p-Index From 2021 - 2026
7.064
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Jurnal Kawistara : Jurnal Ilmiah Sosial dan Humaniora Semantik : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia KEMBARA Jurnal Pendidikan Usia Dini Jurnal Terapan Abdimas Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik) Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini PRASASTI: Journal of Linguistics JURNAL INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan ETNOLINGUAL Efektor Linguistik Indonesia Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Likhitaprajna: Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Wisnuwardhana Malang Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Matematika MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Journal of Educational Study Journal of Educational Management and Instruction (JEMIn) Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Kode : Jurnal Bahasa JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi ALLURE JOURNAL JP (Jurnal Pendidikan) : Teori dan Praktik Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Dedikasi Nusantara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pendidikan Dasar Indonesian Research Journal on Education Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Narasi: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Interling : International Journal of English Language Teaching, Literature and Linguistics Jurnal Inovasi Global Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Tradisi Lisan Nusantara Jurnal Kawistara TRANSFORMATIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Alamtana Asa Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Dimar : Jurnal Pengabdian Masyarakat Language Circle : Journal of Language and Literature
Claim Missing Document
Check
Articles

KEKERABATAN BAHASA JAWA, BALI DAN BIMA: PERSPEKTIF LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF Nur Lailiyah; Farida Indri Wijayanti
Linguistik Indonesia Vol. 40 No. 2 (2022): Linguistik Indonesia
Publisher : Masyarakat Linguistik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/li.v40i2.308

Abstract

Penelitian ini bertujuan menemukan hubungan kekerabatan antara Bahasa Jawa, Bali, dan Bima. Data diperoleh dari informan dan dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan wawancara. Pendekatan yang digunakan dalam peelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian adalah berupa deskriptif komparatif. Data berupa dokumen berupa 200 kosa kata dasar dan informan yang berbahasa ibu bahasa Jawa, bahasa Bali dan Bima. Penghitungan leksikostatistik diaplikasikan untuk menentukan tingkat kekerabatan bahasa-bahasa yang diteliti, menghitung waktu pisah. Hasil penelitian berdasarkan 200 kosa kata Morris Swadesh yang dicatat untuk bahasa Jawa, Bali dan Bima, terdapat pasangan kata kerabat sebanyak 30,5% antara bahasa Jawa-Bali, 8% antara bahasa Jawa Bima, 16% Bahasa Bali dan Bima, dan antara ketiga bahasa yaitu bahasa Jawa, Bali dan Bima sebanyak 9%. Ini membuktikan antara ketiga bahasa tersebut tidak berkerabat dekat dan merupakan sub kelompok keluarga atau family karena tingkat kekerabatan kurang dari 36%.Kata kunci: Kekerabatan Bahasa, leksikostatistik, linguistik historis komparatif 
Pengembangan Buku Panduan Pembelajaran Berbasis Nilai Pancasila pada Anak Usia Dini Anik Lestariningrum; Etty Andyastuti; Nur Lailiyah; Intan Prastihastari Wijaya; Yatmin Yatmin; Dwi Yogi Karisma
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i1.3994

Abstract

Pentingnya pembelajaran nilai Pancasila menjadi hal yang dibutuhkan saat ini, karena muncul permasalahan yang di hadapi  oleh satuan pendidikan jenjang Taman Kanak-kanak ketika harus mengimplementasikan aspek nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran masih kurang terutama ketersediaan buku panduan pembelajaran yang dimiliki guru secara praktis dapat membantu merancang stimulasi sesuai dengan capaian pembelajaran fase fondasi dalam kurikulum merdeka. Tujuan penelitian ini adalah mengembangan buku panduan pembelajaran berbasis nilai Pancasila untuk anak usia dini khususnya usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan adalah desain pengembangan 4-D (Four D Models). Hasil penelitian yang dilakukan sampai tahap perancangan design yaitu rancangan buku panduan dalam pengkajian materi ahli agar nanti dalam uji coba dapat dilakukan dengan masukan dan hasil validasi materi yang tepat. Harapan penulis akan melanjutkan tahap uji coba selanjutnya untuk memperoleh hasil yang nantinya memiliki kebermaknaan mendalam dalam peningkatan kualitas pembelajaran anak usia dini berbasis nilai Pancasila.
PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA MELALUI KEGIATAN MEDONGENG KEONG MAS DI DESA KARANGREJO KECAMATAN KANDAT KABUPATEN KEDIRI Encil Puspitoningrum; Endang Waryanti; Moch. Muarifin; Sempu Dwi Sasongko; Andri Pitoyo; Subardi Agan; Sujarwoko Sujarwoko; Sardjono Sardjono; Marista Dwi Rahmayantis; Nur Lailiyah; Chelya Ilham Ramdani Putra; Tegar Wahyu Nugroho
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13629

