Articles
Penerapan Media Smart Card Terhadap Kemampuan Kognitif Pada Pembelajaran IPAS Siswa Kelas IV Di Sekolah Dasar
Nabila Mauludfi;
Hendra Erik Rudyanto;
Fida Rahmantika Hadi
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 5 (2024): Transformasi Pembelajaran Pada Pendidikkan Dasar Integrasi Computational Thinking
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hasil observasi yang dilakukan di SDN 3 Tanjung di temukan permasalahan pada penurunan nilai siswa kelas IV pada pembelajaran IPAS di awal semester. Hal ini dikarenakan beberapa dari siswa yang masih belum sepenuhnya bisa memahami pembelajaran IPAS di awal pelaksanaan kurikulum merdeka yang baru. Hal tersebut dapat dilihat dari penurunan nilai prestasi dari sebelum pemberlakuan pembelajaran IPAS pada kurikulum merdeka dan setelah pembelajaran IPAS pada kurikulum merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan media smart card terhadap kemampuan kognitif siswa kelas IV pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Populasi penelitian sebanyak 3 sekolah dan 38 jumlah pengamat. Metode analisis data menggunakan metode kuasi eksperimen (quasi eksperimental design) dengan dua kelompok yang dipilih acak. Teknik pengumpulan data dan teknik analisis data yaitu kuantitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebelum penggunaan smart card nilai siswa dalam menjawab soal rendah, sementara ketika sudah adanya penggunaan smart card nilai siswa lebih baik. penggunaan smart card dalam pembelajaran IPAS dapat berpengaruh terhadap kemampuan kognitif siswa kelas IV di sekolah dasar.
Efektivitas Media Scrapbook Terhadap Kemampuan Kognitif Pembelajaran Matematika Kelas III Sekolah Dasar
Alfina Dwi Damayanti;
Fauzatul Ma’rufah Rohmanurmeta;
Fida Rahmantika Hadi
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 4 (2023): Peran Pendidikan Dasar Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kemampuan kognitif siswa pada pembelajaran matematika di sekolah dasar belum maksimal dikarenakan guru belum menggunkan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa maupun materi yang akan diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan inovasi media Scrapbook dalam memberdayakan kemampuan kognitif pada pembelajaran matematika di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Berdasarkan analisis penggunaan media Scrapbook terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif pada siswa sekolah dasar. Selain itu siswa juga mempunyai pengalaman yang berbeda dalam proses pembelajaran menggunakan media. Hal ini juga dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi pelajaran dengan mudah melalui penggunaan media pembelajaran.
Penggunaan Media Big Book Terhadap Kemampuan Membaca Siswa Kelas 1
Silvia Ayu Pratiwi;
Candra Dewi;
Fida Rahmantika Hadi
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 5 (2024): Transformasi Pembelajaran Pada Pendidikkan Dasar Integrasi Computational Thinking
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan medial Big Book terhadap kemampuan membacal siswalkelas 1 sekolah dasar melalui studi literatur. Metodel yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis datal dari berbagai sumber selpelrti jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa penggunaan medial Big Book dalam pembelajaran membacal di kelas 1 sekolah dasar memiliki pengaruh positif terhadap kemampuan membaca siswa. Medial Big Book dapat menarik perhatian siswal, memudahkan pemahaman cerital, menciptakan suasanal belajar yang menyenangkan, dan membantu siswal dalam mengenali huruf dan katal dengan lebih baik. Dalpalt disimpulkan bahwal media Big Book merupakan medialpembelajaran yang efektif untuk digunakan dalam meningkatkan kelmampuan membacal siswal kelas 1 sekolah dasar.
Penerapan Model Problem Based Learning, Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SD
Riadita Afriani;
Fida Rahmantika Hadi;
Elly’s Mersina Mursidik
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 5 (2024): Transformasi Pembelajaran Pada Pendidikkan Dasar Integrasi Computational Thinking
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tentang model Problem Based Learning meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan artikel ini untuk mengetahui bahwa model PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil belajar merupakan hasil akhir yang diperoleh atau dicapai peserta didik setelah mengalami proses kegiatan belajar matematika ditandai dengan skala nilai yang biasanya menentukan berhasil atau tidaknya peserta didik tersebut dalam pembelajaran. Model Problem Based Learning merupakan model pembelajaran yang efektif untuk mengajarkan proses berpikir, untuk memproses informasi yang sudah terbentuk sebelumnya dalam benak dan menyusun pengetahuan mereka sendiri tentang dunia sosial dan lingkungannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan studi literatur (Library Research), pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran online di Google Scholar, buku, referensi, hasil penelitian sebelumnya, artikel, catatan, serta berbagai jurnal yang bersangkutan.
