Claim Missing Document
Check
Articles

Persepsi Masyarakat Terhadap Pembangunan Infrastruktur Penataan Kawasan Pesisir Pantai Cempae Damis, Damis; Surianti, Surianti; Hasrianti, Hasrianti; Putri, A. Rini Sahni; Mursalat, Aksal
JURNAL ILMIAH WAHANA LAUT LESTARI (JIWaLL) Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Laut Lestari
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan Fakuktas Ilmu Perikanan dan Kelautan Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jiwall.v1i1.313

Abstract

Persepsi merupakan tindakan menyusun, mengenali, dan menafsirkan informasi guna memberikan gambaran dan pemahaman tentang lingkungan hal ini dapat dilihat dari adanya pend apat-pendapat untuk mengelola dan memanfaatkan sumber daya yang tersedia untuk dapat meningkatkan mutu kehi dupan masyarakat. Sumber daya bukan tidak terbatas baik jumlah maupun kualitasnya, sedangkan kebutuhan dan pemanfaatan sumber daya tersebut semakin meningkat akibat meningkatnya jumlah penduduk serta kebutuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap pembangunan insfrastruktur penataan kawasan pesisir pantai Cempae studi pada masyarakat Di Kelurahan Cempae, dalam pembahasan ini, hal-hal yang dilihat dan dianggap dapat melihat kedisiplinan kerja pegawai terdiri dari 2 faktor yaitu persepsi positif dan persepsi negatif. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik sampel purposive sampling. Informan yang ditetapkan adalah 10 orang masyarakat Di Kelurahan Cempae Penelitian ini menggunakan analisis data kualitatif untuk memberikan gambaran yang jelas, logis dan akurat mengenai hasil pengumpulan data. Berdasarkan dari hasil wawancara dan hasil observasi yang dilakukan maka dapat diketahui bahwa persepsi positif yang di dapat a dalah masyarakat sangat mendukung dengan adanya pembangunan tersebut, karena pembangunan ini dapat menjadi pusat nomor 1 di Kota Parepare serta dapat meningkatkan perekonomian, dan diharapakan menjadi destinasi wisata baru di Kota Parepare, sedangkan persepsi negatif dengan adannya pembangunan ini masyarakat merasa tengganggu karena kebanyakan masyarakat yang mata pencaharian nelayan mengeluhn dan polusi udara debu-debu tanah dari penimbunan dan suara mesin yang keras juga mengganggu penduduk sekitar sini.
Identifikasi Pola Distribusi Guna Mendukung Rantai Pasok Beras di Kabupaten Sidenreng Rappang (Studi Kasus CV. Rahma 35): Identification of Distribution Patterns to Support the Rice Supply Chain in Sidenreng Rappang District (Case Study CV. Rahma 35) Qayyum, Muhammad Chaerul; Mursalat, Aksal; Haryono, Iranita
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 12 No. 3 (2024): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v12i3.4169

Abstract

Kabupaten Sidenreng Rappang menjadi salah satu daerah penghasil padi terbesar di Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil tersebut diperlukan proses pengolahan dan pendistribusian yang baik hingga ke tangan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola saluran distribusi guna mendukung rantai pasok beras di Kabupaten Sidenreng Rappang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan menggunakan teknik snowball sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan metode wawancara mendalam Penelitian diharapakan mampu memberikan informasi terkait aliran rantai pasok dalam Perusahaan serta informasi terkait efisiensi saluran distribusi dan biaya dalam distribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola distribusi beras yang terjadi di Kabupaten Sidenreng Rappang studi kasus CV. Rahma 35 terdiri dari 2 saluran distribusi. Saluran pertama petani ® pedagang pengumpul/mitra ® industri CV. Rahma 35 ® konsumen luar provinsi. Untuk saluran kedua petani ® pedagang pengumpul/mitra ® industri CV. Rahma 35 ® pedagang pengecer ® konsumen. Pola saluran distribusi ini didukung dengan aliran rantai pasok yang ada di Kabupaten Sidenreng Rappang, dapat dilihat bahwa masing-masing aliran yang ada berjalan dengan baik sesuai dengan teori rantai pasok. Mulai dari aliran produk yang berjalan satu arah dari produsen ke konsumen. Kemudian aliran keuangan yang juga mengalir satu arah dari konsumen ke produsen. Serta aliran informasi yang mengalir dua arah antara produsen dan konsumen agar mempererat hubungan kepercayaan diantara keduanya. Sidenreng Rappang Regency is one of the largest rice producing areas in South Sulawesi Province. With these results, a good processing and distribution process is needed into the hands of consumers. The method used in this research is qualitative method. The sampling technique in this research was carried out using the snowball sampling technique. The data analysis technique was carried out using the in-depth interview method. The research is expected to be able to provide information regarding supply chain flows within the Company as well as information regarding the efficiency of distribution channels and costs in distribution. The results of the research show that the rice distribution pattern that occurs in the Sidenreng Rappang Regency, the CV case study. Rahma 35 consists of 2 distribution channels. The first channel is farmers ® traders/partners ® CV industry. Rahma 35 ® consumers outside the province. For the second channel, farmers ® traders/partners ® CV industry. Rahma 35 ® retailers ® consumers. This distribution channel pattern is supported by the supply chain flow in Sidenreng Rappang Regency. It can be seen that each existing flow is running well in accordance with supply chain theory. Starting from the flow of products that goes in one direction from producer to consumer. Then financial flows also flow in one direction from consumers to producers. As well as a two-way flow of information between producers and consumers to strengthen the relationship of trust between the two.
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Generasi Muda Petani pada Sektor Pertanian di Kecamatan Panca Rijang Kabupaten Sidenreng Rappang: Analysis of Factors that Influence of the Young Farmers Generation in the Agricultural Sector in Panca Rijang District Sidenreng Rappang Regency Harum Haeruddin, Muhammad; R, Fitriani; Mursalat, Aksal
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 12 No. 3 (2024): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v12i3.4299