Abstract

ABSTRAKPengabdian masyarakat merupakan kegitan rutin yang harus dijalankan oleh dosen untuk menjalankan Tri Dharma Perguruan tinnggi. Untuk memenuhi hal tersebut Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusantara PGRI Kediri menjalin kerjasama dengan Pemerintah Desa Karangrejo Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri. Sasaran Pengabdian ini adalah anak-anak yang berusia 7 – 12 tahun yang masih belajar pada jenjang pendidikan dasar. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendukung salah satu program pemerintah yaitu mencetak siswa yang berkarakter sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila. Demi menumbuhkan karakter anak yang unggul, mereka diberikan dongeng Keong Mas yang juga merupakan cerita yang berkembang di wilayah Kediri. Dengan dongeng yang diberikan, anak-anak mampu mempelajari dan memperoleh hal baru yang positif sehingga secara berkala karakter mereka terbentuk. Pengabdian ini dilaksanakan dengan tiga tahapan yaitu tahapan awal yaitu perancanaan yang melibatkan anggota pengabdian. Dilanjutkan pada tahap kedua yaitu koordinasi dengan Pemerintah Desa Karangrejo mengenai pelaksanaan pengabdian dan tahap terakhir yaitu tahap pelaksanaan. Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya minat dan antusias dari anak-anak peserta pengabdian. Pesan-pesan moral yang terdapat pada dongeng Keong Mas secara tersirat disampaikan dan dapat diterima dengan baik oleh peserta. Kata kunci: mendongeng; penguatan profil pelajar pancasila ABSTRACTCommunity service is a routine activity that must be carried out by lecturers to carry out the Tri Dharma of Higher Education. To fulfill this, the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Nusantara PGRI Kediri University, established a collaboration with the Karangrejo Village Government, Kandat District, Kediri Regency. The target of this service is children aged 7-12 years who are still studying at the basic education level. This research was carried out with the aim of supporting one of the government's programs, namely to produce students with character according to the Pancasila Student Profile. For the sake of cultivating superior children's character, they are given the Keong Mas fairy tale which is also a story that developed in the Kediri region. With the fairy tales given, children are able to learn and acquire positive new things so that their characters are periodically formed. This service is carried out in three stages, namely the initial stage, namely planning which involves service members. Followed by the second stage, namely coordination with the Karangrejo Village Government regarding the implementation of community service and the final stage, namely the implementation stage. The results of this service show the interest and enthusiasm of the children participating in the service. The moral messages contained in the Keong Mas fairy tale are implicitly conveyed and well received by the participants. Keywords: storytelling; strengthening the profile of pancasila students.
Effectiveness Development Learning Guidebook Strengthening Pancasila Values for Children Aged 5-6 Years Anik Lestariningrum; Etty Andyastuti; Nur Lailiyah; Intan Prastihastari Wijaya; Yatmin; Dwi Yogi Karisma
International Journal of Educational Research Excellence (IJERE) Vol. 2 No. 1: January-June 2023
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijere.v2i1.446

Abstract

Objective study This is to produce a book that guides learning as strengthening children's Pancasila values at an early age of 5–6 years. It is valid, practical, and effective. The method of research used is research and development with a 4D development model consisting of stages: define, design, develop, and disseminate. Findings study This that is study This succeeds in developing a book guide for learning customized with material curriculum independent of strengthening children's Pancasila values phase foundation. Based on the difference in results between the pretest and posttest, it can be concluded that the book guide developed learning already effective. Implications from the study This, i.e., order book guide, can be developed on other topics done in training towards teachers more widely about how to use book guides to learn based on Pancasila values, interesting interest, and participant education to learn and give positive marks in support of strengthening the profile of Pancasila students in the implementation of curriculum at the independent preschool level.
MANIFESTASI TINDAK TUTUR DALAM LIRIK LAGU DANGDUT DENGAN PERSPEKTIF PRAGMATIK Nur Lailiyah Nur; Andri Pitoyo; Marista Dwi Rahmayantis; Sempu Dwi Sasongko; Chelya Ilham R. P.
Jurnal Semantik Vol 13 No 1 (2024): Volume 13 Number 1, February 2024
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/semantik.v13i1.p57-70

