Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Pengenalan dan Etika Penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Remaja Sucipto Sucipto; Anita Sari Wardani; Abdul Aziz Hunaifi; Tischa Berlianasari; Sabrina Putri Afifah; Hasyim As’ari; Sylvia Caprie Angelita; Anggi Purwanti; Eka Irma Sofiana; Ratu Ayu Isyana; Khusnul Khotimah; Ridho Banda Gilardino; Rr. Nova Alena Dewanti; Alisya Salsabila; Sindi Laesa Selviana; Mohammad Fauzi; Damar Rizki Agastya; Muhammad Fajar Ramadhan; Ahmad Fajar Permadi; Nugroho Riziq Darmawan Nata Saputra; Fajar Rahmatul Sidiq; Aan Fatkhurrohman
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): November 2026
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v7i1.938

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan kecerdasan buatan yang pesat membawa dampak signifikan terhadap berbagai sektor kehidupan, termasuk dunia kerja dan Pendidikan. Namun, pemahaman remaja terjadap AI dan etika penggunaannya masih sangat terbatas, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Bareng, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja mengenai konsep AI, aplikasi produktivitas berbasis AI, dan etika penggunaann AI secara bertanggung jawab. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada 18 Januari 2026 di Balai Desa Bareng, menggunakan metode sosialisasi, ceramah interaktif, demonstrasi langsung sistem deteksi spam email berbasis AI, serta sesi tanya jawab. Peserta berjumlah 30 pemuda desa yang dipilih secara purposive. Hasil: Kegiatan berlangsung lancar dengan partisipasi aktif peserta, ditandai oleh meningkatnya pemahaman tentang konsep dan etika penggunaan AI, kemampuan mengidentifikasi email phishing, serta respons yang sangat positif terhadap demonstrasi sistem deteksi spam berbasis AI. Kesimpulan: Sosialisasi AI berhasil meningkatkan literasi digital remaja Desa Bareng, Khusunya dalam pemanfataan AI untuk produktivitas kerja dan kesadaran etis penggunaan teknologi.
Pemanfaatan stik es krim dalam pembuatan hiasan dinding sebagai upaya meningkatkan kreativitas siswa SDN Satak 2 Rama Puji Nugroho; Abdul Aziz Hunaifi; Farida Nurlaila Zunaidah; Muhammad Adzam; Alfina Ika Rahmasari; Fitri Amelia
Dedikasi Nusantara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan Dasar Vol 6 No 1 (2026): Dedikasi Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dedikasi.v6i1.27893

Abstract

Kreativitas siswa sekolah dasar perlu dikembangkan melalui pembelajaran yang bersifat praktik dan kontekstual. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa kelas V SDN Satak 2 melalui pemanfaatan stik es krim bekas sebagai bahan pembuatan hiasan dinding. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis praktik langsung (learning by doing) dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sebanyak 15 siswa terlibat aktif dalam proses sosialisasi, pengumpulan bahan, pembuatan, dan pewarnaan hiasan dinding. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya kreativitas siswa yang terlihat dari beragamnya bentuk, desain, dan kombinasi warna karya yang dihasilkan. Dengan demikian, pemanfaatan stik es krim efektif digunakan sebagai media pembelajaran kreatif di sekolah dasar.
Pendampingan guru kombel sekar taji kecamatan Mojoroto dalam pengembangan perangkat dan media pembelajaran berbasis deep learning dengan dukungan artificial intelligence Alfi Laila; Abdul Aziz Hunaifi; Wahid Ibnu Zaman
Dedikasi Nusantara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan Dasar Vol 6 No 1 (2026): Dedikasi Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dedikasi.v6i1.28325

