Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PENGEMBANGAN PEMASARAN USAHA INDUSTRI TAHU DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG Mursalat, Aksal; Upri, Ali; Marlina, Lili
Jurnal Sains Agribisnis Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.401 KB) | DOI: 10.55678/jsa.v1i1.262

Abstract

Salah satu faktor yang menghambat perkembangan usaha industri tahu adalah strategi pemasaran yang masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran usaha industri tahu. Penelitian ini dimulai dari bulan Januari – Februari 2020, di Kecamatan Pancarijang Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini menggunakan metode analisis SWOT yaitu untuk menyusun faktor-faktor strategis pengembangan pemasaran usaha industri tahu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternatif strategi yang dapat dipertimbangkan dalam pengembangan pemasaran usaha industri tahu yaitu, Meningkatkan volume penjualan melalui diversifikasi produk dengan memanfaatkan kebijakan mengenai kuliner, Meningkatkan efisiensi pemasaran dengan menjalin kemitraan serta Peningkatan jejaring permodalan, Meningkatkan kualitas dan menjaga kontinuitas produk dengan manajemen produksi yang baik untuk meningkatkan daya saing dan Membentuk asosiasi/serikat pengusaha tahu guna menjaga bargaining position terhadap pemasok serta peningkatan kualitas SDM melalui program pemerintahan.
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN LAHAN TIDUR SEBAGAI SUMBER HIJAUAN PAKAN DALAM MENDUKUNG WIRAUSAHA PETERNAKAN PANTI ASUHAN Irwan, Muh.; Nugraha, Angga; Asra, Reza; M, Armayani; Mursalat, Aksal
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26432

Abstract

Abstrak: Panti Asuhan Sejati Muhammadiyah Rappang telah lama berfungsi sebagai lembaga sosial yang menyediakan perlindungan dan pendidikan bagi anak-anak yatim dan kurang mampu. Dalam upaya meningkatkan kemandirian ekonomi serta mengembangkan keterampilan penghuninya, panti asuhan ini menginisiasi program wirausaha peternakan. Urgensi kegiatan pengabdian ini adalah terpenuhinya kebutuhan pakan secara berkelanjutan bagi Wirausaha Peternakan yang dijalankan Panti Asuhan Sejati Muhammadiyah Sidenreng Rappang melalui pemanfaatan lahan tidur. Pengabdian ini berorientasi pada pemanfaatan lahan tidur dan dampaknya terhadap pengembangan wirausaha peternakan di panti asuhan. Selain itu, pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan hard skill anak panti asuhan. Untuk mencapai tujuan kegiatan, maka metode yang digunakan adalah Focus Group Discussioan dan Praktik Langsung di lapangan. Adapun tahapan kegiatan meliputi: Observasi lapangan, perencanaan program, pelatihan, pendampingan teknis, dan evaluasi. Kegiatan ini melibatkan 20 orang anak panti asuhan yang direkomendasikan oleh pengelola. Hasil observasi menunjukkan bahwa meskipun pengetahuan dan keterampilan penghuni panti asuhan terkait sektor peternakan masih rendah, minat dan dukungan mereka terhadap pengembangan wirausaha peternakan tergolong tinggi. Melalui pendampingan teknis dan pelatihan yang sistematis, terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan penghuni panti asuhan dalam budidaya hijauan pakan. Evaluasi akhir menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan keterampilan berada pada angka 70% dan 65%, pemanfaatan lahan tidur 60%, minat anak panti serta dukungan panti asuhan terhadap Wrausaha Peternakan adalah 98% dan 100%. Program ini tidak hanya memberikan solusi praktis terhadap keterbatasan sumber daya, tetapi juga membekali anak-anak panti asuhan dengan keterampilan dan pengetahuan yang bermanfaat untuk masa depan mereka, serta berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.Abstract: The Sejati Muhammadiyah Rappang Orphanage has long functioned as a social institution that provides protection and education for orphans and underprivileged children. In an effort to increase economic independence and develop the skills of its residents, this orphanage initiated a livestock entrepreneurship program. The urgency of this community service activity is to meet the sustainable feed needs for the Livestock Entrepreneurship run by the Sejati Muhammadiyah Sidenreng Rappang Orphanage through the utilization of idle land. This community service is oriented towards the utilization of idle land and its impact on the development of livestock entrepreneurship in the orphanage. In addition, this community service aims to improve the hard skills of the orphanage children. To achieve the objectives of the activity, the methods used are Focus Group Discussion and Direct Practice in the field. The stages of the activity include: Field observation, program planning, training, technical assistance, and evaluation. This activity involved 20 orphanage children recommended by the manager. The results of the observation showed that although the knowledge and skills of the orphanage residents related to the livestock sector were still low, their interest and support for the development of livestock entrepreneurship were relatively high. Through systematic technical assistance and training, there was an increase in the knowledge and skills of the orphanage residents in cultivating green fodder. The final evaluation showed that the level of knowledge and skills was at 70% and 65%, utilization of idle land was 60%, the interest of the orphanage children and the support of the orphanage for the Livestock Entrepreneurship was 98% and 100%. This program not only provides practical solutions to resource limitations, but also equips the orphanage children with skills and knowledge that are useful for their future, and contributes to the welfare of the community.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI TUJU WALI-WALI II MELALUI PEMBUATAN PUPUK KOMPOS TRICHODERMA DALAM MENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN DI DESA DAMAI Mursalat, Aksal; Syarifuddin, Rifni Nikmat; Muhanniah, Muhanniah; Thamrin, Nining Triani
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v8i2.57849