Abstract

This study aims to identify the forms of speech acts and people's perceptions of language use in the four lyrics of the dangdut songs Mangku Purel (MP), Nemen (N), Runtak (R), and Rasah Nyangkem 3 (RN3). The primary data sources for this research are four dangdut song lyrics, while the secondary data sources come from 200 people who enjoy dangdut songs. The research data is in the form of utterances in four dangdut song lyrics. The results of the study show that of the four song lyrics, speech acts are found, namely: assertive, directive, expressive, and commissive. Expressive speech acts are most often used and are in the form of sarcasm. Meanwhile, the public's perception of the use of language in the four dangdut song lyrics shows the low level of language use used by the authors in composing dangdut songs. Based on the questionnaire that was distributed, of the four song lyrics, an average of 86% stated that the use of language was not good. This research can contribute to artists paying more attention to the use of language in writing song lyrics, so that songs are not just entertainment, but also social control.
ANALISIS VERBAL DAN NONVERBAL PADA MANTRA PENGOBATAN SEBAGAI MEDIA PENYEMBUHAN DI MASYARAKAT KEDIRI: KAJIAN ETNOLINGUISTIK Nur Lailiyah; Subardi Agan; Sardjono Sardjono
Jurnal Tradisi Lisan Nusantara Vol 2, No 2 (2022): Volume 2, Nomor 2 Agustus 2022
Publisher : ppjbsip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jtln.v2i2.164

Abstract

Abstract: The purpose of this study will be to reveal the verbal form, meaning and verbal function of the treatment spells used in the treatment of traditional healers. This research is a field research that uses a qualitative descriptive method with a literature study technique. Based on the results of the analysis, it can be seen that the form of healing spells consists of perfect and imperfect spells. The forms of healing spells consist of free rhymes, sects, quints, adultery and poetry. Has the function of curing stomach ailments, colds, internal heat, witchcraft, headaches. Healing diseases traditionally, verbal and nonverbal behavior is an inseparable unity. This is caused by several things including, (a) verbal behavior is an embodiment of faith and hope in God, (b) nonverbal behavior is a manifestation of real action, and (c) the existence of energy possessed by shamans or tetulung.
PERGESERAN BAHASA DAN TRADISI PETANI PADI DI JAWA: KAJIAN ETNOLINGUISTIK Lailiyah, Nur; Wijayanti, Farida Indri; Surtikanti, Monika Widyastuti
ETNOLINGUAL Vol. 8 No. 1 (2024): ETNOLINGUAL
Publisher : Department of Master of Linguistic, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/etno.v8i1.56033

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan etnolinguistik secara teoritis dan pendekatan deskriptif kualitatif secara metodologis. Lokasi penelitian secara geografis berada di enam desa Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten yaitu desa Jelobo, Gunting, Bener, Sidowarno, Kingkang dan Lumbungkerep. Objek kajian berupa pergeseran bahasa dan tradisi yang diekspresikan oleh petani dalam kegiatan persawahan. Data berupa tuturan yang di dalamnya terdapat bahasa dan tradisi verbal dan non verbal petani padi. Sumber data berasal dari informan, yaitu para petani yang berjumlah enam orang yang terdiri dari tiga orang petani tradisional dan tiga orang petani modern. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak dan cakap dengan teknik catat dalam wawancara mendalam yang dilakukan dengan informan. Ada tujuh pergeseran leksikon secara verbal yang disebabkan adanya modernisasi budaya dalam bidang pertanian, yakni ngraut menjadi matun, nglandrak menjadi nyorok/nggarok, nyebloki menjadi nyebar, mluku menjadi nraktor, tandhur menjadi tanju, derep menjadi tebas, ungser menjadi ngingser. Sedangkan leksikon baru, yakni tabela, drum seeder, dan ngombi. Wujud pergeseran tradisi nonverbal meliputi penggunaan memedi sawah dan klintingan. Petani tradisional dan petani modern sudah lebih memilih hal-hal yang praktis dan instan, hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kerja keras sudah bergeser ke arah kerja mudah, praktis dan cepat.
PEMANFAATAN BUKU CERITA BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN NILAI-NILAI PANCASILA DI TAMAN KANAK-KANAK Andyastuti, Etty; Lailiyah, Nur; Wijaya, Intan Prastihastari; Yatmin, Yatmin; Karisma, Dwi Yogi
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 5 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v3i1.416