Abstract

Saat ini masih terdapat permasalahan serius di sektor pertanian dimana petani berusia tua (lebih dari 55 tahun) jumlahnya semakin meningkat, sementara tenaga kerja usia muda semakin berkurang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh motivasi, kepribadian, ekonomi keluarga, dan keadaan lingkungan terhadap minat generasi muda petani di sektor pertanian. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Panca Rijang pada bulan Maret-Mei 2024. Teknik analisis data menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada hasil uji t diperoleh bahwa variabel Motivasi (X1) dan Kepribadian (X2) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat generasi muda sedangkan variabel Ekonomi Keluarga (X3) dan Keadaan Lingkungan (X4) berpengaruh secara signifikan terhadap minat generasi muda. Pada hasil uji f diperoleh bahwa semua variabel independen (X) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Minat (Y) generasi muda petani terhadap sektor pertanian. There are still serious problems in the agricultural sector where the number of older farmers (over 55 years) is increasing, while the number of young workers is decreasing. This research aimed to determine the influence of motivation, personality, family economy, and environmental conditions on the interest of the younger generation of farmers in the agricultural sector. This research was carried out in Panca Rijang District in March-May 2024. The data analysis technique used Multiple Linear Regression Analysis. The result of the research show that the results of the t-test show that variables Motivation (X1) and Personality (X2) have no significant influence on the interests of the younger generation, while the variables Family Economy (X3) and Environmental Conditions (X4) have a significant influence on the interests of the younger generation. F test was found that all independent variables (X) simultaneously had a significant effect on the interest (Y) of the younger generation in the agricultural sector.
Identifikasi Pola Kemitraan dalam Menunjang Kinerja Pemasaran Kopi di Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang: Identification of Partnership Patterns in Supporting Coffee Marketing Performance in Buntu Batu District Enrekang Regency Ario, Ario; Mursalat, Aksal; Padapi, Astrini
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 12 No. 3 (2024): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v12i3.4329