Abstract

Sidenreng Rappang Regency has great potential in the development of the agricultural sector, especially the chili crop, which acts as one of the main drivers of local economic growth. However, low soil fertility and dependence on chemical fertilizers and pesticides have had a negative impact on soil quality and chili crop productivity. To overcome these problems, training in making Trichoderma compost and fertilizer management is needed to increase chili production in a sustainable manner. The purpose of this community service is to provide solutions through training in making Trichoderma compost and effective fertilizer management, so as to increase soil fertility and the productivity of chili plants in Sidenreng Rappang Regency. The methods used included socialization, training, and evaluation using a pre-test and post-test model. Results showed significant improvements in farmers' knowledge, skills, and motivation. Farmers' knowledge increased from 40.43% to 92.85%, skills from 35.21% to 87.38%, and motivation from 60.54% to 98.61%. The success of this community service shows that the application of Trichoderma technology in agriculture helps farmers improve technical skills related to making Trichoderma compost fertilizer and provides a deeper understanding of effective fertilizer management. Kabupaten Sidenreng Rappang memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor pertanian, terutama tanaman cabai yang berperan sebagai salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi lokal. Namun, rendahnya kesuburan tanah serta ketergantungan pada pupuk dan pestisida kimia berdampak negatif terhadap kualitas tanah dan produktivitas tanaman cabai. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan pelatihan pembuatan pupuk kompos Trichoderma dan manajemen pemupukan dalam meningkatkan produksi cabai secara berkelanjutan. Adapun tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu untuk memberikan solusi melalui pelatihan pembuatan pupuk kompos Trichoderma dan pengelolaan pemupukan yang efektif, sehingga dapat meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman cabai di Kabupaten Sidenreng Rappang. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi dengan model pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan, keterampilan, dan motivasi petani. Pengetahuan petani meningkat dari 40,43% menjadi 92,85%, keterampilan dari 35,21% menjadi 87,38%, dan motivasi dari 60,54% menjadi 98,61%. Keberhasilan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi Trichoderma dalam pertanian membantu petani dalam meningkatkan keterampilan teknis terkait pembuatan pupuk kompos Trichoderma serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang manajemen pemupukan yang efektif.
Pelatihan E-Marketing Berbasis Website dan Media Sosial bagi Mitra Usaha Madina Aneka Subur Andi Ayu Nurnawati; Aksal Mursalat; Ifadhila Ifadhila
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 4 No. 4 (2023): November
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v4i4.9160

