Claim Missing Document
Check
Articles

SOSIALISASI MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TERKAIT PENTINGNYA KEPEMILIKAN AKTA KELAHIRAN BAGI SETIAP ANAK SEBAGAI DOKUMEN DASAR DALAM PELAYANAN PUBLIK DI RT 27 KELURAHAN PAGAR DEWA KOTA BENGKULU Martina Chayati, Ella; Indarti, Sri; Darmi, Titi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (JIMAKUKERTA) Vol. 4 No. 3 (2024): JIMAKUKERTA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak layanan sosial dan bantuan pemerintah memerlukan bukti indentitas yang sah dan akta kelahiran seringkali menjadi salah satu dokumen utama. Dengan memiliki akta kelahiran seseorang dapat lebih mudah mengakses berbagai bentuk dukungan dan layanan yang disediakan oleh negara. Sosialisasi ini akan membahas peran sentral akta kelahiran dalam memperoleh berbagai pelayanan publik. Akta kelahiran sendiri berfungsi sebagai indentitas resmi yang menghubungkan seseorang dengan negara.Setiap anak membutuhkan akta kelahiran sebagai bentuk identitas dan ini merupakan komponen penting, Tanpa akta kelahiran maka akses masyarakat terhadap layanan publik seperti pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan administrasi kependudukan akan terhambat.Melihat fenomena sekarang masih cukup lumayan banyak anak yang tidak memiliki dokumen kelahiran sehingga dengan adanya program sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman bagi masyarakat tentang pentingnya akta kelahiran dan memberitahukan bahwa akta kelahiran juga sebagai salah satu dokumen kependudukan yang sangat penting dalam pelayanan publik.Sosialisasi ini dapat berperan juga sebagai alat untuk mengedukasi masyarakat tentang risiko dan dan dampak negatif dari pekerjaan anak yang diakibatkan tidak jelasnya identitas yang dimiliki.
The Influence of Leadership and Competence on Employee Commitment and Performance of Employees of The Education and Culture Department of Meranti Nurafni, Nurafni; Indarti, Sri; Efni, Yulia
Indonesian Journal of Economics, Social, and Humanities Vol 7 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ijesh.7.2.107-120

Abstract

This study aims to determine and analyze the influence of leadership and competence on organizational commitment. To know and analyze the influence of leadership and competence on employee performance. To know and analyze the effect of organizational commitment on employee performance and to know and analyze the influence of leadership and competence on performance through organizational commitment. In this study, the population was 105 non-educational employees. The sample used was 105 people. The data used in this study were primary data and secondary data, while the data collection technique used questionnaires. The data analysis technique used in this study is the data analysis used in this study is sem. Leadership influences commitment. Competence affects commitment. Leadership affects employee performance. Competency affects the performance of employees. Commitment has a significant effect on employee performance. Leadership has a significant effect on employee performance through commitment. And competence has a significant effect on employee performance through commitment.
Analisis Peran Dinas Lingkungan Hidup Dalam Pengembangan Taman Hutan Raya Rajo Lelo Di Kabupaten Bengkulu Tengah Lestari, Dwi Puji; Indarti, Sri; Darmi, Titi; Adriadi, Rekho
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20352