Abstract

Kabupaten Enrekang berada di tengah Semenanjung Sulawesi Selatan, dengan lingkungan pegunungan dan luas sekitar 1.786,01 km2. Wilayah ini memiliki sumber daya alam yang melimpah dan memiliki potensi yang sangat besar untuk pertumbuhan agribisnis, termasuk kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola kemitraan dalam menunjang kinerja pemasaran kopi di Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian ini menerapkan teknik purposive sampling, yang berarti informan dipilih secara sengaja berdasarkan pertimbangan bahwa mereka memiliki pengetahuan, pengalaman, dan pemahaman tentang masalah objek penelitian serta penentuan informan terdiri dari 2 sumber yaitu dari pihak CV Garis Tengah Kopi dan petani yang bermitra sebanyak 30 petani kopi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kemitraan yang terjalin antara petani kopi di Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang, dengan CV Garis Tengah Kopi adalah pola kemitraan kerjasama operasional agribisnis (KOA). Pola kemitraan ini ditandai dengan kerjasama saling menguntungkan di mana petani menyediakan lahan dan tenaga kerja, sedangkan perusahaan mitra atau CV Garis Tengah Kopi, menyediakan sarana produksi (saprodi), bimbingan, dan pelatihan dari budidaya hingga pasca panen. Selain itu, perusahaan juga memberikan jaminan kepastian pasar kepada petani, membantu dalam pemasaran hasil produksi, dan memberikan bimbingan teknis untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kopi. Enrekang Regency is located in the center of the South Sulawesi, with a mountainous environment and an area of approximately 1,786.01 km2. This region has abundant natural resources and has enormous potential for agribusiness growth, including coffee. This study aims to identify partnership patterns in supporting coffee marketing performance in Buntu Batu District, Enrekang Regency. The method used in this research is qualitative method. This research applies purposive sampling technique, which means that informants are selected intentionally based on the consideration that they have knowledge, experience, and understanding of the problem of the object of research and the determination of informants consists of 2 sources, namely from CV Garis Tengah Kopi and farmers who partnered as many as 30 coffee farmers. The results showed that the partnership pattern established between coffee farmers in Buntu Batu District, Enrekang Regency, and CV Garis Tengah Kopi is the agribusiness operational cooperation (KOA) partnership pattern. This partnership pattern is characterized by mutually beneficial cooperation in which farmers provide land and labour, while the partner company or CV Garis Tengah Kopi, provides production facilities (saprodi), guidance, and training from cultivation to post-harvest. In addition, the company also guarantees market certainty to farmers, assists in marketing production, and provides technical guidance to improve the quality of the coffee.
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI AGRIBISNIS KOPI (STUDI KASUS: KOPI ARABIKA ENREKANG) Alfin, Alfin; Haryono, Iranita; Mursalat, Aksal
J-PEN Borneo : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpen.v7i2.5956

Abstract

Komoditi kopi adalah salah satu komoditi perkebunan nasional yang memiliki peranan penting pada ekonomi Indonesia. Produksi kopi di Indonesia tersebar di berbagai daerah yang masing – masing mempunyai profil cita rasa yang berbeda sehingga mempunyai keunggulan tersendiri. Tujuan dari penilitian ini adalah  untuk mengetahui faktor internal dan eksterernal yang mempengaruhi perkembangan kopi arabika di Dusun Karangan. Penelitian ini merupakan analisis deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan dan merangkum berbagai realitas sosial yang terdapat di masyarakat. Lokasi penelitian dilakukan di Dusun Karangan, Desa Latimojong, Kecamatan Buntu Batu, Kabupaten Enrekang, dengan penekanan pada strategi pengembangan usaha tani kopi Arabika. Hasil: Faktor internal yang mempengaruhi perkembangan usahatani kopi arabika di Karangang antara lain unik. cita rasa kopi, iklim yang mendukung budidaya kopi, keunikan cara pengolahan pasca panen, dan ketersediaan lahan kopi arabika. Faktor eksternal antara lain kemudahan akses terhadap daerah penghasil kopi, tingginya permintaan kopi Arabika, produksi kopi berkualitas tinggi, dan pasar domestik dan internasional yang luas. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi berbagai kelemahan dan ancaman dalam pengembangan pertanian kopi Arabika di wilayah tersebut. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi berharga bagi pemerintah, praktisi agribisnis, investor, ilmuwan, dan mahasiswa, serta membimbing mereka dalam mengambil tindakan. meningkatkan pengembangan usahatani kopi arabika di Enrekang.
Efektivitas Pertanian Organik dalam Meningkatkan Pendapatan Petani di Desa Bulo Kecamatan Panca Rijang: The Effectiveness of Organic Agriculture in Increasing Farmers' Income in Bulo Village Panca Rijang District Putri, Neva Yulaela; Mursalat, Aksal; R, Fitriani
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 13 No. 1 (2025): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v13i1.4488