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mendampingi guru sekolah dasar di Kabupaten Kediri dalam mengembangkan perangkat dan media pembelajaran berbasis deep learning dengan dukungan artificial intelligence (AI). Pendampingan dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan guru dalam menghadapi transformasi pembelajaran di era digital, khususnya dalam pemanfaatan teknologi cerdas secara pedagogis dan etis. Metode pelaksanaan PKM meliputi pelatihan, pendampingan berbasis praktik, diskusi, serta penugasan pengembangan perangkat ajar digital. Subjek kegiatan terdiri atas guru sekolah dasar yang mengikuti program pendampingan secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program PKM memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengembangkan perangkat serta media pembelajaran digital berbasis AI. Tingkat kepuasan peserta tergolong sangat tinggi, dengan mayoritas peserta menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah dasar. Selain itu, sebagian besar peserta menyatakan kesiapan untuk menerapkan perangkat ajar hasil pendampingan dalam proses pembelajaran di kelas. Kesimpulan dari kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa pendampingan guru dalam pengembangan perangkat dan media pembelajaran berbasis deep learning dengan dukungan AI efektif dalam meningkatkan kompetensi profesional guru sekolah dasar. Program ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan adaptasi pendidikan dasar terhadap perkembangan teknologi digital.
Pelatihan pemanfaatan AI dalam mendukung kreativitas siswa SD di SD Negeri Jati Putri Alvilia Febrianti; Vellin Surya Meilina Putri; Masya Riska Putri; Muhammad Alfa; Anggi Mareta Yudhit; Abdul Aziz Hunaifi; Ita Kurnia
Dedikasi Nusantara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan Dasar Vol 6 No 1 (2026): Dedikasi Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dedikasi.v6i1.28866

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) memberikan peluang untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan kreatif. Namun, literasi AI pada siswa sekolah dasar masih tergolong rendah sehingga diperlukan kegiatan pengenalan AI sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kreativitas siswa melalui pemanfaatan AI dalam pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri Jati dengan melibatkan 63 siswa kelas V dan VI menggunakan pendekatan partisipatif dan praktik langsung (learning by doing). Pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi AI, praktik penggunaan platform AI, serta pembuatan poster edukatif berbasis AI. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami konsep dasar AI, menyusun prompt sederhana, dan menghasilkan poster edukatif secara kreatif. Selain meningkatkan kreativitas dan motivasi belajar, kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar yang menarik dan kontekstual. Dengan demikian, pelatihan pemanfaatan AI efektif dalam meningkatkan literasi digital dan kreativitas siswa sekolah dasar serta berpotensi dikembangkan sebagai inovasi pembelajaran di era digital.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Pembelajaran Articulate Storyline pada Pembelajaran IPAS Materi Gaya Magnet Rois Rahmat Kurnia; Abdul Aziz Hunaifi; Nara Setya Wiratama
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i2.1377

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Articulate Storyline pada pembelajaran IPAS materi gaya magnet untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SDN Tarokan 3. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli media, angket respons peserta didik, serta tes pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memperoleh tingkat kevalidan sebesar 84% berdasarkan penilaian ahli materi dan 84% berdasarkan penilaian ahli media dengan kategori sangat valid. Tingkat kepraktisan media memperoleh persentase sebesar 84% dengan kategori sangat praktis berdasarkan respons peserta didik. Adapun tingkat keefektifan media ditunjukkan oleh peningkatan hasil belajar peserta didik, yaitu nilai rata-rata pretest pada uji coba terbatas sebesar 75 meningkat menjadi 80 pada posttest, sedangkan pada uji coba luas nilai rata-rata pretest sebesar 87 meningkat menjadi 94,33 pada posttest. Dengan demikian, media pembelajaran Articulate Storyline yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan dalam pembelajaran IPAS materi gaya magnet di kelas V sekolah dasar.
Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran Berbasis PBL pada Materi Keberagaman Agama Kartika Aprillia Nur Fahma Kartika; Abdul Aziz Hunaifi; Nara Setya Wiratama
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i3.5101

