Articles
Pendampingan Budidaya Ikan dengan Aquaponik Pada Pemuda Karang Taruna Desa Selopuro
Fida Rahmantika Hadi;
Rissa Prima Kurniawati;
Muhamad Fikriadin
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2021): Oktober 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (5277.446 KB)
|
DOI: 10.25008/altifani.v1i4.181
Budidaya ikan merupakan salah satu alternatif yang dapat dilakukan masyarakat dengan memanfaatkan lahan sempit dengan sistem aquaponik. Sistem aquaponik mempunyai sistem dua arah meliputi pemeliharaan ikan dan tanaman sayuran. Dua sistem tersebut dapat menghasilkan keuntungan sekaligus yaitu dari hasil panen ikan maupun sayuran. Pemanfaatan lahan sempit yang seringkali tidak digunakan masyarakat dapat dijadikan sebagai tempat untuk membuat aquaponik sendiri. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pendampingan budidaya ikan dengan sistem aquaponik adalah sosialisasi atau pengenalan budidaya ikan dengan aquaponik, pendampingan budidaya ikan dengan aquaponik dan monitoring kegiatan. Budidaya ikan dengan aquaponik memiliki beberapa kelebihan antara lain adalah tanaman yang dibudidayakan tidak memerlukan pupuk atau nutrisi tanaman, dapat diterapkan di area dengan lahan yang minim, hemat dalam penggunaan air, dan dapat menghasilkan dua hasil panen sekaligus.
Pelatihan Pengembangan Instrumen Evaluasi Berbasis HOTS untuk Guru Sekolah Dasar
Rissa Prima Kurniawati;
Fida Rahmantika Hadi
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2021): Oktober 2021 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (2060.055 KB)
|
DOI: 10.25008/altifani.v1i4.182
Pendidikan adalah hal utama bagi setiap masyarakat. Melalui pendidikan, kemampuan dalam diri individu dapat dikembangkan. Salah satu tombak utama dalam proses pembelajaran di kelas adalah guru. Guru yang melakukan pembelajaran di kelas dengan menggunakan model atau metode pembelajaran yang bervariasi, akan mengembangkan kemampuan dan keterampilan siswa. Hasil observasi di sekolah dasar diketahui ada banyak guru yang kurang bisa membuat instrumen evaluasi dan beberapa guru hanya meminta siswa untuk mengerjakan lembar kerja siswa sebagai tugas rumah. Tujuan pelatihan ini adalah mendeskripsikan pelatihan pengembangan instrumen evaluasi berbasis HOTS untuk guru sekolah dasar. Metode yang digunakan yaitu dengan pelatihan. Pelatihan ini dilaksanakan di SDN 05 Madiun Lor, Kota Madiun, Jawa Timur. Diharapkan melalui pelatihan ini akan banyak guru yang dapat membuat dan mengembangkan instrumen evaluasi berbasis HOTS. Sehingga akan meningkatkan keterampilan siswa sekolah dasar dalam berpikir, bernalar, mampu memberikan ide-ide orisinil, dan mampu menyelesaikan semua masalah dalam kehidupannya.
PENDAMPINGAN PROGRAM SATU GURU TIGA MEDIA SEBAGAI KREATIVITAS DALAM MENGEMBANGKAN MEDIA BERBASIS TPACK (TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL AND CONTENT KNOWLEDGE)
Fida Rahmantika Hadi;
Liya Atika Anggrasari;
Endang Sri Maruti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/jmm.v7i1.11803
Abstrak: Perkembangan teknologi pada abad 21 membuat seorang guru harus mengembangkan kompetensi pada aspek teknologi dalam proses pembelajaran. Seorang guru diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi pada kemampuan pedagogi dan konten saja tetapi juga mengasah kemampuan pada aspek teknologi. Pengintegrasian materi, pedagogi, dan teknologi sangat dibutuhkan dalam bentuk perangkat pembelajaran berbasis TPACK (Technological, Pedagogical, and Content Knowledge). Pendampingan dalam program satu guru tiga media ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas guru sekolah dasar dalam mengembangkan media pembelajaran. Pendampingan ini dilakukan di SDN 03 Taman Kota Madiun dengan jumlah guru sebanyak 9 orang. Metode pelaksanaan dalam pendampingan program ini adalah koordinasi program, pelaksanaan program dan monitoring evaluasi menggunakan lembar penelitian. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan kemampuan sebesar 50% dalam mengembangkan kreativitas guru SD untuk dapat terampil dalam membuat dan memanfaatkan media pembelajaran berbasis TPACK.Abstract: Technological developments in the 21st century require a teacher to develop competence in technological aspects of the learning process. A teacher is expected not only to have competence in pedagogical and content skills but also to hone skills in technological aspects. Integration of material, pedagogy, and technology is urgently needed in the form of TPACK (Technological, Pedagogical, and Content Knowledge) based learning tools. Assistance in the one teacher three media program aims to increase the creativity of elementary school teachers in developing learning media. This assistance was carried out at SDN 03 Taman Kota Madiun with a total of 9 teachers. The implementation method in this program assistance is program coordination, program implementation and evaluation monitoring using research sheets. The results obtained indicate that there has been an increase in the ability of 50% in developing the creativity of elementary school teachers to be skilled in making and utilizing TPACK-based learning media.
Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Bagi Guru-guru Sekecamatan Taman Madiun
Fida Rahmantika Hadi;
Suyanti Suyanti;
Wemphi Novan Ramadhan;
Wiwik Setiawati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Langit Biru Vol 3 No 01 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Langit Biru
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54147/jpkm.v3i01.562
The demand for competence for teachers today is not an easy task or thing. In general, teachers do not understand about writing scientific articles that are worthy of publication. Even though this is one of the supports in developing self-competence that must be owned by teachers. The purpose of this service is to provide training for teachers in writing scientific articles. The partners of this service are teachers from the Madiun district. The methods used in this training activity are lectures, discussions, questions and answers, guidance and consultation. The implementation of this service goes through three stages, namely preparation, implementation and evaluation. This training activity is a form of fostering the ability of teachers to write scientific articles. It is hoped that after participating in this training activity, activity participants can write scientific articles that are worthy of publication
The effectiveness of CLIS learning models on the results of mathematics learning about volume of cubes and beams in grade 5
Fida Rahmantika Hadi;
Rissa Prima Kurniawati
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 3 (2020): September - Desember 2020
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33654/math.v6i3.1076
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran CLIS (Children Learning in Science) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan True Experimental Design dengan jenis penelitian Posttest-Only Control Design. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas V SDN Randusongo 1 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 20 siswa. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan perlakuan dengan model pembelajaran CLIS di kelas V SDN Randusongo 1. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Analisis data posttest menunjukkan bahwa hasil tes kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Berdasarkan uji t dapat diketahui nilai uji t sebesar 1,868 sedangkan t tabel dengan derajat kebebasan 38 dan taraf signifikan 5% diperoleh hasil t tabel 1,686. Jika T-hitung = 1,868 > T-tabel = 1,686 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini adalah model pembelajaran CLIS yang efektif terhadap hasil belajar matematika kelas V SD.
Pelatihan Guru SD Dalam Pembelajaran STEM Menggunakan IoT Berbasis Canva
Fida Rahmantika Hadi;
Liya Atika Anggrasari;
Endang Sri Maruti
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v12i2.12573
Background: Pelatihan guru dalam Program Pendampingan Pembelajaran STEM menggunakan IoT berbasis Canva merupakan inisiatif yang inovatif untuk memberikan guru alat yang efektif dalam merancang dan menyajikan materi pembelajaran yang menarik, visual, dan mudah dipahami. Dengan demikian, guru akan mampu menghasilkan materi pembelajaran yang dapat merangsang minat dan partisipasi siswa dalam bidang STEM melalui pengalaman praktis dan visual yang mengesankan. Metode: Metode pelaksanaan pada pelatihan ini yaitu koodinasi dengan guru menegenai program pelaksanaan pendampingan program dan evaluasi. Penelitian dilakukan pada guru-guru di SDN 01 Kanigoro Madiun. Hasil: Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa program ini memberikan guru pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengintegrasikan konsep STEM dan IoT ke dalam desain pembelajaran yang kreatif dan menarik menggunakan platform Canva. Kesimpulan: Integrasi pembelajaran STEM menggunakan IoT berbasis Canva memberikan cara baru yang efektif dan menarik dalam mengajarkan konsep-konsep STEM kepada siswa.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING (PJBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR
Meriantama Ginanjar Saputra;
Fida Rahmantika Hadi;
Laila Riyanasari
JURNAL PENDIDIKAN DASAR PERKHASA: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31932/jpdp.v9i2.2377
This research was motivated by the results of students' cognitive ability tests in grade 4 science subjects at SDN Nongkodono Ponorogo which were at a low level. Through the pre-cycle stage, the result was that 60% of the cognitive abilities of grade 4 students had test scores that had not reached the minimum completeness criteria. The purpose of this research is to improve science learning outcomes with the help of project-based learning models. The research approach used was Classroom Action Research (CAR) by adopting the Kemmis and Mc Taggart models. Data collection techniques used are observations and tests. While the data analysis used descriptive qualitative and descriptive comparative. The research implementation lasted for 2 cycles with two meetings in each cycle. Based on the results of research that has been carried out in cycle I, the percentage of completeness has increased by 30% to 70%. While in cycle II the percentage of completeness increased by 30% to 100%. Therefore it can be concluded that the application of the Project Based Learning (PjBL) model can improve science learning outcomes in grade 4 elementary school students.
