p-Index From 2021 - 2026
7.147
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Discharge Planning pada Anak dengan Luka Bakar Derajat II: Studi Kasus Kharissa Permata Junita; Windy Rakhmawati; Sri Hendrawati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1391

Abstract

Luka bakar pada anak berisiko menimbulkan komplikasi seperti infeksi, gangguan keseimbangan cairan, serta keterlambatan proses penyembuhan luka. Anak dengan luka bakar memerlukan perawatan berkelanjutan setelah pulang dari rumah sakit sehingga discharge planning menjadi bagian penting dalam menjaga kontinuitas perawatan dan mencegah komplikasi pasca perawatan di rumah. Namun, kesiapan keluarga sebagai caregiver dalam melakukan perawatan luka, memenuhi kebutuhan nutrisi, dan mencegah infeksi di rumah masih sering menjadi kendala. Karya ilmiah ini bertujuan mengetahui penerapan discharge planning pada anak dengan luka bakar derajat II. Studi kasus dilakukan pada An. H usia 1 tahun 4 bulan dengan diagnosis luka bakar derajat II seluas ±30% Total Body Surface Area (TBSA) di RS Sumedang pada tanggal 09–12 September 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Intervensi discharge planning difokuskan pada edukasi keluarga terkait perawatan luka, pemenuhan nutrisi, serta pencegahan infeksi dengan menggunakan media leaflet serta demonstrasi perawatan luka dan penggantian balutan sebagai pendukung edukasi. Hasil yang dievaluasi meliputi pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam melakukan perawatan anak di rumah. Evaluasi dilakukan berdasarkan kemampuan keluarga untuk menjelaskan kembali materi yang telah diberikan serta mempraktikkan secara langsung penggantian balutan. Hasil penerapan discharge planning menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam melakukan perawatan luka bakar di rumah. Keluarga mampu menjelaskan kembali cara penggantian balutan, penggunaan salep antibiotik, kebutuhan nutrisi tinggi protein, serta tanda dan pencegahan infeksi pada luka bakar. Selain itu, keluarga mampu mempraktikkan penggantian balutan dengan benar dan memahami tindakan yang harus dilakukan apabila muncul tanda infeksi pada anak. Discharge planning yang dilakukan secara terstruktur dan bertahap serta melibatkan keluarga secara aktif dapat meningkatkan kesiapan keluarga sebagai caregiver dalam melanjutkan perawatan anak di rumah. Temuan ini menunjukkan pentingnya peran perawat dalam melaksanakan discharge planning sejak awal masa perawatan untuk mendukung kontinuitas perawatan dan mencegah komplikasi.
Barriers, Facilitators, and Implementation Strategies of Enteral Nutrition in Critically Ill Children in Pediatric Intensive Care Units: A Scoping Review Hendrawati, Sri; Maryam, Nenden Nur Asriyani; Permana, Septa
Journal of Nursing Care Vol 9, No 2 (2026): Journal of Nursing Care
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnc.v9i2.71560

Abstract

Enteral nutrition (EN) is the preferred route of nutritional support for critically ill children, yet its implementation in pediatric intensive care unit (PICU) remains challenging. Clinical instability, feeding interruptions, workforce-related issues, and variability in local practices may contribute to optimal EN delivery. This scoping review aimed to map the available evidence on barriers, facilitators, and implementation strategies for EN delivery in critically ill children in PICU and other critical care settings. This review followed the Joanna Briggs Institute methodological framework and was reported in accordance with PRISMA-ScR. Literature searches were conducted in PubMed, Scopus, EBSCOHost, and ScienceDirect for studies published between 2021 and 2026. Eligible studies included primary empirical research involving critically ill infants, children, or adolescents in PICU or pediatric critical care settings that addressed barriers, facilitators, implementation strategies, interruptions, or adequacy of EN delivery. Data were extracted using a structured charting form and synthesised narratively. Ten studies were included. Findings were grouped into three themes: barriers, facilitators, and implementation strategies. Barriers included patient instability, feeding interruptions, limited clinician confidence, inadequate dietitian support, limited feeding resources, and inconsistent documentation. Facilitators included feeding protocols, multidisciplinary collaboration, nursing competency, dietitian involvement, and routine monitoring of nutrition goals. Implementation strategies included standardised EN protocols, quality improvement initiatives, documentation-based interventions, and guideline uptake. EN delivery in critically ill children is influenced by clinical, professional, and organisational factors. The findings suggest that pediatric critical care nursing should prioritise routine monitoring of nutritional goals, early identification of feeding interruptions, adherence to EN protocols, and multidisciplinary collaboration to support more consistent and effective nutritional care in critically ill children. Further PICU specific research is needed to evaluate EN implementation strategies and their clinical outcomes.
SELF-EFFICACY PARENTS IN UNDERGOING CHILD CANCER TREATMENT AT THE RUMAH KANKER ANAK CINTA BANDUNG Sri Hendrawati; Ikeu Nurhidayah; Ai Mardhiyah
NurseLine Journal Vol. 4 No. 1 (2019): May 2019
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/nlj.v4i1.60148

