan khawatir, tegang, dan takut, yang dapat mempengaruhi kondisi fisik dan mental. Salah satu intervensi non-farmakologis yang efektif untuk mengatasi kecemasan adalah terapi relaksasi autogenik. Kegiatan penyuluhan  kesehatan ini dilaksanakan di Ruang Inap Rubi Bawah RSUD dr. Slamet Garut dengan melibatkan 13 keluarga pasien. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan pada keluarga pasien mengenai intervensi non farmakologis yang bisa dilakukan di rumah sakit.  Pada kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan dan demonstrasi kepada keluarga pasien tentang terapi relaksasi autogenk. Setelah dilakukan penyuluhan, keluarga memahami tentang terapi non farmakologis untuk mengurangi kecemasan selama menunggu pasien di rumah sakit, serta bisa melakukan secara mandiri. Dari hasil pre dan postest ada peningkatan dari 65% menjadi 75%. Disarankan untuk peneliti berkutnya melakukan penelitian yang sasarannya lebih banyak lagi dan menggunakan terapi non farmakologis yang lainnya. Kata Kunci: Kecemasan, Keluarga Pasien, Penyuluhan Kesehatan, Relaksasi Autogenik.  ABSTRACT Surgical procedures are one of the common medical interventions used to address various health conditions. However, this procedure often elicits various psychological responses in patients and families, one of which is anxiety. Anxiety is an emotional response characterized by feelings of worry, tension, and fear, which can affect physical and mental well-being. One effective non-pharmacological intervention for managing anxiety is autogenic relaxation therapy. This health education activity was conducted in the Lower Ruby Ward of Dr. Slamet Garut Regional General Hospital, involving 13 patient families. This activity aims to educate patients' families about non-pharmacological interventions that can be done in the hospital. This activity uses educational and demonstration methods for patient families regarding autogenic relaxation therapy.  This activity uses educational and demonstration methods for patient families regarding autogenic relaxation therapy and guided imagery.  From the results of the pre and post-tests, there was an increase from 65% to 75%. It is recommended for future researchers to conduct studies with a larger target group and utilize other non-pharmacological therapies. Keywords: Anxiety, Patient's Family, Health Education, Autogenic Relaxation
Edukasi Donor Darah “Setetes Darah, Sejuta Harapan” di MA YPI Baiturahman Leles Hendrawati, Hendrawati; Amira, Iceu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i12.22556

Abstract

ABSTRAK Donor darah merupakan  proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah untuk kemudian dipakai pada transfusi darah. Siswa SMA/sederajat yang menjadi pendonor darah pertama adalah contohpositif yang dapat memotivasi teman-temannya dan generasi muda lainnya untuk turut serta dalam kegiatan donor darah. Walaupun menjadi pendonor darah pertama di kalangan siswa SMA memiliki banyak manfaat, ada beberapa tantangan yang perlu diperhatikan. Beberapa siswa mungkin merasa takut atau khawatir tentang prosedur donor darah serta kurangnya pengetahuan mengenai manfaat donor darah dapat menjadi tantangan. Edukasi pendidikan kesehatan mengenai donor darah dan dukungan emosional agar para siswa mengetahui manfaat donor darah serta saling memotivasi untuk melakukan donor darah. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan metode ceramah dan diskusi yang disertai oleh pembagian media berupa leaflet yang berisi informasi mengenai donor darah. pendidikan kesehatan diberikan kepada  50 peserta yang hadir dan mengikuti kegiatan dengan antusias. Peserta mengalami peningkatan pengetahuan terkait donor darah. Hal tersebut dapat dilihat dari peserta mampu menjawab pertanyaan yang diajukan pemateri terkait apa saja yang diperlukan sebelum donor darah, dan menjelaskan manfaat dari donor darah. Edukasi tentang donor darah di MA YPI Baiturohman tercapai dengan adanya peningkatan nilai  sebesar 40,58 point , dan siswa siswi diharapkan mau melaksakan donor darah secara rutin dengan bekerjasama pihak sekolah dan PMI Garut  Kata Kunci: Donor Darah, Edukasi, Harapan  ABSTRACT Blood donation is the process of taking blood from someone voluntarily to be stored in a blood bank for later use in blood transfusions. High school/equivalent students who become the first blood donors are positive examples who can motivate their friends and other young people to take part in blood donation activities. Although being the first blood donor among high school students has many benefits, there are several challenges that need to be considered. Some students may feel afraid or worried about the blood donation procedure and a lack of knowledge regarding the benefits of blood donation can be a challenge. To provide health education regarding blood donation and emotional support so that students know the benefits of blood donation and motivate each other to donate blood. The method of carrying out activities uses lecture and discussion methods accompanied by the distribution of media in the form of leaflets containing information about blood donation. Health education was provided to 50 participants who attended and participated in the activity enthusiastically. Participants experienced increased knowledge regarding blood donation. This can be seen from the participants being able to answer questions asked by the presenters regarding what is needed before donating blood, and explaining the benefits of donating blood. Education about blood donation at MA YPI Baiturohman was achieved with an increase in scores of 40.58 points, and students were expected to be willing to carry out blood donations regularly in collaboration with the school and PMI Garut. Keywords: Blood donation, Education, Hope
Association between body shaming and body image in nursing students: implications for health education from Indonesia Sari, Citra Windani Mambang; Dewi, Rizky Chintya; Hendrawati, Hendrawati
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 14, No 4: December 2025
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v14i4.24985