Abstract

The problem faced when learning Pancasila values is when you have to use story books based on local wisdom, of course not all story books available are adapted to the needs and characteristics of Kindergarten-aged children. The right learning strategy is needed when using the storybook to increase children's potential. The importance of increasing the value of Pancasila from an early age needs to get basic attention as a basis for the further development of children's character. This research method is designed as a literature study in studying and describing various sources of research results related to the use of story books based on local wisdom that can be used in developing Pancasila values, especially the subject of kindergarten aged children, namely 4-6 years. The results of the research are expected to know in-depth reference sources that can be used in further development.ABSTRAKPermasalahan yang dihadapi saat pembelajaran nilai-nilai Pancasila ketika harus menggunakan buku cerita yang berbasis kearifan lokal tentu tidak semua buku cerita yang tersedia menyesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik anak usia Taman Kanak-kanak. Perlu strategi pembelajaran yang tepat saat memanfaatkan buku cerita tersebut dalam meningkatkan potensi anak. Pentingnya peningkatan nilai Pancasila sejak usia dini perlu mendapatkan perhatian yang mendasar sebagai pijakan dalam perkembangan karakter anak selanjutnya. Metode penelitian ini di desain sebagai studi kepustakaan dalam mengkaji dan mendeskripsikan beragam sumber hasil penelitian terkait pemanfaatan buku cerita berbasis kearifan lokal yang dapat digunakan dalam pengembangan nilai Pancasila khususnya subjek anak usia TK yaitu 4-6 tahun. Hasil penelitian diharapkan mengetahui sumber referensi mendalam yang dapat digunakan dalam pengembangan selanjutnya.
The Meaning of Register in Yoga from a Sociolinguistic Perspective Lailiyah, Nur; Waryanti, Endang
LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 19 No. 1 (2023): March
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/lite.v19i1.7469

Abstract

This study describes the form and meaning of registers in yoga in Kediri and explores the influence on yoga practitioners (yogis). The data sources for this research consisted of informants, including Acarya (instructors) and Yogis, while the data was in the form of lexicons uttered by Yogis and Acarya. Data were collected by observing techniques with advanced techniques; listening, engaging, and talking. The data analysis technique uses the theory of register forms resulting from a combination adapted to the register forms in yoga. This study found that there were 53 registers in yoga exercises consisting of two forms, namely, single and complex. There are 29 singular forms and 24 complex forms. The yoga register also strongly influences Yogis (doers), including spirituality, attitudes, and  relationships with others. Also, it overcomes health problems faced daily which focus on meditation activities. Meanwhile, the meaning of register in the choice of speech style is intended by Acharya to inspire enthusiasm and freshness in communicating; besides that, it also marks a communication function that has the uniqueness of being a registered marker that has a specific meaning based on context.
PELATIHAN IMPLEMENTASI PARADIGMA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA TERKINI BAGI GURU MGMP BAHASA INDONESIA KOTA KEDIRI Puspitoningrum, Encil; Waryanti, Endang; Muarifin, Moch.; Sasongko, Sempu Dwi; Pitoyo, Andri; Sujarwoko, Sujarwoko; Sardjono, Sardjono; Rahmayantis, Marista Dwi; Lailiyah, Nur; Putra, Chelya Ilham Ramadani; Pitaloka, Riska Eka Widya; Kurniawan, David Rindu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.22314