Abstract

The incidence of cancer in children is increasing and has entered into the top ten most prevalent diseases in children. Cancer in children have an impact both physical and psychosocial changes that can occur as a result of the disease and the side effects of treatment. The treatment for children with cancer should be done continuously and lasts a long time, so the role of parents in supporting the treatment is very important. Parents are the important factors to implementation of family centered care in the treatment and care for children with cancer. The implementation of family centered care is influenced by the self efficacy belief of parents. This study aimed to identify parental self efficacy in the treatment of children with cancer at the Rumah Kanker Anak Cinta Bandung. This study used a descriptive quantitative. The sample in this study was chosen by consecutive sampling, and found 40 samples within a month. Data collection using questionnaires developed based on Bandura theory (1997). Data was analyzed using descriptive analyzes by frequency and persentation. The results showed that the majority of parents who have children with cancer have a high self efficacy as many as 23 people (57.5%). Parents who have children with cancer in this study had a high ability or confidence (self efficacy) in treating children with cancer. So that it can be very supportive for the process of care, treatment, and cure of children, which expected to improve the quality of life for children with cancer.
Co-Authors Aan Nuraeni Aat Sriati Abas, Latifa Hidayani Adistie, Fanny Agiustien, Ghita Megalia Agustiana, Ekawati Ahmad Yamin Ai Mardhiyah Ai Mardhiyah AI MARDHIYAH, AI Allenidekania Allenidekania Amita, Dzira Fitria Arlette Suzy Puspa Pertiwi Astiani, Santi Ayene Refina Azzahra, Shafira Citra Windani Mambang Sari Citra Windani Mambang Sari Desy Indra Yani Dewi Fitriani Fitriani Dewi Gayatri Dian Triyani Dian Triyani Dinda Cantika Winanda Dini Wahyuni Ema Arum Rukmasari Endah Rahayu Endang Tjahjaningsih Etika Emaliyawati Fanny Adistie Fanny Adistie Farah Nibras Almira Fatimah, Sari Fildzah, Filsya Khoirina Gendis Fujiyastuti Gina Nurul Azmi Gusgus Graha Ramdhanie Habsyah Saparidah Agustina Hana Rizmadewi Agustina Henny S. Mediani Henny Suzana Mediani Hidayat, Anne Mayliani Ika Mustika Ikeu Nurhidayah Ikeu Nurhidayah Ilham Taufik Nurilhami Indra Maulana Intan Nurul Khofifah Iwan Shalahuddin Iyus Yosep JARWADI, JARWADI K.H, Firla Husnul Kharissa Permata Junita Khofifah, Intan Nurul Kosim Kosim Kusman Ibrahim Laili Rahayuwati Lilis Mamuroh Lumbantobing, Valentina Manahan, Sautman Maria komariah Maryam, Nenden Mochammad Imron Awalludin Mutiara Mutiara Nani Nurhaeni Nanji, Noor Soeseno Vijaya Krishna Nenden Nur Asriyani Maryam Neng Heni Nurhaeni Nita Fitria Nur Oktavia Hidayati Nur, Gina Zulfah Permana, Septa Pratiwi, Yayu Puri, Riftania Aulia Putri Alya, Fania Putri, Angeli Soradin Putri, Azalia Melati Raden Mohamad Herdian Bhakti Raden Nabilah Putri Fauziyyah Rahma, Valenty Rafaustine Raini Diah Susanti Ratih Kusuma Dewi Ratih Kusuma Dewi Rausanfikra, Syiffa Salsabila Restuning Widiasih Revina Ayu Febri Rifki Febriansyah Risminda, Nestia Ristina Mirwanti Rizki Aprilia Rizky Maudina Rizky Maudina Safitri, Dian Dinnar Eka Sari Fatimah Sari Fatimah Sari, Citra Windani Mambang Septa Permana Setiawan, Shafanissa Aulia Sisdiana, Etty Siti Ulfah Rifa’atul Fitri Siti Yuyun Rahayu Fitri Sri Hastuti, Tuti Sugiharto, Firman Suryani Suryani Sutini, Tititn Tetti Solehati Theresia Eriyani Titin Sutini Tuti Pahria Udin Rosidin Widaryanto, Benny Windy Rakhmawati Witdiawati, Witdiawati Wiwi Mardiah Yanti, Silvya Dwi Yuli Anggia Yuli Rahmawati Utami