Abstract

Minimnya adopsi pertanian organik di Desa Bulo, meskipun didukung regulasi dan berpotensi besar, disebabkan oleh kurangnya pengetahuan petani dan kekhawatiran terhadap produktivitas serta biaya yang lebih tinggi dibandingkan pertanian konvensional, di tengah menurunnya kesejahteraan petani akibat degradasi lahan kritis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pertanian organik dalam meningkatkan pendapatan petani, dengan data yang dikumpulkan melalui survei, wawancara, dan dokumentasi dari 30 petani organik yang tergabung dalam kelompok tani Massumpuloloe 1. Menggunakan Analisis Koefisien Korelasi Pearson dan rumus efektivitas melalui SPSS versi 26, hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanian organic dalam hal Sertifikasi Organik (X1) dan Praktik Pertanian Organik (X2) sangat sukses dalam meningkatkan Pendapatan Petani (Y) dengan bobot rata-rata 4,050 dan efektivitas 81%. Pendapatan Petani (Y) menegaskan keberhasilan implementasi pertanian organik di Desa Bulo. Korelasi positif yang signifikan antara pertanian organik dan aspek pendapatan petani tersebut menegaskan keberhasilan implementasi pertanian organik di Desa Bulo. The lack of adoption of organic farming in Bulo Village, even though it is supported by regulations and has great potential, is caused by farmers' lack of knowledge and concerns about productivity and higher costs compared to conventional farming, amidst declining farmer welfare due to critical land degradation. Therefore, this research aims to evaluate the effectiveness of organic farming in increasing farmers' income, with data collected through surveys, interviews and documentation from 30 organic farmers who are members of the Massumpuloloe 1 farmer group. Using Pearson Correlation Coefficient Analysis and effectiveness formula via SPSS version 26, the research results show that organic farming in terms of Organic Certification (X1) and Organic Farming Practices (X2) is very successful in increasing Farmer Income (Y) with an average weight of 4,050 and effectiveness of 81%. Farmer Income (Y) confirms the success of implementing organic farming in Bulo Village. The significant positive correlation between organic farming and aspects of farmer income confirms the success of implementing organic farming in Bulo Village.
Exploring Muhammadiyah Youth Interest in Agripreneurship Transformation in Sidenreng Rappang Regency: Insights from the Theory of Planned Behavior Mursalat, Aksal; Ikbal, Muhammad; Akbar; Thamrin, Nining Triani; Herman, Bahtiar; Asra, Reza
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 24 NO 01 2025 (MARCH)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagrisep.24.01.37-52

Abstract

Muhammadiyah youth have an excellent opportunity to be involved transforming of young agropreneurs in the agricultural sector by utilizing land assets. The purpose of this study is to explore the interest of Muhammadiyah youth in transforming into young agropreneurs in Sidenreng Rappang Regency using the Theory of Planned Behavior to analyze the influence of attitudes, subjective norms, and perceived behavioral control on intentions and behavior. Research methods include purposive sampling, observation, interviews, and Structural Equation Model (SEM) analysis with 100 respondents. The results showed that attitude directly and significantly influences behavior, while subjective norms and perceived behavioral control influence behavior through intention. The findings suggest that increasing positive attitudes and strengthening subjective norms are essential for forming solid intentions, increasing participation in agropreneurship. This research provides important insights for designing training programs and policies that support Muhammadiyah youth interest in the agricultural sector, which impacts the economic productivity and welfare of Muhammadiyah cadres in Sidenreng Rappang District.
PELATIHAN INOVASI PRODUK PENGOLAHAN HASIL LAHAN PEKARANGAN DAN LIMBAH ORGANIK DI KWT MAWAR BPP MARITENGGAE Yaya, Astrina Nur Inayah; Nurwidah, Andi; Salfiana, Salfiana; Hasanuddin, Fenny; Muhanniah, Muhanniah; Thamrin, Nining Triani; Mursalat, Aksal; AR, Trisnawaty; Yusrianti, Yusrianti; Reskianti, Reskianti; Zahilah, Rizka Nur; Alus, Yuliana Jurita; Safri, Eka Pratiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v4i02.1418

Abstract

The Mawar Women Farmers Group (KWT) at BPP Maritenggae faces challenges in optimizing land yard products and organic waste utilization, as agricultural production increases, organic waste such as crop residues, fruit peels, and other organic materials are often not well utilized properly resulting in untapped economic potential. This community service program aims to enhance KWT members' skills in processing land products and organic waste into innovative, marketable products. The training employs lectures, demonstrations, and hands-on practice, providing participants with real experience in production, packaging, and marketing. The results indicate an increase in participants' knowledge and skills in processing organic waste into compost and transforming agricultural products into value-added goods. Furthermore, this training fosters an entrepreneurial spirit among KWT members, potentially improving their economic well-being and self-sufficiency.
DISPARITY OF RED CHILIES IN INDONESIA Astrini Padapi; Aksal Mursalat; Andi Rizkiyah Hasbi
Jurnal Agriovet Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/agriovet.v5i1.818