Abstract

Taman Hutan Raya (Tahura) Rajo Lelo merupakan kawasan konservasi alam yang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis lingkungan di Kabupaten Bengkulu Tengah.Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkulu Tengah dalam pengembangan Taman Hutan Raya (Tahura) Rajo Lelo sebagai kawasan konservasi yang memiliki potensi wisata alam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang dipilih secara purposif, meliputi pegawai DLH, staf UPTD Tahura, serta pengunjung kawasan wisata. Penelitian ini menggunakan teori peran dari Soerjono Soekanto yang membagi peran menjadi tiga indikator utama: peran aktif, peran partisipatif, dan peran pasif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DLH telah menjalankan peran aktif melalui perencanaan, pengelolaan, dan koordinasi pengembangan Tahura, meskipun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia.Dalam peran partisipatif, DLH telah menjalin kerja sama dengan masyarakat dan pihak eksternal, namun belum berjalan secara optimal dan berkesinambungan. Sementara itu, peran pasif terlihat dari minimnya pengawasan terhadap aktivitas masyarakat yang mengalihfungsikan lahan Tahura, yang dapat mengancam keberlangsungan fungsi konservasi. Secara keseluruhan, peran DLH dalam pengembangan Tahura Rajo Lelo sudah terlihat, namun masih perlu ditingkatkan agar pengelolaan kawasan dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat lingkungan serta ekonomi bagi masyarakat sekitar
Analisis Penerapan E-Government Pada Penggunaan Aplikasi Sentuh Tanahku Dalam Meningkatan Pelayanan Di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Bengkulu kayati, Inke tesra; Rosidin, Rosidin; Indarti, Sri; Adriadi, Rekho
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan e-Government melalui penggunaan aplikasi Sentuh Tanahku dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Bengkulu. Aplikasi ini merupakan inovasi digital dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi dan layanan pertanahan secara elektronik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan empat elemen e-Government menurut Clay Wescott, yaitu support, capacity, outcome, dan process. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Sentuh Tanahku telah memberikan dampak positif terhadap efisiensi pelayanan, transparansi biaya, serta peningkatan kepuasan masyarakat sebesar 25%. Dukungan kebijakan dan infrastruktur, seperti penyediaan mesin anjungan dan pelatihan pegawai, menunjukkan komitmen kuat dari pemerintah pusat dan internal Kantah. Namun demikian, keterbatasan literasi digital masyarakat, minimnya sosialisasi langsung, serta akses teknologi yang belum merata menjadi hambatan dalam implementasi yang inklusif. Kesimpulannya, penerapan e-Government melalui aplikasi Sentuh Tanahku telah mempercepat transformasi layanan pertanahan di Kantah Kota Bengkulu, namun memerlukan strategi penguatan kapasitas masyarakat agar manfaat digitalisasi dapat dirasakan secara merata.
Strategi Pemerintah Desa dalam Mendorong Efektivitas Pengembangan Desa Wisata Cawang Lama di Kabupaten Rejang Lebong Putri, Fani Revina; Indarti, Sri; Darmi, Titi; Adriadi, Rekho
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20263

Abstract

Pengembangan pariwisata merupakan salah satu usaha untukmempromosikan daya tarik suatu objek wisata. Pengembanganpariwisata di Indonesia, khususnya di Desa Cawang Lama, Kabupaten Rejang Lebong, merupakan upaya strategi untukmeningkatkan ekonomi lokal dan melestarikan budaya. Desa wisata memiliki potensi besar dalam menarik perhatian wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Dalam konteks ini, efektivitas peran pemerintah desa menjadi kunci untuk memastikanbahwa pembangunan yang dilakukan tidak hanya meningkatkanpendapatan, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan budayabagi masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk Untukmengkaji efektivitas pemerintah desa dalam pelaksanaan program pengembangan Desa Wisata Cawang Lama di Kabupaten Rejang Lebong. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptifkualitatif dengan teori efektivitas yang dikemukakan Sondang P. Siagian (2008), dalam hal ini terdapat tiga indikator yang digunakan (1) standar waktu yang telah ditentukan (tepat waktu), (2) hasil pekerjaan yang di capai (tepat sasaran), (3) biaya yang dikeluarkan sesuai dengan rencana (tepat guna). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancaramendalam, dan dokumentasi. Validitas data diuji melaluitriangulasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verivikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa efektivitaspemerintah desa dalam indikator tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat guna terjalan dengan cukup baik, namun masih perlupeningkatan pada bidang pertanian, perkebunan, peternakan, sertapengenalan budaya yang menjadi potensi desa yang dapatdikembangan selain sungai Ulu Musi Trokon.
Dampak Pengembangan Objek Wisata Pulau Kumayan Kota Bengkulu Chayati, Ella Martina; Indarti, Sri; Darmi, Titi; Adriadi, Rekho
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pengembangan objek wisata Pulau Kumayan di Kota Bengkulu terhadap aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan  dalam kerangka tata kelola yang baik(good governance).  Menggunakan pendekatan kualitatif deskritif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dari Sembilan informan  yang terdiri atas pengelola wisata, pengawas lapangan, petugas parkir, masyarakat sekitar dan pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan wisata memberikan kontribusi ekonomi berupa peningkatan pendapatan dan peluang usaha sertaberdampak pada interaksi sosial yang lebih intens antara masyarakat sekitar dan wisatawan. Namun partisipasi masyarakat dalam pengelolaan masih terbatas dan cenderung bersifat musiman. Selain itu, ditemukan masalah lingkungan terkait pengelolaan sampah dan potensi kerusakan hutan bakau.  Dari aspek tata kelola praktik transparansi dan akuntabilitas belum  cukup optimal, terutama dalam penyajian data keuangan dan peran serta publik dalam pengawasan. Penelitian ini menggunakan teori dampak pariwisata (Mathieson & Wall, 1982) dan prinsip good governance (UNDP, 1997) sebagai dasar analisis. Disimpulkan bahwa keberlanjutan pengembangan Pulau Kumayan memerlukan tata kelola yang lebih transparan, paartisipatif dan akuntabel agar mampu memberikan manfaat jangka panjang  bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Strategi Pengembangan 0bjek Wisata Pantai Ancol Maras Kabupaten Seluma Purnama Sari, Puput; Indarti, Sri; Darmi, Titi; Rosidin, Rosidin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengembangan objek wisata Pantai Ancol Maras di Kabupaten Seluma. Potensi besar yang dimiliki kawasan ini belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan yang melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui model interaktif Miles dan Huberman, dengan fokus pada lima indikator pengembangan pariwisata menurut Suwantoro, yaitu: daya tarik wisata, sarana dan prasarana wisata, infrastruktur, dan peran masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Ancol Maras memiliki daya tarik alam yang kuat, namun masih menghadapi tantangan dalam aspek infrastruktur dan tata kelola. Strategi yang perlu diterapkan antara lain peningkatan aksesibilitas, promosi digital, pelibatan aktif masyarakat lokal, serta kerja sama antara pemerintah dan pelaku usaha. Pengembangan secara berkelanjutan dan berbasis masyarakat sangat diperlukan untuk menjadikan Pantai Ancol Maras sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Seluma. Kata Kunci: Strategi Pengembangan, Objek Wisata, Pantai Ancol Maras, Pariwisata Daerah, Kabupaten Seluma.
Strategy for the Development of Kuranding Lake Tourist Attraction in Tanjung Beringin Village, South Bengkulu Regency Indarti, Sri; Mimi Julilah; Rosidin
Journal of Social Science and Humanities Vol. 3 No. 2 (2024): July-December
Publisher : GAYAKU PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jossh.v3i2.1095