Pendampingan Penggunaan Media Ajar Adaptif untuk Siswa Berkebutuhan Khusus di SD Inklusi
Endang Sri Maruti;
Vivi Rulviana;
Tiara Intan Cahyaningtyas;
Fida Rahmantika Hadi;
Rischa Pramudya Trisnani;
Novita Erliana Sari;
Rizka Rahmawati;
Wemphi Novan Ramadhan;
Dita Meilia;
Cindi Fatika Amelia;
Inin Ananta
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) AMIK Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35870/jpni.v4i3.470
Inclusive education aims to ensure that all students, including those with special needs, receive an adequate education. Adaptive educational media has become an increasingly important tool for facilitating learning for students with special needs in inclusive schools. This program aims to help inclusion teachers develop and implement adapted teaching materials for students with special needs in inclusive primary schools in Magetan Regency. This program explores the concept of mentoring, the benefits of adaptive media, and how mentoring can enhance the effectiveness of using adaptive media to support the learning of students with special needs. The implementation approach begins with a reinforcement and socialization phase, continues with a mentoring implementation phase, and ends with an evaluation phase. In the context of inclusive education, the use of adaptive instructional materials, accompanied by thoughtful support, can help students with special needs realize their learning potential. Adaptive educational media enables personalized learning, while advisors provide the guidance and support students need. The combination of these two factors plays an important role in supporting successful inclusive education.
Penggunaan Media Lego Bricks Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Matematika Pada Materi Operasi Hitung Bilangan Bulat
Fida Rahmantika Hadi
ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal Vol. 2 No. 1 (2021): ZAHRA: Research And Tought Elmentary School Of Islam Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37812/zahra.v2i1.217
This study aims to improve mathematical cognitive abilities in integer arithmetic operations through the use of lego bricks for fifth grade students of SDN 02 Winongo Madiun. This type of research is a classroom action research conducted in two cycles and each cycle is carried out twice. The research subjects were all fifth grade students totaling 17 SDN 02 Winongo Madiun. The research data were collected through observation, written tests in the form of pretest and posttest and documentation. The results of this study indicate that the Lego brick media can improve the cognitive ability of mathematics in integer arithmetic operations. This increase was marked by an increase in the number of students with test scores that exceeded the KKM, with scores between 70 and 100.With an increase in percentage of 35.5% of students who scored above the KKM, from 41.17% of students who scored in the KKM to 76, 14%. Keyword: mathematical cognitive abilities, lego bricks, integer operations
Pendampingan Penggunaan Media Ajar Adaptif untuk Siswa Berkebutuhan Khusus di SD Inklusi
Endang Sri Maruti;
Vivi Rulviana;
Tiara Intan Cahyaningtyas;
Fida Rahmantika Hadi;
Rischa Pramudya Trisnani;
Novita Erliana Sari;
Rizka Rahmawati;
Wemphi Novan Ramadhan;
Dita Meilia;
Cindi Fatika Amelia;
Inin Ananta
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35870/jpni.v4i3.470
Inclusive education aims to ensure that all students, including those with special needs, receive an adequate education. Adaptive educational media has become an increasingly important tool for facilitating learning for students with special needs in inclusive schools. This program aims to help inclusion teachers develop and implement adapted teaching materials for students with special needs in inclusive primary schools in Magetan Regency. This program explores the concept of mentoring, the benefits of adaptive media, and how mentoring can enhance the effectiveness of using adaptive media to support the learning of students with special needs. The implementation approach begins with a reinforcement and socialization phase, continues with a mentoring implementation phase, and ends with an evaluation phase. In the context of inclusive education, the use of adaptive instructional materials, accompanied by thoughtful support, can help students with special needs realize their learning potential. Adaptive educational media enables personalized learning, while advisors provide the guidance and support students need. The combination of these two factors plays an important role in supporting successful inclusive education.