Kepercayaan Diri Siswa Berkebutuhan Khusus Pada Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar
Nisrina Naurotuzzahiyah;
Fida Rahmantika Hadi;
Tiara Intan Cahyaningtyas
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 5 (2024): Transformasi Pembelajaran Pada Pendidikkan Dasar Integrasi Computational Thinking
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat kepercayaan diri siswa berkebutuhan khusus. Berdasarkan hasil penelitian study literatur didapatkan hasil tingkat kepercayaan diri siswa berkebutuhan khusus sangat rendah. Siswa berkebutuhan khusus memiliki kepercayaan diri yang lebih rendah jika dibandingkan dengan siswa normal. Apalagi jika anak berkebutuhan khusus menempuh Pendidikan di sekolah inklusi. Hal ini dipengaruhi oleh factor internal dan ekternal. Guru sebagai tenaga pendidik harus mampu meningkatkan kepercayaan diri siswa berkebutuhan khusus dengan memperhatikan kelebihan dan kelemahan siswa serta potensi-potensi yang ada dalam diri siswa. Guru harus bisa menciptakan lingkungan belajar yang aktif dan positif dengan menggunakan pendekatan atau teknik pembelajaran yang disesuaikan dengan karkteristik siswa berkebutuhan khusus.
Kemampuan numerasi siswa sekolah dasar
Vera Yunita Prihapsari;
Fida Rahmantika Hadi;
Lingga Nico Pradana
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 4 (2023): Peran Pendidikan Dasar Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian mengkaji kemampuan numerasi pada siswa sekolah dasar yaitu ingin memberikan informasi terkait pemahaman pembelajaran numerasi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik analisis deskriptif dengan kajian kepustakaan (library research). Kepustakaan merupakan kajian teoritis, referensi serta literatur ilmiah lainnya yang berkaitan dengan budaya, nilai dan norma yang berkembang pada situasi sosial yang diteliti. Penelitian studi literatur ini dilakukan untuk mengkaji teori yang berkaitan dengan sumber dan media belajar dalam penanaman nilai dan karakter siswa SD. Tahapan dalam penelitian ini sebagai berikut: Tahapan dalam penelitian ini sebagai berikut: 1) Penyiapan rencana topik-topik yang akan dikaji; 2) Pencarian sumber pustaka yang relevan dari beberapa sumber dan pemilihan materi kajian yang sesuai; 3) Data kajian yang didapat dari sumber pustaka kemudian digunakan sebagai acuan dalam pembuatan pembahasan dan simpulan. Hasil dan pembahasan pada kajian literatur memuat sumber dan kemampuan numerasi dalam pembelajaran dan media pembelajaran yang digunakan.
Pengaruh Model Inquiry Terhadap HOTS Siswa SD
Hayu Puspita;
Diyan Marlina;
Fida Rahmantika Hadi
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 3 (2022): Peran PGSD dalam mempersiapkan kurikulum merdeka pada era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to determine the effect of the inquiry learning model on the HOTS of fourth grade students at MIN 2 Ponorogo. This research is a quantitative type of research with a quasi-experimental design method with a nonequivalent control group design. The population of this research is fourth grade students of MIN in Sukorejo district which consists of 180 students. The sample in this study were fourth grade students at MIN 2 Ponorogo which consisted of 21 students as the experimental class and 21 students as the control class. The sampling technique in this research is to use simple random sampling. Data collection techniques using tests and documentation. The data analysis technique in this research is a feasibility test of research questions which includes instrument validity and reliability tests and there is data analysis which includes normality test, homogeneity test, and hypothesis testing with t test. Based on the results of the research that has been carried out, it can be seen that there are significant differences in the inquiry learning model towards HOTS for fourth grade students of MIN 2 Ponorogo. This is proven by Tcount > Ttable (3.070 > 2.021) and the significance value of the two variables is less than 0.05 (t-tailed) 0.000 <0.05.