Abstract

This community service activity aims to increase the e-marketing capacity of Usaha Madina Aneka Subur by creating a website and social media accounts that can be used for digital marketing of Trichoderma organic fertilizer products. The method for implementing this service was training, which consisted of preparation, implementation, and evaluation stages. The evaluation instrument for this activity used a questionnaire distributed via Google Forms and was analyzed using descriptive analysis. The results of this service activity showed that the e-marketing capacity of Usaha Madina Aneka Subur increased with the realization of websites and social media accounts that can used for digital marketing of Trichoderma organic fertilizer products. Service partners were also very pleased with the training materials, website, and social media accounts for digital product marketing strategies.
Tingkat Kepuasan Petani Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Desa Timoreng Panua, Kabupaten Sidrap Fadli, Zul; Mursalat, Aksal; Wulandary, Ayu
Jurnal Galung Tropika Vol 14 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The condition of agricultural productivity in Kecamatan Panca Rijang shows fluctuations from time to time. It is important to know the extent to which farmers are satisfied with the performance of agricultural extension workers, considering that the role of extension workers has a direct relationship with agricultural production, especially in the research area. This study aims to analyze the level of farmer satisfaction with the performance of agricultural extension workers in supporting sustainable agricultural practices in Timoreng Panua Village. The population in this study amounted to 629 farmers, with a sample size of 42 respondents selected through specific techniques. Data was collected by distributing questionnaires to farmers living in Timoreng Panua Village. The data obtained were then analyzed quantitatively using the Importance Performance Analysis (IPA) method. The results showed that the level of farmer satisfaction with the performance of agricultural extension workers was in the very satisfied category, with an IPA score of 92.55%. The five performance attributes must be maintained based on the IPA Cartesian diagram. They contribute significantly to farmer satisfaction: participation, social interaction, community development, increased farmer income, and production efficiency. These five attributes are important indicators in assessing the effectiveness of extension workers' performance in the field and as benchmarks in developing sustainable agriculture programs in the future.
Identifikasi Pola Distribusi Guna Mendukung Rantai Pasok Beras di Kabupaten Sidenreng Rappang (Studi Kasus CV. Rahma 35): Identification of Distribution Patterns to Support the Rice Supply Chain in Sidenreng Rappang District (Case Study CV. Rahma 35) Qayyum, Muhammad Chaerul; Mursalat, Aksal; Haryono, Iranita
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 12 No. 3 (2024): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v12i3.4169

Abstract

Kabupaten Sidenreng Rappang menjadi salah satu daerah penghasil padi terbesar di Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil tersebut diperlukan proses pengolahan dan pendistribusian yang baik hingga ke tangan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola saluran distribusi guna mendukung rantai pasok beras di Kabupaten Sidenreng Rappang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan menggunakan teknik snowball sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan metode wawancara mendalam Penelitian diharapakan mampu memberikan informasi terkait aliran rantai pasok dalam Perusahaan serta informasi terkait efisiensi saluran distribusi dan biaya dalam distribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola distribusi beras yang terjadi di Kabupaten Sidenreng Rappang studi kasus CV. Rahma 35 terdiri dari 2 saluran distribusi. Saluran pertama petani ® pedagang pengumpul/mitra ® industri CV. Rahma 35 ® konsumen luar provinsi. Untuk saluran kedua petani ® pedagang pengumpul/mitra ® industri CV. Rahma 35 ® pedagang pengecer ® konsumen. Pola saluran distribusi ini didukung dengan aliran rantai pasok yang ada di Kabupaten Sidenreng Rappang, dapat dilihat bahwa masing-masing aliran yang ada berjalan dengan baik sesuai dengan teori rantai pasok. Mulai dari aliran produk yang berjalan satu arah dari produsen ke konsumen. Kemudian aliran keuangan yang juga mengalir satu arah dari konsumen ke produsen. Serta aliran informasi yang mengalir dua arah antara produsen dan konsumen agar mempererat hubungan kepercayaan diantara keduanya. Sidenreng Rappang Regency is one of the largest rice producing areas in South Sulawesi Province. With these results, a good processing and distribution process is needed into the hands of consumers. The method used in this research is qualitative method. The sampling technique in this research was carried out using the snowball sampling technique. The data analysis technique was carried out using the in-depth interview method. The research is expected to be able to provide information regarding supply chain flows within the Company as well as information regarding the efficiency of distribution channels and costs in distribution. The results of the research show that the rice distribution pattern that occurs in the Sidenreng Rappang Regency, the CV case study. Rahma 35 consists of 2 distribution channels. The first channel is farmers ® traders/partners ® CV industry. Rahma 35 ® consumers outside the province. For the second channel, farmers ® traders/partners ® CV industry. Rahma 35 ® retailers ® consumers. This distribution channel pattern is supported by the supply chain flow in Sidenreng Rappang Regency. It can be seen that each existing flow is running well in accordance with supply chain theory. Starting from the flow of products that goes in one direction from producer to consumer. Then financial flows also flow in one direction from consumers to producers. As well as a two-way flow of information between producers and consumers to strengthen the relationship of trust between the two.
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Generasi Muda Petani pada Sektor Pertanian di Kecamatan Panca Rijang Kabupaten Sidenreng Rappang: Analysis of Factors that Influence of the Young Farmers Generation in the Agricultural Sector in Panca Rijang District Sidenreng Rappang Regency Harum Haeruddin, Muhammad; R, Fitriani; Mursalat, Aksal
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 12 No. 3 (2024): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v12i3.4299