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang mampu membantu peserta didik memahami materi keberagaman agama secara optimal. Pembelajaran Pendidikan Pancasila pada materi keberagaman agama di sekolah dasar masih didominasi oleh penggunaan buku paket dan metode ceramah sehingga peserta didik kurang aktif, mudah merasa bosan, serta mengalami kesulitan dalam memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan media KERAG (Kincir Keberagaman Agama) berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi keberagaman agama di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di SD Negeri Burengan 1 Kota Kediri dengan melibatkan satu guru kelas V dan 28 peserta didik kelas V sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan angket. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru membutuhkan media pembelajaran yang konkret, interaktif, dan mampu membantu peserta didik memahami materi keberagaman agama. Hasil angket menunjukkan bahwa 85% peserta didik mengalami kesulitan memahami materi melalui buku paket, 80% merasa bosan selama pembelajaran, 95% antusias terhadap media visual, 90% aktif dalam diskusi, dan 90% tertarik menggunakan media KERAG. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa media KERAG berbasis Problem Based Learning berpotensi menjadi alternatif media pembelajaran yang mampu meningkatkan pemahaman, minat belajar, dan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran keberagaman agama, sehingga penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji efektivitasnya pada cakupan subjek dan jenjang pendidikan yang lebih beragam guna memperoleh bukti keberlakuan yang lebih luas, serta mengembangkan media melalui integrasi teknologi digital atau fitur interaktif dan mengkaji pengaruh penggunaannya terhadap kemampuan berpikir kritis, sikap toleransi, serta hasil belajar peserta didik.
Analisis Kebutuhan Media Komik Edukatif Berbasis Problem Bassed Learning pada Materi Kebutuhan dan Keinginan Siswa Sekolah Dasar Annisa Nur Rohmah; Abdul Aziz Hunaifi; Nara Setya Wiratama
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i3.5106

Abstract

Pembelajaran materi kebutuhan dan keinginan siswa di sekolah dasar dilatarbelakangi oleh masih berpusatnya pada guru yang menggunakan buku paket dan metode ceramah sebagai media utamanya sehingga siswa merasa kesulitan sekaligus merasa bosan dalam memahami materi. Kondisi tersebut menyatakan bahwa pentingnya media pembelajaran yang lebih menarik dan menyesuaikan karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media komik edukatif pada materi kebutuhan dan keinginan di kelas IV SDN 1 Sukorejo. Penelitian ini merupakan penelitian analisis kebutuhan (need assessment). Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan di SDN 1 Sukorejo dengan subjek 1 guru kelas IV dan 21 siswa. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuisoner, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyatakan bahwa 85% peserta didik kesulitan memahami materi dari buku paket dan 80% merasa bosan saat pembelajaran. Sebaliknya, 95% lebih tertarik pada media bergambar, 90% aktif berdiskusi, dan 90% telah mengenal komik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa siswa sangat membutuhkan media pembelajaran yang cukup menarik, dan sesuai dengan karakteristik siswa, serta tidak membuat bosan tentunya, sehingga media komik edukatif dianggap sesuai untuk dikembangkan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan materi, kerja sama antar siswa, dan memotivasi belajar agar lebih semangat lagi.
Pengembangan Multimedia Keberagaman Budaya Untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Irene Itlay; Dhian Dwi Nur Wenda; Abdul Aziz Hunaifi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5339