Abstract

During emerging adulthood, the difference between the ideal body standard and one’s actual body often leads to body-shaming treatment. Persistent experiences of body shaming can significantly harm an individual’s body image. This study aims to identify the association between body-shaming acts and body image in university students. The study population consisted of students aged 18-25 who had experienced body shaming (n = 841). Using a non-probability total sampling method, 448 respondents were included. Data were collected using a body-shaming acts questionnaire and the MBSRQ-AS questionnaire, then analyzed with univariate and bivariate analysis employing the Chi-square test. The results showed a significant relationship between body-shaming acts and body image. Most students received body-shaming treatment at a low level (50.9%), while most body image categories were negative (50.9%). These findings highlight the importance of health workers’ involvement in preventing body-shaming acts and improving students’ body image.
Bacteria inhibition of platelet concentrates with and without pre-centrifugation metronidazole incorporation on aggregatibacter actinomycetemcomitans Walianto, Adiguna Putra; Lastianny, Sri Pramestri; Hendrawati, Hendrawati
Odonto : Dental Journal Vol 9, No 2 (2022): December 2022
Publisher : Faculty of Dentistry, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.596 KB) | DOI: 10.30659/odj.9.2.183-190

Abstract

Bacteria inhibition of platelet concentrates with and without pre-centrifugation metronidazole incorporation on aggregatibacter actinomycetemcomitans Walianto, Adiguna Putra; Lastianny, Sri Pramestri; Hendrawati, Hendrawati
Odonto : Dental Journal Vol 9, No 2 (2022): December 2022
Publisher : Faculty of Dentistry, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/odj.9.2.183-190

Abstract

Gratitude Therapy in Chronic Low Self-Esteem in Schizophrenia Patients: Case Study Aflahatinufus, Azka; Hidayati, Nur Oktavia; Hendrawati, Hendrawati
Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia Vol 9, No 1 (2023): Volume 9, Nomor 1, Juni 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpki.v9i1.56071

Abstract

Schizophrenia can cause negative symptoms such as delusions, hallucinations, disorganized speech or behavior, and impaired cognitive abilities. So that many people with schizophrenia get stigma from their families and society. This makes people with schizophrenia experience chronic low self-esteem, that is, they feel they are worthless and do not have any talents or abilities. One of the non-pharmacological therapies to reduce chronic low self-esteem is gratitude therapy. The purpose of writing this case study is to illustrate the giving of gratitude therapy to chronic low self-esteem in schizophrenic patients. This research uses a sample of patients who are being treated at a mental rehabilitation house. The patient in this case study was diagnosed with paranoid schizophrenia and experienced chronic low self-esteem, characterized by patients who are difficult to communicate with and say they are worthless. This study used a case study descriptive method in patients with schizophrenia with chronic low self-esteem. After being given the gratitude therapy intervention for 5 days and interspersed with several interventions, namely yoga and butterfly hugs, the patient seemed to be more cheerful and active. This is evidenced by the patient looking willing and inviting other people to communicate, and starting to be confident to appear in front of others. Gratitude therapy can reduce chronic low self-esteem in schizophrenic patients. Therefore, giving gratitude therapy interventions is recommended for health workers, especially the psychiatric nursing team as a non-pharmacological intervention in reducing chronic low self-esteem in schizophrenic patients. Suggestions for further research, so that you can apply gratitude therapy interventions with more samples and carry out follow-ups in sufficient time. So it is hoped that in the future more and more nurses will use gratitude therapy interventions as evidence-based practice to overcome chronic low self-esteem in patients with mental health problems.
Implementasi Penerapan SAK EMKM Pada UMKM Kuliner Di Kelurahan Sukapura Jakarta Utara Hendrawati, Hendrawati; Defania Ayu Pramesti Wibowo; Agustian Burdah; Asep Saefurahman; Merliyana, Merliyana
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.7611