Abstract

Indonesia is an archipelago that has many good and beautiful places, including mountains, green nature, rivers and more. This is utilized as a tourist attraction that adds to the income of the tourist attraction area, one of the tours is Kuranding Lake, this tour is located in Tanjung Beringin Village, Air Nipis Subdistrict, South Bengkulu Regency, Kuranding Lake Tourism is relatively new and there are still many who do not know about this tour. The problem in this study is how the development strategy of the Kuranding lake tourist attraction in Tanjung Beringin Village, South Bengkulu Regency, The purpose of this study is to describe the development strategy carried out by the management or manager of the Kuranding lake tourist attraction. This research uses descriptive qualitative methods, collection techniques by means of observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used is an interactive analysis technique consisting of three components, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. From the results of the study according to the research focus, the dimensions of the strategy are objectives, policies and programs, there are 6 short-term goals and 3 medium-term goals obtained from interviews with managers, besides that there are policies for managing Kuranding lake, namely 6 policies that have been applied to Kuranding lake objects, as for several programs for Kuranding lake objects by managers, namely real or real programs, besides that there are also 3 programs as material for developing Kuranding lake tourism objects including marketing programs, lake tourism destinations, partnerships. The obstacles faced include lack of funds and need a touch from the government or other private parties. Kuranding Lake also has several resident resources such as tourist sites and environmental conditions that are still beautiful.
Implementation Of Management Policy Of Rental Flats (RUSUNAWA) In Bengkulu City Indarti, Sri; Sari, Sinta Permata
Journal of Social Science and Humanities Vol. 3 No. 2 (2024): July-December
Publisher : GAYAKU PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jossh.v3i2.1096

Abstract

Rumah susun sewa (Rusunawa) is a multi-storey building built to address housing needs in an area. Rusunawa Bengkulu is the first flat in Bengkulu City built by the Ministry of PUPR through the Bengkulu City government, and managed by the Bengkulu City Housing and Settlement Office (Perkimtan). This flat is intended for the low-income Bengkulu community or MBR. The purpose of this research is to find out how the implementation of policies in the management of Rusunawa Bengkulu. The research method is descriptive with a qualitative approach. Data obtained through the process of observation, interviews and documentation. The overall research results show that the management of Rusunawa Bengkulu is not running well, because there is still a lot of damage to the flat that is not repaired, it is due to the absence of a budget given by the City Government to the Perkimtan Office to repair the damage in Rusunawa Bengkulu.
Analysis Of Excellent Service Innovation At The Air Nipis Sub-District Office, South Bengkulu District Marisa, Wica; Indarti, Sri
Journal of Social Science and Humanities Vol. 3 No. 2 (2024): July-December
Publisher : GAYAKU PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/jossh.v3i2.1097