Abstract

Saat ini masih terdapat permasalahan serius di sektor pertanian dimana petani berusia tua (lebih dari 55 tahun) jumlahnya semakin meningkat, sementara tenaga kerja usia muda semakin berkurang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh motivasi, kepribadian, ekonomi keluarga, dan keadaan lingkungan terhadap minat generasi muda petani di sektor pertanian. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Panca Rijang pada bulan Maret-Mei 2024. Teknik analisis data menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada hasil uji t diperoleh bahwa variabel Motivasi (X1) dan Kepribadian (X2) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap minat generasi muda sedangkan variabel Ekonomi Keluarga (X3) dan Keadaan Lingkungan (X4) berpengaruh secara signifikan terhadap minat generasi muda. Pada hasil uji f diperoleh bahwa semua variabel independen (X) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Minat (Y) generasi muda petani terhadap sektor pertanian. There are still serious problems in the agricultural sector where the number of older farmers (over 55 years) is increasing, while the number of young workers is decreasing. This research aimed to determine the influence of motivation, personality, family economy, and environmental conditions on the interest of the younger generation of farmers in the agricultural sector. This research was carried out in Panca Rijang District in March-May 2024. The data analysis technique used Multiple Linear Regression Analysis. The result of the research show that the results of the t-test show that variables Motivation (X1) and Personality (X2) have no significant influence on the interests of the younger generation, while the variables Family Economy (X3) and Environmental Conditions (X4) have a significant influence on the interests of the younger generation. F test was found that all independent variables (X) simultaneously had a significant effect on the interest (Y) of the younger generation in the agricultural sector.
Identifikasi Pola Kemitraan dalam Menunjang Kinerja Pemasaran Kopi di Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang: Identification of Partnership Patterns in Supporting Coffee Marketing Performance in Buntu Batu District Enrekang Regency Ario, Ario; Mursalat, Aksal; Padapi, Astrini
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 12 No. 3 (2024): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v12i3.4329

