p-Index From 2021 - 2026
7.033
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Intelektualita

KECAKAPAN MENGENAL DAN MENGELOLA STRES Ismiati, Ismiati
Intelektualita Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ji.v2i1.24993

Abstract

Stres adalah suatu reaksi individu baik secara fisik maupun psikis terhadap tuntutan atau tekanan yang berasal dari diri sendiri dan lingkungan. Respon terhadap stres berbeda beda antara satu individu lainnya. Penyebab stres meliputi semua kejadian yang dianggap sebagai ancaman terhadap pertahanan diri orang tersebut. Stressor (penyebab stress/ sumber stress) dapat berasal dari berbagai sumber, baik dari kondisi fisik, psikologis, maupun sosial. Stres dapat timbul di tempat kerja, di rumah, di sekolah, dalam kehidupan sosial, dan lingkungan luar lainnya. Stressor dapat berwujud atau berbentuk fisik (seperti polusi udara) dan dapat juga berkaitan dengan lingkungan sosial (seperti interaksi sosial), bahkan pikiran dan perasaan individu sendiri yang dianggap sebagai suatu ancaman baik yang nyata maupun imajinasi. Sampai batas tertentu stres merupakan sesuatu yang normal dalam kehidupan seseorang, sebagai reaksi terhadap perubahan lingkungan fisik atau sosial yang tak dapat dihindari. Akan tetapi, jika stres dibiarkan berlarut larut akan berdampak buruk terhadap kesehatan fisik, mental, dan perilaku, bahkan sampai terjadinya depresi. Oleh karena itu diperlukan pengetahuan dan kecakapan untuk mengenali gejala-gejala stress agar tidak berdampak serius baik terhadap kesehatan fisik, psikologis dan hubungan sosial. Banyak cara yang dapat dilakukan sebagai coping (penyelesaian masalah) stres, antara lain dengan melakukan aktivitas fisik, menyadari dan menganalisis penyebab stres, mencari dukungan emosional dari teman (dukungan sosial), mencari udara segar, membayangkan sesuatu situasi yang dapat menenangkan, mensyukuri nikmat yang telah ada, memperbanyak zikir, do’a, shalat, dan menjalani proses konseling.
KECAKAPAN MENGENAL DAN MENGELOLA STRES Ismiati, Ismiati
Intelektualita: Journal of Education Sciences and Teacher Training Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ji.v2i1.24993

Abstract

Stres adalah suatu reaksi individu baik secara fisik maupun psikis terhadap tuntutan atau tekanan yang berasal dari diri sendiri dan lingkungan. Respon terhadap stres berbeda beda antara satu individu lainnya. Penyebab stres meliputi semua kejadian yang dianggap sebagai ancaman terhadap pertahanan diri orang tersebut. Stressor (penyebab stress/ sumber stress) dapat berasal dari berbagai sumber, baik dari kondisi fisik, psikologis, maupun sosial. Stres dapat timbul di tempat kerja, di rumah, di sekolah, dalam kehidupan sosial, dan lingkungan luar lainnya. Stressor dapat berwujud atau berbentuk fisik (seperti polusi udara) dan dapat juga berkaitan dengan lingkungan sosial (seperti interaksi sosial), bahkan pikiran dan perasaan individu sendiri yang dianggap sebagai suatu ancaman baik yang nyata maupun imajinasi. Sampai batas tertentu stres merupakan sesuatu yang normal dalam kehidupan seseorang, sebagai reaksi terhadap perubahan lingkungan fisik atau sosial yang tak dapat dihindari. Akan tetapi, jika stres dibiarkan berlarut larut akan berdampak buruk terhadap kesehatan fisik, mental, dan perilaku, bahkan sampai terjadinya depresi. Oleh karena itu diperlukan pengetahuan dan kecakapan untuk mengenali gejala-gejala stress agar tidak berdampak serius baik terhadap kesehatan fisik, psikologis dan hubungan sosial. Banyak cara yang dapat dilakukan sebagai coping (penyelesaian masalah) stres, antara lain dengan melakukan aktivitas fisik, menyadari dan menganalisis penyebab stres, mencari dukungan emosional dari teman (dukungan sosial), mencari udara segar, membayangkan sesuatu situasi yang dapat menenangkan, mensyukuri nikmat yang telah ada, memperbanyak zikir, do’a, shalat, dan menjalani proses konseling.
Co-Authors Ade Febryanti Ade Sissca Villia Al Zuhri Ali, A. Zulkarnain Aminuyati Ani, Adetia Putri Antari, Gladeva Yugi Anton Anton Apriani, Novia Aristia, Erni Sona Astrina, Syarifah Yanti Ayu, Dea Bathari, Rosalia Rina BRIGITA PURIDAWATY Chusyeri, Imam darwis darwis, darwis Dermawan, Moh. Pebbu Diana, Tera Dino Sumaryono Dwi Safitri, Serly Edwinata, Ellin Ella Frisella Ervina, Lissa Fahrezi, Fahri Fitriana, Nanda Fitriana, Novika Nur Fitriyani, Ardelia Nur Eka Helmi, M. Fadhlan Akbaryan Herawati Herawati Ilahi, Muhammad Rizi Jarnawi Jarnawi Kamarullah Kamarullah Kesumawati, Kesumawati Khairani, Fuji Khairina, Ulfa Kurniawan, Rafli Lela Hartini Lestari, Mustika Ayu Linda Linda Lisma Ningsih Lubis, Haniah Lubis, Yuliana Luluk Fikri Zuhriyah. Mahayu, Hesti Malika, Riwayati Marleni, Wisuda Andeka Mat Saad, Zarina binti Maulida, Ida Maulida, Indah Ilma Mualim, Mualim Mukti, Abdul Murdial, Feni Mustaffa, Jamaludin Naja, Khairul Ningsih, Hasrun Ningsih, Nining Fatria Ningsih, Yulisyo Nugroho, Bagas Adi Nurdin, Hanifah Nursadrina, Cut Pardi Pardi, Pardi Pascalian Hadi Pradana Patroni, Rini Pebriantika, Erlin Pramesti, Selvianita Prastiwi, Yesita Ine Pratiwi, Baiq Reni Rahmadani Handoyo, Raihan Rahmayanti, Kurnia Ramadhan, Dian Reka Lagora Marsofely Reny Suryanti Riwanda, Aisha Sahratullah Salwa, Nurul Samaniyah, Siti Saputri, Tamidhiani Dwi Sari, Elly Ratna Sarkawi, Sarkawi Sary, Yopita Serianti, Putri Shakra, Riezca Siswantara, Eka Sofia, Melda Sofiatin Sofiatin, Sofiatin Solikhah Solikhah Sri Rejeki Sri Watini Suparman Suparman suri, Darma Susmini, Susmini Susmini, Susmini Sustiyani, Elly Syakhuro, Moh. Hamdan Syarifah Asyura, Syarifah Syuryani, Lili Wahyuningsih, Sri Handari warni, Eva Wijaya, Dito Prakosa Yoiz Shofwa Shafrani, Yoiz Shofwa Yulia Fitri