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat merupakan tugas rutin yang wajib dilakukan oleh dosen untuk menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Guna memenuhi tanggung jawab tersebut, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusantara PGRI Kediri telah menjalin kerjasama dengan MGMP Bahasa Indonesia SMA Kota Kediri. Sasaran dari kegiatan pengabdian ini adalah para guru Bahasa Indonesia yang tergabung dalam MGMP Bahasa Indonesia SMA Kota Kediri. Tujuan dari pengabdian ini adalah mendukung salah satu program pemerintah, yaitu mencetak siswa yang memiliki karakter sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila melalui tenaga kependidikan yang profesional. Dalam upaya untuk menumbuhkan karakter unggul pada anak-anak, para guru diberikan pelatihan yang terkait dengan paradigma pembelajaran Bahasa Indonesia terkini. Melalui pelatihan ini, diharapkan para guru mampu memberikan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa saat ini. Pelaksanaan pengabdian ini melibatkan tiga tahap, yaitu tahap perencanaan yang melibatkan anggota pengabdian, tahap koordinasi dengan ketua MGMP mengenai pelaksanaan pengabdian, dan tahap pelaksanaan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan minat dan antusiasme yang tinggi dari peserta. Secara keseluruhan, paradigma pembelajaran Bahasa Indonesia terkini telah berhasil disampaikan dan dipahami oleh peserta pelatihan.
Co-Authors Abdul Mutolib Adawiyah, Robi'Atul Ahmad Balya, Toifur Ainisya, Avrillya Airani, Kharisma Tri Andri Pitoyo Andyastuti, Etty Anggraeni, Deanovan Anik Lestariningrum Anisa, Salma Kurnia Apriliani, Nuriya Lutfi Ardi Sanjaya Avrillya Ainisya Chelya Ilham R. P. Chelya Ilham Ramdani Putra Dema Yulianto Dewi Sholihatur Rohmah Dina Kartika Maharani Dinso, Junio Boy Smara Dwi Yogi Karisma Dwi Yogi Karisma Dwi Yogi Karisma Encil Puspitoningrum, Encil Endang Waryanti Etikasari, Mutiara Etty Andyastuti Etty Andyastuti Fadhila, Kayla Naulia Farida Indri Wijayanti Febiyanti, Eka Endah Firmansyah, Achmad Fathoni Galuh Kirana Dwi Areni Ghupti Nadia, Ingghar Gigik, Yolanda Rensia Hanggara Budi Utomo Huda, Mohamad Fatkul Indri W, Farida intan kusuma wardani INTAN PRASTIHASTARI WIJAYA Intan Prastihastari Wijaya Iswatiningtyas, Veny Karisma, Dwi Yogi Kinami, Atina Nafi’a Kuntjojo, Kuntjojo Kurniawan, David Rindu Kusmiaji, Ingghar Ghupti Nadia Kusumaningsih, Luki Ayu Linda Dwiyanti Madiawati Mamat@ Mustaffa Marista Dwi Rahmayantis Merdian Yozima Sugeng Abrianto Meyta Lusiana Moch. Muarifin Monika Widyastuti Surtikanti Monika Widyastuti Surtikanti Mutiara Etikasari Nafi’ah, Muhtarotun Ni'mah, Ainun Nugroho, Tegar Wahyu Octarina, Nadya Pana Pramulia Pitaloka, Riska Eka Widya Pradana, Dimas Sandi Prastihastari W, Intan Puspitasari, Yeni Putra, Chelya Ilham Ramadani Putra, Chelya Ilham Ramdani Putri, Fadila Ardinaning Putri, Farelly Dhia Ayuning Ramadani Putra, Chelya Ilham Ramadani, Novita Indah Risdhayanti, Devita Rosa Imani Khan Salma Kurnia Anisa Sardjono Sardjono Sardjono Sardjono Sasongko, Sempu Dwi Sempu Dwi Sasongko Septiani, Devi Rahma Setyo Prasiyanto Cahyono Sidharta, Valencio Rafferty Subardi Agan Sujarwoko Sujarwoko Sujarwoko Sujarwoko Sujarwoko, Sujarwoko Sumarlam Sumarlam, Sumarlam Sunu Catur Budiyono Supriyadi, Stevanus Gatot Surtikanti, Monika Widyastuti Tegar Wahyu Nugroho Teguh Setiawan Tri Indrayanti Trisnaning Wahyuni Vega, Amelia Veny Iswantiningtyas Wahyu Nugraha, Bima WAHYU SUKARTININGSIH Warohmah, Siti Waryanti, Endang Widi Wulansari, Widi Widodo, Moh. Andi Yatmin Yatmin Yatmin yatmin, yatmin Yolanda Rensia Gigik Zulfaida, Ana Shofia