Penerapan Media Wordwall Untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Sekolah Dasar
Jagad Talenta Boma Jalu Damara;
Hendra Erik Rudyanto;
Fida Rahmantika Hadi
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 5 (2024): Transformasi Pembelajaran Pada Pendidikkan Dasar Integrasi Computational Thinking
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Membaca adalah sebuah keterampilan dasar-dasar yang harus dimiliki setiap siswa .Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca permulaan dengan menerapan media wordwall. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas . Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SDN 03 Taman Kota Madiun yang berjumlah 10 siswa. Teknik pengumpulan data dalam Penelitian Tindakan Kelas sebagai berikut observasi, test, dokumentasi.Prosedur pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan dalam bentuk (siklus), tiap siklus terdiri dari empat tahap, yakni perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil Penelitian menunjukan adanya peningkatan dari siklus I dan siklus II dengan menggunakan media wordwall dapat dibuktikan bahwa pada penelitian siklus I presentase ketuntasan siswa 60% atau 6 siswa yang mencapai nilai tuntas dengan rata-rata 62% tetapi belum mencapai nilai standar KKM maka dilakukan refleksi dan perbaikan pada siklus I agar pada penerapan siklus II lebih baik dan mencapai ketuntasan yang telah di tetapkan. Pada penelitian siklus II mengalami peningkatan yang sangat baik yaitu nilai presentase ketuntasan pada siswa 90% atau 9 siswa tuntas dengan rata-rata 90% dengan demikian peningkatan membaca permulaan pada siswa mengalami peningkatan dan telah mencapai nilai KKM maka dapat disimpulkan bahwa penerapan media wordwall dapat meningkatkan membaca permulaan pada siswa kelas I Sekolah Dasar.
Penggunaan modul P5 tema gaya hidup berkelanjutan untuk siswa kelas IV sdn ngariboyo 3 magetan
Widiya Retno Wahyuni;
Fauzatul Ma’rufah Rohmanurmeta;
Fida Rahmantika Hadi
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 4 (2023): Peran Pendidikan Dasar Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatar belakangi kebutuhan pembelajaran di luar kelas, utamanya ditingkatan sekolah dasar. Yang kedua mulai merambahnya kegiatan kukulikuler pada awal penerapan kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi literatur, dengan metode kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menjelaskan penggunaan modul P5 tema gaya hidup berkelanjutan siswa kelas IV di SDN Ngariboyo 3 Magetan. Modul ajar ini membahas mengenai modul ajar P5 dengan Tema gaya hidup berkelanjutan dengan isi konten fase-fase pada tema gaya hidup berkelanjutan dan penggunaanya pada fase b kelas 4 di SDN Ngariboyo 3. Modul P5 gaya hidup berkelanjutan yang berisi kegiatan projek diluar kelas serta penilaian yang mengarah pada ranah afektif siswa. Modul ini diterapkan pada kelas 4 SD dengan proses pembelajaran observasi, studi kasus dan debat dengan bahasan gaya hidup berkelanjutan, serta berfokus pada pengurangan sampah plastik dilingkungan sekolah.
Faktor penghambat kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV dalam menyelesaikan soal cerita berbasis HOTS
Amaliah Fatimatunisa;
Fida Rahmantika Hadi;
Fauzatul Ma’rufah Rohmanurmeta
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 3 (2022): Peran PGSD dalam mempersiapkan kurikulum merdeka pada era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan faktor penghambat kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal Higher Order Thinking Skill (HOTS) atau soal dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pendekatan study kasus. Penelitian dilakukan di SD Negeri 01 Taman, Subjek yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 6 orang siswa dari 28 siswa yang diambil dari kelas IV A, yaitu 2 siswa dari kategori kemampuan berpikir kritis sedang, 2 siswa dengan kategori berpikir kritis rendah, dan 2 siswa dengan kategori berpikir kritis tinggi. Pengambilan subjek berdasarkan hasil tes yang diberikan guru kepada siswa. Materi bangun datar diberikan kepada siswa untuk melihat kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS materi bangun datar dari 5 soal yang diberikan masih tergolong rendah. Berdasarkan hasil tes, wawancara. dan observasi dari keenam subjek menunjukkan bahwa sebagian subjek merasa kesulitan dan bingung disaat memasuki tahap menganalisis dan mengevaluasi. Siswa sering lupa dengan rumus-rumus dan konsep yang terikat dengan soal- soal tersebut sehingga menyulitkan mereka untuk menyelesaikan soal apalagi soal yang berbentuk soal HOTS yang lebih bersifat kontekstual dan membutuhkan kemampuan untuk menganalisis serta mengevaluasi yang tinggi.