Abstract

Kabupaten Enrekang berada di tengah Semenanjung Sulawesi Selatan, dengan lingkungan pegunungan dan luas sekitar 1.786,01 km2. Wilayah ini memiliki sumber daya alam yang melimpah dan memiliki potensi yang sangat besar untuk pertumbuhan agribisnis, termasuk kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola kemitraan dalam menunjang kinerja pemasaran kopi di Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian ini menerapkan teknik purposive sampling, yang berarti informan dipilih secara sengaja berdasarkan pertimbangan bahwa mereka memiliki pengetahuan, pengalaman, dan pemahaman tentang masalah objek penelitian serta penentuan informan terdiri dari 2 sumber yaitu dari pihak CV Garis Tengah Kopi dan petani yang bermitra sebanyak 30 petani kopi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kemitraan yang terjalin antara petani kopi di Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang, dengan CV Garis Tengah Kopi adalah pola kemitraan kerjasama operasional agribisnis (KOA). Pola kemitraan ini ditandai dengan kerjasama saling menguntungkan di mana petani menyediakan lahan dan tenaga kerja, sedangkan perusahaan mitra atau CV Garis Tengah Kopi, menyediakan sarana produksi (saprodi), bimbingan, dan pelatihan dari budidaya hingga pasca panen. Selain itu, perusahaan juga memberikan jaminan kepastian pasar kepada petani, membantu dalam pemasaran hasil produksi, dan memberikan bimbingan teknis untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kopi. Enrekang Regency is located in the center of the South Sulawesi, with a mountainous environment and an area of approximately 1,786.01 km2. This region has abundant natural resources and has enormous potential for agribusiness growth, including coffee. This study aims to identify partnership patterns in supporting coffee marketing performance in Buntu Batu District, Enrekang Regency. The method used in this research is qualitative method. This research applies purposive sampling technique, which means that informants are selected intentionally based on the consideration that they have knowledge, experience, and understanding of the problem of the object of research and the determination of informants consists of 2 sources, namely from CV Garis Tengah Kopi and farmers who partnered as many as 30 coffee farmers. The results showed that the partnership pattern established between coffee farmers in Buntu Batu District, Enrekang Regency, and CV Garis Tengah Kopi is the agribusiness operational cooperation (KOA) partnership pattern. This partnership pattern is characterized by mutually beneficial cooperation in which farmers provide land and labour, while the partner company or CV Garis Tengah Kopi, provides production facilities (saprodi), guidance, and training from cultivation to post-harvest. In addition, the company also guarantees market certainty to farmers, assists in marketing production, and provides technical guidance to improve the quality of the coffee.
Efektivitas Pertanian Organik dalam Meningkatkan Pendapatan Petani di Desa Bulo Kecamatan Panca Rijang: The Effectiveness of Organic Agriculture in Increasing Farmers' Income in Bulo Village Panca Rijang District Putri, Neva Yulaela; Mursalat, Aksal; R, Fitriani
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 13 No. 1 (2025): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v13i1.4488

Abstract

Minimnya adopsi pertanian organik di Desa Bulo, meskipun didukung regulasi dan berpotensi besar, disebabkan oleh kurangnya pengetahuan petani dan kekhawatiran terhadap produktivitas serta biaya yang lebih tinggi dibandingkan pertanian konvensional, di tengah menurunnya kesejahteraan petani akibat degradasi lahan kritis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pertanian organik dalam meningkatkan pendapatan petani, dengan data yang dikumpulkan melalui survei, wawancara, dan dokumentasi dari 30 petani organik yang tergabung dalam kelompok tani Massumpuloloe 1. Menggunakan Analisis Koefisien Korelasi Pearson dan rumus efektivitas melalui SPSS versi 26, hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanian organic dalam hal Sertifikasi Organik (X1) dan Praktik Pertanian Organik (X2) sangat sukses dalam meningkatkan Pendapatan Petani (Y) dengan bobot rata-rata 4,050 dan efektivitas 81%. Pendapatan Petani (Y) menegaskan keberhasilan implementasi pertanian organik di Desa Bulo. Korelasi positif yang signifikan antara pertanian organik dan aspek pendapatan petani tersebut menegaskan keberhasilan implementasi pertanian organik di Desa Bulo. The lack of adoption of organic farming in Bulo Village, even though it is supported by regulations and has great potential, is caused by farmers' lack of knowledge and concerns about productivity and higher costs compared to conventional farming, amidst declining farmer welfare due to critical land degradation. Therefore, this research aims to evaluate the effectiveness of organic farming in increasing farmers' income, with data collected through surveys, interviews and documentation from 30 organic farmers who are members of the Massumpuloloe 1 farmer group. Using Pearson Correlation Coefficient Analysis and effectiveness formula via SPSS version 26, the research results show that organic farming in terms of Organic Certification (X1) and Organic Farming Practices (X2) is very successful in increasing Farmer Income (Y) with an average weight of 4,050 and effectiveness of 81%. Farmer Income (Y) confirms the success of implementing organic farming in Bulo Village. The significant positive correlation between organic farming and aspects of farmer income confirms the success of implementing organic farming in Bulo Village.
MODEL KEMITRAAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA DISTRIBUSI BERAS KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG: Partnership Model in Improving Rice Distribution Performance in Sidenreng Rappang Regency Razak, Muhammad Rais Rahmat; Hakzah, Hakzah; Thamrin, Nining Triani; Mursalat, Aksal; Junaidi, Junaidi
Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol. 21 No. 1 (2025): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v21i1.450