Abstract

Pembelajaran keberagaman budaya di sekolah dasar memerlukan media yang mampu menyajikan materi secara menarik dan interaktif agar peserta didik lebih mudah memahami keragaman budaya Indonesia. Namun, pembelajaran di kelas masih didominasi penggunaan buku teks dan metode ceramah sehingga diperlukan inovasi media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia pembelajaran keberagaman budaya bagi siswa kelas IV sekolah dasar serta mengetahui tingkat validitas, kepraktisan, dan keefektifannya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian dilaksanakan di SDN Mojoroto 2 Kota Kediri dengan subjek penelitian terdiri atas satu ahli materi, satu ahli media, satu guru kelas IV, dan siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, angket validasi, angket respons guru dan siswa, serta tes hasil belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia yang dikembangkan memperoleh tingkat validitas rata-rata 94% dengan kategori sangat valid. Tingkat kepraktisan memperoleh persentase 88% dari guru, 91% pada uji coba kelompok kecil, dan 89% pada uji coba kelompok besar dengan kategori sangat praktis. Keefektifan multimedia ditunjukkan oleh peningkatan hasil belajar peserta didik dengan ketuntasan klasikal mencapai 100% pada uji coba kelompok besar. Dengan demikian, multimedia pembelajaran keberagaman budaya yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif, sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran IPS di kelas IV sekolah dasar.
Co-Authors Aan Fatkhurrohman Adzam, Muhammad Ahmad Fajar Permadi Ainy, Neyla Noer Alfi Laila Alfi Laila, Alfi Alfina Ika Rahmasari Alisya Salsabila Alvin Ma’rifatul Janah Nur Azizah amara saida Anggi Mareta Yudhit Anggi Purwanti Anita Sari Wardani Anjar Srirahmawati Annisa Nur Rohmah Aprilia Dwi Handayani Aprilia Dwi Handayani, Aprilia Dwi Asfia, Vifi Aulia, Astin Hadiahti Baharudin Baharudin Basori, Moh. Cindy Weka Wulandari Damar Rizki Agastya Damariswara, Rian Den Ayu Putri Pandan Sari Desi Maharani Dhian Dwi Nur Wenda Dhian Dwi Nur Wenda, Dhian Dwi Nur Diana Noor Fadila Dwiyanti, Linda Eka Irma Sofiana Endang Sri Mujiwati Erwin Putera Permana Fajar Rahmatul Sidiq Fatkhur Rochman Fitri Amelia Fitri Amelia Frans Aditia Wiguna Hana Fepy Ulsianella Harwitantri Putri, Astrina Della Hasyim As’ari Ida Fiteriani Imron, Ilmawati Fahmi Irene Itlay Istiqomah, Rohma Darul Ita Kurnia Kartika Aprillia Nur Fahma Kartika Khoirul Minarti Khusnul Khotimah Kriani, Rezi Kristianto, Johanes Victory Kukuh Andri Aka Kurnia, Ita Larisa, Maharani Aprilia Like Fanisia Mahardika, Ronny Masya Riska Putri Mega Isna Tiara Sari Mohammad Fauzi Muhamad Basori Muhamad Basori Muhamad Basori, Muhamad Muhammad Adzam Muhammad Alfa Muhammad Fajar Ramadhan Mukmin, Bagus Amirul Mumun Nurmilawati Nara Setya Wiratama Neyla Noer Ainy NINGRUM, HENI ICA Novi Nitya Santi Novi Nitya Santi Novi Nitya Santi Novi Nitya Santi Novi Nitya Santi, Novi Nitya Nugroho Riziq Darmawan Nata Saputra Nugroho, Rama Puji Nurita Primasatya Nursafitri, Annisa Septi Nurwenda, Dhian Dwi Olaini, Dina Nur Pita Wulandari Putri Alvilia Febrianti Putri, Kharisma Eka Putri, Septa Rosdiana Rahmasari, Alfina Ika Rahmawati, Novi Chandra Ayu Rama Puji Nugroho RAMADHAN, NOPRIZAL Ratu Ayu Isyana Refina, Refina Rian Damariswara Rianti, Dita Fatma Ridho Banda Gilardino Risa Dian Rahmadani Riska Andriani Rista Guna Winata Sari Rois Rahmat Kurnia Roostafa Eka Nur Sarwendah Rr. Nova Alena Dewanti Sabrina Putri Afifah Saida, Amara Saidah, Karimatus Salsabela, Qonita Santi , Novi Nitya Sari, Ayu Titis Rukmana Sarwendah, Roostafa Eka Nur Sayuti, Renata Eka Setyowati, Vindi Avianti Wahyuning Sindi Laesa Selviana Siti Nur Haliza Soenarko, Bambang Sucipto Sucipto Susi Damayanti, Susi Sutrisno Sahari Sutrisno Sahari, Sutrisno Sylvia Caprie Angelita Tanti Sahara Ningrum Tischa Berlianasari Tyas, Hesty Dwy Wahyuning Vellin Surya Meilina Putri Vindi Avianti Wahyuning Setyowati Wahid Ibnu Zaman WAHYUDI Wahyudi Wahyudi Wahyudi Wati, Epritha Kurnia Wedar Puji Marta, Trias Zunaidah, Farida Nurlaila