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu jenis usaha yang saat ini berkembang pesat di Indonesia. Khususnya UMKM di bidang usaha perdagangan. UMKM mempunyai peranan penting dalam perekonomian di Indonesia karena mampu mendorong dan meningkatkan perekonomian secara berkelanjutan dan berkesinambungan. Mendukung perkembangan UMKM dalam penyusunan laporan keuangan, pemerintah menerbitkan Standar Akuntansi Khusus Entitas Mikro, Kecil dan Menengah (SAK EMKM) yang merupakan bentuk sederhana dari Standar Akuntansi Umum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara langsung kepada 15 pelaku UMKM di kawasan Sukapura Jakarta Utara, yang bertujuan untuk mengetahui apakah UMKM di Sukapura Jakarta Utara sudah menerapkan SAK EMKM dalam pelaporan keuangannya. Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap UMKM bidang usaha perdagangan di kawasan Sukapura Jakarta Utara, menunjukkan bahwa laporan keuangan yang disusun dan disajikan oleh UMKM bidang usaha perdagangan di kawasan Sukapura Jakarta Utara masih sangat sederhana dan sederhana. tidak mematuhi peraturan yang berlaku. Hal ini disebabkan karena sumber daya manusianya belum begitu paham tentang apa itu laporan keuangan dan SAK EMKM serta para pelaku UMKM belum paham apa itu laporan keuangan untuk mengelola pemasukan dan pengeluaran usahanya, yang mereka tahu hanya mencari keuntungan saja, tidak memperhitungkan. biaya-biaya lain dan pajakpajak yang timbul. diterima dan pencatatan akuntansi berdasarkan SAK EMKM tidak terlaksana karena tidak adanya pengawasan dari pihak yang berkepentingan. Penerapan laporan keuangan sesuai SAK EMKM menyajikan laporan keuangan yang terdiri dari tiga komponen yaitu laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan catatan atas laporan keuangan.
Implementasi Metode Discovery Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Hendrawati, Hendrawati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.089 KB) | DOI: 10.20961/shes.v3i4.55746

Abstract

This study aims to describe the implementation of Discovery Learning in learning Pancasila and Citizenship Education which has been implemented in the 2013 curriculum at SD N 07 Lasi Tuo. This study uses a case study approach to data collection techniques using interviews, observation and documentation. Analysis of the data used by applying an interactive analysis model whose stages are data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The validity of the data in this study is to use triangulation of data and data sources. The results of this study can be said that the implementation of discovery learning in Pancasila and Citizenship Education learning at SD N 07 Lasi Tuo for the 2020/2021 academic year students feel comfortable in its implementation. The results of this study also show that there is a process of elaborating concepts with this method carried out through four stages, namely as follows: data presented to students, students analyzing methods to get concepts, students analyzing methods to get concepts, students applying concepts.
Co-Authors Aa Juhanda Aat Sriati Aflahatinufus, Azka Afnuhazi, Ridhyalla Agustian Burdah Ahadiah, Rima Ahmad Yamin Ahsan Ahsan AI MARDHIYAH, AI Alfionita Octa Nur Zidni Amalia, Rosa Fitri Amsiri Amsiri Andayani, Rifka Putri Anwar Anwar Ardilla, Nike Arhami, Muhammad Asep Saefurahman Azhar Azhar Badori, Aviorizki Burda, Agustian Burdah, Agustian Cahyani, Gita Chandra, Rama Cut Adnin Nalisa Dadang Purnama Defania Ayu Pramesti Wibowo Dewi Purwati Dewi, Rizky Chintya Diki Kurniawan Dyah Setyorini Elloni Shenurti Enung Siti Sodah Ermiati Ermiati Fauzania, Syifa Nurul Fitri Amalia , Rosa Gina Nuranti Hendayani, Weni Lidya Henny Suzana Mediani Hesti Platini Iceu Amira D.A Iceu Amira DA Indra Maulana` Indra Maulana Irmaya, Hanny Irwin Syahri Cebro Iyus Yosep Jimmy Tjandra Kamila, Husnun Krisnando, Krisnando Kurniawan Kurniawan Kurniawan Yudianto Kurniawati, Anastasya Peni La Ode Sumarlin Lestari, Andini Tri Lestari, Fuzianti Mamat Lukman Maria komariah merliyana, Merliyana Meyliana Wulandari Muhammad Arhami Murti, Wahyu Muslim, Revita Nur Istiqomah Nenden Nur Asriyani Maryam Nina Sumarni Nur Oktavia Hidayati Nurdin Nurdin Nurhasni, N. Nurnoviyanti, Indah Nursifah, Anita Purnahar, Fadhil Purnamasari, Devi Ratnawati, Ai Siti Raudhah, Raden Firasya Nur Restuning Widiasih Ricky Susanto Rifan Muhammad Rafi Rini Ratnaningsih Saefurahman, Asep Safriadi Safriadi Sandra Pebrianti Sari, Citra Windani Mambang Sari, Febria Syafyu Septiana, Vinka Siti Saodah, Enung Sri Pramestri Lastianny, Sri Pramestri Sukma Senjaya Sukmawati Sukmawati Sumarna, Umar Syafyusari, Febria Taty Hernawaty Tetti Solehati Thamzil Las Tri Andyarini, Kus Tuti Pahria Udin Rosidin Wahdini, Morika Walianto, Adiguna Putra Windy Rakhmawati Witdiawati, Witdiawati Wiyawan, Dego Wulandari Wulandari Yolanda Yolanda, Yolanda Yulianita, Henny