Abstract

There are many influencing factors in increasing chili production, including climate factors and pests. West Java province is one of the largest chili production centers in Indonesia. This study uses secondary time series data from the Ministry of Trade, Agriculture, and the Central Statistics Agency (BPS). Daily data on chili prices from the Ministry of Trade analyzes price fluctuations. Analysis of the data used uses Coefficient of Variation or coefficient of variation (KK) prices. The quantity of chili consumption in the 2009-2019 period tends to go up and down. The average consumption of chili is 3.71 kg/capita/year. The highest chili consumption rate occurred in 2015, with consumption reaching 5.92 kg/capita/year, increasing 33.93% from the previous period. The national average chili price in May 2016 was relatively high, at IDR 27,567/kg for cayenne pepper. The price level is in the range of the benchmark price set by the Ministry of Trade of Rp. 28.000,-/kg for cayenne pepper. The price disparity of large red chilies and cayenne peppers illustrates the diversity of the National Prices each month for each commodity. The occurrence of price disparities, of course, is strongly influenced by seasonal price fluctuations that almost occur every year and are troubling to chili consumers. The spike in chili prices was caused by reduced supply, while demand was constant every day and even tended to increase in certain seasons.
STRATEGI PEMASARAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK ABON CABAI LADATTA Mursalat, Aksal; Razak, Muhammad Rais Rahmat; Mustanir, Ahmad; Ramlan, Pratiwi; Sundari, Sundari; Irwan, Muh.; Aksan, Muhammad; Hardianti, Hardianti
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v9i1.8736

Abstract

Transformasi Industri 4.0 dan Society 5.0 membawa perubahan pada berbagai sektor, salah satunya adalah pada industri pangan, di mana teknologi digital dapat dimanfaatkan dalam pemasaran. Kelompok Tani Tuju Wali-Wali II, yang memproduksi abon cabai Ladatta, masih bergantung pada metode konvensional dalam pemasaran, seperti promosi dari mulut ke mulut, dengan jangkauan pasar terbatas. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan daya saing produk abon cabai Ladatta melalui strategi pemasaran digital. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi pemasaran digital, pendampingan pembuatan konten dan pengelolaan media sosial, serta evaluasi dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kelompok tani berhasil memahami dan mengimplementasikan pemasaran digital. Evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan pada dua parameter yaitu pengetahuan peserta (pre-test 45,25%, post-test 87,62%) dan keterampilan peserta (pre-test 38,15%, post-test 79,34%). Pemasaran digital memungkinkan produk mengakses pasar yang lebih luas, meningkatkan daya saing, dan membuka peluang baru, sehingga berkontribusi pada peningkatan ekonomi kelompok tani.
Co-Authors Akbar Aksan, Muhammad alfin, alfin Alus, Yuliana Jurita Amin, Muhtar Andi Ayu Nurnawati Andi Ayu Nurnawati Andi Rizkiyah Hasbi Andreani, Andi Riska Angga Nugraha Angga Nugraha AR, Trisnawaty Ario, Ario Asmila Asmila Asra, Reza Asra, Reza Astrini Padapi Astrini Padapi Ayu Wulandary Ayu Wulandary B, Sofyan Damis, Damis Doddy Ismunandar Bahari Fadli, Zul Firda Ayu Hasmir Fitriani R Fitriani R Haeruddin Syarifuddin Hakzah Hardianti Hardianti, Hardianti Hardy Ningsi B Hartina, Hartina Harum Haeruddin, Muhammad Haryono, Iranita Hasanuddin, Fenny Hasrianti, Hasrianti Herman, Bahtiar Ifadhila Ifadhila Ifadhila Iranita Haryono Iranita Haryono Iranita Haryono Irwan, Muh. Jasmawati, Jasmawati Junaidi Junaidi Latif, Adam M Irwan M Nurzin M, Armayani Marlina, Lili Masitah Muh Ardiyansa Baharuddin Muh. Abduh Anwar Muh. Irwan Muh. Irwan Muh. Irwan Muhammad Bibin, Muhammad muhammad Faisal MF Muhammad Ikbal Muhammad Rais Rahmat Muhammad Rohady Ramadhan Muhanniah, Muhanniah Muliani S Mustanir, Ahmad Mutmainnah Mutmainnah Nining Triani Thamrin Nursalam Nursalam Nurul Fitriyah Nurul Fitriyah Nurwidah, Andi Padapi, Astrini Putri, A. Rini Sahni Putri, Neva Yulaela Qayyum, Muhammad Chaerul R, Fitriani Ramlan, Pratiwi Reskianti, Reskianti Safri, Eka Pratiwi Saleh, Wahyuni Salfiana, Salfiana Sellang, Kamaruddin Sunandar Said Sundari Sundari Surianti Surianti Surianti Surianti, Surianti Syam, Syaiful Bahri Syarifuddin, Rifni Nikmat Trisnawaty AR Upri, Ali Wahyudi Sofyan Wahyuni, Syahri wulandary, ayu Yaya, Astrina Nur Inayah Yusrianti, Yusrianti Zahilah, Rizka Nur