Abstract

There are many aspects of national social life which are basically related to public services. Responsibility for providing essential public services, such as health care, education, and information technology, lies with the government. Facebook applications, WhatsApp groups and 24-hour services are some of the innovative public information facilities and services offered by the Elnipis Regency Government in South Bengkulu Regency. The aim of this research is to find new ways for the public sector to use the 24 hour service feature on the Facebook WhatsApp group application. A combination of descriptive and qualitative research methodologies was used in this research. Interviews, observations, and recordings related to Facebook applications, WA groups, and 24-hour services were used as data collection techniques. According to Rogers' (2003) theoretical approach, which proposes that users of the Facebook Metrics application, WA grub, and 24-hour service compliance benefit greatly from relative profitability, this data can then be examined qualitatively by examining all the data collected, which is supported by the results of the interviews . Both previous and current innovations are very easy; App users faced a little problem and had the opportunity to test it. It has amazing results and will be noticed by people at all social levels. Based on research results, the WA Facebook group application and 24-hour service show a high level of public service innovation. The five indicators of innovation used in this research are relative advantage, implementation, complexity, possibility of being tried, and possibility of being observed. There are two indicators that are not optimal, namely complexity and the possibility of trying
Co-Authors ', B. Isyandi ' ', M. Hasby Adriadi, Rekho afred suci, afred Ahmad Kurnain Ahmad Rifqi Alvi Furwanti Alwie Alvi Furwanti Alwie Aminuyati Amir, Rahmat Dian Andi Saputra Andri Yanto Andriadi, Mardoni Ardi Kurniawan Ardiansyah, Faturrahman Asma Luthfi Astuti, Putri Yuni Berampu, Lailan Tawila Chayati, Ella Martina Daviq Chairilsyah Daviq Chairilsyah Desmita Desmita Dwi Puji Lestari, Dwi Puji Elly Kismini Febriansyah, Irfan Wirya Fikrul Irsyad Gusnita, Nidya H. B. Isyandi H. Halim, Edyanus Hamdi, Amrizal Haryanto, indi Hayu Dwimawanti, Ida Ilham Chandra Putra Indri Dian Pertiwi Irfan Wirya Febriansyah Isjoni, M. Yogi Riantama Iwan Nauli Daulay Jahrizal Johanes Johanes, Johanes Karman, Rano kayati, Inke tesra Kurniawaty Fitri Ledyawati, Ledyawati Loveana Syaifora Lukito, Muhammad Pandu Machasin Machasin Machasin Malta Malta Maras, Iqbal Margie Dewi, Margie Marisa, Wica Martina Chayati, Ella Marzolina -, Marzolina Marzolina Marzolina, Marzolina Mimi Julilah Muhammad Indra Putra Muhammad Rivai Mulsiansyah, Muchtarul Murdianto, Rahmat Mutia Mahda Nanda Aulia Nasution, Annio Indah Lestari Novel Andila, Novel Novliza Eka Patrisia NurAfni NurAfni Nuraini - Pahmi, Syamsul Pardede, Jackson Paulus Pasaribu, Ependi Purnama Sari, Puput Puspitasari, Sinta PUTRI, FANI REVINA Raden Lestari Garnasih Rahmi Sahfitri Ramadani, Yuketeri Ramefa, Yuli Rasyid, Angga Ahmad Rendra Wasnuri Rendra Wasnuri Wasnuri Reni Suryanita Restu Restu Retni Pratiwi Rinaldi Rinaldi Ristyan, Windar Robyansyah, Robyansyah roni candra Rosidin Rosidin Rosidin Safitri, Inderi Lara Samsir Samsir Samsir Samsir Samsir, Samsir Sandi Pradana Pasaribu, Sandi Pradana Sania, Sania Saputra, Rendra Aji Sari, Lutvia Liyan Sari, Sinta Permata Septian, Shendy Simanullang, Charly Solly Aryza Sri Restuti Suci Nabela Primasari Surya Safari SD Susi Hendriani Susi Hendriani Sutarmo Sutarmo, Sutarmo Suwondo Suwondo Tampubolon, Jos Irwan Thamrin, Kartina Titi Darmi Ulvansyah, Fhandemi Verly Septia Nengsih, Verly Septia Vinda Sulvitri Vionita Eka Legasari Wahyu Anggoro, Wahyu Widayatsari, Any Widya Ramadhenty Wirawan, Didik Yohanas Oemar Yudianti, Dewi Yulia Efni Yulia Efni Yusni Ikhwan Siregar Yusni Maulida Yusni Maulida Yusni Maulida Zulfadil Zulfadil Zulfadil, Zulfadil Zulkarnain Zulkarnain