Abstract

Beras merupakan komoditas strategis yang memainkan peran penting dalam ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi, sehingga pengelolaannya membutuhkan transparansi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Masalah distribusi beras yang tidak merata dan biaya distribusi tinggi masih menjadi tantangan signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model kemitraan yang melibatkan Majelis Ekonomi Perserikatan Muhammadiyah dalam meningkatkan kinerja distribusi beras. Metode yang digunakan adalah Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk memodelkan hubungan antara koordinasi kemitraan, komitmen kemitraan, pembagian risiko, akses pasar, dan dukungan organisasi terhadap kinerja distribusi beras. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara mendalam dengan 75 petani yang bermitra dengan Majelis Ekonomi Perserikatan Muhammadiyah di Kabupaten Sidenreng Rappang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap variabel yang dianalisis, seperti koordinasi kemitraan, komitmen kemitraan, pembagian risiko, dan akses pasar, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja distribusi beras. Koordinasi yang baik antar pemangku kepentingan meningkatkan efisiensi distribusi, sementara komitmen kemitraan memperkuat dukungan organisasi dan mengurangi biaya operasional. Pembagian risiko yang transparan mempercepat distribusi dan mengurangi ketidakpastian dalam rantai pasokan. Akses pasar yang lebih luas memperkuat posisi petani dalam rantai distribusi dan memungkinkan distribusi beras lebih cepat dan stabil. Penting untuk memperkuat kemitraan antara pemangku kepentingan dan meningkatkan infrastruktur serta akses pasar untuk efisiensi distribusi beras.
Co-Authors Akbar Aksan, Muhammad alfin, alfin Alus, Yuliana Jurita Amin, Muhtar Andi Ayu Nurnawati Andi Ayu Nurnawati Andi Rizkiyah Hasbi Andreani, Andi Riska Angga Nugraha Angga Nugraha AR, Trisnawaty Ario, Ario Asmila Asmila Asra, Reza Asra, Reza Astrini Padapi Astrini Padapi Ayu Wulandary Ayu Wulandary B, Sofyan Damis, Damis Doddy Ismunandar Bahari Fadli, Zul Firda Ayu Hasmir Fitriani R Fitriani R Haeruddin Syarifuddin Hakzah Hardianti Hardianti, Hardianti Hardy Ningsi B Hartina, Hartina Harum Haeruddin, Muhammad Haryono, Iranita Hasanuddin, Fenny Hasrianti, Hasrianti Herman, Bahtiar Ifadhila Ifadhila Ifadhila Iranita Haryono Iranita Haryono Iranita Haryono Irwan, Muh. Jasmawati, Jasmawati Junaidi Junaidi Latif, Adam M Irwan M Nurzin M, Armayani Marlina, Lili Masitah Muh Ardiyansa Baharuddin Muh. Abduh Anwar Muh. Irwan Muh. Irwan Muh. Irwan Muhammad Bibin, Muhammad muhammad Faisal MF Muhammad Ikbal Muhammad Rais Rahmat Muhammad Rohady Ramadhan Muhanniah, Muhanniah Muliani S Mustanir, Ahmad Mutmainnah Mutmainnah Nining Triani Thamrin Nursalam Nursalam Nurul Fitriyah Nurul Fitriyah Nurwidah, Andi Padapi, Astrini Putri, A. Rini Sahni Putri, Neva Yulaela Qayyum, Muhammad Chaerul R, Fitriani Ramlan, Pratiwi Reskianti, Reskianti Safri, Eka Pratiwi Saleh, Wahyuni Salfiana, Salfiana Sellang, Kamaruddin Sunandar Said Sundari Sundari Surianti Surianti Surianti Surianti, Surianti Syam, Syaiful Bahri Syarifuddin, Rifni Nikmat Trisnawaty AR Upri, Ali Wahyudi Sofyan Wahyuni, Syahri wulandary, ayu Yaya, Astrina Nur Inayah Yusrianti, Yusrianti Zahilah, Rizka Nur